Kind: captions Language: id Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi ala ihsani wasyukrulahu ala taufiqihi wamtinani asadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahu takiman wa ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh daila ridwan allahumma sholli alaihi waa alihi wa ashabihi wa ikhwani. Hadirin hadirat bapak-bapak dan Ibu yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. Pada kesempatan kali ini kita akan bahas ee tematik dengan judul membangun istana di surga ya. Ini adalah salah satu dari pembahasan tentang aliman bil yaumil akhir, tentang hari akhirat. Dan di antara orang yang paling cerdas adalah orang yang paling banyak mengingat akhirat. Ya, oleh karenanya Rasulullah sahu alaihi wasallam menyuruh kita untuk sering mengingat kematian. ya, agar kita lebih persiapkan diri untuk bertemu dengan hari akhirat. Tentunya kita tidak ingin masuk pada alam berikutnya dengan kerugian, tapi kita ingin kita masuk pada alam berikutnya dengan kebahagiaan yang abadi. Ya, kita tahu hidup dunia ini cuma sebentar ya, paling panjang ya mungkin 100 mungkin kurang ya. Setelah itu kita akan masuk pada alam berikutnya. Kita sudah melewati alam janin. Sekarang kita sedang di alam dunia. Selanjutnya kita masuk alam barzakh. Selanjutnya kita masuk pada padang mahsyar. Setelah selanjutnya adalah surga atau neraka. Sekarang destinasi kita masih di alam dunia. Dan di alam dunia kita semua bisa melihat di depan mata kita bagaimana status kita, status orang lain, status manusia dengan kemewahan yang masing-masing dimiliki oleh mereka. Dan Allah menyebutkan ini dalam Al-Qur'an. Kata Allah subhanahu wa taala,"Umidu haulai waulik wika mahdur unzur kaifa ba'al akiratu akbar akbar." Dalam surat alisra Allah berfirman, "Kull numidu haulai waula." "Setiap mereka kami berikan harta." Maksudnya orang beriman kami kasih, orang kafir juga kami kasih. mahdur. Dan sesungguhnya pemberian Allah Subhanahu wa taala tidak ada yang bisa menghalangi. Surat Al-Isra ayat 20 dan seterusnya. Kemudian kata Allah Subhanahu wa taala, "Yau, kami kasih orang beriman, orang kafir, kami kasih harta." Unzur kaifa fadolna ba'dahum ala ba'. Kata Allah, "Lihatlah bagaimana kami menjadikan bertingkat-tingkat dalam status dunia." Ya, ada yang rumahnya kecil, ada rumahnya besar. Ada yang mobilnya biasa, ada yang mobilnya mewah, bertingkat-tingkat. Status ekonomi pun demikian. Ada yang sangat kaya, ada yang kaya ya. Yang ada kaya biasa, ada yang sok kaya ya, ada yang baru mau kaya ya, ada yang miskin dan anak yang sangat miskin. Jadi Allah mengatakan, "Kaifa fadolna ba'dahum ala ba'tingkat-tingkat." Dan nanti bisa kita lihat dunia ini. Kita tahu kita posisinya di mana, tetangga kita seperti apa, kawan kita seperti apa, kita bisa menilai. Kemudian kata Allah Subhanahu wa taala, walal akhiratu akbaru darajatin wa akbaru tafdila. Di akhirat lebih lagi daripada itu. Sebagaimana kita bisa menilai, lihat tingkatan-tingkatan berlevel-level di dunia, di akhirat lebih banyak lagi levelnya. Nah, kalau kita sudah nyaman di dunia dengan level tertentu yang menurut kita alhamdulillah ya. Maka jangan sampai level di akhirat kita di bawah. Itu yang bahaya. Jangan sampai kita di di bawah. Dan itu semuanya mungkin terjadi. Makanya Allah Subhanahu wa taala berfirman di surat Al-Waqi'ah kata Allah Subhanahu wa taala eh khofid waqatil waqia'ah laisa liwaqatiha kadibah khofidatur rofiah. Rujil ardu raja. Kata Allah, "Jika tiba hari kiamat, tidak ada yang bisa menolak terjadinya hari kiamat." Kata Allah, "Khofidatur rafi hari kiamat akan merendahkan atau mengangkat." Apa yang dimaksud merendahkan? Sebagian ahli tafsir mengatakan, "Merendahkan orang yang disangka tinggi ketika di dunia dan mengangkat orang yang disangka rendah ketika di dunia." Karena di hari akhirat semua akan terungkap. Ada ternyata di dunia di akhirat orang waktu di dunia dia mungkin tinggi jabatannya, mungkin dia kaya raya, mungkin dia terkenal, tapi ketika dia di akhirat ternyata levelnya sangat rendah. Dan sebaliknya ada orang mungkin kita remehkan mungkin sekedar tukang sapu-sapu atau mungkin asisten rumah tangga yang mungkin kita tidak pandang. Tapi ternyata di akhirat levelnya sangat sangat tinggi dan itu mungkin terjadi. Saya sering sampaikan saya punya misalnya saya punya pembantu asisten rumah tangga dia kerja berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Setiap dia dapat gaji dia kirim ke orang tuanya. Maksudnya kita mungkin tidak bisa seperti dia. 100% penghasilan kita kita kasih orang tua. Ternyata ada orang yang mungkin kita tidak pandang dia. Ternyata dia kerja keras jadi rumah tangga diomelin sama majikannya kemudian capek, letih, kurang tidurnya. Ternyata hasilnya 100% dia berikan pada orang tuanya. Mungkin pandangan kita, dia rendah, tapi ternyata di akhirat mungkin dia punya istana yang hebat. Ya, oleh karenanya kita harus mempersiapkan diri kita bukan cuma di dunia. dunia kita perlu persiapan silakan menikmati rezeki Allah subhanahu wa taala tapi jangan lupa persiapan lebih matang adalah pada destinasi berikutnya yaitu alam barzakh makanya Allah berfirman, "Man amila shihan man kafaro faalaihi kufru waman amila shihan falian falianfusihim yamhadun saya carikan ayatnya biar biar ada catatannya surat arrum ayat 46 surat arrum surah 30 ayat 44. Surah 30 ayat 44. Kata Allah, "Siapa yang kafir maka kafir akan kembali kepada dia. Dia yang rugi sendiri. Waman amila shihan." Siapa yang beramal saleh falianfusihim yamhadun, maka mereka sendirilah yang menyiapkan tempat yang menyenangkan untuk mereka sendiri. Banyak salaf mengatakan itu di kuburan. Di kuburan ya. Mahad ya. Jadi dari Yamhadun dari kata mahad. Mahad itu kalau anak bayi ee kita taruh mahat yaitu tempat tidur dia kita nyamankan, kita ee lembutkan sehingga ketika dia tidur taruh situ dia nyaman tidur. Karena anak bayi kalau enggak nyaman dikit dia bangun maka kita siapkan yang nyaman dia tidur. Ya. Maka kalau kita beramal saleh sebenarnya kita juga sedang menyiapkan tempat tidur kita di alam barzakh. Karena di alam barzakh kita bakalan lama. Bakalan lama destinasi berikutnya sebelum di akhirat. Maka ini yang harus kita pikirkan. Kehidup kita cuma sebentar 60 sampai 70 tahun. Yang lebih dari 70 tahun tidak banyak. Kalaupun sudah lebih 70 tahun, 80 hidup dengan setengah mati dengan ardalul umur dengan kehidupan yang repot ya. Sudah mulai pikun, mulai lupa. Ya, baru ngomong tanya lagi, "Dari mana dia?" Ya, 5 menit lagi. Dari mana, Dek? 5 menit lagi kamu siapa? Ya, sampai ada orang yang suaminya datang kemudian istrinya usir. Dia lupa kalau itu suami suaminya. Subhanallah. Lupa ini siapa, lupa itu siapa. Sudah salat masih disangka belum salat. Sudah mulai pikun. Sudah lupa. Kalaupun hidup semakin lama semakin sulit dan menyulitkan orang di sekitarnya. Dunia seperti itu. Dunia seperti itu. Oleh karenanya pembahasan kita kali ini sedang kita bicarakan bagaimana menyiapkan istana di surga. Istana dunia mungkin bisa kita bangun, mungkin enggak. Tapi kalau istana di surga semua bisa bangun. Tidak susah. Yang penting mau membangun istana di surga. Oleh karena silakan kita berhappy-happy di dunia, tapi jangan lupa untuk siapkan diri agar bisa bersenang-senang di akhirat akhirat kelak. Kita bicara tentang istana di surga. Istana di surga dalam hadis kata Rasulull sahu alaihi wasallam tentang surga, aljannah binauha labinatun min fiddah wabinatun minzahab. Surga itu bangunannya batanya dari perak dan batanya dari emas. Wamilatuha almiskul adfar dan semennya atau lengketnya dari minyak kesturi ya. Minyak kesturi. Almisik itu minyak yang diambil dari rusa. Rusak kalau dia apa ee ada kayak gumpalan darah di tubuhnya ya sehingga membentuk kantong situ berkumpullah darah. Lama-lama membuku darah tersebut lama-lama menghitam. Kemudian kalau dia gatal-gatal dia garuk-garukin. Dia garuin kemudian kantong itu jatuh. Kantong itu jatuh maka itu diambil dan di diolah menjadi minyak kesturi. Asalnya minyak kesturi itu dari apa? Dari darah rusak yang membeku ee di salah satu kulitnya ya. Jadi mahal mahal ya karena mencari tidak semua rusa seperti itu. Disebut rusa yang punya ee minyak kasturi. Dan itu sering disebutkan oleh Nabi dalam hadis-hadisnya almisik. Karena itulah minyak yang paling minyak wangi yang paling harum, yang paling mahal di zaman tersebut. Ya. Maka Rasulullah mengatakan, "Adapun surga batanya dari perak, batanya dari emas, tempelannya atau gampangnya semennya terbuat dari minyak kasturi. Wahasbauha llu wal yaqu." Dan adapun kerikilnya terbuat dari mutiara dan eh intan, berlian. Waturbatha zafaran. Dan tanahnya dari zafaran. Zafaran apa tahu? Yang yang halus bunga yang berwarna kuning ya. J sangat halus. Manadkuluha yanam w yabas. Siapa yang masuk surga dia pasti bahagia dan dia tidak akan sengsara sama sekali. La yamut dan dia akan kekal abadi dan dia tidak akan mati. La tublaabuhum w yafnaabuhum. Pakaiannya tidak akan usang dan masa mudanya tidak akan sirna. Yaitu senantiasa mudah. Ini adalah ee kenikmatan surga ya. Kalau kita bicara rumah di surga ya. Ya, rumah di surga seindah-indahnya kita bangun ya juga kita tidak bisa menikmati selamanya. Terah kita punya rumah mewah, istana megah, istana mewah, kita akan meninggal. Lihat banyak istana yang ditinggal oleh para para raja ya. Mereka bangun dengan setengah mati, ya. Kemudian akhirnya mereka hanya tinggal dalam waktu yang singkat. Setelah itu mereka berpindah ke alam berikutnya. Dan kalau kita bangun rumah, mungkin kita semua punya rumah, kita itu perhatian luar biasa ya. Kita pengin rumah yang nyaman. Kalau kita punya uang, kita akan bangun rumah seindah-indahnya ya. Perhatian. Pilih tanah yang strategis, tempat yang nyaman, lokasi yang nyaman, kemudian b apa namanya? Arsitek yang bagus. Kadang kita rubah-rubah. Artinya perhatian terhadap rumah itu luar luar biasa. cari tanah lokasinya di mana. Kemudian kalau perlu kita ngutang supaya bisa rumah yang indah. Ya, toh kita hanya tinggal tidak tidak lama. Tidak lama. Kalaupun kita semakin tua, kita tidak nyaman. Nikmat-nikmat dunia mulai semakin sulit untuk kita rasakan. Nah, sekarang kita bicara tentang istana yang abadi. Hendaknya kita persiapkan diri kita untuk membangun istana di surga. Berikut ini ada beberapa amalan ya kalau bisa kita lakukan sebagiannya sesuai dengan kemampuan kita agar kita bisa punya istana di surga. Ya, perlu kerja sama suami istri dalam hal ini ya. Kita semua ingin bahagia bukan cuma di dunia, bahagia juga di akhirat. Ya, TB. Yang pertama di antara amalan tersebut adalah membangun masjid. Membangun masjid. Kata Rasul sahu alaihi wasallam, "Mambana lillahi masjidan banallahu lahu baitan fil jannah." Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan bangunkan baginya istana di di surga. Di sini ada perkara yang harus kita ingat ya. Pertama, hadis ini di antara salah satu dari hadis mutawatir ya. Addawudi berkata, "Mim mimma tawatar haditu man kadab wambana lillahi masjidan wahtasab." Di antara hadis mutawatir adalah hadis, "Siapa yang berdusta namaku, siapkan kaflingnya di neraka." Di antara hadis mutawatir, "Siapa yang bangun masjid karena Allah, Allah bangunkan istana baginya di surga." Hadis mutawatir maksudnya apa? Diriwayatkan oleh sahabat lebih dari 10. Diriwayatkan lebih dari 10 sahabat. Ketika yang meriwayatkan sangat banyak menunjukkan Nabi sering menyampaikan hadis tersebut. Berarti Nabi sering memotivasi untuk bangun masjid karena Allah subhanahu wa taala. Artinya kalau kau punya rezeki, punya uang, punya kemampuan, bangunlah masjid. Karena kau bangun masjid, kau akan dapat istana di surga. Karena yang meriwayatkan hadis lebih dari 10 sahabat menunjukkan Nabi sering mengulang-ulangi motivasi tersebut. Ya, makanya dalam kisah ketika Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam datang ke kota Madinah, Rasul Sallahu Alaih Wasallam ingin bangun Masjid Nabawi, maka Rasulam mendapati lokasi tanah mirbat, yaitu tempat pengeringan kurma milik dua anak yatim. Maka ketika Rasulullah ingin bangun masjid di situ karena Allah pilihkan tempat di situ, maka mereka ingin wakaf. Mereka pengin kasih Nabi tanah tersebut. Nabi enggak mau. Nabi mengatakan, "Taminuni tawarlah aku berapa harganya." Rasulullah ingin beli sendiri. Padahal biasanya kalau ada yang sedekah Rasulullah apa? Terima. Tapi kan untuk bangun masjid Rasulullah gak mau. Rasulullah pengin beli beli sendiri karena dia pengin dia punya pahala di situ. Dia punya pahala di situ. Maka rasul sahu alaihi wasallam beli. Rasulullah kemudian bangun jadilah Masjid Nabawi ya di sini. Jadi ketika Rasulullah sahu alaihi wasallam sering menyampaikan hadis ini, maka banyak sahabat yang meriwayatkan lebih dari 10 sahabat. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Man bana lillahi masjidan." Siapa yang bangun masjid karena Allah? ini ada syaratnya harus karena Allah. Harus karena Allah. Kalau tidak karena Allah maka gak ada faedahnya. Oleh karenanya di antara hal yang rawan diingatkan oleh Ibnu Hajar rahimahullah ketika seorang bangun masjid kemudian dia pasang namanya sendiri ya itu sebenarnya bukan dakwat. Yang penting ikhlas tapi rawan. Ketika misalnya saya bangun masjid-masjid Viranda kan gimana gimana gitu ya. Mau bilang ikhlas kayaknya enggak juga enggak juga antara ikhlas dan riak ya. Sehingga orang semua tahu bahwasanya yang bangun adalah saya ya. Ini hati-hati bukannya dilarang tetapi waspada. Ini oleh Ibnu Hajar rahimahullah karena masjid itu milik Allah. Semua masjid adalah milik Allah. Waal masajida lillah. Masjid semuanya milik Allah. Makanya kalau kita bangun masjid wakaf. Wakaf itu milik Allah, bukan milik kita lagi. Mungkin kita boleh mengelola sebagai DKM-nya, sebagai yayasan pengelola. Tapi itu masjid milik Allah, bukan milik kita lagi. Makanya zaman dahulu masjid tanpa nama. Masjid dulu masjid itu dinisbahkan kepada lokasi untuk membedakan. Seperti Masjid Quba karena dibangun di daerah Quba, masjid Bani Zuraiq karena dibangun di daerah Bani Zuraik, Masjid Nabawi karena Nabi sallallahu alaihi wasallam yang ba membangunnya ya langsung menangani langsung ya. Jadi dulu nama-nama masjid untuk pembeda ya. Jadi tidak dinamakan dengan nama pembangunnya ya. tidak dinamakan dengan apa? Pembangunnya tidak dinamakan dengan karena masjid semuanya milik siapa? Allah Subhanahu wa taala. Ini poin yang sangat krusial, sangat penting. Karena kita kalau bangun masjid kita butuh duit yang sangat banyak. Kalau ternyata kita tidak ikhlas rugi. Rugi besar. Seandainya kalau kita tidak ikhlas cuma nol masih mending. Ternyata orang yang riak bukan cuma nol, dia minus. Dia diancam masuk neraka. Ini ini bahayanya ria. Bahayanya riya. Seandainya saya katakan kalau orang ri dia pamer amal ibadah dia kemudian dia hanya nol tidak dapat pahala masih mending ya dia cuma rugi rugi duit rugi capek ya rugi ee kerja setengah mati ya tapi masalahnya kalau orang riak bukan cuma nol bahkan dia minus dia diancam dengan neraka jahanam ya maka hati-hati ketika bangun masjid ee harus karena Allah man bana lillahi masjidan Maka apa balasannya? Banallahuahu baitan fil jannah. Maka Allah akan bangunkan bagi dia rumah di surga. Rumah maksudnya istana. Semua dalam hadis kalau disebut rumah maksudnya apa? Qasran. Maksudnya istana. Istana. Tentu istana dunia tidak sama dengan istana di akhirat. Sangat berbeda berbeda jauh. Maka siapa yang diberi kelebihan rezeki jangan lupa untuk bangun masjid. Sebagian orang masyaallah diberi kemudahan oleh Allah dan hobi bangun masjid. bangun sini, bangun sana, bangun dia diberi kelapangan harta. Saya punya kawan ada seperti itu. Bangun satu masid bangun sudah puluhan miliar bangun lagi puluhan miliar lagi bangun lag sekarang lagi membangun masjid lagi. Hobi mau di mana? Hobi alhamdulillah kalau bangun masjid enggak pengin enggak pengin dikenal sama orang ya pengin dikenal sama orang kasih kemudahan ya. Ada orang dibukakan ke lapangan hati untuk membangun rumah Allah subhanahu wa taala. Ya. Dan bagaimana Allah tidak perhatian sama dia kalau dia perhatian sama rumah Allah. Lihatlah kisah tentang wanita yang berkulit hitam yang dia tukang sapu di masjid. Ketika wanita ini meninggal dunia, Rasulullah tanya, "Mana si Fulanah?" Kata mereka, "Sudah meninggal, sudah kami kuburkan." Kata Rasulullah, ahalantumuni. Kenapa kalian tidak kasih tahu saya kalau dia meninggal? Kata perawi, sahabat seakan-akan menganggap tidak perlu karena ini orang biasa. Ngapain kasih tahu Nabi bikin pusing Nabi. Jadi mereka gak lapor sama Nabi. Tapi bagi Nabi ini perempuan bukan orang biasa. Karena dia suka nyapu mas masjid dia ada perhatian sama rumah Allah. Maka Rasulullah mengatakan, "Duluni ala qobriha." Tunjukkan kepadaku mana kuburannya. Maka Rasulullah datang, Rasulullah salat. jenazah terhadap wanita tersebut yang mungkin di mata kalau dia ada di zaman kita mungkin gak kita pandang berkulit hitam cuma nyapu-nyapu masjid. Tapi bagi Nabi bukan wanita sembarang, dia wanita spesial. Kenapa? Karena dia ngurus rumah Allah Subhanahu wa taala. Oleh karenanya ee ini sangat penting ya. Kalau yang punya rezeki jangan lupa untuk bangun masjid. Mul pertanyaan ustaz apa masjid harus puluhan miliar? Enggak. Enggak puluhan miliar. Di mana aja ada tempat-tempat murah kalau kita punya uang yang ratusan juta sudah jadi masjid ada. Ya, kalau kita mau cari ya kita mau cari. Karena dalam lafal yang lain ee dalam hadis Ibnu Majah qala sallallahu alaihi wasallam rasul sahu al wasallam bersabda man bana lillahi masjidan walau kamafsi qatin banallahu lahu baitan fil jannah. Siapa yang bangun masjid meskipun mafhas qatat, qatad itu semacam burung merpati. Dia kalau mau bertelur dia pergi ke tanah kemudian mafas dari faasfas itu mencari bahas. Dia cari-cari ya itu dia lubang-lubangin tanahnya tempat yang pantas layak baru dia bertelur. Baru dia bertelur. Untuk untuk telur kan cuma butuh berapa tempat kecil ya ukurannya paling 10 cent 10 cent untuk tempat bertelur. Gampangannya siapa yang bangun masjid meskipun seukuran tempat bertelur dalam riwayat yang au asgar bahkan lebih kecil maka Allah bangun baginya istana di surga. Ini ada dua tafsiran. Tafsiran pertama bahwasanya ini adalah mubalagah. Itu hiperbola dari Nabi sallallahu alaihi wasallam. Ya itu kau bangun masjid-masjid apa saja yang penting masjid. Seandainya ada masjid seukuran 10* 10 cent bisa dibuat salat kau akan dibangunkan istana di surga. Apa susahnya bagi Allah kasih kau istana? Yang penting kau bangunkan masjid, rumah Allah subhanahu wa taala. Tentunya tidak dimaksud kita bikin masjid ukuran 10* 10 namanya hiperbola. Artinya kalau kau ternyata bisa bangun masjid atau musala, musala itu sebenarnya kan masjid juga tidak harus sampai musala. Ada musala mungkin 10* 10 m, 7* 7 m. Itu kan musim musala itu masjid tidak dijadikan salat, tidak dijadikan salat Jumat. Tapi orang salat situ ya lima waktu. Jadi kalau bisa bangun masjid meskipun kecil ya, maka tetap dibangunkan baginya istana di surga. Ini motivasi. Motivasi. Ini salah satu tafsiran. Jadi seorang berusaha bangun masjid yang dia mampu. Kalau dia punya uang banyak cari masjid yang besar. Kalau tidak mampu ya semampunya. Masjid di mana, ada kebutuhan di desa mana meskipun sederhana dia kemudian diperbaiki sedikit demi sedikit. Dia perhatian sama masjid tersebut. Kalau dia perhatian seterus sesungguhnya dia sedang perhatian terhadap istananya di surga. Ya, dia perhatian dia ini diaah kalau punya uang. Uang banyak buat apa juga uang ini kita orang punya uang misalnya 10 miliar ya nikmati ya cuma sedikit sehari-harinya. Yang satunya sisanya dia cuma senang aja lihat ATM-nya ada 10 miliar dia bahagia terus sudah dia makan juga sedikit-sedikit apalagi lagi diet. Maaf ya. Uang banyak juga ya. Cuma tenang aja tapi enggak dinikmati juga ya. Uang banyak sudah. Mending kita untuk persiapan di akhirat ya. Kalau enggak punya uang ya sudahlah. Ini maksudnya kalau yang punya yang punya uang ya. Ini tafsiran pertama bahwasanya bangun masjid meskipun kecil ya ee maka akan dapat istana di surga. Tafsiran kedua maksudnya siapa yang ikut musahamah, ikut andil dalam bangunan masjid ya meskipun sedikit ya mungkin cuma dia beli satu bata insyaallah dia ada kebagian istana di surga tentunya istana satu berbeda dengan istana yang yang lain. Tapi kemampuan dia untuk ikut andil punya saham dalam membangun masjid ya. Jadi kalau bisa kita bangun sendiri itu yang terbaik. Tapi kalau enggak mungkin kita seberapa yang bisa kita kasih ya. Silakan. seberapa yang bisa kita kasih. Oleh karenanya ee ini salah satu amal saleh yang luar biasa yang butuh pengorbanan yang luar biasa, sedekah besar karena membangun masjid membutuhkan biaya yang besar apalagi zaman zaman sekarang ya. Tanah mahal bangunan juga mahal ya. Tentunya kita enggak pengin masjid bikin masjid ala kadarnya. Kalau kita punya uang, kita pengin masjid yang yang baik. Tayib. Ini pertama ya. Makanya saya tujukan kepada mereka-mereka yang punya kelebihan rezeki. Maka di antara infak terbaik, sedekah terbaik pada tempatnya yaitu untuk membangun masjid. Tib di antara amal berikutnya. Amal berikutnya ya membaca surah al-Ikhlas ya 10 kali ya. Qala sallallahu alaihi wasallam alaihi wasallam bersabda man qa qul huallahu ahad asr marat banallahu lahu baitan fil jannah. Siapa yang baca qulhuallahu ahad 10 kali maka Allah bangunkan baginya di surga. Ya, dalam riwayat yang lain, manqraa qul huallahu ahad hatta yaktimaha asr marrat banallahu lahu qosron fil jannah. Siapa yang bangun, siapa yang baca al-Ikhlas, surah al-Ikhlas 10 kali sampai khatam, maka Allah bangunkan baginya istana di surga. Hadis ini tentu ada perselisihan di kalangan para ulama. Ada yang mengatakan hadisnya hasan, ada yang mengatakan hadisnya diif. Tapi kita bilang fadullahi wasi karunia Allah luas. Apa susannya bagi Allah memberi ganjaran besar karena amalan yang sepeleeh? Kita tahu baca Al-Ikhlas mudah ya, kita sudah sering baca juga ya. E mudah-mudahan kebagian ya dapat istana di surga gara-gara baca surat apa? Al-Ikhlas. Ya, Ustaz, saya pengin yang ini aja yang bangun masjid. Enggak ya. Pelit namanya kalau punya uang. Dua-duanya ya. Tentu istana. Istana tidak sama dengan istana. Istana bermacam-macam, rumah bermacam-macam. Ya, kalau seorang tidak mampu ya silakan baca surah Al-Ikhlas. Berusaha memahami maknanya dengan baik bukannya sekedar me membaca. Makanya Al-Ikhlas tak dilusulus Al-Qur'an. Surah Al-Ikhlas maknanya ee dia sepertiga Al-Qur'an. Sepertiga Al-Qur'an dan disebut Al-Ikhlas. Padahal dalam surah Al-Ikhlas tidak ada lafal al-Ikhlas. Coba surat Al-Ikhlas bunyinya bagaimana? Qulhuallahu ahad, Allahusad, lam yalid walam yulad. Lam yakul lahu kufan ahad. Enggak ada kata al-Ikhlas. Kalau surah Albaqarah ada kata Albaqarah. Surah Al Imran ada tentang Ali Imran ya. Imrata Imrana ya ada dan hampir semua surat ada lafaz tersebut. Al-Ikhlas dinamakan surat ikhlasnya khullisat karena surat tersebut dimurnikan untuk berbicara tentang sifat-sifat Allah. Makanya disebutkan tentang sebab nuzulnya orang-orang musyrikin datang kepada Nabi. Dia berkata, "Ya Muhammad, sif lana rabbak." Ya Muhammad, jelaskan kepada kami sifat-sifat Rabbmu. Maka turunlah surah Al-Ikhlas. Surah Al-Ikhlas ini surat benar-benar tentang Allah Subhanahu wa taala yang kalau mau kita sederhanakan ini surat tentang syarat Tuhan. Tuhan itu harus bagaimana? Ya, sesuai dengan surat Al-Ikhlas. Kalau tidak memenuhi syarat Tuhan dalam surat Al-Ikhlas itu bukan Tuhan. Qul huallahu ahad. Tuhan harus e esa. Allahusad yaitu tidak butuh dan semuanya butuh kepada dia. Tidak butuh sama sekali. Allahusad. Lam yelid walam yulad. Dia tidak melahirkan dan juga tidak dilahirkan. Walam yakullahu kufanah dan tidak sesuatu yang setara dengan dia. Ini syarat Tuhan. Empat dalam empat ayat syarat Tuhan. Harus Maha Esa. Dia tidak butuh kepada siapapun dan semuanya butuh kepada Dia. Dia tidak melahirkan dan tidak dilahirkan dan tidak ada pun setara dengan Dia. Kalau ada dianggap Tuhan ternyata tidak menunui empat persyaratan ini maka dia bukan tu Tuhan. Makanya ketika Nabi Isa dianggap sebagai Tuhan, terjadi diskusi Nasrara Najran dengan Nabi sallallahu alaihi wasallam dalam sebagian riwayat. Maka di antara logika Rasul sahu alaihi wasallam kalau memang Nabi Isa Tuhan maka dia harus mirip dengan bapaknya. Karena kalau bapak harus mirip dengan apa? Anaknya ya. Makanya dalam Al-Qur'an qul inana lirrahmani waladun faana aalul abidin. Seandainya Allah punya anak, saya akan nyembah anak tersebut kalau memang Allah punya anak. Karena anak harus sama dengan apa? Bapaknya mirip ya. Ternyata Nabi Isa gak. Nabi Isa makan, Nabi Isa tidur, Nabi Isa sakit, Nabi Isa ketakutan, Nabi Isa dikejar-kejar, dia tidak bisa menyelamatkan dirinya. Ketika dikejar Romawi sama ee Yahudi, akhirnya Allah selamatkan dia. Ya, maka Allah ketika membantah orang Nasra yang menganggap Nabi Isa sebagai Tuhan, Allah cuma mengatakan kana dari dua dua ayat. Yang pertama, inna matsala isallahi kamali adam khalaqahu min turabin tumma kh fayakun. Perempuan Isa di sisi Allah seperti Adam. Apa bedanya? Bahkan Adam lebih dahsyat. Adam diciptakan tanpa ayah dan ibu. Nabi Isa masih pakai ibu. Maka lebih dahsyat mana? Adam atau Hawa? Adam. Ini bantaan pertama. Jelas orang yang punya logika akan ngerti. Nabi Isa tidak pantas menjadi Tuhan karena kalau dari sisi dia tidak punya bapak, Adam lebih lebih dahsyat tanpa ayah dan tanpa ibu. Yang kedua, Allah membantah. Allah mengatakan kana yaakulani thaam. Isa dan ibunya makan-makanan. Selesai. Termasa Tuhan makan. Jadi Tuhan membutuhkan suatu untuk dimasukkan dalam zatnya, maka tidak pantas dia menjadi tuhan. Selesai. Maka kita ketika baca surah Al-Ikhlas dengan penuh penghayatan bahwasanya Islam adalah agama tauhid yang kita sembah benar-benar itulah Tuhan yang sesungguhnya. Adapun selain Allah Subhanahu wa taala maka tidak pantas menjadi Tuhan. Qul huallahu ahad. Tuhan harus esa. Tidak boleh berbilang. Allahusad. Semua butuh kepada dia dan dia tidak butuh kepada siapapun. Adapun Tuhan butuh makan, Tuhan butuh istirahat, Tuhan butuh teman-teman untuk melindunginya, Tuhan gak lam yalid. Dia tidak melahirkan. Kalau dia melahirkan maka dia tidak esa lagi dan anaknya akan mirip dengan dia. Dia butuh anak walam yulad. Dan dia tidak dilahirkan. Kalau dilahirkan berarti dia tidak. Kalau dia dilahirkan berarti dulu tidak ada. Kemudian ada. Ini butuh kepada ayah dan ibu. Yang terakhir walam yakun lahu kufuwan ahad. Tidak ada suatuun yang serupa dengannya. Baca dengan menghayati 10 kali. Mudah-mudahan kita dibangunkan istana di surga oleh Allah Subhanahu wa taala. Boleh kita baca sebentar 5 menit? Boleh ya? Biar kita mudah-mudahan dapat surga. Ayo kita baca sendiri dalam hati masing-masing ya. Sini sini Allahu ahad Allahu Tayib kita lanjutkan. Semoga kita dibangunkan istana di surga. Amin ya rabbal alamin. H karena istana kita di dunia seadanya. Gitu-gitu aja kita bangun istana seindah-indahnya. Masih orang istanya lebih indah daripada istana istana kita. Kecuali kalau kita qanaah. Ya. Tib. Kita lanjutkan. Amalan ketiga yang bisa membantu kita agar Allah bangunkan istana di surga adalah memuji Allah dan istirja. Istirja itu innillahi wa ilaihi rajiun. Ketika musibah mengenai anak itu yang kita cintai ya. Kita tidak pengin tapi ya semuanya keputusan Allah Subhanahu wa taala. Nabi sallallahu alaihi wasallam bersabda, mata waladul abdi qallahu taala malaikatih. Kalau anak seseorang meninggal dunia, maka Allah berkata kepada para malaikat, qadum walada abdi. Apa kalian telah mencabut nyawa anak dari hambaku? Fayakuluna naam. Kata malaikat, "Benar ya Allah, kami telah mencabut nyawa anak hambamu." Fakul qumamadii apa kalian telah mencabut nyawa buah hatinya? Maksudnya anak itu disebut buah hati oleh Allah Subhanahu wa taala. Ya, makanya Allah mengatakan, "Alalu waluninatulun." Anak-anak dan harta adalah perhiasan dunia. Ya, seorang sangat sayang kepada anaknya. Kata kata Allah qabattum tsamarat fuadihi kalian telah mencabut nyawa buah hati hambaku. Fayakuluna naam kata malaikat benar ya Allah. Fakul maqala abdi. Apa yang dikatakan hambaku ketika anaknya dicabut nyawanya keti anaknya meninggal? Fayquuluna hamidaka wasarjaaka. Sesungguhnya hambamu memujimu dan mengucapkan inn lillahi wa inna ilaihi rojiun. yaitu hambamu mengatakan alhamdulillah ala kulli hal segala puji bagi Allah atas segala keputusan kemudian wasarjaaka dengan mengatakan innalillah kami ini semua milik Allah rumah kami milik Allah diri kami milik Allah keluarga kami milik Allah anak kami milik Allah harta kami semua milik Allah wa inna ilaina wa inna ilaihi rojiun dan kita akan kembali kepada Allah cepat atau lambat kita di luaran atau istri kita atau suami kita atau anak kita atau harta kita apapun akan kembali kepada Allah karena semuanya milik Allah subhanahu wa taala dia berhak melakukan Lakukan apa yang dia kehendaki bagi hamba-hambanya. Toh semua kita hanyalah makhluk ciptaan Allah Subhanahu wa taala. Fuakulullah ini hamba yang hebat. Ketika terkena musibah dia mengatakan alhamdulillah al kullial innillahi wa inna ilaihijiun. Maka Allah berkatau li abdi baitan fil jannah. Bangunkan bagi hambaku tersebut istana di surga. Wasammuhu baital hamdi. Dan namakan istana tersebut dengan istana pujian. Istana pujian. Kenapa? Ketika dia terkena musibah dia mengucapkan alhamdulillah ala kullial. Tetap memuji Allah subhanahu wa taala. Ini adalah salah satu amalan yang luar biasa. Nasnya datang dalam anak yang meninggal. Ini tentu sangat berat. namanya anak ee yang kita cintai kemudian meninggal. Oleh karena Nabi sallallahu alaihi wasallam diuji dengan ujian ini. Rasul sahu alaihi wasallam punya anak tujuh enam semuanya meninggal. Anaknya siapa? Abdullah, Qasim, Alqasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, Fatimah, Ibrahim. Fatimah yang meninggal belakangan tapi semuanya enam. yaitu selain Fatimah, Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, Ibrahim semuanya meninggal di zaman Nabi sallallahu alaihi wasallam. Bahkan anak yang terakhir Ibrahim masih usia di bawah 2 tahun meninggal di pangkuan Nabi sampai Nabi menangis. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Innalqba lahzan wa innal ainaadma." Sungguh hati ini sedih mata mengeluarkan air mata. Wala naqulu illa bima yurdibana. Namun kami tidak mengucapkan kata-kata kecuali yang mendatangkan keridaan Allah. Wa inna bqika ya Ibrahim ya Ibrahimu lamahzunun. Sungguh kami sangat sedih dengan kepergianmu wahai putraku Ibrahim. Oleh karenanya namanya kehilangan anak adalah ujian yang sangat sangat besar. Tetapi orang ini ketika anaknya diambil oleh Allah Subhanahu wa taala dia mengatakan apa? Alhamdulillah ala kulli. Tapi ini memang berat ya. Saya kenal seseorang dulu di UGM ya. Orang sering ke masjid dia ngurus masjid. Dia punya anak sema mata wayang satu kuliah di kedokteran. Subhanallah. Diuji diuji anaknya tersebut sudah lulus entah sudah qaah saya lupa. Meninggal setelah lulus satu-satunya. Luar biasa gimana beratnya. Tapi orang bilang alhamdulillah la kulli innalillah ilaiji Allah lebih sayang kepada anak kita daripada kita sendiri. Saya juga ada kerabat juga begitu. Anaknya hafiz Quran, sekolah di UIM. Dia sudah menikah, sudah punya anak juga masih kemudian sakit bertahun-tahun kemudian meninggal dunia. Saya waktu datang situ ya e saya bilang ya kita enggak tahu apa yang terbaik bagi dia. Dia sakit-sakit bertahun-tahun. Bisa jadi Allah pindahkan dia ke alam lain yang di situ dia sangat bahagia. Luar biasa ya. ee bagaimana kehilangan orang yang sangat kita cintai. Oleh karenanya begitulah dunia ini. Dunia ini kaidahnya semakin kita cinta sesuatu semakin berat waktu perpisahannya nanti. Kalau enggak cinta berpisah enggak ada masalah. Kalau cinta berat. Makanya Jibril datang kepada Nabi, dia berkata, "Ya Muhammad, ya wahai Rasulullah ya eh ista fainnaka mayit." Hiduplah yang kau mau, kau bakalan meninggal dunia, kau pasti meninggal. Kemudian kata kata Jibril, "Wa ahbib manta fnaka mufariqu." Cintalah siapa yang kau sukai, kau pasti berpisah dari darinya. Cintailah siapa yang kau sukai, kau pasti berpisah darinya. Dan semakin kita mencintai seseorang, semakin berat ketika kita berpisah. Makanya Nabi sallallahu alaihi wasallam diuji dengan orang-orang yang dia cintai. Di antara yang sangat dia cintai adalah Khadijah radhiallahu taala anha. Makanya ketika Khadijah meninggal, Rasul sahu alaihi wasallam sangat berat. Bahkan tahun wafatnya Khadijah disebut dengan amul huzni oleh para ahli sejarah disebut tahun kesedihan. Rasul sahu alaihi wasallam kehilangan sosok yang selama ini menenangkan hatinya ketika dia pulang ke rumah yaitu Khadijah yang berkorban dengan hartanya dan raganya untuk Nabi sallallahu alaihi wasallam. Maka demikian ya selalu sayang semakin berat. Tapi kalau kita berpisah dari orang yang sang cintai pahalanya juga sangat besar. Makanya ketika terkena uji terkena musibah seperti kehilangan orang yang kita cintai kita bilang apa? Alhamdulillah ala kullial. Maksudnya kita mengucapkan itu untuk merenungkan bahwasanya di balik ini pasti ada hikmah yang kita enggak tahu. Kenapa anak kita diambil, kenapa istri kita diambil dulu, kenapa suami kita diambil, kenapa ibu kita diambil pasti ada hikmah. Allah yang lebih tahu. Yakinlah Allah lebih sayang kepada hambanya daripada ki kita. Oleh karenanya kita mengucapkan alhamdulillah ala kullial. Kemudian kita juga bilang inn lillahi wa inna ilaihi rojiun. Kita semua tah akan kembali suatu saat cepat atau lambat ibu kita, istri kita, suami kita, anak kita akan kembali dalam waktu yang telah Allah tentukan. Makanya di antara cerita hebat tentang kisah ini kisah Ummu Sulaim. Ummu Sulaim radhiallahu anha wanita yang luar biasa. Ketika dia punya anak dikenal dengan Abu Umair dalam hadis Rasul sahu alaihi wasallam menghibur Abu Umair. Kata Rasulullah, "Ya Aba Umair ma fa'al nughair." Abu Umair nih saudari tirinya Anas. Anas bin Malik punya ibu Ummu Sulaim. Bapaknya Malik mati kafir. Kemudian ibunya Ummu Sulaim menikah dengan Abu Thalhah. Kemudian punya anak adik tirinya Anas namanya Abu Umair. Pernah Abu Umair punya peliharaan burung kemudian mati masih kecil. Rasulullah datang Rasulullah hibur dia. Kata Rasulullah, "Apa yang dialami oleh burung burung pelung peliharaanmu wahai Abu Umair?" Nah, Abu Ubair ini akhirnya sakit. sakit. Akhirnya selalu diperhatikan sama bapaknya Abu Thalha. Cek gimana anakku? Setiap dia pulang gimana anakku? Akhirnya anaknya meninggal sebelum Abu Thalhah pulang. Ketika anaknya meninggal maka Ummu Sulaim dia kafankan kemudian dia kuburkan tanpa tunggu bapaknya. Ya. Ketika bapaknya datang, Ummu Sulaim berhias dengan untuk ee agar bisa digauli oleh suaminya. Dia kasih makan, siapin makan yang enak. Begitu datang bapaknya tanya Abu Thalhah, "Gimana anak kita?" Kata Ummu Sulaim, "Lebih tenang daripada sebelumnya." Dipikir sama bapaknya lebih sehat, ternyata lebih sudah meninggal selesai. Udah enggak teriak-teriak sakit lagi. Yang saya heran nih, yang ini perempuan biasanya perempuan yang susah untuk apa? menghadapi ujian. Sampai sebagian wanita saya marah-marah karena sudah meninggal anaknya, dia masih taruh bonekanya di kamarnya. Itu gimana mau hilang sediaan? Tiap hari lihat boneka anaknya, terus apa namanya? statusnya anaknya, wallpaper HP-nya juga anaknya ya enggak bisa hilang kalau begitu ya. Sehingga dia menjebak dirinya untuk bersedih terus-menerus. Dan itu tidak boleh seperti itu. Gak boleh kita bersedih 3 hari setelah itu ya kita berusaha sabar kalau datang. Tapi kita menyengaja menjebak diri kita untuk bersedih, mengingat itu enggak boleh. Ya, makanya Allah mengatakan ee apa namanya dalam Al-Qur'an hazan jangan sedih, jangan sedih banyak. Ya, intinya ketika Abu Thalhah datang maka dia bilang, "E, gimana anak kita lebih tenang?" Akhirnya dia kasih makan sehingga hilang. Kemudian dia berhias sehingga suaminya pun berhasrat akhirnya menggaulinya. Setelah selesai sudah makan, hasrat syahwatnya pun sudah disalurkan. Maka Ummu Sulaim baru berbicara, "Wahai Abu Thalha, wahai suamiku, menurutmu kalau ada orang menjamin kita suatu barang terus kita pakai, suatu saat barang itu diambil lagi sama dia, kita kasih kembali enggak?" Kata Abu Thalib, "Kasihlah itu barang dia." "Nah, anakmu adalah titipan dari Allah." Ah, di situ Abu Thulha marah. "Kenapa enggak bilang?" "Mah, saya Subhanallah, ada perempuan luar biasa malah apa? Mensabarkan suaminya." Biasanya suaminya yang sabarin apa? Istrinya ini istrinya kara tangguh dalam menghadapi ujian-ujian hidup ya. Jadi kalau berat makanya kalau teori sih mudah ya, tetapi kalau begitu kita yang mengalami ya berat ya. Tapi makanya kalau kita terkena musibah langsung jangan ngomong yang lain langsung bilang apa? Inn lillahi wa inna ilaihi rojiun. Alhamdulillah kullial. Ngomong itu berulang-ulang agar kita tahu bahwasanya kita ini milik Allah dan Allah akan ambil kita kapan saja. Mau rumah kita diambil, mau harta kita mau diambil, anak kita, istri kita, suami kita dan kita bilang alhamdulillah alal segala puji pasti yang Allah takdirkan itu yang terbaik bagi kita, bagi anak kita. Kita anak sudah besar belum tentu kita belum bisa kita rawat fitnah di mana-mana ya belum. Oleh karenanya kalau ada yang yang kita cintai diambil Allah, kita bilang inn lillahi wa inna ilaihi rojiun. Alhamdulillah kul. Ya, itu yang saya juga hibur diri ketika ibu saya juga meninggal bertahun-tahun lebih dari 10 tahun mungkin kena gula. Saya bilang alhamdulillah meninggal pas COVID insyaallah yang terbaik. Sedih-sedih tapi ya kita bilang alhamdulillah al kuli ha. Allah yang pilihkan yang terbaik. Segala puji atas bagi Allah atas segala kondisi. Tentunya ucapan ini dalam segala musibah. Musibah apapun bukan hanya kehilangan orang tercinta. musibah apapun ya musibah apapun kita meng alhamdulillah la kulihal ini hidup kita ini tidak ada tanpa musibah semuanya kena musibah semakin dicintai oleh Allah semakin banyak musibahnya kata Nabi sallallahu alaihi wasallam innallaha idza ahaba quuman ibtalahum kalau Allah sudah mencipta satu kaum Allah akan uji dia mereka makanya orang yang paling banyak ujiannya para nabi dan para salihin cuma ada orang-orang saleh kalau diuji enggak bunyi sebag Pengin orang sedikit diuji sedikit bikin status itu masalahnya bikin status ganti wallpaper apalah ya uji besar tenang aja karena dia kembalikan semua kepada Allah dia tahu itu konsekuensi cinta Allah kepada hamb-Nya orang-orang yang dicintai Allah pasti diuji TB yang ketiga tadi jadi kalau orang diuji dengan kehilangan anak dia mengucapkan alhamdulillah kulihal inna ilaihi rajiun maka dia akan bangunkan Sebagainya istana dengan istana spesial namanya Baitul Hamdi, istana pujian. Untuk mengenang apa? Bagaimana dia ini di saat yang sulit dia tetap memuji Allah subhanahu wa taala. Kemudian juga di antara amal saleh yang juga bisa menyebabkan seorang mendapat isah yang di surga ya doa masuk pasar ini pun khilaf di dalam para ulama tentang hadisnya sahih atau tidak. Namun Syekh Albani menghasankan sebaihaifkan tapi kita bacakan aja. Rasulullah berkata kepada eh manakala su siapa yang masuk pasar faqala pasar tuh banyak ya ada pasar rakyat mall pasar atau bukan pasar ya di pasar banyak setan enggak banyak ya makhluk gelap eh makhluk halus sama makhluk enggak halus ya banyak setan ya maka faqala dia masuk pasar kemudian dia berdoa lailahaillallah wahdahu la syarikalah lahul mulku Walahul hamdu yuhyi wa yumitu wahua hayyun la yamut. Ada tambahin aja. Lailahaillallah syarik. Kita sudah hafal kan laillah syarika lahu mulk hamdu yuhyi wa yumit. Ada tambah wahua hayyun la yamut biyadihil khair. Wahua hayyun la yamut biadil khair. Wahua ala kulliin qodir. Kataballahu dia kalau baca doa tersebut kataballahu lahu alfa alfa hasanatin wu alfa alfaah. Maka Allah akan catat bagi dia sejuta kebaikan dan Allah hapus darinya sejuta keburukan. alfa darajah dan Allah angkat sejuta derajat wahuitan jannah dan Allah bangunkan baginya istana di surga. Saya katakan tadi hadis ini ada ada khilaf para ulama tapi gak ada salahnya kita membaca hadis ini karena sebagian ulama menghasankan. Coba dihafal doanya ada tambahan tadi. Wahua hayyun la yamut biyadihil khair. Ya. Wahua hayyun la yamut biyadihi alkhair. Coba lailahaillallah wahdahu la syarikalah. Lahul hamdu lahul mulku walahul hamdu yuhyi waumit. Nah, di sini ada tambahan. Wahua hayyun la yamut. Wahua hayyun la yamut biyadihil khair. Baru wahua ala kulliin qadir. Ada tambahan itu aja. Karena kita biasanya kita hafal la ilaha la syarika lahu mulk wam hamdu wahua kulli qadir. Ada tambahan di tengahnya. La ilahaillallah wahdahu la syarikalah lahul mulku walahul hamdu yuhyi wa yumitu wahua hayyun la yamut biyadihil khair wahua ala kulliin qodir. Nah, ini ibu-ibu penting ini karena ibu-ibu sering ke pasar. Sering ke pasar ya. Yang kelima, di antara amalan yang mungkin menjadikan seorang bisa dapat isan di surga adalah menutupi kalau ada celah dalam saf. Rasul sahu al wasallam bersabda, "Man sadda furjatan lahu baitan fil jannah war darajah." Siapa yang menutupi longgar atau apa ada celah dalam saf, maka Allah akan bangun-bangun bagi dia istana di surga dan Allah angkat derajatnya. Orang bilang, "Ya, Ustaz, gampang sekali. Terserah Allah lah, enggak usah protes. Allah mau kasih istana. Surga itu sangat luas. Surga sangat luas. Allah bikin istana besar, istana kecil, terserah Allah Subhanahu wa taala. Penting ada amal kita kerjakan. Jadi kalau kita lagi saf, terutama bapak-bapak lagi saf ada saf kosong, kita suruh minggir dikit-dikit baru kita masuk di di tengah." Ya, tapi kalau sudah sempit jangan paksa ya. Saya masih ingat kalau di Masjid Nabawi semua orang pengin di saf pertama ya kadang-kadang ya mungkin masih masuk terkadang dia sudah badan besar dia gini-gini iya lubangnya sudah kecil akhirnya salat susah akhirnya salat kita jadi begini semua kalau dia kurus gini dia masuk gitu tapi dia sudah badan besar cuma tangannya gini tapi ini lebarnya tetap aja jadi kadang-kadang rebutan kalau ingat rebutan saf pertama luar biasa ya saya pernah nunggu saf kedua saf kedua saf pertama saya lagi nunggu Nunggu orangnya mau keluar nih. Begitu dia keluar, saya mau masuk. Tahu-tahu ada yang ngelempar sorban. Waduh. Ya sudahlah. Iya. Ya, artinya kalau ada ada celah masuk, tapi kalau sudah sempit jangan mak jangan maksa. Ini mengganggu orang namanya. Orang tidak jadi khusyuk ya. Tapi kalau memang longgar api sebanyak longgarnya ya. Insyaallah. Tapi jangan maksa. Artinya yang wajar ya kita dengan halus ee tolong ke kanan dikit kiri dikit kita masuk. bangunkan istana di surga. Tentu saf ibu-ibu juga kalau lagi salat berusaha dirapikan ya karena Allah subhanahu wa taala. Linu baina aidi ikhwanikum wujan. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Lembutlah di tangan-tangan saudara kalian itu. Kalau dia mau masuk silakan ya. Kalau dia mau masuk silakan. Jangan biarkan celah buat apa? Setan." Dan Allah mengatakan tafsahuahum buka tempat Allah akan kasih kelonggaran bagimu. Yaahu apa kalau kalian beri beri kelapangan yafsahillahuakum maka Allah akan berikan kelapangan bagi kalian. Di antara kata para ulama majelis ilmu kalau ada orang masuk masih bisa kasih longgar kita masukkan. Demikian juga kalau kita hari salat Jumat padat terus masih ada longgar, kita berusaha eh sini sini panggil insyaallah kita dapat pahala. Kita membantu dia juga untuk menutup apa? Cela dan kita akan diberi kelapangan hati. Orang seperti itu hatinya lapang dia. Eh silaksilakang berarti dia sayang sama kaum muslimin. Dia merelakan mungkin agak sempit sedikit demi kaum muslimin. Ya hatinya lapang. N kalau sudah lapang bukan cuma di hatinya aja. Nanti Allah lapangkan di kuburan, Allah lapangkan di akhirat. Tapi coba ada orang mau masuk langsung dia buka kakinya. Kok masuk enggak jadi. Tadi dilonggar coba masuk dia enggak mau dia buka kakinya. Waduh ini gimana ini? Allah sempitkan hatinya langsung ketika itu langsung berubah hatinya sempit karena dia dia pikir masjid-masjid bapaknya. Kalau kadang-kadang orang bikin sajadah yang gede-gede itu enggak boleh orang injak sajadah dia. Ini kadang-kadang enggak boleh seperti ini. Sadnya ya saja seukuran okelah. Tapi sadanya gede terus dia ini di arah kekuasaan saya. Enggak boleh enggak boleh ya. Ya. Akhirnya saf jadi lubang-lubang jadi bolong-bolong. Janganlah saf berusaha untuk rapat. Jadi maksudnya kita berusaha kalau ada lubang kita masuk. Kalau kita merasa lubang kita panggil orang. orang membantu dia untuk apa? Bisa menutupi celah tersebut. Semoga kita juga dapat pahala. Kita cari pahala dalam segala cara. Kesempatan apapun ada pahala kita berusaha dapat pahala. Jangan meremehkan kebaikan sedikit pun. Walau ak meskipun hanya tersenyum ketika ketemu saudara. Jangan remehkan ya. Kita hidup terbatas, kesempatan beramal juga terbatas. Waktu untuk dunia terlalu banyak. Untuk baca berita yang tidak ada fing terlalu banyak. sehingga kalau ada kesempatan berpahala kita lakukan. Kemudian yang berikutnya almwadabah ala asunan rawatib. Di antara ee di antara amal saleh yang bisa kita lakukan keseharian adalah kontinue dalam salat sunah sunah rawatib. Dari Ummu Habibah, Ummi Habibah Ramlah binti Abu Sufyan istri Nabi sallallahu alaihi wasallam. Beliau meriwayatkan dari Nabi sallallahu alaihi wasallam. jannah atauun jannah. Hadis riwayat Muslim. Siapa yang salat sehari semalam 12 rakaat, Allah akan bangunkan baginya di istana di surga. Subhanallah. Siapa yang salat 12 rakaat sehari semalam, yaitu selain salat fardu, Allah bangunkan bagi isnya di surga. Tiib. 12 rakaat itu apa? empat rakaat sebelum su sebelum zuhur. Empat rakaat sebelum zuhur, dua rakaat setelah zuhur, dua rakaat setelah magrib, dua rakaat setelah isya, dua rakaat sebelum su subuh. 12 ya saya ulangi dari zuhur 4 rakaat sebelum zuhur, dua rakaat setelah zuhur, dua rakaat setelah magrib, dua rakaat setelah isya, dua rakaat sebelum subuh. Kata Ummu Habibah, "Ma tarokunna mzuunna minan Nabi sallallahu alaihi wasallam." Kata Ummu Habibah, istri Nabi, "Sejak saya dengar Nabi pernah nyampaikan hadis ini, saya tidak pernah meninggalkan 12 rakaat." Dan saya sering sampaikan masalah salat rawatib ini yang lebih mudah meninggalkan adalah para wanita. Beda kalau laki-laki ke masjid, mereka terkondisikan. Mereka datang azan, maka mereka salat qobliah. Habis salat mereka ba'diyah. Terkondisikan karena semua orang juga salat. Tapi ibu-ibu yang tidak terkondisikan. Ya, nanti salat cuma salat fardunya aja ya. Itu pun kalau salat zuhur menjelang asar, salat asar menjelang magrib, salat magrib menjelang isya, salat Isya menjelang apa? Subuh. Sehingga tidak sempat qabliah, tidak sempat apa? Ba'diah. Padahal hadis yang meriwayatkan tentang salat 12 rakaat ini seorang wanita Ummu Habibah. Dan dia mengatakan, "Saya semenjak dengar ini dari Nabi sallallahu alaihi wasallam, saya tidak pernah meninggalkannya." Kemudian perawi setelahnya kalau enggak salah namanya Ambasah, tabiin. Dia berkata, "Saya pun tidak pernah meninggalkan 12 rakaat semenjak saya mendengar dari Ummu Habibah." Terus perawi lagi setelah kalau enggak salah namanya Amr bin Aus. Dia mengatakan, "Saya pun tidak pernah meninggalkan 12 rakaat semenjak saya mendengar dari ambasah." Perawi setelahnya kalau enggak salah namanya Nu'man bin Salim dia mengatakan, "Saya pun tidak pernah meninggalkan 12 rakaat semenjak saya mendengar dari Amr bin A." Jadi ini silsilah hadis ini diriwayatkan dan yang meriwayatkan tidak pernah meninggal 12 rakaat. Apa ustaznya kita kita sibuk apa kita enggak ada yang sibuk. Kita sok sibuk doang ya. K bilang sok sibuk kalau waktunya nonton berita sampai berjam-jam bisa. Salat dua rakaat enggak bisa. Tapi kalau baca berita ijazah ijazah waktu cukup panjang. Tapi kalau salat dua rakaat enggak bisa. Enggak. Sebenarnya kita enggak ada alasan. Waktu ada. itu ada tinggal mau atau tidak khilaf di kalangan para ulama apa setiap kita salat 12 rakaat Allah bangunkan istana atau harus kontinu karena zahir dari hadis Ummu Habibah mengatakan siapa yang salat sehari semalam 12 rakaat tanpa ada isyarat harus berkes kesinambungan artinya setiap hari kalau kita 12 rakaat dapat istana baru setiap dapat istana baru. Istana semakin megah, semakin megah, semakin megah. Sehingga satu hari jangan sampai lewat 12 rakaat. Ini ada pendapat seperti itu. Jadi setiap kita salat 12 rakaat, Allah bangunkan lagi istana lagi. Setiap 12 rakaat besok lagi bangunkan lagi istana. Kalau kita terbiasa ketika kita safar kita enggak salat qbliah ba'diyah kecuali qabliah fajar. Tetap kita dapat pahala. Karena Allah mencatat pahala seorang musafir seperti kebiasaannya ketika tidak sa safar. Hidup cuma sebentar. Pengin beramal saleh semampu kita. Ya, pendapat lain mengatakan harus kontinue. Hadis kontinue. Kenapa? Dan dalam hadis yang lain dari Aisyah radhiallahu anha rasul sahu al wasam berkata rakah min eh minasana banallahu lahu atau minasunah banallahu lahu baitan fil jannah. Siapa yang bersabar itu kontinue dalam salat 12 rakaat salat sunah Allah bangunkan baginya istana di surga. Ini riwayat Aisyah menunjukkan harus kontinue. Tapi riwayat Ummu Habibah menunjukkan tidak. Karena Rasulullah mengatakan fi yaumin wailah dalam satu satu hari. Wallahu alam bawab. Intinya seorang berusaha kontinue tidak meninggalkan 12 rakaat sehari semalam sebisa mungkin. Ya, oleh karenanya salat ee rawatib ini bisa diqada. Bisa diqada. Seorang tidak sempat salat qabliah, dia salat nanti setelah salat ba'diyah boleh, setelah salat zuhur boleh. Boleh diqada. Ya, bahkan Rasul sahu alaihi wasallam pernah mengqada salat ba'diyah zuhur setelah salat asar. Rasulullah pernah salat badda zuhur ada tamu. Rasulullah tidak sempat. Sehingga akhir masuk asar Rasulullah salat asar. Habis asar Rasulullah salat dua rakaat lagi qada salat ba'diyah yang tidak sempat beliau kerjakan. Menjah Rasulull sahu alaihi wasallam perhatian terhadap salat salat ini ya. Ya, semampu kitalah. Mungkin semua orang sibuk dan sok sibuk ya insyaallah ada waktu kita salat ya masalah kebiasaan aja masalah kebiasaan tayib. Dan saya suruh perhatian terhadap salat sunah. Karena Rasulullah mengatakan awalu mau bihil abdu min amal salat. Yang pertama kali nanti kita dihisab adalah salat. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam. Kalau dia ternyata salatnya baik, maka dia selamat. Kalau rusak maka dia akan merugi. Dalam riwayat yang lain kalau salatnya baik yang amal lain juga baik. Wa fasudat. Kalau salatnya buruk yang lain juga buruk. Ini menunjukkan barometer parameter itu salat. Allah lihat dulu. Nah, Allah suruh malaikat cek bagaimana salat hamba ini ya. Dan tidak ada salat kita yang sempurna. Kita salat pasti melamun ke sana, mikir ke sana, mikir ke sini. Maka di antara cara untuk menambal kekurangan tersebut, Allah bertanya kepada malaikat, "Hal abdi minin?" Coba cek hambaku punya salat sunah enggak? Punya, ya Allah, tambal kekurangannya. Jadi, di antara fungsi salat rawatib ini menambal kekurangan salat fardu fardu kita. Oleh karenanya jangan disepelekkan. Jangan sebisa mungkin kita salat. Ini namanya kita manusia ada malasnya ya. Tapi sebisa mungkin kita salat. Apa susahnya dua rakaat? Apa susahnya? Enggak ada cuma 3 menit 2 menit bismillah salat. Baik. Disebut dalam riwayat ee disebutkan oleh Ibnu Rajab al-Hambali dalam kitabnya Ahwalul Kubur. Ada seorang ulama salaf. Dia ke kuburan kemudian dia ngantar seorang meninggal dunia. dia kuburkan setu dia pulang dia salat sedikit salat cepat-cepat mungkin ada keperluan dia salatnya santai tidak tidak serius kurang serius terus dia tidur dia mimpi. Di mimpi dia ketemu dengan penghuni kubur tadi. Penghuni kubur tadi bilang fulan tadi kau salat enggak serius ya? Iya enggak serius. Kalau saya bisa hidup saya pengin salat seperti engkau. Meskipun tidak serius yang penting bisa sa salat. Maksudnya jangan malas. Kita salat-salat aja loh. Masalah khusyuk ya kita usahakan. Tapi kita enggak bisa jamin kita khusyuk. Yang penting jangan ma jangan maas. Mumpung kita masih bisa salat. Salat aja ya. Salat aja. Bismillah. Allahu Akbar. Ya berusaha khusyuk. Cuma kita ya namanya kita gimana mau khusyuknya tapi kita berusaha. Kata dia dua rakaat yang kuk kerjakan seadanya itu lebih saya cintai daripada dunia dan seisinya. Kalau saya bisa hidup saya akan salat meskipun dua rakaat yang kurang baik tadi. Apalagi kalau dua rakaat yang in indah. Ya masih hidup kita mau apa saja bisa. Ya, makanya semangatin diri ya. Semangatin diri. Nah, ini pentingnya ibu-ibu semangatin bapak-bapak. Mas, sudah salat rawatib belum? Cuma karena ibunya juga enggak salat, dia juga enggak tegur. Sama-sama enggak salat. Harusnya saling menegur. Eh, sudah salat belum? Ayo salat dulu. Eh, mau istana di surga enggak? Istana gini bentar lagi hancur kita mati. Ya, mau istana gede-gede kita mati duluan. Apa kata penyair? Lidu lil maut wabnu lil kharab. Lahirlah kalian menuju kematian. Bangunlah menuju pada kehancuran. Ini bangun pasti hancur suatu saat. Kalau enggak hancur bangunan kita yang hancur di luar. Di luar ya gak ada hidup yang kalaupun kita tidak mati hidup susah umur 70, 80 90 sudah gak bisa menikmati hidup lagi. Malah merepotkan orang hidup dengan kesengsaraan. ya. Di antara sebab ya, di antara sebab dibangunkan Islam di surga adalah meninggalkan perdebatan meskipun dalam kebenaran. Dia enggak pengin ribut. Dalam hadis ya ada tiga di sini yaitu amal tiga amal meninggalkan perdebatan meskipun dia benar karena Allah. meninggalkan dusta meskipun bercanda. Yang ketiga, berusaha memiliki akhlak yang baik. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Anaimunitin jannah liman mirana muhiqan." Aku menjamin istana di pinggiran surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan meskipun dia yang benar. Ketika debat dengan teman, tahu-tahu temannya angkat suara sudahlah enggak usah dilanjutin. Sudahah mungkin ada diskusi sama pasangan, istri-istri, suami satu angkat suara. Ud enggak usah dilanjutin. Percuma menang debat sama suami juga ngapain? Menang debat lewat mak-mak juga ngapain. Sudahlah teman ketika bicara sudah tidak terkontrol mulai diangkat suara ini berarti sudah ada ego. Jangan dilanjutin. Kita kadang bicara dengan bisa dengan kepala dingin, bisa tukar pikiran, bisa ng oke lanjutin. Meskipun perdebatannya sengit itu biasa kita lakukan. Tapi kalau sudah angkat suara udah ah ini ini udah ego udah jangan dilanjutkan karena Allah bangunkan istana maka tidak semua perdebatan kita layani. Kalau perdebatannya positif menuju pada hasil yang kita inginkan diskusi oke. Kalau enggak jangan jangan dilanjutin meskipun kita yang benar. Karena manusia orang kalau sudah masuk perdebatan dia menunjukkan dirinya dia ego, dia harus jagoan, dia harus lebih pintar. Kalau kalau dia kalah dia seakan-akan harga dirinya jatuh. Maka di situ egonya bermain. Kalau dia ego bermain sudah pasti angkat suara dan yang lain. Yang berikutnya meninggalkan dusta meskipun bercanda. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Ana zaimun bitti bibaitin fi watatil jannah liman tarakal kadib wainana mazihan." Dan aku menjamin istana di tengah surga bagi yang meninggalkan dusta. meskipun bercanda gak boleh kita bercanda. Maka Rasul Sallahu Alaihi Wasallam kalau bercanda pun tanpa dus dusta. Seperti ada seorang datang kepada Nabi, "Ya Rasulullah, dia mau jihad. Ya Rasulullah, saya minta tunggangan. Saya enggak punya tunggangan. Mau jihad butuh tunggangan." Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Inna hamiluka ala waladin naqah." Kau punya tunggangan. Kalau gitu kau pengin tunggangan. Kalau gitu saya akan kasih kau angkutan berupa anak unta. Kata dia, "Anak unta gimana mau jalan perang pakai naik unta? Kata dia Rasulullah, "Gimana anak unta?" Kata Rasulullah, "Bukankah semua unta pasti punya ibu? Meskipun dia sudah gede, dia juga anak unta." Maksudnya Rasulullah bercanda. Jadi, ketika Nabi bilang in hamil aal naq, saya akan kasih kau angkutan berupa anak unta. Dia pikir anak unta masih kecil. Bagaimana? Apa yang dilakukan anak unta Rasulullah? Rasul semua unta pasti punya ibu. Pasti juga anak meskipun sudah gede. Rasulullah bercanda. Ini menunjukkan kalau bercanda kita enggak boleh bohong ya. Enggak boleh bohong. Orang yang bercanda dengan kebohongan tuh yang dia kurang kreatif dalam bercanda sehingga bohong-bohong. Ya, makanya hati-hati kalau bohong bercanda, hati-hati. Jangan sampai jatuh apa prank ya. Apa prank ya April M apa itu ngeri-nger itu bercanda bohong bikin takut-takut orang bikin e itu gak boleh. Islam mengajarkan adab. Bercanda tidak boleh bohong. Tidak boleh bohong. Saya pernah bercanda sama Ustaz Abu Saad rahimahullah. Kebetulan ada keluarga datang ke rumah dia statusnya itu tante istri statusnya derajatnya. Saya bilang, "Ustaz, Abu Saad, ada tante istri di rumah buka baju menari-nari di ruang tamu. Saya Ciranda kok bisa tante istri masih umur 3 tahun. Saya bercanda aja, dia pikir tante betulan. Tapi apa statusnya apa tante." Cuma dia umurnya masih apa? Kecil. Sakit apa gila, Ustaz? Enggak. Masih umur 3 tahun, Ustaz. buka baju dari nari di ingat tadi apa namanya Tib. Jadi jangan jangan bercanda mesti bikin lucu jangan bercanda ya. Jangan bohong bikin lucu jangan bohong ya. Ya tadi begini mengarang-ngarang cerita sehingga semakin menarik gak boleh cerita yang ada. Kalau enggak gak boleh ditambah-tambahin. Enggak boleh ditambah-tambahin. Dibuat narasi seakan-akan lucu sekali. Indah enggak boleh. Itu namanya bohong. meskipun tujuannya baik untuk bercanda boleh ya. Bahkan ada ancaman khusus orang berbohong untuk membuat orang tertawa. Ya Rasulullah mengatakan, "Wailun liman kadaba, wailun liman haddasa fayakbuil wailun wailun lahu." Celaka bagi orang yang berbicara kepada orang lain kemudian dia berdosa supaya buat mereka tertawa. Celaka baginya. Celaka baginya. Dia niatnya baik bikin orang tertawa tapi dia bohong. Kata Nabi, "Celaka, celaka, celaka." Apalagi orang menjadikan ini sebagai apa namanya? Ee sumber mata pencahariannya dengan bohong kemudian buat candaan. Maka gak boleh. Yang berikutnya orang yang membaguskan akhlaknya. Kata Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, "Ana zaimun bibaitin fial jannah liman hasan khuluqahu." Aku menjamin istana di bagian atas surga bagi orang yang perindah akhlaknya. Dalam riwayat liman hasuna khuluk bagi orang akhlaknya baik atau yang perindah akhlaknya. Ini dalil bahwasanya akhlak itu bisa diusahakan. Maka seorang silakan dia ngecek dirinya. Kalau ada kekurangan akhlaknya, dia berusaha perbaiki. Tapi kalau dia tidak ngecek, dia merasa dirinya selalu sempurna. Dan sangat penting bagi dia untuk bertanya kepada kawannya yang nasih, yang baik untuk menegur dia, "Saya ada kekurangan apa? Tolong dikasih tahu." Karena teman yang baik adalah teman yang tahu kekurangan kita. Lantas dia nasihati kita. Kata Nabi sallallahu alaihi wasallam, "Almukmin miratun liakhihi." Bahwasanya seorang mukmin adalah cermin bagi saudaranya. Apa maksudnya cermin bagi saudaranya? Kita enggak bisa lihat ada aib di wajah kita kecuali kita bercermin. Nah, teman kita, saudara kita seperti cermin sehingga apa yang tidak bisa kita lihat dari aib kita, dia bisa lihat. Maka kita harus membuka diri siap untuk dinasihati. Itu akhlak yang mulia. Sip nasih sehingga kalau nasihati kita terima ya kita terima. Nah, agar kita bisa memperbaiki diri diri kita kan tidak ada yang sempurna. Akhlak kita ada yang pelit, ada yang medit ya, ada yang bakhil sama aja semua ya. Pelit, medit, bakhil sama semua. Ada yang temperamental, ada yang sombong, ada yang angkuh, ada yang mungkin mubadir, ada yang israf berlebih-lebihan dalam kehidupan. Ini nasihati. Ada teman nasihati, "Ya sudah kayaknya ini berlebihan enggak baik ini bisa menimbulkan kesombongan." Ini dengar aja nasihat kita terima nasihat. Tapi kalau teman kita gak mau nasihati, "Wah, nanti ribut sama dia, ini teman enggak baik. Dia mau senang-senang aja dengan kita, dia tidak mau nasihati kita." Ya, saya punya kawan orang Arab, punya bos orang Asia. Bosnya ini kalau tanya gimana saya ada kekurangan enggak, teman-teman? Bagus, bagus, Bos. Bagus, Bos. Teman saya enggak. Satu saat teman saya, teman dua-dua teman saya satunya salah. Teman saya orang Arab tegur. Katanya kata dia, "Bos, ente enggak benar. Ente ada salah begini-begini. Saya tahu saya pegawai, saya pegawai antum. Antum mau berhentikan saya terserah." Tapi itu begini begini begini. Saya niat karena Allah. maksudnya bagus. Jadi tidak pekew untuk nyampaikan meskipun bosnya sini, meskipun ada kemungkinan dia bakalan di berhentikan tapi akhirnya malah disayang. Disayang sama teman saya satunya itu. Teman-teman yang lain enggak ada semuanya. Bos oke bos. Tukang hore semua penggembira bos janganlah. Iya. Jadi kalau kita tahu ada akhlak kita kurang baik dengan kita mengecek diri sendiri saya kok begini ya atau ada yang menginformasikan maka kita berusaha. Kalau kita berusaha perbaiki akhlak kita, maka kita dapat istana di atas surga lebih daripada yang sebelum yang sebelumnya. Coba aku menjamin istana di pinggiran surga bagi orang yang mengalah dalam perdebatan meskipun dia yang benar. Ini dapat pinggiran surga, istana pinggiran surga. Yang kedua, aku jamin istana di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun berc bercandi. Lebih afdal lagi, aku jamin istana di bagian atas surga bagi orang yang memperindah akhlaknya. Jadi akhlak bisa diusahakan. Rasulullah mengatakan, "Innamal hilmu b tahallum." Sesungguhnya orang itu pemaaf tidak cepat karena dengan belajar berusaha. Kata Rasul sahu alaihi wasallam, "Wamanasabbar yusbirhullah." Siapa yang latih diri untuk bersabar dia akan jadi penyabar. Manusia misal orang yang pelit berusaha untuk dermawan, bisa jadi dermawan bisa ya karena akhlak itu bisa diusahakan. Dan siapa yang bisa memperbaiki akhlaknya diang isnya baginya di surga. Tayib. Ini mungkin ee beberapa amal saleh yang mungkin bisa kita lakukan sesuai dengan apa yang Allah mudahkan bagi kita dan semoga kita semua dibangunkan istana di surga oleh Allah Subhanahu wa taala. Demikian saja apa yang saya sampaikan. Saya mohon maaf. Wabillahi taufik hidayah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.