Strategi saya guna melawan Inflasi di Indonesia
qfnhxgXKVVM • 2024-05-27
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id jadi berhenti dengarin orang yang bilang bahwa trading itu judi yang judi itu adalah orang yang mengira dirinya sedang berinvestasi padahal sebenarnya dia mengharapkan keuntungan spekulatif dan karenanya dia mengabaikan risiko spekulatif yang juga terkandung di dalam aset yang sedang diperdagangkannya itu Benjamin Graham menyebut kelompok orang yang demikian ini sebagai unintelligent speculator spekulator kurang cerdas saya menyebutnya sebagai [Musik] Gamble sahabat akela yang Budiman sesuai janji saya video ini adalah kelanjutan dari video sebelumnya rahasia di balik inflasi 3% apa yang tidak diceritakan media Sebelumnya saya mohon maaf ya dan sekali sangat berterima kasih atas koreksi yang sahabat akela berikan dalam video yang lalu dalam video ini saya akan lanjutkan pembahasannya sekaligus mengkoreksi kekeliruan yang terjadi dalam video sebelumnya berdasarkan polling yang saya lakukan di channel ini memang ada begitu banyak orang yang beranggapan bahwa data dari Badan Pusat Statistik itu tidak akurat well saya tidak bisa komentar banyak mengenai ini namun saya sendiri selalu berprinsip sebelum menunjukkan jari telunjuk ke orang lain saya selalu perhatikan ada tiga jari saya yang lainnya yang menunjuk ke diri saya sendiri jadi ketimbang ribut bilang bahwa datanya dimanipulasi di mana menuduh suatu pihak apalagi institusi pemerintah manipulasi tanpa disertai bukti yang kuat dalam ranah publik seperti YouTube ini itu sesungguhnya sudah berpotensi melanggar undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang ite saya cenderung fokus ke Diri saya sendiri dulu aja jangan-jangan ada pada diri saya yang keliru interpretasi yang pertama harap diperhatikan juga bahwa data yang diajukan BPS itu adalah data agregat yang artinya data keseluruhan ada begitu banyak analis pengusaha maupun pejabat pemerintah hingga Bank Sentral itu semuanya memerlukan data ini dalam bekerja dan mengambil keputusan serta kebijakan yang diperlukan Jika data tersebut maka pertanyaannya adalah kenapa sampai sekarang itu enggak pernah ada satuun perusahaan atau institusi yang menggugat keamsahan data tersebut saya akui memang data inflasi 3% dari BPS berasanya itu tidak pas namun perasaan manusia perasaan saya itu justru sering kali gak akurat analogi sederhananya itu gini jangankan mengenai inflasi jika kalian saya tanya berapa suhu udara di di tempat anda maka zaman sekarang tuh kita kan tinggal langsung ambil HP buka di situ lihat di situ langsung keluar datanya 27 derajat Celcius dan satu lagi muncul ada tulisan kecil di bawahnya namun berasa seperti 32 derajat Celcius Feels Like 32°g Celcius Kenapa kok ada feel like ya karena itu dia kita berasanya jauh lebih panas daripada kondisi sebenarnya Nah kenapa Data inflasi RI itu 3% dan bukan jauh lebih tinggi daripada itu jawabnya mungkin ada beberapa faktor yang pertama adalah karena data inflasi itu adalah data agregat jika kita mengkonsumsi sesuatu yang harganya dalam sebulan terakhir misalnya melonjak 10% namun di di luar itu ada 9 item makanan lainnya yang kenaikannya itu cuman 1% maka tentu wajar jika total kenaikan harga rata-rata tersebut itu hanya jadi 1,9% saja perasaan kita itu cenderung hanya fokus pada satu atau beberapa hal yang paling sering kita pergunakan sehari-hari dan mengabaikan yang lainnya yang kedua data inflasi tahunan itu berubah-ubah dari bulan ke bulan dia fluktuatif berdasarkan data dari BPS inflasi tahunan di bulan April 2024 itu memang pers akan tetapi angka ini tidak konstan dan berfluktuasi Dari bulan 1u ke bulan yang lain berdasarkan data dari BPS dan Bank Indonesia sejak tahun 2004 rata-rata tingkat inflasi RI berada di level 5,6% tiap tahunnya yang ketiga itu adalah kesalahan persepsi kita sehubungan dengan angka inflasi banyak orang yang merasa bahwa jika inflasi tiap tahun tu 5,6% maka berarti dalam 14 tahun harga barang-barang tu naik ya tinggal dikalikan aja 5,6* 14 gitu ketemunya 78,4%. kenyataannya tidak begitu kalian akan kaget Jika ternyata harga barang itu sudah naik jauh lebih dari dua kali lipat kita akan merasa sekarang Bahwa inflasi itu seharusnya 7,4% tuh per tahunnya bukan 5,6%. perbedaan ini akan semakin terasa ekstrem jika jangka waktunya tuh kita ambil tuh semakin panjang jika inflasi 5,6% per tahunnya maka seharusnya inflasi R dalam 20 tahun itu adalah berarti 5,6 tinggal langsung kalikan gitu 20 tahun sama dengan 111,95%. harga barang-barang berarti seharusnya naiknya 112% namun anda akan kaget jika kenyataannya kenaikannya sesungguhnya Bukan 112% tapi 181,5% jauh di atas hasil kali itu dan kalian merasa bahwa kalau begitu data BPS keliru inflasi seharusnya 181,5 / 20 itu ketemunya 9,1% atau mendekati 10% per tahunnya ee perasaan kalian tidak sepenuhnya salah Namun bukan berarti data BPS juga salah yang keliru itu adalah cara menghitungnya kenaikan harga akibat inflasi itu tidak bisa langsung dikalikan begitu aja jika inflasi 5% itu berarti dalam 10 tahun harga naik 50% dan dalam 20 tahun Berarti harga naik 100% itu enggak bisa begitu inflasi itu compounded atas harga baru yang mengalami kenaikan seluruh komponen harga asal berikut kenaikannya itu juga mengalami kenaikan dan begitu juga Terus selama bertahun-tahun karena itu guna menghitung kenaikan harga akibat inflasi secara jangka panjang berlaku rumus kenaikan majemuk PN = p0 * 1 + tutupung pangkat n di mana PN itu adalah kenaikan harga agregat di tahun ke N p0 itu adalah level harga agregat mula-mula I tingkat inflasi per tahunnya dan n adalah jangka waktu dihitung dalam tahun itu sebabnya mirip seperti analogi suhu udara tadi kenaikan inflasi rata-rata 5,6% ini akan Feels Like Terasa seperti 9,1%. kenaikan majemung ini memang Dahsyat konon kabarnya ya Einstein bahkan menyebutnya sebagai keajaiban dunia yang keedelapan nah Sehubungan dengan hal itu di video Sebelumnya saya juga sudah jelaskan bahwa menghadapi biaya hidup yang berkembang secara majemuk naik secara majemuk dengan peningkatan penghasilan yang naik secara linier tidak akan berhasil kalian bisa lihat dengan jelas melalui grafik berikut ini semakin lama gapnya itu akan semakin tambah besar jadi nya ya kenaikan gaji yang diperoleh itu akan selalu kurang di atas semuanya itu memang benar ada faktor lain secara makroekonomi yang memang membuat kondisi Indonesia saat ini menjadi terjepit kita terjepit di antara dua raksasa besar kok bisa gitu well di satu pihak tingginya ketergantungan Indonesia akan impor pangan sudah saya jelaskan dalam video sebelumnya ya yang berakibat inflasi pangan jauh di atas headline inflation atau inflasi keseluruhan berdasarkan data BPS bulan April 2024 inflasi pangan itu adalah 7,05% sementara inflasi secara keseluruhan itu hanya berada di level 3% dari tahun ke tahun di pihak lainnya jika anda perhatikan dalam video sebelumnya sesungguhnya dalam powerpointnya sudah saya tulis bahwa tanpa inflasi di kelompok makanan minuman dan tembakau Jadi kalau makanan minuman tembakau ini keluarin maka inflasi Indonesia di di bulan maret sesungguhnya hanya 0,96% di bawah 1% itu data ini menunjukkan lemahnya harga-harga di luar makanan minuman dan tembakau dan hal ini justru kurang sehat bagi perekonomian Loh kok bisa begitu W kalian bayangkan gini jika kalian bekerja di industri tekstil garmen misalnya jasa konstruksi atau yang lainnya maka perusahaan tempat kalian bekerja itu berarti hanya bisa menaikkan harga jual sebesar 0,96% dengan kata lain laba bersih perusahaan itu enggak bisa naik banyak naik cuma 0,96%. namun harga-harga makanan minuman dan bilamana kalian Merokok itu yang naiknya jauh lebih tinggi jauh lebih banyak kenapa bisa terjadi kondisi seperti ini ya di channel ini saya sudah sering membahas bahwa sejak Tahun 2022 Bank Central Amerika The Fat saat ini tengah berupaya memerangi inflasi di negara mereka dengan cara menaikkan suku bunga acuan fat fund rate ini berakibat naiknya nilai US dollar terhadap mata uang lainnya di negara-negara lain di seluruh dunia termasuk Indonesia kembali ke inflasi pangan sebagaimana saya sudah jelaskan di video sebelumnya banyak bahan pangan di Indonesia itu yang masih banyak sekali mengandalkan impor guna mencukupi kebutuhannya dan jangan lupa seluruh impor ini berarti harus dibayar dengan mata uang US Dollar Lantas kenapa selain makanan minuman dan tembakau itu harga-harga naiknya hanya 0,96% salah satu faktor terbesarnya adalah karena kondisi deflasi yang dialami Tiongkok sejak pertengahan tahun lalu di mana sejak awal tahun Saya sudah menjelaskan mengenai hal ini dalam video yang ini perhatikan di video tersebut bahwa deflasi adalah kondisi yang bisa berkembang jadi jauh lebih berbahaya ketimbang inflasi deflasi jika tidak segera dikendalikan bisa mengarah ke jurang depresi itu sebabnya Tiongkok saat ini memberikan insentif besar-besaran untuk eksportir mereka akibatnya eksportir Tiongkok itu bisa mengekspor barang dengan keuntungan nol atau bahkan negatif sekalipun tapi mereka masih bisa mengalami keuntungan dari mana ya dari insentif yang diberikan pemerintahnya hal ini berupa kembalian atau restitusi pajak pertambahan nilai yang umumnya sebesar 16% namun bisa bervariasi tergantung jenis barang dan wilayahnya kemudian juga pengembalian pajak penghasilan sebesar 15% untuk laba ekspor barang dan 10% untuk laba dari ekspor jasa teknologi tinggi Hal ini mereka lakukan karena jika deflasi ini sampai berkepanjangan maka satu persatu produk usen atau manufaktur itu akan merugi dan pada akhirnya terpaksa harus tutup solusinya adalah mendorong kelebihan hasil produksi yang tidak terserap di dalam negeri itu untuk disalurkan ke luar negeri alias ekspor pertanyaan saya adalah Sanggupkah perusahaan tempat kalian bekerja melawan gempuran produk-produk dari Tiongkok jadi jelas ya di satu pihak ada tantangan inflasi pangan akibat impor yang otomatis jadi sangat terpengaruh oleh kenaikan Kurs US Dollar akibat theet menaikkan suku bunganya sejak Tahun 2022 dan menahannya terus di level 525 hingga 550 di pihak lain pendapatan atau gaji yang diperoleh itu susah Naik akibat perusahaan tempat bekerja itu susah bersaing dengan gempuran impor produk murah dari Tiongkok akibat deflasinya mereka sebagaimana yang saya sudah jelaskan dalam video-video sebelumnya dan ada banyak lagi video-video lama di channel ini di tahun 1998 kondisinya bahkan jauh lebih mengerikan dibandingkan dengan semua krisis yang pernah kalian alami bahkan krisis covid-19 yang demikian mencekam itu di tahun 2020 memang rasanya begitu mengerikan kan seperti mau kiamat dunia aja rasanya tapi dari segi ekonomi kehancurannya tidak ada apa-apanya bila dibandingkan kehancuran yang terjadi di tahun 1998 silakan kalian bandingkan kan Pelemahan nilai rupiah terhadap US Dollar di tahun 2020 dengan tahun 1998 di tahun 1998 rupiah itu melemah 595% sementara di tahun 2020 hanya melemah sekitar 18% saja mau bicara inflasi Ya silakan kalian bandingkan inflasi yang terjadi di tahun 98 dengan tahun 2020 inflasi di tahun 98 itu mencapai 82,4% dan inflasi makanan 138,12% akibat krisis tahun 98 ini angka pengangguran Indonesia itu terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada Kuartal 3 tahun 2005 di mana angka pengangguran menembus level 11,2%. seumur hidup saya tidak pernah mengalami badai ekonomi yang lebih dahsyat dibandingkan tahun 98 ini jika kalian berusia di bawah 40 tahun ya memang kalian masih terlalu muda untuk bisa memahami k ekonomi yang terjadi saat itu untungnya sesudah 5 tahun Jatuh Bangun sejak terkena PHK massal di tahun 98 di tahun 2003 saya untuk pertama kalinya kenal bursa f Indonesia hebatnya lagi saat itu saya yang tidak paham analisa teknikal gak ngerti fundamental sama sekali tidak ngerti makroekonomi cukup dengan dengerin kata broker sekuritas saja saya profit lumayan banget di tahun 2003 dan saya ada menulis tentang hal ini dalam buku saya yang terakhir yang keempat diterbitkan oleh Alex Media computindo judulnya adalah mengungkap rahasia Bull market terhebat sepanjang sejarah Saya bahkan terus profit hingga pertengahan tahun 2004 ketika untuk pertama kalinya merasakan market Crash dari situ baru nyadar bahwa semua sarana media pengembang daya beli Apakah itu saham Forex kontrak berjangka komoditas atau Futures hingga derivative options Dan sekarang itu adap semuanya mengandung risiko karena itu pada video Sebelumnya saya menjelaskan prinsip Dimas keren D itu adalah fokus ke daya beli I itu adalah inflasi karena daya beli uang itu selalu mengalami inflasi maanya itu adalah majemuk karena inflasi itu majemuk sifatnya dan solusinya terletak pada poin keempat dan kelima ya ini adalah sarana dan sistem yang risikonya terk dan dijalankan dengan rencana yang sudah disusun sebelumnya sistem Yang saya maksudkan adalah sistem untuk menjalankan investasi dan atau trading Saya tidak akan berpanjang lebar lagi menjelaskan perbedaan keduanya karena sudah pernah saya bahas dalam video yang ini silakan simak videonya dan hati-hati Berdasarkan pengalaman saya selama 20 tahun saya menemukan ada begitu banyak sekali kasus di mana orang itu enggak paham apa beda investasi dengan trading dan akibatnya banyak yang sesungguhnya trading tapi menggunakan strategi investasi nah yang seperti ini nih benar-benar sebuah resepe for disaster atau resep menuju k hanancuran jika kita berinvestasi maka kita menggunakan strategi investasi sementara jika kita trading maka kita membutuhkan sebuah trading sistem yang sudah teruji secara kuantitatif jika investasi maka pastikan aset yang Anda beli adalah aset produktif dan bukan aset nonproduktif atau komoditas beberapa waktu lalu saya melihat satu iklan di YouTube yang sangat menyesatkan iklan tersebut bilang bahwa dewasa ini ada investasi jangka pendek dan itu adalah melalui Forex ini ngawur Forex itu adalah highly leverage trading dan itu kita murni hanya mengharapkan keuntungan dari perubahan harga dan karena itu disebut dengan spekulative profit keuntungan spekulatif pelakunya dengan demikian disebut spekulator itu sebabnya George soros juga seringkali dikenal dengan sebutan currency speculator dan bukan currency investor Gak ada Cen investor Karena itu berhati-hatilah jika kalian tiap saat pengin ngecek di HP naik atau turun udah untung berapa nih maka itu bukan investasi itu adalah trading Kalian sedang mengharapkan keuntungan spekulatif di mana itu sahsja boleh Bukannya gak boleh saya juga trading yang bahaya kaliangharapkan spekulatif yakni dari kenaikan harga barang yang kalian beli tapi pada saat yang sama kalian menganggap diri sebagai investor sedang berinvestasi sehingga itu enggak sadar dan mengabaikan bahwa di samping keuntungan spekulatif yang kalian harapkan itu ada risiko spekulatif yang seharusnya kalian kontrol mengenai strategi investasinya ada banyak strategi investasi yang bisa kita gunakan salah satu yang paling populer adalah value investing dan ini adalah strateginya Warren Buffett terkenal sekali Selain itu ada juga growth at reasonable price atau garb ini adalah strategi investasinya Peter Lin saya contohnya menggunakan garb ini misalnya pada saham Google Nvidia Microsoft oh by the way bicara tentang Nvidia kode sahamnya nvda Ya nvda ini kemarin mengumumkan bahwa mereka akan kembali melakukan stock split dan kali ini stock splitnya Dahsyat nih 101 Rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 2024 nah Adakah di antara kalian yang ingin saya jelaskan peluang dari stock split Nvidia ini ketik di kolom komentar Ya bagaimana dengan krypto saya menggolongkan aset crypto ini sebagai komoditas bukan aset produktif karena itu saya sadar betul bahwa saya murni mengharapkan keuntungan hanya dari kenaikan harganya aja dan dengan demikian maka saya mengharapkan keuntungan spekulatif karena itu tentunya ada risiko spekulatif yang harus saya manage dengan baik berita bagusnya sesudah sekian lama Bitcoin melantai di Bursa S Amerika melalui etf Bitcoin kini vanx berhasil mendaftarkan etf ethereum pada depository trust and clearing corporation alias dtcc dan ini sekaligus memberikan peluang bahwa ethereum berpotensi menyusul Bitcoin masuk Wall Street Saya sudah pernah membahas tentang etherium pada video yang ini dan jika kalian sudah lama mengikuti channel ini Kalian tentu tahu aset cripto favorit saya sejak tahun 2023 hingga sekarang itu sesungguhnya bukan Bitcoin atau etherium tapi solana dan masuknya eth ke dtcc ini sekaligus membuka peluang solana sebagai aset kripto ketiga yang berpotensi melantai juga di Wall Street Nah kalian ingin saya bahas tentang solana ketik di kolom komentar yang terakhir Terus kalau trading gimana ingat enggak prinsip yang saya jelaskan tadi trading sebagaimana bisnis dagang pada umumnya itu murni hanya mengharapkan keuntungan dari selisih harga karena itu sumber keuntungan kita sebagai trader adalah identifikasi terhadap tren harga memang benar gak ada yang bisa memprediksi harga akan bergerak ke mana namun pertanyaan saya adalah ada enggak sistem atau indikator yang diciptakan untuk mendeteksi tren harga dan perubahannya dalamnya ada Banyak Ada ratusan indikator teknikal yang diciptakan khusus untuk tujuan mendeteksi tren harga dan perubahannya jadi berhenti dengerin orang yang bilang bahwa trading itu judi yang judi itu adalah orang yang mengira dirinya sedang berinvestasi padahal sebenarnya dia mengharapkan keuntungan spekula dan karenanya dia mengabaikan risiko spekulatif yang juga terkandung di dalam aset yang sedang diperdagangkannya itu Benjamin Graham menyebut kelompok orang yang demikian ini sebagai unintellig speculator spekulator kurang cerdas saya menyebutnya sebagai gambl TR profesional itu selalu mengambil keputusan atas dasar identifikasi tren saya perah memberikan ogi G kalau kita beli baju buat dipakai sendiri itu mirip kayak orang investasi itu ya investor dia beli baju buat dipakai sendiri dikoleksi selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun disimpan di dalam lemari Belinya kapan ya belinya tentu pada saat ada Gebyar diskoun kita enggak ngurusin tren tren fashion trend mode enggak ada urusan yang penting adalah apa yang penting adalah kualitasnya bagus harganya lagi murmerur lagi under value Ah ini sip tapi kalau kita beli baju buat dijual lagi maka ini namanya berdagang berdagang produk garmen kunci utamanya justru memperhatikan tren fashion yang sedang viral saat itu karena kalau trennya sudah out of fashion Wah ya habis bisa-bisa terpaksa mesti jual rugi itu mesti obral alias Cut los nah guna mendeteksi tren dan perubahan tren yang sedang berlangsung tersebut saya sejak puluhan tahun yang lalu saya menggunakan berbagai macam indikator teknikal hingga intermket analysis guna membangun trading system saya hingga akhirnya tahun 2017 saya ketemu Bapak Hendra martonolim yang kini menjadi partner saya Beliau ini orangnya sejak dulu Memang sangat-sangat super humble selalu lebih suka dipanggil suheng alias Kakak laki-laki seperti perguruan padahal dari beliau ini lahir sebuah quantitative trading System yang saya pakai hingga sekarang ini namanya Timo quantitative trading system sejak pakai Timo ini saya dalam hitungan detik saya tahu mesti buy hold atau sell untuk saham baik saham bursa Indonesia maupun bursa saham Amerika Forex gold hingga aset cpto pada tanggal 3 Mei 2024 contohnya Timo memberikan sinyal buy pada saham nvda saat itu harganya masih 887,89 us do per lembarnya dan semalam harganya sudah tembus 1037 us do per lembarnya kripto juga sama Jauh sebelum muncul berita etf etherium masuk di tcc Timo sudah memberikan sinyal buy pada tanggal 17 Mei 2024 dan waktu itu it masih 3.9 du sekarang it sudah menembus level 3.673 saham ihsg juga sama tanggal 4 Maret timu memberikan sinyal buy pada saham tpia contohnya saat itu tpia masih di Kisaran 4.790 kalian tahu enggak sekarang tpia harganya berapa rp9.075 per lembarnya Nah gini Kami di akela sepenuhnya paham bahwa ada banyak orang yang yang seringkiali kesulitan dalam mengambil keputusan-keputusan tersebut buy sell apa hold karena itu suheng saya dan rekan-rekan di akela semua sepakat untuk membantu anda semua melalui akela live streaming di youtube channel ini acaranya setiap Kamis malam pukul 19.30 WIB silakan join di channel ini bagi yang memerlukannya semoga bermanfaat sukses selalu dan sampai jumpa
Resume
Categories