Transcript
1cupDVurELY • FOMC 17 September : The Fed Siap PANGKAS suku Bunga! Nasdaq, Bitcoin & Emas to The Moon?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/AkelaTradingSystem/.shards/text-0001.zst#text/0286_1cupDVurELY.txt
Kind: captions
Language: id
Jika proyeksi ini dirubah jadi tiga kali
sesuai seperti antisipasinya Fedfund
Futures berarti menjadi 350 hingga 75.
tiga kali pemangkasan suku bunga berarti
termasuk FOMC 17 September hingga akhir
tahun ini.
Sahabat Akela, hingga Rabu tanggal 17
Maret 2025 yang akan datang, seluruh
perhatian investor dan trader di seluruh
dunia akan fokusnya terpusat pada sidang
berkala defet yang dikenal dengan
sebutan Federal Open Market Committee
alias FOMC.
Sejak beberapa waktu lalu, Akela sudah
menyebutkan bahwa FOMC yang dijadwalkan
pada tanggal 16 hingga 17 September ini,
kali ini The Fed akan kembali
melanjutkan pemangkasan suku bunganya
lagi. Sesudah The Fed stay untuk sekian
lama, dia mulai pangkas suku bunga lagi.
Hal ini nampak semakin jelas pada pidato
Jerome Powell dalam simposium Jackson
Hull tahun 2025 yang diselenggarakan
pada 22 Agustus yang lalu. Ini sahabat
Akela yang ketinggalan, Anda bisa
menyimaknya pada video yang ini dan juga
yang ini. Berdasarkan data dari situs
Fedw Tools dari Chicago Mercendali
Exchange,
pasar Fed Funds Futures kini sudah
mengantisipasi adanya 96,2%
peluang the F akan memangkah suku bunga
acuan sebesar 25 basis poin menjadi 400
hingga 425 basis point.
berarti 96% ya berarti sudah hampir bisa
dipastikan the FAT akan pangkas suku
bunga 25 bisnis poin pada FMC 17
September nanti ini. Bagi sahabat Akela
yang baru mengenal YouTube channel Akela
Trading System ini, informasi mengenai
jadwal sidang dan semua dokumen resmi
dari The Fed bisa diakses melalui
website www.federalreserve.go.
GOV ini Anda akan berjumpa langsung
dengan tampilan website seperti ini.
Silakan scroll down ke bawah. Maka Anda
akan temukan bahwa sesudah FOMC 16
hingga 17 September yang akan datang ini
masih ada dua jadwal sidang FOMC lagi
yang lain hingga akhir tahun yakni FUMC
28 hingga 29 Oktober dan FUMC 9 hingga
10 Desember. Sementara itu, Presiden
Donald Trump nampaknya masih pantang
menyerah untuk berupaya memecat salah
seorang gubernur the Fed, yakni Lisa
Cook. Peristiwa ini sudah berlangsung
sejak bulan Agustus lalu di mana Trump
menuduh Dr. Cook melakukan mortgage
fraud, penipuan hipotek terkait dua
properti yang dibelinya pada tahun 2021.
satu di Nerb Michigan dan satu lagi di
Atlanta Georgia. Tuduhannya adalah Dr.
Cook dituduh bahwa dia mengklaim kedua
properti tersebut dilaporkan
sebagai residensial utama, tempat
tinggal utama atau primary residence.
Studuhan ini awalnya datang dari Bill
Pul, Kepala Federal Housing Finance
Agency di Trump Administration yang
mengajukan referal criminal ke
Department of Justice atau Pengadilan.
Secara legal, tuduhan ini sejak dari
awal sudah cacat hukum sejak semula.
Penjelasan selengkapnya ada dalam video
Akela yang berjudul Jackson Hull
memanas. Powel sebut tarif picu inflasi
tram ngamuk pecat lisakuk. Anda bisa
menyimaknya melalui link yang ini. Namun
dalam dokumen-dokumen yang diajukan oleh
Dr. Lisakuk untuk KPR-nya di sana jelas
tertulis bahwa apartemen yang di Atlanta
itu disebutnya sebagai vacation home.
Ini secara telak berarti menggugurkan
tuduhan Bill Pulte dan Trump. Memang
saat ini Fat Fund Futures mengantisipasi
adanya 96,2% peluang The Fed akan
memangkas suku bunga acuan sebesar 25
basis poin menjadi 400 hingga 425 basis
poin. Namun itu bukan gara-gara berbagai
ancaman atau tekanan dari Trump.
dasarnya adalah karena data-data inflasi
dan angka tenaga kerja berikut ini. Data
yang pertama itu adalah CPI Inflation
Amerika memang menunjukkan sedikit
peningkatan menjadi 2,9%.
Namun core CPI inflation menunjukkan
kondisi yang flat-flat aja di level
3,1%.
Lantas apa bedanya CPI inflation dengan
core CPI inflation? Oke, perhatikan ya.
Semua angka inflasi di Amerika itu
dibedakan menjadi headline inflation
atau keseluruhan dan core inflation atau
inflasi inti. Nah, kalau inti ada
tulisannya core gitu, maka itu artinya
bahan makanan dan energi dikeluarkan.
Data inflasi berikutnya adalah PCE
inflation dan core PCE inflation. Jika
CPI itu adalah consumer price index,
yakni data yang diambil oleh biro label
statistik atau BLS dari survei yang
dilakukan oleh mereka pada konsumen,
maka PC adalah personal consumption
expenditure, yakni data inflasi yang
diambil oleh Bureau of Economic Analysis
atau BEA dari berbagai toko atau
merchant. Deadline PC inflation ternyata
menunjukkan angka yang stabil di kisaran
2,6%.
Sementara core PC itu naik sedikit
menjadi 2,9%.
Nah, data inflasi yang ketiga adalah
producers price index atau PPI. Dan dari
judulnya kita bisa tahu bahwa ini adalah
inflasi di tingkat produsen. Nah, inilah
data yang cukup memberikan surprise.
Kenapa? Karena data PPI Agustus ternyata
malah menunjukkan penurunan cukup
signifikan dari 3,1% di bulan Juli 2025
menjadi 2,6% di bulan Agustus 2025. Hal
yang senada juga nampak jelas pada core
PPI inflation yang juga mengalami
penurunan signifikan dari level 3,4%
menjadi hanya 2,8%
saja. Nah, akan tetapi selain data
inflasi ada satu lagi yang membuat
peluang defent memangkah suku bunga ini
menjadi semakin lebih besar lagi dan itu
adalah job number. Angka nonf payroll di
bulan Agustus 2025 menunjukkan bahwa
hanya ada penambahan jumlah tenaga kerja
sebanyak 22.000 R000 orang. Dan ini jauh
di bawah rata-rata penambahan tenaga
kerja selama 12 bulan terakhir dan itu
adalah di kisaran 70.000 tenaga kerja.
Ini sekarang cuma 22.000. Jadi jauh di
bawah rata-rata. Sementara itu angka
pengangguran itu naik menjadi 4,3%.
Memang benar angka pengangguran di bawah
Nairu. Nairu itu adalah singkatan dari
noncelerated
inflationary rate of unemployment itu di
kisaran 4,5%.
Angka di bawah 4,5% itu tergolong sangat
rendah. Jadi 4,3% ini angka pengangguran
yang sangat rendah. Namun
4,3%
ini sudah melampaui titik tertinggi
angka pengangguran selama ini. Selama
ini paling tinggi itu 4,2%. enggak
pernah di atasnya 4,2%. Ini kali ini
baru pertama kali dia nembus di atas
4,2% jadi 4,3%.
Nah, apa artinya semua ini sahabat
Akela? Dalam setiap sidang FOMC itu
selalu ada tujuh orang Fed govern, li
orang Fed presiden dari masing-masing
distrik the Fed. Mereka akan melakukan
voting sehubungan dengan keputusan yang
akan diambil oleh the FE. Jadi suku
bunga ya, Fat fund policy. Jika dihitung
semuanya maka ada 12 orang vat presiden
dari masing-masing distrik. Jadi satu
Amerika itu ada 12 distrik defend. Tiap
distrik itu ada satu orang presiden yang
mimpin. Nah, di luar 12 orang Fed
Presiden masih ada 7 orang Fed Governor
sehingga totalnya menjadi 19 orang. Akan
tetapi dari 19 itu tiap tahun yang punya
hak suara atau hak voting itu hanya 12
orang.
Nah, itu disebut member aktif the FET 12
ya, member aktif FOMC. Dengan demikian
berarti ada 7uh orang Gubernur de Fed
ditambah satu orang Fed Presiden New
York dan 4 orang Fed Presiden lagi yang
dirotasi tiap tahunnya dari 12 orang Fed
Presiden ini ya. Nah, setiap pejabat DEF
baru dilantik, mereka akan mengucapkan
sumpah jabatan yang dikenal dengan
istilah dual mandate of the economy
alias mandat ganda ekonomi Amerika.
Mandat ganda ini adalah ganda berarti
dua ya. Yang pertama adalah price
stability dan yang kedua adalah maximum
employment. Dengan demikian di pundak
setiap pejabat DEFET ada beban tanggung
jawab sehubungan dengan yang pertama
pengendalian inflasi atau price
stability. Yang kedua adalah jumlah
tenaga kerja semaksimal mungkin alias
maksimum employment. Mungkin ada di
antara Anda yang bertanya mengapa kok
tanggung jawabnya inflasi dan tenaga
kerja? Jawabnya adalah karena teori
dasar dalam makroekonomi yang dikenal
dengan kurva Philip atau Philips curve.
Misalkan the FET berupaya menurunkan
inflasi maka kebijakan yang diambil The
FET adalah dengan menetapkan suku bunga
di level yang cukup tinggi atau ketat
alias tight. Akibat dari suku bunga
tinggi, The Fed sudah menciptakan suatu
kondisi di mana biaya yang diperlukan
untuk pinjam duit alias berhutang itu
jadi mahal karena bunganya tinggi.
Akibatnya konsumen cenderung untuk
mengurungkan atau mengerem belanja
mereka sehingga ekonomi jadi slow down.
Nah, ketika ekonomi slowdown berarti itu
mencerminkan
penurunan agregat demand, permintaan
akan barang dan jasa jadi turun. Dan ini
mengakibatkan angka pengangguran jadi
naik akibat perlambatan ekonomi
tersebut. Jadi ketika FET menjalankan
kebijakan uang ketat atau tight money
policy guna menurunkan risiko inflasi,
akibatnya risiko perlambatan ekonomi
atau risiko pengangguran jadi meningkat.
Itu sebabnya Fed sangat perlu dengan
cermat menjaga keseimbangan antara
risiko inflasi dengan risiko
pengangguran ini. Jika defet terlalu
tight maka penganggurannya bisa naik
banyak jadinya resesi. Tapi jika defet
terlalu longgar, maka yang terjadi
adalah inflasinya naik tinggi sekali dan
ini akibatnya juga akan membuat
ekonominya jadi kontraksi pada akhirnya.
Nah, atas dasar data-data inflasi dan
job number, kini pasar Fedfund Futures
mengantisipasi The Fed akan memangkas
suku bunga pada FOMC 17 September
sebesar 25 basis poin. Kemudian pangkas
suku bunga lagi pada FOMC 29 Oktober dan
pangkas suku bunga lagi pada FOMC 10
Desember 2025 masing-masing sebesar 25
basis poin. Berarti ada tiga kali
pemangkasan di tahun 2025 ini.
Ekspektasi inilah yang menjadi pendorong
utama bullish di Bitcoin sejak awal
September. Demikian juga NASDAQ SNP 500
index dan yang terutama gold.
Namun yang paling dinanti-nantikan semua
trader dan investor di seluruh dunia
sesungguhnya bukanlah keputusan
FOMC-nya.
Sebagaimana saya sudah katakan di awal,
kalau keputusan FOMC itu sudah hampir
bisa dipastikan ya 96,2%
peluang The Fed bakal pangkas suku bunga
25 basis poin. Ini jelas banget. Namun
yang paling ditunggu-tunggu itu adalah
summary of economic projection alias
SEP.
The Fed hanya menerbitkan dokumen
summary of economic projection hanya
pada FOMC Maret, Juni, September, dan
Desember. Pada FOMC Juni yang lalu, The
Fed memproyeksikan suku bunga Fed Fund
Rate menjadi 375 hingga 400 hingga akhir
tahun. berarti bakal ada dua kali
pemangkasan suku bunga termasuk FOMC 17
September yang akan datang ini. Nah,
jika proyeksi ini dirubah jadi tiga kali
sesuai seperti antisipasinya Fedfund
Futures berarti menjadi 350 hingga 75
tiga kali pemangkasan suku bunga berarti
termasuk FOMC 17 September hingga akhir
tahun ini. Bilamana itu terjadi maka
pasar bisa berpotensi kembali
melanjutkan bullishnya. Nah, Sahabat
Akela, mari kita lihat bagaimana
kebijakan FOMC serta proyeksi fed fund
policy yang akan diambil defedat pada
FOMC ini dan ke depannya. Kira-kira
sesuai enggak dengan analisa Akela?
Simak video selanjutnya. Dan jangan lupa
khusus bagi sahabat Akela yang butuh
konsultasi sehubungan dengan trading
maupun investasinya di Bursa Efek
Indonesia, bursa saham Amerika, Forex,
Gold, hingga Bitcoin dan aset crypto
lainnya, Anda juga bisa ikuti Akela live
streaming di channel ini setiap hari
Kamis malam pukul 19.30 WIB di mana
Akela akan hadir guna menjawab seluruh
pertanyaan Anda lainnya. Semoga
bermanfaat semuanya. Sukses selalu dan
sampai jumpa.