Kind: captions Language: id dan memulai periode pemangkasan suku bunga acuan the time has come fory to [Musik] adjust Oke dalam video ini saya akan menjelaskan tentang konfirmasi yang diberikan Jerome Pow dalam pidatonya yang berjudul reassessing the effectiveness and transmission of monetary Policy pada acara Jackson H syposium yang berlangsung di Jackson Lake Lodge di Taman Nasional Grand Titan wyoming Amerika Serikat pada hari Jumat 23 Agustus 2024 yang lalu Jackson H symposium ini adalah event tahunan yang berlangsung sejak tahun 1978 dan diselenggarakan oleh the fet distrik Kansas City dan saat ini distrik Kansas City ini dipimpin oleh jeffre Smith yang menggantikan este George yang mencapai batas usia pensiunnya pada akhir bulan Januari 2023 lalu event ini adalah event berkala dan tahun lalu akela juga membuat video tentang event Jackson hle ini anda bisa menyimaknya pada video yang ini pada tahun 2024 ini Jackson hall syosium berlangsung dimulai pada hari Kamis 22 Agustus hingga Sabtu 24 Agustus 2024 guna menjelaskan pidato pawel ini maka saya harus mempersiapkan kerangka berpikirnya dulu apa yang dilakukan theet selama ini pada dasarnya adalah aplikasi atau penerapan teori-teori makroekonomi di mana kalau bicara makroekonomi maka ini adalah bidang ilmu yang sangat luas akan tetapi ada dua hal yang paling erat hubungannya dengan fat fund Policy atau kebijakan moneter The Fat sebagaimana yang dijelaskan oleh Jerome Pow dalam pidatonya pada simposium Jackson hle tersebut yang pertama adalah coba lihat ini ini namanya Philips Curve atau kurva Philips ini adalah kurva yang menjelaskan tentang hubungan tingkat inflasi yang berbanding terbalik dengan tingkat pengangguran semakin tinggi angka pengangguran maka inflasinya juga semakin rendah sebaliknya Semakin rendah angka pengangguran maka itu berarti tingkat inflasi yang semakin tinggi ketika semua orang bekerja atau kondisi maksimum employment terjadi maka daya beli masyarakat juga tinggi sehingga consumer spending atau belanja konsumen itu jadi tinggi dan berakibat agregat permintaan atau agregat demand akan barang dan jasa menjadi semakin tinggi sehingga general price level atau harga-harga secara keseluruhan juga naik yang artinya inflasi jadi naik sebagaimana sudah sering saya jelaskan dalam video-video mengenai Fed fund Policy Semua pejabat the fet ketika diambil sumpahnya mereka ini memegang tanggung jawab yang dikenal dengan sebutan dual Mandate of the US economy dan itu adalah Maximum employment dan Price stability berhubung keduanya ini berbanding terbalik maka yang bisa dilakukan defend adalah mencapai suatu kondisi keseimbangan antara risiko unemployment dengan risiko inflasi sejak tahun 2021 inflasi Amerika membumbung tinggi dan sejak Maret 202 du The Fat mulai menaikkan suku bunganya dari level 025 menjadi 525 hingga 550 basis point pada bulan Juli 2023 berarti dalam kurun waktu hanya 16 bulan saja theet sudah menaikkan suku bunga sebanyak 525 basis point ini adalah kenaikan suku bunga The Fat yang tercepat sepanjang sejarah guna menjelaskan kebijakan devet ini saya akan gunakan grafik yang selalu menjadi materi belajar mahasiswa yang dapat mata kuliah makroekonomi ini adalah grafik yang sangat basic banget dan pasti ada selalu ada dalam mata kuliah makroekonomi ini adalah kurva agregat Demand dan ini adalah kurva short Run aggregate supply pertemuan kedua kurva ini adalah general price level saya kasih simbol P1 pada sumbu vertikal dan pada sumbu horizontal di mana ini menunjukkan agregat output atau Real GDP dan saya kasih y1 ketika data data menunjukkan bahwa general price level P1 ini mengalami kenaikan sehingga menjadi terlampau tinggi Maka the perlu mengendalikan kenaikan harga-harga barang dan jasa ini dari kedua kurva ini devet tidak berkuasa untuk menggeser-geser kur su yang warna biru ini the enggak bisa lakukan itu namun melalui kebijakan moneternya the berkuasa Untuk menggeser kurva agregat demand ke kiri bawah atau mendorongnya ke kanan atas caranya adalah dengan mengatur kebijakan atas jumlah likuiditas atau money supply yang beredar di masyarakat jika melihat bahwa yang mengganggu adalah price level PR levelnya ketinggian inflasi ketinggian maka theet akan menarik turun agregat demand dengan cara menjalankan kebijakan quantitative tightening atau pengetatan dan itu dilakukan dengan cara menaikkan suku bunga acuan fatfund rate akibatnya kurva agregat demand jadi turun atau melemah dari ad1 ke ad2 dan perhatikan general price level sekarang jadinya turun dari P1 ke P2 dan itu berarti titik keseimbangan baru itu tercapai di mana Ini juga berarti real gdp-nya itu juga turun dari y1 ke Y2 ekspektasinya adalah pada titik keseimbangan yang baru ini theet berhasil mengkondisikan tingkat pengangguran yang relatif rendah sementara general price level juga stabil dengan tingkat inflasi di Kisaran 2% year over year pada saat itu terjadi maka ekonomi bekerja pada kondisi long Run aggregate supply di mana itu artinya sumber daya tenaga kerja modal teknologi itu semuanya bekerja optimal pada kapasitas maksimumnya pada long Run agregate supply terjadilah yang dikenal dengan sebutan goldilck economy dan ini hanya akan terjadi jika Fed berhasil menurunkan inflasi ke level 2% dan stabil di Kisaran itu sementara penganggurannya juga tetap stabil di Kisaran nairu alias 4,5%. nairu itu adalah singkatan dari non-acelerated inflationary rate of unemployment itu adalah tingkat pengangguran yang tidak mengakibatkan terjadinya percepatan inflasi dalam pidatonya di Jackson hall secara eksplisit Jerome Paul menjelaskan bagaimana mereka bisa sampai pada kondisi inflasi yang melesat naik di mana CPI inflation itu bahkan menembus level 9,1% dan Kendati pun sekarang sudah turun ke level 2,9% sementara PC inflation itu sempat naik jadi 7% ya PC inflation ini adalah angka inflasi yang menjadi acuan theet namun sekarang memang PC inflation atau personal consumption expenditure ini sudah turun ke level 2,5 Sebelum saya lanjutkan saya perlu Jelaskan dulu garis pemisah yang tegas antara lembaga moneter dan lembaga fiskal theet ini adalah lembaga moneter di mana sebagai lembaga moneter theet tidak berada di bawah kendali pemerintah jadi Perhatikan ya theet ini bukanlah pemerintah akan tetapi walaupun bukan pemerintah theet juga bukan bank SW banyak yang rancu seputar pemahaman tentang theet karena campurado yang didasarkan pada konsep pemahaman sempit bahwa hanya ada dua lembaga yakni lembaga pemerintah dan nonpemerintah di mana Kalau nonpemerintah itu berarti swasta Oke saya selalu tanya balik kalau begitu berarti MPR dan d ini kan bukan pemerintah karena dia tidak berada di bawah pemerintah berarti MPR dan DPR itu adalah swasta ya kan katanya kalau bukan lembaga pemerintah atau lembaga non pemerintah itu berarti pasti swasta berarti MPR DPR itu swasta ya pada kenyataannya kan enggak begitu kenyataannya banyak lembaga yang tidak berada di bawah pemerintah namun tidak bisa disebut sebagai lembaga swasta kedudukan the di Amerika itu pada dasarnya sama dengan bank Indonesia di negara kita yakni sebagai Bank Sentral baik Bi maupun theet ini memiliki wewenang untuk menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar istilah ekonominya sebutnya namanya likuiditas dengan kata lain theet hanya berwenang mengurangi jumlah uang beredar melalui kebijakan kuantitatif atau menambah jumlah uang beredar yakni melalui pemangkasan suku bunga acuan atau melalui quantitative easing namun perhatikan theet ini tidak memiliki wewenang untuk membelanjakan uang tersebut wewenang untuk membelanjakannya itu ada di tangan pemerintah dalam Hali ini kalau di Amerika itu namanya us treasury department dan itu semua harus atas anggaran yang sebelumnya sudah disetujui oleh kongres dalam hal ini Pemerintah mengajukan anggaran dan dibahas dulu pada House of representative di mana apabila itu sudah disetujui maka itu lanjut ke senat sebelum akhirnya balik lagi ke pemerintah atau dalam hal ini presiden presiden akan membubuhkan tanda tangannya menjadi undang-undang selama dua dasawarsa terakhir ada dua kebijakan quantitative easing atau seringki di populer dikenal dengan istilah The Fat cetak uang yang pertama itu terjadi di zaman Ben bernanky dan yang kedua terjadi di zaman Jerome Powell namun Tahukah Anda Apa perbedaan kuantitatif eing yang terjadi di zaman benanki dengan Qi yang terjadi di zamannya Jerome Powell ini bagi yang belum tahu Qi yang terjadi di zaman benanky itu berawal dari krisis yang terjadi di real estate atau Perumahan dan dikenal dengan sebutan subprime morgage Crisis diawali dari banyaknya kredit Perumahan atau housing mortgage yang macet hingga collaps-nya bank-bank besar di Amerika yang mencapai puncaknya pada bulan September 2008 di mana leemon Brothers salah satu bank terbesar di Amerika saat itu mengajukan Chapter 11 alias pilot pada tanggal 15 September 2008 terjadi pemandangan bersejarah yang sangat legendaris di mana karyawan-karyawan Liman Brothers ini berbondong-bondong mengemasi barang-barang Mereka pergi meninggalkan kantor tempat mereka bekerja bursa saham Crash parah dan us treasury secretary Henry Paulson didampingi oleh Ben beranki chairman deet saat itu mengajukan proposal ke kongres proposal yang diberi judul trouble asset relief program atau tarp ini pada dasarnya adalah proposal dengan nilai 700 miliar US Dollar guna menyelamatkan industri perbankan Amerika dari kebangkrutan massal pasca bangkrutnya leemon Brothers perhatikan detailnya ya tab ini diajukan oleh treasury dan bukan oleh the fet the fet hanya menyediakan dananya saja dan untuk itu the fet sudah punya dasar hukum si namanya Federal Reserve act tahun 193 akan tetapi wewenang untuk menebus aset-aset macet dari institusi berarti membelanjakan uangnya uangnya mau dipakai Apa ini Itu bukan berada di wewenangnya theet tapi berada wewenangnya di tangan pemerintah di mana anggarannya itu harus disetujui dulu oleh kongres karena itu makanya Henry poson mengajukan proposal tarp itu dulu ke kongres nah di zaman POW yang terjadi beda lagi semuanya itu berawal dari pandemi covid-19 yang meng akibatkan terjadinya Lockdown di mana-mana dalam sekejap New York Chicago dan kota-kota lainnya di Amerika itu langsung senyap tidak ada kendaraan yang lalu lalang bahkan bandara juga tutup semua pesawat terbang semuanya tidak beroperasi dalam sekejap agregat Demand dan agregat supply itu colollaps pada saat yang bersamaan hal ini belum lagi ditambah realita lumpuhnya berbagai fasilitas kesehatan karena jumlah pasien covid-19 yang membludak mengakibatkan tingkat kematian itu langsung melonjak drastis anda akan ingat semua zaman covid dulu itu bayangan ketakutan akan berulangnya depresi ekonomi terparah sepanjang sejarah Amerika yakni The Great American depression tahun 1929 kembali membayangi banyak ekonom termasuk the fet dan Karena kekhawatiran akan risiko tersebut pada tanggal 23 Maret 2020 Jerome Powell mengumumkan quantitative ising unlimited dan sekarang Coba perhatikan chart ini ini adalah histogram M1 Amerika yakni jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar ya jadi M1 itu adalah total uang kartal dan uang giral Uang kartal itu adalah uang kertas dan Logam fisik yang beredar di masyarakat sementara uang giral adalah total saldo simpanan masyarakat yang bisa sewaktu-waktu ditransfer atau dipindah tangankan melalui cek transfer bank dan kartu debit coba perhatikan di zaman bernan ini Qi yang dilakukan oleh the fet itu tidak mengakibatkan terjadinya lonjakan M1 ataupun m2 m2 adalah ukuran jumlah uang beredar yang meliputi M1 ditambah beberapa jenis simpanan dan investasi jangka pendek yang relatif mudah dicairkan langsung menjadi uang tunai Kenapa tidak terjadi lonjak kan m1 dan m2 Hal ini karena quantitative easing di zaman bernan k tersebut adalah berupa pembelian us treasuries melalui open market dan pemerintah kemudian menggunakan dana hasil penjualan us treasuries ini guna menebus aset-aset yang bermasalah itu makanya namanya trouble asset relief program dengan demikian hanya sebagian M2 yakni reks dana pasar uang atau money market fund yang ber investasi pada short term treasury Bills itu yang termasuk dalam M2 karenanya tidak terjadi loncakan m1 m2 yang nampak di tahun itu sekarang bandingkan dengan apa yang terjadi pada qe di zaman Jerome Powell qe di zaman Pow oleh pemerintah pada waktu zaman Donald Trump di mana steam menu Chin itu adalah us treasury secretarynya qe ini untuk pertama kalinya itu langsung disalurkan ke tiap-tiap warga negara Amerika Serikat dalam bentuk cek yang bisa langsung dibelanjakan dasar hukum penyaluran ini adalah melalui undang-undang yang telah disetujui kedua kubu Republik maupun Demokrat alias B partisan support dan telah disetujui kongres Trump sendiri kemudian menandatanganinya pada tanggal 27 Maret 2020 karena itu jelas ya qe di zaman pawel ini Kemudian oleh pemerintah disalurkan dalam bentuk BLT dan bila dibandingkan dengan Qi di zaman bernanki maka Qi pada tahun 2020 hingga 2021 ini pada dasarnya adalah basuka Qi sebagaimana saya jelaskan di atas theet tidak berkuasa atas kurva agregat supply namun melalui Qi ini The Fat berupaya menyelamatkan agregat demand The Fat berusaha dorong agregate demand ke atas dan ini dilakukan at any cost alias unlimited akibatnya theend memang berhasil mempertahankan agregat demand Amerika agregat demand tidak jadi cololaps daya beli masyarakat masih bisa bertahan namun Ingat theet tidak berkuasa atas suplly di berbagai belahan dunia lain yang selama ini ekspor ke Amerika berarti negara-negara supplier semuanya itu masih berjuang keras melawan covid-19 akibatnya terjadilah ketidakseimbangan demand and supply demand bertahan bahkan karena Q unlimited itu bahkan bertumbuh namun suly belum sepenuhnya pulih dari covid-19 akibatnya apa jika demand naik tapi suplly-nya turun maka jelas terjadilah kelangkaan barang dan harga-harga jadi membumbung tinggi di tahun 2021 producer price index atau inflasi di tingkat produsen di Tiongkok itu naik bahkan menembus 12% inflasi CPI di Amerika itu naik hingga level 9,1% dalam supply chain atau rantai pasokan terjadilah bullwiip effect dalam skala Global raksasa penjelasan mengenai Bull weip effect ini ada di video akela yang berjudul ekonomi Indonesia mulai deflasi Anda bisa menyimaknya di Link yang ini dalam pidatonya di Jackson hall symposium Jerome Powell juga mengakui akan kekeliruan assessment the fet sehubungan dengan kondisi inflasi Amerika di pertengahan 2021 yang disebutnya sebagai transitory akibatnya the fet menjadi sangat terlambat dalam menghentikan program stimulusnya dan Ini akhirnya terpaksa harus dihadapi dengan sesegera mungkin secepat-cepatnya menghentikan quantitative easing dan langsung menaikkan suku bunga fat fund rate cepat-cepat terjadilah kenaikan suku bunga The Fat yang tercepat sepanjang sejarah yakni kenaikan sebanyak 525 basis po dalam waktu hanya 16 bulan saja kini 13 bulan sesudah defend menaikkan suku bunga ke level 525 hingga 550 Jerome Powell mewakili the memberikan konfirmasi atas level confidence yang mereka butuhkan guna memulai memangkas suku bunga acuan fet Van Rid pada fumc 18 September 2024 yang akan datang jadi sahabat akela semua bisa lihat kita ini saat ini di tahun 2024 sebagaimana dijelaskan oleh Jerome Powell sendiri dalam pidatonya ini ekonomi dunia saat ini masih berada dalam ekonomi Pak Pasa covid seharusnya prioritas utamanya adalah menjaga pemulihan ekonomi pasta covid sehingga daya beli masyarakat bisa bertumbuh bukan dengan menggenjot belanja pemerintah dengan melakukan berbagai pembangunan yang menyedot anggaran dan peningkatan hutang namun multiplayer effectnya terhadap ekonomi makro Bro itu masih sangat panjang dan lama semua pembangunan itu memang bagus namun pertanyaannya adalah prioritas itu sangat penting anda bayangkan logikanya jika ada satu keluarga yang buat makan dan sekolah anaknya saja masih susah menurut anda bijakkah menggenjot anggaran dan hutang guna membangun rumah baru menurut anda mana yang lebih bijak untuk dilakukan bangun rumah baru baru atau memperhatikan prioritas dan menggunakan anggaran guna meningkatkan daya beli serta meningkatkan produktivitas produsen dengan memangkas pajak dan berbagai biaya yang membebani dunia usaha memang benar covid-nya sudah selesai ekonomi sudah sepenuhnya dibuka sudah tidak ada lagi yang ke mana-mana selalu harus pakai masker benar namun kondisi ekonomi belum sepenuhnya kembali ke periode Pra covid Jerome Powell kemudian menjelaskan bahwa dengan quantitative tightening sejak Maret 2022 hingga sekarang ini inflasi pce itu berhasil turun ke level 2,5% dan ini memberikan mereka Confident level yang cukup guna mulai meninggalkan siklus quantitative titening ini dan memulai periode pemangkas an dan cobaar k-kata ini turunnya inflasi dari I2 ke I1 maka ini Tentu juga berakibat naiknya angka pengangguran dari U2 ke U1 dan itulah yang kita lihat sekarang ini angka pengangguran jadi naik ke level 4,3% ditambah nonfarm proll downward revision sebesar 818.000 tenaga kerja jer Paul juga menjelaskan mengenai fenomena ini bahwa meningkat nya angka pengangguran ini bukanlah disebabkan oleh adanya lonjakan PHK massal sebagaimana yang terjadi pada Resesi melainkan hal ini adalah akibat naiknya pasokan jumlah tenaga kerja dan perlambatan dari perekrutan tenaga kerja atau lowangan kerja yang tersedia By the way tips dari saya Jika ada pidato Jackson hle syosium jangan cuma dengarin dari YouTube atau media mainstream melainkan Pergilah ke website The Fat link saya berikan juga di deskripsi nanti di situ Anda akan temukan transkripnya dan anda akan temukan berbagai chart yang tidak bisa anda dapatkan bilamana hanya nonton di televisi atau media mainstream contohnya penjelasan Pow ini nampak pada figur 2 di mana sejak 2022 hing rate nampak lambat sejalan dengan ekonomi yang juga Slow Down Namun bukan unjlock sebagaimana yang nampak pada Resesi tahun 2020 kemudian saya lihat ada banyak yang bilang bahwa ketika The Fat mulai memangka suku bunga maka stock market Crash dan Amerika mulai Resesi Benarkah demikian Oke coba perhatikan periode tahun 1984 hingga 1986 ini dan tahun 1996 hingga tahun 19 dan 9 sesudah menaikkan suku bunga theet mulai memangk suku bunga pada pertengahan 1984 dan lanjut lagi memangka suku bunga lagi di tahun 1986 Namun coba lihat tidak ada Resesi tidak ada Crash begitu juga tahun 1995 hingga tahun 1996 dan akhir tahun 98 hingga 99 no Crash No recession memang di tahun 2000 tahun 2008 dan tahun 2020 terjadi Crash dan Resesi namun itu karena data ekonomi menunjukkan terjadinya kontraksi parah dan mulai terjadi lonjakan angka pengangguran Karena itu jika theet memangka suku bunga itu karena didasar atas kekhawatiran terjadinya kontraksi ekonomi alias khawatir Resesi maka setuju itu k namun jika The Fat mulai memangka suku bunga karena target inflasi yang hampir tercapai dan theet mulai mengembalikannya sekarang ke level Normal atau normalisasi suku bunga maka itu namanya soft landing dan soft landing jika diikuti inflasi yang stabil rendah di level 2% year over year dan angka penganggur juga rendah di Kisaran nairu nonaccelerated inflationary rate of unemployment maka itu berpotensi menjadi goldock ekonomi seperti yang terjadi di pertengahan tahun 1990-an dan itu berarti bullish pada akela midye Outlook tahun 2024 saya sudah menunjukkan charge dari jeffre hars ini ini adalah chart cyclical study untuk semua election Year di Amerika Sejak tahun 1950 dan perhatikan yang saya kotakin warna merah ini ini adalah Q forallyi Karena itu jika ada pullback atau koreksi yang terjadi di bulan September hingga Oktober ini maka itu berpotensi untuk dilanjutkan dengan q4 rally hingga akhir tahun 2024 ini hal yang sama juga nampak pada Charts Nasda pidato Pow ini berhasil juga membuat Bitcoin kembali bullish dan hari itu Timo memberikan sinyal Breakout topbox pada Bitcoin dan bukan hanya Bitcoin namun gold juga melanjutkan rally-nya kembali ihsg juga bullish dan bahkan berhasil mencapai all time high-nya menembus level 7615 pada tanggal 21 Agustus 2024 Saya sempat posting kode keras saham bbri dengan menjelaskan bahwa terjadi pola inverted head and so the pattern pada saham bbri ini anda ingin tahu apa artinya inverted head and sold the pattern dan berapa target bullish pattern bbri ini bagaimana dengan gold crude oil aset crypto saham Amerika hingga Forex silakan join di channel ini setiap hari Kamis pukul 19.30 WIB anda bebas bertanya dan konsultasi sehubungan dengan investasi dan trading anda akela siap membantu anda semua pastikan diri Anda sudah subscribe di channel ini pastikan tombol alertnya aktif dan klik like-nya juga semoga bermanfaat sukses selalu dan sampai jumpa