Kind: captions Language: id tingginya suku bunga theet hingga treasury yield ini pada akhirnya juga membuat beberapa bank asing dapat memberikan imbal hasil deposito US Dollar hingga 5% dan ini membuat US Dollar menjadi menguat terhadap berbagai mata uang [Musik] dunia Oke dalam video kali ini saya akan menjelaskan empat pertanyaan berbeda yang sering ditanyakan orang dan Kendati pun ada empat hal yang berbeda namun sesungguhnya keempat-empatnya saling berhubungan satu dengan yang lain keempat pertanyaan itu adalah satu Mengapa inflasi Amerika kok masih tetap tinggi Kendati pun The Fat sudah menaikkan suku bunga hingga target range 525 hingga 550 dalam waktu yang relatif sangat singkat yang kedua Kenapa hutang Amerika sebegitu tingginya sudah melampaui 133 triliun US Dollar sudah menembus 120% gdp-nya di mana untuk membayar utang tersebut harus dengan cara menerbitkan surat utang baru alias Gali Lobang l Bang tapi kok enggak bangkrut-bangkrut oke yang ketiga Kenapa GDP Amerika 4,9% jauh lebih tinggi dari perkiraan tapi kok saham-saham SNP 500 malah terkoreksi turun dan apa hubungannya dengan imbal hasil obligasi tenor 10 tahun Kenapa setiap kali obligasi ini yinya naik ke 5% s&p 500 selalu terkoreksi dan yang terakhir Kenapa kok dolar ini naik terus ya empat pertanyaan ini sudah pernah saya jelaskan di komunitas akela trading system dan saya membutuhkan waktu hampir 2 jam guna menjelaskannya secara detail Saya akan mencoba menjelaskan jawaban beserta hubungan keempatnya ini dalam waktu yang jauh lebih singkat sekarang untuk anda semua di YouTube Oke kita mulai dari yang pertama Ya kita semua tahu bahwa sejak awal Tahun 2022 the fet banting setir ke arah kebijakan pengetatan likuiditas melalui kenaikan suku bunga fet fund rate logikanya adalah dengan mengurangi jumlah uang yang beredar maka the fet sudah mengurangi jumlah purchasing power atau daya beli yang beredar di masyarakat sehingga demand atau permintaan akan barang dan jasa jadi turun yang berakibat ekonomi Slow Down dan kenaikan harga barang-barang dan jasa tersebut secara keseluruhan atau agregat jadi turun saat ini memang nampak bahwa Core pce inflation yang menjadi sumber data acuan the dalam mengidentifikasikan inflasi Amerika itu sudah turun dari posisi 5,3% di bulan Oktober 2022 menjadi 3,7% di bulan September 2023 ini penurunan sebanyak 1,6% dalam kurun waktu 1 tahun akan tetapi harap diingat bahwa target Core PC inflation defet adalah 2%. karena itu angka 3,7% ini masih jauh di atas target defet berdasarkan proyeksi The Fat yang dimuat dalam summary Of Economic projection atau Sep yang diterbitkan pada fomc September 2023 lalu theet memproyeksikan Core pce inflation pada level 3,7% hingga akhir tahun ini berarti the fet tidak perlu lagi menaikkan suku bunga hingga akhir tahun 2023 karena toh proyeksi inflasinya sudah tercapai untuk 2023 ini hal ini juga nampak pada pergerakan fedfund Futures Dan dari situ nampak bahwa ada 96,1% peluang theet akan tetap bertahan di level 525550 pada fumc 1 November dan hanya ada 23,2% peluang theet akan menaikkan suku bunga pada fumc 13 Desember fumc terakhir di tahun 2023 berarti kemungkinan besarnya lagi-lagi bertahan di 525 550 bahkan jika anda teruskan sampai tahun 2024 sekalipun nampak bahwa kemungkinan terbesar saat ini adalah ya 525550 adalah Terminal rate suku bunga tertinggi The Fat sebelum mulai memangkas suku bunganya ketika The Fat merasa perlu mengembalikan suku bunga ini ke level normal By the way Saya sudah pernah menjelaskan Bagaimana cara menggunakan fatwat tools ini guna mengantisipasi fomc yang akan datang Anda bisa melihatnya dalam video yang ini pertanyaannya Kenapa sih the F Jika ditanya seringkiali masih membuka opsi untuk na ikan suku bunga satu kali lagi jawabnya ada hubungannya dengan pertanyaan yang kedua Kenapa hutang Amerika sebegitu tingginya sudah melampaui 133 triliun US Dollar sudah menembus 120% gdp-nya di mana untuk membayar hutang harus dengan cara menerbitkan surat hutang baru alias gali lubang tutup lubang lah kok enggak bangkrut-bangkrut gold The Fat saat ini adalah menurunkan inflasi melalui perlambatan pertumbuhan ekonomi Tahukah Anda hambatan paling besar yang dihadapi the fet saat ini dalam mencapai golnya tersebut adalah siapa jawabnya adalah pemerintah Amerika the fet menginginkan ekonomi slow downown pengangguran naik ke kisaran 4,1%. Namun coba lihat apa yang terjadi sejak awal 2023 pertumbuhan GDP Amerika naik dari 0,7% year on year jadi 2,4% year on year pada Advance quarterly GDP yang barusan dirilis angkanya bahkan loncat jadi 4,9% jauh lebih tinggi dibandingkan Kuartal sebelumnya di level 2,1%. kendatip pun angka pengangguran rendah di Kisaran 3,8% dan masih terbuka lowongan kerja sebanyak 9,61 juta lowongan kerja namun anda bisa lihat sendiri bahwa data kenaikan upah pekerja sejak Kuartal kedua di Tahun 2022 secara konsisten terus Mengalami penurunan memang ada peningkatan angka penjualan retil dari titik terendahnya di 1,47% year on year itu naik jadi 3,75% year on year sementara itu pada sektor real estate terjadi rebound di bulan Juli 2023 akan tetapi coba lihat data ini belanja pemerintah atau government spending mengalami peningkatan yang cukup besar sejak pertengahan Tahun 2022 di saat theet gencar-gencarnya menurunkan pertumbuhan ekonomi guna memerangi inflasi pemerintah Amerika malah genjot belanjanya besar-besar dugaan saya ini ada hubungannya dengan pemilu 2024 di satu pihak deet sesuai dengan dual Mandate yang dibebankan kepadanya deet ini dituntut untuk mengendalikan inflasi dan ini mereka tempuh dengan cara menaikkan suku bunga guna memperlambat pertumbuhan ekonomi namun pemerintah Amerika malah genjot belanjanya besar besaran 50% dari total inflasi Core PCI 3,7% sekitar 50%-nya itu adalah kontribusi dari program-program pemerintah Amerika jelas bahwa kubu pemerintah yang tengah berkuasa saat ini tidak mau terjadinya perlambatan ekonomi Mereka menginginkan adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi penurunan jumlah pengangguran dan jika akibat semuanya itu inflasi malah jadi naik Nah itu kan tanggung jawabnya the Dari sini anda bisa lihat bahwa prioritas fokus pemerintah Amerika saat ini itu adalah poling peningkatan pengangguran akan berakibat turunnya poling karena itu mereka benar-benar tidak mau itu terjadi Pertanyaan selanjutnya peningkatan government spending Itu uangnya dari mana jawabnya adalah dari hutang pemerintah Amerika menerbitkan surat hutang yang selama ini dikenal dengan us treasuries dengan menerbitkan obligasi di mana obligasi dibeli investor treasury department akan memperoleh dana yang nantinya akan dipergunakan untuk mendanai berbagai program pemerintah Amerika Jika total hutang ini bertambah besar maka suatu saat akan mencapai batas plafon hutang atau dikenal dengan sebutan Dead ceiling pada saat itu pemerintah harus memperoleh persetujuan dari Kongres supaya bisa menerbitkan surat hutang kembali di sinilah terjadi pertarungan politik antara kubu incumben dengan kubu oposisi tidak peduli dari partai mana presidennya persoalan Dead ceiling ini akan selalu muncul Selama kongres yaitu House of representative dan senat salah satu dari keduanya ini dikuasai oleh partai oposisi pihak oposisi akan selalu berusaha menjegal anggaran pemerintah dengan lagu lama yang selalu berulang enggak peduli partai oposisi itu dari Demokrat atau Republik dan itu adalah utang yang terlalu besar anggaran belanja yang terlalu boros dan defisit yang semakin besar sementara incomeben akan selalu berusaha mempertahankan anggarannya dan Karena itu adalah modal untuk terpilih kembali pada periode kedua seperti biasa media suka menampilkan konten seperti ini karena memang yang seperti ini biasanya viral namun semuanya ini lagi-lagi ini hanyalah narasi politik Kenapa headline media bahwa hutang menggunung gali lubang tutup lubang ini efektif digunakan sebagai narasi politik pihak oposisi jawabnya adalah karena mindset masyarakat umum cenderung mindset personal Finance bukan corporate Finance apalagi National Finance gini selama ini anda kan punya mindset bahwa satu utang itu harus lebih kecil dari penghasilan dua jika hutang lebih besar daripada penghasilan alias defisit maka terpaksa harus gali lubang Tutup Lobang melunasi utang lama dengan membuat utang baru tiga akibatnya hutang akan terus membesar hingga suatu saat tidak bisa melunasinya kembali alias bangkrut Oke saya setuju ini semua benar karena saya pun memegang prinsip yang sama untuk saya pribadi personal Finance namun Tahukah Anda ada perusahaan yang hutangnya jauh lebih besar dari penghasilannya bahkan jauh lebih besar dari revenue atau omsetnya di mana hutangnya ini tiap tahun semakin dan semakin tambah besar dan jelas pastinya Gal Ang tutup lubang tapi perusahaan ini gak bangkrut-bangkrut Mala bisnisnya jadi semakin bertambah besar cabangnya makin banyak di mana-mana karyawannya juga tambah semakin banyak dan pemiliknya semakin kaya raya anda tahu enggak perusahaan apa itu jawabnya adalah bank saya ambil contoh sederhana Bank BCA dan saya akan buka lapor keuangan data keuangannya sekarang Bank BCA ini berdasarkan laporan tahunan 2022 hutangnya adalah 1087,11 triliun angka ini sudah hampir dua kali lipat total hutang di tahun 2016 laba bersihnya adalah 40,76 triliun berarti utangnya 26,67 kali lipat penghasilan atauba ya penjualan atau omsetnya adalah 72,24 triliun berarti hutangnya adalah 15 kali lipat omsetnya utang BCA ini adalah 4,92 kali modalnya dan sejak 2016 utangnya ini sudah naik 193%. hutang ini tidak pernah dilunasi semuanya Malah semakin hari semakin banyak orang yang antre buat menghutangkan Uangnya Dan jika ada yang mau tutup rekening maka dia akan bayar pakai uang dari nasabah yang lain alias gali lubang tutup lubang tapi coba lihat perusahaannya semakin bertumbuh tambah besar Kenapa kok bisa gitu ya jawabnya adalah karena trust dan pertanyaan saya Dari mana sumber trustnya bank itu jawabnya adalah dari pemerintah dalam hal ini adalah LPS atau lembaga penjamin simpanan dan kalau di Amerika itu namanya adalah fdic Federal deposit insurance corporation pertanyaan lagi kalau begitu Kenapa kok tidak pernah ada yang mempertanyakan soal bank yang pada praktiknya sesungguhnya gali lubang tutup lubang Tapi giliran negara yang sesungguhnya selaku sumber trustnya bank malah sering dipertanyakan soal ini jawabnya adalah karena persoalan hutang negara lagi-lagi adalah soal narasi politik jika dibandingkan hutang Singapura saat ini adalah 167,8% dari gdp-nya angka ini jauh di atas angka Dep to GDP Amerika yang berada di level 129%. coba perhatikan Jepang total hutangnya bahkan 263% gdp-nya alias dua kali lipat De to GDP raationoya Amerika dan dari situ kita bisa lihat bahwa yang penting itu sebenarnya bukan mengenai gali lubang tutup lubangnya melainkan kan yang terpenting adalah bagaimana pemerintah memanage dengan baik hutang tersebut sehingga menjadi hutang yang produktif selama clean governance dan produktif maka peringkat hutangnya naik dan seiring dengan naiknya kepercayaan investor beban bunganya jadi turun pemerintah sendiri selaku yang menerbitkan surat utang atau obligasi tidak sepenuhnya berkuasa atas penentuan yield atau imbal hasil obligasi yang dia terbitkan itu mekanisme pasar dan Bank Sentral juga memegang pengaruh besar dalam hal ini ketika devet menaikkan suku bunga acuan maka yield obligasi tenor 3 bulan hingga 2 tahun langsung bergerak naik mendekati suku bunga acuan the fet ini membuat obligasi dengan tenor jangka pendek jadi lebih menarik ketimbang obligasi tenor 5 hingga 10 tahun yang malah memberikan imbal hasil di bawah obligasi jangka pendek hal ini mendorong investor untuk menjual obligasi jangka panjangnya dan membeli obligasi jangka pendek dan semakin besar tekanan jual pada obligasi tenor 5 tahun 10 tahun dan 30 tahun membuat harganya jadi semakin turun hingga berakibat imbal hasilnya jadi naik ingat ya Bond price dan Bond yield berbanding terbalik kalau Bond price turun Bond yieldnya naik kenaikan YY notes tenor 5 dan 10 tahun hingga melampaui 5% membuat valuasi saham-saham SNP 500 menjadi terlihat kurang menarik seperti sebelumnya Loh kok bisa emangnya apa hubungannya sama saham Amerika dan denganikian kita samp sekarang pertanyaan ketiga Kenapa GDP Amerika 4,9% jauh lebih tinggi dari perkiraan tapi kok saham-saham s&p 500 malah terkoreksi dan apa hubungannya dengan imbal hasil obligasi tenor 10 tahun Kenapa setiap kali naik ke 5% s&p 500-nya selalu terkoreksi jawabnya terletak pada Bagaimana investor melakukan valuasi pada aset equi atau saham dan itu adalah discounted cash flow model yang secara ringkas dinyatakan dengan rumus present value sama future cash flow dibagi 1 + discount rate tutup P N karena keterbatasan waktu saya tidak bisa bahas detailnya tapi perhatikan saja bahwa discount rate yang dimaksud adalah risk free rate alias treasury yield dan dengan demikian present value present value-nya equity berbanding terbalik dengan treasury yield semakin tinggi treasury yield valuasi saham jadi semakin rendah dan inilah yang memicu terjadinya koreksi Perhatikan ya saya masih sebut sebagai koreksi dan bukan be market nanti kita akan sampai ke situ Kenapa naiknya trury yield atau Bond yield memicu terjadinya koreksi hal ini karena ketika Bond investor menginginkan Bond yield maka investor saham yang diinginkan adalah earnings yield yakni persentase hasil bagi earning per share atau eps terhadap harga sahamnya tracery Note tenor 5 dan 10 tahun Pada saat video ini dibuat berada pada level 4,91% dan 4,96% yield-nya saat ini berdasarkan data quarter 2 tahun 2023 ya quarter 3-nya kan belum tuntas karena masih ada perusahaan yang melaporkan earningsnya sehingga kita pakai data quarter 2 data tersebut menunjukkan bahwa pe ratio s&p 500 adalah 24,59 dan Dengan demikian karena earning Shield itu pada dasarnya adalah earning per share dibagi price berarti e per P bukan p/e maka tinggal Dibalik aja kalau pe-nya 24,59 maka dengan demikian earning Shield adalah 1/24,59 ketemunya adalah 4,1%. sebagaimana saya katakan tadi kenaikan treasury yield membuat earnings yield equity menjadi kurang menarik khususnya saham-saham magnificent 7 yang sudah mengalami kenaikan signifikan sejak awal tahun Coba anda perhatikan saham-saham yang merah itu adalah saham-saham magnificent 7 yakni Microsoft Apple Nvidia Google Amazon Tesla dan Meta sejak awal 2023 saham-saham ini memang sudah mengalami kenaikan yang sangat signifikan ini adalah koreksi yang dipicu oleh profit taking bukan bear market coba perhatikan selain magnificent 7 banyak saham lain yang malah menguat Jadi anda bisa lihat bagaimana semuanya sesungguhnya saling berhubungan satu dengan lainnya mulai quantitative titaning The Fat upaya The Fat guna menurunkan inflasi hingga GDP Amerika yang jauh lebih kuat dari perkiraan hingga naiknya trasery yield dan koreksi akibat profit taking pada saham-saham yang sudah naik banyak di tahun 2 23 ini yang terakhir tingginya suku bunga The Fat hingga treasury yield ini pada akhirnya juga membuat beberapa bank asing dapat memberikan imbal hasil deposito US Dollar hingga 5% dan ini membuat US Dollar menjadi menguat terhadap berbagai mata uang dunia khususnya yang suku bunga bank sentralnya kurang lebih sama atau bahkan lebih rendah dari fetfund rate Pertanyaan selanjutnya Bagaimana dengan gold Forex crypto dan saham-saham apa saja yang mulai uptrend nah nantikan video akela berikutnya dan khusus bagi Anda yang ingin belajar melakukan analisa makroekonomi intermarket analysis hingga bagaimana menggunakan teknologi sistem trading kuantitatif guna menemukan berbagai peluang pada bursa saham aset kripto gold hingga Forex kunjungi website ww.tradingnyantai.com akela akan menyelenggarakan webinar tradingnyantai profit keren info lengkapnya ada di website tradingnyantai.com gunakan voucher akela 50 guna memperoleh diskaun 50% serta 4 buah e-book yang pernah saya tulis dan khusus bagi Anda yang ingin belajar options guna melindungi investasi saham atau crypto anda dari penurunan Anda juga bisa kunjungi website ww.tradingnyantai.com/options semoga bermanfaat sukses selalu dan sampai [Musik] jumpa