Transcript
WbmvJdIjVmI • Tiongkok Deflasi, Apa Dampaknya ke Indonesia?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/AkelaTradingSystem/.shards/text-0001.zst#text/0207_WbmvJdIjVmI.txt
Kind: captions
Language: id
karena itu wajar ketika pemerintah
mengeluarkan data inflasi di bawah 3%
kemudian ada banyak komentar negatif
yang kemudian bilang bahwa harga telur
daging ikan dan lain-lain itu naik jauh
lebih tinggi dari 3%. ya memang karena
datanya memang food inflation yang
naiknya
[Musik]
banyak
Oke Sebelum saya mulai ada baiknya saya
menjelaskan dulu tentang Apa itu inflasi
disinflasi dan deflasi Hal ini penting
karena saya melihat ada begitu banyak
pertanyaan di kalangan masyarakat yang
sesungguhnya berasal dari kurangnya
pemahaman akan ketiga hal di atas
contohnya Pernahkah Anda dengar
pertanyaan yang bunyinya seperti ini
katanya inflasi turun tapi harga
barang-barang dan jasa Kenapa masih
mahal dan tidak ada satu pun tuh yang
turun bandingkan saja harga
barang-barang dan jasa mulai dari beras
sampai biaya pendidikan di zaman tahun
1990-an dengan sekarang ini semuanya
sekarang jauh lebih
mahal hal ini adalah salah satu gagal
paham yang paling banyak saya temukan di
kalangan masyarakat khususnya di media
sosial
harap dipahami bahwa inflasi turun itu
bukanlah berarti harga-harga turun
inflasi adalah kenaikan harga barang dan
jasa secara
keseluruhan dengan demikian jika
disebutkan bahwa inflasi turun itu
berarti kenaikan harga barang dan jasa
secara keseluruhan atau kenaikan agregat
harga Mengalami penurunan bukan harganya
yang turun tapi kenaikan harganya yang
turun contohnya inflasi RI di bulan
September 2022 sebesar 6% year on yeare
ini artinya di bulan September 2022
harga-harga barang dan jasa mengalami
kenaikan hingga
6% bilamana dibandingkan dengan
harga-harga pada bulan September 202 1 1
tahun
sebelumnya kemudian setahun berikutnya
di bulan yang sama yakni September tapi
tahun
2023 inflasi RI ternyata sudah turun
hingga
2,3% year on year ini bukan berarti
harga barang-barang dan jasa sekarang
jadi turun tapi kenaikannya yang turun
kalau setahun sebelumnya itu dalam
setahun itu naik 6% maka di September
2000 2 itu naiknya cuman
2,3% Wah kalau begitu inflasi naik
berarti harga-harga naiknya tambah
banyak inflasi turun berarti harga-harga
tetap naik walaupun naiknya tidak
sebanyak sebelumnya Berarti mau inflasi
naik inflasi turun harga-harga tetap aja
naik dong jawabnya benar pakai
banget Terus Apakah agregat price atau
harga barang dan jasa secara keseluruhan
ini tidak mungkin bisa turun jawabnya
mungkin namun itu
hanya bisa terjadi ketika ekonomi masuk
dalam siklus Resesi yang sangat parah
dan dikenal dengan istilah
deflasi deflasi adalah suatu kondisi di
mana agregat harga tidak lagi naik
melainkan turun Kendati pun
kedengarannya bagus bagi konsumen
seperti Anda dan saya namun dalam dunia
makroekonomi tidak ada yang lebih
mengerikan ketimbang deflasi
ini Kenapa demikian Nah untuk
memahaminya anda sekarang saya ajak
untuk melihat dari sudut pandang
produsen berawal dari Resesi ekonomi
yang mengakibatkan naiknya angka
pengangguran dan lemahnya tingkat
belanja konsumen pada suatu saat guna
mempertahankan tingkat penjualan
produknya produsen itu mulai memangkas
harga-harga barangbang produksinya
ketika harga produk yang anda produksi
Apakah itu bahan pakaian pakaian jadi
elektronik bahan bangunan dan seterusnya
ketika harga-harga
serempak mengalami penurunan maka sampai
titik tertentu mau tidak mau anda
terpaksa harus fight ikut menurunkan
harga produk Anda supaya tidak kalah
bersaing dengan kompetitor Anda
akibatnya untungan Anda mau tidak mau
mulai
tergerus ketika kompetitor mulai lihat
bahwa Anda juga ikut pangkas harga
produk Anda maka mereka juga tidak
tinggal diam mereka juga semakin
memangkas harga produknya terjadilah
yang dikenal dengan sebutan spiral
deflasi atau deflationary
spiral hal ini berlangsung terus hingga
pada akhirnya Anda terpaksa menjual
produk Anda pada kondisi tidak ada lagi
keuntungan alias Zero profit
margin ketika kondisi ini berlanjut maka
sampailah akhirnya pada satu titik satu
persatu produsen menutup usahanya dan
terjadilah PHK besar-besaran yang
semakin memperparah naiknya angka
pengangguran naiknya angka pengangguran
mengakibatkan semakin Mer ya daya beli
masyarakat turunnya belanja konsumen dan
berakibat spiral deflation ini jadi
semakin
parah itu sebabnya dalam dunia ekonomi
ada kondisi inflasi di mana agregat
harga mengalami kenaikan ada kondisi
disinflasi di mana kenaikan agregat
harganya turun dan ada deflasi di mana
agregat harga mengalami penuh turunan
kondisi ideal adalah inflasi yang rendah
dan stabil berarti agregat harga tetap
naik secara konsisten dengan tingkat
kenaikan yang stabil rendah tapi jangan
pernah berdoa mengharapkan deflasi itu
amit-amit dalam sejarahnya Amerika itu
pernah mengalami deflasi ini dimulai
pada tahun
1929 dan semakin bertambah parah
sehingga terjadi Resesi ekonomi paling
parah sepanjang sejarah Amerika itu
dikenal dengan sebutan The Great
American
depression Jepang juga pernah mengalami
kondisi ini pada saat dimulai tahun
1990-an dan itu berlangsung lebih dari
satu dasawarsa dikenal dengan istilah
usinawareta junen alias kalau
diterjemahkan artinya the lost Decade
pemahaman akan inflasi disinflasi dan
deflasi ini sangat penting guna memahami
kondisi makroekonomi global dan
makroekonomi Indonesia saat ini dan
karena itu kita mulai dari bagian yang
pertama sekarang deflasi
Tiongkok 5 bulan yang lalu pada bulan
Agustus 2023 saya sudah mulai mencium
aroma adanya gejala deflasi ini pada
ekonomi Tiongkok dan saya menuangkannya
pada video di Link yang
ini link juga saya berikan di deskripsi
tips dari saya supaya Anda tidak
ketinggalan lagi video-video terbaru
dari akela pastikan diri Anda sudah
subscribe di channel ini Nyalakan tombol
alert dan jika video ini bermanfaat bagi
anda mohon dukungannya dengan Klik
tombol like dalam video tersebut saya
sudah memberikan warning bahwa kondisi
inflasi di Tiongkok sudah berkembang ke
arah yang
mengkhawatirkan yakni
deflasi simak cuplikannya sejak Tahun
2022 ketika belahan dunia lain sibuk
menghadapi inflasi China tidak mengalami
masalah ini malahan sejak Oktober 2022
inflasi China berada di Kisaran
2,8% dan selanjutnya Mengalami penurunan
akan tetapi memasuki bulan Februari
2023 inflasi China drop menjadi hanya
1%. untuk pertama kalinya kondisi
disinflasi di China berkembang menjadi
di ancaman terjadinya inflasi negatif
alias
deflasi memasuki bulan April 2023
inflasi China sudah turun ke level yang
mengkhawatirkan yakni hanya
0,1% year on year Kendati pun bulan
berikutnya sedikit rebound ke level
0,2% namun pada bulan Juni data
menunjukkan inflasi China bahkan drop ke
level 0%
China benar-benar sudah berada dalam
titik kondisi kritis
deflasi ketika data inflasi kembali
diumumkan pada bulan Juli apa yang
dikhawatirkan banyak kalangan
benar-benar terjadi China masuk dalam
pusaran deflasi inflasi China nega
0,3% year on year nah memang di bulan
Agustus 2023 pada saat saat video itu
saya unggah Kondisinya masih belum
seburuk sekarang ini namun
gejala-gejalanya sudah mulai nampak dan
Mari kita lihat Bagaimana kondisi
deflasi di Tiongkok sekarang ini
berdasarkan data resmi yang dirilis
pemerintah inflasi Tiongkok kini malah
negatif
0,8% year on year di bulan Juli 2023
data inflasi masih menunjukkan negatif
0,3% memasuki bulan Januari 2024 kondisi
deflasi tersebut Malah semakin parah
jadi -
0,8%. baik shangh stock index maupun
hanseng index berada pada kondisi Bear
market alias
downtrend Oke gini sebelum Saya teruskan
lagi pembahasan kita kali ini murni
hanya bicara tentang data
makroekonomi dan tidak ada urusan dengan
kontestasi
geopolitik saya hanya menjelaskan
kondisi yang tengah berlangsung saat ini
supaya pelaku usaha di tanah air bisa
bersiap diri menghadapi situasi
ini sedemikian parahnya kondisi deflasi
di Tiongkok bahkan juga nampak pada
harga-harga bahan makanan yang turun
sebanyak5,9%
on harga-harga di tingkat produsen juga
sudah setahun ini secara konsisten terus
Mengalami penurunan di mana deflasi
tertinggi terjadi di bulan Juni 2023 di
level nega 5,4% year on yeare dan saat
ini masih tetap deflasi sebesar
2,5% year on year banyak kalangan yang
menyebutkan pusat kontraksi ekonomi
Tiongkok berasal dari sektor properti
harga perumahan memang konsisten
mengalami penurunan demikian pula
investasi properti dalam setahun
terakhir ini nampak jelas Mengalami
penurunan yang cukup
signifikan pada video yang lalu di bulan
Agustus beberapa perusahaan developer
terbesar di Tiongkok nampak mengalami
kesulitan finansial dan kini
everg salah satu perusahaan developer
real estate terbesar di Tiongkok pada
tanggal 29 Januari 2024 yang lalu hakim
pengadilan Diong H Kong memerintahkan
evergrand untuk segera melikuidasi
aset-asetnya dengan demikian evergrand
secara resmi
bangkrut arus investasi modal secara
konsisten mengalami defisit dan data
terakhir yang diperoleh dari state
administration of foreign exchange China
menunjukkan adanya defisit sebesar
623 miliar pada quarter 3 2023
akan tetapi menariknya
Tiongkok berhasil mempertahankan
pertumbuhan gdp-nya year on year itu
stabil di Kisaran
1% banyak kalangan langsung meragukan
validitas data ini data ini dicurigai
tidak mencerminkan kondisi yang
sebenarnya Oke gini tolong diperhatikan
ya sebagai analis Saya tidak
pernah judgem terhadap data yang saya
terima kualitas data itu bukan tanggung
jawabnya analis itu tanggung jawabnya
penyedia data analoginya adalah sama
seperti dokter yang menerima data dari
laboratorium medis yang menyediakan
laporan medis Anda kecuali nampak jelas
ada data yang
mencurigakan maka dokter tidak akan
mempertanyakan validitas data yang
disajikan itu bukan tanggung jawabnya
dokter itu ranahnya lab dalam hal
melakukan Analisa terhadap ekonomi
Tiongkok ini Sumber data saya adalah
trading economics yang memperolehnya
dari data resmi pemerintah Tiongkok
sendiri dalam hal ini National bureau of
statistics of
China Jika ada yang mempertanyakan
keabsahan data yang disajikan ya tolong
buktikan dulu bahwa datanya tidak valid
saya akan usaha menggali lebih dalam
lagi memang cukup logis dengan kondisi
deflasi dan investasi yang turun
sedemikian parah kemudian jadi muncul
pertanyaan Bagaimana Tiongkok bisa
mempertahankan pertumbuhan gdp-nya
sehingga tidak
terkontraksi Sebelumnya saya perlu
Refresh dulu ada empat komponen GDP
yakni GDP itu adalah c d i d g NX di
mana c adalah household consumption atau
belanja masyarakat I adalah
investasi G adalah government spending
alias belanja pemerintah dan NX adalah
net sor selisih nilai ekspor dikurangi
impor dugaan pertama saya adalah
pemerintah Tiongkok menggenjot
government spending dan memang benar
hingga Penghujung 2023 dibandingkan
dengan revenue anggar belanja pemerintah
Tiongkok adalah lebih besar sebanyak
841,3 miliar remimbi ini menunjukkan
pemerintah Tiongkok belanjanya digenjot
lebih tinggi
841,3 miliar dibandingkan dengan revenu
yang mereka
terima pada video terdahulu banyak yang
berkomentar bahwa Tiongkok pasti akan
menemukan jalan keluar atas permasalahan
spiral deflasi yang tengah mereka hadapi
itu saya 100% setuju harap dipahami
bahwa spiral deflasi bukan berarti pasti
lanjut jadi depresi ekonomi sehingga
semua orang kelaparan seperti The Great
American depression yang terjadi di
tahun 1929 belum tentu kayak gitu ketika
Jepang mengalami spiral deflasi di tahun
1990-an usinawareta junen kondisi itu
juga tidak berlanjut jadi depresi
ekonomi bukan gak ada kelaparan di
mana-mana di Jepang namun sebagaimana
saya sudah utarakan dalam video
terdahulu saya juga ingin belajar
Bagaimana strategi Tiongkok menghadapi
kondisi deflasi ini karena itu kita
sampai sekarang pada Faktor yang
kedua yang kedua dan menurut saya
penting sekali untuk dicermati adalah
pertumbuhan ekspor Tiongkok bertumbuh
2,3% sementara impornya cuman naik
0,2%
pengusaha Tiongkok dari dulu terkenal
pengusaha yang sangat tangguh ketika
makroekonomi mereka deflasi mereka itu
tidak akan mudah
menyerah mereka akan pasti mencari
peluang pasar baru di luar negaranya
guna menyalurkan penjualan produk-produk
mereka dan Indonesia tentunya adalah
pasar yang menarik bagi mereka dan untuk
itu kita masuk sekarang ke bagian kedua
kondisi ekonomi Indonesia sebelum saya
mulai pembahasan bagian kedua ini saya
ada berita menarik untuk Anda khususnya
bagi Anda yang ingin belajar trading
atau investasi mulai dari menganalisa
dan Memanfaatkan peluang trading pada
aset crypto Forex gold hingga trading
atau investasi pada saham-saham Global
silakan klik link di bawah ini atau
kunjungi
ww.tradingnyantai com akela akan
menyelenggarakan webinar trading nyantai
profit keren yang sekaligus mendemokan
Timo quantitative trading System yang
saya pakai dan khusus bagi yang berminat
belajar saham-saham bursa e Indonesia
Anda juga bisa kunjungi
ww.tradingkilat.com info dan jadwal
lengkap Anda juga bisa simak pada
website
tradingkilat.com link saya berikan juga
di deskripsi gunakan fouure akela 50
untuk mendapat diskon Rp50.000 serta
mendapatkan bonus akses empat buah ebook
yang tiga di antaranya telah diterbitkan
oleh gram media pusaka utama dan elx
media computingo Oke kembali ke ekonomi
Indonesia akhir-akhir ini ada yang
menarik perhatian
saya suatu hari saya sedang belanja
online ada beberapa produk yang saya
butuhkan ketimbang saya jalan ke
supermarket Mending cari aja di
marketplace selesai belanja ternyata ada
beberapa promo dan salah satunya yang
bikin saya surprise adalah ada center
led harganya enggak sampai
Rp15.000 pakai baterai litium hingga
tinggal colok ke charger saja semakin
banyak belinya dapat Diskon tambahan
lagi dan ada promo free ongkir juga plus
cashback kemudian ada lagi lampu buat
kamar pakai sensor cahaya kalau kita
matikan lampu pas mau tidur dia langsung
nyala tuh ini berfungsi banget kalau
tengah malam kita mau ke toilet jadi
enggak gelap Total harganya itu cuman
Rp5.000 aja kemudian ada lagi celana
pendek buat dipakai nyantai di rumah
harganya enggak sampai
Rp10.000 Oke jangan tanya saya bagaimana
cara produksinya ya dengan harga segitu
jika anda berada pada industri sejenis
pertanyaan saya Sanggupkah Anda bersaing
dengan produk-produk ini mana free
ongkir plus cashback
pula Apakah hanya ada di shopee aja
ternyata enggak di Tokopedia juga sama
Nah apakah ini semua tergolong dalam
gejala adanya predatory
pricing sebagaimana yang dijelaskan di
berbagai video YouTube yang banyak
beredar ya saya persilakan Anda
menilainya sendiri Saya hanya
menunjukkan data namun dugaan saya yang
jelas adalah produk-produk ini berasal
dari
Tiongkok berdasarkan data memang
Tiongkok adalah sumber impor Indonesia
yang terbesar data di Tahun 2022
menunjukkan bahwa 29% atau hampir
sepertiga dari total impor Indonesia itu
berasal dari Tiongkok data terakhir juga
menunjukkan bahwa hingga pertengahan
2023 neraca perdagangan Indonesia itu
defisit yang berarti nilai impornya
lebih tinggi lebih banyak ketimbang
ekspornya dalam hal inflasi baik Bank
Indonesia maupun pemerintah sering
menggunakan data inflasi RI yang saat
ini sudah turun ke level 2,6% year on
year Sara Core inflation di luar bahan
makanan dan energi bahkan sudah turun di
bawah 2% sejak Oktober
2023 saat ini berada di level
1,7% year on yeare eh Memang angka
inflasi inti 1,7% year on yeare bisa
dibilang ideal ya bagus Akan tetapi jika
penurunan ini berlanjut apalagi sampai
drop di bawah 1% maka apa yang terjadi
di Tiongkok sejak bulan Agustus 2023
Bukannya tidak mungkin bisa
mulai menjalar ke Indonesia jika itu
terjadi maka industri lokal akan menjadi
pihak yang paling mengalami kesulitan
amit-amit Ya semoga tidak sampai deflasi
yang tidak banyak diungkap pemerintah
adalah data bahwa sejak dahulu kala
permasalahan inflasi Indonesia ini
justru terletak pada food inflation
bukan headline inflation inflasi
harga-harga bahan makanan di Indonesia
saat ini berada pada level
5,8% karena itu wajar ketika pemerintah
mengeluarkan data inflasi di bawah 3%
kemudian ada banyak komentar negatif
yang kemudian bilang bahwa harga telur
daging ikan dan lain-lain itu naik jauh
lebih tinggi dari 3%. ya memang karena
datanya memang food inflation yang
naiknya banyak
memang sejak zaman Orde Baru pemerintah
sudah mencanangkan yang namanya
Swasembada
pangan namun data menunjukkan bahwa di
tahun
2023 angka impor beras RI menembus 3
juta ton naik sebanyak
613,61% bila dibandingkan tahun
sebelumnya Tahun
2022 apa cuman beras saja selain beras
masih ada lagi gula gandum jagung
kedelai bawang putih dan daging ini
semuanya
impor data inflasi bahan pangan ini
memang jarang sekali dibahas biasanya
selalu yang dibahas adalah inflasi
keseluruhan sebesar
2,8% dan inflasi inti di luar bahan
pangan dan energi sebesar
1,7%. untuk negara yang memiliki
Swasembada pangan memang headline
inflation
dan terutama Core inflation itu yang
perlu
diperhatikan namun untuk negara yang
bahan pangannya masih tergantung negara
lain maka inflasi bahan pangan ini perlu
untuk diperhatikan juga karena jangan
sampai nanti terjadi hidden
deflation atau deflasi yang tersembunyi
secara di atas permukaan headline
inflation-nya baik-baik aja di Kisaran
2% namun inflasi bahan pangannya yang
tinggi dan angka inflasi keseluruhan
jadi rendah karena ternyata Core
inflation-nya sudah deflasi Sekali lagi
jika itu yang terjadi maka yang paling
menderita adalah industri lokal Oke pada
saat video ini masuk proses editing ada
berita sehubungan dengan misteri
kelangkaan beras di pasar rtail modern
hal ini diungkap oleh Direktur Utama
Perum bulok Bapak Bayu krishurti beliau
mengklaim bahwa bulok ini sudah
menyuplai beras ke rtail modern
160% lebih banyak dibandingkan Januari
Februari
2023 akan tetapi yang terjadi adalah
beras sebanyak 200 sak per saknya 5 kg
habis dalam tempo 30 menit 200 sak
Berarti habis dalam 1800 detik berarti
rata-rata tidak sampai 10 detik habis 1u
sak kenapa ya ya tiba-tiba impor beras
RI naik sebanyak
613% di tahun 2023 dan kenapa tiba-tiba
kebutuhan beras rtail bisa melonjak
sedemikian besarnya selama bulan ini
kalau di Amerika stimulus moneter itu
dikucurkan setiap kali terjadi Resesi
ekonomi parah Tiongkok mengucurkan
stimulus kali ini ketika sudah mulai
masuk deflasi Tapi nampaknya ada yang
kucurkan bantu an itu konsisten setiap 5
tahun sekali Bagaimana pendapat kalian
ketik di komen ya Nah sahabat akela
demikian penjelasan saya mengenai
kondisi ekonomi Tiongkok saat ini dalam
kaitannya dengan ekonomi negara kita
Bagaimana pendapat anda ketik di kolom
komen ya dan bagi Anda yang ketinggalan
mengenai analisa saya yang terdahulu
tentang ekonomi Tiongkok Anda bisa Klik
Link yang ini dan bagi kalian yang ingin
tahu analisa saya sehubungan dengan
kebijakan moneter Bank Central Amerika
alias the fet Kalian juga bisa Klik Link
yang ini semoga bermanfaat sukses selalu
dan sampai
[Musik]
jumpa