Transcript
cGl7PVc6lD0 • TRUMPCESSION! EKONOMI AS DI TEPI JURANG, ATAU MOMEN TERBAIK MASUK PASAR? - CORRECTED VERSION
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/AkelaTradingSystem/.shards/text-0001.zst#text/0258_cGl7PVc6lD0.txt
Kind: captions Language: id sahabat akela yang saya kasihi ada sedikit kesalahan chartge yang ditampilkan pada video berjudul Trump session ekonomi as di tepi jurang atau justru momen terbaik masuk pasar yang saya upload kemarin Kamis 12 Maret 2025 nah sehubungan dengan itu saya mengupload video ini yang sudah dikoreksi Jika anda sudah menonton video tersebut silakan langsung ke bagian s&p 500 Crash Di menit 5 yang sudah saya Tandai saya kasih timeestamp mohon maaf atas kekeliruannya semoga bermanfaat dan sukses selalu sahabat akela pada tanggal 4 Maret 2025 lalu The Fat district Atlanta atau Atlanta fat itu merilis estimasi mereka untuk GDP Amerika dan dikenal dengan sebutan GDP now dan datanya dirilis pada level minus ya nega 2,8% unjlock dari level plus 2,3% seminggu sebelumnya di mana sebulan yang lalu Atlanta Fed GDP now ini menunjukkan pertumbuhan pada periode januari hingga Maret 2025 atau Kuartal pertama 2025 di kisaran 4% plus 4% data ini langsung memunculkan sebuah kosakata baru yang langsung viral di Google Search dan itu adalah trum session singkatan dari trumps recession Resesi yang diciptakan oleh Trump hal ini membuat indek s&p 500 semakin dalam terkoreksi dan berish Breakout supportnya di 5.800 media langsung mewawancarai Trump Apakah Trump melihat akan terjadi Resesi ekonomi di tahun ini namun bukannya berupaya untuk membantah narasi tersebut yang Tengah berkembang dia malah menjawab bahwa dia gak suka prediksi-prediksi seperti itu harap diperhatikan media yang mewawancarai ini adalah Fox news media yang pro republican dan reporternya adal reporter senior langsung digunakan media proemokrat guna mengangkat narasi Trump session tersebut seperti biasa situasi jadi sangat mencekam dan bikin orang panik ketika media dengan gencar mengusung narasi-narasi gelap seperti ini seperti biasa saya akan mengajak anda untuk selalu kembali ke data dan fakta dan Untuk itulah akela hadir untuk anda semua kita mulai dari basic theorinya dulu apakah kenaikan tarif bisa mendorong ekonomi ke arah kontraksi ekonomi alias Resesi Saya sudah pernah menjelaskan bahwa dampak kebijakan tarif impor yang pada dasarnya itu adalah penerapan pajak bea masuk atas produk impor dan ini dibayarkan oleh konsumen dan menjadi pemasukan negara jadi cuman duitnya pindah dari en ke negara akan tetapi kinerja ekonomi khususnya pada produk-produk yang dikenakan biaya masuk tersebut secara keseluruhan akan mengalami dead with loss kontraksi sebesar dead with loss Saya tidak akan mengulang kembali penjelasan mengenai dead with loss ini karena sudah pernah saya jelaskan semuanya dalam video yang ini dan Anda yang ketinggalan videonya nanti bisa menyimaknya di Link yang ini kesimpulannya memang akan berakibat terjadinya kontraksi namun hanya spesifik pada produk-produk tersebut saja karena itu saya hanya menyebutnya sebagai Slow Down dan bukan Resesi dalam artian kontraksi terhadap agregat ekonomi secara keseluruhan akan tetapi Atlanta Fed memberikan estimasi J now kontraksi 2,8% ya benar tapi pertanyaannya lagi jika first quarter GDP terkontraksi Min 2,8% Apakah itu berarti Resesi Jika Anda tanya nber atau National bureau Of Economic research maka dia akan jawab bahwa angka GDP negatif selama du Karter berturut-turut akan berpotensi memberikan indikasi terjadinya Resesi dua quarter berturut-turut loh ya bukan cuman satu kemudian coba teliti lagi Charts ini perhatikan yang saya kotakin warna merah ini saya masih ingat itu kejadian di Tahun 2022 di mana Data Advance GDP menunjukkan angka negatif alias kontraksi selama dua Karter berturut-turut akan tetapi National bureau Of Economic research saat itu tidak menyatakan akan terjadinya Resesi ekonomi mereka enggak bilang Resesi loh walaupun sudah dua Karter berturut-turut kontraksi lah kok begitu karena berdasarkan definisinya nbr sendiri suatu Resesi ekonomi itu baru terjadi ketika ada penurunan signifikan pada aktivitas ekonomi yang menyebar ke seluruh aspek ekonomi dan berlangsungnya hingga lebih dari beberapa bulan karena itu untuk menyatakan ekonomi Resesi itu enggak bisa cuman lihat GDP saja di mana hati-hati loh ya GDP itu pun ada tiga ya GDP di Amerika itu bukan cuman satu macam tapi ada tiga dan tiga itu adalah yang pertama adalah Advance GDP alias first release kemudian preliminary GDP atau second relas dan final GDP atau third release kejadian GDP nega 2 Karte berturut-turut di Tahun 2022 itu hanya bisa anda temukan pada Advance GDP dan tidak ada pada preliminary maupun final GDP Nah apakah di Tahun 2022 pasar kemudian panik gara-gara Advance GDP negatif 2 kuota berturut-turut Oh ya jelas ya media sibuk menampilkan headline kayak dunia udah mau kiamat aja belum lagi youtuber di Indonesia pada bilang kiamat finansial financial Armagedon dan seterusnya namun kenyataannya kan Engak begitu sekarang ayo lihat datanya lagi sebelum munculnya data Atlanta fat GDP now ne 2,8% tersebut University of Michigan merilis data consumer sentim indikator consumer sentiment Ini pertama kali diciptakan oleh George katona peneliti dari University of Michigan dulu data ekonomi itu selalu hanya data kuantitatif namun katona ini karena dia ini di samping seorang ahli ekonomi dia juga ahli psikologi karena itu untuk pertama kalinya lahir survei ekonomi berupa wawancara mengenai persepsinya konsumen terhadap ekonomi ke depannya apa Apakah mereka perasaannya khawatir baik-baik aja Atau malah antusias nah singkat cerita pada data consumer sentimen Februari 2025 memang terjadi penurunan ke level terendah sejak tahun 2023 namun sebelum anda panik Ayo coba lihat data selama 5 tahun terakhir bandingkan penurunan consonsumer sentimen yang terjadi sejak akhir 2 20 ini dengan penurunan yang terjadi pada periode pertengahan 2021 hingga pertengahan 2022 harap perhatikan bahkan penurunan konsumer sentimen yang jauh lebih ekstrem seperti yang terjadi di Tahun 2022 itu toh juga ternyata bukan menunjukkan Resesi ingat ya kembali lagi definisi Resesi menurut National bureau of economy research adalah terjadi penurunan signifikan pada aktivitas ek yang menyebar ke seluruh aspek ekonomi sekarang ayo periksa data berikutnya personal income pertanyaan saya Emangnya ada ekonomi yang mengarah ke Resesi tapi personal incomenya naik kayak gini ya berarti duitnya warga Amerika itu tambah naik tambah banyak incnya berikutnya industrial prod ja mengarah Resesi Kenapa output industri malah meningkat kayak gini demikian juga angka penjualan rtaail masa menuju Resesi tapi omsetnya retail itu malah naik tapi kan itu kenyataannya Dodge Department of government efficiency yang dipimpin Elon Mask itu pecat-pecatin pegawai pemerintah angka pengangguran jadi naik berdasarkan laporan dari firma Challenger Grey and Christmas memang terjadi PHK karyawan Amerika sebanyak 172.017 orang di bulan Februari 2025 angka PHK di bulan Februari yang tertinggi sejak tahun 2009 di mana kita tahu 2009 itu adalah periode great recession akibat krisis supr mortgage angka ini juga merupakan angka PHK dalam sebulan yang ter banyak sejak bulan Juli 2020 di mana kita tahu Juli 2020 adalah periode covid-19 bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yakni Januari 2025 maka angka PHK di bulan Februari ini mengalami kenaikan sebesar 245%. dan bila dibandingkan dengan angka di bulan Februari 2024 atau 1 tahun sebelumnya terjadi peningkatan sebesar 104%. Wow angka yang sungguh mengerikan ya benar jika kita hanya lihatnya di Challenger report itu aja namun Tahukah anda bahwa di seluruh Amerika Serikat itu jumlah employmentnya tenaga kerja itu ada 163,7 juta Karena itu PHK yang nampak pada Challenger report tersebut berakibat kenaikan angka pengangguran sebesar hanya 0,1% dari 4% di bulan Januari menjadi 4,1% di bulan Februari tapi data karyawan yang kena PHK naik signifikan baik ayo lihat ini histogram us Job layoffs and discharge harap diperhatikan yang saya kotakin merah ini sepintas memang naik banyak ya namun Coba periksa data selama 5 tahun terakhir silakan sahabat akela bandingkan dengan apa yang terjadi di tahun 2020 memang benar tidak bisa diperbandingkan karena 2020 itu covid-19 tahun pandemi Namun coba lihat Adakah lonjakan PHK massal atau memang selepas covid-19 angkanya tuh cuman stabil-stabil aja di Kisaran itu-itu aja gitu tapi gaji karyawan di Amerika tuh pada turun loh tuh buktinya data menunjukkan angka 5,9% di bulan Desember 2024 dan sekarang jadi 4,46%. harap yang teliti baca datanya Bukan gajinya yang turun tapi histogram ini adalah grafik yang menampilkan us wages and salaries growth alias kenaikan gaji karyawan Amerika Serikat data itu menunjukkan bahwa kenaikan gaji mereka secara rata-rata itu turun dari sebelumnya naik 5,11% year over year sekarang itu naiknya enggak sampai 5% tapi tetap aja naik cuman naiknya 4,46%. akan tetapi data yang lebih baru yakni average hourly earnings di bulan Februari itu malah menunjukkan kenaikan dari 3,9% jadi 4 per nah atas dasar semua data-data yang saya sajikan di atas menurut sahabat akela Apakah data-data ekonomi di atas mengarah ke slow down ekonomi atau mengarah ke full blown recession seperti yang terjadi di tahun 2020 covid recession atau 2008 The Great recession akibat krisis subprime mortgage silakan ketik di kolom komentar Ya narasi Trump ini memang bermula dari data Atlanta Fed GDP now dan sekedar info di seluruh Amerika Serikat theed itu punya 12 distrik selain Atlanta Fed yang memberikan proyeksi atau forecast terhadap angka GDP namanya GDP now distrik yang lain contohnya New York F itu juga merilis semacam angka GDP now tapi mereka sebutnya namanya bukan GDP now mereka sebutnya namanya now cash dan angka yang terakhir adalah 2,67% pertanyaannya adalah Kenapa kok data ini tidak pernah ada yang sebut-sebut Emangnya pernah ada Dengar media yang nyebut data now cas-nya New York Fed yang 2,67% ini kenapa yang ramai dan viral itu hanya data Atlanta Fed aja ya karena datanya New York Fed ini enggak bisa dibikin jadi clickbait tapi kan itu SMP 500 Crash Nah ya oke Ayo sekarang kita lihat chatge s&p 500 yang pertama sejak tanggal 22 Februari 2025 saya sudah memberikan warning ini ke member aktif akela trading system ada potensi terjadinya triple top di s&p 500 dan saya warning bahwa big correction nampaknya dimulai ternyata warning saya di atas pada tanggal 24 Februari 2025 dikonfirmasi oleh chart Timo quantitative trading System yang kita pakai di akela Timo secara tegas sudah memberikan sell signyal break bottom box di mana saat itu s&p 500 masih berada di level 6.000 sesudah itu s&p 500 Mengalami penurunan signifikan dan langsung menembus supportnya di level 5809 dan 5724 dua support di break Jauh sebelum terjadinya koreksi tajam ini saya juga sudah jelaskan bahwa Bull market SP 5 ada di tahun 2025 akan sangat berbeda dengan tahun sebelumnya di mana tahun 2025 akan banyak diwarnai oleh koreksi tajam seperti yang kita alami di bulan Februari hingga Maret ini dan ini nampak pada cclical charge yang saya dapatkan dari jeffre hars dalam stock trader Almanak 2025 hars dengan sangat jelas menunjukkan potensi koreksi besar pada bulan Februari hingga Maret kemudian nanti bakal ada lagi loh bulan Juni Juli kemudian bulan Agustus Oktober itu yang paling gede namun yang terakhir ini akan dilanjutkan dengan q4 rally chart clical ini merepresentasikan rata-rata pergerakan harga SNP 500 khususnya pada post election year atau setahun sesudah pemilu presiden Amerika dan data diambil mulai dari tahun 1950 hingga tahun 2023 saya enggak akan bahas chart clical ini lagi secara mendetail karena semuanya sahabat akela sudah bisa lihat pada video yang sudah saya unggah di channel ini sejak awal Januari lalu sahabat akela bisa lihat videonya di Link yang ini berikutnya Kenapa saya selalu menyebut penurunan ini sebagai koreksi dan bukan awal dari sebuah Bear market yang pertama adalah karena dari puncak SNP 5006166,5 hingga saat ini 5.611,75 berarti SNP 5 ada terkoreksi sebesar 554,75 atau 9% penurunan sebesar 9% itu belum bisa disebut Bear market koreksiya sebetulnya belum bisa ini hanyalah pullback kenapa kalau koreksi berarti itu sudah lebih dari 10% ya sampai 20% lewat dari 20% baru disebut be market memang penurunannya terlihat sangat tajam Ya semua penurunan yang terjadi di bursa saham ya kayak gitu namanya siap decline atau Crash sementara ketika bullish naiknya itu pelan faktor kedua Kenapa saya sebut ini sebagai koreksi karena Coba lihat gambar besarnya ini adalah charge s&p 500 sejak Oktober 2023 guna membantu sahabat akela saya menggambarkan uptrend channel s&p 500 Bisakah Anda lihat bahwa bullish trend s&p 500 ini sesungguhnya masih terjaga lantas Bagaimana dengan nasdaq nasdaq memang mengalami double top akan tetapi berdasarkan teori analisa teknikal target penurunan double top tersebut saat ini sudah tercapai dan sama seperti SNP 500 Coba lihat uptrending channel nasdq ini bisakah anda lihat bahwa hingga saat presentasi ini saya buat bullish trend atau Bull market nzak ini sesungguhnya masih tetap berjalan sebelum lower trend Line tersebut dipatahkan atau dibreakdown saya belum bisa bilang bahwa ini adalah awal dari sebuah Bear market saya paham ada banyak memang ekonom dan analis yang mengatakan bahwa peluang Resesi global yang dipicu dari Amerika alias Trump session meningkat memang benar tapi ingat itu peluang loh Ya kemungkinan dan kemungkinan itu artinya bisa ya Bisa juga mungkin enggak gitu jika ke depan indikator ekonomi menunjukkan adanya konfirmasi akan Pelemahan ekonomi atau Slow Down ekonomi atau bahkan mengarah ke Resesi Maka jangan lupa saat ini fat fund rate atau suku bunga The Fat itu berada di Kisaran 425 hingga 450 the fet masih punya banyak peluru untuk pangkas suku bunga Bila perlu sampai ke 025 Saya tidak bilang fmc 19 Maret yang akan datang ini mereka langsung hajar suku bunga pangkasin gitu karena sudah hampir bisa dipastikan peluangnya 95% bahwa Bah the fet akan tetap bertahan di 425 hingga 450 pada fomc 19 Maret yang akan datang namun ingat ya setiap fumc di bulan maret Juni September dan Desember the fet selalu merilis Sep alias summary Of Economic projection dan di situ the fet akan menampilkan dot plot yakni proyeksi the akan melakukan pemangkasan ubnga sebanyak berapa kali lagi di tahun 2025 target fet fund rate mereka di tahun 2025 ini bakal jadi berapa nanti di akhir 2025 saat ini fedfund Futures market sudah mengantisipasi adanya tiga kali pemangkasan suku bunga di tahun 2025 dan itu adalah pada fmc 7 Mei 2025 30 Juli 2025 dan 17 September 2025 dan ada bonusnya sekarang bonus satu kali pemangkasan lagi pada fmc 28 Januari 2026 jika hanya Slow Down ekonomi dan bukan full blown recession dan the pangkas suku bunga karena target inflasi Core PC inflation 2% itu hampir tercapai maka itu namanya soft landing masih ingat kan ya Apa itu soft landing kalau lupa semuanya sudah saya jelaskan secara mendetail pada video akela midye Outlook tahun 2024 yang lalu Ya silakan ditonton lagi videonya ada di Link yang ini yang jelas sepanjang sejarah Amerika tidak ada ceritanya soft landing yang dibarengi oleh Bear market pada s&p 500 jika butuh penjelasannya lagi Ketik Di kolom komentar ini Pertanyaan selanjutnya Bagaimana dengan crirypto dan Bitcoin Trump Sudah menandatangani Executive order Bitcoin strategic reserve dan menggelar White House crypto Summit tapi kok Bitcoin dan crypto malah loyo penjelasannya ada di video berikutnya nantikan videonya dan jangan lupa khusus bagi subscribers channel ini anda bisa konsultasi sehubungan dengan investasi ataupun trading anda langsung dengan saya dan Bapak Hendra martonolim pencipta Timo quantitative trading system melalui akela live streaming yang kami selenggarakan tiap hari Kamis pukul 19 30 WIB di channel ini semoga bermanfaat semuanya sukses selalu dan sampai jumpa