Transcript
zRVEswVCoKI • Susul Kolapsnya Bank AS Giliran Deutsche Bank Gonjang Ganjing, Gimana Bank-Bank di Indonesia?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/AkelaTradingSystem/.shards/text-0001.zst#text/0113_zRVEswVCoKI.txt
Kind: captions
Language: id
Indonesia ini adalah
surganya bisnis perbankan di mana anda
bisa dapat bisnis senikmatnya begini ada
orang yang berbondong-bondong nitipin
duit ke Anda cukup dikasih bunga
seikhlasnya dan duitnya bebas ada
hutangkan ke orang lain lagi yang rela
bayar dengan bunga tinggi
[Musik]
sesudah kebangkrutan silicon Valley bank
silver gate dan Signature bank menyusul
kredit switch bermasalah dan diakuisisi
oleh UBS kini Bang nomor 1 di Jerman
mengalami masalah pada hari Jumat 23
Maret 2023 saham Crash 11% dan sejak 8
Maret Mengalami penurunan 29% hal ini
dipicu oleh paniknya pemegang saham
akibat red credit default swap dengan
tenor 5 tahun naik ke level tertinggi
sejak 2019 harap diingat mirip dengan
credit Swiss bank ini juga kerap kali di
Terpa berbagai macam skandal diantaranya
nomor satu di tahun 2017 deadback dan
630 juta dollar oleh otoritas keuangan
di Amerika dan Inggris karena pencucian
uang dari Rusia 2 tahun sebelumnya
juga sudah di denda 2,5 miliar dollar
oleh otoritas Amerika dan Inggris atas
perannya dalam penipuan suku bunga
antara tahun 2003 hingga 2007 pada tahun
yang sama Dutch bank lagi-lagi di denda
10,9 miliar dollar atas pelanggaran
sanksi Amerika terhadap sejumlah
negara-negara antara tahun 1999 hingga
tahun 2006 dan masih banyak lagi denda
miliaran dollar yang daftarnya nggak
habis-habis ya ini bisa berlembar-lembar
Memang sekarang Mari kita lihat seperti
Apa resiko solvabilitas resiko
likuiditas dan kinerja operasional bank
yang satu ini dan dalam video ini saya
juga ingin membandingkannya dengan
bank-bank lainnya di dunia termasuk
negara kita
ingat satu hal ketika kita investasi
saham itu artinya kita membeli
perusahaan dan dalam hal ini kita ingin
pilih bank kita mau jadi bengkel pemilik
Bank kita mau bank yang resikonya paling
rendah dan
profitabilitasnya atau kinerja
operasionalnya paling bagus Nah kita
mulai dari dusbank ya kita akan bahas
menggunakan neraca dan laba rugi bank
ini
memiliki total aset sebesar
1,34 triliun Euro total liabilitiesnya
adalah 1,26 triliun Euro dan total
equity adalah
72,33 miliar Euro net income dalam
setahun terakhir adalah 5 miliar Euro
berdasarkan data ini kita peroleh data
sebagai berikut
liabilities atau kewajiban bank ini
adalah
17,48 kali lipat dari total equity atau
modal pemegang saham semakin besar angka
leverage ini berarti resiko solvabilitas
bank ini semakin besar ini sama saja
dengan mengoperasikan suatu bisnis besar
dimana modal kita sesungguhnya kecil
sekali ya kita hanya memutar ruang orang
lain yang suatu saat bisa saja ditagih
ditarik kembali oleh pemilik dana
tersebut
laibility atau kewajiban bank ini adalah
94,59
dari total asetnya suatu perusahaan
disebut insolven alias bangkrut jika
liabilitynya lebih besar daripada total
asetnya dimana itu artinya nilai equity
atau modal pemegang saham menjadi
negatif karena itu angka deptu aset
ratio di atas 90% sebenarnya sudah
memasuki area risiko yang cukup tinggi
nah dalam kasus Dutch bank ini penurunan
nilai aset 5,4% aja sudah membuat bank
ini insolven nah net income dalam
setahun terakhir adalah 5 miliar Euro
atau hanya
7% dari total modal pemegang saham jika
anda investasi di saham Dead bank sejak
tahun lalu untuk tiap Euro yang Anda
investasikan Anda memperoleh laba
operasional hanya sebesar 7% kesimpulan
leverage 17
48 kali very high risk kewajiban
94,59% dari total aset sangat tinggi
resikonya
performa return on equity itu cuman 7%
Anda menempuh resiko besar demi laba
operasional cuman 7% menurut anda layak
atau tidak guna memastikannya Ayo kita
bandingkan dengan bank-bank lainnya di
dunia
nah ayo kita bandingkan misalkan dengan
bank fast Republic salah satu bank
regional di Amerika yang juga
diberitakan berpotensi mengalami masalah
likuiditas total aset F versi adalah
[Musik]
212,64 miliar dollar total kewajibannya
195,2 miliar dollar total equity hanya
17,45 miliar dollar kewajibannya dengan
demikian adalah 91
,8% dari total asetnya masih lebih sehat
bila dibandingkan bila dibandingkan
dengan equity-nya total kewajibannya
adalah 11,2 kali dari total equity
pemegang saham masih juga lebih sehat
bila dibandingkan dengan Dutch bank
berbeda dengan silikon Valley bank yang
menggunakan lebih dari 50% dana nasabah
untuk diinvestasikan pada us long time
atau FRC hanya menggunakan
18,76% dana nasabahnya untuk
diinvestasikan pada us long time Bounce
dan dengan adanya gotong royong dari 11
bank besar di Amerika yang diprakarsai
oleh JP Morgan serta diskon window dan
Bank The funding program dari The Fate
masalah esensi hanya terbatas pada
sentimen negatif aja saya rasa ya Nah
bagi yang ketinggalan videonya Anda bisa
silahkan klik link di atas ini
Namun demikian Saya juga tidak melihat
bahwa saham F versi ini atau versi
publik ini menarik untuk dikoleksi
Kenapa demikian perhatikan net incomenya
dalam setahun terakhir itu adalah satu
setengah miliar Dollar atau hanya 8,6%
dari total equity-nya
dan dengan demikian Mari kita bandingkan
dengan Bank of America salah satu bank
terkuat di Amerika terbesar di Amerika
nah total aset Bank of America Wow jauh
ya tiga triliun
total libbility atau kewajibannya adalah
2,78 triliun total equity atau modal
pemegang saham adalah 273 miliar dollar
total kewajiban baik Copa America adalah
10,17 kali modal pemegang sahamnya
dengan demikian secara risiko leverage
of America jauh lebih sehat dibanding
deals
bank itu total kewajibannya 17,48 kali
modalnya total kewajiban Bank of America
adalah 91% total asetnya bandingkan
dengan dusbang yang
94,59%
resiko solvabilitas Bank of America ini
jelas jauh lebih kecil bila dibandingkan
dengan dasebank laba bersih
mereka dalam setahun terakhir adalah 26
miliar US Dollar atau 9,5% total modal
pemegang saham jika anda
menginvestasikan uang anda di bank
Amerika dalam setahun terakhir ya Anda
untuk tiap dollar yang anda investasikan
anda dapat laba bersih 9,5% coba
bandingkan dengan Dutch bank bank
Amerika ini resiko leverage lebih rendah
risiko solvability lebih rendah dan
kinerja return on equity-nya lebih bagus
daripada doshback Nah karena itu ya
Akan tetapi Mari kita sekarang
bandingkan dengan salah satu bank
terbesar di Singapura misalkan UOB ya
total asetnya adalah 54 miliar Singapura
download jauh lebih kecil daripada tapi
tunggu dulu ya perhatikan yang
selanjutnya total kewajibannya dalam 461
miliar Singapura dollar total equity itu
adalah
43 miliar Singapura dalam net income
adalah
4,6 billion ya 4,6 miliar Singapore
Dollar dan risiko leverage itu adalah
10,72 kali Kurang lebih hampir sama
dengan Bank of America resiko
solvability
91,5% kurang lebih juga hampir sama
dengan bank Amerika kinerja
profitabilitynya perusahaan return on
equity itu adalah 10,7% sedikit lebih
bagus daripada bengkel Amerika dan
dengan demikian Ayo kita bandingkan
dengan bank-bank yang ada di Indonesia
oke nomor satu Bank BRI
total asetnya adalah
1865 Triliun Rupiah total kewajibannya
adalah
1562 Triliun Rupiah total equity
303 triliun
resiko leverage Bank BRI berarti
5,5
[Musik]
yang 10,17
risiko solvability Bank BRI itu
83,7% bandingkan dengan bank Amerika 91%
ya dengan demikian Bank BRI ini jauh
lebih sehat lebih kuat
dibandingkan dengan Benua Amerika ya
jangan lihat Besarnya tapi lihat
rasio resikonya resikonya lebih kecil
return on equity Bank BRI ya perhatikan
baik-baik yang satu ini laba bersihnya
di Tahun 2022 adalah 21,4 triliun atau
16,94% dari total equity jika anda
pemilik Bank BRI maka dalam setahun
terakhir investasi Anda membuahkan laba
bersih operasional sebesar hampir
17% ya 16,94% Bank BRI ini dengan
demikian memiliki risiko leverage yang
50% lebih rendah daripada bank oleh
Amerika resiko solvabilitasnya juga jauh
lebih rendah daripada bank Amerika namun
kinerja Pro vitabilitasnya itu hampir
dua kali lipat lebih baik daripada
bengkoang Amerika Nah Bapak Ibu Ya anda
teman-teman semua ya Anda pilih bank
Amerika atau pilih Bank BRI kalau saya
ini no brainer ya jelas-jelas Bank BRI
nah Mari kita lihat bank di Indonesia
satu lagi ya namanya
Bank BCA Siapa yang nggak kenal BCA
BCA memiliki total aset
1.314 Triliun Rupiah total liability
atau kewajibannya adalah 1093 Triliun
Rupiah total ekuitasnya adalah 221
triliun dengan demikian risiko leverage
sebesar
4,95 kali ya kurang lebih hampir sama
dengan bank BRI sedikit lebih baik dari
Bank BRI resiko solvabilitas juga
83,88% sama dengan bank BRI dan
berdasarkan laporan tahunan 2022 Bank
BCA Ini menghasilkan return on equity
sebesar
[Musik]
21,7% Wow
baik Bank BRI maupun Bank BCA jauh lebih
sehat dan memiliki kinerja jauh lebih
baik dibandingkan bank di Eropa Amerika
maupun Singapura
Anda heran kenapa bisa demikian Coba
anda pikirkan sebentar Bagaimana
sesungguhnya bisnis suatu bank mereka
ini menerima simpanan dari nasabah dan
menggunakan ruang simpanan nasabah
tersebut untuk dikreditkan di hutangkan
ke orang lain atau diinvestasikan
interest margin bank di Indonesia ini ya
atau NIM NIM berada di level
4,68% itu adalah angka yang menunjukkan
perbedaan antara pendapatan bunga yang
diterima bank dan bunga yang dibayarkan
ke pemberi pinjaman alias penabung
Coba
sekali-kali Anda datang ke bank terserah
demo BCA BRI atau bank umum lainnya Coba
iseng-iseng Anda tanya jika anda
menabung di sana itu Anda dapat bunga
berapa tiap tahunnya kemudian coba
tanyakan juga pada bank yang sama jika
anda mengajukan KPR Berapa bunga yang
harus anda bayarkan tiap tahunnya anda
akan kaget ketika mengetahui bahwa
selisih bunga tersebut sangat tinggi
Indonesia adalah negara dengan angka NIM
tertinggi kedua di Asia Tenggara sesudah
Kamboja sementara Singapura Myanmar dan
Laos adalah negara dengan NIM yang
terendah namun kendatipun berada di
peringkat kedua bangsa pasar Kamboja itu
nggak ada apa-apanya dibandingkan dengan
Indonesia Indonesia ini
adalah surganya bisnis perbankan di satu
pihak ada orang yang berbondong-bondong
setor duit untuk ditabung di ke bank
dengan bunga rendah di pihak lain ada
orang yang berbondong-bondong mau pinjam
duit dengan bunga tinggi bank tinggal
hadir diantara kedua kelompok orang ini
ya Dan kalau Anda lihat data kasanya ya
kasa itu adalah
current Account and saving account ini
adalah sumber dana murah yang berasal
dari tabungan para nasabah bank Casa
Bambang di Indonesia ini sangat tinggi
nimnya tertinggi kedua di Asia Tenggara
di mana anda bisa dapat bisnis
kenikmatnya begini ada orang yang
berbondong-bondong nitipin duit ke Anda
cukup dikasih bunga seikhlasnya dan
duitnya bebas Anda hutangkan ke orang
lain lagi yang rela bayar dengan bunga
tinggi NEM yang tinggi ini kurang nyaman
bagi penabung karena penabung dapat
bunga rendah
menderita bagi debitur karena harus
bayar bunga tinggi Kalau Anda kredit ke
bank tersebut Namun
sungguh nikmat bagi pemilik Bank Karena
itu jika anda punya uang akan anda
gunakan untuk apa uang itu coba
renungkan pelan-pelan mana posisi yang
Anda pilih mau jadi penabung di bank
atau anda gunakan uang anda tersebut
sebagai DP untuk tari utang dari bank
atau
pilihan yang ketiga jadi salah satu
pemilik Bank dengan cara membeli
sahamnya tentu sangat berbeda
strateginya Apabila Anda tinggal di
negara-negara dengan NIM rendah seperti
Amerika negara-negara di Eropa Australia
atau Singapura maka disitu anda
Janganlah jadi pemilik Bank pemilik
banknya menderita posisi paling enak itu
adalah jadi debitur Kenapa karena kalau
Anda tinggal di negara-negara tersebut
Anda tinggal kredit di bank duitnya anda
investasikan di properti ambil kredit
yang jangka panjang bunganya rendah
cicilannya rendah dan anda sewakan
properti tersebut uang sewanya itu cukup
buat bayar cicilannya Anda bisa menabung
di properti yang cicilannya dibayarin
orang lain
tapi kalau di negara dengan NIM
tertinggi seperti di Indonesia yang
tidak cukup Kenapa karena cicilannya
jadinya besar uang sewa yang anda terima
itu tidak nutut buat bayar cicilannya
yang nabung dapat bunga kecil yang
kredit bayar bunga mahal kalau posisi
seperti ini enaknya posisinya di mana
Jadilah pemilik Bank beli sahamnya Nah
karena itu kalau Bursa Efek Indonesia
terkoreksi tajam ada diskon
besar-besaran di sektor perbankan
enaknya ngapain ya Bagaimana pendapat
anda ketik di kolom komentar ya
[Musik]