AKELA MARKET OUTLOOK 2024
vdsOC0dZ33U • 2024-01-02
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
berdasarkan data Ini perjalanan SNP 500
di tahun 2024 tidak akan semulus tahun
2023 s&p 500 akan banyak diwarnai oleh
pullback dan koreksi-koreksi tajam
karena itu bagi yang ketinggalan kereta
di tahun
2023 jangan
[Musik]
fomo
Oke sahabat akela sesuai janji saya tiba
saatnya saya membahas tentang market
Outlook
2024 saya akan bahas Bagaimana peluang
saham Amerika dalam hal ini s&p 500 IG
aset cripto namun sebelum itu saya ada
informasi menarik untuk Anda khususnya
yang ingin belajar melakukan intermarket
analisis dengan benar serta menggunakan
analisa kuantitatif menggunakan aplikasi
Timo quantitative trading system guna
menentukan Kapan saatnya buy maupun sell
baik di saham Amerika Forex gold crude
oil hingga aset crypto kunjungi website
wpw.tradingnyantai.com karena akela akan
menyelenggarakan webinar trading nyantai
profit keren dan tersedia 50 voucher
akela 50 guna mendapatkan diskaun
Rp50.000 serta bonus 4 buah ebook
tulisan saya senilai total lebih dari
Rp1 juta gratis untuk
Anda Oke saya akan Awali market Outlook
2024 ini dengan sebuah artikel yang
sangat menarik dari yaho Finance
judulnya stock market gurus predicted a
Grim 2023 they were Dead wrong ingat k
anda berapa banyak media mainstream
serta youtuber yang memprediksi tahun
2023 ini sebagai kiamat finansial atau
financial
armagedon sejak awal 2023 saya tidak
pernah terpengaruh oleh semuanya itu dan
kali ini saya akan share kepada anda
semua Bagaimana caranya supaya tidak
terpengaruh oleh berbagai bayangan gelap
n mencekam serta berbagai ketakutan
hingga kengerian yang didengungkan oleh
media mainstream hingga influencer
sosial media tersebut saya akan Jelaskan
dengan sangat sederhana semudah Anda
Klik tombol like pastikan diri Anda
sudah subscribe di channel ini Serta
pastikan juga Anda sudah aktifkan tombol
alert-nya hingga YouTube akan memberikan
notifikasi setiap kali akela mengunggah
video-video terbarunya
ready good step 1 buka trading view
kemudian klik Tanda plus Dan tambahkan
spx simbol untuk s&p 500 index indek 500
saham unggulan bursa Amerika untuk time
frame-nya pilih monthly karena kita
ingin melihat pergerakan SNP 500 secara
jangka panjang step berikutnya step du
klik indicators guna menambahkan
Indicator sekarang pilih sentimen maka
akan tampil indikator sentimen seperti
yang nampak di bawah charge SNP 500 anda
ini anda juga bisa tambahkan periode di
mana Amerika mengalami Resesi ekonomi
sebagaimana Saya pernah jelaskan dalam
video-video sebelumnya kemudian
tambahkan garis horizontal yang
menghubungkan bottom-bottom Indicator
sentimen ini saya ketemunya di
45%. coba perhatikan di akhir tahun 2002
sentimen sangat negatif melampoi minus
45% yang artinya ada begitu banyak
analis dan stock market gurus yang
memiliki beris hingga tingkat ekstrem
seolah-olah dunia akan kiamat hal ini
wajar mengingat pada saat itu bursa
saham Amerika sesudah dilanda.com Crash
kembali dihantam serangan teroris
911 berikutnya coba perhatikan apa yang
terjadi di awal tahun
2009 sentimen kembali ekstrem negatif
dan hal ini mudah dipahami Mengingat
bahwa tahun 2000 itu terjadi krisis
subprime mortgage yang menumbangkan
bston dan leemon Brothers namun Bisakah
anda perhatikan ketika sentimen sudah
ekstrem negatif seperti itu maka apa
yang terjadi yang terjadi adalah
sentimen sudah mentok ekstremnya dan SNP
500 sudah hit bottom tinggal
recovery-nya Pernahkah Anda dengar
kata-kata Warren Buffett yang sangat
terkenal ini beful
[Musik]
justru ketika sentimen sudah sangat
ekstrem negatif Anda menemukan banyak
sekali analis yang bilang kiamat
finansial financial armagedon tsunami
finansial seperti yang terjadi di awal
tahun
2023 maka anda Coba periksa ternyata
memasuki tahun 2023
sentimen sudah sedemikian negatifnya
sehingga sama negatifnya seperti suprime
mortgage 2008 serta docom Crash dan
911 Justru itu adalah potensi untuk
investasi pada saham-saham SNP 500 Jadi
kalian bisa lihat sekarang betapa
pentingnya prinsip untuk fokus pada data
dan bukan opini influencer hingga media
mainstream sekarang kita memasuki tahun
2024 ada yang bilang bahwa di tahun 2023
stock market ini Bubble
Oke stock market Bubble itu terjadi
apabila sentimen sudah
em bullish atau ekstrem positif seperti
yang terjadi di penghujung tahun 2021 di
mana sentimen bullish sudah lewat
90% tapi sekarang Coba perhatikan
sentimen bahkan masih belum sepenuhnya
positif secara keseluruhan sentimen
masih negatif hal ini bisa saya pahami
karena sepanjang 2023 bullish SNP 500
ini diakibatkan oleh saham-saham yang
dikenal dengan magnificent 7 yakni
Microsoft Google Amazon Nvidia Apple
Meta dan
Tesla di luar itu ada banyak saham yang
masih baru mulai bulis sekarang ini
kondisi ini mengingatkan saya pada suatu
pertanyaan mendasar yang pernah
ditanyakan seorang member akela dulu apa
yang membuat suatu saham harganya bisa
bullish atau
uptrend pertanyaan ini kelihatannya
sederhana ya dan Kebanyakan orang akan
menjawabnya dengan supply and dem bahwa
harga saham akan naik karena selalu ada
orang yang berani beli dengan harga
lebih tinggi dari sebelumnya ya
pertanyaannya Apa yang menyebabkan
kondisi seperti itu kondisi di mana
sentimen Pasar jadi semakin positif apa
yang membuat banyak orang antusias
sehingga harga-harga produk di suatu
pasar itu jadi naik jawabnya adalah dua
faktor penting yang pertama kualitas
produk yang
diperdagangkan produknya memang bagus
dan dibutuhkan masyarakat yang kedua
adalah daya beli masyarakat yang
berkunjung ke pasar itu karena sebagus
apa pun produk tapi tanpa kemampuan beli
masyarakat yang berkunjung ya Produknya
juga enggak
laku-laku dalam hal bursa saham kualitas
produk adalah earnings growth atau
pertumbuhan laba operasional
emiten-emiten yang diperdagangkan di
Bursa tersebut Sedangkan daya beli
adalah likuiditas atau jumlah uang yang
beredar Mengapa Tahun 2022 berubah jadi
beris penyebab utamanya adalah karena
The Fat mulai melakukan quantitative
tightening alias menaikkan suku bunga
acuan fatfund rate potensi penurunan
likuiditas memberikan sentimen beris
terhadap bursa saham jika demikian
Mengapa tahun 2023 t kok jadi bullish
Bukankah di tahun 2023 the fet malah
menaikkan suku bunga acuan hingga level
525 hingga
550 jawabnya karena sejak awal tahun
2023 pasar mulai mengantisipasi peluang
theet akan berhenti menaikkan suku bunga
acuan sementara s&p 500 sudah terkoreksi
dengan beris sentimen yang sangat
ekstrem di tahun sebelumnya saya juga
sudah menjelaskan perihal peluang devet
akan berhenti menaikkan suku bunga acuan
ini sejak 30 Maret 2023 melalui video
yang berjudul mengukur kemungkinan theet
berhenti menaikkan suku bunga acuan Anda
bisa menemukan videonya pada Link yang
ini juga pada kolom
deskripsi Nah jadi ada dua faktor
penting ya satu likuiditas dan dua
earnings growth kita mulai dari yang
pertama sekarang
likuiditas memasuki tahun 2024 kita
memasuki periode
disinflationary dan potensi theet mulai
memangka suku bunga acuan pada fumc 20
Maret 2024 yang akan datang perihal ini
lagi-lagi sudah pernah saya bahas
detailnya pada video berjudul 202 4 The
Fat mulai pangk suku bunga Anda bisa
menemukannya pada Link yang ini jika
theet mulai memangka suku bunga maka itu
berarti adanya peningkatan likuiditas
dan kebalikan dengan kuantitative
tightening di mana the fet menaikkan
suku bunga dan berakibat sentimen beris
maka antisipasi akan pemangkasan suku
bunga sehingga terjadi peningkatan
likuiditas akan memberikan sentimen
bullish saya melihat ada beberapa analis
yang berpendapat bahwa ketika The Fat
mulai memangk suku bunga itu berarti
ekonomi Amerika mulai memasuki Resesi
sehingga theet harus mulai memangkas
suku bunga Mari kita lihat apakah asumsi
bahwa setiap kali theet mulai pangkas
suku bunga berarti Amerika Resesi itu
adalah benar adanya
asumsi ini didasarkan pada fakta bahwa
di tahun 2020 ketika devet mulai pangkas
suku bunga Amerika memang mulai Resesi
akibat covid
Lockdown demikian pula di tahun
2008 Amerika juga Mulai Resesi akibat
subprime mortgage dan begitu juga di
tahun 2000 di mana Amerika mulai Resesi
pasca.com Crash dan theet juga Mulai
memangk suku bunga
Wah jadi benar dong Setiap kali theet
mulai pangkas suku bunga berarti Amerika
mulai Resesi
Oke Coba anda mundur sekarang ke periode
tahun
1995 hingga
1999 mulai pertengahan tahun
1995 theet mulai memangka suku bunga
tapi kok tidak ada Resesi sama sekali ya
apa yang terjadi pada periode 1995
hingga 1999 ini dengan demikian
menggugurkan asumsi bahwa setiap kali
devet mulai memangka suku bunga berarti
Amerika mulai Resesi karena ternyata ada
kejadian di mana ketika the fet mulai
memangka suku bunga ternyata sama sekali
tidak ada
Resesi lantas Apa penyebab deet mangka
suku bunga di tahun
1995 guna memahami hal ini Ayo kembali
ke prinsip dual mandate-nya deet yakni
setiap kali seorang pejabat theet
diambil sumpahnya ketika mulai memangku
jabatannya di pundaknya itu ada tanggung
jawab ganda yakni maksimum employment
angka pengangguran rendah dan Price
stability atau inflasi stabil di level
2% per tahun nya karena itu ada dua
kemungkinan theet memangka suku bunga
yang pertama bisa jadi karena Resesi
ekonomi sehingga ada risiko naiknya
jumlah pengangguran atau yang kedua bisa
terjadi juga karena target inflasi 2%
sudah akan tercapai kendatipun angka
pengangguran tetap
rendah sekarang Coba lihat apa yang
terjadi di tahun 199 5 angka inflasi
turun menuju target
2%. angka pengangguran juga turun Apakah
ada Resesi pada periode itu angka
pertumbuhan GDP Amerika stabil sama
sekali tidak ada Resesi Yang ada
hanyalah penurunan GDP growth dari level
4% menjadi 2,7% year on year dan itu
terjadi di sepanjang tahun 19 5 kondisi
di mana inflasi turun menuju target
inflasi
2% tanpa mengakibatkan naiknya angka
pengangguran di mana angka pengangguran
malah
turun dan pertumbuhan ekonomi menurun
namun tidak sampai Resesi itu adalah
suatu kondisi yang dikenal dengan
istilah soft
landing karena itu singkatnya ada dua
kemungkinan theet memangkas suku bunga
satu karena ada ancaman naiknya
pengangguran akibat Resesi ini dikenal
dengan istilah hard landing ini terjadi
di tahun 2000 2008 dan
2020 namun ada juga kemungkinan yang
kedua yakni karena gold fat menurunkan
inflasi melalui quantitative titening
sudah mendekati target
2% tanpa mengakibatkan terjadinya Resesi
ini dikenal dengan istilah soft landing
dan ini terjadi di tahun
1995 Pertanyaan selanjutnya Bagaimana
dengan sekarang ini tahun
2024 hard landing atau soft
landing ketimbang dengarin berbagai
opini yang bisa bikin pikiran kita jadi
kusut mending lihat datanya aja
yuk saat ini Angka inflasi Core Core CPI
berada di level
2,57% ini menggambarkan harga-harga yang
dibayarkan konsumen di luar komponen
makanan energi hunian serta mobil bekas
angka ini sebagaimana Anda bisa lihat
sendiri sudah turun dari angka 6,7% di
bulan September 2022 hingga menjadi
2,57% di bulan November 2
2 Apakah penurunan inflasi ini dibarengi
dengan naiknya angka pengangguran ya
Anda bisa lihat sendiri angka
pengangguran turun ke level
3,7%. Yang ada hanyalah penurunan GDP
growth dari level 5,8% di akhir
2021 menjadi
1,9% namun masih tetap positif mirip
seperti apa yang terjadi di di tahun
1995 inflasi turun angka pengangguran
turun pertumbuhan GDP slowdown namun
masih tetap
positif jika theet memangka suku bunga
di tahun
2024 maka itu karena normalisasi suku
bunga sehubungan dengan target inflasi
yang sudah hampir tercapai tanpa adanya
ancaman naiknya angka pengangguran
akibat Resesi alias dikenal dengan
istilah soft
landing Nah itu adalah faktor yang
pertama likuiditas lantas Bagaimana
dengan faktor yang kedua kualitas
produknya alias earnings grow
Oke saya perlu jelaskan sekarang Ketika
saya mengatakan tidak ada Resesi ekonomi
maka bukan berarti sama sekali tidak ada
Resesi saya akan tunjukkan kepada anda
sekarang di mana
resesinya yang pertama adalah earnings
recession Anda lihat selama tiga Kuartal
berturut-turut yakni q4 2022 Q1 2023 dan
Q2 2023 earnings growth s&p 500 secara
keseluruhan negatif bila dibandingkan
dengan quarter yang sama tahun
sebelumnya akan tetapi memasuki quarter
3 2023 earnings growth s&p 500 sudah
positif sebesar
5% dengan demikian earnings recession
tersebut sudah berakhir pada quarter 2
2023 yang kedua adalah Resesi yang
menarik ya yakni The Great Rolex
recession berdasarkan data watch over
market index yang au harga 60 merek jam
paling top dunia termasuk patek Philip
aemas Pik dan
Rolex harga jam-jam mewah di pasar
sekunder ini sudah turun sebanyak
rata-rata
37% sejak level tertingginya di bulan
maret
2022 akan tetapi coba perhatikan hal
yang sangat kontras Anda bisa lihat pada
saham-saham artificial intelligence atau
e i di tahun
2023 kondisi ini semuanya tidak
mengakibatkan terjadinya full blown
recession di semua sektor sebagaimana
yang dikhawatirkan media mainstream dan
influencer sociial media sejak awal 2023
karena Resesi yang terjadi pada satu
sektor ditutup oleh pertumbuhan pada
sektor lainnya Jika ada yang getol
menyuarakan Resesi ekonomi mungkin
karena yang bersangkutan Tengah berada
pada sektor yang memang saat ini tengah
terkontraksi namun perhatikan hal ini
tidak merata terjadi di semua sektor
karena kenyataannya ada sektor-sektor
industri yang justru booming Ai
contohnya dengan demikian kita bisa
rangkum kita memasuki periode Dis
inflationary dengan penurunan angka
pengangguran dan Slow Down GDP growth
alias soft landing sehingga theet
berpotensi mengakhiri quantitative
tightening dan mulai memangkas suku
bunga guna
normalisasi kondisi ini dibarengi dengan
berakhirnya earnings recession pada
quarter 2 2023 ditandai dengan earnings
growth quarter 3 dan quarter 4 2023 yang
positif kedua faktor ini sudah
memberikan kontribusi nyata pada q4
rally yang terjadi sejak akhir Oktober
2023 dan secara keseluruhan kondisi ini
berpotensi memberikan sentimen bullish
pada bursa saham Amerika di tahun
2024 akan tetapi harap diperhatikan
bahwa bullish stock market itu bukan
berarti tanpa pullback dan atau koreksi
pullback atau koreksi akan selalu
mewarnai bullish stock market dan untuk
itu tiba saatnya kita membuka data
statistik sekarang tahun 2024 adalah us
presidential election year berdasarkan
cyclical study dari Jeff HS Sejak tahun
1950 hingga 2022 rata-rata pergerakan
SNP 500 pada us presidential cycle
adalah seperti Charts ini berdasarkan
data ini perjalanan SNP 500 di tahun
2024 tidak akan semulus tahun 2023 SNP
500 akan banyak diwarnai oleh pullback
dan koreksi-koreksi tajam karena itu
bagi yang ketinggalan kereta di tahun
2023 Jangan
fomo karena akan tiba saatnya terjadi
koreksi yang membukakan kesempatan bagi
anda dan saya untuk
entry peluang pullback yang pertama ada
pada bulan Februari Maret kemudian ada
lagi di bulan Mei dan sepanjang Juni
hingga Juli juga berpotensi diwarnai
oleh minor
pullback peluang koreksi nampak berada
pada bulan September hingga Oktober akan
tetapi perhatikan di akhir Oktober ada
peluang untuk mulai q4 rally
kembali harap Perhatikan ya data ini
adalah data statistik Sejak tahun 1950
hingga Tahun 2022 di mana setiap kali us
presidential election ya SNP 500
memiliki
kecenderungan mengalami pola pergerakan
seperti yang ditampilkan Akan tetapi
anda tetap harus sesuaikan dengan price
action yang terjadi di
pasar Bagaimana dengan nasdaq berhubung
nasdaq atau sektor teknolog
adalah sektor yang paling bullish di
tahun
2023 maka wajar Apabila ada peluang
koreksi di bulan maret hingga April dan
mirip seperti s&p 500 sepanjang Mei
hingga Agustus akan diwarnai oleh minor
pullback dan peluang koreksi kembali
terjadi pada periode September Oktober
yang sekaligus memberikan potensi by
menjelang for rally kembali di bulan
November hingga Desember nanti
Oke selanjutnya Bagaimana dengan kripto
Bagaimana dengan
Bitcoin sebagaimana sudah sering saya
ulas dalam video-video sebelumnya
software Timo quantitative trading
System yang kami pakai di akela sudah
memberikan sinyal buy sejak 28 September
2023 di mana pada waktu itu Bitcoin
diperdagangkan di harga
.21 kini Bitcoin sudah diperdagangkan di
level
42.284 per Bitcoin dan ini berarti naik
sebanyak
56,49% sejak akhir september di mana
sejak mulai bully sesudah koreksi Juli
hingga September tersebut sudah out
perform the market selama
hari ini adalah bullish out perform
Bitcoin terpanjang di tahun
2023 bullish ini pada dasarnya didasari
oleh tiga faktor yang pertama adalah
antisipasi The Fat yang akan mulai
memangka suku bunga acuan fat fund rate
sudah saya jelaskan tadi di atas dan
yang kedua antisipasi Bitcoin halving
cycle penjelasan lengkap mengenai
halving cycle ada di video berjudul
setahun menjelang halving Bitcoin
siap-siap take off dan faktor yang
ketiga yang paling kuat memberikan Bull
power bagi Bitcoin adalah pengajuan
Bitcoin etf dari Black
Rock saya juga sudah menjelaskan
mengenai hal ini pada video berjudul
Black Rock Bitcoin etf dan Bitcoin etf
blackrock kini terdaftar di
dtcc Jika Anda ketinggalan video-video
ini saya ya cantumkan semua linknya pada
kolom
deskripsi ketiga faktor inilah yang
membuat pasar kripto menjadi sangat
bullish dan berhubung ketiga faktor
tersebut semuanya sudah pricing in pada
pergerakan bullis Bitcoin hingga kripto
lainnya maka Bitcoin dan Aset kripto
secara keseluruhan saat ini rentan
terhadap pullback yang dipicu oleh
profit
Saya tidak bilang bahwa itu berish ya
Tapi secara keseluruhan crypto memang
masih bullish namun harap diingat sama
dengan pasar saham bullis itu bukan
berarti lurus naik terus tanpa pullback
tanpa koreksi nah sahabat akela saya
menutup video kali ini dengan
mengucapkan selamat tahun baru
2024 teriring doa kami untuk anda dan
keluarga Semoga di tahun 2024 ini Tuhan
yang maha kuasa senantiasa menurunkan
berkatnya serta melindungi kita semua
dalam kasih-nya
Amin semoga bermanfaat sukses selalu dan
sampai
[Musik]
jumpa
Resume
Read
file updated 2026-02-12 01:55:34 UTC
Categories
Manage