Kind: captions Language: id sahabat akela selama ini ada begitu banyak video di channel ini yang membahas tentang data inflasi baik itu inflasi Amerika Tiongkok hingga inflasi di negeri kita tercinta ini Namun ada satu hal yang seharusnya saya jelaskan terlebih dahulu dan itu adalah sehubungan dengan pemahaman akan inflasi itu sendiri dari berbagai komentar yang saya baca di channel ini guna menghindari gagal paham akan pengertian inflasi saya akan membahasnya dalam video kali ini dan tentunya tidak akan lengkap jika tidak disertai dengan solusinya tenang di bagian akhir video ini saya akan Jelaskan juga apa yang saya lakukan selama ini guna menghadapi inflasi Tapi sebelumnya seperti biasa bumper [Musik] dulu sahabat akelay yang Budiman saya menemukan ada begitu banyak kekeliruan pemahaman mengenai inflasi dan ini tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga banyak saya temukan di masyarakat di negara maju seperti Amerika contohnya Ini berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik inflasi di negara kita ini dalam setahun terakhir adalah sebesar 3%. data ini adalah data bulan April 2024 dan bila dibandingkan dengan data di bulan yang sama di tahun 2023 ketika saya menunjukkan data ini langsung kontan ada begitu banyak nada protes ada yang Bahkan bilang bahwa data ini tidak masuk akal karena kenaikan harga barang-barang dan jasa jauh melampaui 3%. Bagaimana mungkin inflasi hanya 3%. berdasarkan polling sederhana yang saya lakukan di channel ini ada 84% yang tidak setuju dengan data dari BPS ini dan meyakini bahwa seharusnya data inflasi tahunan lebih tinggi dari 3% bahkan ada 64% yang tidak setuju terhadap data yang menyebutkan bahwa inflasi tahunan Indonesia ini sebenarnya sudah turun dari level 6% di bulan September 2022 menjadi 3% di bulan April 2024 di berbagai sosmet kemudian ada yang membandingkan misalnya harga berbagai barang di tahun 1990-an dengan harga barang-barang sekarang ini atau bahkan ada yang memb kan data dari cuplikan film Begadang yang dibintangi Roma Irama dan Yati ctavia di mana pada tahun itu tahun 1978 harga tiket pesawat pp Jakarta Singapura itu hanya Rp65.000 demi kehormatan Ibuku berapa kerugian Anda yang harus saya bayar alah Mana mungkin kamu bisa ganti jangan rewel berapa kataku bahan itu tidak ada di dalam negeri di Singapura tah ya Hitung saja Berapa ongkos ke singaporea dan Berapa harga barang itu kalau kau ingin tahu pesawat aja TP Rp65.000 hmm bahan itu Rp50.000 tahu ya jadi Rp15.000 nah guna menjernihkan pemahaman banyak orang Sehubungan dengan hal ini saya akan berusaha menjelaskan apa yang saya pahami sehubungan dengan inflasi video kali ini agak panjang dan saya bagi menjadi lima bagian dan saya sudah berikan time Stamp untuk tiap-tiap bagian bagi kalian yang memerlukannya yang pertama pengertian uang dan inflasi berdasarkan investopedia inflasi didefinisikan sebagai penurunan daya beli uang secara bertahap yang nampak pada kenaikan harga barang dan jasa secara luas selama jangka waktu tertentu jadi ayo pelan-pelan diteliti dulu ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam definisi tersebut satu penurunan daya beli uang dua kenaikan harga barang dan jasa tiga selama jangka waktu tertentu saya mulai dari yang pertama Dulu penurunan daya beli uang Kendati pun kelihatannya barangkali sepele dan sederhana namun banyak yang gagal paham bahwa sesungguhnya yang kita butuhkan itu bukan uangnya melainkan daya beli yang terkandung di dalam uang itu uang yang kita Pak sehari-hari ini hanyalah wadah atau kontainer penyimpan daya beli atau purchasing power analogi sederhananya adalah seperti ini Coba kalian perhatikan benda yang satu ini ini adalah rechargeable battery baterainya sendiri hanyalah kontainer atau wadah tempat kita menyimpan energi listrik namun yang kita butuhkan itu sebenarnya hanyalah energi listrik yang tersimpan di dalamnya berainya sendiri hanyalah berfungsi sebagai tempat penyimpan dan memudahkan kita mensupplai kebutuhan listrik guna menjalankan perangkat elektronik kita tanpa baterai tersebut Bisakah kita mensupplly kebutuhan energi listrik tersebut jawabnya Ya jelas bisa ada macam-macam alternatif contohnya adalah dengan menggunakan adaptor dc dengan tegangan yang sudah disesuaikan dengan perangkat anda itu sebabnya Kendati pun uang adalah hal yang sangat penting dalam hidup kita namun uang itu bukanlah yang terpenting sama seperti energi dalam baterai daya beli atau purchasing power yang tersimpan di dalam uang itu jauh lebih penting jika baterai ini kita cas penuh dan tidak kita pakai melainkan hanya Disimpan aja di dalam lemari maka beberapa tahun kemudian sekitar tahun 2030 anda jangan kaget apabila baterai tersebut tiba-tiba benar-benar kosong dan tidak ada isinya sama sekali baterai litium ion akan mengalami yang namanya self discharge dengan tingkat 5 sampai 10% per tahunnya tergantung kualitas baterainya tentunya nah uang itu juga sama uang Mengalami penurunan daya beli yang terkandung di dalamnya dan penurunan daya beli uang ini kita kenal dengan sebutan namanya inflasi pertanyaannyaagaim Man kita bisa mengukur besarnya daya beli yang terkandung dalam uang analogi sederhananya Bagaimana kita bisa mengukur besarnya kapasitas energi yang terkandung di dalam sebuah baterai jawabnya adalah dengan menggunakan satuan kapasitas energi dan satuan kapasitas energi yang lazim dipakai adalah mah alias milamp hour baterai dengan kapasitas 3000 mAh misalnya itu bisa mengalirkan energi listrik sebesar 3 AMP selama 1 jam Terus bagaimana dengan uang apa satuan daya beli yang terkandung dalam uang tersebut jawabnya adalah mata uangnya dan dalam hal ini Jika kita bicara tentang uang Rupiah maka satuan daya belinya dihitung dalam satuan rupiah sampai tahap ini mungkin ada yang bertanya loh tapi kan satuan rupiah itu hanya berlaku di Indonesia kalau kita misalnya pergi ke luar negeri dan atau kita bertransaksi misalnya dengan Mitra dagang kita di luar negeri maka satuan daya beli rupiah ini kan berbeda dengan satuan daya beli Mitra dagang kita di luar negeri tersebut nah kembali ke analogi soal baterai tadi selain satuan Ampere Volt dan watt jika perangkat elektronik yang anda pakai misalnya itu AC misalnya maka anda akan temukan satuan energi yang beda lagi contohnya adalah btu atau British ter unit ada lagi yang disbut PK singkatan dari pad krack istilah dari bahasa Belanda itu yang artinya HSE power atau tenaga kuda dalam hal mata uang guna memudahkan konversi dari mata uang satu ke mata uang lainnya maka dibutuhkanlah yang namanya Global reserve currency dan global reserve currency ini adalah mata uang US Dollar kita akan bahas lagi mengenai hal ini nanti tapi sekarang sama seperti mah dalam baterai dalam hal inflasi penurunan daya beli uang yang nampak pada kenaikan harga barang-barang ini harus diukur dalam jangka waktu tertentu juga dalam hal ini kita menggunakan data dari bulan ke bulan dan dari tahun ke tahun analis biasanya cenderung lebih banyak menggunakan data dari tahun ke tahun guna menghindari kekeliruan pemahaman akibat fluktuasi data bulanan yang bersifat sementara yang kedua kekeliruan cara menghitung inflasi tiga kesalahan persepsi tentang inflasi nah anda sudah lihat dahsyatnya kenaikan majemuk atau compound increase sekarang bagaimana dengan income atau penghasilan kita jika kita hanya mengandalkan income dari gaji atau penghasilan dari profesi yang relatif linier atau konstan tiap bulannya maka terjadilah kesenjangan di satu pihak biaya hidup kita meningkat secara majemuk sementara penghasilan itu naiknya linier alias konstan semakin lama selisihnya itu jadi semakin besar dan ini banyak orang tidak sadari karena kenaikan harga alias inflasi itu hanya berkisar 3% per tahunnya inflasi ini itu jadinya seperti silent Killer seperti penyakit diabetes hipertensi jantung koroner yang secara perlahan bekerja merusak kualitas hidup banyak orang jika tidak segera ditanggulangi saya mencoba minta bantuan Open Ai chat GPT untuk menggambarkan perbedaan antara perhitungan kenaikan penghasilan secara linier 3% per tahunnya dengan perhitungan kenaikan inflasi majemuk 3% Anda lihat semakin lama perbedaannya itu jadi semakin Dahsyat dan ketika sadar biasanya kerusakannya itu sudah lumayan parah dan terjadilah salah paham yang banyak terjadi di kalangan masyarakat contoh yang sering terjadi dari polling yang saya lakukan di channel ini 64% meyakini bahwa data penurunan inflasi yang terjadi sekarang ini tidak benar karena pada kenyataannya harga-harga tidak pernah turun katanya Ya harap dipahami bahwa penurunan inflasi itu berarti kenaikan harganya yang turun bukan berarti harga-harganya yang turun akibatnya kendatip pun inflasi turun itu bukan berarti harga barang-barang jadi turun inflasi turun itu artinya kenaikan harga yang turun di bulan September 2022 dalam setahun harga barang itu naik 6% dan di bulan April 2024 harga barang itu bukannya turun tapi tetap naik tapi naiknya itu hanya 3% karena itu compounded increase atau kenaikan agregat harga secara majemuk itu tetap terjadi hal berikutnya yang tidak kalah penting untuk dipahami adalah berbeda dengan self discharge pada baterai yang konstan dari tahun ke tahunnya penurunan daya beli uang yang nampak pada kena ikkan harga-harga barang dan jasa secara agregat atau keseluruhan tidak konstan dari tahun ke tahunnya inflasi di negara kita ini bahkan jarang sekali stabil di Kisaran 2% dalam kurun waktu 10 tahun terakhir inflasi di bawah 2% itu cuman terjadi di antara 2020 sampai 2021 dan kita semua tahu pada saat itu kan kita semua mengalami pandemi covid-19 makanya di Lockdown inflasi jadi rendah begitu yang keempat penyebab tingginya inflasi di Indonesia seringki inflasi di Indonesia ini bergerak justru di atas 2% tiap tahunnya nah kalian ingin tahu enggak Apa penyebab utama tingginya inflasi di negara kita ini Harga apa yang naiknya banyak tiap tahunnya mengakibatkan inflasi Indonesia ini dari tahun ke tahun itu cenderung tinggi sekarang Coba perhatikan Data yang satu ini berdasarkan laporan resmi dari BPS BPS menggolongkan komponen pembentuk inflasi umum itu menjadi tiga yakni satu inflasi inti dua inflasi yang diatur pemerintah dan tiga inflasi yang bergejola berdasarkan data resmi BPS di bulan maret 2024 komponen inflasi bergejola mengalami peningkatan dan memberi andil terbesar dalam kenaikan inflasi tahunan di bulan maret 2024 Lantas apa aja komoditas yang paling dominan memberikan andil inflasi yang tergolong dalam komponen inflasi bergejola ini itu adalah satu beras dua daging 3 ayam ras 4 cabai merah 5 telur ayam ras 6 bawang putih dan 7 tomat pada halaman ringkasan BPS menyebutkan bahwa penyumbang utama inflasi tahunan di bulan maret 2024 ada adalah kelompok makanan minuman dan tembakau dengan andil 2,09% dan komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah beras daging ayam ras cabai merah sigaret Kretek mesin dan telur ayam ras pada bulan berikutnya April 2024 inflasi tahunan berada di level 3% dan di bulan April seluruh komponen inflasi menyumbangkan kenaikan dari kelompok komponen inflasi inti Ada perhiasan emas gula pasir nasi dengan lauk biaya kontrak rumah dan biaya sewa rumah dari komponen harga diatur pemerintah penyumbang inflasi terbesar adalah tarif angkutan udara dan rokok termasuk sigaret Kretek mesin sigaret Kretek tangan dan sigaret putih mesin dari kelompok terakhir yakni kelompok harga bergejola mengalami sedikit penurunan namun masih tinggi yakni dari level 10,33% menjadi 9,63%. dari data ini jelas nampak bahwa komponen makanan seringkiali menjadi faktor penyumbang inflasi terbesar di Indonesia di bulan April saja komponen makanan mencapai angka 7,04% dalam setahunnya Pertanyaan selanjutnya Kenapa ya kok bisa harga makanan seringkiali menjadi penyumbang inflasi terbesar di Indonesia jawabnya karena ada banyak komponen makanan di Indonesia yang kebutuhannya masih harus dicukupi dari impor Meliputi apa aja beras susu garam bawang daging dan gula belum lagi berbagai komoditas lainnya yang juga masih impor seperti kedelai jagung dan gandum demikian juga dengan buah-buahan dan sayuran di mana berdasarkan data dari cnbc Indonesia research negara kita defisit perdagangan buah dan sayuran selama 9 triliun per tahunnya Nah tadi di awal video ini saya ada menyebut mata uang sebagai satuan daya beli dan jika kita melakukan perdagangan internasional maka kita butuh satuan internasional guna melakukan transaksi dan itu adalah Global reserve currency dan dalam hal ini adalah US Dollars seluruh impor Indonesia harus dibayar dengan satuan US dollar tidak peduli impor tersebut dari negara-negara lain Amerika Serikat mau impor dari Singapura Korea Jepang bahkan Tiongkok sekalipun bayarnya tetap dalam US Dollar lantas Bagaimana jika Kurs US Dollar menguat terhadap mata uang Rupiah maka otomatis harga barang-barang impor tadi mengalami kenaikan akibat naiknya nilai tukar US dollar terhadap rupiah dan kalian tahu enggak di bulan September 1998 negara kita ini pernah mengalami inflasi tahunan terbesar yakni sebesar 82,4% alias hyper inflation inflasi pangan Bagaimana woh ya jangan ditanya inflasi pangan saat itu berada di level 138,12% dan saya mengalami semuanya Itu semuanya ini bermula dari peristiwa 10 tahun sebelumnya yakni kebijakan paket Oktober 1988 yakni paket regulasi perbankan di mana cukup dengan modal hanya Rp10 miliar saja di tahun 1988 siapa pun bisa mendirikan bank baru pakto 88 sendiri adalah kelanjutan dari paket ekonomi Juni 1983 di mana pemerintah membebaskan penyaluran kredit perbankan melalui pencabutan Pagu suku bunga dan kredit singkat cerita melalui pakto 88 akses kalangan tertentu dalam tanda kutip terhadap likuiditas Bank Indonesia itu menjadi terbuka selebar-lebarnya dalam tanda kutip lagi tanpa kendali dan ini adalah cikal bakal permasalahan krisis moneter yang terjadi tahun 1998 16 bank terlebih dahulu dilikuidasi pada tahun 1997 kemudian sampai Maret 1998 tercatat 222 bank yang masih bisa bertahan setelah likuidasi tersebut Namun dari dua 222 bank tersebut ada 168 bank ditempatkan di bawah pengawasan Bi sementara 54 bank lainnya dinilai bermasalah oleh bank sentral dan dialihkan ke BPPN alias badan penyehatan perbankan nasional BPPN ini dibentuk di akhir pemerintahan Orde Baru melalui Kepres nomor 27 tahun 1998 tugas pokoknya adalah penyehatan perbankan penyelesaian aset bermasalah dan mengupayakan pengembali uang negara yang tersalur pada sektor perbankan karena kinerjanya yang dinilai kurang memuaskan pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri Lembaga ini dibubarkan pada tanggal 27 Februari 2004 Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 15 Tahun 2004 tentang pengakhiran tugas dan pembubaran pbpn ketika bppbn dibubarkan uang negara yang telah dikucurkan pada perbankan itu nilainya mencapai 699,9 triliun menyusut menjadi hanya r49,03 triliun karena sebagian besar aset merupakan aset busuk yang nilainya sengaja digembungkan oleh para pemiliknya alias debitur dari semua ini bppbn berasil mengembalikan kepada negara hanya rp172,4 triliun Ya Sisanya menguap begitu saja Berarti secara nominal ada 527,5 triliun R yang diriite off alias terpaksa harus diikhlaskan namun kembali lagi ke inflasi sebagaimana saya jelaskan sebelumnya karena ketergantungan Indonesia terhadap impor yang sedemikian tinggi dan terjadinya krisis moneter di tahun 1998 maka terjadilah krisis kepercayaan masyarakat terhadap mata uang Rupiah ditambah lagi adanya Capital outflow besar-besaran di tahun itu ada banyak pihak-pihak tertentu dalam tanda kutip lagi yang merasa perlu menyelamatkan daya belinya dan menyimpannya dalam satuan US Dollar di luar negeri ini semua mengakibatkan terjadinya lonjakan permintaan US Dollar di dalam negeri dan Coba lihat pada periode Oktober 97 hingga Juni 1998 nilai tukar US Dollar itu melesat naik dari level 2.425 menjadi rp16.850 per dolarnya kenaikan nilai us Doll atau Pelemahan nilai rupiah sebesar 595% hanya dalam kurun waktu 8 bulan saja Pasa pengunduran diri Presiden Soeharto yang legendaris itu bapak BJ Habibi naik sebagai presiden ketiga Indonesia selama pemerintahannya pemerintah berhasil mengembalikan kepercayaan masyarakat rupiah kembali menguat bahkan sempat mencapai level rp6.700 per dolar namun sejak itu secara perlahan nilai tukar Rupiah kembali melemah mendekati nilai tukar di tahun 98 bahkan di awal bulan Mei ini sempat mencapai level rp16.280 per dolarnya yang kelima solusi saya dalam menghadapi inflasi belajar dari semuanya ini ada beberapa hal yang saya pelajari dan Selama bertahun-tahun saya terus fokus belajar menemukan solusi demi solusi terhadap inflasi ini dan hasilnya adalah lima prinsip penting yang saya anut sampai sekarang sekedar informasi dulu ini solusi saya solusi kalian Mungkin beda silakan ketik di kolom komentar Ya kita saling berbagi solusi yang pertama daya beli fokus ke daya beli karena uang itu hanyalah wadah yang penting adalah daya belinya bukan uangnya prinsip nomor S Prinsip kedua inflasi selalu terjadi daya beli uang selalu turun akibatnya agregat harga selalu naik Sehingga Berhentilah berharap suatu saat harga barang-barang akan tur karena selama ekonomi bertumbuh hal ini tidak akan pernah terjadi yang ketiga majemuk inflasi bekerja secara compounded alias majemuk karena itu kita harus bisa mengembangkan daya beli kita juga secara majemuk karena menanggulangi sesuatu yang majemuk dan eksponensial seperti itu dengan cara linier enggak mungkin berhasil yang keempat dan sistem banyak yang sebut sarana ini adalah sarana penyimpan nilai saya menyebutnya sebagai sarana pengembang daya beli bisa berupa aset atau instrumen dengan likuiditas tinggi sementara sistem adalah sistem yang sudah teruji secara kuantitatif yang kelima kendali risiko dan rencana sistem yang teruji secara kuantitatif tersebut dilengkapi oleh kendali risiko dan rencana kerja yang mudah dilakukan semua orang nah supaya mudah lima prinsip di atas saya singkat jadi prinsip Dimas Keren Seperti apa penerapannya well supaya tidak kepanjangan saya akan Jelaskan pada video berikutnya aja dan supaya tidak ketinggalan videonya pastikan diri Anda sudah subscribe di channel ini Nyalakan alert-nya dan bilamana video ini bermanfaat bagi anda mohon dukungannya dengan hit tombol like-nya juga jangan lupa setiap hari kamis akela juga menyelenggarakan akela live streaming di channel ini semoga bermanfaat sukses selalu dan sampai jumpa