Transcript
pbZ0At__bTs • Trump Mau Pecat Powell Karena Renovasi $3,1 Miliar?! Ini Fakta Hukumnya!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/AkelaTradingSystem/.shards/text-0001.zst#text/0278_pbZ0At__bTs.txt
Kind: captions
Language: id
Jadi seluruh cerita yang dibangun oleh
Trump mengenai proyek renovasi kantor
pusat The Fed ini tidak lain adalah
sebagai bargaining power supaya The Fed
segera pangkas suku bunga.
Sahabat Akela, sebagaimana saya sudah
jelaskan dalam video yang sebelumnya
bahwa pada tanggal 29 hingga 30 Juli
yang akan datang ini, The F akan kembali
menggelar sidang FOMC. Dan sebagaimana
sudah saya jelaskan dalam video tersebut
bahwa sudah hampir bisa dipastikan bahwa
The FET akan tetap bertahan di level 425
hingga 450 alias tidak ada pemangkasan
suku bunga pada FOMC 30 Juli yang akan
datang ini. Saat ini bahkan ada 97,4%
peluang def akan tetap bertahan di level
425 hingga 450. Sehubungkan dengan hal
itu, Trump dan senator Tim Scott dari
Partai Republik South Carolina
mengunjungi proyek renovasi kantor pusat
de FET di Washington DC meliputi dua
building. Yang pertama adalah Mariner S
Ecless Building. Bangunan yang bergaya
Ardeco ini didirikan pada tahun 1937 dan
ini adalah gedung utama Federal Reserve
Board terletak di Constitution Avenue.
Gedung ini adalah tempat utama
diselenggarakannya sidang FMC dan ruang
kerja para gubernur DEFE. Renovasi yang
dikerjakan meliputi yang pertama adalah
sistem pendingin, pemanas, dan ventilasi
atau lebih dikenal heat ventilation and
air condition alias HVAC. Kemudian
infrastruktur jaringan dan keamanan.
Kemudian sistem tahan gempa dan evakuasi
modern. Kemudian asbes dan bahan
berbahaya lainnya itu semuanya
dihilangkan.
Kemudian perbaikan arsitektural sambil
mempertahankan keaslian sejarah
bangunannya. Nah, bangunan yang kedua
adalah William McCesny Martin Jr.
Building, gedung tambahan yang juga dari
era tahun 1930-an ini berfungsi sebagai
kantor administratif dan perluasan dan
juga sedang diperbaharui dalam proyek
ini. Proyek renovasi ini adalah bagian
dari rencana konsolidasi seluruh kantor
operasional defet ke satu kompleks yang
terintegrasi.
Nah, Trump dan tim Scott dari Partai
Republik berupaya membangun narasi bahwa
The Fed memboroskan uang negara berawal
dari fakta yang terungkap pada saat
kesaksian Jerome Powell sendiri di
hadapan Senat Banking Committee pada
bulan Juni 2025. Proyek renovasi yang
semula anggarannya sebesar 1,9 miliar
dolar ini kini meningkat anggarannya
jadi 2,7 miliar dolar. Kenaikan ini
disebabkan oleh berbagai faktor tak
terduga sebelumnya seperti inflasi
material, kemudian sistem keamanan baru,
kemudian temuan adanya penggunaan asbes
yang sangat banyak dan ini mesti
dihilangkan semua. Kemudian kontaminasi
tanah serta kebutuhan renovasi bangunan
yang harus memenuhi historic
preservation review mengingat bangunan
yang direnovasi adalah bangunan
bersejarah. Laporan ini kemudian
diajukan oleh Paul sebagai pelaksanaan
transparansi dan keterbukaan informasi
kepada kongres. Namun bukan untuk
meminta persetujuan kongres atau
pemerintah atas anggaran renovasi
tersebut. Loh, kok gitu? Jawabnya adalah
harap diingat ada satu hal penting yakni
secara struktural the tidak berada di
bawah otoritas pemerintah. Karena itu
the tidak berhak mengajukan anggaran
untuk mendapatkan pendanaan dari
anggaran negara atau pemerintah untuk
melakukan proyek renovasi ini. Karena
itu seluruh anggaran yang diperlukan
untuk penyelesaian proyek ini harus
didanai sendiri oleh The Fed secara
internal dan bukan dari anggaran
pemerintah. Demikian juga halnya dengan
seluruh biaya operasional defed termasuk
gaji karyawannya semua itu tidak ada
satu pun tidak ada satu sen pun yang
berasal dari anggaran pemerintah
melainkan berdasarkan Federal Reserve
Act tahun 1913
section 10 dan section 16 seluruh
anggaran defet itu berasal dari nomor
satu pendapatan dari kepemilikan
Treasury Security.
Ini yang pertama. Kemudian yang kedua,
pendapatan dari operasi pasar terbuka
atau open market operations. Yang
ketiga, pendapatan jasa sistem
pembayaran dan layanan clearing bank.
Nah, The Fed kemudian mencatat semua
pendapatannya dalam neraca tahunan dan
dilaporkan secara transparan dalam
dokumen annual report of the board of
governance of the federal reserve
system. Laporan ini bisa diunduh
langsung dari situs resmi yang tertulis
di bawah ini
www.federalreserve.gov/publications/annualreport.htm.
Saya juga berikan linknya di kolom
deskripsi. Laporan keuangan theaudit
secara eksternal sejak tahun 1999.
Laporan keuangan tahunan DEFED ini
diaudit oleh firma akuntansi
internasional independen yakni KPMG LLP.
Selain itu masih ada audit tambahan dan
itu adalah dari Office of Inspector
General atau OIG yakni lembaga audit
internal independen yang mengawasi
kebijakan proyek-proyek dan pengadaan
internal defet termasuk proyek renovasi
ini. Kemudian ada dari GEO atau
Government Accountability Office, yakni
lembaga pengawas keuangan federal di
bawah kongres yang melakukan audit
terhadap pengadaan tata kelola dan
kinerja operasional atas permintaan
House of Representatives atau Senat.
Nah, setiap minggu The Fed juga
menerbitkan laporan neraca mingguan
yakni factors Affecting Reserve Balances
yang dikenal sebagai release age 4.1 dan
ini lagi-lagi bisa diakses secara public
melalui link di bawah ini.
www.federalreserve.gov/releasesis/h41.htm.
Jadi kalau ada yang bilang bahwa DEF ini
tidak pernah diaudit, maka yang
bersangkutan sebenarnya hanya asal
ngomong dengan meyakinkan tanpa tahu
realitas data dan fakta sesungguhnya.
Seringki biasanya dengan muatan
teori-teori
konstipasi.
Eh, teori kontrasepsi. Eh, salah. Teori
kontrasapi. Eh, salah lagi. Teori
konspirasi. Eh, oh. Iya, betul itu. Oke,
lanjut. Proyek renovasi besar seperti
yang dilakukan oleh Federal Reserve
tidak bisa dilakukan sembarangan apalagi
melibatkan gedung bersejarah di kawasan
Federal Washington DC. Sehubungan dengan
itu, DEFET sudah menempuh berbagai
prosedur legalitas yang diperlukan dalam
proyek renovasi kompleks-kompleks kantor
pusat DEFET ini. Dan itu adalah yang
pertama adalah izin dari NCPC, National
Capital Planning Commission. Sejak tahun
2020 hingga 2021, The Fed sudah
mengajukan desain proyek renovasi ini ke
NCPC. NCPC adalah lembaga federal
independen yang mengatur perencanaan
tata ruang dan arsitektur di wilayah ibu
kota nasional yakni Washington DC. Semua
pembangunan atau renovasi gedung federal
harus melewati proses persujuan desain
dan dampak lingkungan oleh NCPC. NCPC
ini kemudian menyetujui desain renovasi
tersebut secara resmi sehingga ini
menjadi dasar legalitas utama bahwa
proyek tersebut bisa dilanjutkan. Yang
berikutnya adalah evaluasi lingkungan
dan keselamatan atau NEPA compliance.
NEPA adalah National Environmental
Policy Act dan mereka melakukan
pemeriksaan terhadap yang pertama
penggunaan asbes dan material berbahaya
lainnya. Yang kedua pemeriksaan terhadap
adanya kontaminasi tanah dan air.
Kemudian risiko terhadap struktur
bangunan bersejarah. Dan ini
menghasilkan laporan environmental
assessment atau EA dan historic
preservation review termasuk dari SHPO,
State Historic Preservation Office.
Semua dokumen ini tersedia untuk publik
dan diarsifkan dalam laporan tahunan
FET. Di sinilah sesungguhnya faktor
utama penyebab terjadinya pemban
anggaran dari 1,9 miliar menjadi 2,7
miliar itu karena ada kebutuhan terhadap
NEPA compliance. Nah, kemudian proses
procurement atau pengadaan dan tender
kontraktor dalam melaksanakan proyek
renovasi tersebut, DEFET menjalankan
proses lelang terbuka dan profesional
untuk memilih kontraktornya. Semua
pengadaan mengikuti prinsip
transparansi, kompetisi, dan
auditability.
Informasi tentang vendor, kontraktor,
dan estimasi pembiayaan semuanya
tersedia dalam laporan keuangan tahunan
Federal Reserbard yang bisa diakses
secara publik. Kemudian pelaporan kepada
kongres yang bersifat oversight, bukan
meminta persetujuan. DEFE tidak
memerlukan persuan anggaran dari kongres
karena dananya bukan menggunakan
anggaran negara, bukan menggunakan
anggaran pemerintah, tapi dananya
berasal dari pendapatan mereka sendiri.
Akan tetapi, mereka tetap melaporkan
proyek ini dalam hiring tahunan ke senat
serta menjawab pertanyaan dari anggota
kongres terkait pembiayaan dan urgensi
proyek tersebut. Namun kongres tidak
bisa membatalkan proyek ini kecuali
lewat perubahan Undang-Undang Federal
Reserve Act yang sudah berlangsung mulai
dari tahun 1913 tersebut. Kemudian di
atas semuanya itu masih lagi ada audit
internal yang dilakukan oleh OIG atau
Office of Inspector General Federal
Reserve dan GO Government Accountability
Office. Dalam kunjungannya bersama
Senator Tim Scott, Trump di hadapan
media menunjukkan adanya pembakan
anggaran lagi dari 2,7 miliar menjadi
3,1 miliar dolar. pun oleh Pawel
langsung dijawab bahwa itu karena
dokumen yang diajukan oleh Trump
memasukkan anggaran atas bangunan yang
ketiga yakni annex atau Martin Building
yang sesungguhnya tidak termasuk dalam
anggaran 2,7 miliar yang dilaporkan
Jerem Paul pada bulan Juni lalu di
Senat. Renovasi terhadap Martin Building
sudah selesai direnovasi
sejak sekitar tahun 2020 alias 5 tahun
yang lalu. Karena itu Jerem Powell tidak
melaporkan kembali di Senat pada bulan
Juni yang lalu. Ini dari sini Trump dan
kubu Republican nampak jelas memasukkan
proyek yang sudah selesai ke oh satu
lagi anggaran yang digunakan The Fed ini
ingat ya bukan berasal dari anggaran
negara atau anggaran pemerintah
melainkan lagi-lagi sebagaimana yang
sudah saya jelaskan di atas berdasarkan
Federal Reserve Act tahun 1913 section
10 dan section 16 seluruh anggaran defed
ini berasal dari pendapatan dari
kepemilikan Treasury securities. Apakah
dia mengalami keuntungan dari
peningkatan harganya atau memperoleh
keuntungan dari kupon obligasi. Yang
kedua adalah pendapatan dari operasi
pasar terbuka atau open market
operations. Dan yang ketiga adalah
pendapatan jasa sistem pembayaran dan
layanan keliring bank. Di akhir
kunjungannya salah seorang reporter
melempar umpan pertanyaan kepada Trump.
Yuk, kita lihat. Nah, Sahabat Akela,
coba cerna pelan-pelan jawaban Trump
ini. Ketika ditanya, "Mis Presiden,
adakah hal-hal yang bisa disampaikan
oleh Fed Chaman kepada Anda hari ini
yang akan membuat Anda menarik kembali
beberapa kritik yang Presiden lontarkan
sebelumnya?" Sama Trump dijawab, "Well,
I' love for him to lower interest rate.
Other than that, what can I tell you?"
Coba sahabat Akela pikirkan pelan-pelan.
Berarti seluruh tindakan Trump sidak ke
kantor pusat DEF FET adalah bagian dari
sebuah negosiasi pemerintah ke DEFET
guna meningkatkan bargaining power-nya
dengan tujuan menekan the FET untuk
segera memangkat suku bunga. Jadi
seluruh cerita yang dibangun oleh Trump
mengenai proyek renovasi kantor pusat
The FET ini tidak lain adalah sebagai
bargaining power supaya The FET segera
pangkas suku bunga. Berarti Trump
sendiri tahu bahwa dia tidak bisa
apa-apa
sehubungan dengan proyek renovasi kantor
DEFET ini. Selain daripada hanya
membangun narasi politik. Kemudian di
luar gedung DEF FET, Trump kembali
memberikan pernyataan yang lagi-lagi
bukan data dan fakta melainkan hanya
narasi. Dia membandingkan European
Central Bank yang sudah memangkas suku
bunga 11 kali kata Trump ya. Sementara
FET masih nol alias belum pernah
memangkas suku bunga. Semua orang paham
bahwa ECB sejak tahun 2023 melakukan
pemangkasan suku bunga itu sebanyak 8
kali bukan 11.
Sementara The Fed sudah melakukan
pemangkasan suku bunga sebanyak 3 kali
50 basis poin pada FOMC September 2024,
25 basis poin pada FOMC November 2024,
dan 25 basis poin pada FOMC Desember
2024. Jika kemudian ada yang bilang
bahwa theat sekarang politis karena di
zaman Joe Biden the Fed pangkas tiga
kali, sementara di zaman Trump belum
pernah sekalipun. Maka ingatkah Anda di
tahun 2020 berapa kali The Fed memangkas
suku bunga? The Fed itu memangkas suku
bunga di bulan Maret 2020 langsung dua
kali berturut-turut di bulan yang sama
sehingga suku bunga menjadi hanya 0,25%.
Kemudian pada tanggal 23 Maret 2020, The
Fed mengucurkan QE unlimited yang
kemudian dananya digunakan oleh Trump
untuk mengirimkan stimulus cek ke semua
warga negara Amerika saat itu. Di tahun
2022 di zaman Joe Biden, The Fed
menerapkan kebijakan pengetatan suku
bunga paling agresif dalam beberapa
dekade kalau tidak bisa kita bilang
sepanjang sejarah ya. Karena
satu-satunya yang lebih agresif cuma
zamannya Paul Falker aja. Semua ini
dilakukan oleh The FET karena inflasi
yang melonjak di tahun 2022 di mana The
Fed menaikkan suku bunga acuannya
sebanyak tujuh kali dalam tahun 2022.
Dan khusus mulai Juni hingga November
2022, The Fed menaikkan suku bunga
sebesar 75 basis poin sebanyak 4 kali
berturut-turut. Itu semua terjadi di
zaman Joe Biden pada waktu itu. Senator
Elizabeth Warren dari Partai Demokrat
ya itu yang dengan gencarnya membantai
Jerem Powell di setiap testimoninya di
hadapan kongres. Saya ingat betul
senator Warren itu bilang dengan defet
naikkan suku bunga untuk menurunkan
inflasi di tahun 2022 itu tidak akan ada
pengaruhnya karena dengan kenaikan bunga
tersebut tidak akan bisa bikin
tank-tanknya Putin itu jadi mundur atau
terbendung. Ya, ini yang ngomong
Elizabeth Warren nih. Saya ingat betul
yang mereka semua politisi-politisi ini
mungkin lupa seorang F chairman tidak
peduli siapapun chairmannya. Mau mulai
dari Paul Falker, Alan Greenspen, Bernan
Yellen, Jerem Pawel. Cerman itu dalam
setiap sidang FOMC hanya memiliki satu
suara di mana ada enam Fed Governor
lainnya dan lima orang Fed presiden
lainnya masing-masing itu punya satu
suara. Selain itu, Fed Chaman juga
memiliki tanggung jawab sebagai juru
bicaranya The Fed. Itu sebabnya ketika
ada pertanyaan baik dari kongres,
presiden, hingga wartawan, semuanya jadi
tanggung jawabnya FM. Namun itu juga
bukan berarti penggantian FM. Jadi entar
kalau misalnya Jeremolnya dipecat,
kemudian pemerintah akan dapat
mengendalikan kebijakan moneter the FET.
Seorang F chairman dia tidak berkuasa
untuk mendicte F governor yang lain
maupun F presiden yang lain. Ingat, FC
itu terdiri dari 12 voters, 12 voters
yang aktif ya pada FOMC, tujuh F
governors, dan lima Fet presiden. Dari
lima vet presiden ini, satu F presiden
New York itu adalah anggota tetap yang
selalu ada di setiap FOMC. empat yang
lainnya itu dirotasi dari 12 district
defur.
Nah, pertanyaan selanjutnya mengapa
Trump begitu menggebu-gebunya meminta
The FET memangkas suku bunga? Emang
motifnya apa? Oke, sahabat Akela jangan
lupa tahun depan itu adalah meetem
election.
Saat ini ada banyak agenda Trump dan
kubu republik yang memang dijegal
Demokrat di Senat. Trump sangat jelas
berambisi untuk menyapu bersih House of
Representatif dan Senat pada midterm
election tahun depan. Akan tetapi, the
FET adalah salah satu batu sandungannya.
Lower interest rate akan memberikan
pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi,
angka pengangguran yang lebih rendah,
dan stock market yang benar-benar strong
bullish. semuanya ini adalah bahan
kampanye yang sangat efektif untuk sapu
bersih partai republik di tahun 2026
nanti ya. Namun segala sesuatu yang
tengah diupayakan Trump ini adalah tidak
lebih dari sebuah jurus membangun narasi
politik. Sahabat Akelah, saya sudah
mempelajari def ini sejak zaman Alan
Greenspen. Kemudian digantikan Benani di
tahun 2006. Benanki kemudian digantikan
oleh Yellen dan di tahun 2017 atas
persujian kongres, Trump menunjuk Jerome
Powell untuk menggantikan Janet Yellen.
Jerome Powell ini dari partai republik.
Motif yang kedua, saat ini sebagaimana
Anda dan saya pahami bersama, Trum ini
menguasai aset crypto termasuk Etherium
dan token lainnya itu cukup signifikan
hingga 5 juta US do. Tapi ini belum
apa-apa karena keluarga Trump saat ini
adalah pengusaha kripto melalui
perusahaan crypto milik Trump and Family
namanya World Liberty Financial atau WF.
Mereka memiliki 15,75
miliar governance token
eh WLFI
dan memberi trump hak suara signifikan
dalam perusahaan. Kemudian berdasarkan
analisis routers juga sejak
peluncurannya
keluarga Trump telah meraup sekitar 500
juta US dar token WF. Secara pribadi
Trump juga dilaporkan menghasilkan 57
juta US dari penjualan token sebagai
bagian dari struktur perusahaan.
Dan berdasarkan info dari Coin Telegraf
secara kolektif dengan anggota keluarga
lainnya, total hasil bisnis kripto
diperkirakan mencapai 620 juta US via WF
dan stable coin USD1. Ini belum termasuk
trum memoin dan token lainnya. Belum
lagi pejabat tinggi Trump lainnya ini
juga memiliki crypto dengan total
holding minimum 193 juta US untuk
seluruh tim di kabinetnya. Semua yang
pegang kripto tentu berharap the akan
segera pangkas suku bunga. Saya tahu,
saya pun juga begitu. Karena pemangkasan
suku bunga akan berakibat cryptrong
bullish. Dan jika the FATE tetap
bertahan di 425 hingga 450, cost of
borrowing tentunya jadi mahal. Sementara
US Dollar bisa menguat dan apabila US
dollar menguat berpotensi memberikan
tekanan terhadap aset spekulatif seperti
kriptof mendasarkan keputusannya itu
atas dasar data,
bukan atas dasar tekanan yang tercipta
melalui narasi politik. Enggak pernah.
Nah, mulai dari zaman voler dulu itu
sudah pakemnya seperti ini. Pasca FOMC
30 Juli 2025 nanti nampaknya Trump akan
kembali kecewa dan semakin meningkatkan
serangan atau tekanannya kepada Jerem
Powell karena The Fat akan tetap
mempertahankan suku bunga di level 425
hingga 450. Barangkali itu juga salah
satu penyebab reaksi Trump yang sangat
sengit terhadap Jerem Paul dan defed
yang tak kunjung memangkas suku bunga.
Termasuk ada netizen yang mendoakan
Pawel cepat masuk surga.
Eh, tapi mohon maaf saya kurang jelas
nih yang dimaksud nih sebenarnya siapa
ya? Pawel ini siapa ya, Guys?
Bro, bro,
bro, lu tahu yaak Pawel itu siapa ya?
Pawel bukan bawel pakai P