Kind: captions Language: id Jangan lupa juga saat ini kita mulai masuk Q4 atau kuartal keempat. Dan sebagaimana sudah sering kali saya jelaskan di channel ini secara statistik Q4 itu adalah best performing quarter untuk SP 500 index, NASDAQ dan Dow Jones. Kondisi ini seringkiali dikenal dengan sebutan Qorally. Oke, sahabat Akela yang saya kasihi, akhirnya tiba saatnya The Fed akan memangkas suku bunga 25 basis point dan ini akan dilaksanakan The Fed pada tanggal 29 Oktober 2025 pukul 13.30 30 waktu setempat atau kalau di Indonesia wilayah barat jatuh pada hari Kamis, 30 Oktober 2025 dini hari pukul 1.30 WIB. Akela tetap konsisten dengan analisanya bahwa The Fed akan memangkas suku bunga tiga kali sejak FOMC the FET 17 September yang lalu masing-masing 25 basis poin menjadi 350 hingga 375 basis poin pada FOMC 10 Desember 2025 yang akan datang. FOMC kali ini yang berlangsung mulai 28 Oktober kemarin adalah FOMC pertama di mana DEFET terpaksa harus mengambil keputusan tanpa data yang lengkap. Hal ini karena pemerintah federal sejak tanggal 1 Oktober 2025 secara resmi mengalami government shutdown yang artinya sebagian besar agensi nonential itu berhenti. Pegawai pemerintah diliburkan atau forlow tanpa gaji. Beberapa pekerja tetap itu tetap bekerja namun tanpa bayaran hingga pembiayaan atau anggarannya disetujui. Jadi, Anda bayangkan ya, pegawai negeri tetap bekerja tanpa digaji. Bagi yang ingin tahu, government shutdown ini adalah hal yang sudah berkali-kali terjadi pada pemerintah Amerika dan penyebabnya selalu sama, yakni partai yang berkuasa mengajukan anggaran, namun partai oposisi meminta anggaran mereka juga disetujui. Jika tidak, maka oposisi akan serempak menolak menyetujui anggaran tersebut baik di House of Representatif ataupun di tingkat senat. Dalam kasus ini, Trump memainkan catur politiknya sejak awal di mana Partai Republik itu mengajukan clean CR. CR itu singkatan dari continuing resolution dan clean CR berarti melanjutkan anggaran sebelumnya tanpa tambahan syarat. Namun para senator Demokrat ini menolak versi yang sudah disujui oleh House of Representatif tersebut karena menurut mereka CR yang diajukan tidak memasukkan hal-hal yang mereka anggap penting. Seperti contohnya ya perpanjangan subsidi kesehatan untuk affordable CC atau ACA. Ini anggaran dari zamannya Joe Biden. Perubahan medicate atau memperbaiki kondisi yang akan berdampak terhadap premi asuransi kesehatan. Di Senat, kubu republik ini menguasai 53 kursi senat. Sementara Demokrat itu 47 kursi senat. Sehingga ketika tidak setuju maka Demokrat yang memang minoritas ini bisa mendorong untuk menjegal CR yang diajukan melalui mekanisme filibaste dan ini memaksa Senat Republican untuk menghentikan karena kalau enggak dia akan berlanjut berlanjut terus enggak kelar-kelar juga. Sehingga ini mendorong Senat Republican untuk menghentikannya melalui mekanisme claure voting. Tapi kalau claure untuk memenangkan clocheure voting maka Republican butuh minimal 60 suara. Saya sudah pernah jelaskan ini di video yang sebelumnya. Jadi, sejak awal memang nampak jelas bahwa Trump tidak akan bisa memaksa clean. Dan ketika ini tetap dipaksakan, sudah tahu enggak bakal gol di Senat tapi tetap dijalankan. Ini artinya apa? Ini artinya Trump sejak awal sudah tahu dan memang bersiap untuk government shutdown. Dan memang sesudah shutdown dimulai, Trump langsung meluncurkan kampanye baru di halaman website resmi White House. Pemerintah langsung memasang pengumuman bahwa kubu Demokrat sudah memaksa terjadinya government shutdown beserta perhitungan waktu. Sudah berapa lama shutdown yang menurut JD Fans ini diakibatkan oleh Demokrat itu berlangsung. Kubutra menggunakan government shutdown ini sebagai amunisi untuk kampanye meetem election tahun depan. Mereka sudah bersiap untuk mengatakan bahwa Demokrat adalah penyebab dari dampak langsung government shutdown, yakni sekitar 750.000 pegawai federal. Jadi diliburkan. Ada jutaan lainnya tetap bekerja tapi tanpa gaji. Data ekonomi tertunda, beberapa layanan publik terhambat. Termasuk rilase data dari Bro of Label Statistic seperti nonfamperol unemployment rate juga data-data inflasi yang dibutuhkan theutusan jadi terlambat. Namun demikian, pada tanggal 24 Oktober 2025, BLS atau Buro of Lab Statistic tetap merilis data CPI dan Core CPI September. CPI naik 0,1% menjadi 3% year over year. Namun core CPI justru turun 0,1% dari 3,1% sebelumnya menjadi 3% year over year. Dan data ini langsung memberikan satu-satunya konfirmasi yang dibutuhkan The FET guna memangkas suku bunga sesuai dengan yang diproyeksikan mereka sendiri pada Summary of Economic Projection the Fed yang dirilis pada FOMC 17 September yang lalu. Nah, sehubungan dengan itu, ayo kita lihat summary of economic projection the Fed tersebut. Saya langsung saja ke bagian Fed Fund rate projection yang ada di bagian bawah tabel economic projections the FATET. Dalam dokumen ini jelas nampak angka median proyeksi suku bunga defet hingga akhir tahun 2025 adalah 3,6 dan itu berarti 350 hingga 375 basis poin. secara rilis data CPI dan core CPI pada tanggal 24 Oktober 2025 lalu, pasar Fedance Future di Chicago McDile Exchange itu langsung mengantisipasi adanya 99,99% peluang defet akan pangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada EVOMC 29 Oktober ini. Berhubung suku bunga def saat ini adalah 400 hingga 425 basis poin, maka jika end of year target rate berdasarkan adalah 350 hingga 375, maka itu berarti adanya pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin hingga akhir tahun. Berarti sesudah pemangkasan suku bunga 25 basis point pada FOMC 29 Oktober ini masih ada pemangkasan suku bunga 25 basis poin lagi pada FOMC 9 sampai 10 Desember yang akan datang. Pertanyaan selanjutnya, lantas mengapa gold kok malah terkoreksi? Begitu juga Bitcoin kok enggak to the moon kayak biasanya? Jawabnya adalah karena pasar selalu mengantisipasi yang akan terjadi, bukan yang sedang atau hampir pasti akan terjadi. Segala sesuatu yang sudah hampir dipastikan akan terjadi itu berarti sudah pricing in atau sudah terefleksikan pada harga. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana 2026 ini yang ditunggu-tunggu, ini yang dinantikan oleh market. Sebagaimana saya sudah jelaskan dalam video sebelumnya berjudul Bitcoin dari store of Value ke alat politik. Sahabat Akela bisa menyimaknya pada video yang ini. Saya sudah jelaskan juga bahwa secara teknikal nampak adanya pattern barish divergence antara Bitcoin dengan RSI dan MACD. Ini adalah early warning yang sama seperti yang terjadi pada cycle top Bitcoin pada akhir 2021. Sementara itu, kendati pun gold juga mengalami koreksi tajam. Namun pattern barish divergence ini tidak kita jumpai pada gold. Sementara itu, S&P 500 dan NASDAQ adalah yang koreksinya paling kecil. Dan semua pullback yang terjadi pada tanggal 10 Oktober 2025 ketika Trump mengumumkan untuk menaikkan tarif dagang sebesar 100% pada produk asal Tiongkok, ternyata sudah sepenuhnya recovery. Pertanyaannya lagi-lagi kenapa ya Bitcoin gold tidak bullish, tapi kenapa justru S&P 500 dan NASDAQ yang bullish? Ketika pasar mulai mengantisipasi pemangkasan suku bunga oleh The FET, emas menjadi leading indicator. Memang benar karena kendati pun tidak memberikan earnings, tapi emas berfungsi sebagai storage of value terhadap penurunan yield real. Pada saat Def benar-benar sudah menjalankan pemangkasan suku bunganya menuju ke level normal. Ingat ya, level normal alias normalisasi suku bunga. Bukan memangkat suku bunga akibat khawatir resesi atau kontraksi ekonomi. Maka investor akan fokus pada earnings growth, pertumbuhan laba operasional, pertumbuhan earnings. Dan itu hanya ada pada emiten alias saham. Emas tidak menghasilkan earnings, Bitcoin juga tidak menghasilkan earnings. Keduanya adalah komoditas, bukan aset produktif penghasil earnings. Jangan lupa juga saat ini kita mulai masuk Q4 atau kuartal keempat. Dan sebagaimana sudah sering kali saya jelaskan di channel ini secara statistik Q4 itu adalah best performing quarter untuk SP 500 Index, NASDAQ dan Dow Jones. Kondisi ini seringkiali dikenal dengan sebutan Q forally. Nah, sahabat Akela, Anda ingin konsultasi bagaimana menghadapi potensi terjadinya gejolak volatilitas pasar kembali. Tenang, khusus bagi subscribers channel ini, Anda bisa konsultasi sehubungan dengan investasi ataupun trading Anda langsung dengan saya dan Bapak Hendra Martono Lim, pencipta timo quantitative Trading System melalui Akela live streaming yang kami selenggarakan tiap hari Kamis pukul 19.30 WB di channel ini. Semoga bermanfaat semuanya. Sukses selalu dan sampai jumpa.