Transcript
HDNvAKA5k_4 • Strategi Tiongkok Menghadapi Trade War
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/AkelaTradingSystem/.shards/text-0001.zst#text/0241_HDNvAKA5k_4.txt
Kind: captions
Language: id
pengusaha-pengusaha Tiongkok ini dari
zaman dahulu itu ibarat air yang
mengalir deras di sungai hang Ho itu
tidak bisa dibendung oleh batu karang
segede
apapun sahabat akela di dunia ini ada
negara-negara yang lebih dikenal sebagai
negara konsumen dan ada negara-negara
yang lebih dikenal sebagai negara
produsen hal ini nampak pada data-data
berikut ini Amerika contohnya adalah
negara dengan angka impor terbesar di
dunia dan peringkat kedua diduduki oleh
Tiongkok sementara jika kita lihat dari
sisi sebaliknya Tiongkok adalah negara
dengan angka ekspor terbesar di dunia
sementara Amerika justru posisinya
sekarang berada di peringkat yang kedua
dan sekarang Ingatkah sahabat akela
semua dengan peristiwa yang satu ini ini
adalah perjanjian perdagangan yang
ditandatangani presiden Amerika pada
waktu itu Donald Trump dengan
liuh Wakil perdana menteri Tiongkok pada
tanggal 15 Januari 2020 yang dikenal
dengan kesepakatan fase 1 antara Amerika
Serikat dengan Tiongkok yang bertujuan
untuk mengurangi ketegangan dalam perang
dagang yang telah berlangsung antara
kedua negara sejak akhir 2017 sebagai
bagian dari kesepakatan ini Amerika
Serikat setuju untuk tidak menaikkan
tarif lebih lanjut yang sebelumnya sudah
mereka rencanakan dan sebagian dari
tarif yang sudah ada juga akan dikurangi
Kendati pun demikian sebagian besar
tarif yang dikenakan selama perang
dagang masih tetap berlaku terutama pada
barang-barang made in China senilai
sekitar 360 miliar
do sejak berlangsungnya perang dagang
tersebut nilai impor Amerika terhadap
produk-produk made in China turun
drastis dari kisaran 562 miliar us do di
tahun 2018 turun hingga di bawah 450
miliar do di tahun 2020 Namun kita semua
juga ingat bahwa guna mencegah
terpuruknya ekonomi semakin dalam akibat
covid-19 The Fed kemudian berupaya
menahan colapsnya agregat demand dengan
cara kuantitatif
eing dan oleh Trump administration kala
itu berdasarkan undang-undang
coronavirus aid relief and economic
security alias car act yang sebelumnya
memperoleh dukungan dari kubu Demokrat
maupun Republik sehingga disetujui
kongres alias B partisan support qe ini
kemudian disalurkan ke warga negara
Amerika melalui bantuan langsung tunai
dalam bentuk cek yang dikirimkan ke
rumah-rumah warga melalui
pos tujuan theet dan pemerintah beserta
kongres adalah menyelamatkan ekonomi
dengan mempertahankan agregat Demand dan
mereka memang berhasil mempertahankan
agregat demand ketika ekonomi Amerika
Mulai reopen sejak akhir tahun 2021
hingga
2022 impor Amerika ke Tiongkok kembali
naik bahkan di Tahun 2022 sempat
melampaui level tertinggi sebelum
terjadinya trade War namun di tahun 2023
impor Amerika dari Tiongkok anjlok
bahkan di bawah level terendahnya di
tahun
2020 sementara itu meksico kini berhasil
menggantikan Tiongkok sebagai negara
supplier terbesar ke
Amerika di tahun 2023 impor Amerika dari
meksico melonjak menjadi
480 miliar us Doll melampaui impor
Amerika dari Tiongkok sebesar hanya
448 miliar us darll data ini sempat
viral di berbagai media mainstream
bahkan hingga ke media di Indonesia
sekalipun bahwa mexik
berhasil melampaui China sebagai
eksportir terbesar ke Amerika Serikat
ditambah lagi subjudul bahwa Amerika
Serikat ingin mengurangi ketergantungan
terhadap
China jika kita hanya melihat data di
permukaan seperti itu memang nampaknya
demikian namun prinsip akela tidak
pernah seperti itu semboyan akela yakni
solum sekundum data Veritas hanya
berdasar data dan fakta kebenaran
menuntut kita untuk menggali data lebih
dalam Jika Kita gali lebih dalam maka
mulai muncul berbagai hal yang tidak
nampak di berbagai pemberitaan selama
ini yang pertama perhatikan data ini
impor Meksiko dari Tiongkok juga
melonjak pesat sejak tahun
2018 berikutnya foreign direct
investment atau fdi dari Tiongkok ke me
itu juga Terus mengalami
peningkatan ketika pemerintah Tiongkok
sibuk negosiasi dengan pemerintah
Amerika sehubungan dengan trade War
pengusaha-pengusaha Tiongkok ini tidak
pernah tinggal diam pengusahapengusaha
Tiongkok ini dari zaman dahulu itu
ibarat air yang mengalir deras di sungai
hang Ho itu tidak bisa dibendung oleh
batu karang segede apapun mereka akan
terus mencari jalan keluarnya
sendiri sejak zaman deng shoing
mereformasi ekonomi dan membuka diri
terhadap investasi asing secara perlahan
Tiongkok menjadi negara produsen dunia
ketika Trump memulai trade War dengan
menaikkan tarif impor atas produk-produk
made in China maka pengusaha Tiongkok
ini kini membangun pabriknya di mekso
dengan demikian barang-barang produksi
mereka tidak lagi in China tapi made in
Mexico dan karena bukan made in China
maka tidak lagi dikenakan tarif impor
21% melainkan karena made in Mexico
tarif impornya jadi nol nah ini
contohnya Ini adalah pabrik TV High
Sense tapi ini bukan pabrik TV High
Sense di chingtao santung Province ini
adalah pabrik TV high sens di Rosario
baja
California baja California ini adalah
meksico dan letaknya memang dekat
perbatasan Mexico dengan California dari
rosarito meksico ke San Diego Amerika
Serikat itu hanya makan waktu sekitar 1
Seteng jam pakai mobil tuh udah nyampai
tidak hanya itu High Sense Bahkan bukan
hanya punya satu pabrik saja tapi malah
ada dua yang satu lagi namanya high sens
montre home appliances di Salinas Victor
nuevo Leong yang satu ini khusus
memproduksi kulkas mesin cuci piring
oven AC dan lain-lain pabrik ini mulai
dibangun pada 26 April tahun 2021 dan
sejak semester kedua Tahun 2022 sudah
aktif
berproduksi investasi High Sense ini
disambut dengan hangat oleh pemerintah
meksico dan ini adalah acara
peresmiannya yang juga dihadiri oleh
Ching chiaou Chinese ambassad to Mexico
emudan
ada
Min kemudian
adaerto R secary of economy and labor
dan
jugaens Pro leader pens ini jaraknya
hanya sekitar 5 jam pakai mobil ke San
Antonio Texas atau
bisa sekarang Ingatkah anda dengan event
ini pada tanggal 7 Januari 2020 Elon
musk meresmikan penjualan mobil Tesla
model y pada pabrik Tesla di Shanghai
China event ini menandai untuk pertama
kalinya Tesla memproduksi mobil di luar
Amerika dan memasarkannya di luar
Amerika Serikat juga sejak pertengahan
2020 penjualan Tesla mulai meningkat dan
memasuki tahun 2021 revenue Tesla
semakin naik dan demikian juga harga
sahamnya nya Namun coba lihat apa yang
terjadi sejak 2022 hingga sekarang sejak
2022 revenue Tesla terus Mengalami
penurunan sebelum 2019 kita masih ingat
Di Jakarta ada satu raja jalanan dan itu
adalah metro mini sebaiknya kita
mengalah aja kalau kena yang satu itu
Nah kalau di Amerika Raja jalanannya itu
beda lagi raja jalanan di Amerika itu
adalah bus sekolah
Ketika anda mengemudi di Amerika dan
Anda lihat ada bus sekolah pasang tanda
akan berhenti sebaiknya Anda juga ikut
menepi dan ikut berhenti jangan
coba-coba mendahuluinya atau nyalip
apalagi ketika mereka menurunkan
penumpang atau menaikkan penumpang SIM
Anda bisa langsung dicabut atau
dikenakan denda tilang yang luar biasa
mahalnya atau dalam kasus-kasus tertentu
bahkan terpaksa harus ngedekem masuk
penjara serius Nah sekarang ini bus
sekolah di Amerika mulai beralih ke bus
listrik dan Coba lihat bus sekolah ini
merek apa
ya mereknya ternyata
byd loh Apakah itu made in China dan
dikenakan tarif impor
21%. nah ini Saya tunjukkan penampakan
Pak pabriknya tapi anda jangan kaget
kalau di pabriknya ini ada bendera
amerikanya karena ini adalah pabrik byd
di lanchester California karena itu bus
sekolah yang anda lihat tadi barusan itu
adalah Made In
USA dan byd sudah mengkonfirmasi untuk
membuka pabriknya di meksico
juga selain High Sense dan byd ada
banyak sekali pabrikan Tiongkok yang
membuka pabrik baru di meksico ini
adalah Pak lung machinery GR di
Mon kemudian solar Rover GR alias
teinging solar industries juga membuka
pabriknya di jalisco Mexico dan mereka
juga memproduksi baterai maka nampaknya
nanti lokasi byd itu juga engak
jauh-jauh dari situ juga kemudian ada
hovusan industrial Park yang membangun
Kawasan Industri bagi banyak pabri
Tiongkok di meksico nah yang saya
Sebutkan ini belum seberapa masih ada
banyak lagi yang belum saya Sebutkan
satu persatu ketika Amerika
memberlakukan tarif impor yang sangat
tinggi hingga 21% bagi produk-produk
made in China maka bagi pengusaha
Tiongkok mereka paling cuman bilang ya
udahlah kalau enggak mau beli langsung
sama kita ya udah enggak apa-apa Anda
juga bisa beli dari distributor kita aja
mau pilih mana mau pilih yang dekat
Amerika ya adanya di Meksiko mau lokasi
yang agak jauhan dikit ada India ada Med
in Thailand Bangladesh Vietnam Kamboja
pun juga ada nah bagaimana dengan
strategi Tiongkok di Indonesia dan
bagaimana dengan program stimulus
besar-besaran yang barusan diluncurkan
pboc dan pemerintah Tiongkok simak video
Selanjutnya ya dan khusus bagi sahabat
akela yang ingin menganalisa saham baik
bursa saham Amerika saham bursa f
Indonesia atau barangkali Forex dan
komoditas seperti emas crude oil hingga
Bitcoin dan Aset kripto lainnya atau
barangkali sekarang juga saham Tiongkok
silakan join akela live streaming setiap
hari kamis malam pukul 19.30 WIB di
channel ini Biayanya berapa he cukup
pastikan diri Anda sudah subscribe di
channel ini aktifkan tombol alert-nya
klik like dan bagikan video ini ke
rekan-rekan anda yang membutuhkan semoga
bermanfaat sukses selalu dan sampai
jumpa
[Musik]