Kind: captions Language: id seringki karena euforia yang terjadi di pasar dan semakin diperkuat oleh berbagai liputan media banyak orang seringkali terjebak membeli suatu aset pada saat harganya sudah di puncak Babel karena terjangkit virus [Musik] fomo sahabat akela dalam video Sebelumnya saya menjelaskan apa bedanya antara investasi versus trading versus gambling Tujuan saya Mengunggah video tersebut adalah supaya banyak orang bisa terhindar dari virus yang namanya virus fomo karena saya pun pernah terkena virus ini dan akhir-akhir ini banyak sekali saya temukan di kalangan masyarakat virus yang namanya fomo ini alias fear of missing out fomo memiliki risiko yang tidak kecil dan akibatnya bisa membuat seseorang kehilangan hartanya kemudian jadi stres depresi atau bahkan dampak negatif lanjutan lainnya yang tidak diinginkan virus fomo ini sesungguhnya bukanlah virus baru virus ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu karena itu saya akan Jelaskan mulai dari sejarahnya nah namun sebelum itu karena video ini berhubungan dengan video sebelumnya yakni investasi trading atau gambling maka tips bagi Anda yang baru pertama kali melihat video dari channel ini supaya tidak ketinggalan video-video dari kami pastikan diri Anda sudah subscribe di channel ini Nyalakan tombol alert dan bilamana video ini berguna bagi anda mohon dukungannya dengan Klik tombol like sehingga semakin banyak orang bisa memperoleh manfaat dari video ini dan saya punya teaser question untuk Anda siapa orang terkenal pertama di dunia yang ternyata terjangkit virus fomo ini Oke saya akan mulai ceritanya ternyata Jauh sebelum berdirinya New York stock exchange alias lebih populer dikenal dengan sebutan Wall Street tempat di mana bursa saham terbesar dunia ini berdiri ratusan tahun sebelumnya tepatnya tahun 1611 berdiri bursa saham pertama di dunia dan itu adalah Amsterdam stock exchange kalian tahu enggak apa saham yang diperdagangkan di sana Kita orang Indonesia tentunya sangat kenal nama perusahaan ini yakni the Dutch East India company atau dalam bahasa Belandanya namanya ferenic the Ind Company tikernya VOC VOC ini aset-aset utamanya adalah Armada kapal yang digunakan untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah yang mereka dapatkan dari tanah air kita pada masa itu dalam perjalanannya Belanda dan VOC ada kompetitornya dan itu adalah British EIC atau East India company milik Kerajaan Inggris kemudian Ada lagi satu perusahaan sejenis yang memegang monopoli perdagangan dengan wilayah Spanish Amerika anda tentu ingat sejarah Christopher Columbus sebagai orang Eropa warga Spanyol yang pertama kali menginjakkan kaki di benua Amerika dan bertemu dengan penduduk asli benua Amerika Columbus ini mengira bahwa dirinya sudah menemukan India oleh karenanya dia menyebut Penduduk asli benua Amerika tersebut sebagai orang Indian karena itu jangan heran jika banyak orang termasuk saya yang sangat tidak setuju Jika ada yang sebut penemu benua Amerika adalah Christopher Columbus lah orang dia aja enggak tahu kalau itu Benua Amerika Dia pikir itu India Kok bisa dibilang bahwa penemu benua Amerika adalah Christopher Colombus Oke kembali ke cerita perusahaan Inggris yang memonopoli perdagangan rempah-rempah dengan wilayah Spanish Amerika ini bernama South sea company dan ada kisah yang sangat menarik sehubungan dengan South sea company ini ceritanya bermula dari Sir Isaac Newton dan Saya yakin kalian semua tahu siapa itu Sir Isaac Newton salah satu ilmuwan paling jenius sepanjang masa penemu hukum mekanika kalkulus berbagai analisa numerik dan masih banyak lagi nah berdasarkan sejarahnya pada musim semi tahun 1720 Sir Isaac Newton memegang saham souths company di mana harga sahamnya naik Dahsyat dia mulai merasa bahwa kenaikan harga saham ini sudah tidak logis lagi dan sang ilmuwan jenius mengatakan bahwa dirinya Bisa menghitung pergerakan berbagai masa di angkasa namun tidak bisa mengukur kegilaannya manusia Dia kemudian menjual seluruh saham souths-nya dan mengantongi lebih dari 100% dengan total nilai lebih dari 7.000 ponsel link akan tetapi sesudah dia jual saham tersebut ternyata masih terus meroket hingga beberapa bulan sesudahnya semua orang di sekitarnya pada sibuk membicarakan saham tersebut hingga suatu hari akhirnya dia memutuskan untuk membeli kembali saham Sou company tersebut pada harga yang jauh lebih tinggi dan beberapa hari sesudahnya saham tersebut akhirnya Crash dan dia mengalami kerugian sekitar 20.000 ponserling lebih dari 3 juta us Solo di zaman sekarang konon hingga akhir hayatnya Newton melarang siapa pun mengucapkan kata south sea di dekatnya kisah Sir Isaac Newton Ini adalah sebuah pengalaman yang sangat berharga untuk kita pelajari ternyata salah satu orang paling jenius di dunia bisa gagal membedakan antara investasi dengan spekulasi Sir Isaac Newton sang penemu hukum mekanika hukum gravitasi kalkulus teleskop spektrum warna dan masih banyak lagi ternyata juga bisa fomo fear of missing out Salah satu gejala fomo yang paling banyak kita jumpai adalah ketidakmampuan membedakan antara investasi dengan spekulasi cara paling sederhana untuk memeriksa apakah yang kita lakukan adalah berinvestasi atau sedang berspekulasi adalah dengan bertanya tiga hal ini kepada diri sendiri nomor sat Apakah satu-satunya keuntungan yang anda bisa peroleh dari aset atau instrumen yang Anda beli tersebut adalah apabila harganya naik sementara jika harganya turun maka anda mengalami potensi kerugian jika jawabnya ya maka kemungkinan anda bukan sedang ber melainkan sedang berspekulasi yang kedua Apakah setiap hari anda selalu menyempatkan diri untuk memeriksa Apakah harga aset atau instrumen yang Anda beli itu mengalami kenaikan di mana jika harganya naik anda jadi jauh lebih bersemangat sementara jika harganya turun anda jadi lesu jika jawabnya juga I maka kemungkinan besar anda bukan sedang berinvestasi dan lagi-lagi anda sesungguhnya sedang berspekulasi pertanyaan yang ketiga Pertanyaan selanjutnya Apakah Anda berharap memperoleh keuntungan Dahsyat ratusan atau bahkan ribuan persen dalam waktu singkat kurang dari setahun dari kenaikan harga aset atau instrumen yang Anda beli dalam jumlah besar dan bukan bertujuan untuk diversifikasi atas berbagai jenis aset lainnya jika jawabnya juga i maka hampir bisa dipastikan bahwa anda sedang berspekulasi dan bukan berinvestasi dan berita bagusnya spekulasi itu bukan berarti buruk memang banyak orang yang sering mengkonotasikan bahwa spekulasi itu adalah judi katanya namun sesungguhnya ada spekulasi cerdas atau intellig speculation dan ada juga spekulasi kurang cerdas atau unintelligent speculation unintelligent speculation atau spekulasi kurang cerdas inilah yang sifatnya untung-untungan belaka tebak-tebakan Dan ini disebut gambling alias judi sementara spekulasi cerdas adalah spekulasi yang dilakukan dengan penuh perencanaan melalui analisa kuantitatif yang terukur secara statistik serta dilengkapi dengan manajemen risiko yang lengkap intelligence speculation ini dikenal dengan sebutan trading trading memiliki fleksibilitas time frame yang sangat tinggi sehingga ada trading System yang menggunakan time frame menit Hingga jam atau hourly tergolong sebagai intrad ada pula trading System yang menggunakan time frame daily dengan holding period beberapa hari hingga beberapa minggu serta Ada pula yang menggunakan time frame weekly atau monthly dengan holding period hingga bertahun-tahun karena itu tidak tepat apabila langsung hantam kromo kemudian bilang pokoknya kalau long term berarti investasi sementara kalau trading adalah pasti jangka pendek karena ternyata ada juga spekulasi jangka panjang di mana jika spekulasi tersebut dilakukan dengan perencanaan yang dimulai oleh analisa kuantitatif yang yang terukur secara statistik dan disertai manajemen risiko maka spekulasi jangka panjang tersebut dikenal sebagai trading jangka panjang atau long term trading jadi ada spekulasi yang tidak dilakukan dengan cerdas tidak ada analisa melainkan hanya ikut-ikutan orang tidak ada manajemen risiko dan karena spekulasi tersebut dilakukan secara jangka panjang maka yang melakukannya mengira diri sedang berinvestasi padahal bukan seringki karena euforia yang terjadi di pasar dan semakin diperkuat oleh berbagai liputan media banyak orang seringkali terjebak membeli suatu aset pada saat harganya sudah di puncak Babel karena terjangkit virus fomo Oke secara umum Dr Rod tahapan-tahapan terjadinya bubel itu dapat dilihat pada diagram berikut ini Dr rodrig membaginya menjadi EMP tahapan yakni still face alias tahap senyap di mana harga aset masih belum banyak bergerak sunyi senyap dan ketika harga mulai bergerak naik hal ini akan menarik perhatian banyak orang sehingga dimulailah fase wess alias tahap mulai nyadar nyadar kalau bullish kemudian biasanya terjadi koreksi yang sesudahnya diikuti oleh bullish wave yang semakin tajam sehingga banyak melibatkan media mainstream sekarang dan dimulailah Mania face di mana publik begitu antusias muncul serakahnya hingga delusional dan puncaknya adalah munculnya Pak paradigma baru bahwa aset tersebut adalah sesuatu yang akan merubah perilaku semua orang di seluruh dunia dan paradigma baru ini bahkan seringki diyakini sebagai sebuah dogma baru dan banyak orang terjebak dalam fanatisme terhadap dogma ini Celakanya pada tahap inilah pandemi virus fomo ini menyebar ke banyak orang dengan begitu hebatnya nya gejalanya nampak jelas ketika harga aset mulai mengalami penurunan dan penurunan ini direspon dengan denial alias penyangkalan dimulailah blow of Face di mana seringkali memang terjadi rebound kecil yang seolah-olah membenarkan denial atau penyangkalan tersebut Namun tahap berikutnya diikuti oleh penurunan drastis yang di picu oleh fear yang secara sangat ekstrem dan dramatis dilanjutkan oleh capitulation dan berakhir dengan dispe putus asa berita bagusnya ada prokes protokol kesehatan yang bisa kita lakukan supaya tidak terjangkit virus fomo ini yakni dengan memahami secara jelas Perbedaan investasi dengan spekul dan bilamana berspekulasi menerima realita bahwa sedang berspekulasi dan dengan demikian menggunakan metode intelligence speculating atau trading yang benar Mulailah dari analisa kuantitatif yang terukur secara statistik hingga perencanaan trading yang lengkap dengan manajemen risikonya karena fokus intellig speculating alias trading letak pada pergerakan harga maka ilmu yang mempelajari pergerakan harga dikenal dengan sebutan analisa trend atau dikenal analisa teknikal sementara itu karena fokus inteligent investing terletak pada nilai intrinsik aset yang diperdagangkan maka ilmunya dikenal dengan sebutan valuasi alias analisa fundamental bukan berarti bahwa investor kemudian tidak boleh pakai analisa teknikal loh ya ya ini silakansilakan aja namun bagi seorang investor tren pergerakan harga itu bukanlah Fokus utama fokus utamanya adalah valuasinya berbeda dengan trading karena Fokus utama trading justru terletak pada pergerakan harganya maka fokusnya terletak pada tren harga dan perubahan tren tersebut berita bagusnya khusus bagi Anda yang ingin belajar trading atau investasi mulai dari menganalisa dan Memanfaatkan peluang trading pada aset crypto Forex gold hingga trading atau investasi pada saham-saham Amerika silakan klik link di bawah ini atau kunjungi ww.tradingnyantai.com akela akan menyelenggarakan webinar trading nyantai profit keren yang sekaligus mendemokan Timo quantitative trading System yang saya pakai info dan jadwal lengkapnya Anda bisa lihat pada website trading nyantai link saya berikan di deskripsi gunakan fouer akela 50 untuk mendapatkan diskoun Rp50.000 serta mendapatkan bonus akses 4 buah ebook yang tiga di antaranya telah diterbitkan oleh gram media pusaka utama dan elx media komuindo Terima kasih semuanya sukses selalu Semoga bermanfaat dan sampai [Musik] jumpa foreign