Uji Regresi Linear Berganda menggunakan SPSS serta Uji Asumsi yang Menyertainya
4hYJBc4SMww • 2020-10-15
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh berjumpa lagi dengan saya di channel YouTube saya ensiklopedia Ahmad Fauzi channel yang menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan analisis data statistika penelitian pendidikan dan biologi ataupun pengetahuan-pengetahuan lain yang mungkin dapat menambah pengetahuan kalian atau bahkan keterampilan kalian di video kali ini kita akan menjelaskan Bagaimana caranya melakukan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS tutorial ini kelanjutan dari video sebelumnya yang telah menjelaskan Bagaimana caranya melakukan analisis regresi linear sederhana namun Sebelum saya memulai tutorial ini saya berharap kalian telah menginstal SPSS di komputer kalian masing-masing Selain itu Kalian juga telah memahami tampilan SPSS secara umum dan mengoperasikan berbagai menu di SPSS yang menunya yang general saja tidak perlu yang kompleks-kompleks Oke Tujuan saya membuat video kali ini adalah agar kalian mampu melakukan berbagai uji asumsi klasik uji asumsi yang dilakukan sebelum data dianalisis menggunakan regresi linear berganda selanjutnya saya juga berharap kalian mampu melakukan uji regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS dan yang terakhir Kalian juga saya harap mampu melaporkan hasil analisis dengan menggunakan format yang tepat dan lengkap sebelum kita memulai tutorialnya Mari kita review sejenak Apa itu analisis regresi linear berganda analisis ini digunakan ketika kita ingin memprediksi nilai pada satu variabel berdasarkan setidaknya dua variabel lainnya oleh karena itu itu kita tentunya minimal melibatkan minimal tiga variabel ketika kita melakukan analisis regresi linear berganda berbeda dengan analisis regresi linear sederhana di mana kita hanya melibatkan dua variabel saja variabel yang ingin kita prediksi disebut juga sebagai variabel dependen atau terkadang kita kenal sebagai variabel hasil atau kriterium sedangkan variabel-variabel lain yang kita gunakan untuk memprediksi nilai variabel lain tadi disebut sebagai variabel independen atau terkadang kita kenal juga sebagai variabel prediktor misalkan saja kita ingin memprediksi hasil belajar siswa didasarkan pada dua variabel lainnya misalkan keterampilan berpikir kritis dan kesadaran metakognitif Oleh karena itu yang kita sebut sebagai variabel hasil atau kriterium adalah hasil belajar sedangkan kesadaran metakognitif dan keterampilan berpikir kritis kita posisikan sebagai variabel independen atau prediktor sebelum kita melakukan analisis regresi linear berganda kita harus mengecek beberapa asumsi di data kita apakah data kita memenuhi syarat untuk dilakukan analisis regresi berganda yang pertama adalah satu Variabel terikat kita tadi harus dalam skala kontinu bisa interval bisa rasio kemudian selain memiliki satu Variabel terikat kita memiliki beberapa variabel bebas jadinya lebih dari satu karena beberapa dan variabel bebas tersebut juga berada dalam skala kontinu kemudian hubungan setiap variabel bebas dengan Variabel terikat Harus linear bila tadi contohnya kita ingin melihat hubungan antara keterampilan metakognitif Oh mohon maaf keterampilan berpik berpikir kritis dengan kesadaran metakognitif terhadap hasil belajar siswa maka kesadaran metakognitif harus memiliki hubungan linear dengan hasil belajar Begitu juga dengan keterampilan berpikir kritis juga harus memiliki hubungan linear dengan hasil belajar selanjutnya independensi observasi juga turut menjadi asumsi ketika kita akan melakukan an analisis regresi linear berganda kemudian kita juga berharap data kita tidak memiliki outliayer yang signifikan dan tentunya data residual kita juga terdistribusi secara normal sehingga sama dengan regresi linear sederhana data yang kita analisis normalitasnya bukan data awal bukan data per varariabel apalagi data selisih melainkan data residual kemudian homoskedastisitas juga harus terpenuhi Oleh karena itu residualnya harus terdistribusi secara merata dan ada asumsi lain yaitu tidak memperlihatkan multikolinearitas ketika kita melakukan regresi linear sederhana asumsi ini tidak muncul namun ketika kita akan melakukan regresi linear berganda asumsi ini harus kita perhatikan dan yang terakhir Auto korelasi tapi di sini saya beri bintang karena autokorelasi tidak selalu kita analisis ada beberapa kondisi di mana Data kita harus dianalisis autokorelasinya kondisinya seperti apa saya akan menjelaskan di video yang lainnya video terpisah yang membahas terkait autokorelasi Oke misalnya kita telah memiliki data seperti ini misalnya kita melakukan penelitian di suatu sekolah dan kita melibatkan 60 siswa dan penelitian tersebut mengkaji hubungan literasi sains keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif dengan hasil belajar siswa Oleh karena itu di data ini kita memiliki tiga variabel bebas atau prediktor yaitu literasi sains keterampilan berpikir kritis dan yang terakhir keterampilan metakognitif sedangkan satu variabel depend atau kriterium kita adalah hasil belajar Nah di sini Kita sudah memenuhi syarat Bagaimana kondisi data yang bisa dijadikan analisis dalam regresi linear pengganda kemudian di sini Kita juga melihat semua datanya juga dalam skala kontinu karena di sini semuanya sebetulnya adalah hasil tes karena hasil tes Ini bukan nominal ataupun ordinal melainkan interval Oke data sudah kita miliki sekarang silakan membuka program SPSS kalian masing-masing Bila kalian telah membuka SPSS kalian masing-masing maka tampilan umumnya Biasanya seperti ini ada yang nanti terbuka kemudian langsung disuguhkan dengan data view Namun kita akan mengutak-atik variabel view-nya terlebih dahulu Oleh karena itu Mari kita ke pojok kiri bawah lalu kita Klik tombol variabel View yang berada di sebelah data view kemudian Mari kita masukkan variabel variabel penelitian kita tadi di variabel View ini untuk mempermudah kita kecilkan terlebih dahulu tampilan data set kita dengan mengklik Kotak di pojok kanan atas program SPSS kita masing-masing kemudian kita bisa melihat di excel-nya excel-nya pun bisa kita kecilkan tampilannya dengan cara yang sama Nah sekarang di layar kita kita bisa melihat tampilan SPSS beserta tampilan Excel kita di sini bisa kita lihat ada empat variabel literasi sains keterampilan berpikir kritis keterampilan metakognitif dan hasil belajar Oleh karena itu Mari kita define variabel-variabel tersebut di variabel View yang pertama literasi sains bisa kita singkat sebagai LS kemudian keterampilan berpikir kritis kita tulis sebagai KBK kemudian keterampilan metakognitif kita singkat sebagai KM dan hasil belajar bisa kita tulis sebagai HB kemudian di kolom label Mari kita tulis variabel-variabel tersebut secara lengkap LS tadi adalah literasi sains kemudian keterampilan berpikir kritis di baris kedua selanjutnya di baris ketiga adalah keterampil metakognitif dan yang terakhir adalah hasil belajar di value missing dan colum tidak perlu kita ubah sedangkan di measure perlu Kita sesuaikan keempat variabel kita merupakan variabel ktinue sehingga meurenya semuanya scale Bagaimana cara mengubahnya kita Arahkan kursor kita ke sisi kanan dari kolom measure yang pertama variabel literasi sains kita klik kiri sekali sehingga muncul pilihan lalu kita pilih skill di baris kedua kita lakukan hal yang sama di baris ketiga juga dan yang terakhir di baris keempat juga scill karena keempatnya merupakan variabel continue Oke variabel sudah kita set sesuai keinginan kita sekarang waktunya kita menyiapkan data di data view kita Klik di pojok kiri bawah program SPSS kita masing-masing kemudian kita kembali ke Excel excel-nya bisa kita perbesar lagi tampilannya kemudian kita blok semua data yang ada di Excel tersebut hanya angka-angkanya saja ya dari baris pertama hingga baris terakhir yaitu sebanyak 60 responden kemudian kita tekan ctrl c di keyboard kita sehingga muncul garis putus-putus yang bergerak seperti ini kemudian kita kembali ke SPSS kita masing-masing lalu di baris pertama yang paling kiri kita klik kolomnya sehingga muncul kotak kuning seperti ini kemudian kita tekan ctrol V di keyboard kita masing-masing dengan melakukan langkah tersebut maka kita memerintahkan komputer kita meng-copy atau menyalin data di Excel menuju di SPSS kita terkadang membutuhkan waktu yang agak lama Oke semua data sudah tersalin di SPSS kita dan sekarang bisa kita perbesar lagi tampilan dari SPSS kita data sudah siap sekarang kita save atau kita simpan terlebih dahulu data ini caranya dengan menekan tombol bergambar disket di bagian kanan e kiri atas dari SPSS kita kita klik kiri sekali dan menunggu munculnya kotak dialog save data S kita pilih folder yang kita inginkan misalnya Saya ingin memilih folder regresi linear berganda kalian bebas ingin menyimpan di mana kemudian nama file-nya bisa kita ganti di file name ya misalkan nama saya yang di saya adalah data regresi linear ganda setelah file tersebut kita beri nama sesuai keinginan kita kita bisa enter di keyboard kita masing-masing nah data kita sudah tersimpan dan seperti biasanya SPSS akan mengeluarkan window output dan melaporkan bahwa data kita sudah tersave oke data sudah tersave Sekarang waktunya kita melakukan analisis tapi ingat sebelum kita melakukan analisis regresi linear berganda ada beberapa asumsi yang perlu kita cek yang pertama tadi ee variabel ya terdiri atas satu sedangkan independennya lebih dari satu dan semua variabel tersebut adalah variabel kontinu bisa interval bisa rasio asumsi tersebut sudah terpenuhi asumsi selanjutnya kita bisa mengecek linearitasnya tapi ingat tadi disampaikan bahwa linearitas yang dicek adalah linearitas per variabel bebas terhadap Variabel terikat karena variabel bebas kita ada tiga sedangkan variabel trikat kita ada satu maka tentunya kita melakukan analisis linearitas sebanyak tiga kali Oke caranya bagaimana kita menggunakan skatterer plot lagi kita klik grabs kemudian kita pilih Legacy dialog kemudian kita pilih skater garis miring dot sehingga akan muncul kotak skater garis miring dot seperti ini kemudian kita klik gambar di simple skater sehingga muncul bingkai berwarna hitam tebal ini kemudian kita klik define setelah itu akan muncul kotak simple skater plot di sini ada y Ais ada x Ais y Ais kita masukkan dependen variabel kita sedangkan x aisnya adalah independen variabel kita kita lakukan satu persatu ya yakis kita adalah hasil belajar maka hasil belajar kita klik kiri sekali kemudian kita klik tanda panah di sisi kiri yaksis sehingga hasil belajar pindah ke kotak yaksis kemudian variabel bebas kita yang pertama adalah literasi sains kita klik literasi sains kemudian kita tekan tanda panah di sisi kiri x-aksis sehingga literasi sains masuk di kota x-aksis Setelah itu kita tekan tombol oke dan bisa kita tunggu hasilnya yaitu hasil skatterer plot yang memperlihatkan Apakah ada linearitas di antara literasi sains dan hasil belajar prinsipnya sama bila hubungannya terlihat lurus maka itu dikatakan linear namun kalau hubungannya tidak lurus misalkan naik kemudian turun atau naik awalnya lurus kemudian semakin menanjak maka itu bukan linear oke grafiknya sudah muncul ya kemudian kita melakukan analisis linearitas lagi untuk variabel bebas yang kedua caranya sama kita pilih graps kemudian Legacy dialog kemudian kita pilih sket Gar Mir dot kemudian tetap di simple skater kita klik define kembali lagi muncul simple skater plot namun yang perlu kita perhatikan y-aksisnya tetap hasil belajar Namun xaksisnya kita ganti dengan vari bebas kita yang kedua Oleh karena itu literasi sains harus kita kembalikan ke kotak kiri caranya mudah kita tekan tanda panah di sisi kiri xakis kemudian variabel bebas kita yang kedua keerampilan berpikir kritis kita klik kiri sekali kemudian kita masukkan ke kotak x-akis sehingga keterampilan berpikir kritis masuk di kota x-akis kemudian kita tekan oke lagi kita tunggu hasilnya yang bisa menjadi dasar kita Apakah ada hubungan linear antara keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar karena variabel bebas kita ada tiga mari kita lakukan linearitas sekali lagi kita tekan grabs lagi kita pilih Legacy dialog lagi dan kita pilih skater Gar Mir dot kita pilih simple skater lagi kemudian kita tekan define lagi hasil belajar tetap diposisikan sebagai y-aksis sedangkan x-aksisnya harus kita ganti oleh karena itu keterampilan berpikir kritis kita klik kiri kemudian tanda panah di sisi kiri x-aksis kita tekan dan yang terakhir keterampilan metakognitif kita Tekan klik kiri sekali lalu tombol di sisi kiri x-aksis kita tekan sehingga keterampilan metakognitif masuk di kota x Ais dan yang terakhir kita klik oke sehingga akan muncul kotak atau grafik skatterer plot yang memperlihatkan hubungan antara keterampilan metakognitif dan hasil belajar di sini ada tiga ya Dan nanti ketiga ini akan kita laporkan Kemudian ada beberapa asumsi lain yang perlu dilakukan ketika kita melakukan analisis regresi linear berganda ada homoskedastisitas dan ada multikolinearitas selain normalitas namun homoskedastisitas dan multikolinearitas bisa dilakukan bersamaan dengan analisis regresi Oleh karena itu di tutorial ini kita lakukan bersama-sama baik regresinya maupun analisis homoskedastisitas dan multikolinearitas sedangkan uji normalitas kita lakukan setelah regresi Kenapa karena data yang dianalisis normalitasnya adalah data residual dan kita baru bisa mendapatkan data residual setelah kita melakukan analisis regresi linear berganda tadi Oleh karena itu Sekarang mari kita mulai analisisnya yang pertama kita klik analy kemudian kita pilih regression kemudian kita pilih linear kemudian lalu kita klik kiri sekali sehingga muncul kotak linear regression di dependent list kita masukkan Variabel terikat kita yaitu hasil belajar kita klik kiri hasil belajar sekali kemudian kita masukkan ke dependent list dengan cara mengklik tanda panah di sisi kiri dependen sampai tahapan ini tahapannya sama persis dengan analisis regresi linear sederhana nah pembedannya adalah ketika kita melakukan analisis regresi linear berganda di kotak independen kita tidak hanya memasukkan satu variabel bebas Tapi semua variabel bebas kita di sini ada tiga ya kita bisa memasukkan satu-satu atau kita bisa memasukkan secara bersama-sama kita tinggal tekan ctrol a di keyboard kita jadinya pertama kursornya nya kita Arahkan ke kotak di sisi kiri ini kemudian kita klik kiri di sembarang tempat di kotak tersebut kemudian kita tekan ctrl a di keyboard kita masing-masing sehingga ketiga variabel tersebut terblok semua kemudian di sini ada tatna panah terletak di sisi kiri kota independen kita klik kiri sekali sehingga ketiga variabel bebas kita akan masuk di kota independen lalu di sisi kanan ada beberapa menu perlu kita cek dan perlu kita buka beberapa menu yang penting yang pertama menu statistics kita klik kiri sekali lalu di sini ada beberapa menu yang perlu kita centang Yang pertama adalah descriptives kita klik kiri sekali sehingga tercentang kemudian colinearity diagnostics ini kita klik kiri sehingga tercentang nah pencentangan colinearity diagnosti ini merupakan cara kita untuk mendapatkan hasil uji multikolinearitas kemudian Bila kalian akan melakukan autookorelasi juga kalian bisa mencentang durbin Watson tapi ingat Seperti yang saya jelaskan di awal analisis keberadaan autokorelasi hanya dilakukan pada kondisi data tertentu yang akan saya jelaskan di video lainnya secara terkisah Oke Setelah kalian mencentang beberapa menu di sini kemudian kita bisa mengklik tombol continue lalu kita tekan tombol plots di bawah menu statistics nah langkah ini kita lakukan untuk melakukan uji homoskedastisitas di sini ada y ada x y kita isi dengan Z resit sehingga Z resed kita Tekan klik kiri sekali kemudian ada tanda panah di sisi kiri y kita tekan sehingga Z resit akan masuk di kotak y sedangkan X kita isi sebagai zpet sehingga Z zpr kita klik kiri sekali kemudian tanda panah di sebelah kiri X kita tekan sehingga zpr masuk di kotak tersebut setelah sampai di langkah ini silakan tekan tombol continue selanjutnya di bawah menu plot ada menu shift kita tekan juga menu shfes nah di menu shfes ini di bagian pojok kanan ada kelompok residual Mari kita centang unstandarize dengan cara mengklik kiri sekali lalu kita Klik tombol continue di sisi bawah di bawah save ada menu option kita buka juga dengan cara mengklik kiri sekali di sini ada beberapa informasi tidak perlu kita ubah-ubah karena default ini sudah sesuai dengan keinginan kita lalu kita klik continue di style dan pstra pun tidak perlu kita apa-apakan begitu ya Nah selanjutnya kita tekan tombol Oke di sisi kiri dari kotak linear regression sehingga SPSS akan melakukan proses analisis regresi linear berganda dan ini merupakan hasilnya ada banyak tabel ya banyak tabel dan ada beberapa tabel yang perlu kita baca di sini ada deskriptif statistik bisa menginformasikan terkait rerata dan deviasi standar masing-masing variabel kita karena ada empat variabel maka ada empat hasil analisis deskriptif kemudian di sini muncul tabel korelasi sama seperti ketika kita melakukan korelasi person ya di beberapa video saya sebelumnya Nah kalau analisis korelasi ini hanya melihat satu persatu misalkan kita melihat hubungan antara hasil belajar dengan literasi sains hasil belajar dengan keterampilan berpikir kritis hasil belajar dengan keterampilan metakognitif cara pengambilan keputusannya adalah berdasarkan nilai sik-nya ya di sini ada nilai six kita lihat bila sig-nya kurang dari 0,05 maka kedua variabel tersebut memiliki hubungan yang signifikan misalkan saja kita ambil contoh antara hasil belajar dan literasi sains kita lihat nah ini hasil belajar literasi sains di kolom kedua ternyata 0,00 sehingga bisa kita mendapatkan informasi hasil belajar memiliki hubungan signifikan dengan literasi sains di sebelahnya kita bisa melihat nilai sik antara hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis sama kurang dari 0,05 sehingga hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis memiliki hubungan yang signifikan di sisi yang yang terakhir bisa kita lihat hasil belajar dan keterampilan metakognitif ternyata P value atau sig-nya di atas 0,05 sehingga bisa kita Simpulkan hasil belajar dan keterampilan metakognitif tidak memiliki hubungan yang signifikan itu caranya Bila kita ingin mengungkap informasi yang disajikan di tabel korelasi ini sekarang kita mari lihat tabel-tabel yang lain Nah di sini ada model summary di model summary ini kita mendapatkan beberapa angka penting yang pertama angka R ya R ini merupakan nilai korelasi kemudian di sisi sebelahnya R squ r^ ini merupakan koefisien determinasi atau effectf size yang bisa kita gunakan untuk melaporkan di laporan yang akan kita susun kemudian di sisi paling kanan ada durbin Watson inilah nilai yang kita gunakan untuk analisis autokorelasi di bawah model summary ada tabel Anova nah tabel Anova ini sebagai dasar kita untuk menentukan apakah persamaan regresi yang kita peroleh itu mampu memprediksi Variabel terikat kita secara signifikan cara pengambilan keputusannya didasarkan pada P value atau nilai yang berada di kolom Sig bila kurang dari 0,05 kita simpulkan persamaan regresi yang kita hasilkan memiliki signifikansi alias mampu memprediksi secara signifikan namun bila di atas 0,05 maka persamaan regresi kita tidak mampu memprediksi secara signifikan capaian Variabel terikat kita karena di sini kurang dari 0,05 maka variabel-variabel bebas kita yang nanti dimasukkan di persamaan regresi tersebut bisa memberikan atau memprediksi variabel triikat kita sec secara signifikan Bagaimana cara pembacaannya secara lengkap kita lihat di bagian akhir di video ini di bawahnya ada tabel koefisien tabel ini kita gunakan sebagai dasar kita menyusun persamaan regresi caranya bagaimana kita lihat juga di bagian akhir dan di sisi kanan ada colinerity statistics nah di kolom terakhir inilah merupakan angka-angka yang kita gunakan untuk menganalisis Apakah asumsi multikolinaritas bisa di apa ya bisa terpenuhi syaratnya jangan atau tidak boleh terjadi multikolinaritas apa tandanya bila tidak terjadi multikolinaritas angka di kolom viif-nya ini FIF harus di antara 1 hingga 10 bila melebihi 10 maka kita simpulkan gejala multikolinearitas terjadi sehingga data kita tidak diperkenankan untuk dilakukan analisis regresi berganda kemudian di sini ada colinarity diagnostic residual statistick ini tidak perlu kita lihat nah namun di bagian akhir kita mendapatkan skater plot yang merupakan skater plot yang bisa kita gunakan untuk menganalisis homoskedastisitas nanti kita baca Bagaimana caranya melihat apakah ini terjadi homosktisitas atau tidak tidak oh ya ada satu analisis yang kita lupakan kita telah melakukan analisis regresi bersama homoskedastisitas bersamaan pula dengan multikolinearitas dan sebelum itu kita juga telah melakukan linearitas namun analisis normalitas belum kita lakukan sekarang sebelum kita melakukan analisis normalitas Mari kita lihat dataset kita terlebih dahulu nah di dataset di sini kita mendapatkan satu variabel baru yaitu race_1 inilah data residual yang kita peroleh setelah kita melakukan analisis regresi berganda tadi sekarang data inilah yang akan kita analisis normalitasnya caranya bagaimana kita tekan analyze kemudian kita pilih descriptive statistics kemudian kita pilih explore lalu akan muncul kotak explore dan variabel baru kita yaitu unstandariz residualung rest_1 kita masukkan ke kotak dependent list dengan cara mengklik tanda panah di sisi kiri dependent list Nah setelah masuk ke kotak dependent list kita tekan menu plots di sisi kanan kita klik kiri sekali kemudian di box plot sementara kita pilih yang non di desriptive kita hilangkan centangnya dengan mengklik kiri Stamp and Lif kemudian di bagian tengah kita tekan normality P withtest dengan klik kiri sekali sehingga tercentang setelah tampilannya seperti ini Mari kita Klik tombol continue kemudian kita tekan tombol Oke sehingga SPSS kita perintahkan untuk menguji normalitas dari data residual yang telah kita miliki tadi sama seperti biasanya analisis normalitas membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama dibandingkan analisis lainnya setelah normalitas berhasil dianalisis kita akan mendapatkan berbagai tabel Mari kita langsung lihat tabel normalitasnya dengan menekan test of normality di sisi kiri layar kita sehingga di sisi kanan langsung kita diarahkan ke tabel yang kita inginkan tadi di sini bisa kita lihat ada dua hasil analisis normalitas yaitu kolmogorov smirov dan sapiruik dasar pengambilan kesimpulannya berdasarkan nilai sik dan kita bisa memilih salah satu dari hasil analisis ini bila di atas 0,05 maka residual kita terdistribusi secara normal dan didasarkan pada kolumogorov smirnov nilai sik-nya jauh di atas 0,05 maka asumsi normalitas data kita ini terpenuhi Oke analisis sudah kita lakukan baik Analisis untuk melihat apakah asumsinya terpenuhi atau tidak maupun analisis uji hipotesisnya Sekarang waktunya kita melakukan pelaporan meski kita tadi melakukan analisisnya asumsinya beberapa bersamaan dengan uji hipotesisnya atau bahkan salah satu dilakukan setelah regresi dilakukan namun pelaporannya tetap asumsi kita laporkan terlebih dahulu baru setelah itu uji hipotesis nya yang pertama perlu kita laporkan adalah linearitasnya kita bisa melaporkan linearitasnya berdasarkan skatterer plot yang kita hasilkan dan ingat di sini ada tiga skatterer plot karena ada tiga variabel bebas dan syarat atau asumsi sebelum kita melakukan analisis regresi berganda adalah kita menguji linearitas setiap variabel bebas terhadap variabel trikat kita dan cara pelaporannya bisa menggunakan redaksi kalimat seperti ini berdasarkan skater plot yang dihasilkan literasi sains memiliki hubungan yang linear dengan hasil belajar siswa demikian pula keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar dan keterampilan metakognitif dengan hasil belajar Setelah itu kita bisa melaporkan homoskedastisitasnya berdasarkan sketer plot pun yang kita hasilkan bersamaan dengan regresi tadi didasarkan pada skatterer plot kita bisa menginformasikan bahwa homoskedastisitas terpenuhi namun di sini sebetulnya skater plot yang dihasilkan kurang baik ya nanti akan kita bahas homoskedestisitas di video yang terpisah bagaimana grafik skater plot yang bagus Bagaimana kalau homoskettisitas terpenuhi dengan baik Bagaimana kalau malah terjadi heteroskedastisitas dan bagaimana caranya melakukan analisis homoskedastisitas menggunakan cara yang lain bukan menggunakan skatterer plot tapi menggunakan data atau value angka yang muncul di tabel SPSS Oke homoskisitas kita anggap tuntas kemudian kita sampaikan hasil uji normalitasnya kita bisa menggunakan redaksi kalimat berikut hasil uji kolmogorov smirnov menginformasikan bahwa residual data terdistribusi secara normal kemudian angka-angka pentingnya Jangan lupa kita informasikan kita tulis huruf d kapital dan ditulis miring sebagai perwakilan atau simbol dari uji kolmogorf smirov kemudian dalam kurung kita tulis 60 sebagai DF atau derajat bebas dari data kita kemudian 0,093 merupakan nilai d-nya yang bisa kita lihat di kolom statistik dan yang terakhir adalah nilai p-nya atau P value yang bisa kita tulis berdasarkan angka di kolom Sig setelah normalitas kita laporkan kita bisa melaporkan multikolinearitasnya ya sama seperti yang saya sampaikan tadi multikolinearitas kita lihat berdasarkan tabel koefisien dan kita dasarkan pada nilai viv-nya Bagaimana cara membacanya kita bisa menggunakan redaksi kalimat berikut nilai FIF yang dihasilkan oleh variabel literasi sains sebesar 1,188 keterampilan berpikir kritis sebesar 1,119 dan keterampilan metakognitif adalah sebesar 1,081 ketika nilai tersebut berada di rentangan 1 hingga 10 sehingga gejala multikolinearitas tidak muncul Bila kalian melakukan analisis dan ternyata nilai viv-nya lebih dari 10 maka dapat disimpulkan ada gejala multikolinearitas pada kondisi tersebut kita tidak direkomendasikan melakukan reg linar berganda Oke asumsi-asumsi sudah kita sampaikan Sekarang waktunya kita membaca hasil analisis regresi bergandanya yang pertama kita kumpulkan tabel Anova dan model summary-nya terlebih dahulu lalu bisa kita baca kedua tabel ini menggunakan redaksi kalimat berikut regresi linear berganda dilakukan untuk memprediksi hasil belajar siswa berdasarkan skor liter sains keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif mereka persamaan regresi yang signifikan diperoleh kemudian kita informasikan angka-angka pentingnya kemudian di kalimat bagian akhir kita tulis dengan r s atau r^ sebesar 0,325 yang kita Tuliskan di sini ya Yang pertama adalah derajat bebas pertama yaitu tig kita lihat berdasarkan DF di baris regresi di tabel an kemudian 56 merupakan DF kedua yang kita lihat berdasarkan DF di baris residual di tabel Anova f-nya sendiri sama dengan 9,007 sedangkan sig-nya kurang dari 0,001 ingat six atau P value sebenarnya tidak pernah sama dengan 0 Namun karena SPSS membulatkan maka di output SPSS biasa muncul titik 00 namun di pelaporan kita harus melaporkannya sebagai P kur dari 0,001 dan yang terakhir r squ atau koefisien determinasi yang merupakan effect size yang bisa kita gunakan di analisis regresi berganda kita ambil dari model summary-nya yaitu sebesar 0,325 Bagaimana cara membacanya kalau R squ-nya sebesar ini kita bisa mengatakan bahwa 32,5% an hasil belajar siswa ditentukan oleh literasi sains keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif siswa tersebut Sedangkan sisanya ditentukan oleh variabel lain di luar variabel yang dianalisis di penelitian ini itu contoh cara membaca koefisien determinasi cara memaknainya dan yang terakhir kita perlu menuliskan persamaan reg resi yang kita hasilkan yang didasarkan pada tabel koefisien cara membacanya dan cara membuat persamaan regresinya Seperti apa kita bisa menggunakan kalimat berikut hasil belajar siswa dapat diprediksi dengan persamaan regresi y = -23,856 + 0,783x1 + 0,474x2 + 0,130x3 nah angka-angka ini kita ambil dari kolom B dan ingat kalau dia negatif tetap perlu kita tulis negatifnya bila tidak ada tanda negatif maka kita tulis sebagai angka positif kemudian X1 X2 dan X3 mewakili variabel bebas 1 variabel bebas 2 variabel bebas 3 sedangkan y merupakan variabel trikat kita kalimat selanjutnya literasi sains dan keterampilan berpikir kritis merupakan prediktor yang signifikan terhadap hasil belajar setiap peningkatan satu skor literasi sains akan meningkatkan skor hasil belajar sebesar 0,783 kurung beta = 0,340 kemudian t 56 nah 56 ini merupakan derajat bebas ya degree of Freedom yang bisa kita lihat di tabel Anova tadi di baris residual ya DF kedu ya kemudian t = 2,843 kita lihat dari kolom e kolom t kemudian p-nya ama 0,006 kita lihat berdasarkan kolom S sedangkan peningkatan satu skor keterampilan berpikir kritis akan meningkatkan hasil belajar sebesar 0,474 kurung sama Beta = 0,339 t 56 = 2,92 3 p = 0,05 di sisi lain keterampilan metakognitif bukan prediktor yang signifikan terhadap hasil belajar bet-nya ama 0,061 t-nya tetap 56 dan sama dengan 0,533 sedangkan p-nya 0,596 didasarkan pada informasi ini bisa kita lihat ternyata tidak selalu semua variabel bebas mampu memprediksi secara signifikan kita menentukan apakah variabel bebas tersebut mampu memprediksi secara signifikan atau tidak berdasarkan nilai S dari Uji T ya jadinya di tabel sini setelah kolom t nilai T hitung ada kolom Sig kita lihat satu persatu di setiap variabel bebas ketika variabel bebas tersebut memiliki nilai S kur dari 0,05 bisa kita simpulkan bahwa variabel bebas tersebut secara signifikan mampu memprediksi Variabel terikat kita Variabel terikat kita apa yaitu hasil belajar Nah di sini ada contoh ternyata keterampilan metakognitif nilai siknya jauh di atas 0,05 sehingga di pelaporan kita sampaikan seperti tadi bahwasanya keterampilan metakognitif bukan prediktor yang signifikan terhadap hasil belajar demikian cara melaporkan hasil uji asumsi dan hasil analisis esi linear berganda analisis ini penting ketika kita akan melakukan penelitian yang mengkaji hubungan dan mencoba memprediksi capaian dari suatu kompetensi siswa atau capaian di bidang lainnya misalkan ekonomi politik atau yang lainnya pada video kali ini kita juga telah memperkuat konsep kita yang berkaitan dengan regresi lineier karena di video Sebelumnya kita telah menjelaskan regresi linear sederhana sedangkan di video selanjutnya kita akan mencoba membahas regresi yang lain yaitu regresi multinominal dan binominal demikian video kali ini semoga bermanfaat Semoga bisa kalian manfaatkan di penelitian kalian masing-masing dan Mohon maaf bila ada kesalahan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh for
Resume
Categories