Kind: captions Language: id Di website ini, Anda akan langsung bisa melihat bahwa saat ini beberapa hari menjelang EVMC 18 Juni hanya ada 0,4% peluang defet akan memangkas suku bunga dan ada 99,6% peluang atau hampir bisa dipastikan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga Fed Fun Rate pada level 425 hingga 450. Sahabat Akela yang saya kasihi, tak terasa sebentar lagi kita akan sampai pada satu momen penting lagi dan apalagi kalau bukan sidang berkala bank sentralnya Amerika alias The Fed yang dikenal dengan FMC dan dijadwalkan pada tanggal 17 hingga 18 Juni 2025. Seperti biasa, banyak kalangan investor maupun trader di seluruh dunia yang berupaya mengantisipasi kebijakan The Fed kali ini. Seperti biasa, Akela akan membantu sahabat Akela semuanya guna menganalisa FWMC kali ini. Oke, seperti biasa kita pergi ke website resmi The FET dulu. Sahabat Akela bisa mengaksesnya melalui www.federalreserve.gov. Go linknya saya berikan di deskripsi dan langsung klik monetary policy. Sesudah itu guna mendapatkan informasi mengenai jadwal FOMC terbaru langsung klik meeting calendars and information. Sahabat Akela, Anda akan mendapatkan jadwal dan informasi lengkap dan resmi dari situs defet secara langsung, bukan dari portal berita ataupun informasi dari berbagai influencer. Ahli teori konspirasi. Ini adalah salah satu disiplin yang selalu saya tekankan pada berbagai webinar dan workshop Akela Trading System. Selalu periksa ke sumber resmi, bukan katanya si A, si B, katanya media A, media B atau YouTube A B dan seterusnya. Jangan mudah terpengaruh oleh seseorang yang apalagi dengan PD-nya bilang orang bodoh atau tolol hingga menuding suatu data misalnya suatu data inflasi itu adalah dimanipulasi. Karena berdasarkan riset David dan Justin Krueger dari Cornell University di tahun 1999, semua itu seringki justru merupakan strategi yang diambil seseorang guna menyembunyikan ketidakkompetenannya. Fenomena ini sangat terkenal dalam dunia psikologi sosial dan kognitif dan dikenal dengan istilah dan krueger effect. Pepatah Indonesia menyebutnya tong kosong nyaring bunyinya. Oke, kita kembali ke FMC. Silakan scroll down ke bawah dan Anda akan temukan jadwal FOMC berikutnya adalah tanggal 17 hingga 18 Juni 2025. Harap teliti ya, jadwal ini adalah zona waktu EST atau Eastern Standard Time. Jadi tanggal 18 Juni 2025 pukul 14. Eas time itu adalah 19 Juni 2025 WIB pukul 2. dini hari. Nah, sekarang perhatikan lagi ada tanda bintang pada jadwal tersebut dan ada keterangan bahwa meeting associated with a summary of economy projection alias SEP. Kebanyakan orang juga mengira bahwa keputusan FOMC adalah yang paling dinanti-nantikan dan keputusan ini yang paling menggerakkan pasar. Jika The Fed memang suku bunga, maka S&P 500, NASDAQ, gold, Bitcoin, dan aset crypto langsung terbang bullish, kencang. Sebaliknya jika The Fet mempertahankan suku bunga di level 425 hingga 450, maka market akan beish. Hati-hati ya, tidak selalu seperti itu atau bahkan sering tidak demikian. Loh, kok bisa? Oke, sekarang saya tunjukkan dulu caranya bagaimana sahabat Akela semua bisa mengukur tingkat kemungkinan atau probabilitas kebijakan yang akan diambil DEFET pada FOMC 17 hingga 18 Juni yang akan datang ini. Silakan kunjungi website berikut ini. Link juga saya berikan di deskripsi. Di website ini, Anda akan langsung bisa melihat bahwa saat ini beberapa hari menjelang EVOMC 18 Juni hanya ada 0,4% peluang def akan memangkas suku bunga dan ada 99,6% peluang atau hampir bisa dipastikan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga Fed Fun Rate pada level 425 hingga 450. Wah, berarti pasti IOMC market pasti barish dong. Jawabnya belum tentu. Karena bukan hanya Anda dan saya saja yang bisa melihat data ini. Orang seluruh dunia juga bisa melihatnya. Keputusan bahwa defend akan mempertahankan suku bunga di level 425 hingga 450 dan belum mulai memangkas suku bunga ini sudah bisa diantisipasi semua orang di seluruh belahan dunia. yang lebih menentukan dan lebih dinanti-nantikan oleh banyak kalangan sebetulnya adalah apa yang akan dilakukan defet ke depannya pasca FOMC 18 Juni ini. Dan untuk itu pasar akan berupaya menggali peluang-peluangnya dari dua sumber. Yang pertama adalah pada saat perserence-nya Jerome Powell pasca FOMC. Ini yang pertama. Yang kedua adalah Summary of Economy Projection atau SEP Juni 2025 yang nanti akan dirilis pada 18 Juni 2025 ini. Oke, karena itu ayo sekarang kita buka SP yang terakhir yang kita punya dan itu adalah SIP bulan Maret. Pada halaman kedua, Anda akan mendapati tabel seperti ini. Ini adalah SP yang dirilis pada FOMC Maret 2025 oleh The FET. Ada empat indikator makroekonomi yang ditampilkan, yakni GDP, unemployment rate atau angka pengangguran, kemudian PC inflation, dan core PCE inflation. Jika Anda pernah dengar influencer anak muda yang dengan pongahnya bilang bahwa inflasi itu data yang dimanipulasi, buktinya komponen energi dan makanan dikeluarkan. Maka sebelum Anda langsung telan mentah-mentah omongannya, sebaiknya Anda cari tahu dulu apa bedanya inflation dan core inflation. core inflation. Jika ada kata core, maka itu artinya komponen energi dan makanan dikeluarkan. Benar. Namun jika tidak ada kata core, maka indikator inflasi tersebut juga populer dikenal dengan headline inflation alias inflasi keseluruhan. Jadi bukan lantas gara-gara komponen makanan dan energi dikeluarkan jadinya data inflasi tersebut. Oh, berarti pasti dimanipulasi. Ngawur. Yang ngomong begini jelas-jelas DKE alias dan Krueger effect. Karena pada kenyataannya dua-duanya dicantumkan ditampilkan baik inflasi keseluruhan atau headline inflation dan juga core inflation yang tanpa komponen makanan dan energi. Keduanya baik headline inflation maupun core inflation dua-duanya diumumkan secara publik. Nah, ayo sekarang kita bahas satu-satu. Lihat data yang pertama dan itu adalah GDP. Proyeksi The Fed GDP di tahun 2025 ini bakal melemah menjadi 1,7% year over year. Saat ini GDP annual growth masih berada di level 2,1%. Karena itu kita bisa expect Jerem Powell dalam pers conference-nya nanti dia akan menjelaskan bahwa ekonomi Amerika masih bertumbuh cukup solid karena proyeksi mereka 1,7% year over year. Namun kenyataannya ternyata 2,1% year over year. Jika ada yang coba protes bilang kalau GDP terakhir itu sudah kontraksi katanya minus 0,2% maka harap teliti lagi yang Anda lihat itu adalah data advance GDP atau juga disebut GDP first release quarter over quarter tiap kuartal yang dianualisasi bukan GDP y Y seluruh indikator ekonomi yang ada di SEP itu adalah hard data. Sama sekali tidak ada soft data, baik itu data kualitatif yang diperoleh dari survei ataupun hard quarterly yang kemudian untuk dapat data tahunan itu dianualisasi pakai rumus anualisasi. Oke, sekarang ayo lanjut ke indikator berikutnya dan itu adalah unemployment rate atau angka pengangguran. Proyeksi defet unemployment rate berada di level 4,4%. Namun pada kenyataannya unemployment rate yang terakhir yakni bulan Mei itu adalah 4,2%. Berarti hal ini sejalan dengan penilaian The Fed bahwa berdasarkan data GDP growth di atas ekonomi masih cukup solid. Loh, bukannya di LA, San Fransisco, dan New York ada banyak terjadi demo protes anti ICE immigration control enforcement yang pada dasarnya memprotes perlakuan petugas imigrasi atas imigran yang masuk Amerika tanpa dokumen alias imigran gelap. penting sekali ketika menganalisa data ekonomi, jernihkan pikiran Anda dari hiru pikuknya media karena nanti Anda tidak akan bisa menganalisa dengan jernih. Imigran gelap yang bekerja di Amerika selamanya tidak mungkin akan pernah masuk data angka nonfampero sehingga tidak ada pengaruhnya sama sekali terhadap unemployment rate. Nah, sekarang ayo lihat data berikutnya yakni PCE inflation dan core PCE inflation. By the way, PCE itu singkatan dari personal consumption expenditure dan PCE inflation. ini dirilis oleh Bureau of Economic Analysis under Commerce Department. Pada data SCP Maret 2025 lalu, The Fed memproyeksikan headline PC inflation di level 2,7% hingga akhir 2025 ini. Namun, pada kenyataannya, headline PC inflation April 2025 ternyata sudah turun. Jadi tinggal hanya 2,1%. ini jauh di bawah proyeksi The Fed pada SCP Maret lalu. Sementara itu, Corp inflation ini diproyeksikan berada di level 2,8%. Namun pada kenyataannya Core PCE turun cukup signifikan ke level 2,5%. Meskipun ini memang masih di atas targetnya The Fatni 2% year over year. Namun ini adalah level Core PC inflation terendah sejak Maret 2021. Sementara itu, data headline CPI inflation yang diterbitkan oleh Bureau of Lab Statistic ini juga menunjukkan penurunan ke level 2,8% dan core CPI inflation di level 2,4%. dengan data inflasi yang nampak jelas semakin mendekati target inflasi 2% the lantas kenapa ya defet ini kok masih mempertahankan suku bunga di level 425 hingga 450 dalam cuitannya di truth social trump menuding Jerome Powell main politik nampaknya nanti menjelang FOMC Trump juga akan kembali menebar-nebar cuuitan sejenis ini. Nah, mari kita selidiki dengan lebih mendalam guna menyelami alam pikirannya The FE. Sekarang kembali ke website defet dan cari bagian report dan klik ini, page pada dasarnya adalah laporan yang disusun oleh Federal Reserve berisi naratif kualitatif tentang kondisi ekonomi dari 12 distrik def. Isinya berdasarkan wawancara dan observasi para pelaku bisnis di wilayahnya, ekonom lokal, dan analis. Bachbook ini dirilis 2 minggu sebelum FOMC dilangsungkan. Secara keseluruhan, ke-12 distrik The Fed menyatakan tingkat ketidakpastian ekonomi dan kebijakan yang sangat tinggi. Dan ini membuat pelaku usaha dan rumah tangga jadi bersikap ekstra hati-hati karena ketidakpasian ekonomi dan ketidakpasian kebijakan pemerintah yang sangat tinggi. Ini sektor manufaktur sedikit menurun, belanja konsumen cenderung datar atau sedikit menurun dan aktivitas perumahan stagnan atau slowing down melambat. Dalam hal kondisi tenaga kerja, The Fed melihat lapangan kerja secara umum tidak berubah. Beberapa distrik mencatat kenaikan ringan, dua distrik melaporkan penurunan ringan. Jadi stable stable aja dalam hal inflasi. Nah, ini dia. Banyak pelaku usaha mengantisipasi kenaikan harga yang lebih tinggi dalam beberapa bulan ke depan. Di mana tarif impor menjadi sumber kekhawatiran utama sehubungan dengan tekanan kenaikan biaya dan harga. Jadi jelas ya, bahwa dari hasil survei the di lapangan banyak pelaku usaha yang mengantisipasi kenaikan harga yang lebih tinggi yang terutama diakibatkan oleh tarif impor. Bitchbook ini mengkonfirmasi analisa saya dalam video sebelumnya bahwa gara-gara tarif Trump, The FET batal pangkas suku bunga. Ini faktanya. Akan tetapi pada tanggal 9 hingga 10 Juni 2025, Amerika Serikat dan Tiongkok ternyata berhasil menyepakati beberapa poin penting yang bertujuan meredakan ketegangan perdagangan antara kedua negara. Perundingan yang berlangsung di London antara Scott Besson, Treasury Secretary dan Helieng ini menghasilkan kerangka kerja untuk menerapkan konsensus perdagangan yang telah disepakati sebelumnya dengan fokus pada pelonggaran ekspor mineral tanah jarang atau R earth, penguatan kepercayaan bilateral, dan mendorong kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan. Meski dianggap sebagai langkah positif untuk meredakan perang dagang, beberapa isu seperti kontrol ekspor China dan akses pasar Amerika ini tetap menjadi tantangan. Hasil ini memberikan sinyal optimisme bagi perdagangan global. Namun keberlanjutan kesepakatan ini bergantung pada implementasi lebih lanjut dan negosiasi di masa depan. Saya akan bahas mengenai detail kesepakatan ini dalam video yang terpisah. Hal ini tentunya akan memperbesar peluang def untuk memulai pemangkasan suku bunga bukan pada FOMC yang Juni ini, tapi pada FOMC berikutnya diperkirakan pada FOMC 17 September. Pada saat presentasi ini saya buat, SNP 500 dan NASAQ menunjukkan pola baris divergence terhadap indikator RSI yang menandakan dimulainya pullback atau koreksi. Namun ini nampaknya akibat krisis Israel lawan Iran. di mana pada hari Jumat 13 Juni lalu Israel memang melancarkan operasi skala besar bernama Operation Rising Lion pada tanggal 13 Juni 2025 menargetkan sejumlah fasilitas nuklir Iran yakni di kota Nathans, Fordo, Isfahan dan Arak serta lokasi militer dan ilmuwan nuklir Iran. Lebih dari 200 pesawat tempur dan drone digunakan menyasar sekitar 100 hingga 200 lokasi termasuk pusat nuklir, pangkalan rudal, serta rumah para komandan Iran. Iran melaporkan sekitar 78 hingga 104 orang tewas yang merupakan gabungan ilmuwan, komandan militer, dan warga sipil serta ratusan mengalami luka-luka. Tiga komandan tinggi IRGC dan beberapa ilmuwan nuklir Iran turut menjadi korban. Kemudian pada tanggal 13 hingga 15 Juni 2025, Iran meluncurkan serangan balasan yang disebut Operation True Promise yang ketiga. Iran menghujani ratusan peluru kendali balistik dan lebih dari 100 drone ke Israel sejak malam 13 Juni. Sementara itu, Bitcoin juga nampak mengalami pullback di mana pada tanggal 12 Juni lalu, Timo Quantitative Trading System sudah memberikan indikasi akan adanya pullback tersebut. Nah, sahabat Akela khusus bagi Anda yang butuh konsultasi sehubungan dengan trading maupun investasi di Bursa Efek Indonesia, bursa saham Amerika, Forex, Gold, hingga Bitcoin dan aset crypto, Anda juga bisa ikuti Akela live streaming di channel ini setiap hari Kamis malam pukul 19.30. 30 WIB di mana Akela akan hadir guna menjawab seluruh pertanyaan Anda lainnya. Semoga bermanfaat, sukses selalu dan sampai jumpa.