Transcript
cU_qXNEpnRw • Perang Iran vs Israel, Wallstreet dan Bitcoin Tumbang atau Malah Peluang
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/AkelaTradingSystem/.shards/text-0001.zst#text/0217_cU_qXNEpnRw.txt
Kind: captions
Language: id
pada hari Sabtu tanggal 13 April 2024
Iran meluncurkan serangan dengan
meluncurkan lebih dari 300 roket dan
drones ke wilayah udara Israel hal ini
langsung memicu kekhawatiran akan kalasi
perang antara Israel dan Iran yang
dikhawatirkan berkembang menjadi perang
dunia ketiga
sahabat akela Bull market rally yang
terjadi di indeks SNP 500 nasdaq dan Dow
Jones sejak awal November 2023 ternyata
berlanjut terus hingga memasuki akhir
Kuartal pertama
2024 tanpa pullback apalagi koreksi
drawdown alias penurunan s&p 500 baru
dimulai di awal Kuartal kedua 2024
tepatnya memasuki minggu kedua bulan
April
2024 guna menjelaskan drawdown ini saya
perlu Jelaskan dulu bahwa secara
teknikal istilah pullback dan koreksi
itu digunakan analis guna membedakan
seberapa besar penurunan yang terjadi
jika dihitung dari puncak tertinggi Bull
wave sebelum terjadinya penurunan
tersebut pullback adalah istilah yang
lazim digunakan untuk penurunan antara 5
sampai 10% dari puncak tertinggi
sebelumnya sementara koreksi atau
correction adalah istilah yang digunakan
apabila penurunan yang terjadi itu
antara 10 sampai
20%. sementara penurunan yang lebih dari
20% Nah itu baru mengindikasikan
terjadinya be market berdasarkan data
historis election year lebih cenderung
Bull market ketimbang Bear market di
mana semua Bull market tidak pernah
terjadi tanpa disertai pullback ataupun
correction berdasarkan data statistik
dari jeffre here stock trader Almanak
sejak election year
1952 hanya ada dua kali kejadian di mana
Draw down s&p 500 itu lebih dari
20%. yakni tahun 2008 di mana s&p 500
Mengalami penurunan
48,01% dan tahun 2020 di mana s&p 500
itu mengalami penurunan
33,92% dari puncak
sebelumnya sebagaimana kita tahu tahun
2008 itu dikenal dengan gfc alias The
Great financial Crisis yang dipicu oleh
krisis subpr mortgage sementara ya tahun
2020 kita tahu semua itu covid Crisis di
luar kedua tahun tersebut ada 17
election year lainnya yang draw
downownnya itu di bawah 20% dan itu
berarti Bull market yang disertai
pullback atau
correction dari 17 election year
tersebut hanya ada lima election year Di
mana 500 mengalami drawdown lebih dari
10% berarti yang mengalami koreksi pada
bullish election year tersebut itu hanya
ada l bullish election year dan itu
adalah tahun 1956 tahun 1960 tahun 1980
tahun 1984 dan tahun 2000 di mana kita
juga tahu semua bahwa tahun 2000 ini kan
adalah tahun terjadinyacom
bubblebst nah di election year yang saya
utarakan di atas ada 11 election year Di
mana s&p 500 itu hanya mengalami
drawdown sebesar 5 sampai 10% dari
puncak tertinggi sebelumnya alias
pullback dan ada satu election year Di
mana hanya mengalami drawdown itu
sebesar
3,55%. itu bahkan tidak bisa disebut
pback secara rata-rata sejak tahun 1952
s&p 500 mengalami draw downown sebesar
13,07% setiap kali ada Pemilu atau
election year sebelum melanjutkan
rallynya kembali karena itu dengan
drawdown berkisar hanya sekitar 5% saat
ini saya hanya sebut penurunan kali ini
sebagai pullback dan bukan koreksi
apalagi Bear market sejalan dengan akela
market Outlook 2024 yang sudah saya
unggah di channel ini sejak awal tahun
Anda bisa melihatnya di channel ini pada
video di Link yang ini saya juga berikan
linknya di deskripsi By the way tips
dari saya supaya tidak ketinggalan lagi
pastikan anda sudah subscribe di channel
ini aktifkan alertnya supaya Anda
memperoleh notifikasi dari YouTube
setiap kali kami mengunggah video-video
terbaru dari akela dan bilamana video
ini bermanfaat kami akan sangat
berterima kasih atas dukungannya dengan
hit tombol like-nya Oke sejalan dengan
market Outlook 2024 di mana Saya sudah
Ingatkan pada bagian awal video bahwa
perjalanan Bull market 2024 akan
diwarnai oleh pullback dan atau koreksi
secara statistik hal itu seringkiali
dimulai pada bulan Maret namun di tahun
2024 ini karena pasar begitu antusias
tidak ada yang sanggup menghentikan
momentum Bull market yang dimulai sejak
awal November 2023 tersebut hingga
pertengahan April 2024 ini Lantas
sekarang Apa penyebab pullback pada s&p
500 kali ini dan apakah pullback ini
akan semakin parah menjadi koreksi atau
bahkan Bear market ya ayo kita analisa
sama-sama pullback s&p 500 ini dipicu
oleh data inflasi Amerika dalam hal ini
adalah CPI inflation yang dirilise oleh
bureau of labor statistik alias bls di
mana angka headline CPI inflation di
bulan maret men menukkan angka 3,5% year
on yeare sementara angka Core CPI
inflation di bulan maret menunjukkan
angka 3,2% year on year hal ini langsung
memicu kekhawatiran pasar bahwa upaya
the fet selama ini dalam menanggulangi
inflasi berarti tidak berhasil data CPI
ini memang langsung bikin heboh
mainstream media langsung memuat
headline besar ekonomi Amerika makin
panas termasuk komentar di Youtube akela
dari saudara @ Maxwell
11123 yang mengatakan tapi kali ini
analisa Pak Hari salah inflasi enggak
mampu mereka taklukkan dan sepertinya
higher for longer enggak ada pemangkasan
bunga tahun ini kecuali faktor-faktor
politik yang merubah arah the fet Oke
sebelumnya berhubung masih dalam suasana
lebaran Saya ingin Mohon maaf lahir dan
batin atas segala kekeliruan dan
kesalahan yang saya buat baik dalam
video maupun akela live streaming serta
postingan di channel ini korek Ki @
Maxwell 11123 tersebut ditujukan pada
video berjudul confirm the fend akan
pangkas suku bunga di tahun 2024 yang
saya unggah pada tanggal 30 Maret
2024 judul video ini pada dasarnya
adalah kesimpulan isi video yang
didasarkan atas Sep atau summary Of
Economic projection yang direlis The Fat
pada fumc 20 Maret 2024 lalu Kalian juga
bisa m-download melalui website resmi
theet di bawah ini dan silakan klik PDF
untuk m-download
dokumennya dari summary Of Economic
projection tersebut nampak bahwa
proyeksi the fet untuk Fed fund rate
adalah
4,6 dan berdasarkan data dotplot yang
ada di halaman 4 nampak sebagian besar
anggota fumc memiliki proyeksi fedfund
rate berada di level 4,5 hingga
4,75% di bulan Desember 2024 ini atas
dasar itu saya mengambil kesimpulan
bahwa ini adalah konfirmasi otentik
bahwa the fet akan mulai memangkas suku
bunga acuan fet fund rate di tahun 2024
ini Pertanyaan selanjutnya Apakah dengan
kenaikan CPI dan Core CPI di bulan maret
ini berarti the fet tidak mampu
mengendalikan inflasi dan Dengan
demikian theet tidak jadi memangka suku
bunga di tahun 2024 ini Coba anda
perhatikan lagi histogam CPI dan Core
CPI Ini pertanyaan saya adalah Bisakah
kita anda dan saya dengan kenaikan
inflasi CPI dan Core CPI di bulan maret
kemudian langsung memutuskan bahwa Oke
the fet gagal dalam mengendalikan
inflasi kalau kalian tanya saya maka
jawab saya adalah Ya hanya mungkin dan
mungkin juga tidak loh kok bisa ya
karena yang diajukan the fet dalam sip
Maret 2020 adalah proyeksi Desember
2024 dan sekarang ini masih baru bulan
April 2024 masih ada 8 bulan
lagi analogi
sederhananya jika kalian pernah nonton
pertandingan final blu tangkis antara
Indonesia lawan Malaysia misalnya di
mana di set pertama itu Indonesia kalah
dan di set kedua sudah Tertinggal 09
tinggal hanya beberapa poin aja maka
Malaysia merebut piala All England dari
Indonesia Bisakah kita bilang bahwa
Indonesia kalah kenyataannya hari itu
Indonesia berhasil membalikan posisi
dari tertinggal di set pertama dan
posisi 09 di set kedua kemudian berhasil
membuat kedudukan menjadi menang dan
kemudian selanjutnya merebut poin lagi
di set ketiganya berasil menang sehingga
pertandingan dimenangkan dengan
rubberset partai Yang saya maksudkan itu
adalah partai legendaris Rudi Hartono
melawan pch
gunalan Oh oke oke Maaf intinya gini
dalam sebuah proyeksi atau analisa
sebelum batas waktunya tiba dalam hal
ini fomc Desember 2024 maka yang ada itu
hanyalah
kemungkinan sehingga akan lebih tepat
jika kita sebut kali ini proyeksi The
Fat yang saya jadikan dasar dalam video
sebelumnya mungkin
salah bahkan pasar fet F fuses pun tidak
sepenuhnya
mengantisipasi bahwa The Fat bakal batal
sama sekali ya batal memangk suku bunga
di tahun 202 ini pasar f f Futures masih
melihat bahwa the akan mulai memangka
suku bunga Namun bukan pada bulan Juni
fomc Juni tapi fomc September
2024 dan kali ini fetfan Futures hanya
mengantisipasi hanya satu kali
pemangkasan suku bunga yni menjadi 500
hingga 525 basis point lebih tinggi dari
proyeksi The Fat dalam summary Of
Economic projection atau IP yang mereka
rilas pada fmc 20 Maret 2024 lalu
proyeksi mereka ka saat itu adalah ada
tiga kali pemangkasan menjadi 450 hingga
475 basis point pasca dirilisnya data
inflasi CPI Amerika yang memicu
terjadinya pullback pada s&p 500 Dow
Jones dan nasdaq ini pada hari Sabtu
tanggal 13 April 2024 Iran meluncurkan
serangan dengan meluncurkan lebih dari
300 roket dan drones ke wilayah udara
Israel hal ini langsung memicu
kekhawatiran akan kalasi perang antara
Israel dan Iran yang dikhawatirkan
berkembang menjadi perang dunia ketiga
pada hari itu kata-kata World War I
menjadi trending topic di internet
sebagaimana diuitkan oleh analis Michael
mcdonal dan langsung viral di kalangan
analis Kendati pun hampir semua serangan
udara tersebut berhasil digagalkan dan
Amerika sudah mengeluarkan pernyataan
resmi bahwa mereka tidak akan mendukung
serangan balasan dari Israel namun pada
hari Jumat 19 April 2024 Israel ternyata
melancarkan serangan balasan ke wilayah
udara Iran hal ini semakin memperbesar
terjadinya fear di wall street s&p 500
melanjutkan penurunannya bahkan sempat
menembus level psikologis
5.000 Pertanyaan selanjutnya Apakah
pullback ini bisa semakin ekstrem
menjadi koreksi saat ini SNP 500 ditutup
di level 496
7,22 sedikit di atas support
4946 dan guna menjawab pertanyaan ini
saya memperkenalkan sebuah data yang
dirilis oleh cboe Chicago Bond option
exchange yakni Vix alias volatility
index Vix adalah indeks yang mengukur
tingkat ketakutan pelaku pasar alias
fear market logikanya market akan hit
bottom ketika pasar berada dalam kondisi
Panic selling ketakutan yang sangat
memuncak sehingga pasar kehilangan
rasionalitasnya dan terjadilah gelombang
panik
selling saat ini fixed Futures ditutup
di level
17,8 di mana beberapa jam sebelumnya
sempat mencapai level
19,7 level yang sama ketika Iran
melakukan serangan udara ke wilayah
Israel 6 hari
sebelumnya serangan balasan Israel ini
ternyata tidak mampu menimbulkan
kepanikan pasar yang melebihi kejadian
yang sama sebelumnya yakni ketika Iran
meluncurkan serangannya ke
Israel sejalan dengan itu saya juga
memperkenalkan sebuah indikator yang
diciptakan oleh suami istri Sherman and
Marion mclillan di tahun
1969 Sherman adalah Seorang ekonom
sementara istrinya Marion adalah seorang
ahli matematika keduanya menciptakan
sebuah indikator yang sangat unik di
mana berbeda dengan indikator-indikator
teknikal lainnya yang menggunakan data
harga open high low close suami istri
mcleilen Ini menggunakan data ada berapa
banyak saham yang turun dan ada berapa
banyak saham yang naik setiap harinya
sehingga ketika terjadi Panic selling
maka nampak terjadi gelombang jual
besar-besaran gelombang selling
besar-besaran yang mengakibatkan hampir
semua saham di wall street itu mengalami
penurunan
saya juga menggunakan indikator satu
lagi yakni relative strength index guna
mengetahui seberapa ekstrem sih
penurunan s&p 500 kali ini relative
strength index atau RSI ini diciptakan
oleh J welles Wilder Jor di tahun 1978
dalam buku yang ditulisnya the new
concept in technical trading system dari
Charts ini nampak suatu pola bahwa
setiap kali MC lillan oscillator
mendekati level minus8
dan kemudian rebound kembali sementara
bersamaan dengan itu RSI juga turun
hingga level 30 maka s&p 500 sudah
mendekati level bottom dan sesudahnya
market berpeluang melanjutkan rallynya
kembali sekarang Coba Zoom Charts sm&p
500 dan mlan oscillator pada tanggal 15
April pasca Iran melakukan serangan ke
wilayah udara Israel s&p 500 turun dan m
sempat turun
hingga93,88 beberapa hari sesudah
kejadian itu mclclillan bahkan sempat
semakin turun lagi bersamaan dengan
penurunan SMP 500 namun hari ini justru
ketika Israel melakukan serangan balasan
mclclillan hanya berada di level
68,13 malah rebound dari posisi
sebelumnya kok bukannya malah semakin
sell off kok malah jadi rebound ya Nah
coba lihat ini jika Anda menggunakan
Timo quantitative reading System yang
saya pergunakan bersama dengan
rekan-rekan akela lainnya anda akan
surprise karena di tengah ramainya
pemberitaan berbagai media yang begitu
menakutkan dan mencekam dengan narasi
perang dunia ketiga bahkan hingga
senjata nuklir segala ya amit-amit Timo
malah menunjukkan ada begitu banyak
sinyal buy pada saham-saham Amerika dan
lihat ini saham American Express hari
ini malah naik lebih dari 6%. saham
progressive corporation malah Breakout
all time High dari hitmap s&p 500 kita
bisa lihat bahwa penurunan hari ini
hanya terjadi pada saham-saham teknologi
khususnya semiconductor yang memang
selama ini sudah mengalami Bull Run yang
paling kuat paling besar namun di luar
itu sektor-sektor lainnya malah bulish
nah bagaimana dengan Bitcoin Bitcoin
sempat turun menembus level support di
60.775 di mana ini adalah support kritis
karena secara teknikal jika Bitcoin
turun dan ditutup di bawah level ini
ingat ya penutupannya harus di bawah
level
60.775 maka Bitcoin confirm secara
teknikal mengalami double top topping
pattern akan tetapi pada perdagangan
Jumat 19 April Bitcoin ternyata berhasil
rebound dan ditutup pada level
63.818 dan pada saat video ini saya buat
Bitcoin melanjutkan rebound-nya hingga
level
64.682 Jadi gimana nih pilih dengarin
berita media yang serba mencekam atau
pilih lihat data kuantitatif yang
dianalisa pakai ai-nya timu ketik di
kolom komentar Ya semoga bermanfaat
sukses selalu dan sampai jumpa ah