Transcript
oyoS-o3axoI • Kalimat sebaga Komponen Dasar Naskah Ilmiah: Unsur Penyusun Kalimat
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EnsiklopediaAhmadFauzi/.shards/text-0001.zst#text/0067_oyoS-o3axoI.txt
Kind: captions Language: id Hai assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh berjumpa lagi dengan saya di channel YouTube saya ensiklopedia Ahmad Fauzi channel yang menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan penulisan publikasi penelitian dan berbagai pengetahuan lain yang mungkin dapat meningkatkan pengetahuan ataupun keterampilan kalian di video kali ini saya akan menjelaskan unsur-unsur yang ada di dalam kalimat ketika kita ingin membuat karya tulis baik karya tulis ilmiah atau karya tulis lainnya kita harus memahami apa saja unsur yang terkandung di dalam kalimat agar kita mampu membuat atau menyusun kalimat dengan baik dan tepat Hai pada umumnya penilaian terhadap karya tulis selalu melibatkan Bagaimana caranya kita membuat atau menyusun kalimat karya tulis yang baik adalah karya tulis dengan kalimat yang tepat dan juga mudah dipahami dan memenuhi kaidah-kaidah tertentu apapun itu karya tulisnya dari karya tulis non fiksi misalnya ataupun karya tulis ilmiah yang melaporkan penelitian ilmiah yang telah kita lakukan oleh karena itu bagus tidaknya kalimat juga akan mempengaruhi bagus tidaknya karya tulis tersebut bisa saja karya tulis tersebut berupa artikel jurnal bisa juga berupa buku atau referensi dan pustaka lainnya Hai secara umum kita dapat mengartikan kalimat sebagai satuan bahasa terkecil yang mampu mengungkapkan pikiran atau menyampaikan makna baik secara lisan ataupun tulisan Hai pada umumnya kita bisa membedah suatu kalimat menjadi beberapa unsur misalkan saja kita memiliki kalimat seperti ini peneliti membedah katak di laboratorium kita dapat mengidentifikasi unsur-unsur dari kalimat ini peneliti adalah subjeknya membedah adalah predikat kata adalah objek sedangkan di laboratorium merupakan keterangan Hai di sini kita telah belajar ternyata setiap kalimat memiliki unsur dan unsur-unsur tersebut sebetulnya memiliki kekhasan sehingga kita bisa membedakan satu unsur dengan unsur lainnya selain itu Setiap unsur tersebut juga memiliki fungsi subjek memiliki fungsi tersendiri predikat memiliki fungsi tersendiri begitu juga objek dan keterangan ada pula kalimat yang juga mengandung unsur lain misalkan saja kita memiliki kalimat seperti ini Hendra adalah akademisi di perguruan tinggi kalau kita mengidentifikasi unsur-unsur dari kalimat ini maka kita akan memperoleh empat unsur yang pertama adalah subjek yaitu Hendra adalah adalah predikat agar demi si adalah pelengkap bukan objek sedangkan di perguruan tinggi merupakan keterangan sehingga this aja kita lihat ada berbagai unsur yang menyusun kalimat dapat berubah subjek predikat objek keterangan hingga pelengkap Hai sekarang kita lihat contoh yang lain Herlina sedang meneliti nyamuk nah ini merupakan kalimat yang umum kita temukan kalimat ini terdiri atas subjek predikat dan objek atau kita kenal sebagai SPO pada umumnya memang kalimat itu seperti ini ya subjek predikat dan objek namun sebetulnya kalimat itu harus bisa saja terdiri atas dua unsur saja yaitu subjek dan predikat saja Misalkan seperti ini Sutisna sedang meneliti Sutisna adalah subjeknya sedangkan Sedang meneliti adalah predikatnya Hai nah disini kita dapat mengetahui bahwasannya sarat sebuah kalimat adalah terdiri atas subjek dan predikat namun kalimat juga bisa terdiri atas unsur yang lain misalkan objek pelengkap atau keterangan namun saya ingatkan Kalimat harus terdiri atas subjek dan predikat ini perlu saya tekankan karena Terkadang saya sering membaca berbagai karya tulis Ketika saya menjadi reviewer ataupun editor dan karya tulis ilmiah tersebut biasanya melupakan kehadiran predikat ataupun subjek dan ini merupakan permasalahan yang tidak hanya terjadi dan dilakukan oleh siswa tidak hanya dilakukan oleh mahasiswa namun peneliti dan dosen pun terkadang melupakannya Terkadang saya membaca karya tulis di artikel jurnal Kebetulan saya menjadi reviewer nyadi arti di jurnal tersebut kemudian saya identifikasi Banyak kalimat yang kehilangan predikatnya banyak pula ni'mat yang kehilangan atau ketidak hadiran subjek di kalimat tersebut Hai dan dengan mempelajari video ini diharapkan kita dapat semakin sadar pentingnya kehadiran subjek dan predikat di setiap kalimat karena syarat dari paling mad adalah terdiri minimal ADB terdiri atas subjek dan predikat hai lalu apa itu subjek Apa itu predikat dan apa itu objek sejarah sederhana subjek merupakan pelaku dari predikat atau bisa juga diartikan sebagai bagian dari kalimat yang menandai Apa yang dibicarakan oleh pembicara nah disini pembicaranya adalah saya jadi saya katakan subjek adalah bagian dari kalimat yang menandai Apa yang dibicarakan oleh pembicara kita lihat contoh yang pertama Herlina sedang meneliti nyamuk ada yang saya bicarakan di kalimat ini adalah Si Herlina maka Herlina adalah subjeknya biasanya subjek itu merupakan pelaku dari predikat bisa hewan bisa tumbuhan ataupun bisa juga manusia namun pengertian umumnya seperti tadi Apa yang dibicarakan oleh pembicara tadi itulah subjek sedangkan predikat biasanya diartikan sebagai kata kerja atau tindakan atau kegiatan yang dilakukan oleh subjek namun dalam artian luas kita dapat mengartikan predikat sebagai bagian dari kalimat yang menandai apa yang dikatakan pembicara tentang subjek jadinya ini ya apa yang dikatakan pembicara yaitu saya terhadap subjeknya tadi Herlina itu subjeknya apa yang saya katakan terkait Herlina yaitu Herlina sedang meneliti sedang meneliti ini sehingga kita posisikan sebagai predikat kita lihat di contoh kalimat yang kedua Sutisna sedang meneliti yang saya bicarakan adalah Sutisna maka Sutisna diposisikan sebagai subjek apa yang dikatakan oleh saya terkait Sutisna yaitu Sutisna sedang meneliti sehingga sedang meneliti kita posisikan sebagai predikat sedangkan hai cek adalah hal yang dikenai kata kerja atau hal yang dikenai oleh predikat kita kembali ke Kalimat pertama Herlina sedang meneliti nyamuk Apa yang sedang diteliti oleh Erina yaitu nyamuk yang dikenai oleh sedang meneliti adalah nyamuk sehingga nyamuk kita posisikan sebagai objek Oh begitu ya Nah Seperti yang saya singgung tadi selain subjek predikat dan objek ada unsur lain yang dapat menyusun kalimat yaitu pelengkap dan keterangan misalkan kita beri contoh kalimat seperti ini Ridwan bercucuran keringat di sini ada tiga unsur yang menyusun kalimat ini yaitu Ridwan bercucuran dan keringat Ridwan sendiri adalah subjek dari kalimat ini bercucuran adalah predikat sedangkan keringat adalah pelengkap bukan objek lalu apa bedanya pelengkap dengan objek Hai pelengkap sendiri Kita kenal juga sebagai komplemen ya fungsinya itu melengkapi Hai melengkapi dari apa dari kalimat atau unsur kalimat lainnya nah perbedaannya dengan objek adalah pelengkap tidak bisa diubah menjadi subjek misalkan tadi kita memberikan contoh subjek predikat objek adalah Sutisna sedang meneliti katak misalkan bisa kita balik jadi katak sedang diteliti oleh Sutisna sehingga ketika kita menyatakan Sutisna sedang meneliti kata-kata adalah objek Kenapa karena kita bisa membalik kalimat tersebut menjadi kalimat pasif yang tadi awalnya katanya di depan bisa kita letakkan di belakang dan sebaliknya namun kalau pelengkap hal tersebut tidak bisa dilakukan Kenapa karena salah satu karakter dari pelengkap adalah tidak bisa diubah menjadi subjek Ridwan bercucuran keringat kita tidak bisa membaginya menjadi keringat di jujuran Ridwan Eh betul tidak mungkin ya Aneh rasanya sehingga itu salah karakteristik dari pelengkap dan sebagai catatan tambahan pelengkap itu dapat saja berupa kata ini sepertinya keringat hanya satu kata tetapi bisa juga berupa kumpulan kata atau frasa ataupun bahkan Klausa misalkan beberapa kata membentuk satu frasa itu juga bisa berposisi sebagai pelengkap dari kalimat tersebut dan kiri lain dari pelengkap adalah dia selalu diletakkan setelah predikat disini predikatnya adalah bercucuran sehingga pelengkap nya Setelah bercucuran yaitu keringat Hai Nah bisa saja juga diposisikan nya tetap setelah predikat tetapi tidak langsung jadinya ada unsur dari kalimat lain yang mengisinya kemudian baru lengkapnya muncul tapi yang jelas pelengkap selalu setelah predikat baik langsung maupun tidak sekarang kita lihat contoh yang lain Sutisna meneliti dengan tekun kita lihat Sutisna meneliti dengan tekun Sutisna sendiri adalah subjek sedangkan meneliti merupakan predikat dengan tekun bukan pelengkap juga bukan objek namun keterangan nah keterangan sendiri berfungsi menerangkan bagaimana Kapan atau dimana dan dapat terletak di mana saja di sini kebetulan keterangannya berada di bagian akhir dari kalimat Oh ya fungsinya memberikan keterangan berbeda dengan pelengkap fungsinya melengkapi kalau objek-objek itu tadi kan artinya hal yang dikenai oleh kata kerja atau hal yang dikenai oleh predikat pelengkap melengkapi keterangan untuk memberikan keterangan-keterangan sendiri bisa bermacam-macam kalau seperti ini Sutisna meneliti dengan tekun maka ini termasuk keterangan cara contoh lainnya dengan teliti dengan lambat Hai Rudi mengendarai sepeda motor dengan cepat itu keterangan ya keterangan cara namun ada keterangan lain misalkan kita beri contoh ni kemarin Rossi menghadiri seminar kemarin Rossi menghadiri seminar kemarin merupakan keterangan yang diletakkan di awal kalimat bukan di akhir kalimat Rossi merupakan subjek menghadiri merupakan predikat sedangkan seminar merupakan objek Kenapa seminar merupakan objek ingat salah satu karakteristik dari objek adalah bisa dibalik kalimatnya Ayo kita bisa mengubahnya menjadi seminar dihadiri oleh Rossi di yang berbeda dengan pelengkap kita tidak bisa melakukan hal tersebut ya Nah di sini kita lihat ada keterangan yang diletakkan di awal kalimat dan ini merupakan keterangan waktu jadinya selain keterangan cara semisal dengan tekun dengan cermat dengan cepat dengan lambat Kita juga bisa memunculkan keterangan waktu misalkan kemarin tadi pagi dua hari yang lalu minggu depan ada pula keterangan lainnya misalkan keterangan tempat di laboratorium di rumah sakit di universitas itu merupakan keterangan tempat ada berbagai keterangan nanti bisa dipelajari sendiri apa saja keterangan yang bisa kita Munculkan di dalam kalimat ada pula keterangan alat misalnya Ani mengetik laporan ilmiahnya dengan laptopnya itu alat Hai Rudi berkomunikasi dengan gurunya dengan menggunakan telepon nah itu keterangan alat dengan telepon ataupun keterangan penyertaan misalkan Rudi berangkat ke Jakarta dengan adiknya dengan adiknya itu penyertaan banyak sekali keterangannya oke itu merupakan konsep dasar dari unsur-unsur kalimat nampaknya sederhana namun ketika kita membuat karya tulis terkadang kita melupakan hal dasar ini sehingga harapannya dengan melihat video ini kita tetap mengingat Bagaimana kalimat yang baik dan Apa saja unsur yang harus selalu muncul di dalam kalimat bila kita dapat mengingat hal tersebut maka kita dapat membuat kalimat dengan tepat dan baik dan ingat Kalimat yang tepat dan baik adalah Kalimat yang memiliki unsur minimal subjek dan predikat kemudian kalimat tersebut juga tugas tegas dan jelas jangan sampai mengandung kalimat yang ambigu atau dapat memberikan makna yang berbeda kita harus membuat kalimat dengan jelas Khususnya ketika kita membuat artikel ilmiah atau buku sehingga pembaca dari karya tulis kita tidak salah memahami informasi yang kita sampaikan demikian penjelasan saya di video kali ini di video selanjutnya saya akan menjelaskan konsep lain yang berkaitan dengan penulisan semoga bermanfaat dan Mohon maaf bila ada kesalahan terima kasih assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh