JUMBO: Film Animasi Terlaris yang Ternyata Digarap Anak Tukang Ngarit
uy2wIZvLr6U • 2025-05-08
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
SMK itu cuma satu-satunya jalan aku
sukses ke depannya cuma 3 tahun
nyia-nyakan 3 tahun itu udah aku mau
ngapain kuliah enggak bisa killku apa
gitu yang aku miliki aja aku maksimalin
enggak punya laptop enggak apa-apa
gambare tak maksimalin bapak itu cuman
tukang ngarit nah ibu itu jualan jamu
animasi itu kayak jurusan buangan gitu
jurusan buangan iya dan paling rendek
mas kalau enggak terima dianimasi aja
gitu loh betul kalau enggak diterima
dianimasi aja gitu he itu satu projek
tahun 2021-an itu sekitar R jutaan. Oh,
untuk 1 menit. Untuk 1 menit. 1 menit.
[Musik]
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Kita kedatangan tamu dari
Tulungagung, Mas Rid. Mas Rid ini
berarti apa ya? Animator sebutnya atau
apa? Secara profesi ya, aku itu 3D
animator dan 3D generalis. Jadi 3D
generalis itu mencakup banyak aspek 3D.
Cuman spesialisasiku itu yang paling
menonjol itu di 3D animator. 3D animator
berarti ya. Animator begitu ya. Enggak
sih? Bukan beda beda. Salah agak ruat
ini ya. Artis gitulah. Jenderalis itu 3D
artis. Jadi seni yang berhubungan dengan
3D itu aku berarti sebutnya apa? 3D
artis. 3D artis. Artis. Oh 3D artis.
Animator itu luasnya. Terus di dalamnya
ada spesialisasi kayak gitu apa enggak
sih? 3D artis itu luasnya. Terus
spesifiknya itu ada animator, ada 3D
modeling. Ehing
berarti Mas Ridu yang bisa lebih luas
bisa mencakup animator ya, bisa mau ini
bisa lebih
general spesialisasinya. Dan ternyata
Mas Rid ini adalah salah satu yang
ditulis namanya dikredit di film Jumbo
itu kan betul ya. Alhamdulillah. Heeh.
Heeh. Nah, tapi Mas Rido ini dari itu ya
kaosnya Ford Visual Lab. Iya betul. Ini
tim yang aku bentuk beberapa tahun yang
lalu di ya di Kabupaten Tulungagung ini.
Kok bisa terlibat Mas di program Pak?
Program pembuatan film jumbo. Jadi itu
ceritanya itu agak unik sih. Awalnya kan
Desember 2023 di awal-awal bulan lah itu
datang itu kita itu masih mengerjakan
proyek lain. Tiba-tiba aku di calling
nih sama temanku yang ada di Ayena.
Ayena itu studio animasi di Bandung eh
di Cimhai maaf. Beliau sebagai
supervisor menanyakan, "Pak, Do, ini ada
butuh bantuan nih studioku, lu ada waktu
enggak buat bantuin?" Kira-kira 30 detik
lah. Terus projeknya apa? Udah nanti
dihubungin sama koordinator. Okelah aku
bantu. Ya niatnya pure bantu. Enggak
tahu projeknya apa. Aku besoknya itu
dihubungin sama koordinator. Mas, ini
projjectnya ini jumbo. Terus aku lihat
jumbo. Oh, ini dari Vinema. Mas Angga
itu orang jos lah. Maksudnya orang sudah
punya nama begitu ya. Vinema itu Mas
Angga itu ya, Mas Angga Sasongko itu kan
orang wah banget itu ya. Weh, keren
semangat dah. Langsung aku schedule
ulang jadwal projectku. Tim-tim yang
animatornya bagus, animate-nya bagus,
itu aku dialihkan ke sini. Dialkan ke
situ. Oh, karena ini lagi ada projek
besar gitu ya. Aku juga ngerjain ee
lebih dominan sih. Jadi, teman-teman itu
ngasisteni ini dean cuman seminggu loh.
Oh, iya Mbak. Siap. Untuk approval
pertama ya. Heeh. Terus kita itu ada
masalah di sini teknikal 3 hari itu
kemakan untuk setting server, download
aset, terus penyamaan style. Kita harus
baca-baca BBEL-nya katanya. Iya, kayak
brief-nya atau sebelumnya seperti
apa seperti itu. Karena kita kerjain
bareng nih 2 hari selesai ditambahin
lagi sama mereka. Oh, Mas kalau ini
sudah selesai tambahin lagi dong. Jadi
kita ada tambahan dua shot ya udah kita
kerjain tanggal 15 kekirim ke direktor.
Nah, feedback dari direktor itu maju
mundur sampai 1 bulan berikutnya. Bikin
animasi enggak cuman 3 hari selesai,
enggak panjang. Bahkan produksi jumbo
ini katanya teman-teman ya itu sudah 5
tahun atau 4 tahun gitu. Heeh. Heeh. Ke
belakang. Berarti enggak dari awal ya,
Mas Sampean? Dari 2023 enggak di situ
cuma bagian 3D animasi. 3D animasi itu
bagian yang menggerakkan karakter agar
kelihatan hidup. Hmm. Nah, urusan urusan
pembuatan karakter, modeling patungnya
atau rumah atau mobil atau apalah itu
ada timnya sendiri yang dikerjakan
tahun-tahun yang lalu. Oh, beda sampean
tugasnya adalah menggerakkan yang gambar
yang sudah ada ini biar hidup seperti
kayak realistis gitu ya. Iya. Itu
namanya materi ya itu. Wah, gak paham
aku, Mas. Sekarang baru paham saya. Oh,
jumbo ini kan sejam. Heeh. Itu bagian
dibagi-bagi apa? bagi-bagi katanya ee
aku baca wajah jadi artikel sama berita
yaitu 400 animator kan dikerahkan ke
situ. Oh untuk yang 3D modeling aja 400
animator. 3D animatornya. Animatornya.
Oh animatornya bukan modelnya. Ya itu
makeson sih karena enggak dikerjakan
satu studio aja. Ada di Malang, ada di
Cimah itu, ada di Jogja juga ada. Di
mana-mana ada. Di Jakarta juga ada. I
iya iya iya. Disebar banyak animatornya
juga banyak. Makanya jadi seperti itu.
Dan kenapa yang kita undang adalah Mas
Rido ke ke podcast kita? Karena Mas Rido
adalah tetangga saya. Oh, gitu ya. Pas
tetangga saya. Nah, ceritanya istri saya
kan berteman dengan mbaknya ini gitu
loh. Namanya Mas Rid ini discreenshot di
story-nya itu loh kaget loh. Wah
tetanggaku anu jadi animator jumbo.
Padahal itu yang lagi kita bicarakan
sama istri dan sebagainya. Akhirnya ya
wislah diundang di podcast gitu.
termasuk katanya juga film animasi yang
paling laris. Paling laris gitu ya
Indonesia. Iya. Sejarah. Betul. Heeh.
Ini memang ini paling amazing lah.
Maksudnya awal hari raya itu kan cuma
60-an.000 hari pertama. Betul. Terus
langsung kegenjot genjot genjot genjot
ya. Karena emang dari segi kualitas ini
memang dipush banget ketika briefing
dari briefing sampai revis itu beliau
Mas Andriandi itu detail enggak dari
technical animator tapi dari segi acting
dan tempo dari motion itu harus ada
feel-nya. Katakanlah orang noleh aja
noleh kepalanya dulu sama kepalanya
belakang itu beda feelnya beda yang
dirasakan pemirsa itu beda. Misal kalau
begini kepala dulu terus baunya kedua.
Iya. He itu orang keburu-buru atau orang
disapa? Nah, beda lagi kalau kepalanya
yang belakang sini nanti kepalanya agak
belakangan. Misal gini itu kayak orang
malas, orang mabuk atau orang nantang.
Oh iya i ya. Iya iya betul ya. Setiap
itu memiliki memiliki makna makna
masing-masing. Fe yang ditimbulkan akan
berbeda gitu ya. Iya. Nah ini Mas
Andriandi itu detail banget soal ini. Oh
kedipan mata, kedip yang atas ke bawah.
Eh kedipnya enggak pas di tengah-tengah.
Jadi ke bawah itu memiliki makna
sendiri. kedip yang agak ke atas gini
juga ada makna sendiri ya. Seperti
itulah kurang lebih detailnya animasi.
Jadi salah satu faktornya juga mungkin
itu ya. Jadi sangat detail terhadap
pembuatan sehingga efeknya benar-benar
kerasa. Mas Surya pas waktu lihat piye
Mas Surya? Saya setuju sama tagline-nya
bahwa ini film untuk anak-anak, orang
tua dan jiwa anak-anak pada orang tua.
Jadi ada kesentuh jiwa anak-anak itu
tadi, Mas. Jadi kalau pas nonton itu
kerasa banget emosinya itu kerasa
meskipun secara animasi itu kan kalau
dibandingkan dengan yang di luar negeri
gitu ya masalah ee kualitas kalau dari
segi yang awam itu misalnya kita masih
dirasa kalah tapi secara emosinya itu
saya ngerasa dapat banget dan udah lama
enggak terharu kayak gitu waktu nonton
film-film sebelumnya. Jadi kalau itu
ternyata memang by design ya benar
banget kalau emosi penontonnya ke bawah
itu gitu sih Mas aku pas nonton itu
waktu yang bikin pengin terlibat waktu
itu yang bikin semangat sebenarnya
apanya? Padahal sebelum tahu tetap bakal
bantuin gitu. Karena Jumbo itu sebelum
trailer resminya sudah ada yaitu
beberapa tahun yang lalu sudah ada
beberapa video teaser singkat. Oh jumbo
gitu. Itu aku pernah lihat dan pernah
dimention teman ini bagus nih. Gitu ya.
kaget aja beberapa tahun ee setelahnya
kok aku diajak ya udahlah kita langsung
gas aja. Oh waktu itu kepikiran enggak
bakal segede ini enggak sih? Wong
awalnya cuman ya udah aku bantuin agar
projekmu kelar gitu kan aku teman.
Ternyata aku lihat konsepnya seperti itu
ini bagus cuman segi pemasaran enggak
tahu ya itu yang bikin kaget itu
satu-satunya animasi film animasi yang
penontonnya bisa sampai Heeh. 7 juta ini
ya sudah R juta ya Mas ya. Sekarang
berapa sekarang? juta. Terakhir aku juga
6 juta, tapi sudah beberapa hari yang
lalu sih. R juta ya? 73. Kalau laris
gitu ada enggak dampak ke animator?
Itu menarik. Pasti ada Mas. Ada pasti
Mas ada ya. Apa dampaknya ke Mas Rita
sendiri? Ada. Ee pertama kita memiliki
portofolio yang
Oh, bagus untuk next kita sebagai batu
loncatan untuk projek selanjutnya. Terus
relasi kita tambah banyak juga. Nah,
kemarin tuh ee kita juga kumpul beberapa
orang yang terlibat di film Jumbo juga.
Jadi yang sebelumnya enggak kenal jadi
kenal gitu. Hm. Enggak dapat kayak ini
karena ini sudah R juta ini bonus umrah
atau
enggak ada kayak gitu ya? Enggak ada.
Enggak ada. Cuman kemarin aku dapat
undangan untuk nonton bareng sama
Bisinema di Bandung. Nonton. Nonton apa
itu? Jumbo lagi. Jumbo. Jumbo lagi.
Heeh. Cara ibaratnya mendapat nonton
jumbo bersama kreatornya begitu ya. Iya.
Sama kreatornya semua. Wih, keren ya.
Itu boleh nebeng enggak? Oh, belum. Tak
kira ini sudah. Oh, sudah toh? Oh, sudah
aku salah nangkap, Mas. Nah, kalau waktu
itu akhirnya ngatur waktunya gimana,
Mas? Tadi Mas Rido ngomong sempat ada
proyek juga sebenarnya di existing. Nah,
itu ketika beberapa beberapa proyek
barengan gitu ngaturnya gimana sih, Mas?
Ee proyek yang aku kerjakan sebelumnya
itu sudah tinggal finishing. Nah, jadi
ada tim lain yang sebelumnya itu fokus
sama projject yang sudah selesai. Nah,
itu aku oke kamu ngerjain ini sama aku
cariin anak magang. Heeh. Heeh. Yang
ikut asisten itu emang proyek agak mudah
sih. Nah, teman-teman yang lebih pro itu
aku suruh bantuin aku. Aku jadi
penasaran sebenarnya Ford Visual Lab itu
apa, Mas? Ford Visual Lab itu bisnis
jasa, Mas. Jasa pembuatan kayak video
iklan, animasi atau jasa pembuatan
animasi juga. Animasi full service itu
dari pembuatan model sampai final
renderle sampai tayang. Nah, itu kita
mengerjakan seperti itu. Oke. Heeh.
Heeh. 3D animator itu cuma seperti tadi
kita menggerakkan karakternya aja. Nah,
itu karakternya sudah ada. itu pro orang
lain. Terus kita ada lagi produk-produk
Microstok itu tempatnya ya berarti di
dekat rumahku berarti saya enggak tahu
berarti di area-area situ ya. Iya iya
wis tonggone sampean Mas ya pokoknya
neng ganggang iku betul sekali. Oh
berarti waktunya dikunjungi itu Mas? Iya
kayak jadi penasaran untuk main gitu loh
ya. Heeh. Studio animator itu kayak apa?
Animator. Heeh. Ford e Visualab ini kok
bisa bentuk itu ee kenapa bikin itu awal
he awal berdirinya gitu. Aw berdiri.
Jadi dahulu ketika COVID ee mungkin
tahun 20 ya itu kan banyak teman-teman
yang lagi dicutof sama studio atau di
WFH. Oke. Kalau aku emang sebelum COVID
sudah menerjuni dunia freelance kan
dapat klien dari luar negeri full
service. Nah itu kebetulan momennya pas
teman-teman pada dia cut off. Heeh. Aku
dapat project ya sudah ngumpul jadi satu
di rumah. Oh di rumahmu? Iya, yang
dekat-dekat ke rumahku. Yang lainnya itu
BFH dari Malang, dari Madiun gitu. Waktu
itu dapat projek apa sampean? Projject
game anak. Ee konten anak-anak. Jadi dia
itu orang perpustakaan gitu. Dia
menerbitkan buku juga ee menerbitkan
game juga menerbitkan konten. Nah, aku
bagian konten video berarti ya. Video
animasi di mungkin di YouTube-nya atau
di di game itu di game untuk YouTube
game dan Instagram kemarin. Oh, ya. I I
cuman enggak jalan sih, Mas. Enggak
jalan lama itu. Enggak jalan lama. Iya.
E terlanjur kok kumpulkan teman-mu. Ayo
kerjakan. Enggak kalau projekku selesai.
Selesai. Cuman enggak bertahan 2 tahun
kontennya. Konten. Oh kontennya. Oh saya
kira dikumpulkan enggak jalan berarti
proyeknya malah udah ada dulu baru terus
bangun timnya gitu Mas ya. Iya karena
dia dapat project kata dia. Dapat
project. Heeh. Yang lain itu kena cut
off. Mas Rido kok dapat malah kerjaan.
Heeh. Project. Yah. Gimana ya? Nah
gimana itu? Hoki hoki. Oh gini ee kalau
diruntut Mas ya kan belum aku dapat
projek itu kan aku ada di kerja di
Brownb Film Bali itu kelasnya
internasional lah. Ibarat portofolio itu
sudah banyak gitu ya. Iya sudah banyak.
Pulang kerja aku itu picing-picing
proyek isenglah. Hm. He pertama dapat
kecilkecil terus pas dapat besar yaudah
aku pulang laluid pulang itu dapat pro
cuman aku bingung enggak ada tim ini
cuman orang masih kurang ini teman-teman
pada di BFH ada yang di cut off ya sudah
aku kasih kerjaan simpel iki rek
seniorku juga aku kasih kerjaan Mas
seniornya dikasih kerjaan Mas aku kan
gini aku bilang gini Mas sampeyan ono
waktu senggang apa enggak ngo ya podo
aku ono project iki regane piro sekian
lah worth it supervisor so aku
Wah yo wis gas yo wis projject jalan ya
karena supervisornya aku terus kliennya
itu ngertinya cuma aku jadi standarnya
gak begitu beratlah harganya juga pas ya
sudah kita selesaikan dengan waktu
kurang lebih 2 bulan 3 bulanan ini yang
internasional iya yang tadi Mas boleh
tahu enggak kayak harga-harganya kayak
gitu itu berapa itu satu project tahun
2021-an itu sekitar R jutaan oh untuk 1
menit untuk 1 menit ya 1 menit Satu.
Oke, kita berarti kalau dihitung menitan
mahal, Mas. Kita 1 jam podcastnya ya.
Berarti ini kalau 1 jam per menitnya
tadi segitu juta berapa ini? Tapi memang
buatan 1 menit itu lama ya, Mas ya? 3
bulan itu, Mas. 1 menit 3 bulan paling
jelek loh, Mas. Itu itu bikin dari awal
3 menit eh 1 menit 3 bulan dari
storyboard. Naskah kan mereka ngasih
naskah kasar. Aku buat storyboard,
pembuatan model itu kan perlu tim lagi,
teksturing, shading, rendering, editing,
composite. Itu yang ngerjakan berapa
orang 3 bulan itu, Mas? Banyak Mas. Aku
lupa katakan modeling aku nyuruh tiga
orang. Terus animator. Animatornya itu
sekitar lima. Terus rendering aku pinjam
komputer labolahan ya Pak. 1 hari gak
punya alat berarti sampean ya. Iya
enggak punya alat. Woh nekat iki berarti
ya. Ya sekiranya hitungannya pas masih
okelah. Berarti kayak gitu. Itu mereka
yang punya anggaran atau Mas Ridro
sebagai? Heeh. yang mengajukan. Kalau
kayak gitu pas specing berarti itu ya
proses peaching ya. Emm gini, aku lewat
platform awalnya cuman Fiver lah, Kak
Gigs. Dia menawarin, "Gimana kalau ini
projjectnya dibuat lebih panjang tiap
tahapnya." Aku buat base modelnya nanti
tiap episode kamu bayar aku sekian lebih
murah daripada awal. Karena awal itu kan
kita bangun dari apa? Buat modal, buat
rumah, buat apa. Kalau sudah nanti
episode selanjutnya itu lebih murah
karena sudah ada modelnya, sudah. Jadi
mereka tertarik ya sudah kita lanjut
kerja sama sekitar 2 tahunan. Berarti
memang dapatnya klien dari kayak
aplikasi-aplikasi gitu ya, Mas, kayak
website itu ya atau dari mana? Satu itu
yang kedua itu relasi. Relasi dari
kuliah, dari tempat kerja yang lalu,
dari Facebook, dari Instagram. Banyak
hal ya. Kalau proyek-proyek seperti
pemerintahan kayak kemarin itu Timah,
Pertamina atau yang berhubungan
pemerintah itu dari relasi teman. Oh,
kayak studio lain gitu ya. Heeh. Kalau
produk-produk Inaco terus bagus juga
dari sosm sih, Kak. Ya, eh memang
dibranding di sosm-nya atau gimana?
Sebenarnya kalau sosm itu dapat klien
malah dari story, Mas. Engak pernah.
Heeh. Aku enggak pernah itu posting.
Kalau di Instagram pribadi di storymu
gitu. Di story mungkin ada orang yang
lihat, "Wah, i koncoku apik." Terus
direkomendasikan ke temunya, ke
temannya, temunya gitu. Cuman kalau
sekarang sudah mebranding pakai ini Ford
Visual Lab dibangun anu sosial medianya.
Oh, nanti teman-teman bisa follow Ford
Visual Lab. Nanti bisa direkomendasikan
juga barangkali tetangganya ada yang
butuh. Butuh. Heeh. Heeh. Tetangganya
gay opo ya?
Berarti kan Mas Agung pecah telur mau
begitu tetangganya tetangga saya berarti
Mas Agung butuh buat animasi pecah
telur. Animasi pecah telur nanti saya
pesan di visual mungkin bisa kayak gitu
juga visual kalau ada
animator-animator pemula nih yang baru
lulus atau lagi masa pendidikan tapi
mereka enggak tahu ee mulai peaching
atau mulai masarin. Saran langkah
awalnya Mas Rido gimana nih buat yang
pemula-pemula? Untuk pemula ya menurutku
pertama itu perbaikin karya terus.
Perbaikin karya perbaikin karya sampai
disegani orang. Terus dari segan itu
apresiasi orang itu kalian pasti dapat
relasi. Apalagi kalau nanti personal
brandingnya kuat. Nah, ngasih tahu
karyanya itu di platform apa yang
efektif kalau sekarangsarang ini TikTok
umumnyaalah TikTok, TikTok, Instagram.
Kalau mau klien luar ya kita ke Art
Station, ke Vimeo. Oh, bisa pakai gitu
juga ya. Kalau yang Viver tadi tuh
seberapa efektif Mas kalau tempat-tempat
platform kayak gitu? sangat efektif
sangat efektif. Kalau sekarang kan
banyak gini, banyak pemula yang terjun
ke sana terus banting harga lewat
platform kayak seperti itu, fastwor,
upwork itu agak susah dikit saat ini ya.
Saat ini enggak tahulah kalau nanti ada
perbaikan dari sistemnya. Cuma untuk
pemula masih okelah di situ buat bangun
portofolio mungkin masih jadi tempat
yang recommended enggak, Mas? Kalau
masih bisa ya? Masih bisa di situ.
Mungkin saran aja sih kalau di situ
hati-hati sama orang nyebut ini orang
India. Hah? Nanti dipip kalau sensitif.
Kalau orang India orang India. Oh orang.
Oh orang-orang orang India ya. Kayak
oknum-oknum orang India gitu. Scam oknum
biasanya itu ngirim sampel kerjaan. Eh
katakanlah ngirim naskah kalau biasanya
kita lewat dokumen lewat Google Drive
atau apa itu linknya link scam link. Oh,
kayak ngirim malware virus gitu
maksudnya. Jadi bukan scam duitnya
diambil langsung atau kerjaannya gratis
gitu. Ee bukan masalah kerjaan enggak
dibayar. Intinya web-nya itu sini Google
akun Google-nya nanti bisa diretas gitu.
Iya. Iya. Akunnya jadi kertas seinstan
itu ya ternyata. Nah, Mas Rido ini
tertarik gitu loh Mas di dunia animator
dulu nyebutnya mungkin animator atau 3D
model 3D artis atau tapi kok tertarik
Mas? Padahal kan kita kan dulu tahun
berapa waktu memutuskan itu berarti
sampean 2015 usia usia masuk SMK dong.
Masuk SMK berarti ya. Ee sebelumnya
sebelum masuk SMK itu emang sudah
menyukai hal-hal yang berbau kreatif itu
Mas kayak buat buat barongsai leang-le.
Heeh. Heeh. Heeh. Terus layangan, gambar
mural itu suka. Hm. Buat jajah gambar
dan lain-lain. Lukis itu suka. Terus
karena pas itu lihat sebuah konten di TV
kok animasinya seperti ini gitu.
Maksudnya seperti ini itu gimana? Jelek
atau bagus? Aku kurang kurang marem loh
Mas. Nang itu kurang puas nyong. Aku
disok iki aku Tulung Agung kurang enek
nilai ujian pas MTS itu bagus. Terus ada
banyak guru sama teman-teman itu
merekomendasikan kamu ngambil gambar
bangunan aja. Matematikamu bagus ee
gambarmu bagus bahasamu juga bagus
arsitek aja. Oke. Wah iki konjuk arsitek
wong tuek iso ngulihane ng opo ak
koyoke jurusan animasi rung enek sing
iso tanya-tanyalah kepada teman-teman
yang sekolah sana jurusan animasi
magange ning i sih kerjane opo jurusan
animasi roto-roto dadi tukang jogo
print-printan
tukang sablon oh gitu ya iya terus aku
searching lah di forum-forum grup entah
itu Facebook atau kaskus iya heeh
ternyata ada toh orang seperti itu ada.
Ya sudah aku semangatin. Ngambillah
keputusan masuk jurusan SMK animasi. Di
situ ada masalah lagi enggak punya
laptop. Wajib punya laptop karena ee SMK
enggak nyediain lab komputer. Iya.
Biasanya suruh bawa sendiri kan muridnya
kan. Lab-nya juga belum proper lah belum
proper. Ya wis isok aku gambar gambar ae
lah. Akhirnya kelas 1 gambar gambar di
apa berarti kan enggak punya laptop.
Gambar manual Mas. Oh gambar manual aja.
Jualan jualan jasa lukis. Desa Lukis
sama mural di tembok kafe-kafe dulu kan
rame. Oh oke. Tengah semester dari situ
alhamdulillah kebeli laptop langsunglah
aku belajar software animasi blender
After Effect dan lain-lain selama kurang
lebih 3 bulanan. Pas bulan kedua itu ada
Bikra Badan Ekonomi Kreatif dulu ngadain
lomba animasi di Surabaya. Nah itu aku
ikut kita aku membentuk tim sama teman
tiga orang. Durasinya mengerjakan itu
sekitar 1 bulan. 1 bulan pas puasa
deadline hari itu kita ngirimnya masih
pakai kaset itu kita titip ke tukang bis
pagi-pagi, Pak. Belum tidur 3 hari kita
kirim. Alah wis pokok kirim dadi radaadi
kirim. 3 hari kemudian ternyata kita
dapat nominasi nomor tiga. Apa pas kelas
1 itu. Oh itu pas kelas 1 kelas 1 SMK
sudah kelihatan bakatnya. Dari situlah
aku dan teman-teman itu jadi semangat
ngerjain animasi. Tahun berikutnya ikut
lomba lagi. Tahun berikutnya ikut lomba
lagi. Makin dapat peringkatnya naik satu
naik satu sampai kelas 3U peringkat
satu. yang di event yang sama. Event
yang sama. Oh, cuma beda tahun gitu ya.
Itu berarti ya meningkat jadi juara
satu. Ee maksudku kan iya benar kita
senang di sesuatu tapi Mas Ro punya
semangat juang yang tinggi menurut saya.
Kelas 1 kan enggak punya laptop kan tapi
akhirnya kerja ngelukis sama bikin
gambaran moral di kafe dan sebagainya
kan. Kalau kita biasanya bukan kita ya,
mungkin kebanyakan anak pada saat itu ya
udah kalau enggak punya ya sudah mungkin
dikubur kubur-kubur apa minatnya atau
apa yang membuatmu semangat seperti itu.
Karena menurutku Mas ya pas umur 15
tahun itu SMK itu cuma satu-satunya
jalan aku sukses ke depannya cuma 3
tahun. Kalau aku menyisakan nyia-nyakan
3 tahun itu udah aku mau ngapain kuliah
enggak bisa, killku apa gitu enggak
tahu. Jadi yang aku miliki aja aku
maksimalin. Enggak punya laptop enggak
apa-apa gambare tak maksimalin. Kalau
sudah laptop nanti dimaksimalkan
laptopnya gitu. Oh Bapak itu cuman
tukang arit. Nah, Ibu itu jualan jamu.
Oh, berarti kalau minat itu keluarnya
menurut Mas Rido bakat atau ada turunan
juga, Mas? Tadi kan background orang tua
enggak ada yang di dunia kreatif
maksudnya. Bukan juga animator film apa
gitu kan.
Animator tahun '98 apa
pengaruhnya dari mana, Mas? Kok orang
tua enggak, tapi Mas Ridu kepikiran ke
arah sana. Kalau dari orang tua enggak
ada ya. Mungkin pas aku kecil itu
kakakku juga suka gambar-gambar Dragon
Ball mungkin itu Mas siapa yang di anu
kulon sampean, Mas? Oh jadi kulon kupas.
Oh juga masih iki kerja di tambang kayak
kayak itu yang bikin aku minat gambar
ya. Cuman kalau ee ingin menekuni
animasi ya itu harus bisa buktikanlah.
Apapun keputusanku enggak apa-apa salah
milih tapi harus bisa
mempertanggungjawabkan gitu. Salah milih
karena tadi antara arsitek sama animator
atau gimana? Kayak aku kan ekspektasinya
dulu itu enggak pakai laptop, enggak
harus punya laptop. Ternyata harus punya
laptop. Enggak apa-apa salah milih,
enggak apa-apa salah prediksi yang
penting kita harus membuktikan.
Maksimalkan maksimal nih. Ada penasaran
sama ini enggak, Mas? Penasaran sama
arsiteknya. Kan awalnya pilihan
pertamanya arsitek, tapi karena
keterbatasan milih animator eh milih
seni rupa. Masih ada rasa
penasaran-penasaran waktu itu enggak? Di
bidang animasi kalau bikin desain rumah
bisa ya? Tetap bisa juga ya. Cuman
ukurannya enggak bisa apanya? Ngukur
bahan material terus luas kedalaman
enggak bisa. Iya. Iya. Harus teknik
sipil kalau itu kalau desainnya bisalah
itu tetap bisa jadi ya enggak enggak
melenceng-lenceng bangetlah ya masih ada
di situ. Pas sudah menang lomba juara
satu biasanya kalau juara saya punya
teman yang ikut kontes-kontes gitu udah
pasti didatangin nih sama yang
nyari-nyari staf atau animator juga.
Kalau Mas Rido waktu itu juga ngalami
kayak gitu enggak? Emm
kebetulan aku sebelum lulus itu sudah
punya relasi ke Malang Mas. Jadi kelas 2
itu iya studio studio animasi di Malang.
Jadi kelas 2 itu aku pas liburan nekat
ke Malang buat belajar 3 hari ke sana
dapatlah relasi di sana. Kenalinnya
lewat Facebook lah. Jadi setelah lulus
aku langsung ditarik ke sana. Oh gitu.
Tapi aku SMK itu penginnya kerja di
Batam, di Jakarta. Cita-citanya di
Singapura, terus ke Amerika gitulah. Ee
setelah lulus itu aku daftar ke tiga.
Jadi Batam sama Jakarta sama ditawarin
sama Malang. Oke. Cuman karena situ aku
ada janji juga sama guru, "We kuliah ojo
kerjo sik." Oke. Enggak apa-apa, Pak.
Kuliah penting gratis. Pokok gratis aku
kuliah wis. Ternyata ada beasiswa dari
sekolah. Dari sekolah itu aku sudah
minggu depan udah mau berangkat ke
Batam. Oh. Ya udah mau enggak mau aku
cancel, aku lanjutkan beasiswa sama
kerja di Malang. Itu akhirnya di Malang.
He. Kerja sama kuliah di Malang. Yang
dapat relasi tadi berarti ya? Iya,
betul. Ee beasiswa apa? Beasiswanya itu
pertama ini ada ada perubahan di tengah
pertengahan jalan, Mas. pertama itu
beasiswa jalur mandiri, beasiswa
prestasi. Jadi kita mengajukan
banyak-banyakan piagam kampus tersebut
di um kita bersaing sama orang yang
daftar nanti kita dapat dua semester
gratis. He. Ternyata di setelah aku
masuk semester kedua itu dipindah lagi
dapatnya dibidik misi. Akhirnya tambah
gratis selamanya. Awalnya cuma du
semester jadi selamanya. Jadi seterusnya
dari visi sampai lulus. Sampai lulus lah
ya. Jangan selamanya masa lamanya kuliah
juga. ambil apa waktu itu kuliah sama
jurusan animasi juga animasi juga sudah
kadung senang ya misalnya enggak ada
janji sama guru tadi yang akan kuliah
jadi di luar aku enggak di luarnya pokok
kenapa kok sesal itu janji sama gur heeh
sama guru ini beliau itu yang mendukung
aku dulu kan animasi itu kayak jurusan
buangan gitu jurusan buangan iya dan
paling rendek mas kalau enggak terima
dianimasi aja gitu loh betul kalau
enggak terima dianimasi aja gitu he
terus guruku ini yang mengantaran aku ke
berbagai lomba
Misal ada lomba di Semarang, dia yang
ngantar, di Surabaya dia yang ngantar,
magang dia yang ngantar. Support banget
ya berarti ya support. Dia penginnya
kuliah, aku enggak. H dia yang dia yang
men-support kuliah lah. Berarti kuliah
itu untuk jurusan ee kayak Mas Rido gini
itu sebenarnya penting banget atau kita
bisa belajar di luar kuliah? Karena ada
beberapa sekarang trennya
perusahaan-perusahaan besar itu yang
penting siap kerja enggak lihat gelarnya
gitu, Mas. Kecuali kalau dokter kan
perlu ada sertifikasi-sertifikasi. Ada
yang bilang kayak programmer itu yang
penting bisa ngerjain ini, bikin ini,
enggak masalah tuh Microsoft, Google.
Nah, kalau di dunia animasi atau desain
kayak Mas Rido itu memang seperlu itu
enggak sih kalau edukasi formal?
Menurutku yang penting itu belajar.
Cuman kalau kita belajar di rumah kita
enggak punya komunitas. Kalau di kuliah
kita itu dapat komunitasnya itu kita
bisa saling adu argumen, adu konsep, adu
karya, punya rival. Kalau kuliah seperti
itu. Kalau belajar sendiri misalkan
kalian bisa memiliki fasilitas itu entah
dari sosmet atau apa ya enggak apa-apa.
Bisa sebenarnya cuman kan enggak ada
yang membimbing. Kalau di kuliah ada
membimbing juga real lah kita waktu
presentasi ada yang audiensnya. Kalau di
rumah kan ya cuma posting nanti ada
kritik atau saran feedbacknya gimana
ada. Oh tetap penting juga sih.
Diplomatis ini jawabannya
lah. Nanti aku kalau enggak kuliah
gimana?
Kurang aku dapat beasiswa dari kuliah
lah. Iya. dia mau bilang enggak penting
kuliah itu, dia dapat beasiswa. Heeh.
Kalau mungkin ini penting, tapi juga
cuma kalau buat yang enggak dapat
fasilitas itu ya, Mas, kayak Mas Rido
tadi cerita pas SMK itu laptop, sekolah
aja enggak ada lab-nya. Heeh. Akhirnya
belajar itu gimana sih? Lebih banyak
dari tempat Bu. Pastinya kalau kita
ingin fokus ke suatu hal, kita harus
merubarkan yang lain, Mas. Ya, gitu.
Gimana itu, Mas? Maksudnya kalau aku
ingin fokus ke animasi, aku merubarkan
pelajaran yang lain. Oh, gitu. Iya. He
kelas 1, kelas 2 itu memang matematika,
IPA, dan kawan-kawannya aku singkirkan
lah. Oh, gitu. Heeh. Nilainya jelek
berarti. Iya, jelek. Merah berarti.
Merah. Aku fokuskan kelas 3. Nanti kalau
pengin bagus fokusnya kelas 3 gitu.
Penting aku bisa animasi dulu, bisa
magang, bisa dapat relasi. Udah.
Tantangannya gini, kalau kita enggak
diajarin, katakanlah enggak kuliah ya,
kita harus belajar mencari orang yang
benar-benar bisa. Katakanlah pertama
stalking dulu di Facebook atau Instagram
orang lah. Ada profesional animator kita
konakct tuh kita hubungin kita
silaturahmi misal rumahnya ke Malang
kita ke Malang. Misal rumahnya Kediri ke
Kediri ikut seminar ya seperti itu. Itu
belajar mandiri tanpa berarti mungkin
enggak Mas kalau misalnya full
belajarnya cuma online ikut kelas online
itu menurut Mas Rido tetap bisa dijalani
apa susah untuk jadi animator sukses
gitu? Bisa. Banyak kok sekarang kelas
online itu yang profesional juga. Oh
gitu. He iya ada. Oh, bisa dari situ.
Pokoknya ada mentor, ada gurunya itu
yang perlu dicari. I sama niat niat
mempeng, Mas. Mempeng. Jadi enek ketemu
guru jemput bola ke sana. Diain sesuatu
diamalkan. Betul sekali. Jadi biar yang
ngajarin juga semangat ya, Mas ya. Ada
deadline, ada deadline harus selesai,
harus enggak tidur 3 hari kayak tadi kan
ya. Enggaklah, enggaklah. Itu ekstrem
itu. Oh, ekstrem ya. Tadi katanya enggak
tidur 3 hari ngantar di bas tadi buat
lomba tadi. Oh, lomba ya beda ya.
Tapi dulu editor pecahter sering enggak
tidur juga sih, Mas. Dada tren
itu rawan eksploitasi itu atas kemaman
sendiri sih
berarti kalau Mas Rido itu karena dunia
animasi itu menurut saya sekarang aja
kelihatan jumbo sukses gitu Mas ya. Iya
betul. Waktu dulu kan banyak yang
ngeraguin. Misalnya ada orang mau bikin
animasi Indonesia aja nanti
pertanyaannya sukses story-nya mana? Kan
belum ada yang ee berhasil bikin film
itu meledak animasi dan asal Indonesia.
kita malah yang nonton dari Malaysia
misalnya ya. Kalau Mas Rido waktu
awal-awal minat itu melihat potensi atau
berangkatnya dari dari ngelihat ee nanti
kerjaan ini ini atau memang wis senang
sik yang penting senang. Kalau Mas Ridu
lebih ke arah yang mana? Ee kalau masih
SMK dulu kan awalnya ya wis pokok sering
dilakoni. Heeh. Terus di tengah jalan
kan ada kebingungan pasti. Terus kita
riset ee tanya-tanyalah kalau kerja di
sana dapatnya berapa? Terus kalau
animasi itu ee dunianya seperti apa?
Caranya nyari duit e nyari duit seperti
apa? Oke. Ya, tentunya yang menggerakkan
aku lebih maju itu ya duit.
Realistis aku jujur banget ya. Tapi luar
ya awalnya waktu itu pasar luar negeri.
Iya, pasar luar negeri. Jadi yang
kepikiran pertama pasar luar. Heeh.
Makin ke sini makin ke sini industri di
Indonesia kan juga semakin berkembang.
Pasarnya juga semakin bagus. Oh iya.
Selain di luar negeri akhirnya dapat
pasar di luar di dalam negeri. Iya.
Bahkan sekarang itu aku agak jarang sih
ngambil dari luar fokusnya malah ke
lokalan karena ini sudah banyak sih
ekosistemnya sudah lumayan bagus. Kalau
karya-karyamu Mas yang bisa mungkin
orang tahu atau sampean banggakan apa
karyanya? Pertama jumbo itu ya yang
paling viral jumbo. Ee terus aku juga
ikut mengerjakan bobooy. Bobooy boboy
boy. Boybooy. Terus itu sama sing angin
atau sing api? Saya selalu ditanya gitu
sama anak saya, "Bisa main Bobe angin
apa bobo api gitu kan. Anakku belum
level itu si kecil." Jadi ponaan tapi
ada ponahan ada yang ngikuti boboyeb ya.
Boboy saya tahulah itu karena anak saya
lihat. Iya. I yang familiar mungkin itu.
Terus yang agak luar dahulu sih waktu
kerja kantoran itu ngerjain Vampirina
dari Disney Junior. Apa Mas? Vampirina.
Vampirina dari Disney Junior. Itu
tayangnya cuma di TV aja. Heeh. Dis diel
itu tentang vampir berarti ya? Iya. Iya.
Vampir zombie lah seperti itulah. Oh iya
iya. Itu gimana Mas kok bisa dapat ee
klien-kliennya skalanya internasional?
Iya gede gitu ya kan? Disney kan gede oh
disclaimer Mas untuk yang projject
gede-gede kayak Nick Cloden terus Disney
itu aku kan ikut kantor. Oh yang PH
orang tadi ya. Iya ikut-ikut kantor.
Kalau klienku sendiri itu cuman enggak
segede itu. Belum mungkin. Belum Mas.
Habis ini kemarin Jumbo
kan. Tapi kalau Mas Rido sekarang
kebayang enggak jalannya untuk nyari
klien sampai ke luar negeri? Cita-cita
sih ada. Jalannya sudah kebayang enggak
ini, Mas? Kalau jalannya arahnya nanti
ke sini, sini sini itu sudah keb
bayangannya ada. Cuman kita masih
ngumpunin power lah. Power itu dalam
arti apa? Power dalam arti ABC apa?
Energi ya. Modal, terus relasi,
teman-teman, terus ilmu manajemen. Oh.
Kalau di sekarang ada berapa orang di
Ford Visual Lab itu? Cor-nya lima. Iya.
Untuk yang lain-lain misal kita butuh
tambahan kita addisional gitu ya. Cornya
lima itu apa aja Mas? Anu nih usahanya
itu UMKM kalau Mas. Jadi aku sebagai CEO
Chief Everything Officer. Ya kadang
masih everything ya. Officer I OB juga
tiga lainnya itu generalis. Jadi bisa
nganimit, bisa modeling, bisa dia bisa
apa aja lah ya. Apa aja lah. Yang satu
itu manajemen lima. Ini kalau alur dapat
proyek ya, Mas itu modalin sendiri dulu
di awal apa nanti dapat budget dulu
terus baru kerja? Kalau rata-rata di
industri ini ada dua versi, Mas. Pertama
itu ada klien yang DP dulu baru jalan.
Heeh. Ada juga yang agak ruwet. Jadi
udah kerja aja dulu duitnya nanti 6
bulan, 7 bulan. Wah itu ya pernah dapat
itu kayak kalau yang itu gede cuman ya
itu molornya setahun. Eh, tapi resikonya
jadi gede. Makanya perlu modal di awal
itu lah nanti buat bayar gajinya
teman-teman. Iya sampai setahun ya, Mas
ya. Yang paling lama ya 8 bulan lah. 8
bulanan mentok 8 bulan. Oh. Nah, kalau
udah digarap terus enggak diambil gitu
ya wis memang resiko. Memang itu bagian
resiko atau ada bagian mitigasinya lah
ketika milih klien yang nanti ee yang
kayak gini ini rawan enggak dibayar
enggak usah diambil. Kalau dulu kita
masih apapun diterjang Mas ya kan kita
masih berdiri itu tahun 2022. Heeh.
Kalau di tahun 2024 akhir sampai
sekarang itu kita pilih-pilih enggak
semuanya kita terjang. Mereka enggak DP
ya sudah kita enggak kerja kita mending
yang lain ya cari proyek lain atau kita
buat produk sendiri gitu. Kalau sekarang
bisa gitu karena sudah mulai punya
brand, punya masih punya pengalaman itu
juga sih. Kalau produk sendiri apa, Mas?
Berarti kita main ke Microstok Mas. Oh,
yang dijual di Microstok ya. Apa yang
dijual berarti? Motion. Motion terus 3D
object terus ilustrasi. Oh, iya. Ramai
juga ya, Mas di situ? Iya, lumayan ramai
sih. Oh, ya. Jadi aset kan itu masih ya.
Enggak, enggak seramai mungkin. Enggak
seramai yang dulu. Oh, enggak seramai
dulu. Konvektor. Enggak, enggak seramai
konvektor. Oh, ya. Ya, ya, ya. Pernah
enggak sepi job gitu? Sepi job pernah e
2 bulan. Oh, pernah ya sej job? Pernah.
Pernah. Biasanya itu habis Idul Fitri.
Oh, kayak gini. Heeh. Kalau sekarang gak
sih. Oh, sekarang enggak. Sekarang
enggak. Dulu tahun 2023 mungkin aku agak
lupa. Y pernah pijob ya sudah kita
ngopi-ngopi. Ngopi buat buat produk
sendiri. Produk sendiri tadi ya. Produk
sendiri diin buat program baru gitu.
Jasa. Iya. Jasa itu kalau memang anu apa
baiknya kalau ada enggak ada job yang
dari luar bisa produksi sendiri itu
kayak jadi penyelamat gitu loh. Iya.
Kalau daripada ngandalin satu pintu
kalau enggak dapat klien kan enggak
kerja kan. Dan itu bisa dibeli
berkali-kali kan Mas ya. Kalau mikrost
mikrost bisa bisa berkali-kali. Kalau
ngerekrut orang Visual Lab itu ranahnya
kan juga seni. Kriterianya kalau nyari
tim kalau Mas Rido kayak apa, Mas? Di
visual Ford Visual Lab gini. penting
pertama bisa punya e punya basicnya lah.
Punya basic animasi terus punya minat
belajar yang tinggi. Karena setiap
projek itu ada tantangan baru biasanya.
Jadi ketika ada request A kita belum ada
ilmu nih itu kan teknologi baru
katakanlah AI. Ya sudah kita mau enggak
mau belajar bareng AI seperti itu. Yang
penting itu sih. Kalau tadi ngomongin
tentang AI enggak anu Mas enggak
khawatir di bidangmu ini akan tergilas
oleh AI atau malah memanfaatkan AI. Eh,
karena aku juga sedikit mempelajari A ya
enggak bisa deh. Belum bisa. Belum bisa.
Belum bisa ya saat ini kalau ingin
request custom motion motion maksudnya
gerakan sesuatu itu itu perlu komputer
yang sangat mahal Mas. itu sewa VGA,
sewa itu teman-teman itu pada demi
belajar AI rela sewa komputer online di
luar negeri untuk belajar itu. Karena
emang berat kalau sekedar yang enggak
perfect-perfect kayak di Capcut atau di
website gratisan itu mah kalau dibuat
konten proper kayak Jumbo enggak mungkin
bisa. Oke. Kalau pengin kayak jumbo itu
ya agak ruet malah lebih banyak
budgetnya kayaknya. Oh, karena harus
sewa komputer yang sangat bagus tadi ya.
Tapi memang perkembangannya EA itu ini
Mas Agung dari awal yang keluar itu
kalau mereka disuruh bikin foto aja itu
pasti ada yang enggak sempurna tangannya
jadi jarinya jadi enam atau kalau pas
gerak itu nanti bisa tembus gitu antara
tangan satu dengan tangan lainnya cuma
makin ke sini itu makin smooth
pergerakannya enggak lagi enggak lagi
tembus jarinya udah benar lima bahkan
udah susah bedain antara ini foto orang
beneran atau dibuat pakai AI gitu ya
kalau Mas Rido ini sekarang kalau
misalnya sekarang belum bisa suatu saat
suatu saat nyusul itu bisa jadi ancaman
dong kalau menurut Mas Rido. Kalau di
dunia animasi ya Mas ya untuk skala film
atau series itu agak susah. Oke. Karena
konsepnya katakanlah mining gerakan
feeling min yang tadi noleh
dulu itu perlu manual pakai orang kan
perlu feeling. Kalau kalau Ae gerakannya
statis banget cuman floating, looping.
Nah, kalau untuk berarti nanti
sasarannya akhirnya ke korporasi atau
langsung filmek gede. Apanya ini?
misalnya kerjaan-kerjaan proyeknya itu
memungkinkan enggak nanti misalnya saya
bayangan saya misalnya ee UMKM gitu ya
Mas ya akankah nanti pelanggan pengguna
animasi dari UMKM itu akhirnya lebih
milih ini terus menggerus kalau itu bisa
jadi karena AI kan lebih murah kalau
dunia animasi kan ee lebih ke konten
series film kebutuhan game itu kalau
pakai AI full kayaknya belum bisa ya
kalau sekedar iklan UMKM atau iklan
produk-produk lokal itu ya bisalah ya
mungkin untuk apa ee market itu akan ada
marketnya sendiri gitu loh mungkin
sendiri berarti kalau visual for visual
ini lebih ke arah film-film atau
korporasi gitu nanti kliennya gitu ya
tapi kalau cocok ya bisa-bisa aja enggak
masalah kalau UMKM oke terakhir Mas Ford
Visual Lab ini sedang ngerjain project
apa dan apa yang akan di Heeh he anu
yang pengin digarap ke depan gitu jumbo
sequelnya siapa tahu sudah ada nih
bocoran kita lagi ngerjain produk rokok
sih. Oh, rokok. Tapi enggak lokal kita
di US. Oh. Oh. Untuk namanya kita belum
bisa sebut ya karena belum rilis. Anu
juga animasi juga gitu ya. Iya. Produk
animasi. Iklan animasi untuk iklan
animasi. Oke. Ini ping sendiri yang ini,
Mas. Iya. Kita ping sendiri. Wara
berarti enggak masalah tempat ya Mas?
Maksudnya Mas Rido di Tulungagung klien
di mana itu enggak pernah jadi kendala.
Ada enggak sih tantangan teknis untuk?
teknisnya itu mungkin miskunikasi aja
sih. Beda bahasa bahasa beda bahasa beda
budaya beda budaya. Nah, itu mungkin AI
bisa masuk tinggal copy suruh translate
bikin emailnya gitu ya. Yang itu bisa
biasanya kalau aku enggak bisa mencatat
chat klien itu aku pakai CJBT. Tolong
jelaskan
ini. Beres beres ya. Berarti malah
memudahkan Mas bukan menjadi pesaing
tapi menjadi partner. Iya. I ya ya.
Terima kasih Mas Rita sudah mampir.
Semoga Ford Visual Lab semakin
berkembang, makin sukses. Amin.
Projek-projeknya makin gede. Amin.
Sampai jumpa di next episode
teman-teman. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
[Musik]
Yeah.
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:32:38 UTC
Categories
Manage