Kind: captions Language: id apa yang kita alami sekarang ini pada dasarnya adalah ketidakseimbangan agregat supply dan demand Pasa covid ini adalah akibat dari Bull whip effect raksasa skala dunia oke sahabat takela semua ini adalah gedung kampus Mit slone School of Management Ketika saya masih kuliah dulu saya sempat punya cita-cita ingin meneruskan kuliah belajar ke kampus ini namun perjalanan hidup saya ternyata tidak nyampai ke sana akan tetapi itu tidak menyurutkan minat saya untuk belajar ilmunya enggak bisa kuliah di Mit bukan berarti tidak bisa belajar ilmu-ilmunya kan Nah dalam video kali ini saya Perkenalkan ada seorang Profesor legendaris yang dulu mengajar di Mit slon School of Management Prof J Wright Forester namanya dan Profesor ini sangat terkenal sebagai Insinyur komputer system Scientist dan ahli manajementen khususnya supply chain pada waktu mengajar di Mit Profesor Forester memperkenalkan suatu teori supply chain yang kini banyak dikenal dengan istilah bullweip effect atau Forester effect ketika mengajar di kelasnya Profesor Forester menciptakan sebuah game yang dikenal dengan Beard distribution game hingga sekarang Beard distribution game ini menjadi tradisi di kampus Mit seru banget ya kuliahnya caranya main game lantas Apa hubungannya dengan judul video ini ya sabar dulu saya jelasin teorinya dulu dan teori ini sangat terkenal dalam dunia supply chain management namanya bullwiip effect atau juga dikenal dengan Forester effect ilustrasinya gini di sebuah kota kecil bernama Konoha gakure ada sebuah toko serba ada yang dikelola oleh Pak Joko toko ini menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari termasuk minuman seperti bir selama bertahun-tahun penjualan bir di tokonya Pak Joko ini stabil dengan rata-rata permintaan sekitar 20 dus per Minggunya suatu hari ada seorang turis datang dari kota besar datang ke kota Konoha gakure ini untuk menghabiskan akhir pekannya tanpa diduga turis tersebut ternyata langsung memborong 10 dus Bear karena dia ingin menyelenggarakan pesta reuni dengan teman-teman kuliahnya dulu Pak Joko yang tidak terbiasa melihat permintaan sebesar itu dia merasa perlu untuk segera mengisi ulang stoknya khawatir permintaan akan terus meningkat ia langsung memesan 50 dus bir dari distributor langganannya si distributor melihat bahwa ada toko kecil yang biasanya dalam sebulan itu cuman pesan 20 dus bir tiba-tiba ada lonjakan permintaan jadi 50 dan berhubung di Konoha itu ada toko yang mereka layani maka mereka memutuskan untuk memesan 200 dus bir dari pabrik untuk memastikan bahwa ada persediaan yang mencukupi pabrik yang mendengar peningkatan pesanan yang tiba-tiba kayak begitu melihat adanya lonjakan permintaan sehingga mereka memutuskan untuk menggenjot produksi dan produksi 800 dus bir tambahan guna mengantisipasi permintaan yang akan terus melonjak namun apa yang terjadi setelah akhir pekan itu berlalu penjualan bir kembali normal seperti biasa kini tokonya Pak Joko ini kelebihan stok bir yang akhirnya harus dia jual dengan diskaun besar atau bahkan terbuang karena mendekati tanggal kadaluarsa distributor dan pabrik itu juga mengalami masalah yang sama dengan stok Bear yang berlebihan dan permintaan yang kembali normal jadinya semuanya over inventory inventorynya kebanyakan stoknya perhatikan masalah ini hanya bermula gara-gara Ada turis yang reuni di konohagakure dan ngeborong bir di sebuah toko kecil fenomena ini dikenal dengan istilah bullwiip effect sebuah fenomena yang terjadi dalam manajemen rantai pasokan di mana fluktuasi kecil dalam permintaan di tingkat konsumen itu menyebabkan perubahan yang sangat besar dalam permintaan di tingkat produsen ini menyebabkan ketidakseimbangan stok dan masalah lainnya dalam supply chain Nah sekarang Coba hubungkan aktivitas ekonomi pada dasarnya adalah fungsi atas supp dan demand atau permintaan jika kita berbicara tentang makroekonomi maka kita bicara tentang agregat su dan agregat Demand dan Ingatkah Anda apa yang terjadi 4 tahun yang lalu di tahun 2020 ada sebuah pandemi Global covid-19 namanya awalnya dunia tidak menyadari bahwa wabah yang terjadi di Kota Wuhan China ini kemudian bisa menjalar ke seluruh dunia dan menjadi pandemi Global saat itu dunia tidak siap menghadapinya satu-satunya solusi adalah dengan cara Lockdown Lockdown ini kedengarannya memang sederhana namun akibatnya dalam ekonomi ini luar biasa mengerikan Kenapa kok bisa begitu ya karena ini berakibat dua sisi suplai and demand langsung collaps collaps-nya agregat Demand dan agregat supply terjadi secara sekaligus nah dalam beberapa video lama akela saya sering menggunakan grafik ini ini adalah grafik agregat Demand dan short Run aggregate supply titik temunya adalah level di mana terjadi transaksi bertemunya demand and supply dan itu adalah agregat price level pada sub vertikal dan pada sumbu horizontal dengan demikian adalah agregat output atau total output barang dan jasa seringkali juga dikenal dengan sebutan real GDP ketika di mana-mana harus Lockdown maka demand itu langsung lenyap orang di Lockdown dan supply itu hanya tersisa yang ada di inventory aja pabrik itu tutup jadi enggak ada stok baru semuanya tutup bahkan bandara pun juga berhenti beroperasi ekonomi itu langsung freeze Frozen berhenti pengangguran langsung melonjak dan bayangan kengerian akan terjadinya depresi ekonomi yang bahkan lebih parah dari The Great American depression tahun 1929 itu muncul di mana-mana theet dan pemerintah pada waktu itu Trump administration harus bekerja sama sebisanya at any menghindarkan risiko terjadi depresi ekonomi tersebut nah the tidak berkuasa untuk menyelamatkan su yang caps secara langsung gak bisa tapi the bisa mempertahankan agregat demand caranya adalah dengan menambah jumlah uang beredar melalui pembelian surat berharga atau surat utang pemerintah alias us treas danemintahud atas persetujuan kongres byartisan support menggunakan dana tersebut untuk disalurkan dalam bentuk cek ke alamat rumah warganya sehingga kini warga bisa tetap berbelanja barang-barang kebutuhan mereka yang the lakukan pada dasarnya adalah mempertahankan dan mendorong agregathing dayarakat bisa dipertahankan Hal ini berjalan terus hingga memasuki tahun 2021 dan sekarang sudah tidak ada lagi barang-barang yang tersedia seluruh inventory yang tersedia itu sudah habis dibeli kini toko-toko sibuk menambah order ke distributor distributor sibuk menambah order ke pabrik dan ingat pada waktu itu pabrik-pabrik banyak yang belum beroperasi pabrik-pabrik banyak yang masih Lockdown Sehingga dalam waktu singkat terjadilah bullwip evect dalam skala Global raksasa Ingatkah anda negara mana yang menjadi negara produsen terbesar dunia jawabnya adalah Tiongkok semua barang made in China dan kini terjadi gelombang permintaan produk ke Tiongkok dan saat itu Tiongkok juga banyak masih Lockdown Bahkan mereka masih menerapkan Zero covid Policy Dan ini semua berpotensi menimbulkan masalah baru dan timbullah masalah Global supply chain yang terjadi pada periode berikutnya adanya agregat demand yang jauh lebih besar daripada agregat supply yang belum pulih sepenuhnya mengakibatkan ketidakseimbangan dan berakibat naiknya agregat price level hingga akhir 2021 produsus price index Tiongkok itu melesat menembus level 12 per year over year di Amerika inflasi itu membumbung tinggi menembus level 9% year on year menghadapi Ini semua tidak ada jalan lain bagi The Fat untuk menurunkan agregat demand yang sudah dengan susah paya mereka dorong naik dengan cara quantitative easing yang dimulai sejak tanggal 23 Maret 2020 melalui quantitative easing unlimited itu The Fat berusaha menaikkan suku bunga secara agresif Sin l presiden James bullard pada waktu itu menyebutnya dengan istilah front loading yang artinya menaikkan suku bunga secara agresif di awal dulu cepat-cepat dinaikin kemudian secara gradual naiknya mulai bertambah sedikit jika di tahun 2020 guna mencegah colapsnya agregat demand theet mengucurkan qe bahkan Q unlimited maka kini the berupaya guna menurunkan agregat demand tersebut kembali Upaya theet ini membuahkan hasil sejak pertengahan 2022 inflasi Amerika berangsur-angsur menurun hal ini menunjukkan turunnya agregat Demand dan memasuki Akhir Tahun 2022 pemerintah Tiongkok memutuskan untuk mengakhiri Zero covid Policy mereka agregat suai berangsur-angsur pulih akan tetapi akibat tinggi ya permintaan selama masa covid yang tidak bisa dipenuhi oleh su itu mengakibatkan terjadinya ekspansi kapasitas produksi besar-besaran dan bukan hanya di Tiongkok tapi di seluruh dunia dan memasuki Kuartal ketiga 2022 kelebihan kapasitas produksi ini mulai nampak di Tiongkok untuk pertama kalinya produces price index tionkok kini yang tadinya melesat naik ami kenaikan hingga 12% year over yeare sekarang mengalami deflasi agregat price level di tingkat produsen itu jadi negatif alias deflasi yang lebih parahnya lagi ternyata agregat demand di Tiongkok itu juga turun dan ini terjadi pada saat agregat demand Amerika juga turun akibatnya memasuki pertanganan 2023 inflasi Tiongkok mulai negatif alias deflasi sudah mulai melanda Tiongkok pada tanggal 18 Agustus 2023 saya Mengunggah video di channel ini dengan judul Ada apa dengan ekonomi China Anda bisa menyimaknya di link ini ketinggalan videonya well makanya supaya tidak ketinggalan lagi pastikan diri Anda sudah subscribe di channel ini Nyalakan tombol alertnya supaya YouTube memberikan notifikasi kepada Anda setiap kali kami Mengunggah video baru di channel ini dan Klik tombol like-nya juga supaya ada banyak orang yang juga bisa memperoleh informasi bermanfaat dari channel ini Oke sekarang coba dengar cuplikannya memasuki bulan April 2023 inflasi China sudah turun ke level yang mengkhawatirkan yakni hanya 0,1% year on year Kendati pun bulan berikutnya sedikit rebound ke level 0,2% namun pada bulan Juni data menunjukkan inflasi China bahkan drop ke level 0% China benar-benar sudah berada dalam titik kondisi kritis deflasi ketika data inflasi kembali diumumkan pada bulan Juli apa yang dikhawatirkan banyak kalangan benar-benar terjadi China masuk dalam pusaran deflasi inflasi China nega 0 3% year on year deflasi tersebut terjadi diakibatkan oleh rendahnya agregat Demand dan saya juga pernah Jelaskan bahwa Ketika suatu negara mengalami deflasi maka kelebihan kapasitas produksinya terpaksa harus dicarikan pasar lain lagi yang lebih besar pada tanggal 13 Februari 2024 saya Mengunggah video berjudul Tiongkok deflasi apa dampaknya ke Indonesia ini adalah video peringatan saya yang kedua akan adanya ancaman deflasi dari Tiongkok dan berikut ini cuplikannya pengusaha Tiongkok dari dulu terkenal pengusaha yang sangat tangguh ketika makroekonomi mereka deflasi mereka itu tidak akan mudah menyerah mereka akan pasti mencari peluang pasar baru di luar negaranya guna menyalurkan penjualan produk-produk mereka dan kini memasuki Kuartal ketiga 2024 apa yang saya khawatirkan sejak tahun lalu mulai nampak pada data makroekonomi Indonesia berdasarkan laporan Biro Pusat Statistik untuk pertama kalinya sejak tahun 2020 selama 3 bulan berturut-turut Indonesia mengalami defl Memang secara data tahunan year over year inflasi masih positif di level 2,13% namun jika tetap dibiarkan seperti ini maka ketika deflasi yang terjadi di Tiongkok juga akan sampai ke Indonesia dan jika ini dibiarkan maka Bagaimana bisa berharap industri lokal bersaing menghadap gempuran produk murah dari Tiongkok jika tidak ditanggulangi maka Mak gelombang PHK akan sangat sulit untuk dihindari angka pengangguran secara berangsur-angsur akan meningkat naiknya angka pengangguran akan semakin menekan daya beli masyarakat berakibat turunnya agregat demand inflasi semakin negatif dan akhirnya akan semakin menekan industri lokal lagi dan seterusnya berputar yang pada akhirnya terjadilah spiral deflation lagi-lagi amit-amit Ya semoga tidak sampai terjadi saya adalah termasuk orang yang ditempa oleh krisis moneter 1998 karir pada waktu itu sangat bagus tiba-tiba kena PHK mana kejadiannya menjelang mau nikah lagi namun gara-gara Jatuh Bangun akibat krisis 1998 saya jadi kenal dunia pasar modal sejak tahun 2003 pelan-pelan saya berhasil pelajari begitu banyak ilmu tentang trading maupun investasi secara sedikit demi sedikit setahap demi setahap kami di akela sangat paham bahwa ada begitu banyak orang yang membutuhkan bantuan analisa market baik itu saham-saham di Bursa Efek Indonesia saham di bursa Amerika hingga berbagai komoditas seperti gold crude oil Forex hingga Bitcoin dan Aset kripto lainnya karena itu saya dan Bapak Hendra Martono pencipta Timo quantitative trading system berkomitmen untuk hadir dalam acara akela live streaming di channel ini setiap hari kamis malam pukul 19.30 WIB guna membantu sahabat akela semuanya anda bebas berkonsultasi mengenai investasi maupun trading anda tinggal join aja sahabat akela apa yang kita alami sekarang ini pada dasarnya adalah ketidakseimbangan agregat supply dan demand pasca covid ini adalah akibat dari Bull weip effect raksasa skala dunia semoga pemerintah sadar akan hal ini dan benar-benar waspada penuh kati-hatian terutama dalam hal pengelolaan anggaran anggaran harus dikelola dengan memperhatikan prioritas terutama pada peningkatan Swasembada pangan meningkatkan kinerja ekspor serta menciptakan dunia usaha yang jauh lebih kondusif melalui berbagai insentif disertai pemangkasan berbagai proses birokrasi yang berpotensi menghambat dunia usaha di atas semuanya itu jaga daya beli masyarakat dengan menghapuskan segala hal yang dirasa membebani dan jangan lupa sebagai sebimana sudah saya utarakan dalam video-video yang sebelumnya ciptakan pondasi hukum yang benar-benar bisa melindungi seluruh masyarakat dunia usaha Bagaimana menurut anda ketik di kolom komentar Ya semoga bermanfaat dan sukses selalu [Musik]