Transcript
7NOoqGm_Cew • PHK Ratusan Karyawan, Saham GOTO Gimana?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/AkelaTradingSystem/.shards/text-0001.zst#text/0119_7NOoqGm_Cew.txt
Kind: captions Language: id namun yang lebih mencolok adalah adanya aset yang diberi nama goodwill sebesar 82,8 Triliun Rupiah di mana Di laporan tahunan 2021 goodwill ini nilainya bahkan 93,8 Triliun Rupiah anda mungkin bertanya aset Apaan tuh goodwill kok sampai 82,8 triliun gitu gede banget ya [Musik] sore hari ini media tiba-tiba dipenuhi oleh headline go to PHK ratusan karyawan di mana beban gaji goto tembus 6,14 Triliun Rupiah sehubungan dengan itu Bagaimana dengan sahamnya apakah secara valuasi sudah anda value sehingga menarik untuk dikoleksi sebagai investasi atau kita menggunakan goto ini untuk trading aja Oke sebelum Saya bahas detailnya dalam hal investasi maka kerangka berpikir saya adalah sama dengan prinsip valuasi pada umumnya yang anda bisa temukan dalam buku klasik di intelijen investor karya Benjamin Graham dan buku-buku tulisan Aswad dan modern nah jika anda tidak punya waktu untuk membacanya saran saya adalah Anda nonton video Aswad dan modern dengan judul valuation info lessons pada channel talks at Google link saya berikan di deskripsi di bawah video ini sangat-sangat keren dan bagi pemula yang ingin mulai belajar investasi saham saran saya adalah Anda nonton ulang-ulang terus video ini saking ngefans saya sama video ini saya sudah nonton video ini sampai puluhan kali dan sampai hafal dia ngomong-ngomong apa kira-kira Di menit keberapa hafal goto adalah saham yang merupakan hasil merger antara go-jek dan Tokopedia Unicorn terbesar perusahaan teknologi di Indonesia Apabila tujuannya investasi maka sesuai kerangka acuan dari aswaddah modern investasi itu artinya kita membeli aset produktif aset produktif adalah aset yang generic tes flow atau menghasilkan arus kas sebagai investor kita membeli aset produktif ini pada saat harganya under value karena itu kita melakukan analisa yang disebut valuasi guna menghitung Berapa nilai wajar atau nilai intrinsik value tersebut Anda value adalah suatu kondisi dimana aset tersebut diperdagangkan pada harga di bawah nilai wajarnya nilai wajar atau intrinsik value ditentukan oleh proyeksi cash flow growth dan tingkat resiko jika aset tersebut adalah suatu saham perusahaan maka kita perlu memeriksa laporan keuangannya prinsip yang pertama periksa intensible asset atau aset tak berwujud nah sebelumnya harap bedakan antara Finance dan accounting akuntansi itu adalah pencatatan data keuangan berarti apa yang disajikan dalam sebuah laporan keuangan hasil kerja seorang accountan adalah data historis yang sudah terjadi sementara Finance adalah proyeksi ke depan nah valuasi adalah bagian dari Finance atau ilmu keuangan jika anda memeriksa suatu perusahaan baru atau yang company seperti perusahaan teknologi atau e-commerce seperti goto maka tips dari answer dan modern adalah Langsung cek intensible assetnya atau aset tak berwujud intensible asset adalah istilah baku dalam dunia accounting dan jika kita buka neraca suatu perusahaan maka kita akan lihat ada dua bagian yang kiri itu adalah aset atau harta dan yang sebelah kanan adalah liabilities atau kewajiban dan bawahnya equity atau modal total aset harus sama dengan total kewajiban ditambah modal Sisi kiri dan kanan harus sama karena itu namanya Balance atau neraca aset sendiri dibagi menjadi dua bagian yaitu karena set atau aset lancar dan non current asset atau aset tidak lancar Nah langsung periksa aset tidak lancar Kenapa karena current aset itu sangat jelas tidak butuh penjelasan lagi dia bisa dilihat bisa dipegang gampang ya itu tidak butuh penjelasan yang butuh penjelasan itu adalah bagian aset tidak lancar dan di situ ada yang namanya integribble asset atau aset tak berwujud adalah istilah baku dalam dunia akuntansi untuk merek teknologi berupa software bisa juga Sinergi ingat goto adalah Sinergi antara gojek dan Tokopedia nah dalam laporan keuangan goto Di Akhir Tahun 2022 Inten gible assetnya adalah 10,2 Triliun Rupiah namun yang lebih mencolok adalah adanya aset yang diberi nama goodwill sebesar 82,8 Triliun Rupiah dimana Di laporan tahunan 2021 goodwill ini nilainya bahkan 93,8 Triliun Rupiah anda mungkin bertanya aset Apaan tuh goodwill kok sampai 82,8 triliun gitu gede banget ya Nah lagi-lagi goodwill adalah istilah baku dunia accounting ketika ada satu perusahaan yang mengakuisisi perusahaan lainnya jadi dalam kasus ini saya kasih contoh ya ini contoh ya misalkan ada PTA yang mengakuisisi perusahaan PT B sehingga mergerlah keduanya menjadi PT AB perusahaan B ini sesudah dihitung misalkan book valuenya atau nilai bukunya adalah 20 Triliun Rupiah namun oleh perusahaan a perusahaan B ini diakuisisi Dibeli diambil alih dengan nilai 113 triliun Nah dengan pengambilan perusahaan B ini maka dalam laporan keuangan PT a modalnya jadi bengkak jadi bertambah besar 113 triliun dan ingat di kolom aset seorang action harus menambahkan sesuatu senilai 93 Triliun Rupiah guna membuat neraca ini jadi seimbang kiri kanan karena memang syaratnya begitu ya Balance neraca kiri kanannya harus sama nah Apabila ada kenaikan modal equity sebesar 93 triliun maka di sebelah kirinya di kolom harta di kolom aset itu harus ada sesuatu yang balancing yang sebelah kanan ini Nah karena itu accounting menggunakan istilah goodwill kedengarannya enak banget gitu kan goodwill jika anda kritis Oke dalam semua video saya termasuk video ini saya selalu berusaha membuat anda jadi kritis jika anda kritis maka anda mungkin bertanya bagaimana PTA bisa membayar akuisisi PTB dengan nilai 93 triliun di atas nilai bukunya banyak kali duitnya PTA ya Nah atau mungkin nggak misalkan pemilik PTB itu dijanjikan Nanti dibayar dengan kepemilikan saham PT AB hasil merger yang kemudian sahamnya dijual ke publik yang artinya duitnya sesungguhnya berasal dari orang-orang yang mau bayar saham PT AB yang notabene asetnya sebagian besar isinya adalah goodwill ingat di bagian awal video ini saya sangat merekomendasikan anda untuk nonton video answer dan modern pada channel Google talks Tahukah Anda bagaimana asuhan mendefinisikan ini kata-kata damodaran sendiri lho ya Bukan kata-kata saya Saya hanya 100% mengutip kata-kata dia dia bilang good will is the most asset non tuman kalau saya terjemahkan goodwill adalah aset paling tidak berguna yang dikenal manusia di mana itu hanya muncul Karena perusahaan atau perusahaan mengakuisisi perusahaan lainnya dan dalam ilustrasi yang saya berikan di atas perusahaan tersebut mengakuisisi perusahaan dengan book value yang nilainya hanya 20 triliun tapi diakuisisi dengan harga 113 triliun accounting butuh memasukkan sesuatu pada sisi aset guna menyeimbangkan peningkatan modal sebesar 93 Tri dan Aset tersebut diberi nama goodwill dengan kata lain goodwill ini tidak lain hanyalah sebuah plat variabel variabel yang murni hanya digunakan untuk menyeimbangkan kiri sama kanan lagi-lagi ini adalah kata-kata aswaddah modern lho ya Saya hanya mengutip saja silahkan periksa sendiri link lagi-lagi ada di bagian Deskripsi di bawah nah sekarang ayo perhatikan total aset goto ini adalah 139,2 triliun di akhir 2022 sementara dari 139,2 triliun itu ada 10,2 triliun intensible asset ditambah 82,8 triliun goodwill total intensible asset termasuk goodwill menjadi 93 Triliun Rupiah atau 67% total aset Goto anda mungkin bertanya sekarang Berupa apakah tuh intensible asset dan goodwill go to yang nilainya 93 Triliun Rupiah ini nah jika anda termasuk pemilik saham goto yang anda silahkan bisa tanyakan ke pihak manajemen go to sendiri namun sebelum itu mungkin saya rasa justru saya yang harusnya bertanya lebih dulu apa dasar keputusan Anda di mana untuk setiap rupiah yang anda keluarkan untuk membeli aset saham tersebut anda membayar suatu aset yang 67% isinya adalah plat variabel yang namanya goodwill Oke Prinsip kedua aset produktif adalah aset yang generic atau menghasilkan income atau cashflow yang bertumbuh mengacu pada kerangka berpikir Benjamin Graham aset produktif adalah aset yang menghasilkan laba atau net income namun ada juga perusahaan-perusahaan baru yang ketika baru mulai api O ya perusahaan-perusahaan muda yang company dimana perusahaan ini masih belum menghasilkan laba operasional laba ruginya masih negatif Amazon dulu pada saat Ipo itu juga sama masih negatif laba ruginya income statementnya namun cash flow Amazon terus bertumbuh dan sejalan dengan pertumbuhan cash flow tersebut rugi operasional perusahaan semakin kecil semakin kecil dan pada akhirnya di akhir 2001 untuk pertama kalinya Amazon mulai membukukan earning yang positif nah sehubungan dengan itu ayo kita buka laba rugi Goto dalam laporan tahunan di akhir 2022 botol melaporkan kinerja pertumbuhan gross transaction value atau gtv sebesar 18% bila dibandingkan Kuartal keempat tahun 2021 gross revenue atau omset juga bertumbuh 19% namun peningkatan itu ditempuh melalui peningkatan biaya dan beban dari 26,9 triliun di tahun sebelumnya menjadi 41,7 triliun Di Akhir Tahun 2022 dalam laporan laba ruginya goto mengalami kerugian total 22,5 triliun di akhir 2021 dan pada laporan keuangan di akhir 2022 kerugian ini membengkak menjadi 40,27 triliun oke sekarang ayo kita lihat guys dan setara cash goto di akhir tahun 2021 adalah 31.15 triliun sementara di Akhir Tahun 2022 adalah 29 triliun tidak menunjukkan adanya pertumbuhan khas dan setara khas jadi berdasarkan laporan laba rugi dan arus itu serta mengacu kepada definisi aset produksi menurut kerangka berpikir Benjamin Graham atau aswaddah modern yang saya jelaskan di atas tadi bisakah saya goto ini dikategorikan sebagai aset produktif kemudian biasanya ada yang bertanya nah terus Apakah saham ini tidak mungkin naik lagi ke harga Ipo nya di 388 rupiah per lembar saham Oke bedakan antara harga dan value ini adalah dua hal yang sangat berbeda sesuai prinsip asuhan dan modern value ditentukan oleh cashflow group dan resiko sementara pergerakan Harga ditentukan oleh mood dan momentum contohnya adalah momentum yang tengah terjadi pada YouTube channel ini di mana saya sangat berterima kasih dengan kontribusi dan dukungan anda melalui klik like pastikan diri subscribe dan tentunya Anda juga bisa aktifkan tombol supaya YouTube bisa memberikan notifikasi kepada anda Setiap kali saya Mengunggah video baru ke channel ini oh salah ya harusnya ngomongin momentum goto Oh oke oke kita kembali ke goto lagi ya Oke jika anda pernah baca buku legendaris di alchemio Finance karya George soros anda akan lihat bahwa di pasar modal sering kali terjadi harga suatu aset melesat jauh meninggalkan valuenya George menyebutnya dengan Boom cycle sementara istilahnya lebih populer adalah price Bubble nah dalam rahasia Bull market terhebat sepanjang sejarah yang diterbitkan oleh PT Elex Media komputido yang saya tulis saya menggunakan pendekatan intermarket analysis guna menunjukkan korelasi antara kebijakan kuantitatif fishing The Fate dengan price Bubble ini ketika the fans menggelontorkan likuiditas maka aliran dana ini akan mengalir mendorong aset-aset beresiko bergerak naik Anda bisa lihat apa yang terjadi sesudah The Fate mulai meluncurkan Qi unlimited pada tanggal 23 Maret 2020 sejak itu saham teknologi naik SMP 5 dan naik startup startup bermunculan crypto booming namun Apa yang terjadi ketika The Fate menghentikan stimulusnya atau dikenal dengan istilah typering dan lanjut menaikkan suku bunga guna meredam inflasi semua bubble-bubble [Musik] tersebutnya sebagai bass cycle jadi ada bom dan bass cycle saham-saham terkoreksi startup startup berguguran dan krito memasuki crypto Winter paling parah sepanjang sejarah Nah dengan adanya berita bahwa go to PHK ratusan karyawan ini ini bikin mood jadi negatif Oke bagaimana momentumnya untuk momentum saya gunakan Timo kuantitatif trading system dan hingga video ini saya buat saya tidak melihat adanya sinyal momentum positif yang ditunjukkan Timo pada saham goto jadi ayo kita rangkum 67% aset go to adalah bertumbuh 18% Yeon year revenue atau omset bertumbuh 90% year on year beban operasional naik dari 26.9 triliun di tahun sebelumnya menjadi 41,7 triliun Di Akhir Tahun 2022 net income goto minus 22,5 triliun di akhir 2021 dan minus 40.27 triliun di Tahun 2022 cs10 di akhir 2022 turun menjadi 29 triliun dari 31,5 triliun di tahun sebelumnya berdasarkan data-data di atas sulit bagi saya untuk menggolongkan saham bruto sebagai sebuah aset produktif Bagaimana pendapat anda tulis di kolom komentar ya bagaimana kalau untuk ditradingkan saja Nah untuk yang satu ini kita lihat boot negatif PHK ratusan karyawan dan momentum masih belum positif masih negatif lagi-lagi bagaimana Anda ketik di kolom komentar Ya terima kasih atas atensi Anda semoga video ini bermanfaat untuk Anda sukses selalu dan sampai jumpa [Musik]