Transcript
pv-nrClvezc • Investasi, Trading atau Gambling?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/AkelaTradingSystem/.shards/text-0001.zst#text/0178_pv-nrClvezc.txt
Kind: captions Language: id Oke Guys nampaknya Ada yang lagi perang dan saya bukan bilang perang Ukraina di Eropa atau ketegangan geopolitik di Taiwan tapi di YouTube Seputar Dunia finansial di Indonesia konon asal muasalnya sekali bermula dari seorang youtuber yang menyebut bahwa trading itu judi dan analisa teknikal itu Maaf tolol dan hal ini kemudian di D Bank habis-habisan oleh youtuber yang lain Jadi rame deh tapi seru juga sih [Musik] dalam video kali ini saya akan berusaha membantu menjernihkan pemahaman ini semua karena dari banyaknya komentarnya masuk ke channel ini saya juga menduga ada banyak orang yang gagal paham atau mengalami kekeliruan pemahaman antara trading dan investasi kendatipun hal ini kelihatannya sepele hanya masalah istilah saja karena baik trading ataupun investasi kedua-duanya sama-sama bertujuan menghasilkan keuntungan dan memiliki risiko namun justru yang kelihatannya sepele seperti batu kerikil kecil yang membuat banyak orang tergelincir ini yang tidak jarang akibatnya bisa jadi fatal Investasi adalah aktivitas yang menempatkan sejumlah dana pada suatu aset produktif yang diyakini nilai atau valuenya bisa berkembang dari waktu ke waktu harap teliti saya hati-hati menggunakan istilah di sini saya menyebutkan aset produktif dan Anda harus paham bahwa ada aset produktif dan Aset spekulatif jika kita investasi maka kita investasi pada aset produktif bukan aset spekulatif saya juga menyebut nilai atau value dan bukan harga pasar salah satu aktivitas penting yang dilakukan investor adalah valuasi yakni menghitung nilai wajar atau intrinsik value suatu seringkali harga pasar yang biasanya sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar berada pada level jauh di atas nilai wajar investor menyebutnya sebagai Ovo value dan karena suatu kejadian tertentu yang memicu sentimen pasar yang sangat negatif harga pasar bisa terjun bebas jauh di bawah nilai wajar atau intrinsik values suatu aset investor kemudian menyebutnya under value selisih nilai intrinsik dengan harga pasar dikenal dengan sebutan margin of safety dan semakin besar margin of safety suatu aset produktif akan membuat investasi tersebut menjadi semakin menarik bagi investor spekulasi adalah aktivitas jual beli atas suatu aset atau instrumen derivatif atau suatu produk yang bertujuan mendapatkan keuntungan atas perubahan harga aset yang diperjualbelikan tersebut perhatikan baik-baik di sini Saya tidak ada menyebut aset produktif ataupun aset spekulatif dengan kata lain spekulasi ini bisa dilakukan pada aset apapun bahkan instrumen derivatif hingga produk tertentu seperti kartu magic the gathering misalnya itu bisa saja dilakukan berbeda dengan investasi yang fokusnya pada intrinsik value atau nilai wajar aset tersebut maka spekulator hanya fokus pada perubahan harga pasar atau dikenal dengan trend harga dan karena itu kita butuh charge pergerakan harga karena itu jelas ya Ada investasi cerdas dan ada spekulasi cerdas alias trading masing-masing punya mindset yang berbeda satu sama lain masing-masing punya strateginya sendiri-sendiri sehingga jangan dicampur aduk karena lagi-lagi jika kalian campur adukkan keduanya bisa saja Nanti kalian spekulasi rasa investasi berspekulasi namun mengira diri sedang berinvestasi akibatnya menggunakan cara-cara atau strategi investasi untuk berspekulasi yang akibatnya bisa fatal ibarat sederhana analoginya orang mau masak soto ayam tapi pakai bumbu rawon nanti jadinya sotonya warna hitam semua supaya lebih jelas lagi saya akan rinci perbedaan keduanya satu persatu yang pertama dan paling jelas perbedaannya adalah jenis aset yang dipergunakan investasi itu hanya dilakukan pada aset produktif di mana hal ini akan semakin nampak Jelas jika kalian belajar security analysis atau analisa aset sekuritas dimana kita akan melakukan valuasi aset salah satu metode yang paling lazim digunakan adalah dengan menggunakan dcf atau discountit cash flow model sederhananya gini Alkisah di tahun 1984 ada seseorang sebut saja namanya John dia ini adalah seorang karyawan delivery Pizza Hut tukang antar pizza pesanan Anda sesudah sekian lama bekerja sebagai petugas delivery Pizza Hut kemudian merasa bahwa dia ini Seharusnya bisa mendirikan Resto pizza yang jauh lebih enak fokus pada kualitas dan pelayanan pada pelanggannya karena tidak punya modal cukup John kemudian mendirikan Resto pizzanya dengan mengambil ruangan kecil di belakang bar milik orang tuanya Resto pizza ini terbukti sukses dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun di tahun 1992 total cash flow atau perputaran arus kas bisnis pizzanya John ini berkembang jadi 2,8 juta dollar dan di tahun berikutnya melesat jadi 10,8 juta dollar dan berdasarkan Laporan Keuangan Tahun 2022 lalu cash flow bisnis pizza ini sudah berkembang jadi 107,6 juta dollar dalam 30 tahun perputaran cash flow bisnis pizza John ini berkembang dari 2,8 juta menjadi 107,6 juta meningkat 38,4 kali lipat sehubungan dengan itu menurut Anda valuasi bisnis pizzanya John ini selama 30 tahun sejak tahun 1992 hingga sekarang nilai bisnisnya naik nggak tentunya naik signifikan bukan By the way ilustrasi di atas adalah true story cerita ini saya Sederhanakan dari kisah johnhamton strater pendiri Papa john's pizza stiker sahamnya dan sesudah dihitung dengan menggunakan model dcf ternyata fair valuepi z z a adalah 28,51 dollar per share nya dengan demikian saat ini harga sampai zz a yang ditu tup pada harga 76.23 Dollar adalah Ovo value sebesar 169,1% Nah itu tadi investasi Bagaimana dengan spekulasi cerdas alias trading berbeda dengan investasi yang hanya dilakukan pada aset produktif maka trading bisa dilakukan pada aset produktif maupun aset spekulatif Tunggu dulu apa bedanya aset produktif dengan aset spikulatif aset produktif adalah suatu aset yang senantiasa menghasilkan pertumbuhan cash flow dan laba operasional tanpa peduli harga pasarnya naik atau turun sementara aset spekulatif adalah aset yang tidak menghasilkan pertumbuhan cash flow maupun laba operasional tujuan kita membeli aset spekulatif hanyalah supaya bisa menjualnya dengan harga yang lebih tinggi kepada orang lain dan dengan demikian memperoleh keuntungan dari selisih harga jual dan beli alias keuntungan spekulatif itu sebabnya properti seperti lahan kosong yang sama sekali tidak menghasilkan pertumbuhan cash flow ataupun laba operasional kita sebut aset spekulatif tujuan seseorang membeli aset seperti ini hanyalah supaya dia bisa menjualnya kepada orang lain dengan harga yang lebih tinggi beda dengan ruko atau gudang yang disewakan dan menghasilkan uang sewa yang tiap tahun cenderung naik ruko dan gudang adalah aset properti yang produktif harap perhatikan aset ruko atau gudang ini juga bisa jadi aset spekulatif karena misalnya ada seorang Broker yang bisa membeli ruko tersebut pada harga presil dan kemudian cepat-cepat menjualnya kepada orang lain dengan berharap memperoleh keuntungan dari selisih harga beli dan harga jualnya Bagaimana dengan aset kripto Apakah itu aset produktif atau aset spekulatif jika kalian membeli aset kripto dan disteking kan dan memperoleh return atau yield dari aktivitas taking tersebut maka aset crypto tersebut tergolong aset produktif sementara jika kalian hanya ingin memperoleh keuntungan dari pergerakan harga aset crypto tersebut maka aset crypto tersebut adalah aset spekulatif Oleh sebab itu aset crypto yang di steking kan saya sebut sebagai aset produktif dengan risiko tinggi Kenapa resiko tinggi dasarnya adalah karena volatilitas atau fluktuasi harga crypto tersebut puluhan kali lipat jauh lebih tinggi daripada enual persentase crypto tersebut etherium misalnya saat ini enualnya adalah 4,43% pertahun maka jatuhnya hanya kalau dibagi prota bagi 12 hanya 0,37% per bulan sementara monthly Range adalah 25,38% per bulannya penghasilan steking yang bisa diperoleh tidak sebanding dengan risiko volatilitas yang ada karena itu banyak kalangan termasuk saya sendiri cenderung memperlakukan aset crypto ini sebagai aset spekulatif dan bukan aset produktif Bagaimana dengan stacking pada Stable point Stable koin ini pada dasarnya adalah uang Fiat dalam bentuk crypto harganya dikunci sama dengan satu US Dollar dan harap berhati-hati dengan Stable coin khususnya algoritmik Stable coin karena itu tidak di-backup 1 banding 1 dengan aset US Dollar melainkan menggunakan mekanisme algoritma tertentu guna mengontrol stabilitas konversi Stable point tersebut agar tetap sama dengan nilai 1 US Dollar Jadi jika ada yang memberikan enul persentil yang jauh lebih tinggi dari suku bunga bank Misalnya Anda perlu riset terlebih dahulu dari mana epiwai tersebut berasal sekedar informasi sebelum kola di bulan Mei 2022 engkel protokol memberikan apyy sebesar 20% bagi mereka yang stacking USB saya akan bahas mengenai Stable coin dan risikonya ini pada kesempatan yang akan datang oke lanjut itu tadi jenis asetnya Bagaimana dengan goal dan strateginya jika kita berinvestasi maka kita investasi pada value inget tadi sudah saya jelaskan bahwa fokus kita sebagai investor adalah pada value bukan pada harga pasar kita membeli aset produktif yang bertumbuh baik cash flow maupun laba operasionalnya guna mengamankan kelanggengan pertumbuhan cash flow dan laba operasional ini salah satu strategi yang paling banyak bisa dipakai adalah dengan menganalisa Economic moodnya ekonomi mood apalagi tuh ekonomik mode ekonomic mode adalah keunggulan kompetitif suatu bisnis sehingga bisa menjamin kelanggengan profitability perusahaan dan mempertahankan pertumbuhan market sharenya di tengah gencarnya persaingan usaha bagi saya ekonomi mode ini adalah salah satu analisa paling utama yang saya lakukan guna memilih aset produktif Sebelum saya melakukan valuasi guna menghitung nilai wajar aset tersebut ekonomi mood itu contohnya adalah branding paten hak paten ekonomi koskills Network sweetting cost dan masih banyak lagi contoh sederhananya gini coba Pejamkan mata Anda dan dalam waktu kurang dari 3 detik Coba jawab pertanyaan saya jika saya ingin bertanya atau mencari sesuatu di internet maka saya harus ke mana pikiran anda akan langsung jawab Google Google dengan demikian memiliki ekonomi mode yang tak terkalahkan sebagai search engine jika saya butuh soft drink maka dalam sekejap pikiran anda langsung muncul coca-cola coca-cola punya ekonomi mode yang kuat untuk produk soft drink nah bagaimana dengan spekulasi cerdas alias trading trading ini bisa dilakukan pada apa saja sepanjang likuiditasnya tinggi dan karenanya Anda bisa beli dan jual kapan saja fokusnya bukan pada value bisnis atau value asset melainkan pada harga pasar karena itu yang dianalisa adalah trend harga pasarnya kita bisa by low Cell high atau by Hay sel hiu atau kalau bahkan belum punya barangnya belum punya sahamnya pinjam barangnya orang lain buat dijual dulu alias social dan ketika harganya turun kita profit taking dengan by to cover itu juga bisa next kita bahas metode analisanya karena investasi fokusnya pada value maka kita menggunakan analisa fundamental data yang dipakai adalah berasal dari laporan keuangan perusahaan laba rugi neraca dan cash flow sementara itu karena trading fokusnya pada pergerakan harga Maka jangan heran bila trading kita tidak lihat fundamental kita fokusnya pada trend harga kemudian ada contoh lain lagi games hari Simons menggunakan model matematika dan statistik guna menemukan berbagai pola pergerakan harga saham di Bursa New York Dan dari situ untuk pertama kalinya lahir kuantitatif trading system alias sistem trading kuantitatif pertanyaan saya apakah gym Simons ini berjudi tapi itu analisa teknikal kan tidak pasti 100% buktinya bullish breakal tidak selalu naik kadang bisa false Breakout pola head and shoulder ternyata bisa gagal nggak jadi Turun malah jadinya naik berarti analisa teknikal itu cuman untung-untungan alias judi dong Mungkin ada yang bertanya begitu jika kriteria untuk menentukan suatu analisa itu judi atau bukan adalah sebuah kepastian atau probabilitas 100% maka hampir semua analisa di dunia ini adalah judi analisa fundamental pun tidak ada yang pasti alias 100% jika kalian menggunakan analisa teknikal untuk trading maka analisa teknikal tersebut akan memberikan sinyal Kapan saatnya beli dan kapan saatnya jual guna menghasilkan suatu sinyal butuh kriteria dan seringkali kriteria ini terdiri atas serangkaian indikator yang memberikan indikasi bahwa tren mulai berbalik arah dari bearis atau downtrend jadi bullish atau uptrend dan itu adalah Saatnya untuk beli sebaliknya ketika trend mulai berbalik turun sistem akan memberikan sinyal untuk profit taking alias Cell kesemuanya ini harus letter ukur secara kuantitatif berikut tingkat resiko dan position size atau jumlah lot yang juga harus terukur untuk keperluan ini saya menggunakan Timo kuantitatif trading system dari timur saya contohnya menemukan sinyal buy pada solana pada tanggal 29 Juni 2023 dia harga 17,99 dan sesudah saya buy Beberapa hari kemudian pada tanggal 18 Juli 2023 Timo memberikan sinyal sel pada solana di harga 25.54 dan trading ini memberikan keuntungan sebesar 7,55 atau 41,97% selama 19 hari saya sudah pernah melakukan back testing atas timu kuantitatif trading system ini pada etherium dan saham Tesla Anda bisa menemukannya pada video ini Dan juga untuk yang Tesla pada video yang ini Oke lanjut perbedaan berikutnya terletak pada holding period nya perhatikan contoh trading solana yang Saya tunjukkan tadi holding periodnya hanya 19 hari investasi tidak ada holding period dalam hitungan harian begini jangankan hari hitungan bulan saja itu tidak ada investasi itu holding periodnya bisa bertahun-tahun bahkan puluhan tahun akan tetapi bukan berarti hoodle alias itu adalah prinsip di hold selamanya karena singkatannya kan hold on for Dear Life itu artinya di hold Seumur hidup lah kalau di hold terus tidak pernah profit taking Lah kapan profitnya beda dengan trading holding periodnya sangat fleksibel bisa intrade Kayak scalping misalnya hingga long time hingga tahunan itu juga bisa ada trading yang tahunan itu namanya long time yang terakhir baik trading maupun investasi mengandung risiko dan strategi untuk mengelola risikonya juga beda kalau investasi kita melakukan diversifikasi atau haging dengan menggunakan berbagai aset kelas lain atau instrumen derivatif seperti option misalnya jika trading strategi untuk mengelola risiko bisa mulai dari yang paling sederhana dan itu adalah position sising dan stop loss hingga berbagai strategi yang lebih kompleks yang melibatkan berbagai instrumen derivatif dulu pernah ada yang komen Halah om Ngapain juga pusing apa beda investasi sama trading investasi kalau harganya naik Tuan Kalau turun Lost trading kalau abis beli harga naik juga kalau turun lost sama aja kali yang penting kasih tahu nih Mana yang bakal ngepam oke jawab saya adalah kamu tahu tenis nggak sama badminton alias bulutangkis tahu juga kan baik tenis ama badminton adalah sama-sama permainan olahraga yang pakai raket kejar bola dan pukul bola pakai raket kearah lawan berhubung gak punya raket tenis dan ada yang ngajakin kamu main tenis Kenapa nggak kamu coba aja tuh pakai raket badminton kamu buat main tenis Kan sama aja tuh sama-sama pakai raket pukul bola ke area lawan hati-hati ya guys Benjamin Graham jelas menyebutkan bahwa ada kalanya spekulasi jadi UN intelegent alias kurang cerdas an intelligence speculate inilah yang kita sebut sebagai gambler alias penjudi mau tahu ciri-ciri atau karakteristiknya Oke berspekulasi tapi mengira diri sedang berinvestasi alias spekulasi rasa investasi dua berspekulasi tanpa skill dan pengetahuan yang cukup untuk trading meresikokan jumlah dana yang lebih besar daripada yang sanggup dipikul mau tahu nggak akibatnya Oke baca headline berita Kompas ini mayoritas orang yang investasi crypto ternyata rugi perhatikan saya garis bawahi tulisan investasi crypto saya sudah jelaskan di atas bahwa crypto itu adalah aset spekulatif cocoknya buat trading bukan investasi karena itu butuh strategi dan tools yang tepat untuk trading bukan investasi mau yang lebih ngeri lagi coba baca ini pembunuh mahasiswa UI mengaku rugi 80 juta rupiah gara-gara investasi crypto lagi-lagi saya garis bawahi kata investasi crypto adalah aset speku bagi yang masih ngotot bilang aset produktif jika di steking Oke tapi itu Anda harus ingat bahwa eniel persentil 4,4% per tahun itu tidak ada apa-apanya dengan kemungkinan penurunan aset kripto sebesar 25,38% dalam sebulan jika kalian berharap mendapatkan keuntungan hanya dari kenaikan harga pasar atas aset crypto yang kalian beli maka yang kalian lakukan itu sebenarnya bukanlah investasi melainkan spekulasi nggak apa-apa tapi Jadilah spekulator yang intelijen alias spekulator cerdas jadilah trader yang cerdas lengkapi diri Anda dengan skill pengetahuan dan strategi serta tools yang tepat untuk itu nah anda ingin belajar trading atau investasi mulai dari menganalisa dan Memanfaatkan peluang trading pada aset crypto Forex gold hingga trading atau investasi pada saham-saham Amerika silahkan kunjungi triple double you dot trading nyantai.com Okelah akan menyelenggarakan webinar trading nyantai profit keren yang sekaligus mendemokan Timur kuantitatif dan sistem yang saya pakai info dan jadwal lengkapnya Anda bisa simak pada website trading nyantai.com link saya berikan di deskripsi gunakan voucher Aqila 50 untuk mendapatkan diskon 50.000 serta mendapatkan bonus akses 4 buah ibu yang 3 diantaranya telah diterbitkan oleh Gramedia pusaka utama dan Elex Media komputer Terima kasih semuanya sukses selalu Semoga bermanfaat dan sampai jumpa [Musik]