Transcript
OqBpXhwucJk • Saham Dividend Jumbo
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/AkelaTradingSystem/.shards/text-0001.zst#text/0157_OqBpXhwucJk.txt
Kind: captions Language: id tapi jangan dibalik atau dicampur aduk jadinya investor rasa trader atau trader rasa investor [Musik] sobat akela di video kali ini saya akan membahas mengenai profit sharing tapi ini bukan profit sharing dari saya mengelola dana atau titip dana loh ya saya mau sampaikan melalui video ini juga bahwa saya dan Aqila tidak pernah menerima titip dana atau kelola dana atau bagi hasil dan sejenisnya oke nah terus profit sharing yang mau dibahas kali ini apa dong Pak Hari Oke Gini misalnya ada orang namanya Pak Andi Dia bersama-sama temannya patungan modal untuk membuka usaha es krim yang lagi populer Oke setelah berjalan 1 tahun dan karena usahanya booming banget maka usaha pak Andi Ini menghasilkan keuntungan keuntungan ini kemudian dia bagi-bagi bersama dengan teman-temannya dalam pasar modal pembagian keuntungan ini dikenal dengan istilah dividen atau dengan kata lain dividen adalah pembagian keuntungan yang dilakukan oleh perusahaan kepada pemegang sahamnya Kenapa dividen ini sangat disukai oleh pemegang saham terutama pemegang saham perusahaan publik di Indonesia karena ada beberapa keuntungan atau karakter dari dividen ini yang cukup menarik nomor satu sesuai undang-undang Cipta kerja jump to PMK Nomor 18 tahun 2021 deviden yang diperoleh oleh wajib pajak perorangan dalam negeri akan dikecualikan sebagai objek PPH dengan syarat diinvestasikan kembali ke dalam negeri dalam jangka waktu tertentu atau sederhananya deviden yang diterima oleh perorangan itu bebas pajak selama memenuhi ketentuan yang dimaksudkan tadi jadi ini menarik di mana Kalau PPH orang pribadi biasanya kan bertingkat dari 5 persen sampai dengan 35% setelah dipotong ptkp sedangkan PPH dari bunga deposito atau bunga bank sebesar 20% dan kalau dari pendapatan sewa itu 10% sebagai bahan perbandingan di Amerika Serikat untuk penghasilan dari dividen akan dikenakan pajak 15% bagi yang memiliki penghasilan tahunan kena pajak di atas 40.401 dolar per tahunnya atau 20% bagi mereka yang memiliki penghasilan tahunan kena pajak di atas 445.850 dolar per tahunnya kedua apa yang namanya devident hill devident Hill adalah Jumlah dividen yang diterima dibagi dengan harga sahamnya saat itu atau sederhananya dengan modal sekian berapa persen pembagian keuntungan yang saya dapatkan terhadap Modal saya tersebut ini harus dibedakan dengan dividen ya kalau dividen po treasu adalah berapa persen dari seluruh keuntungan perusahaan yang dibagikan ke pemegang saham anda mungkin tanya Pak Hari apa tidak semua keuntungan perusahaan dibagikan yang gak selalu seperti itu karena kadang sebagian keuntungan perusahaan digunakan untuk ekspansi usaha mengurangi utang program share byback program atau disimpan sebagai laba ditahan atau return earnings jadi deviden po rasio ini bisa 0% yang artinya tidak ada keuntungan perusahaan yang dibagikan dalam bentuk deviden sampai dengan 100% PR review yang artinya seluruh keuntungan operasional perusahaan tahun itu dibagikan ke pemegang saham oke sekarang kembali ke dividen yield tadi perusahaan-perusahaan besar di Indonesia banyak yang memiliki devident Hill yang tinggi kita ambil contoh aja beberapa perusahaan dengan Dewi dan Hill di atas 20% yang tidak ada angkanya itu berarti belum mengumumkan pembagian dividen di tahun buku 2022 yang biasanya dibagikan di tahun 2023 ini sebagai info PTBA berencana membagikan dividen dari keuntungan 2022 Nantinya di tahun 2023 ini diperkirakan PTBA akan membagikan dividen di Kisaran 800 sampai 1100 per saham sehingga kalau misalnya dividen PTBA Rp1.000 gampangannya ya harga PTBA adalah di 3630 per lembar maka divident hillnya jadinya 27% gede kan bukan gede lagi itu gede banget pakai banget ya sebagai bahan perbandingan lagi kalau di bursa Amerika yang namanya deviden nggak ada sampai puluhan puluhan persen begini dewan direksi perusahaan-perusahaan di Amerika lebih suka menggunakan laba operasionalnya untuk ekspansi usaha atau untuk share sebagai program sehingga jumlah saham beredar semakin berkurang dan dengan demikian akan membuat kinerja laba perlambar saham pada laporan keuangan berikutnya jadi lebih bagus dan secara jangka panjangnya juga mendongkrak harga saham menjadi semakin naik ketiga ini yang paling menarik kalau kita ingat contoh cerita usaha Pak Andi di atas pak Andi dan kawan-kawannya harus menunggu satu tahun penuh baru bisa Tutup buku dan bagi-bagi keuntungan usahanya Nah kalau di saham Seperti apa apa kita harus beli dan simpan sahamnya selama 1 tahun baru bisa dapat deviden jawabnya adalah nggak perlu kalau di saham ada istilahnya namanya kumded nah kum Dead ini adalah tanggal di mana seseorang yang memiliki saham pada tanggal kum date tersebut yang berhak mendapatkan deviden saya kasih contoh misalkan ada saham abcd akan membagikan dividen dengan tanggal comded adalah 15 Juni 2023 misalkan si A membeli saham tersebut tanggal 14 Juni 2022 dan kemudian disimpan tapi pada tanggal 15 Juni 2023 sore hari sebelum market tutup sahamnya dia jual sedangkan B baru beli pada Pagi harinya tanggal 15 Juni 2023 dan kemudian menjualnya sehari sesudahnya atau XD di tanggal 16 juni 2023 nah ini kan sudah beli dan simpan saham selama 1 tahun sementara B baru beli sehari ya Menurut Anda siapa yang dapat devidennya kira-kira A atau B ya yang benar adalah B yang dapat devidennya karena D tersebut punya sahamnya saat kundit Nah kalau gitu Pak hari saya cari perusahaan yang membagikan deviden jumbo yang heelsnya besar terus saya beli pas hari kumbe paginya kemudian saya jual pas besoknya atau XD maka otomatis Saya cuman pegang saham satu hari tapi dapat untung gede dong Ya nggak gitu juga kalau kayak gitu Saya juga mau tuh pasti dapat dividen Iya bener tapi pasti Untung belum tentu Lho kok bisa gitu nah gini misalkan ini ada contoh lagi ya perusahaan abcd tadi misalkan harga di saat kumdad adalah 3000 dan dia membagikan dividen sebesar 1000 jadi adalah 33% Nah kalau kita beli dikombed di harga 3000 besoknya dapat 1000 dan saya jual di 3000 lagi atau turun-turun dikit lah 2990 Kan saya masih untung 990 kan Ya nggak bisa begitu ferguso it dan way Bro karena besoknya harganya otomatis menyesuaikan dengan dipotong sejumlah dividen yang diterima jadi besok itu harganya langsung 2.000 nah tapi kan di bursa Indonesia ada aturan batas penurunan maksimal atau ARB auto reject bawah yaitu per 5 Juni ini adalah 15% sehari jadi dia turunnya kan cuman di 2550 aja kalau saya jual langsung kan masih untung juga ya kalau bisa masalahnya adalah begitu market open itu langsung sudah ARB atau auto reject bawah apalagi karena bagi deviden biasanya nggak ada yang mau beli dan antrian jualnya itu sangat besar Terus besoknya turun lagi 15% ke 2170 dan lusanya turun lagi ke 2000 Oleh karena itu biasanya trader pemula yang mau kejar yang katanya Tuan pasti dari deviden itu terkena Yang namanya deviden Trap terus akibatnya merasa bahwa saham yang bagi deviden itu nggak bagus soalnya habis bagi deviden kena auto reject bawah berhari-hari nah gini ini yang salah bukan perusahaan yang bagi devidennya tapi strategi beli atau simpan saham yang mau bagi devidennya yang keliru nah bagaimana kalau di bursa Amerika di bursa Amerika tidak ada aturan ARB 15% kemudian sebagaimana saya jelaskan di atas tidak ada deviden yang sampai puluhan persen kayak gitu tujuannya adalah ya menghindari agar supaya sahamnya tidak kena adjustment sehingga Get Down parah kayak begitu besarannya dengan demikian selalu konstan atau mendekati kosan saya ambil contoh McDonald's misalnya membagikan deviden tiap powder yang besarannya hanya berkisar antara 1,29 hingga 1,52 dollar per share sementara volatilitas saham McD atau fluktuasinya tiap hari itu 3,68 Dollar atau lebih dari dua kali lipat rata-rata deviden yang dibagikan karena itu ketika deviden dibagikan itu tidak akan bikin saham McD ini jadi game Down karena adjustment harganya itu cuman setengah dari volatilitas hariannya Oke kita kembali ke Bursa Efek Indonesia sekarang saya kasih beberapa contoh ya Beberapa saham yang bagi deviden jumbo dan bagaimana nasib harganya setelah pembagian deviden tersebut ini saham ASCII Astra International adalah 4 Mei 2023 lalu dan Astra membagikan dividen sebesar 522 per lembar saham tanggal 4 Mei saham hsi ditutup di harga 6625 per lembar jadi devident hillnya adalah 8,33%. nah besoknya ketika buka market di tanggal 5 Mei langsung ARB karena ARB pada waktu itu masih dibatasi di 7% dan satu hari bursa setelahnya yakni 8 meisi sempat mencapai level terendah di 650 di mana ini sedikit lebih rendah dari nilai teoritis di 6625 kalau dikurangi 522 ketemunya adalah 6103 tetapi apa yang terjadi setelahnya pas satu bulan kemudian Astra sudah bisa naik bahkan harga tertinggi sebelumnya Lho kok bisa begitu ya Ini karena bagi investor yang belum punya saham Astra ketika xdate atau satu hari sesudah com date atau pada saat harga Astra sudah dinilai teoritis tanpa deviden investor ini merasa bahwa harga saham Astra sudah murah dan dengan melihat prospek pertumbuhannya di tahun depan hal ini merupakan kesempatan entry yang kemudian mendorong harga sahamnya kembali naik bahkan lebih tinggi dari harga sebelum comeback Nah kalau begini artinya investor yang World saham Astra dan terima deviden dapat bonus double sudah dapat duit deviden gratis sahamnya juga naik oke sekarang satu contoh lagi kali ini kita lihat itmg hukum datenya adalah tanggal 10 april 2023 itmg membagikan dividen sebesar 6416 rupiah per lembar atau kalau dihitung dengan harga itmg di penutupan 10 April itu adalah 40.875 rupiah per lembar maka devident hillnya adalah 15,69% dan harga teoritis setelah pembagian deviden adalah 4875 dikurangi 6416 adalah 34.459 akibatnya itmg mengalami auto reject bawah atau ARB 7% berturut-turut selama dua hari berikutnya dan di hari ketiga mencapai level terendah di 34125 Pertanyaan selanjutnya pertama yang terjadi dengan itmg kok gak balik naik kayak saham Astra tadi Nah di sinilah kita perlu cermat juga melihat latar belakang bisnis atau usaha masing-masing emiten itmg ini usahanya adalah di bidang pertambangan batubara dan seperti kita ketahui di Tahun 2022 akibat invasi Rusia ke Ukraina harga komoditas energi seperti minyak bumi batubara gas ini naik banyak Nah tentunya selama 2022 tersebut itmg memang meraup keuntungan besar dari kenaikan harga-harga komoditas tersebut dan inilah yang menjadi sumber pembagian dividen jumbo itu akan tetapi di tahun 2023 dengan adanya ancaman Resesi Amerika di awal tahun dan kali ini juga ada ancaman Resesi dari China harga minyak dunia ini menjadi turun banyak yang menyebabkan harga batubara juga ikutan turun dengan demikian diperkirakan kinerja itmg di tahun 2023 tidak sebagus seperti di Tahun 2022 akibatnya gimana setelah investor yang memiliki itmg menerima dividen jumbo hasil kerja Tahun 2022 tersebut investor-investor tersebut mulai melepas saham itmg Ditambah lagi dengan investor lain yang ikut melakukan aksi profit taking saham itmg yang mana harga itmg sendiri sepanjang tahun 202 lalu sudah naik 91,3% sedangkan di sisi lain investor yang belum memiliki itmg tidak melihat penurunan harga sesudah dividen sebagai kesempatan untuk entry karena harga murah Hal ini karena pertimbangan bahwa kinerja harga batubara di tahun 2023 tidak sebagus di Tahun 2022 lalu oke dari contoh yang dengan hasil berbeda tersebut kita bisa ketahui bahwa deviden Trap atau jebakan deviden tidak selalu terjadi di setiap saham Yang membagikan dividen jumbo bisa nanti silahkan anda semua Coba periksa saham-saham lainnya di Bursa nah yang jadi masalah atau yang terkena Trap ini biasanya adalah trader rasa investor ya ini orang yang tujuannya maunya trading tapi mengharapkan keuntungan dari deviden jadi seperti yang selalu saya sampaikan kalau mau masuk ke Bursa tentukan dulu mau menjadi trader atau mau jadi investor sebagaimana yang disebutkan oleh Benjamin Graham jadilah intelijen investor atau intelijen trader kalau mau jadi trader tentunya kita ambil posisi buy atau beli karena melihat indikasi trend dan pergerakan harga demikian juga ketika memutuskan untuk jual itu adalah ketika ada sinyal bahwa saham mulai bergerak turun nah kalau mau jadi investor ya belinya bukan dekat-dekat kulitnya atau ketika nilai dividennya sudah diumumkan tapi belinya adalah ketika dapat harga diskon atau ada margin of safety pendekatannya menggunakan metode yang dikenal dengan sebutan valuasi jadi jelas ya Sekali lagi saya ingatkan kalau mau jadi trader jadi lah intelegent trader atau jadilah boleh juga kalau mau jadi investor tapi jadilah intelegent investor kalau mau jadi investor tapi jangan dibalik atau dicampur aduk jadinya investor rasa trader atau trader rasa investor khusus bursa saham Amerika ada satu instrumen investasi mirip Reksadana namun diperdagangkan seperti layaknya suatu saham Saya sudah pernah membahas itf ini pada beberapa video sebelumnya Spy adalah itf pertama di bursa Amerika isinya adalah 500 saham unggulan bursa Amerika itf ini diterbitkan oleh States Street corporation dan sejak lama selalu menjadi benchmark atau acuan fan Manager profesional di Amerika jika performanya berhasil mengungguli Spy maka disebut out perform SMP 51 sebaiknya jika kalah dibandingkan Spike maka disebut under perform SMP 51 nah sejak 2019 lahir sebuah itf baru di Bursa nasdek namanya Wahid tikarnya halal mereka menggunakan kaidah Syariah guna memfilter saham-saham bloodship Amerika yang tidak mematuhi kaidah Syariah langsung dikeluarkan dan ini adalah Syariah sertifikat mereka yang diperoleh dari Syariah review Euro dan bisa diperiksa pada website.com hasilnya ternyata di samping tiap quarter selalu membagikan dividen sejak awal peluncurannya itf ini berhasil mengungguli spits secara cukup signifikan performa Spy adalah plus 46.63% sementara halal + 70,40% Nah bagi Anda yang ingin belajar investasi atau trading di Bursa Efek Indonesia akella akan menyelenggarakan webinar anda bisa kunjungi website tripleww.tradingkilat.com dan bagi kalian yang juga ingin belajar trading ataupun investasi di bursa saham Amerika atau trading crypto juga gold dan Forex akhirnya akan menyelenggarakan webinar jadwal beserta info lengkapnya Anda bisa lihat melalui website triple double you dot trading nyantai.com tersedia 50 buah voucher Aqila 50 guna mendapatkan diskon 50.000 dan mendapatkan akses 4 buah ebook tulisan saya semoga bermanfaat sukses selalu dan sampai jumpa [Musik]