China vs Amerika : Trade War Round 2 Dimulai, Siapa yang Akan Hancur?
KglzikRVCWo • 2025-02-14
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id dengan demikian diagram ini secara matematis sudah membuktikan bahwa pengenaan tarif impor tidak akan bisa menguntungkan negara importir justru negara importir akan mengalami kerugian sebesar deadweight loss hal ini terjadi karena penurunan volume impor yang tidak tercover oleh tax revenue [Musik] sahabat akela yang saya kasihi sebagaimana yang saya jelaskan di akhir video sebelumnya yang berjudul dipsik Ai tionko tumbangkan Wall Street dan Bitcoin siapa dalangnya jika ketinggalan videonya Anda bisa menyimaknya pada Link yang ini nah pada bagian akhir video itu saya menyebutkan bahwa akela akan mengupload video tentang Trump trade War maka ya Ini dia videonya Trump trade War ronde kedua Kenapa ronde kedua ya karena ronde pertamanya terjadi di tahun 2018 pada masa pemerintahan Trump yang pertama yakni tahun 2017 sampai 2021 jika anda butuh catatan lengkap saya sehubungan dengan trade War runde yang pertama semuanya sudah sudah saya tulis dalam buku berjudul mengungkap rahasia Bull market terhebat sepanjang sejarah yang diterbitkan ptlx media komutindo di tahun 2021 Anda bisa menyimak detailnya di chapter 6 hingga kemudian kedua negara yakni Amerika dan Tiongkok sepakat mengakhiri Perang dagang tersebut pada tanggal 13 Desember 2019 ketika Joe biden dan Kamala Harris menggantikan Trump di tahun 2021 ada banyak sekali kebijakan Trump yang diromba akan tetapi biden administration ternyata tidak melakukan normalisasi hubungan Amerika dengan Tiongkok pasca trade War di bulan April 2024 pemerintahan biden malah meningkatkan tarif impor untuk beberapa produk baja dan aluminium dari Tiongkok bahkan hingga tiga kali lipat pemerintahan biden kemudian menetapkan tarif impor untuk kendaraan listrik atau electric vehicle asal Tiongkok hingga 100%. hal ini Masih ditambah lagi berbagai kebijakan contohnya Executive order number 14032 yang melarang investasi Amerika di perusahaan-perusahaan China yang terlibat dalam sektor militer atau security serta larangan penjualan peralatan semikonduktor dan chip memori Ai ke Tiongkok kini di awal masa pemerintahan Trump yang kedua kalinya Trump mengawali trade War Rode kedua dengan ancaman menaikkan tarif impor sebesar 25% untuk berbagai produk impor asal Meksiko dan Kanada serta penambahan tarif impor 10% untuk produk asal Tiongkok Hal ini dilakukan Trump guna menagih janji dari ketiga negara tersebut sehubungan dengan imigrasi ilegal serta penyelundupan narkoba jenis fentanil ke Amerika Serikat Oke jadi isunya adalah dua imigrasi ilegal dan penyelundupan narkoba Oke seperti biasa Mari kita periksa dulu data dan faktanya itu kayak apa berdasarkan data dari us customs and border protection khususnya di perbatasan Amerika dengan meksico memang terjadi lonjakan imigran gelap asal Tiongkok dari sekitar 2.200 orang pada tahun fiskal 2022 menjadi 24.300 pada tahun fiskal 2023 dan angkanya membengkak lagi jadi 38.200 pada tahun fiskal 2024 Sementara itu di perbatasan Kanada walaupun angkanya tidak seekstrem yang terjadi di perbatasan Meksiko data juga menunjukkan adanya peningkatan dan dari 6700 imigran gelap pada Tahun 2022 dan membengkak jadi 12.400 di tahun 2024 Perhatikan ya data ini hanya data imigran gelap dari Tiongkok saja di luar imigran yang datang dari Tiongkok melalui jalur resmi permasalahan kekacauan yang terjadi di perbatasan memang sudah sering dipertanyakan oleh senator-senator Republik h yang paling jelas adalah ketika Senator Ted Cruz membantai Alejandro mayorcas us secretary of Homeland security pada masa pemerintahan Joe biden kebijakan pemerintahan biden dan Kamala Harris sehubungan dengan lemahnya keamanan di perbatasan itu memang sering menjadi bulan-bulanan para Senator partai Republik salah satu masalah yang diungkap Ted Cruz adalah akibat tingginya lonjakan imigran gelap tersebut ada lonjakan korban jiwa di sungai Rio Grande karena mereka berupaya menyeberangi Sungai tersebut dan hanyut terbawah arus can see 500 drops the lowest level and Boom What Happens you show up and that Red Line Is You That Red Line is Joe biden and By the way here Are The Numbers that have died every year Suddenly 2021 What Happens you get in office and that red Dead bodies I've been on the Rio Grand and I've seen Dead bodies floating there Who drowned because of your refusal oke sekarang lanjut ke masalah narkoba yang pertama berhubung saya bukan ahli urusan narkoba maka saya cari tahu dulu fentanil itu apa ya dan kenapa Kok sampai begitu dipermasalahkan oleh Trump fentanilalah opioidtetik yang memiliki daya 100 kali Le powerful dibandingkan Morphin atau 50 kali lebih powerful dibandingkan heroin dan kini telah menjadi kontributor yang signifikan terhadap krisis narkoba di Amerika Serikat selain fentanil ada lagi cyzine atau lebih populer disebut dengan treng treng ini adalah obat buus yang sangat powerful dan sejak lama sudah peroleh persetujuan dari fda fda itu adalah bpomnya Amerika Tapi buat dipakai buat digunakan untuk hewan buat dipakai buat nyuntik kuda obat biusnya kuda tapi bukan buat manusia sedemikian hebatnya krisis narkoba yang sekarang tengah melanda berbagai kota besar di Amerika Serikat die atau badan anti narkoba Amerika menemukan adanya lonjakan pasokan narkoba yang berasal dari campuran fentanil dengan salzine alias Treng dan dikenal dengan sebutan Treng dop berdasarkan data temuan dari CDC atau Center for disease control and prevention antara periode Agustus 2021 hingga Agustus 2022 ada [Musik] 107.735 warga Amerika yang meninggal dunia akibat keracunan obat di mana 66% atau 2/3 kematiannya diakibatkan oleh fentanil berdasarkan temuan itu juga disebutkan bahwa kartel sinaloa dan kartel jalisco di meksico yang menggunakan berbagai bahan kimia yang bersumber dari Tiongkok bertanggung jawab atas sebagian besar fentanil yang diperdagang di komunitas-komunitas di seluruh Amerika Serikat memang mulai 1 September 2024 menjelang Pemilu Amerika Serikat yang lalu pihak berwenang di Tiongkok mengatakan bahwa mereka akan memberlakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap produksi dan penjualan tiga bahan kimia yakni 4 ap kemudianb4 dan norventanil dan haruskan eksportirnya untuk mendapatkan izin khusus jadi ada dua isu utama ini sekarang yang pertama adalah lonjakan imigran gelap dan yang kedua adalah narkoba pada saat kampanye melalui slogan Trump will fix it Trump memang menjanjikan rakyat Amerika untuk menyelesaikan masalah ini dengan demikian dugaan Sementara saya Trump menggunakan ancaman kenaikan tarif ini guna menekan pemerintah-pemerintah negara lain sehubungan dengan permasalahan lonjakan imigrasi ilegal dan krisis narkoba yang tengah melanda Amerika segera sesudah keputusan kenaikan tarif tersebut pada kenyataannya presiden Meksiko Claudia sainbom setuju untuk segera menerjunkan 10.000 pasukan Garda nasionalnya ke perbatasan guna menanggulangi penyelundupan nark Trump kemudian meresponnya dengan melakukan penundaan atas kebijakan tarif terhadap Meksiko tersebut selama 1 bulan ke depan tidak lama kemudian Justin trudo juga mengabarkan bahwa Kanada Tengah mengimplementasikan program keamanan perbatasan dengan anggaran sebesar 1,3 miliar us do termasuk 10.000 pekerja Garda depan serta sumber daya lainnya guna membendung aliran fentanil serta berjanji untuk menunjuk fentanil Zar pejabat penanggung jawab yang akan bekerja sama dengan Amerika Serikat guna memerangi fentanil dan money laundering sehubungan dengan itu Trump kemudian juga memberlakukan penundaan yang sama atas kebijakan tarif impornya terhadap Kanada lantas Bagaimana dengan Tiongkok berbeda dengan Meksiko dan Kanada menteri perdagangan Tiongkok Wang tau mengutuk keras ancaman tarif Trump dengan menekankan bahwa krisis fentanil yang terjadi di Amerika sekarang ini adalah masalah domestik internalnya Amerika Serikat dan sumber permasalahannya terletak pada masalah security atau keamanan pada perbatasan dengan demikian Tiongkok akan mengimplementasikan kenaikan tarif yang sama sebagai balasan atas produk impor dari Amerika dan mengumumkan rencananya untuk melayangkan gugatan terhadap Amerika Serikat ke WTO world trade organization sampai tahap ini mungkin ada yang bertanya sebenarnya jika Amerika menerfkan tarif impor yang bayar pajak impornya kan sebenarnya adalah si importir bukan eksportir dari negara produsen terus emang apa untung ruginya buat Amerika ketika menerapkan tarif impor dan apa kerugian negara-negara eksportir tersebut ketika Amerika menerapkan tarif impor jawabnya adalah pengenaan tarif impor oleh Trump akan dibalas oleh tarif impor juga pada pihak negara eksportir mereka akan bisa melakukan balasan berupa kenaikan tarif impor juga atas produk-produk dari Amerika yang diekspor ke negara mereka sehingga Ujung jungnya terjadilah perang dagang di mana yang namanya perang tidak ada untung dua-duanya semuanya rugi Lah kok bisa Oke gini Buat ngejelasinnya sekarang kita masuk ke materi inti saya Awali dari satu kurva yang selalu kita pelajari dalam ekonomi mikro dan itu adalah kurva suplly and demand kita tidak bicara agregat supply and demand ya tapi supply and demand satu Kenapa karena tarif impor tidak diterapkan untuk semua barang tapi hanya spesifik beberapa aja Saya harap sahabat akela semua sudah paham bahwa kurva supply and demand berada pada sumbu horizontal quantity dan sumbu vertical price atau harga kurva supply itu sloping up karena semakin tinggi harga suatu barang produsen akan menawarkan semakin banyak sementara kurva demand sloping down karena semakin tinggi harga produk ya berarti permintaan akan produk tersebut akan semakin berkurang titik temu keduanya dikenal dengan titik keseimbangan harga atau disebut equilibrium price dengan demikian area di atas kurva supply hingga equilibrium price yang saya tandai warna biru muda ini adalah kondisi di mana produsen bisa menjual produknya di atas harga minimal atau biaya produksi mereka dan dengan demikian kita sebut itu namanya producer surplus atau surplus produsen sementara area di bawah kurva demand hingga equilibrium price adalah kondisi di mana konsumen bisa membeli produk dengan harga di bawah dari harga yang mereka bersedia bayarkan untuk produk tersebut dan dengan demikian kita sebut itu namanya consumer surplus atau surplus consumen dan saya kasih warna orange nah Bagaimana jika sekarang negara tersebut membuka diri untuk impor produk tersebut dari luar negeri di mana harga internasional berada di bawah equilibrium price produk tersebut kita sebut PW atau World price berhubung harga impor jauh di bawah harga produk domestik maka sekarang tidak ada lagi yang mau beli produk domestik di atas World price ngapain Bisa impor harganya lebih murah ngapain beli yang lokal nah akibat nya ada dua konsekuensi satu Perhatikan dengan adanya impor membuat surplus produsen jadi mengecil kita sebut qd1 yang kedua konsekuensinya adalah Berhubung sekarang harga murah surplus konsumen jadi naik banyak di mana produk yang tidak lagi bisa dipenuhi produsen lokal disuplly semuanya oleh produk impor total supply kita sebut qw1 dan dengan demikian volume impor itu sama dengan qw1 - qd1 perhatikan surplus konsumen akibat impor ini adalah surplus tambahan yang sebelumnya tidak pernah ada ini semua terjadi berkat kemampuan negara lain menyediakan produk yang sama tapi dengan harga yang jauh lebih murah nah Bagaimana jika negara pengimpor ini sekarang memberlakukan tarif impor perhatikan baik-baik diagram ini di mana ini adalah kondisi mula-mula di mana terjadi perdagangan bebas tidak ada tarif impor ya bebas sekarang pemerintahnya menerapkan tarif impor sehingga harga produk impor tersebut jadi naik karena harga mula-mula ketambahan tarif impor B masuk sekarang tidak peduli berap pun tarif bea masuk yang diterapkan pemerintah itu akan selalu Diteruskan oleh importir ke konsumen berarti yang bayarin tarif impor itu adalah konsumen bukan negara pengekspor Bagaimana jika importirnya nombokin sebagian dari bea masuk ya tetap aja Berarti si importir juga sek berada dalam posisinya sebagai konsumen yang membayar sebagian dari tarif impor tersebut harap dicatat negara eksportir tidak bayar 1u sen pun atas tarif Bia masuk yang diterapkan negara importir tersebut yang bayar ya konsumennya hal ini akan memberikan empat konsekuensi sebagai berikut satu karena harga kini naik dari P1 ke P2 yakni harga internasional ditambah tarik kini surplus produsen jadi naik Ya jelas ya karena produsen domestik akan diuntungkan dengan kenaikan harga ini mengakibatkan suplly domestik naik dari qd1 jadi qd2 konsekuensi kedua namun jangan lupa kenaikan harga mengakibatkan terjadinya penurunan surplus konsumen perhatikan area orange ini sekarang ya surplus konsumen ini sekarang jadi mengecil dan karena harga jadi tambah mahal maka yang beli juga tambah sedikit terjadilah penurunan quantity dari qw1 ke qw2 perhatikan volume impornya yang saya Gambarkan pakai garis merah tebal dan additional surplus yang dihasilkan impor area pink sekarang jadi mengecil konsekuensi ketiga memang pemerintah akan bilang tapi kan negara dapat kenaikan penerimaan pajak atau tax revenue dari tarif impor dan itu Saya tunjuk dengan area warna hijau ini yakni total hasil kali tarif atau selisih P2 - P1 dikalikan volume impor yakni qw2 - qd2 namun jangan lupa tax revenue itu berasal dari consumer surplus cuman pindah sekarang bukan di consumer surplus tapi sekarang jadi tax revenue-nya pemerintah dengan kata lain ini prinsip penting pemerintah hanya bisa narik pajak dari rakyatnya sendiri dan bukan dari negara lain dan coba perhatikan konsekuensi yang keempat perhatikan area yang saya beri pattern garis-garis warna merah ini itu adalah area surplus yang hilang dan dalam ekonomi ini dikenal dengan sebutan dead with loss dengan demikian diagram ini secara matematis sudah membuktikan bahwa pengenaan tarif impor tidak akan bisa menguntungkan negara importir justru negara importir akan mengalami kerugian sebesar deadweight loss hal ini terjadi karena penurunan volume impor yang tidak tercover oleh tax revenue Nah sekarang Mari kita lihat data makro ekonominya dari mikro kita sekarang ke pindah ke makro di tahun 2018 ketika Trump melancarkan perang dagang ronde kes hingga 2019 nampak terjadi penurunan volume impor dari Tiongkok secara signifikan pertumbuhan GDP Amerika sejak Kuartal pertama 2018 itu turun dari 3,3% menjadi Hanya 0,6% Sementara itu inflasinya justru naik dari 2,1% naik jadi 2,9% lah masa tim ekonomi Trump tidak paham risiko ini Oh saya yakin mereka termasuk Trump sangat paham akan yang namanya deadwi loss ini tadi namun mereka menggunakan ini sebagai bargaining power khususnya terhadap negara-negara yang secara langsung maupun tidak andil terhadap dua masalah pelik yang tengah dihadapi Amerika bisa jadi mereka mempersepsikan dead with loss sebagai harga yang harus dibayar guna menyelesaikan kedua permasalahan pelik di atas lonjakan imigran gelap dan krisis narkoba Pertanyaan selanjutnya Bagaimana dengan Tiongkok berdasarkan data terakhir ekspor Tiongkok ke Amerika adalah 500 miliar us do sementara impornya dari Amerika hanya 165 miliar US Dollar dengan demikian neraca perdagangan Tiongkok surplus terhadap Amerika sebesar 335 miliar US Dollar sebagaimana saya jelaskan pada diagram supply and demand tadi jika terjadi perang dagang maka impor Amerika dari Tiongkok berpotensi menyusut dan ini berarti surplus neraca perdagangan sebesar 335 miliar ini bakal menyusut saya juga yakin bahwa pemerintah Tiongkok sudah sejak lama mengantisipasi hal ini sehingga sejak perang dagang ronde pertama Tiongkok sudah ambil ancang-ancang melepaskan ketergantungan pasar mereka dengan Amerika nah contohnya Tiongkok sejak lama sudah membangun aliansi Bricks guna memperluas pasar dan kini sejak awal pemerintahan Bapak Prabowo Indonesia juga sudah resmi menjadi anggota Bricks yang menjadi pertanyaan sekarang sudah siapkah Indonesia bersama-sama dengan negara lain di dunia khususnya Bricks menggantikan Amerika sebagai konsumen produk-produk dari Tiongkok pada bulan Februari 2024 hal ini sudah sempat saya utarakan melalui video berjudul Tiongkok deflasi apa dampaknya ke Indonesia Anda bisa menyimaknya melalui video yang ini sudah siapkah dunia industri di Indonesia menghadapi gelombang produk murah dari Tiongkok hal ini didasarkan pada data bahwa inflasi Indonesia kini sudah turun ke level 0,76% berarti inflasi tahunan sudah mendekati negatif loh kalau negatif bukannya bagus inflasi turun bagus itu namanya disinflasi tapi kalau turunnya itu sampai jadinya negatif itu namanya deflasi dan itu bukan bagus itu mengerikan Loh kok bisa begitu saya sudah jelaskan apa itu inflasi Apa itu disinflasi dan apa itu deflasi pada video berjudul inflasi vs Dis inflasi versus deflasi Anda bisa menyimaknya di video yang ini ketika terjadi deflasi maka industri manufaktur akan terpaksa perang harga hingga profit mereka habis dan terpaksa harus bekerja dengan keuntungan negatif alias nombo di mana ini tidak bisa berlangsung lama dan yang terjadi berikutnya ada adalah mereka terpaksa harus tutup pabriknya dan akibatnya PHK pun tidak bisa dihindari lagi jika sudah deflasi dan tidak segera diatasi maka deflasinya akan semakin lama semakin parah berakibat spiral deflation atau spiral deflasi dan terjadilah yang namanya depresi ekonomi semua yang pernah belajar makroekonomi paham betul dengan siklus ini data inflasi bulanan dari BPS bahkan sudah menunjukkan deflasi sebesar 0,76% jika kita perhatikan data bulan ke bulan kita bisa lihat mulai Mei hingga September angka inflasi bulanan Indonesia sudah deflasi memang sempat pulih 3 bulan tapi sekarang anjlok jadi negatif lagi deflasi lagi Sementara itu pada saat yang bersamaan indeks persepsi korupsi Indonesia kini berada di 37 sejajar dengan Argentina dan etiiopia namun posisinya kini jauh di bawah Malaysia dan timoleste lantas Bagaimana dampak Trump trade War ini terhadap pergerakan bursa saham baik Indonesia maupun Amerika dan bagaimana juga dengan emas Forex dan Bitcoin tenang khusus bagi sahabat akela yang butuh konsultasi sehubungan dengan trading maupun investasinya di Bursa e Indonesia bursa sahama Amerika Forex gold hingga Bitcoin dan Aset crypto Anda juga bisa ikuti akela live streaming di channel ini setiap hari kamis malam pukul 19.30 WIB di mana akela akan hadir guna menjawab seluruh pertanyaan Anda semoga bermanfaat sukses selalu dan sampai jumpa
Resume
Categories