Ide Usaha Makanan Viral Cireng Kuah Keju - Review Produk Laris Shopee
9Wiwubdgi34 • 2025-08-11
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
Ini pedas ini, Pak. Inya yang pertama
kasih kuah lebih mantap.
Heeh. Ternyata ini lebih enak, Mas ya
daripada yang tadi.
Heeh.
Lebih kerasa
cirengnya itu transparan. Di dalamnya
ada isinya transparan toh. Kelihatan
enggak ini? Kalau asinnya ke transparan.
He.
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh, Sobat Pecah Telur. Ee ini
tayangan yang berbeda. Kita akan
mer-review produk-produk laris yang ada
di Shopee. Tujuannya untuk memberikan
teman-teman mungkin inovasi atau
produk-produk yang lagi laris, lagi
train. kita tidak di-endorse artinya
kita akan berupaya subjektif eh berupaya
objektif ya dan kita melirih
produk-produk yang laris dan saya tidak
sendiri saya mengajak partner saya
berdua yang sebelah kanan ada
Mbak Putri
Mbak Putri yang kesehariannya mengurus
bisnis
madu
madu sahir di bawah naungan pecat telur.
Di sebelah kiri ada juga Mas
Putra.
Mas Putra.
Iya kan ada putri harus ada putri.
Oh iya siap. ee yang biasanya kejaran
mengurus ee pecah legal. Kemarin aku
diskusi sama Putri kan, Put. Ini kita
ngreview apa produk yang pertama Putri
mengusulkan apa?
Cireng kuah keju.
Kenapa cireng kuah keju?
Karena itu kan e saya sering sering
scroll-scroll TikTok nih. Banyak ini
yang lagi review cireng kuah keju. Itu
adalah perpaduan makanan yang baru
dengan rasa dari khas cireng itu sendiri
dicampur dengan kuah yang creamy dan ada
campuran chili oil. Jadi creamy pedas.
Kalau cireng sendiri sudah lama kan
cireng?
Iya itu udah lama kan. Makanya
kalau cireng aja lama cuma cireng buah
ke eh
kuah
kuah keju.
Kuah keju
kategorinya baru.
Baru baru banget lagi happening
ee lagi sudah berapa bulan makanan itu
ada?
3 bulan 2 bulan ini.
Ee kategori baru ya teman-teman. Cireng
dikasih keju.
Kuah keju.
Gimana rasanya?
Wah
kita cobain nanti.
Kita coba.
Coba ya.
Oke.
Sudah pesan toh? Tapi
sudah takutnya belum.
Takutnya belum. Kita harus spending dulu
bulan depan. Eh bulan minggu depan.
depan produknya datang. Oke, kita akan
merreview tiga produk yang paling laris
untuk kategori apa, Bu? Tadi
cireng, kuah,
kuah keju.
Oke, Mas Putra bisa diambilkan tiga
produk yang
kita beli
dari putri dulu. Dari mana, Putri? Itu,
Put,
ini nama tokonya Gudang Snack Tangerang.
Pengiriman dari Tangerang. Ini produknya
ada 1 du ada lima pisis. Ada lima pis.
Ada bumbunya sama chili oil-nya.
Itu penjualan berapa, B? Di di Shopee
penjualannya 1.000 lebih. 1.000 lebih
dengan harga Rp16.000-an
satu.
Iya. Satunya Rp16.000-an.
Terjual 1.000 lebih.
1000 lebih. 1000 1,3.
Nanti ee dicantumin ya produknya,
Teman-teman. Kalau saya ini ada dari
pengirimnya namanya Winnie Azizah 12.
Seperti ini. Ini ada cirengnya. Ada
banyak ini cirengnya. Kelet-kelet ini.
Ada bunder-bunder. Ini
ada bunder-bunder juga.
Lem
apa iki? Apa namanya?
Jeruk nipis. Jeruk perut.
Oh, jeruk
yang putih-putih itu
kayaknya duduk toh
ini. Oh, yang ini kayak pilus.
Pilus kerupuk itu
beda ini ya. Sama ini. Ini beda seperti
itu.
Isiannya lebih banyak. Ini ada cili
oil-nya, ada pilus iki ya. Ini kayaknya
jeruk ya, Put ya.
Jeruk sih.
Jeruk. I jeruk. Jeruk nipis apa ya?
Jeruk
ini isi piro ya?
Ini isinya satu.
Lima juga ya? Lima sama
harganya ini harganya berapa?
Ini dengan harga Rp18.000. Terjualnya
ini masih sedikit R810
terjualnya. Oke, kategori produk baru
sudah lumayan juga sih sebenarnya ya.
Terus Mas Putra
ini yang ketiga ya. Ini dari Kota
Tangerang juga
ini tokonya.
Tokonya Cemilan Rakyat 1641.
Ini lumayan lumayan berat loh. Sudah
kayak kayak cireng modelnya.
Kayak cireng ya.
Kan memang cireng Mas. Cireng, Mas.
Cireng. Ini dalamnya juga sama. Ini di
dalamnya ada bumbu.
Ada minyak sama ini cabe kalau enggak
salah.
Cili oil.
Ini yang yang abon abon ini apa ini?
Oh itu berambang goreng Mas A namanya
Mas Putra. Sor
berambang. He brambang goreng ini ya
namanya ya?
Iya
iya.
Harganya berapa, Pak Putri? Kali
dapat harganya Rp13.500 dan itu terjual
paling banyak di antara tiga ini terjual
Rp3.000. 3.000 3.000 pisis. Wih, kenapa?
Nanti kita lihat.
Dapat. Iya. Dapat 10 pisis, Mas. Yang
lain 55.
Iya 10 loh ini. 1 2 3
del.
Oh delan. Delapan delapan. Ada delapan.
Del.
Oh memang itu paling murah ya?
Iya di paling murah dari
ee dapat delapan kan. Oh katanya tadi
berat itu kan karena dia dapat.
Iya lebih berat ini.
Ini sudah ditandai masing-masing.
Insyaallah enggak ketukar ya. Ini yang
dari produk
Wiz 12.
12. Tampilannya seperti ini kalau sudah
digoreng.
Oh, ini tapi e random ya. Ada yang tanpa
isi.
Oh,
yang tanpa isi ini kayaknya dua tiga ini
ya. Satu tumbuk enggak apa-apa ya?
Enggak apa-apa.
Nah, nanti yang ada isinya dua. Jadi
tiga tanpa isi. Dua dengan isi kejunya.
Ini tampilan kuah-kejunya.
Kuahnya seperti ini. Ketok enggak di di
kamera
ini? Kayak ket s bentar bentar bentar.
Nah, kayak gini ya, Teman-teman.
Ngiler ini penonton.
Ah.
Yuk kita makan sekarang cobain
ini biar enggak katot kemakan dibersihin
aja ini. Mas
itu kuahnya dulu apa di dimasukkan
enggak tahu gimana cara makannya.
Kalau yang dari TikTok dari Sifah
[Musik]
S video dari S
video. Iya dimasukkan dimasukin.
Dimasukkan atau dimasukin? dimasukkan.
Dimasukin,
dimasukkan. Oh, dimasukin.
Oh, terus diaduk gini, Put.
Iya. Jadi biar meresap ke dalam-dalam,
Pak.
Oh, gitu.
Nice. Ini bahannya apa, Mbak Put?
Bahannya dari tepung aci.
Tepung aci itu.
Iya, tepung acinya itu diuleni. Kalau
saya pernah lihat tutorial, diuleni
pakai air panas, dicetak,
terus digoreng.
Berarti itu helmet ya? Berarti bukan
pabrik ya?
Betul. Iya. bisa buat sendiri.
Jadi itu kita juga
jadi teman-teman UMKM ada kemungkinan
bikin kayak gini ya, Mas.
Siap. Inspirasi juga kayaknya.
Kita coba dulu
putri dulu.
Hm. Kurang creamy, kurang keju. Kalau
pedasnya oke. Mungkin dari Nah, ini kan
dari produknya enggak ada bagi cara
penyajian. Saran penyajian.
Oh, enggak ada ya?
Iya, enggak ada. Jadi, kan kita harus
ngira-ngira sendiri berapa airnya. Nah,
mungkin kalau airnya sedikit itu rasanya
lebih enak.
Hmm.
Lebih creamy.
Jadi kurang keenceran ya.
Betul.
Sampan pengin sini, Mas.
Saya mau yang
soalnya segini cuma dua.
Oh, iya situ sampean.
Ya wis tak aku tak nyobain sing ada
isinya ya.
Iya.
Siap.
Ini Mas B Mas
kejunya kurang berasa. He.
Iya, kejunya kurang berasa. nya kurang
berasa menurutku
yang ini tadi terjual paling sedikit ya.
Iya paling sedikit baru. Iya.
Tapi lumayan pedas ya.
He pedas lumayan pedas.
Bagu pedas.
Ini ada apa itu nampaknya tadi Mbak
Putri?
Pilus.
Pilus. Pilusnya
pilusnya ya kurang kriuk
soalnya sudah direndam.
Sudah direndam. Coba ya.
Heeh. Ma kenyal ngono to. Iya.
Kenyal-kenyal kayak kerupuk dikum gitu
ya.
Kerupuk dikum.
Kerupuk dikum kayak s enek gurie ya. Iki
enggak enek gurie.
Oh iya betul.
Apa iki
isinya apa Mas Agung? Itu
isinya ayam. Untuk isnya ayam
ini kulitnya cukup tebal ya jadi alot.
Alot guys.
Tapi yang original ini kayaknya
lebih lebih crispy gitu ya. Kalau yang
kalau yang enggak di Oh, yang tanpa isi
yang tanpa isi lebih crispy bumbunya
lebih lebih kerasa.
Heeh.
Nilai nilai
nilainya ini 7 dari 10.
H.
Ini kita pakai sandalnya putih karena
putri yang suka jeleng ya. Lanjut lanjut
ke
gudang snack.
Tengah dulu atau putri dulu? Ngambil
dulu.
Ambil dulu aja.
I ambil dulu anunya mungkin kali ya.
Kalau ini beda ya ee secara produk
ini dari tampilan lebih kering.
Coba icip kuahnya dulu.
Hm.
Ini lebih enak dari yang pertama
secara produk ya. Ini secara penjualan
juga lebih tinggi ya. 1.000 ya. 1000.
Bisa enggak, Bu dilihat misal kayak
1.000 itu terjual dalam berapa hari gitu
bisa enggak dijual?
Kalau itu belum bisa sih Pak. belum
bisa. Total penjualan R.000.
Berarti boleh diasumsikan
produk ini lebih laku daripada yang
yang tadi pertama tadi. Walaupun kita
enggak tahu startnya bareng atau enggak
ya.
Iya. Itu itu kayaknya saya biasanya
kalau mengulik produk di Shopee itu saya
lihat dari ulasan bintang satunya dulu
biasanya
itu komplainnya kayak apa, seperti apa,
baru naik naik naik sampai ke bintang
lima seperti itu biasanya.
Oke. Dari kalau dari rasa lebih
kalau kuahnya ini lebih enak dari yang
pertama.
Ini lebih ngalu.
Iya.
Tapi krimnya ya juga kurang menurutku.
Kurang. Ini juga sama-sama tidak ada
saran penyajiannya. Polosan.
Heeh. Heeh. Jadi mungkin teman-teman ee
UMKM tambahi
saran penyajian.
Saran penyajian putih ya. Mungkin
dikasih selembar sini gitu ya.
Iya. Itu misalkan kayak berupa kartu apa
stiker bisa.
Ini sangat polosan banget dan ketiganya
tadi polosan semua. polos semua
tidak ada
tidak ada apa instruksi ataupun
bahan-bahan dan lain sebagainya mungkin
lebih lebih modal dikit akan lebih bagus
gitu ya.
Iya.
Ini untuk kulit cirengnya lebih tipis
yang ini daripada yang pertama.
Oh iya betul.
Lebih pedas ini, Pak. Isinya dari yang
pertama
ini di dalamnya ada apa aja, Put? Ini,
Put.
Ada ayam. Ini kayaknya dimasak pedas,
Mas Putra.
Ayam ini ayam toh?
Iya, ayam kayak ayam cuwir gitu loh.
Oh, iya.
Ini isinya udah pedas dari yang pertama
pedas. Ini
kasih kuah lebih mantap.
Heeh. Ternyata ini lebih enak, Mas, ya
daripada yang tadiama.
Heeh. lebih kerasa.
Kalau
berarti kalau penjualannya lebih tinggi
ya memang dari segi rasa
lebih enak ya, Mas.
Masuk
kalau dari lidah lidah orang awam kayak
saya ini ya
masuk
masuk sih
ee mungkin bagi orang yang suka pedas
terutama bagi mungkin di wilayah Jawa
Timur kayak kita
ini lebih cocok
tadi
ini nilainya berapa, Put?
Kalau ini 8/10
jadi produk gitu ya.
Iya.
Ini yang kita review terakhir yang
paling banyak penjualannya Mas Putra.
Oh, yang
sampai berapa ini penjualannya, Mbak?
Ini 3.000 lebih.
3.000 lebih.
Kalau yang tadi 800, yang kedua 1.000.
Yang ini 3.000 lebih.
Kelebihannya apa ini kira-kira?
Ini dari tampilan kuahnya lebih menarik
daripada yang kedua tadi.
Iya, tampilannya kuahnya kayaknya lebih
creamy ya. Ini bisa dilihat teman-teman.
Iya.
Kelihaan enggak?
Nah, ini lebih creamy dan lebih banyak
Mas Putra.
Oh, iya.
Dan lebih murah Pak Agung.
Ee kan lebih banyak ya. Artinya lebih
murah. Harganya juga lebih murah ya.
Iya. R.500.
Yang ini
yang lainnya 16.
Yang ini 16, ini 18.
Dan dapat banyak.
Iya.
Dan ini apa itu namanya? Cirengnya ini
ya. Kalau kita megang pegang kayak
mayang tadi itu beda. Tadi itu lebih
keras. Kalau ini lebih gimana ya?
Lembut. Coba. Coba ya.
Coba
transparan. Moncrot.
Eh moncrot.
Transparan ini ya. Ini
sampai transparan loh guys cirengnya itu
transparan di dalamnya ada isinya
transparan toh. Kelihatan enggak ini?
Kalau asinnya ke transparan.
Kita coba dari ini.
Hmm.
Heeh.
Ini kulitnya ada rasanya Masung.
Heeh.
Daripada yang dua tadi ini kulitnya ada
rasa gurihnya.
Ini sebenarnya lebih tipis ya. Jadi dia
lebih enggak ngoyo
betul-betul.
Lebih enak sihu.
Kuahnya kuahnya.
[Musik]
Heeh. Ini juga lebih creamy, Mas.
Knya lebih enak,
lebih kerasa wanginya itu lebih keluar.
Heeh.
Dari warna juga beda. Ini lebih kental.
He. Coba coba di celupin.
Kalau ini satu bungkus sih kurang kurang
kayaknya ya.
He.
Nah, ini baru berasa kejunya. Krimya
enak. Jadi alat.
Tapi sebenarnya ini gimana ya? Kalau
sing tadi aku masih ketika dimakan sama
Aqua itu masih fiyffy. Masih
hampir sama.
Heeh.
Yang kedua tadi
sebelumnya tadi. He.
Oh.
Karena memang aku kan suka anu ya, suka
kriuk ya. K menurutku sing kedua ituu
dapat kriuk gitu loh. Yang tadi yang
kedua ini kayak kurang kurang kriuk ee
kelembekan kalu.
Nah menurut saya ini untuk cirengnya
yang enak itu yang nomor dua. Kuahnya
yang enak nomor tiga.
Oh bisa jadi. Heeh.
Mungkin kalau itu dipandukan
di kependukan mantap Pak. Heeh. Ini kuah
enak.
Tapi yang dua juga enak sih kuahnya.
E kayak kaldu. Tapi andaikan ditambahi
krim juga lebih enak.
Iya sih. Kurang kurang kurang tebal gitu
ya rasanya ya.
Heeh. Heeh. Kayak piye ya lemas
kayak ada yang kurang kayak gitu.
He. Tapi ketika dimakan sendiri enak.
Iya.
Tapi kalau sama kuah jadi
lebih enak lagi Pak dimakan sama
pasangan sih.
Lebih enak lagi Pak dimakan sama
pasangan sih.
Mantap. Oh, sendiri. Kasihan.
Iya, yang lihat sendirian misalnya.
Iya, biasa itu orang sudah lama
sendirian itu
ya. Tapi kenapa Mas ini ee terjual
paling banyak ya secara analisa bisnis
ini?
Mungkin kalau dari orang awam sih ini
kan kalau kita makan satu kurang satu
bungkus kelihatannya
kurang ya, Mas? Masih kurang sih
kayaknya rasanya
kuahnya itu tebal. He
dipadu sama
rasa cirengnya yang tipis itu masuk
menurut saya sih.
Tapi kalau aku disuruh beli aku mending
beli yang kedua. K
yang kedua.
Yang kedua.
Kalau saya yang ketiga aja.
Yang ini ya?
Iya. Saya mending nomor tiga aja kalau
yang ini. Oh, ya. Memang dari masyarakat
memilih untuk beli
kan dari kuahnya itu kan memang enak
yang nomor tiga mungkin karena dari
harganya paling murah di antara yang dua
tadi makanya yang ketiga ini terjualnya
banyak.
Yang paling laris ya.
Eh kesimpulan dari saya ee secara review
sekilas ini untuk yang produk yang kita
review pertama Ibu mungkin bisa
ditambahi apa stiker atau apa. Terus
mungkin dari ketiganya kurang ada produk
ee petunjuk penyajian. Itu sangat
penting
supaya kita para konsumen ini tahu cara
masak dengan benar itu seperti apa. Suak
standarnya itu gini loh cara masaknya
gitu
biar rasanya ketemu ya gitu. sesuai yang
racikan gitu kan.
Kalau kayak usaha-usaha pemulai gitu
enggak kalau dari sudut pandang legal
enggak perlu izin ya, Mas ya. Jalan aja
dulu gitu ya.
Kalau sudah bisnis berjalan itu kan
biasanya yang mengikuti legalitasnya
terutama badan. Badan usaha itu harus
ada. Terus kalau sudah badan usaha sudah
ada berarti kan di dalamnya sudah mulai
ada sirkulasi uang masuk dan keluar.
Otomatis nanti untuk perpajakannya juga
nanti lebih enak. kita juga bisa
membantu untuk mendampinginya kayak
gitu.
Oke, e lanjut ke produk kedua ya, Mas.
Produk kedua tadi ah ini produk yang
saya suka berarti ya. Terus kemudian
kalau packaging rata-rata kurang ya, Mas
ya?
Kurang. Kalau saya orang
packaging polosan.
Kalau saya dari orang awam melihatnya
itu ya kurang kurang kurang menarik sih.
Kurang menarik.
Nah, jadinya kan harganya juga kelihatan
mohon maaf murahan kayak gitu ya. Jadi
kita kurang menarik juga. Terus ya untuk
rasa sih kalau dari saya sebagai orang
awam rasanya lumayanlah lumayan
bisa dinikmati
bisa dinikmati. Iya cuman
untuk packaging-nya sing yang kurang
menarik kayak gitu. Terus kalau yang
ketiga
itu yang paling yang paling tinggi
penjualannya dari yang ketiga kita
review memang murah ya Mas ya.
Iya murah dan volumenya banyak tapi
tetap kembali lagi untuk kemasan yang
masih kurang.
Kemasan kurang. Heeh. Kalau bumbunya
udah enak bumbunya
ya. Masuk dari rasa.
Heeh. Masuk rasanya. Cuma ya ditambahi
lagi dari segi kemasan. Dikitdikit
diperbaiki.
Diperbaiki teman-teman. Seperti itu
review kita. Ee coba teman-teman tulis
di bawah nih ee masukannya e untuk kita
e apa kita mau review apa, terus
penyajian kita seperti apa. Barangkali
nanti teman-teman punya ide yang lebih
baik tentu akan kita dengarkan.
Dan bagi teman-teman yang pemula,
semoga tayangan ini bisa menginspirasi
teman-teman untuk mencoba mengkreasikan
sesuatu yang baru sehingga teman-teman
tidak takut untuk mencoba ee sesuatu
yang baru. Dan semoga tayangan ini tadi
memberikan sebuah wawasan bahwasanya ada
produk yang lagi ada yang lagi baru naik
namanya cireng kuah keju. Terima kasih
sampai jumpa di next review lagi bersama
kita bertiga. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:31:36 UTC
Categories
Manage