JUMBO: Film Animasi Terlaris yang Ternyata Digarap Anak Tukang Ngarit
uy2wIZvLr6U • 2025-05-08
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id SMK itu cuma satu-satunya jalan aku sukses ke depannya cuma 3 tahun nyia-nyakan 3 tahun itu udah aku mau ngapain kuliah enggak bisa killku apa gitu yang aku miliki aja aku maksimalin enggak punya laptop enggak apa-apa gambare tak maksimalin bapak itu cuman tukang ngarit nah ibu itu jualan jamu animasi itu kayak jurusan buangan gitu jurusan buangan iya dan paling rendek mas kalau enggak terima dianimasi aja gitu loh betul kalau enggak diterima dianimasi aja gitu he itu satu projek tahun 2021-an itu sekitar R jutaan. Oh, untuk 1 menit. Untuk 1 menit. 1 menit. [Musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kita kedatangan tamu dari Tulungagung, Mas Rid. Mas Rid ini berarti apa ya? Animator sebutnya atau apa? Secara profesi ya, aku itu 3D animator dan 3D generalis. Jadi 3D generalis itu mencakup banyak aspek 3D. Cuman spesialisasiku itu yang paling menonjol itu di 3D animator. 3D animator berarti ya. Animator begitu ya. Enggak sih? Bukan beda beda. Salah agak ruat ini ya. Artis gitulah. Jenderalis itu 3D artis. Jadi seni yang berhubungan dengan 3D itu aku berarti sebutnya apa? 3D artis. 3D artis. Artis. Oh 3D artis. Animator itu luasnya. Terus di dalamnya ada spesialisasi kayak gitu apa enggak sih? 3D artis itu luasnya. Terus spesifiknya itu ada animator, ada 3D modeling. Ehing berarti Mas Ridu yang bisa lebih luas bisa mencakup animator ya, bisa mau ini bisa lebih general spesialisasinya. Dan ternyata Mas Rid ini adalah salah satu yang ditulis namanya dikredit di film Jumbo itu kan betul ya. Alhamdulillah. Heeh. Heeh. Nah, tapi Mas Rido ini dari itu ya kaosnya Ford Visual Lab. Iya betul. Ini tim yang aku bentuk beberapa tahun yang lalu di ya di Kabupaten Tulungagung ini. Kok bisa terlibat Mas di program Pak? Program pembuatan film jumbo. Jadi itu ceritanya itu agak unik sih. Awalnya kan Desember 2023 di awal-awal bulan lah itu datang itu kita itu masih mengerjakan proyek lain. Tiba-tiba aku di calling nih sama temanku yang ada di Ayena. Ayena itu studio animasi di Bandung eh di Cimhai maaf. Beliau sebagai supervisor menanyakan, "Pak, Do, ini ada butuh bantuan nih studioku, lu ada waktu enggak buat bantuin?" Kira-kira 30 detik lah. Terus projeknya apa? Udah nanti dihubungin sama koordinator. Okelah aku bantu. Ya niatnya pure bantu. Enggak tahu projeknya apa. Aku besoknya itu dihubungin sama koordinator. Mas, ini projjectnya ini jumbo. Terus aku lihat jumbo. Oh, ini dari Vinema. Mas Angga itu orang jos lah. Maksudnya orang sudah punya nama begitu ya. Vinema itu Mas Angga itu ya, Mas Angga Sasongko itu kan orang wah banget itu ya. Weh, keren semangat dah. Langsung aku schedule ulang jadwal projectku. Tim-tim yang animatornya bagus, animate-nya bagus, itu aku dialihkan ke sini. Dialkan ke situ. Oh, karena ini lagi ada projek besar gitu ya. Aku juga ngerjain ee lebih dominan sih. Jadi, teman-teman itu ngasisteni ini dean cuman seminggu loh. Oh, iya Mbak. Siap. Untuk approval pertama ya. Heeh. Terus kita itu ada masalah di sini teknikal 3 hari itu kemakan untuk setting server, download aset, terus penyamaan style. Kita harus baca-baca BBEL-nya katanya. Iya, kayak brief-nya atau sebelumnya seperti apa seperti itu. Karena kita kerjain bareng nih 2 hari selesai ditambahin lagi sama mereka. Oh, Mas kalau ini sudah selesai tambahin lagi dong. Jadi kita ada tambahan dua shot ya udah kita kerjain tanggal 15 kekirim ke direktor. Nah, feedback dari direktor itu maju mundur sampai 1 bulan berikutnya. Bikin animasi enggak cuman 3 hari selesai, enggak panjang. Bahkan produksi jumbo ini katanya teman-teman ya itu sudah 5 tahun atau 4 tahun gitu. Heeh. Heeh. Ke belakang. Berarti enggak dari awal ya, Mas Sampean? Dari 2023 enggak di situ cuma bagian 3D animasi. 3D animasi itu bagian yang menggerakkan karakter agar kelihatan hidup. Hmm. Nah, urusan urusan pembuatan karakter, modeling patungnya atau rumah atau mobil atau apalah itu ada timnya sendiri yang dikerjakan tahun-tahun yang lalu. Oh, beda sampean tugasnya adalah menggerakkan yang gambar yang sudah ada ini biar hidup seperti kayak realistis gitu ya. Iya. Itu namanya materi ya itu. Wah, gak paham aku, Mas. Sekarang baru paham saya. Oh, jumbo ini kan sejam. Heeh. Itu bagian dibagi-bagi apa? bagi-bagi katanya ee aku baca wajah jadi artikel sama berita yaitu 400 animator kan dikerahkan ke situ. Oh untuk yang 3D modeling aja 400 animator. 3D animatornya. Animatornya. Oh animatornya bukan modelnya. Ya itu makeson sih karena enggak dikerjakan satu studio aja. Ada di Malang, ada di Cimah itu, ada di Jogja juga ada. Di mana-mana ada. Di Jakarta juga ada. I iya iya iya. Disebar banyak animatornya juga banyak. Makanya jadi seperti itu. Dan kenapa yang kita undang adalah Mas Rido ke ke podcast kita? Karena Mas Rido adalah tetangga saya. Oh, gitu ya. Pas tetangga saya. Nah, ceritanya istri saya kan berteman dengan mbaknya ini gitu loh. Namanya Mas Rid ini discreenshot di story-nya itu loh kaget loh. Wah tetanggaku anu jadi animator jumbo. Padahal itu yang lagi kita bicarakan sama istri dan sebagainya. Akhirnya ya wislah diundang di podcast gitu. termasuk katanya juga film animasi yang paling laris. Paling laris gitu ya Indonesia. Iya. Sejarah. Betul. Heeh. Ini memang ini paling amazing lah. Maksudnya awal hari raya itu kan cuma 60-an.000 hari pertama. Betul. Terus langsung kegenjot genjot genjot genjot ya. Karena emang dari segi kualitas ini memang dipush banget ketika briefing dari briefing sampai revis itu beliau Mas Andriandi itu detail enggak dari technical animator tapi dari segi acting dan tempo dari motion itu harus ada feel-nya. Katakanlah orang noleh aja noleh kepalanya dulu sama kepalanya belakang itu beda feelnya beda yang dirasakan pemirsa itu beda. Misal kalau begini kepala dulu terus baunya kedua. Iya. He itu orang keburu-buru atau orang disapa? Nah, beda lagi kalau kepalanya yang belakang sini nanti kepalanya agak belakangan. Misal gini itu kayak orang malas, orang mabuk atau orang nantang. Oh iya i ya. Iya iya betul ya. Setiap itu memiliki memiliki makna makna masing-masing. Fe yang ditimbulkan akan berbeda gitu ya. Iya. Nah ini Mas Andriandi itu detail banget soal ini. Oh kedipan mata, kedip yang atas ke bawah. Eh kedipnya enggak pas di tengah-tengah. Jadi ke bawah itu memiliki makna sendiri. kedip yang agak ke atas gini juga ada makna sendiri ya. Seperti itulah kurang lebih detailnya animasi. Jadi salah satu faktornya juga mungkin itu ya. Jadi sangat detail terhadap pembuatan sehingga efeknya benar-benar kerasa. Mas Surya pas waktu lihat piye Mas Surya? Saya setuju sama tagline-nya bahwa ini film untuk anak-anak, orang tua dan jiwa anak-anak pada orang tua. Jadi ada kesentuh jiwa anak-anak itu tadi, Mas. Jadi kalau pas nonton itu kerasa banget emosinya itu kerasa meskipun secara animasi itu kan kalau dibandingkan dengan yang di luar negeri gitu ya masalah ee kualitas kalau dari segi yang awam itu misalnya kita masih dirasa kalah tapi secara emosinya itu saya ngerasa dapat banget dan udah lama enggak terharu kayak gitu waktu nonton film-film sebelumnya. Jadi kalau itu ternyata memang by design ya benar banget kalau emosi penontonnya ke bawah itu gitu sih Mas aku pas nonton itu waktu yang bikin pengin terlibat waktu itu yang bikin semangat sebenarnya apanya? Padahal sebelum tahu tetap bakal bantuin gitu. Karena Jumbo itu sebelum trailer resminya sudah ada yaitu beberapa tahun yang lalu sudah ada beberapa video teaser singkat. Oh jumbo gitu. Itu aku pernah lihat dan pernah dimention teman ini bagus nih. Gitu ya. kaget aja beberapa tahun ee setelahnya kok aku diajak ya udahlah kita langsung gas aja. Oh waktu itu kepikiran enggak bakal segede ini enggak sih? Wong awalnya cuman ya udah aku bantuin agar projekmu kelar gitu kan aku teman. Ternyata aku lihat konsepnya seperti itu ini bagus cuman segi pemasaran enggak tahu ya itu yang bikin kaget itu satu-satunya animasi film animasi yang penontonnya bisa sampai Heeh. 7 juta ini ya sudah R juta ya Mas ya. Sekarang berapa sekarang? juta. Terakhir aku juga 6 juta, tapi sudah beberapa hari yang lalu sih. R juta ya? 73. Kalau laris gitu ada enggak dampak ke animator? Itu menarik. Pasti ada Mas. Ada pasti Mas ada ya. Apa dampaknya ke Mas Rita sendiri? Ada. Ee pertama kita memiliki portofolio yang Oh, bagus untuk next kita sebagai batu loncatan untuk projek selanjutnya. Terus relasi kita tambah banyak juga. Nah, kemarin tuh ee kita juga kumpul beberapa orang yang terlibat di film Jumbo juga. Jadi yang sebelumnya enggak kenal jadi kenal gitu. Hm. Enggak dapat kayak ini karena ini sudah R juta ini bonus umrah atau enggak ada kayak gitu ya? Enggak ada. Enggak ada. Cuman kemarin aku dapat undangan untuk nonton bareng sama Bisinema di Bandung. Nonton. Nonton apa itu? Jumbo lagi. Jumbo. Jumbo lagi. Heeh. Cara ibaratnya mendapat nonton jumbo bersama kreatornya begitu ya. Iya. Sama kreatornya semua. Wih, keren ya. Itu boleh nebeng enggak? Oh, belum. Tak kira ini sudah. Oh, sudah toh? Oh, sudah aku salah nangkap, Mas. Nah, kalau waktu itu akhirnya ngatur waktunya gimana, Mas? Tadi Mas Rido ngomong sempat ada proyek juga sebenarnya di existing. Nah, itu ketika beberapa beberapa proyek barengan gitu ngaturnya gimana sih, Mas? Ee proyek yang aku kerjakan sebelumnya itu sudah tinggal finishing. Nah, jadi ada tim lain yang sebelumnya itu fokus sama projject yang sudah selesai. Nah, itu aku oke kamu ngerjain ini sama aku cariin anak magang. Heeh. Heeh. Yang ikut asisten itu emang proyek agak mudah sih. Nah, teman-teman yang lebih pro itu aku suruh bantuin aku. Aku jadi penasaran sebenarnya Ford Visual Lab itu apa, Mas? Ford Visual Lab itu bisnis jasa, Mas. Jasa pembuatan kayak video iklan, animasi atau jasa pembuatan animasi juga. Animasi full service itu dari pembuatan model sampai final renderle sampai tayang. Nah, itu kita mengerjakan seperti itu. Oke. Heeh. Heeh. 3D animator itu cuma seperti tadi kita menggerakkan karakternya aja. Nah, itu karakternya sudah ada. itu pro orang lain. Terus kita ada lagi produk-produk Microstok itu tempatnya ya berarti di dekat rumahku berarti saya enggak tahu berarti di area-area situ ya. Iya iya wis tonggone sampean Mas ya pokoknya neng ganggang iku betul sekali. Oh berarti waktunya dikunjungi itu Mas? Iya kayak jadi penasaran untuk main gitu loh ya. Heeh. Studio animator itu kayak apa? Animator. Heeh. Ford e Visualab ini kok bisa bentuk itu ee kenapa bikin itu awal he awal berdirinya gitu. Aw berdiri. Jadi dahulu ketika COVID ee mungkin tahun 20 ya itu kan banyak teman-teman yang lagi dicutof sama studio atau di WFH. Oke. Kalau aku emang sebelum COVID sudah menerjuni dunia freelance kan dapat klien dari luar negeri full service. Nah itu kebetulan momennya pas teman-teman pada dia cut off. Heeh. Aku dapat project ya sudah ngumpul jadi satu di rumah. Oh di rumahmu? Iya, yang dekat-dekat ke rumahku. Yang lainnya itu BFH dari Malang, dari Madiun gitu. Waktu itu dapat projek apa sampean? Projject game anak. Ee konten anak-anak. Jadi dia itu orang perpustakaan gitu. Dia menerbitkan buku juga ee menerbitkan game juga menerbitkan konten. Nah, aku bagian konten video berarti ya. Video animasi di mungkin di YouTube-nya atau di di game itu di game untuk YouTube game dan Instagram kemarin. Oh, ya. I I cuman enggak jalan sih, Mas. Enggak jalan lama itu. Enggak jalan lama. Iya. E terlanjur kok kumpulkan teman-mu. Ayo kerjakan. Enggak kalau projekku selesai. Selesai. Cuman enggak bertahan 2 tahun kontennya. Konten. Oh kontennya. Oh saya kira dikumpulkan enggak jalan berarti proyeknya malah udah ada dulu baru terus bangun timnya gitu Mas ya. Iya karena dia dapat project kata dia. Dapat project. Heeh. Yang lain itu kena cut off. Mas Rido kok dapat malah kerjaan. Heeh. Project. Yah. Gimana ya? Nah gimana itu? Hoki hoki. Oh gini ee kalau diruntut Mas ya kan belum aku dapat projek itu kan aku ada di kerja di Brownb Film Bali itu kelasnya internasional lah. Ibarat portofolio itu sudah banyak gitu ya. Iya sudah banyak. Pulang kerja aku itu picing-picing proyek isenglah. Hm. He pertama dapat kecilkecil terus pas dapat besar yaudah aku pulang laluid pulang itu dapat pro cuman aku bingung enggak ada tim ini cuman orang masih kurang ini teman-teman pada di BFH ada yang di cut off ya sudah aku kasih kerjaan simpel iki rek seniorku juga aku kasih kerjaan Mas seniornya dikasih kerjaan Mas aku kan gini aku bilang gini Mas sampeyan ono waktu senggang apa enggak ngo ya podo aku ono project iki regane piro sekian lah worth it supervisor so aku Wah yo wis gas yo wis projject jalan ya karena supervisornya aku terus kliennya itu ngertinya cuma aku jadi standarnya gak begitu beratlah harganya juga pas ya sudah kita selesaikan dengan waktu kurang lebih 2 bulan 3 bulanan ini yang internasional iya yang tadi Mas boleh tahu enggak kayak harga-harganya kayak gitu itu berapa itu satu project tahun 2021-an itu sekitar R jutaan oh untuk 1 menit untuk 1 menit ya 1 menit Satu. Oke, kita berarti kalau dihitung menitan mahal, Mas. Kita 1 jam podcastnya ya. Berarti ini kalau 1 jam per menitnya tadi segitu juta berapa ini? Tapi memang buatan 1 menit itu lama ya, Mas ya? 3 bulan itu, Mas. 1 menit 3 bulan paling jelek loh, Mas. Itu itu bikin dari awal 3 menit eh 1 menit 3 bulan dari storyboard. Naskah kan mereka ngasih naskah kasar. Aku buat storyboard, pembuatan model itu kan perlu tim lagi, teksturing, shading, rendering, editing, composite. Itu yang ngerjakan berapa orang 3 bulan itu, Mas? Banyak Mas. Aku lupa katakan modeling aku nyuruh tiga orang. Terus animator. Animatornya itu sekitar lima. Terus rendering aku pinjam komputer labolahan ya Pak. 1 hari gak punya alat berarti sampean ya. Iya enggak punya alat. Woh nekat iki berarti ya. Ya sekiranya hitungannya pas masih okelah. Berarti kayak gitu. Itu mereka yang punya anggaran atau Mas Ridro sebagai? Heeh. yang mengajukan. Kalau kayak gitu pas specing berarti itu ya proses peaching ya. Emm gini, aku lewat platform awalnya cuman Fiver lah, Kak Gigs. Dia menawarin, "Gimana kalau ini projjectnya dibuat lebih panjang tiap tahapnya." Aku buat base modelnya nanti tiap episode kamu bayar aku sekian lebih murah daripada awal. Karena awal itu kan kita bangun dari apa? Buat modal, buat rumah, buat apa. Kalau sudah nanti episode selanjutnya itu lebih murah karena sudah ada modelnya, sudah. Jadi mereka tertarik ya sudah kita lanjut kerja sama sekitar 2 tahunan. Berarti memang dapatnya klien dari kayak aplikasi-aplikasi gitu ya, Mas, kayak website itu ya atau dari mana? Satu itu yang kedua itu relasi. Relasi dari kuliah, dari tempat kerja yang lalu, dari Facebook, dari Instagram. Banyak hal ya. Kalau proyek-proyek seperti pemerintahan kayak kemarin itu Timah, Pertamina atau yang berhubungan pemerintah itu dari relasi teman. Oh, kayak studio lain gitu ya. Heeh. Kalau produk-produk Inaco terus bagus juga dari sosm sih, Kak. Ya, eh memang dibranding di sosm-nya atau gimana? Sebenarnya kalau sosm itu dapat klien malah dari story, Mas. Engak pernah. Heeh. Aku enggak pernah itu posting. Kalau di Instagram pribadi di storymu gitu. Di story mungkin ada orang yang lihat, "Wah, i koncoku apik." Terus direkomendasikan ke temunya, ke temannya, temunya gitu. Cuman kalau sekarang sudah mebranding pakai ini Ford Visual Lab dibangun anu sosial medianya. Oh, nanti teman-teman bisa follow Ford Visual Lab. Nanti bisa direkomendasikan juga barangkali tetangganya ada yang butuh. Butuh. Heeh. Heeh. Tetangganya gay opo ya? Berarti kan Mas Agung pecah telur mau begitu tetangganya tetangga saya berarti Mas Agung butuh buat animasi pecah telur. Animasi pecah telur nanti saya pesan di visual mungkin bisa kayak gitu juga visual kalau ada animator-animator pemula nih yang baru lulus atau lagi masa pendidikan tapi mereka enggak tahu ee mulai peaching atau mulai masarin. Saran langkah awalnya Mas Rido gimana nih buat yang pemula-pemula? Untuk pemula ya menurutku pertama itu perbaikin karya terus. Perbaikin karya perbaikin karya sampai disegani orang. Terus dari segan itu apresiasi orang itu kalian pasti dapat relasi. Apalagi kalau nanti personal brandingnya kuat. Nah, ngasih tahu karyanya itu di platform apa yang efektif kalau sekarangsarang ini TikTok umumnyaalah TikTok, TikTok, Instagram. Kalau mau klien luar ya kita ke Art Station, ke Vimeo. Oh, bisa pakai gitu juga ya. Kalau yang Viver tadi tuh seberapa efektif Mas kalau tempat-tempat platform kayak gitu? sangat efektif sangat efektif. Kalau sekarang kan banyak gini, banyak pemula yang terjun ke sana terus banting harga lewat platform kayak seperti itu, fastwor, upwork itu agak susah dikit saat ini ya. Saat ini enggak tahulah kalau nanti ada perbaikan dari sistemnya. Cuma untuk pemula masih okelah di situ buat bangun portofolio mungkin masih jadi tempat yang recommended enggak, Mas? Kalau masih bisa ya? Masih bisa di situ. Mungkin saran aja sih kalau di situ hati-hati sama orang nyebut ini orang India. Hah? Nanti dipip kalau sensitif. Kalau orang India orang India. Oh orang. Oh orang-orang orang India ya. Kayak oknum-oknum orang India gitu. Scam oknum biasanya itu ngirim sampel kerjaan. Eh katakanlah ngirim naskah kalau biasanya kita lewat dokumen lewat Google Drive atau apa itu linknya link scam link. Oh, kayak ngirim malware virus gitu maksudnya. Jadi bukan scam duitnya diambil langsung atau kerjaannya gratis gitu. Ee bukan masalah kerjaan enggak dibayar. Intinya web-nya itu sini Google akun Google-nya nanti bisa diretas gitu. Iya. Iya. Akunnya jadi kertas seinstan itu ya ternyata. Nah, Mas Rido ini tertarik gitu loh Mas di dunia animator dulu nyebutnya mungkin animator atau 3D model 3D artis atau tapi kok tertarik Mas? Padahal kan kita kan dulu tahun berapa waktu memutuskan itu berarti sampean 2015 usia usia masuk SMK dong. Masuk SMK berarti ya. Ee sebelumnya sebelum masuk SMK itu emang sudah menyukai hal-hal yang berbau kreatif itu Mas kayak buat buat barongsai leang-le. Heeh. Heeh. Heeh. Terus layangan, gambar mural itu suka. Hm. Buat jajah gambar dan lain-lain. Lukis itu suka. Terus karena pas itu lihat sebuah konten di TV kok animasinya seperti ini gitu. Maksudnya seperti ini itu gimana? Jelek atau bagus? Aku kurang kurang marem loh Mas. Nang itu kurang puas nyong. Aku disok iki aku Tulung Agung kurang enek nilai ujian pas MTS itu bagus. Terus ada banyak guru sama teman-teman itu merekomendasikan kamu ngambil gambar bangunan aja. Matematikamu bagus ee gambarmu bagus bahasamu juga bagus arsitek aja. Oke. Wah iki konjuk arsitek wong tuek iso ngulihane ng opo ak koyoke jurusan animasi rung enek sing iso tanya-tanyalah kepada teman-teman yang sekolah sana jurusan animasi magange ning i sih kerjane opo jurusan animasi roto-roto dadi tukang jogo print-printan tukang sablon oh gitu ya iya terus aku searching lah di forum-forum grup entah itu Facebook atau kaskus iya heeh ternyata ada toh orang seperti itu ada. Ya sudah aku semangatin. Ngambillah keputusan masuk jurusan SMK animasi. Di situ ada masalah lagi enggak punya laptop. Wajib punya laptop karena ee SMK enggak nyediain lab komputer. Iya. Biasanya suruh bawa sendiri kan muridnya kan. Lab-nya juga belum proper lah belum proper. Ya wis isok aku gambar gambar ae lah. Akhirnya kelas 1 gambar gambar di apa berarti kan enggak punya laptop. Gambar manual Mas. Oh gambar manual aja. Jualan jualan jasa lukis. Desa Lukis sama mural di tembok kafe-kafe dulu kan rame. Oh oke. Tengah semester dari situ alhamdulillah kebeli laptop langsunglah aku belajar software animasi blender After Effect dan lain-lain selama kurang lebih 3 bulanan. Pas bulan kedua itu ada Bikra Badan Ekonomi Kreatif dulu ngadain lomba animasi di Surabaya. Nah itu aku ikut kita aku membentuk tim sama teman tiga orang. Durasinya mengerjakan itu sekitar 1 bulan. 1 bulan pas puasa deadline hari itu kita ngirimnya masih pakai kaset itu kita titip ke tukang bis pagi-pagi, Pak. Belum tidur 3 hari kita kirim. Alah wis pokok kirim dadi radaadi kirim. 3 hari kemudian ternyata kita dapat nominasi nomor tiga. Apa pas kelas 1 itu. Oh itu pas kelas 1 kelas 1 SMK sudah kelihatan bakatnya. Dari situlah aku dan teman-teman itu jadi semangat ngerjain animasi. Tahun berikutnya ikut lomba lagi. Tahun berikutnya ikut lomba lagi. Makin dapat peringkatnya naik satu naik satu sampai kelas 3U peringkat satu. yang di event yang sama. Event yang sama. Oh, cuma beda tahun gitu ya. Itu berarti ya meningkat jadi juara satu. Ee maksudku kan iya benar kita senang di sesuatu tapi Mas Ro punya semangat juang yang tinggi menurut saya. Kelas 1 kan enggak punya laptop kan tapi akhirnya kerja ngelukis sama bikin gambaran moral di kafe dan sebagainya kan. Kalau kita biasanya bukan kita ya, mungkin kebanyakan anak pada saat itu ya udah kalau enggak punya ya sudah mungkin dikubur kubur-kubur apa minatnya atau apa yang membuatmu semangat seperti itu. Karena menurutku Mas ya pas umur 15 tahun itu SMK itu cuma satu-satunya jalan aku sukses ke depannya cuma 3 tahun. Kalau aku menyisakan nyia-nyakan 3 tahun itu udah aku mau ngapain kuliah enggak bisa, killku apa gitu enggak tahu. Jadi yang aku miliki aja aku maksimalin. Enggak punya laptop enggak apa-apa gambare tak maksimalin. Kalau sudah laptop nanti dimaksimalkan laptopnya gitu. Oh Bapak itu cuman tukang arit. Nah, Ibu itu jualan jamu. Oh, berarti kalau minat itu keluarnya menurut Mas Rido bakat atau ada turunan juga, Mas? Tadi kan background orang tua enggak ada yang di dunia kreatif maksudnya. Bukan juga animator film apa gitu kan. Animator tahun '98 apa pengaruhnya dari mana, Mas? Kok orang tua enggak, tapi Mas Ridu kepikiran ke arah sana. Kalau dari orang tua enggak ada ya. Mungkin pas aku kecil itu kakakku juga suka gambar-gambar Dragon Ball mungkin itu Mas siapa yang di anu kulon sampean, Mas? Oh jadi kulon kupas. Oh juga masih iki kerja di tambang kayak kayak itu yang bikin aku minat gambar ya. Cuman kalau ee ingin menekuni animasi ya itu harus bisa buktikanlah. Apapun keputusanku enggak apa-apa salah milih tapi harus bisa mempertanggungjawabkan gitu. Salah milih karena tadi antara arsitek sama animator atau gimana? Kayak aku kan ekspektasinya dulu itu enggak pakai laptop, enggak harus punya laptop. Ternyata harus punya laptop. Enggak apa-apa salah milih, enggak apa-apa salah prediksi yang penting kita harus membuktikan. Maksimalkan maksimal nih. Ada penasaran sama ini enggak, Mas? Penasaran sama arsiteknya. Kan awalnya pilihan pertamanya arsitek, tapi karena keterbatasan milih animator eh milih seni rupa. Masih ada rasa penasaran-penasaran waktu itu enggak? Di bidang animasi kalau bikin desain rumah bisa ya? Tetap bisa juga ya. Cuman ukurannya enggak bisa apanya? Ngukur bahan material terus luas kedalaman enggak bisa. Iya. Iya. Harus teknik sipil kalau itu kalau desainnya bisalah itu tetap bisa jadi ya enggak enggak melenceng-lenceng bangetlah ya masih ada di situ. Pas sudah menang lomba juara satu biasanya kalau juara saya punya teman yang ikut kontes-kontes gitu udah pasti didatangin nih sama yang nyari-nyari staf atau animator juga. Kalau Mas Rido waktu itu juga ngalami kayak gitu enggak? Emm kebetulan aku sebelum lulus itu sudah punya relasi ke Malang Mas. Jadi kelas 2 itu iya studio studio animasi di Malang. Jadi kelas 2 itu aku pas liburan nekat ke Malang buat belajar 3 hari ke sana dapatlah relasi di sana. Kenalinnya lewat Facebook lah. Jadi setelah lulus aku langsung ditarik ke sana. Oh gitu. Tapi aku SMK itu penginnya kerja di Batam, di Jakarta. Cita-citanya di Singapura, terus ke Amerika gitulah. Ee setelah lulus itu aku daftar ke tiga. Jadi Batam sama Jakarta sama ditawarin sama Malang. Oke. Cuman karena situ aku ada janji juga sama guru, "We kuliah ojo kerjo sik." Oke. Enggak apa-apa, Pak. Kuliah penting gratis. Pokok gratis aku kuliah wis. Ternyata ada beasiswa dari sekolah. Dari sekolah itu aku sudah minggu depan udah mau berangkat ke Batam. Oh. Ya udah mau enggak mau aku cancel, aku lanjutkan beasiswa sama kerja di Malang. Itu akhirnya di Malang. He. Kerja sama kuliah di Malang. Yang dapat relasi tadi berarti ya? Iya, betul. Ee beasiswa apa? Beasiswanya itu pertama ini ada ada perubahan di tengah pertengahan jalan, Mas. pertama itu beasiswa jalur mandiri, beasiswa prestasi. Jadi kita mengajukan banyak-banyakan piagam kampus tersebut di um kita bersaing sama orang yang daftar nanti kita dapat dua semester gratis. He. Ternyata di setelah aku masuk semester kedua itu dipindah lagi dapatnya dibidik misi. Akhirnya tambah gratis selamanya. Awalnya cuma du semester jadi selamanya. Jadi seterusnya dari visi sampai lulus. Sampai lulus lah ya. Jangan selamanya masa lamanya kuliah juga. ambil apa waktu itu kuliah sama jurusan animasi juga animasi juga sudah kadung senang ya misalnya enggak ada janji sama guru tadi yang akan kuliah jadi di luar aku enggak di luarnya pokok kenapa kok sesal itu janji sama gur heeh sama guru ini beliau itu yang mendukung aku dulu kan animasi itu kayak jurusan buangan gitu jurusan buangan iya dan paling rendek mas kalau enggak terima dianimasi aja gitu loh betul kalau enggak terima dianimasi aja gitu he terus guruku ini yang mengantaran aku ke berbagai lomba Misal ada lomba di Semarang, dia yang ngantar, di Surabaya dia yang ngantar, magang dia yang ngantar. Support banget ya berarti ya support. Dia penginnya kuliah, aku enggak. H dia yang dia yang men-support kuliah lah. Berarti kuliah itu untuk jurusan ee kayak Mas Rido gini itu sebenarnya penting banget atau kita bisa belajar di luar kuliah? Karena ada beberapa sekarang trennya perusahaan-perusahaan besar itu yang penting siap kerja enggak lihat gelarnya gitu, Mas. Kecuali kalau dokter kan perlu ada sertifikasi-sertifikasi. Ada yang bilang kayak programmer itu yang penting bisa ngerjain ini, bikin ini, enggak masalah tuh Microsoft, Google. Nah, kalau di dunia animasi atau desain kayak Mas Rido itu memang seperlu itu enggak sih kalau edukasi formal? Menurutku yang penting itu belajar. Cuman kalau kita belajar di rumah kita enggak punya komunitas. Kalau di kuliah kita itu dapat komunitasnya itu kita bisa saling adu argumen, adu konsep, adu karya, punya rival. Kalau kuliah seperti itu. Kalau belajar sendiri misalkan kalian bisa memiliki fasilitas itu entah dari sosmet atau apa ya enggak apa-apa. Bisa sebenarnya cuman kan enggak ada yang membimbing. Kalau di kuliah ada membimbing juga real lah kita waktu presentasi ada yang audiensnya. Kalau di rumah kan ya cuma posting nanti ada kritik atau saran feedbacknya gimana ada. Oh tetap penting juga sih. Diplomatis ini jawabannya lah. Nanti aku kalau enggak kuliah gimana? Kurang aku dapat beasiswa dari kuliah lah. Iya. dia mau bilang enggak penting kuliah itu, dia dapat beasiswa. Heeh. Kalau mungkin ini penting, tapi juga cuma kalau buat yang enggak dapat fasilitas itu ya, Mas, kayak Mas Rido tadi cerita pas SMK itu laptop, sekolah aja enggak ada lab-nya. Heeh. Akhirnya belajar itu gimana sih? Lebih banyak dari tempat Bu. Pastinya kalau kita ingin fokus ke suatu hal, kita harus merubarkan yang lain, Mas. Ya, gitu. Gimana itu, Mas? Maksudnya kalau aku ingin fokus ke animasi, aku merubarkan pelajaran yang lain. Oh, gitu. Iya. He kelas 1, kelas 2 itu memang matematika, IPA, dan kawan-kawannya aku singkirkan lah. Oh, gitu. Heeh. Nilainya jelek berarti. Iya, jelek. Merah berarti. Merah. Aku fokuskan kelas 3. Nanti kalau pengin bagus fokusnya kelas 3 gitu. Penting aku bisa animasi dulu, bisa magang, bisa dapat relasi. Udah. Tantangannya gini, kalau kita enggak diajarin, katakanlah enggak kuliah ya, kita harus belajar mencari orang yang benar-benar bisa. Katakanlah pertama stalking dulu di Facebook atau Instagram orang lah. Ada profesional animator kita konakct tuh kita hubungin kita silaturahmi misal rumahnya ke Malang kita ke Malang. Misal rumahnya Kediri ke Kediri ikut seminar ya seperti itu. Itu belajar mandiri tanpa berarti mungkin enggak Mas kalau misalnya full belajarnya cuma online ikut kelas online itu menurut Mas Rido tetap bisa dijalani apa susah untuk jadi animator sukses gitu? Bisa. Banyak kok sekarang kelas online itu yang profesional juga. Oh gitu. He iya ada. Oh, bisa dari situ. Pokoknya ada mentor, ada gurunya itu yang perlu dicari. I sama niat niat mempeng, Mas. Mempeng. Jadi enek ketemu guru jemput bola ke sana. Diain sesuatu diamalkan. Betul sekali. Jadi biar yang ngajarin juga semangat ya, Mas ya. Ada deadline, ada deadline harus selesai, harus enggak tidur 3 hari kayak tadi kan ya. Enggaklah, enggaklah. Itu ekstrem itu. Oh, ekstrem ya. Tadi katanya enggak tidur 3 hari ngantar di bas tadi buat lomba tadi. Oh, lomba ya beda ya. Tapi dulu editor pecahter sering enggak tidur juga sih, Mas. Dada tren itu rawan eksploitasi itu atas kemaman sendiri sih berarti kalau Mas Rido itu karena dunia animasi itu menurut saya sekarang aja kelihatan jumbo sukses gitu Mas ya. Iya betul. Waktu dulu kan banyak yang ngeraguin. Misalnya ada orang mau bikin animasi Indonesia aja nanti pertanyaannya sukses story-nya mana? Kan belum ada yang ee berhasil bikin film itu meledak animasi dan asal Indonesia. kita malah yang nonton dari Malaysia misalnya ya. Kalau Mas Rido waktu awal-awal minat itu melihat potensi atau berangkatnya dari dari ngelihat ee nanti kerjaan ini ini atau memang wis senang sik yang penting senang. Kalau Mas Ridu lebih ke arah yang mana? Ee kalau masih SMK dulu kan awalnya ya wis pokok sering dilakoni. Heeh. Terus di tengah jalan kan ada kebingungan pasti. Terus kita riset ee tanya-tanyalah kalau kerja di sana dapatnya berapa? Terus kalau animasi itu ee dunianya seperti apa? Caranya nyari duit e nyari duit seperti apa? Oke. Ya, tentunya yang menggerakkan aku lebih maju itu ya duit. Realistis aku jujur banget ya. Tapi luar ya awalnya waktu itu pasar luar negeri. Iya, pasar luar negeri. Jadi yang kepikiran pertama pasar luar. Heeh. Makin ke sini makin ke sini industri di Indonesia kan juga semakin berkembang. Pasarnya juga semakin bagus. Oh iya. Selain di luar negeri akhirnya dapat pasar di luar di dalam negeri. Iya. Bahkan sekarang itu aku agak jarang sih ngambil dari luar fokusnya malah ke lokalan karena ini sudah banyak sih ekosistemnya sudah lumayan bagus. Kalau karya-karyamu Mas yang bisa mungkin orang tahu atau sampean banggakan apa karyanya? Pertama jumbo itu ya yang paling viral jumbo. Ee terus aku juga ikut mengerjakan bobooy. Bobooy boboy boy. Boybooy. Terus itu sama sing angin atau sing api? Saya selalu ditanya gitu sama anak saya, "Bisa main Bobe angin apa bobo api gitu kan. Anakku belum level itu si kecil." Jadi ponaan tapi ada ponahan ada yang ngikuti boboyeb ya. Boboy saya tahulah itu karena anak saya lihat. Iya. I yang familiar mungkin itu. Terus yang agak luar dahulu sih waktu kerja kantoran itu ngerjain Vampirina dari Disney Junior. Apa Mas? Vampirina. Vampirina dari Disney Junior. Itu tayangnya cuma di TV aja. Heeh. Dis diel itu tentang vampir berarti ya? Iya. Iya. Vampir zombie lah seperti itulah. Oh iya iya. Itu gimana Mas kok bisa dapat ee klien-kliennya skalanya internasional? Iya gede gitu ya kan? Disney kan gede oh disclaimer Mas untuk yang projject gede-gede kayak Nick Cloden terus Disney itu aku kan ikut kantor. Oh yang PH orang tadi ya. Iya ikut-ikut kantor. Kalau klienku sendiri itu cuman enggak segede itu. Belum mungkin. Belum Mas. Habis ini kemarin Jumbo kan. Tapi kalau Mas Rido sekarang kebayang enggak jalannya untuk nyari klien sampai ke luar negeri? Cita-cita sih ada. Jalannya sudah kebayang enggak ini, Mas? Kalau jalannya arahnya nanti ke sini, sini sini itu sudah keb bayangannya ada. Cuman kita masih ngumpunin power lah. Power itu dalam arti apa? Power dalam arti ABC apa? Energi ya. Modal, terus relasi, teman-teman, terus ilmu manajemen. Oh. Kalau di sekarang ada berapa orang di Ford Visual Lab itu? Cor-nya lima. Iya. Untuk yang lain-lain misal kita butuh tambahan kita addisional gitu ya. Cornya lima itu apa aja Mas? Anu nih usahanya itu UMKM kalau Mas. Jadi aku sebagai CEO Chief Everything Officer. Ya kadang masih everything ya. Officer I OB juga tiga lainnya itu generalis. Jadi bisa nganimit, bisa modeling, bisa dia bisa apa aja lah ya. Apa aja lah. Yang satu itu manajemen lima. Ini kalau alur dapat proyek ya, Mas itu modalin sendiri dulu di awal apa nanti dapat budget dulu terus baru kerja? Kalau rata-rata di industri ini ada dua versi, Mas. Pertama itu ada klien yang DP dulu baru jalan. Heeh. Ada juga yang agak ruwet. Jadi udah kerja aja dulu duitnya nanti 6 bulan, 7 bulan. Wah itu ya pernah dapat itu kayak kalau yang itu gede cuman ya itu molornya setahun. Eh, tapi resikonya jadi gede. Makanya perlu modal di awal itu lah nanti buat bayar gajinya teman-teman. Iya sampai setahun ya, Mas ya. Yang paling lama ya 8 bulan lah. 8 bulanan mentok 8 bulan. Oh. Nah, kalau udah digarap terus enggak diambil gitu ya wis memang resiko. Memang itu bagian resiko atau ada bagian mitigasinya lah ketika milih klien yang nanti ee yang kayak gini ini rawan enggak dibayar enggak usah diambil. Kalau dulu kita masih apapun diterjang Mas ya kan kita masih berdiri itu tahun 2022. Heeh. Kalau di tahun 2024 akhir sampai sekarang itu kita pilih-pilih enggak semuanya kita terjang. Mereka enggak DP ya sudah kita enggak kerja kita mending yang lain ya cari proyek lain atau kita buat produk sendiri gitu. Kalau sekarang bisa gitu karena sudah mulai punya brand, punya masih punya pengalaman itu juga sih. Kalau produk sendiri apa, Mas? Berarti kita main ke Microstok Mas. Oh, yang dijual di Microstok ya. Apa yang dijual berarti? Motion. Motion terus 3D object terus ilustrasi. Oh, iya. Ramai juga ya, Mas di situ? Iya, lumayan ramai sih. Oh, ya. Jadi aset kan itu masih ya. Enggak, enggak seramai mungkin. Enggak seramai yang dulu. Oh, enggak seramai dulu. Konvektor. Enggak, enggak seramai konvektor. Oh, ya. Ya, ya, ya. Pernah enggak sepi job gitu? Sepi job pernah e 2 bulan. Oh, pernah ya sej job? Pernah. Pernah. Biasanya itu habis Idul Fitri. Oh, kayak gini. Heeh. Kalau sekarang gak sih. Oh, sekarang enggak. Sekarang enggak. Dulu tahun 2023 mungkin aku agak lupa. Y pernah pijob ya sudah kita ngopi-ngopi. Ngopi buat buat produk sendiri. Produk sendiri tadi ya. Produk sendiri diin buat program baru gitu. Jasa. Iya. Jasa itu kalau memang anu apa baiknya kalau ada enggak ada job yang dari luar bisa produksi sendiri itu kayak jadi penyelamat gitu loh. Iya. Kalau daripada ngandalin satu pintu kalau enggak dapat klien kan enggak kerja kan. Dan itu bisa dibeli berkali-kali kan Mas ya. Kalau mikrost mikrost bisa bisa berkali-kali. Kalau ngerekrut orang Visual Lab itu ranahnya kan juga seni. Kriterianya kalau nyari tim kalau Mas Rido kayak apa, Mas? Di visual Ford Visual Lab gini. penting pertama bisa punya e punya basicnya lah. Punya basic animasi terus punya minat belajar yang tinggi. Karena setiap projek itu ada tantangan baru biasanya. Jadi ketika ada request A kita belum ada ilmu nih itu kan teknologi baru katakanlah AI. Ya sudah kita mau enggak mau belajar bareng AI seperti itu. Yang penting itu sih. Kalau tadi ngomongin tentang AI enggak anu Mas enggak khawatir di bidangmu ini akan tergilas oleh AI atau malah memanfaatkan AI. Eh, karena aku juga sedikit mempelajari A ya enggak bisa deh. Belum bisa. Belum bisa. Belum bisa ya saat ini kalau ingin request custom motion motion maksudnya gerakan sesuatu itu itu perlu komputer yang sangat mahal Mas. itu sewa VGA, sewa itu teman-teman itu pada demi belajar AI rela sewa komputer online di luar negeri untuk belajar itu. Karena emang berat kalau sekedar yang enggak perfect-perfect kayak di Capcut atau di website gratisan itu mah kalau dibuat konten proper kayak Jumbo enggak mungkin bisa. Oke. Kalau pengin kayak jumbo itu ya agak ruet malah lebih banyak budgetnya kayaknya. Oh, karena harus sewa komputer yang sangat bagus tadi ya. Tapi memang perkembangannya EA itu ini Mas Agung dari awal yang keluar itu kalau mereka disuruh bikin foto aja itu pasti ada yang enggak sempurna tangannya jadi jarinya jadi enam atau kalau pas gerak itu nanti bisa tembus gitu antara tangan satu dengan tangan lainnya cuma makin ke sini itu makin smooth pergerakannya enggak lagi enggak lagi tembus jarinya udah benar lima bahkan udah susah bedain antara ini foto orang beneran atau dibuat pakai AI gitu ya kalau Mas Rido ini sekarang kalau misalnya sekarang belum bisa suatu saat suatu saat nyusul itu bisa jadi ancaman dong kalau menurut Mas Rido. Kalau di dunia animasi ya Mas ya untuk skala film atau series itu agak susah. Oke. Karena konsepnya katakanlah mining gerakan feeling min yang tadi noleh dulu itu perlu manual pakai orang kan perlu feeling. Kalau kalau Ae gerakannya statis banget cuman floating, looping. Nah, kalau untuk berarti nanti sasarannya akhirnya ke korporasi atau langsung filmek gede. Apanya ini? misalnya kerjaan-kerjaan proyeknya itu memungkinkan enggak nanti misalnya saya bayangan saya misalnya ee UMKM gitu ya Mas ya akankah nanti pelanggan pengguna animasi dari UMKM itu akhirnya lebih milih ini terus menggerus kalau itu bisa jadi karena AI kan lebih murah kalau dunia animasi kan ee lebih ke konten series film kebutuhan game itu kalau pakai AI full kayaknya belum bisa ya kalau sekedar iklan UMKM atau iklan produk-produk lokal itu ya bisalah ya mungkin untuk apa ee market itu akan ada marketnya sendiri gitu loh mungkin sendiri berarti kalau visual for visual ini lebih ke arah film-film atau korporasi gitu nanti kliennya gitu ya tapi kalau cocok ya bisa-bisa aja enggak masalah kalau UMKM oke terakhir Mas Ford Visual Lab ini sedang ngerjain project apa dan apa yang akan di Heeh he anu yang pengin digarap ke depan gitu jumbo sequelnya siapa tahu sudah ada nih bocoran kita lagi ngerjain produk rokok sih. Oh, rokok. Tapi enggak lokal kita di US. Oh. Oh. Untuk namanya kita belum bisa sebut ya karena belum rilis. Anu juga animasi juga gitu ya. Iya. Produk animasi. Iklan animasi untuk iklan animasi. Oke. Ini ping sendiri yang ini, Mas. Iya. Kita ping sendiri. Wara berarti enggak masalah tempat ya Mas? Maksudnya Mas Rido di Tulungagung klien di mana itu enggak pernah jadi kendala. Ada enggak sih tantangan teknis untuk? teknisnya itu mungkin miskunikasi aja sih. Beda bahasa bahasa beda bahasa beda budaya beda budaya. Nah, itu mungkin AI bisa masuk tinggal copy suruh translate bikin emailnya gitu ya. Yang itu bisa biasanya kalau aku enggak bisa mencatat chat klien itu aku pakai CJBT. Tolong jelaskan ini. Beres beres ya. Berarti malah memudahkan Mas bukan menjadi pesaing tapi menjadi partner. Iya. I ya ya. Terima kasih Mas Rita sudah mampir. Semoga Ford Visual Lab semakin berkembang, makin sukses. Amin. Projek-projeknya makin gede. Amin. Sampai jumpa di next episode teman-teman. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. [Musik] Yeah.
Resume
Categories