Kind: captions Language: id Hai assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh berjumpa lagi dengan saya di channel YouTube saya ensiklopedia Ahmad Fauzi di channel ini Kita bisa belajar berbagai hal yang berkaitan dengan analisis data statistika penelitian pendidikan biologi hingga berbagai ilmu pengetahuan yang lain di video kali ini kita akan mempelajari bagaimana caranya melakukan analisis korelasi yang menggunakan SPSS ada empat analisis korelasi yang akan kita pelajari yaitu korelasi pearson Kendal sperman dan poin di serial correlation ada empat ya lumayan banyak tetapi analisis ini keempatnya sebetulnya memiliki langkah yang sederhana Oleh karena itu dibandingkan dengan video sebelumnya yang menjelaskan Anova atau bahkan ancova analisis korelasi jauh lebih mudah dan sederhana jika Hai kemudian selain melakukan analisis analisis korelasi tersebut Sama juga seperti video sebelumnya kita juga akan belajar menentukan efek size dari analisis korelasi tapi Sebelum saya memulai video ini saya berharap kalian telah menginstal SPSS di komputer kalian masing-masing kita mau belajar SPSS tentunya akan lebih mudah kalau kalian sudah memiliki SPSS masing-masing selanjutnya saya juga berharap kalian telah paham tentang tampilan dasar dari SPSS Hai Selain itu Kalian juga dengan mudah mengoperasikan menu-menu yang biasa digunakan di SPSS bila belum paham Kalian bisa membuka video saya tentang pendahuluan dan cara memasukkan data di SPSS Oke Tujuan saya membuat video ini adalah saya berharap kalian mampu menganalisis keterpenuhan asumsi sebelum uji korelasi dilakukan selain itu setelah asumsinya bisa dianalisis Kalian juga saya harapkan mampu melakukan uji korelasi parametrik menggunakan SPSS setelah korelasi parametrik nya ditentukan kita juga berharap kalian bisa menentukan efek size-nya Hai namun ketiga asumsi dari korelasi parametrik nya tidak terpenuhi Saya harap kalian juga mampu melakukan analisis korelasi nonparametrik dengan tentunya menggunakan SPSS dan yang terakhir kalian mampu melaporkan hasil analisis dari analisis korelasi yang telah kalian lakukan tadi Hai nah Apa itu analisis korelasi analisis korelasi adalah analisis bivariat yang mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel dan Arah hubungan di antara keduanya dikatakan analisis bivariat karena pada analisis korelasi hanya melibatkan dua variabel B itu dua ya jadinya dikatakan analisis bivariat kemudian di sini kita lihat kita akan melihat ada tidaknya hubungan signifikan dari kedua variabel tersebut tetapi tidak hanya hubungannya melainkan juga arahnya ketika kita melakukan analisis maka kita mendapatkan nilai koefisien korelasi yang dapat bervariasi dari positif satu hingga negatif satu bila nilai koefisien yang mendekati nol maka kekuatan hubungannya semakin rendah namun bila mendekati Hai maka kekuatan hubungannya semakin besar ketika kondisi airnya positif maka ketika salah satu variabel mengalami peningkatan nilai variabel satunya juga akan mengalami peningkatan nilai juga namun sebaliknya ketika koefisien yang kita peroleh negatif maka di satu variabel akan mengalami peningkatan sedangkan di variabel lainnya Mengalami penurunan yang satu semakin besar namun diikuti dengan satu variabel lain yang semakin kecil begitu ya jadinya misalkan kita ingin mengetahui hubungan antara keterampilan berpikir dengan keterampilan bertindak ketika koefisiennya positif semakin tinggi skor keterampilan berpikirnya semakin tinggi pula skor keterampilan bertindaknya namun ketika koefisien yang dihasilkan negatif maka semakin tinggi keterampilan berpikirnya semakin rendah keterampilan ayahnya lalu kita akan melihat terlebih dahulu Apa itu korelasi pearson nah korelasi barusan ini dikenal juga dengan personal correlation atau pearson product-moment correlation sehingga kalau kita membaca-baca ada yang menuliskan persen Product Moment jadinya itu sama dengan korelasi pearson orang Indonesia biasanya hanya menyebutkan korelasi pearson ya kemudian analisis ini digunakan untuk menentukan ukuran kekuatan dan Arah hubungan yang ada di antara dua variabel yang diukur pada setidaknya skala interval sehingga minimal variabel kita itu pengukurannya interval karena minimal interval hanya ada dua skala yang memungkinkan yaitu interval dan ratio kalau data kita ordinal apalagi nominal kita tidak bisa menggunakan analisis korelasi pearson the correct version merupakan statistik korelasi yang paling banyak digunakan untuk mengukur derajat hubungan antara variabel yang berhubungan secara linier Oleh karena itu bila kita membaca berbagai penelitian yang judulnya adalah hubungan antara ini dan itu maka biasanya peneliti menggunakan korelasi pearson kita akan lebih mudah menjumpai penelitian hubungan dengan menggunakan korelasi pearson ketimbang analisis korelasi yang lainnya Hai sekarang kita lihat Bagaimana kondisi data yang diperbolehkan untuk dianalisis menggunakan korelasi pearson yang pertama kedua variabel harus diukur dalam skala interval atau rasio karena seperti yang saya katakan tadi penggunaan korelasi pearson itu hanya digunakan ketika kita ingin melihat hubungan di dua variabel yang minimal skalanya interval sehingga yang diperbolehkan hanyalah skala interval atau rasio nominal dan ordinal tidak diperbolehkan kemudian dua variabel kontinyu tersebut harus dapat dipasangkan interval dan ratio kan termasuk kategori eh mohon maaf termasuk variabel kontinu Hai Nah karena ADC disyaratkan harus dapat dipasangkan dalam tanda petik maka tentunya ketika kita ingin melihat hubungan kedua variabel jumlah data di kedua variabel tersebut harus sama dalam petik dipasangkan itu Bagaimana jadinya data pertama di satu variabel dipasangkan dengan data pertama di variabel satunya data pertama dada kedua di variabel a.di pasangkan dengan data kedua di variabel B artinya jumlahnya sama sehingga bisa disejajarkan atau dipasangkan karena dipasang dan tentunya ada indikator yang digunakan untuk memasangkan misalkan tadi kita ingin melihat ada tidaknya hubungan signifikan antara keterampilan berpikir dan bertindak kita melibatkan 20 responden responden 1 sampai responden 20 setiap responden kita Kumpulkan data keterampilan berpikir dan bertindak nya.nah Hai TV ini posisi responden kita gunakan sebagai parameter untuk memasangkan data keterampilan berpikir dan bertindak sehingga ketika kita memiliki data keterampilan berpikir responden 1 maka data Trump berpikir reports responden satu ini kita pasangkan dengan data keterampilan bertindak responden 1 juga kalau dari responden 10 Ya udah kita pasangkan data keterampilan berpikir responden 10 dengan data keterampilan berpindah dari responden 10 itu juga karena apa Karena parameter yang kita gunakan untuk memasangkan disini adalah responden tersebut kemudian asumsi selanjutnya adalah harus terjadi independensi observasi Oleh karena itu ketika kita mengambil data di salah satu subjek kita asumsikan data tersebut tidak dipengaruhi oleh subjek yang lain asumsi lain yang perlu kita cek adalah ketidak hadiran outlier ya ya Devi kan kemudian Datanya juga harus terdistribusi secara normal misalkan tadi keterampilan berpikir dan bertindak memakai kedua variabel tersebut baik berpikir dan bertindak detail tanya harus terdistribusi secara normal hai lalu homoskedastisitas juga harus tercapai alias residual terdistribusi secara merata Bagaimana cara mengetahuinya nanti akan kita pelajari ketika kita melakukan tutorial DVD ini Hai dan yang terakhir hubungan dua variabel tentunya harus linier karena korelasi pearson digunakan untuk melihat ada tidaknya hubungan di antara dua variabel yang memiliki hubungannya ini er kalau datanya tidak berhubungan secara linier ya kita tidak bisa menggunakan korelasi pearson Hai korelasi yang kedua adalah point biserial correlation ya point biserial correlation itu bahasa Indonesianya korelasi biserial titik korelasi ini digunakan untuk mengukur kekuatan dan Arah hubungan antara satu variabel kontinyu dan satu variabel dikotomis dikotom dikotom itu terbagi dua Nah disini dikatakan sebenarnya korelasi ini merupakan kasus khusus dari korelasi pearson jadinya sebelumnya samaja dengan korelasi pearson namun yang membedakannya ketika kita melakukan analisis korelasi pearson kedua variabel harus dalam bentuk continue datanya bisa interval atau rasio namun bila salah satu variabel tersebut bukan continue melainkan variabel dikotomis Hai sehingga analisisnya berubah menjadi Point biserial Oh ya sebagai saya katakan tadi variabel dikotomis itu menyebabkan data terbagi dua misalkan variabel dikotomis itu adalah pengetahuan terhadap covert pengetahuan terhadap covert kita bagi menjadi dua baik dan tidak baik nah kemudian kita ingin melihat korelasi antara pengetahuan terhadap covert dengan keterampilan berpikir keterampilan Berpikir itu sekarang skalanya continew ya sedangkan pengetahuannya tadi karena datanya hanya tahu dan tidak tahu maka variabelnya masuk dalam variabel dikotomis contoh kasusnya nanti akan kita lihat secara langsung ketika kita melakukan analisis Hai nah asumsi uji korelasi Point biserial yang pertama adalah salah satu dari dua variabel harus diukur dalam skala continue sedangkan variabel lainnya harus dikotomis sama seperti artinya tadi ya kemudian tidak ada out layer yang signifikan di kedua kelompok kedua kelompok apa ini misalkan tadi ya kita ingin melihat hubungan antara pengetahuan terhadap covert dengan keterampilan berpikir pengetahuan terhadap covert tadi bentuknya adalah dikotomis tahu tidak tahu sehingga di sini ada responden yang tahu paham terangkai covert dan ada responden yang tidak bahama atau tidak tahu terkait coffee disini respondennya terbagi menjadi dua kelompok nah responden dari kedua kelompok ini setiap responden Punya Teteh keterampilan berpikir jadinya sebaran data di keterampilan berpikir dari kelompok yang tahu kofit Hai dan sebaran data keterampilan berpikir dari kelompok yang tidak paham kofic sama-sama harus tidak memiliki out layer AD Hai selain tidak ada ottplayer yang signifikan data kedua kelompok tadi baik kelompok tahu dan tidak tahu harus terdistribusi secara normal Hai Selain itu varians kedua kelompok juga harus homogen ya keragaman data antara keterampilan berpikir dari kelompok yang tahu dengan keterampilan berpikir kelompok yang tidak tahu harus homogen atau tidak berbeda signifikan Hai kemudian korelasi selanjutnya adalah Kendal tahu B correlation yaitu simbolnya simbol tahu kayak t kemudian B ditulis tapi miring semua nah analisis korelasi Kendall tau ini termasuk analisis non parametrik sehingga tidak perlu melihat Apakah datanya terdistribusi Normal atau tidak kemudian analisis ini digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah asosiasi yang ada di antara dua variabel yang diukur setidaknya pada skala ordinal Nah karena minimal ordinal maka bisa kita juga menggunakan skala kontinyu minimal ordernya ordinal boleh interval boleh rasio juga boleh tetapi nominal tidak boleh di kemudian Hai korelasi selanjutnya adalah sperman rank order correlation Hai analisis ini juga termasuk nonparametrik Hai dan Sama juga seperti Kendall tau tadi variabel yang diukur setidaknya juga pada skala ordinal begitu ya jadinya ketika data kita yang kita analisis Ternyata bukan keduanya continue namun ada ordinal nya kita bisa menggunakan sperma maupun Kendal hai oke Sekarang waktunya kita belajar melakukan analisis korelasi sebelumnya kita anggap kita telah melakukan penelitian di salah satu sekolah penelitian tersebut melibatkan 40 siswa dan dari ke-40 siswa tersebut kita ke unggulkan b variabel yang pertama adalah gender Mereka kemudian kesadaran metakognitif mereka lalu hasil belajar mereka dan yang terakhir tingkat kesukaan mereka untuk membaca disini gender sudah saya labeli dengan angka 1 dan 2 satu laki-laki dua perempuan dan gender ini termasuk data dikotom karena membaca data kita menjadi dua kelompok kalau tidak laki-laki ya perempuan kemudian data kesadaran metakognitif dan hasil belajar termasuk ke dalam variabel kontinyu dan yang terakhir Va 10 kita adalah tingkat kesukaan membaca Saya labeli dari angka 1 hingga empat dari tidak suka hingga sangat suka sehingga variabel tingkat kesukaan membaca termasuk skala ordinal karena bisa kita Urutkan dari satu yang tidak suka kemudian dua kurang suka tiga suka kemudian yang terakhir empat sangat suka data sudah siap Maka sekarang kita dapat langsung menuju SPSS hai oke silakan dibuka SMSnya masing-masing Hai Nah di sini kita bisa tulis ya variabel-variabel tadi di Excel itu apa saja untuk pertama ada di gender kemudian keterampilan metakognitif bisa kita tulis KM kemudian hasil belajar bisa kita tulis HB kemudian yang terakhir tingkat kesukaan membaca Meme misalkan kita singkat menjadi TKM kita singkat karena di variabel di kolom kita tidak bisa menggunakan karakter spasi dilabel bisa kita tulis secara lengkap KM itu tadi keterampilan metakognitif Hai kemudian HB itu hasil belajar dan TKM tingkat kesukaan membaca hai oke label sudah sekitar Tuliskan kemudian sekarang kita menambahkan value dari kelompok-kelompok data yang tadi ada di Excel yang pertama gender ya didasarkan pada data Excel daday gender itu satu laki-laki dua perempuan oleh tingkat kesukaan satu tidak suka dua kurang suka tiga suka empat sangat suka sekarang kita label Iya di SPSS kita gender kita labeli pertama kursor kita kita Arahkan di sisi kanan value di baris gender kemudian kita klik kiri sekali sehingga akan muncul kotak value label pertama kita tulis value pertama labelnya adalah laki-laki kemudian bisa kita tekan enter lalu value kedua kita tulis angka dua kemudian dilabel nya kita tulis perempuan kemudian pic Nda tekan tombol enter di keyboard kita masing-masing dan yang terakhir kita Klik tombol Ok KM dan HB keterampilan metakognitif dan hasil belajar tidak perlu kita beri value namun tmdd tingkat kesukaan membaca kita beri value sekali lagi kursornya kita Arahkan ke sisi kanan dari kolom value di baris TKM kemudian kita klik kiri sekali sehingga akan muncul kotak value labels kita lihat lagi ya tadi di Excel labelnya adalah 1-4 tidak suka kurang suka-suka sangat suka maka di SPSS bisa kita beri label yang sama satu value-nya labilnya tidak suka Hai kemudian enter kemudian Kelly yang kedua Hai pehli Yang kedua apa tadi kurang suka ya kita tulis dilabel kurang suka kemudian enter kemudian yang ketiga suka hanya value-nya kita tulis tiga labelnya suka kemudian enter lagi Kemudian Felly yang terakhir 4 dan label nya sangat suka ya seperti ini ya setelah keempatnya kita beri label dari tidak suka sampai sangat suka kemudian kita Klik tombol ok Hai kemudian di kolom missing kolumela ini tidak perlu kita ubah namun di Mesir bisa Kita sesuaikan gender ya kita awalnya perlu mengarahkan kursor kita di sisi kanan dari kolom SR di baris gender kita klik kiri sekali sehingga ada pilihan di sini ya gender itu termasuk nominal karena kita tidak bisa mengurutkan mana yang lebih baik antara laki-laki dan perempuan ya Meskipun kita Pril label laki-laki satu perempuan dua bukan berarti laki-laki itu Misalkan lebih tinggi dari perempuan ini hanya memberikan angka secara acak saja Kemudian keterampilan metakognitif kita beri messenger-nya adalah skill karena dia termasuk variabel kontinyu hasil belajarpun juga skill sedangkan tingkat kesukaan membaca misalnya adalah ordinal Hai nadi variabel love you sudah kita Divine variabel kita sudah kita tentukan variabel dari penelitian kita sekarang waktunya kita memasukkan data kita dengan cara kita pindah ke tampilan dataview kursor kita kita Arahkan ke Bojog kiri dari window dataset kemudian kita Klik tombol dataview kemudian kita kembali ke Excel kemudian kita copy semua data ini ya data dari baris kedua ini ya data angka-angka ini kita blog sampai baris nomor 41 kemudian kita tekan kontrol C secara bersamaan di keyboard masing-masing sehingga muncul garis putus-putus yang bergerak seperti ini kemudian kita kembali ke SPSS di tampilan data view kemudian kita klik baris pertama dari kolom pertama kemudian kita tekan kontrol Fedi keyboard masih asing sehingga komputer akan mengcopy data di Excel tadi ke SPSS di sini bisa kita lihat data sudah tercopy Hai Na misalkan tampilan di kalian masih angka-angka bukan labil seperti laki-laki perempuan kurang suka tidak suka dan seterusnya kalian bisa mengklik Tombol menu di bagian kanan atas sini ya value label yang icon-nya ada tulisan Adan satunya kalau kalian klik maka tampilan didata kalian bisa dalam bentuk angka-angka ataupun label dari angka-angka tersebut Terserah kalian enaknya Seperti apa Oke data sudah siap Hai namun lebih baik kita shift terlebih dahulu data ini biar tidak hilang caranya kita klik gambar disket di bagian pojok kiri atas dari tampilan dataview kita kita klik kiri sekali Hai kemudian setelah muncul kotak dialog save data es Kita tentukan folder mana yang ingin kita gunakan sebagai tujuan Penyimpanan file kita misalkan Disini saya akan memilih folder korelasi dan regresi linear sederhana setelah folder kalian sudah kalian temukan di file name kalian ganti nama file-nya sesuai keinginan kalian misalkan Saya ingin menamai file ini sebagai data korelasi setelah nama yang kalian inginkan sudah kalian tik lalu kalian Tekan enter di keyboard kalian masing-masing Oke data sudah siap filenya juga sudah kita simpan di bagian output pun sudah dilaporkan bahwa file tadi sudah tersimpan Sekarang waktunya kita melakukan analisis bagi yang belum tahu ini merupakan yo otot ya jadinya ketika kita membuka SPSS secara otomatis swss akan membuka window dataview dataset Ya ini dataset yang terdiri atas dan review dan variable view namun selain Windu ini juga ada Satu Windu lagi yaitu Windows Put seperti ini oke Sekarang waktunya kita melakukan analisis kita bisa menggunakan Windows dari otot maupun Windows dataset kita Terserah mau melakukan analisisnya dari mana Yang jelas kita kalau ingin melakukan analisis korelasi kita klik terlebih dahulu menu analyze ya mono analis kita klik kiri sekali kemudian kita pilih Corel AD Oh ya setelah correlated kita pilih kemudian kita pilih di Farid analis Kemudian correlated Kemudian di Farid kemudian kita klik kiri sekali Oke sekarang kita belajar terlebih dahulu analisis korelasi pearson analisis korelasi yang digunakan untuk melihat ada tidaknya hubungan signifikan serta Arah hubungan dari kedua variabel kontinyu tadi kita memiliki empat data gender keterampilan metakognitif hasil belajar dan tingkat kesukaan membaca karena kita ingin belajar persen terlebih dahulu maka hanya variabel kontinyu yang kita masukkan yang kita analisis yaitu keterampilan metakognitif dan hasil belajar variabel-variabel tersebut kita pindahkan ke kota variables yang ada di sisi kanan ini caranya bagaimana kita klik keterampilan metakognitif sekali kemudian kita klik tanda panah ini sekali saiga keterampilan metakognitif berpindah dari kota kiri ke kotak kanan variabel kedua kita adalah hasil belajar kita klik hasil belajar kemudian kita klik tanda panah ini sehingga kedua variabel yang ingin kita analisis sudah masuk di kota variables kemudian decoration koefisien kita pastikan person sudah tercentang karena ini sudah tercentang sudah beres Sekarang waktunya kita klik ok nah ini merupakan output dari korelasi pearson Hai cara membacanya bagaimana kita dasarkan pada nilai Sig yang dihasilkan ya di sini nilainya nol nol nol ini jauh dibawah 0,05 sama seperti analisis lainnya ketika p-value atau signya kurang dari 0,05 maka kita simpulkan ada asosiasi atau ada hubungan signifikan di antara dua variabel tersebut di sini ada dua kali hasil ya kita bisa pilih salah satu angkanya sama kalau di tiga baris pertama ini kita membandingkan keterampilan metakognitif bukan membandingkan Nikita menghubungkan kita menghubungkan keterampilan metakognitif dengan hasil belajar kau yang ditinggal baris terakhir kita menghubungkan hasil belajar dengan keterampilan metakognitif tinggal di balik-balik saja sehingga angkanya Oh ya jadi asyiknya = 0,000 koefisien persennya juga sama 0,99 satu oke itu cara melakukan analisis korelasi pearson Seperti yang saya katakan tadi sangat sederhana namun ingat Meskipun sederhana data yang akan dianalisis menggunakan korelasi pearson juga harus memenuhi asumsi dan asumsi-asumsi tersebut kita laporkan di awal asumsinya apa saja yang pertama ada di kita ingin menghubungkan dua variabel dimana kedua variabel harus berupa variabel kontinyu sudah terpenuhi kemudian IDP dence observasi Anggap saja juga sudah terpenuhi kemudian tidak ada oplayer yang signifikan selanjutnya adalah kedua variabel televisi busi secara normal Bagaimana cara Khan analisis normalitasnya sama seperti di video sebelumnya caranya mudah kita klik menu analis lagi Kemudian deskriptif statistik kemudian kita pilih explore kemudian data variabel keterampilan metakognitif dan hasil belajar kita pindahkan ke kolom dependen list caranya kita klik keterampilan metakognitif Kemudian kita klik tanda panah di sisi kiri The Beatles begitu juga hasil belajar kita klik kiri sekali kemudian kita klik tanda panah sehingga hasil belajar pindah kekota The Beatles kemudian di sebelah kanan ada menu-menu pilih menu plots klik kiri sekali kemudian di kota boxplots kita pilih yang nan di kotak yang deskriptif kita hilangkan centangnya kemudian di bagian tengah ada tulisan cuma Little proud with tes kita klik kiri sekali sehingga tercentang setelah tampilannya seperti ini kita tekan tombol continue kemudian kita klik ok Hai Nah di sini kita lihat hasilnya tapi kita tunggu terlebih dahulu ya karena biasanya uji normalitas itu membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama dibandingkan ketika kita melakukan analisis yang lainnya Hai nah disini muncul kita langsung lihat daftar isinya kita pilih test of normality di sisi kiri layar kalian kita klik kiri sekali sehingga di sisi layar kanan langsung memperlihatkan hasil analisisnya ada dua hasil analisis normalitas kolmogorov smirnov dan shapiro week kitabil saya pilih salah satu yang prinsipnya sama ketika di atas 0,05 signya maka data terdistribusi secara normal di sini kita lihat baik kolmogorov maupun spa piro dan baik keterampilan metakognitif maupun hasil belajar nilai Sigma selalu di atas 0,05 sehingga kita simpulkan kedua variabel ini keterampilan metakognitif dan hasil belajar sama-sama terdistribusi normal asumsi normalitas terpenuhi asumsi yang lainnya lupa tidak terjadi heteroskedastisitas alias data nah bersifat homoskedastisitas cara melakukan analisisnya Bagaimana Nah kita menumpang analisis yang lain untuk mendapatkan hasil analisis homoskedastisitas caranya bagaimana yang pertama kita klik menu analyze kemudian kita pilih regression lalu kita pilih linier kita klik kiri sekali kemudian dependen listnya kita masukkan misalkan hasil belajar ya hasil belajar kita klik kiri sekali kemudian kita akan pindahkan ke dependencies lalu keterampilan metakognitif kita klik kiri sekali kemudian kita masukkan ke kota Hai Nah karena kita tadi ingin melihat asosiasi atau hubungan antara hasil belajar dan keterampilan metakognitif maka dependen dan independen nya diantara kedua variabel tersebut misalkan ketika kirlian ingin melakukan analisis ini kalian balik juga tidak papa misalkan dependennya adalah keterampilan metakognitif independennya adalah hasil belajar Oke kemudian di sisi kanan ada plot kita klik cloud Hai Nah setelah itu akan muncul kotak Tini regression plot di sini ada y dan ada X Hai ye kita isi rezeki presiden ya jadinya Z reset ini kita klik kiri sekali kemudian kita klik tanda panah di samping kota y sehingga zat resepnya masuk ke kota y sedangkan x-nya adalah Z pret ya jadinya Z pret kita klik kiri sekali kemudian tanda panah DC kolom X kita tekan sehingga zebred masuk di kota x kemudian continue lalu kita klik ok Hai software yang saya katakan tadi kita ingin melihat homoskedastisitas tetapi kita menumpang melihat homoskedastisitas menggunakan analisis yang lain yaitu analisis regresi Oleh karena itu tabel-tabel hasil analisis regresi tidak perlu kita lihat kita langsung melihat diplot yang dihasilkan di sisi kiri daftar isinya kita langsung klik yang paling bawah Z Rep Hai Eza trade by Zetsu terpaut kita klik kiri sekali Nah ini merupakan hasil analisis homoskedastisitas nya prinsipnya adalah ketika titik-titiknya tidak kecenderungan mengalami pembesaran atau pengecilan sepanjang jalan dari kiri ke kanan maka residunya terdistribusi secara merata Oh ya tetapi ketika misalkan titik-titik ini semakin kesehatan semakin menyempit atau sebaliknya di sisi kiri Ini titik-titiknya sempit kemudian disisi kanan titik-titiknya semakin menyebar maka terjadi heteroskedastisitas jadinya homoskedastisitas nya tidak terpenuhi BGT ya itu cara melakukan asum am melakukan uji asumsi homoskedastisitas Insyaallah DVD yang lain Saya akan mencoba mengeksplorasi apa itu hemo skate visitas dan bagaimana contoh-contoh grafiknya dan bagaimana cara melakukan analisis homoskedastisitas dengan menggunakan cara yang lain dan uji yang lain namun di video kali ini kita gunakan contoh pengerjaan yang paling sederhana Kau tidak perlu kita terlalu dalami terlebih dahulu oke asumsi MSG DCT sudah kita analisis dan asumsi lain yang perlu kita Analisis adalah ada tidaknya atau Keberadaan linearitas antara kedua variabel jadinya antara keterampilan mohon maaf antara kesadaran metakognitif dan hasil belajar Ini hubungannya linear atau tidak cara melihatnya Bagaimana ya yang pertama kita klik menu grabs di atas sini ya graphs Ayo kita klik kiri sekali Hai kemudian kita pilih menu Legacy Hai kemudian kita pilih skater garis miring dot kita klik kiri sekali Hai kemudian simpel skater kita klik gambarnya sekali sehingga muncul bingkai hitam tebal ini kemudian kita Klik tombol Divine sehingga muncul kotak simpel skater plot nah di y-axis dan di Exsis kita masukkan variabel kita sama karena tadi kita ingin melihat asosiasi atau hubungan dan antara keterampilan metakognitif dan hasil belajar maka kita tinggal masukkan saja misalkan y aksesnya adalah hasil belajar kemudian eksesnya adalah keterampilan metakognitif Oke setelah masuk seperti ini kemudian kita klik ok Ayo kita tunggu hasilnya Nah sekarang skater nya dihasilkan nah disini terlihat ternyata hubungan kedua variabel tadi linier tandanya apa semacam terlihat garis lurus dari kiri ke kanan ya datanya disini terlihat hubungannya linier kalau misalkan titik-titik ini penyebarannya awalnya naik kemudian di tengah-tengah kemudian menurun Nah itu bukan linier hanya linearitas tidak terpenuhi atau tidaknya tersebar tidak melihatkan hubungan jadinya linearitas juga tidak terpenuhi asumsi-asumsi dari uji korelasi sudah kita lakukan sehingga data pada contoh ini memenuhi asumsi-asumsi korelasi pearson ingat ya ketika melaporkan kita laporkan Hasyim Sinya dahulu jadinya linearitas kita laporkan normalitas kita laporkan kemudian homoskedastisitas kita laporkan baru hasil analisis korelasi nya tapi tadi tutorial video ini kita melakukan analisis korelasi terlebih dahulu baru uji asumsinya yang betul asumsi dahulu ya oke kemudian kita sudah paham caranya melakukan korelasi version baik asumsi maupun uji hipotesis nya analisis korelasi yang kedua ingin kita pelajari adalah korelasi point biserial ya point biserial correlation Seperti yang saya katakan diawal tadi korelasi point biserial ini sebetulnya adalah kondisi khusus dari korelasi pearson ketika salah satu variabelnya berupa data dikotom data yang membagi data kita menjadi dua kelompok Nah misalkan di tutorial ini kita ingin belajar melihat ada tidaknya hubungan antara gender dengan Hai hasil belajar atau gender dengan kesadaran metakognitif Oke kita lihat dataview kita terlebih dahulu oke misalkan kita ingin melihat ada tidaknya hubungan antara gender dengan keterampilan metakognitif sebetulnya kesadaran metakognitif diamkan keterampilan kita lihat di Excel nyata di kesadaran ya kita ganti saja terlebih dahulu mohon maaf Di sini kita cantik kesadaran metakognitif Oke misalkan kita ingin melihat hubungan antara gender dengan kesadaran metakognitif tetapi ingat kita perlu melihat apakah data ini memenuhi asumsi point biserial atau tidak asumsinya apa saja I like asumsi yang pertama tadi adalah setiap data setiap kelompok data itu terdistribusi secara normal Hai karena kita ingin membandingkan melihat asosiasi antara gender dengan keterangan kesadaran metakognitif maka kita perlu melihat kesadaran metakognitif laki-laki dan kesadaran metakognitif perempuan ini totalnya Normal atau tidak karena tadi syaratnya itu normalitasnya dilihat bukan data keseluruhan tetapi data berdasarkan data yang sudah dikelompokkan dikelompokkan berdasarkan variabel dikotom Nani nah variabel dikotom kita gender laki-laki dan perempuan akibatnya kesadaran metakognitif dibagi menjadi dua kesadaran metakognitif milik laki-laki dan kesadaran metakognitif milik perempuan analisisnya bagaimana agar data kesadaran metakognitif nya terpisah antara laki-laki dan perempuan ya kita perlu split dahulu caranya bagaimana kita klik menu data di Hai kemudian kita pilih split file Oh ya kemudian kita pilih kompor groups kita klik kiri sekali kemudian kesadaran metakognitif kita klik kiri sekali kemudian kita kasus kita masukkan ke kotak grup Byson atau kita klik tanda panah ini ya sekali Nah sehingga secara otomatis kesadaran metakognitif yang awalnya di kotak kiri berpindah ke kotak grup besson kemudian kita klik ok sehingga Disini di output dilaporkan squid file mp3mu mohon maaf ya bukan baik KM tetapi by gender sebenarnya kita ulang lagi kita klik data kemudian split file nah di grup beos besoknya kesadaran metakognitif ya kita kembalikan dengan cara kita klik tanda panah ini lagi Kemudian gendernya yang kita masukkan ke grup besson dan mengklik tanda panah ini kemudian kita klik ok Nah ini salah satu keuntungan kita menggunakan SPSS adalah setiap langkah yang kita lakukan dilaporkan di bagian output sehingga kita bisa mengecek langkah kita sebelumnya sudah betul atau kurang tepat atau khilaf Nah setelah dipisahkan berdasarkan gender kita bisa melakukan analisis secara terpisah antara normalitas laki-laki dan normalitas perempuan cara analisisnya sama kayak tadi kita klik analyze kemudian deskriptif statistik lagi Kemudian explore karena ingin kita lihat hubungannya adalah kesadaran metakognitif dan gender maka variabel hasil belajar kita kembalikan agar tidak ikut teranalisis caranya bagaimana kita klik hasil belajar kemudian kita klik tanda panah sehingga kembali ke sisi kiri sehingga headless hanya berisi kesadaran metakognitif diplot kita klik lagi kita cek di blogspot nya masih enam di deskriptif nya tidak ada centangan dan normality produktivitasnya masih tercetak jadinya masih aman kemudian kita klik continue kemudian kita klik ok file-nya sama seperti tadi enggak ada kita melakukan uji normalitas lagi maka prosesnya juga akan lebih lama Hai kemudian kita ingin tahu tabel hasil uji normalitas nya y kita kembali ke layar sebelah kiri kita lihat daftar isi daftar tabel nya langsung kita pilih tulisan test of normality sehingga disuruh kanan langsung diperlihatkan hasil uji normalitas nya baik kolmogorov maupun shapiro sama prinsipnya kalau signya diatas 0,05 maka data terdistribusi normal nah ternyata disini berdasarkan kolmogorov-smirnov data perempuan tidak terdistribusi normal karena asyiknya kurang dari 0,05 Oleh karena itu saya sarankan kita laporkan saja hasil safir rohingya Kenapa karena berdasarkan hasil analisis safir week nilai Sig baik di laki-laki maupun perempuan di atas 0,05 sehingga data kita terdistribusi normal sesuai hasil analisis sapi rubik oke hasil uji normalitas sudah kita dapat dan asumsi normalitas sudah terpenuhi asumsi yang lain apa asumsi yang lain adalah homogenitas varians kedua kelompok yaitu varian kesadaran metakognitif kelompok laki-laki dan perempuan sama alias homogen caranya bagaimana sebelum kita melakukan analisis homogenitas kita kembalikan dulu datanya agar tidak terselit ya kita kembalikan dengan cara klik menu data kemudian kita pilih split file pagi Hai kemudian kita pilihan Alesso Alkes Junot create groups kita klik kiri sekali kemudian kita klik ok Hai nah sehingga dibagian paling bawah dari output kita sudah ada keterangan splitfire of alias file-nya sudah dimatikan Oke output-nya sudah tidak terpisah lagi Sekarang waktunya kita melanjutkan analisis sama seperti ketika kita akan melakukan analisis korelasi pearson kita melakukan uji asumsi uji asumsi salah satunya adalah heteroskedastisitas atau homoskedastisitas Namun kita menitipkan uji tersebut ke ujian lain nah ketika kita ingin melakukan uji homogenitas Kita juga melakukan hal tersebut kita melakukan analisis yang lain tapi tujuannya adalah kita ingin dapat tabel homogenitas di kasus uji homogenitas kita bisa nitip atau nunut di uji Anova Hai jadinya kita melakukan Anova beserta homogenitasnya kemudian tabel homogenitasnya kita baca sedangkan tabel yang lain tidak kita baca caranya bagaimana pertama kita klik analyze kemudian compare means kemudian kita pilih wanwe Anova I didn't last kita masukkan variabel kesadaran metakognitif nya variabel kontinyu nya ya dengan cara mengklik tanda panah di sebelah kiri dependencies kemudian di faktor kita masukkan data dikotom kita yaitu gender kita klik gender kemudian kita klik tanda panah di sebelah kiri factors kemudian di sisi kanan ada empat menu kita pilih menu option kita klik kiri sekali sehingga muncul kotak dialog wea Nova titik dua options kemudian kita pilih homogeneity of variances t-test kita klik kiri sekali sehingga otomatis tercentang setelah tercengang kita tekan continue lalu kita klik ok Hai sehingga akan muncul hasil analisis Anova beserta homogenitasnya kita cukup melihat homogenitasnya ditabel test of homogeneity of variances sedangkan tabel Anova nya tidak perlu kita lihat ternyata disini nilai Sig hasil uji homogenitas nya di atas 0,05 sehingga data kedua kelompok Dadi kesadaran metakognitif laki-laki dan perempuan disimpulkan bersifat homogen asumsi homogenitas terpenuhi karena asumsi-asumsinya sudah terpenuhi sekarang waktunya melakukan analisis korelasi point biserial caranya bagaimana Mudah juga seperti persen dari pertama kita klik menu analyze kemudian kita pilih correlated lagi kemudian kita pinipi Farid Ayo kita riset ya tampilannya kyza variabelnya kosong sedangkan di kota kiri ada empat variabel kita di ingin melihat asosiasi atau hubungan antara gender dengan kesadaran metakognitif maka gender kita masukkan ke variables kesadaran metakognitif kita masukkan juga ke variables lalu apa yang perlu diubah tidak ada jadinya setelah kita memasukkan kedua variabel kita kita pastikan variabel yang satu adalah variabel dikotom dan variabel yang lain adalah variabel kontinyu setelah kita masukkan di kotak variables kita lihat di correlation koefisiennya versionnya tercengang jadinya ketika kita ingin melakukan analisis point biserial langkah-langkahnya sama dengan analisis version Setelah itu kita Klik tombol ok Hai sehingga disini muncul tabel korelasinya sama kita baca nilai signal bila dibawa 0,05 maka ada hubungan signifikan diantara kedua variabel tersebut Oh gitu ya oke thank you serial sudah kita pelajari sekarang kita pelajari analisis korelasi nonparametrik nya Kendal tahu dan sperma nro pertama kita belajar yang Kendal tahu dulu misalkan sekarang kita cantik lagi variabel yang lain kita lihat di dataset kita misalkan kita ingin menganalisis asosiasi atau hubungan antara hasil belajar dengan tingkat kesukaan membaca Oke kalau kita ingin menganalisis hubungan antara hasil belajar dengan tingkat kesukaan membaca kita tidak bisa menggunakan person correlation Kenapa karena tingkat kesukaan membaca disini dia termasuk data ordinal Badal barse menyarankan kedua variabel adalah variabel kontinyu bisa Hai interval bisa rasio sehingga misalnya rezeki Le Nah kita ketika ingin melihat hubungan antara hasil belajar dengan tingkat kesukaan membaca hasil belajar skill dia termasuk continue tetapi tingkat kesukaan membaca dia datanya ordinal sehingga version tidak bisa dilakukan point biserial juga tidak bisa dilakukan karena sarat Point biserial adalah satu variabel dalam skala kontinyu atau skill kemudian satu variabel adalah variabel dikotom terbagi menjadi dua kelompok lah dpkm ini tingkat kesukaan membaca datanya tidak terbagi menjadi dua melainkan 4 dari tidak suka hingga sangat suka Oh itu ya jadinya paham ya mengapa ketika kita ingin menghubungkan kedua ini HB dengan tak FT KM kita tidak bisa menggunakan person maupun point biserial Nah sekarang bagaimana caranya kita melakukan analisis Kendall tau caranya adalah kita klik nulis lagi kemudian kita pilih correlated kemudian kembali lagi kita pilih Farid di variabel kita ubah lagi ini kita kembalikan lagi gender kita pindahkan ke kiri lagi kesadaran metakognitif kita pindahkan lagi kita ingin menganalisis hubungan antara tingkat kesukaan membaca kita masukkan ke variables dengan hasil belajar kita masukkan ke variables juga nah di collection koefisien versionnya tentangnya kita hilangkan dengan cara mengklik ya sekali sedangkan di Kendal tahu kita klik kiri sekali sehingga tercentang juga kemudian kita klik ok sehingga disini muncul output nonparametrik correlation di sini ada tabel correlation nya disinilah merupakan hasil analisis Kendal taunya yang pengambilan keputusannya = personnel pun point biserial ketika di bawah 0,05 nilai signal maka ada asosiasi signifikan itu ya Nah caraanalisis yang satunya sperma Ndro Bagaimana caranya Hai kembali lagi kita klik analyze kemudian kita pilih correlated lagi kemudian kita pilih bivariat lagi Oh ya kemudian misalkan tetap kita ingin melihat adanya hubungan antara tingkat kesukaan membaca dengan hasil belajar tetapi kita tidak ingin kental tahu tapi kita inginnya sperman roh caranya bagaimana kendall-kylie klik kiri sekali sehingga centangnya menghilang kemudian di sperman kita klik kiri sekali sehingga dia tercentang kemudian kita Klik tombol Ok sehingga disini muncul lagi nonparametrik correlation namun tabel ini adalah tabel sperman roh yang lagi-lagi pengambilan keputusannya sama yaitu didasarkan pada nilai Sig ketika di bawah 0,05 nilai Sigma disimpulkan ada hubungan signifikan diantara kedua variabel yang kita analisis file-nya tadi kita sudah melakukan analisis Sekarang waktunya kita mencoba membaca hasil analisis kita kita Urutkan saja ya karena tadi kita sudah melakukan analisis version terlebih dahulu maka kita baca dulu hasil uji asumsi sebelum bersendi lakukan Oke kita baca dulu lineri tasnya berdasarkan skater plot yang dihasilkan cara membacanya Bagaimana bisa menggunakan redaksi kalimat seperti ini berdasarkan skater plot yang dihasilkan kesadaran metakognitif memiliki hubungan yang linier terhadap hasil belajar siswa Oke ini hasil uji asumsi deniary tasnya selanjutnya kita baca hasil analisis homoskedastisitas nya ini merupakan skater kode yang juga tadi kita hasilkannya dengan menitipkan analisisnya ke analisis regresi cara nya bagaimana kita bisa menggunakan redaksi kalimat ini homoskedastisitas terpenuhi didasarkan pada skater plot yang dihasilkan diantara variabel regresi standar respective value dengan residualnya begitu jadinya homoskedastisitas nya juga terpenuhi ingat ya ketika kalian ingin belajar Lagi mendalami lagi homoskedastisitas tunggu saja Oke Dio saya yang selanjutnya bukan selanjutnya yang paling depan ya tapi selanjut selanjutnya mungkin akan saya buat video khusus terkait homoskedastisitas Oke selanjutnya kita baca hasil uji normalitas nya Hai misalkan kita menggunakan kolmogorov-smirnov Nya maka kita bisa menggunakan redaksi kalimat ini hasil uji kolmogorov-smirnov menginformasikan bahwa data kesadaran metakognitif dan data hasil belajar terdistribusi normal kita sampaikan angka-angkanya D dalam kurung Bantul uh 40 itu merupakan degree of Freedom atau derajat bebasnya kemudian 0,10 8 merupakan nilai denya D itu mewakili kolmogorov-smirnov ya kemudian signya 0,200 sehingga pizza Ma dengan nol koma 200 begitu Hai asumsi-asumsi sudah kita laporkan sekarang kita membaca hasil uji korelasi personnya kita menggunakan tabel correlation yang dihasilkan dari hasil analisis tadi cara membacanya bisa seperti ini hasil uji korelasi pearson menunjukkan bahwa kesadaran metakognitif memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar siswa r = 0,99 satu kita ambil dari angka di baris version correlation ya kemudian P kurang dari 0,001 kita ambil dari kolom sik bukan kita tulis 0,000 Karena P atau sik itu tidak mungkin sama dengan nol Disini di SPSS tulisannya 0,000 Itu karena dibulatkan sehingga kita tulis di laporannya Pi atau P kurang dari 0,001 kemudian ini sama dengan 40 yaitu jumlah responden yang terlibat di penelitian kita tadi atau jumlah data yang dianalisis DSS tersebut Oke ini merupakan cara pembacaan version correlation Nah sekarang kita lanjut ke point biserial kita baca dulu asumsinya yang pertama normalitas ya misalkan kita bisa menggunakan kalimat ini ini sendiri tabel dari hasil uji normalitas ya saya potong ya cara membacanya misalnya begini hasil uji shapiro-wilk menginformasikan bahwa data kesadaran metakognitif laki-laki dan perempuan terdistribusi normal kita sampaikan nilai-nilai pentingnya W dalam kurung 2020 adalah di fb-nya sama dengan 0,94 8w itu mewakili safir week ya kemudian p = 0,3 40 P itu adalah nilai Sigma jadinya didasarkan sablon week data laki-laki maupun perempuan terdistribusi normal Hai kemudian hasil ojo motilitasnya ini tabelnya saya potong tari nunut keano fataniya cara pembacaannya bagaimana bisa seperti ini hasil uji livin' menginformasikan bahwa varians data kesadaran metakognitif siswa laki-laki dan perempuan homogen dalam kurungnya F1 koma 1381 itu degree of Freedom yang pertama dan 38 adalah Devi yang kedua F = 0,37 600 376 ini merupakan nilai F yang bisa kita lihat di kolom liven statistiknya pizza Ma dengan 0,54 tiga kita dasarkan badan nilai Sigma Hai karena diatas 0,05 tentunya dia bersifat homogen datanya homogen Datanya juga normal maka kita bisa lanjut ke Hai korelasinya yaitu korelasi Point biserial Cara pembacaannya hampir sama dengan persen dari Ya seperti ini hasil uji korelasi point biserial menunjukkan bahwa gender memiliki hubungan yang signifikan dengan kesadaran metakognitif siswa R = 0,67 4P nya kurang dari 0,01 dan n-nya sebesar 46 the point biserial sudah selesai Sekarang kita coba baca hasil uji korelasi nonparametrik nya yang pertama adalah korelasi Kendall tau cara membacanya pun juga hampir sama hasil uji korelasi Kendall taubi menunjukkan bahwa tingkat kesukaan membaca memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar siswa koma taubikh sama dengan nol koma 7770 PES kurang dari 0,01 dan n-nya sebesar 46 Hai dan yang terakhir korelasi yang kita pelajari adalah korelasi spearman rho cara pembacaannya juga sama hasil uji korelasi spearman serum menunjukkan bahwa tingkat kesukaan membaca memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar koma rosama dengan 0,87 satu simbol rohnya itu seperti peya kemudian P kurang dari 0,01 dan n-nya sebesar 40 beginilah cara membaca hasil analisis korelasi pearson Kendal spearman dan point biserial corenation pada video selanjutnya kita akan belajar regresi regresi ini semacam ketidak lanjut dari korelasi kalau korelasi kita melihat ada tidaknya hubungan dan seberapa besar hubungan tersebut Sedangkan kalau regresi kita bisa memprediksi satu variabel berdasarkan angka di variabel yang lain Bagaimana cara analisisnya silahkan lihat di video saya selanjutnya demikian video saya kali ini semoga bermanfaat dan bila ada kesalahan saya mohon maaf Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh