Transcript
vYvxfJARl6M • Dulu Cuma Punya Wajan, Sekarang Punya Lembaga Pendidikan Kuliner Sendiri!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0485_vYvxfJARl6M.txt
Kind: captions Language: id [Musik] Saya ngak mau memaksakan diri hutang sana hutang sini gak mau tanpa hutang catering pun dulu juga tanpa hutang jadi saya mau berproses dengan apa yang saya punya saya maksimalkan kalau saya mau menuntut sesuatu yang sempurna baru saya mulai saya akan sangat Tertinggal jadi belajar dari pengalaman dulu membangun dari pengalaman nanti berkembang juga dengan pengalaman pengalaman yang pernah itu mas saya belum banyak tahu itu dapat orderan banyak manten senang nah ternyata bayarnya cuma 40% setelah kita kirim katanya Ya habis acara sampai sekarang 2025 ituh gak dibayar sama manten terus terang Kalau saya dulu kan juga seorang chef Mas di salah satu Hotel gaji saya chef sama gaji saya guru tu sangat jauh cuma kepuasan batin saya itu lebih merasa berkah di dunia pendidikan ini jadi meskipun gak sebanyak Saya kerja di hotel tapi banyak pertolongan-pertolongan yang gak terduga gitu loh gak pengin ikut Mas sudah Mas saya sudah Kontingen Surabaya season 5 dan season 6 cuma karena kita masuk ke dunia entertain itu ternyata harus ada saldo mengendap di rekening kita dan pada saat itu tahun 2019 Insyaallah itu saya belum ada rekening itu pada saat itu diminta Rp0 juta Mas padahal pada saat itu saya mengangkat gaplek Mas Gaplek Tak jadikan stik itu mereka sampai kamu kok bisa kepikiran diiluar kepala ini makanan untuk hewan biasanya tapi kok bisa diolah seperti ini seingga bisa disajikan [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan saya Hanifa idyama dari siama Education Center di sini Saya memiliki usaha di bidang kursus tata boga khususnya untuk pengolahan pangan selain itu juga sebagai tenaga pengajar di salah satu SMK di Kabupaten Tulungagung SMK Baitul Izza Tulungagung juga menjadi tenaga pengajar untuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk siama Education Center ini berdiri sejak tahun 2020 akan tetapi saya berkarir sebagai tentor itu sejak tahun 2016 usianya 28 tahun jadi 2016 ituh tentor lokal untuk wilayah Malang 2017 itu untuk kerjaasama Indonesia dan Amerika itu selama 3 bulan terus nambah lagi kontrak untuk kerjaasama Indonesia dan Eropa tentor pengolaan pangan Indonesia khususnya ngajarnya di Indonesia mahasiswa yang dari Amerika dikirim belajar ke Indonesia untuk belajar budaya jadi ada tintor khusus bahasa kemudian khusus seni khusus fashion khusus untuk kuliner saya yang ditugaskan pada saat itu 2017 awal mulanya tahun 2016 ituh saya diajak dosen untuk penelitian dan lain-lain akhirnya saya terbiasa untuk mengisi dari mulut ke mulut testimoni Oh Mbak ini loh akhirnya dihubungi karena saya meninggal kartu nama pada saat itu kalau mengisi acara tinggallah kartu nama akhirnya dihubungi terus membangun personal brand di media sosial foto-foto makanan foto kegiatan saya upload di situ awal karir saya bermulai di Malang kembali flashback dulu ya saya dulu awalnya ingin jadi seorang ahli gizi tapi terkendala karena masuk ke perguruan tinggi saya gagal tes di beberapa perguruan tinggi akhirnya diarahkan ke bidang tataboga tataboga ini pun juga saya awalnya ngak pengin jadi pengajar pengin jadi seorang chef tapi karena diajak dosen terus diberi kepercayaan kampus untuk mengajar saya menjadi enjoy Ternyata dunia mengajar Tuh tidak membesankan apa yang saya bayangkan akirnya saya nikmati sampai sekarang saya tekuni profesi itu Dari Malang saya lanjut lagi kuliah tetap ke tatap buoga lagi yang di belakang saya kakak saya ya Kakak saya itu banyak banget men-support ya karena kan ayah saya kan di luar negeri Terus mungkin yang menghantikan sosok Ayah itu kakak saya mungkin komunikasi dengannyaah Memang setiap hari tapi kan secara pendekatan Intens kan gak Sedekat Itu ngoten jadi yang bisa membangun pola pikir saya itu kakak saya memang sangat besar jasanya bahkan untuk mengambil keputusan pun secara psikologi komunikasi Psikologi itu benar-benar dibekali Jadi kalau dibilang Sebelum teman-teman saya bisa ceker saya sudah bisa ceker dari kelas SMP sudah bisa orang tua saya pun juga luar biasa tapi karena terkendala jarak ya mungkin kalau antara adik dan kakak itu ikatannya lebih kuat lebih nyambung gitu sampai sekarang juga masih menjadi mentor saya beliaunya ya kita dari keluarga yang biasa terus kakak saya alhamdulillah orang tua saya kan pengin punya anak yang berhasil nah beliau bisa berhasil membuat orang tua bangga itu saya juga kepengin jadi Paling gak saya seperti kakak [Musik] sayang dari tent Boga itu sebelum saya lulus Saya sudah punya catering di Malang juga saya merinttis usaha catering awalnya catering terus tinor itu semua saya mulai dari Malang kembali ke Tulungagung saya membuka di Tulungagung itu kita mulai dari nol lagi karena pasarnya kan dulu di Malang cuma keuntungannya karena saya rajin upload di sosmed itu kan kita punya jejak digital lah Katakanlah katalog untuk passif income saya akhirnya bisa masuk di Tulungagung di Tulungagung saya juga diundang untuk pemateri dinas untuk pemulaan itu untuk pelatihan UMKM dan lain-lain itu biasa saya juga yang diundang di sini untuk program Yas itu juga Saya biasanya yang di Tulungagung biasanya dari indak atau dinkop yang mengundang itu untuk peningkatan skill UMKM untuk bidang kue biasanya beliau memanggil saya dari pihak dinas catering-nya sekarang sudah gak mas Nah ini dulu itu sebenarnya sudah cukup banyak dikenal orang dari media cetak Media elektronik pun juga datang ke tempat kami cuma Ketika saya sekarang disibukkan beberapa hal saya itu enggak bisa men-ghandle SDM ya mungkin karena seorang owner itu kan seharusnya punya skill autopilot kalau memang kita ngak harus Stay di situ ya Nah itu mungkin saya belum terbentuk akhirnya quality controlnya berkurang jadi nak dibawah pengaasan kalau makanan kan kan kita harus tesnya mungkin katanya beda tangan beda rasa itu loh yang menjadi faktor akhirnya Ya sementara ini tutuplah fokus ke bisnis yang pendidikan nonformal ini mungkin dari situ kan saya banyak mengangkat menu yang beda dengan yang lain konsepnya kayak makanan fusion gitu mereka Meliput Kemudian dari dulu itu kan memang ada beberapa dikirim keluar Mas targetnya itu untuk para TKW sebenarnya TKW yang di luar Indonesia itu mungkin kangen kering tim kemudian kering kentang dan lain-lain tuh order ke saya nanti dikirim bekur khusus yang luar negeri kan ada setiap 1u minggu itu di hari Rabu sama kamis pada saat itu pengiriman khusus ke Hongkong Taiwan Thailand itu hari itu terus mungkin dari itu ya mungkin dari mulut ke mulut juga akhirnya pihak media menghubungi saya Saya nak tahu tapi tiba-tiba dihubungi ngoten Ya senang awalnya dari media lokal yang pertama tuh madu TV terus JTV kstv itu terus masuk ke TV nasional niku pada saat itu terang setuju ada MNC ng sebenarnya kalau dibilang Eman ya Eman untuk bisnis catering ini tapi untuk sekarang saya akan belajar tentang manajemen untuk SDM itu dulu [Musik] Mas jadi dulu itu strategi saya setiap bulan kan karena kita ngecost uangnya bulanan kalau anak-anak itu disisihkan untuk shopping kalau saya disisikan untuk beli alat Ketika saya lulus itu alat sudah ada tiga lemari Mas Jadi saya siap untuk buka usaha setiap bulan tuh saya nyicil mungkin bulan ini tak target beli loyang tak target beli mixer gitu ada targetnya saya dulu itu gak banyak tapi cukuplah untuk anak kuliah pada saat itu karena saya dari murni praktk itu 1 bulan bisa 4 sampai 5 juta Habisnya kalau kita minta terus ke orang tua memberatkan Sangat memberatkan catering mantin iya iya juga gini Mas sistemnya katering itu kan kita misalkan Mas masuk Made be order dibayar full ngih itu kan kita ambil persekian persen untuk laba kita karyawan dan lain-lain ngoten pengalaman yang pernah itu mas saya belum banyak tahu itu dapat orderan banyak manten senang nah ternyata bayarnya cuma 40% setelah kita kirim katanya Iya habis acara sampai sekarang 2025 tuh gak dibayar sama manten dari pengalaman itu saya kalau sampai hari H gak dilunasi berarti barang yang saya kirim sesuai dengan DP yang diberikan kateringnya mulai 2015-16 Mas yang 201617 itu tentornya cuma Saya memutuskan untuk memberi nama itu di tahun 2020 dulu tuh kayak dipanggil sebagai personal branding saya cuma di tahun 2020 itu k saya mencoba memberi label untuk usaha saya kalau saya kan awalnya di 2016-17 itu jasa jadi saya diundang ke tempat pelatihan kalau misalkan pengundang berkenan menyewa alat nanti saya pinjamkan bukan punya saya pribadi kena terus saya terkendala modal tapi saya berpikir kalau saya terus berpikir bahwa tidak ada modal tidak bisa maju saya akan kalah di situ ketika ada kesempatan saya punya skill di situ saya hajar aja untuk alat kan gak harus Standar Industri yang penting resep dan teknik ya Mas bisnis pendidikan nonformal itu sebenarnya lebih ke kayak produknya dalam bentuk jasa kalau misalkan yang di saya ya biasanya kalau dengan instansi itu kan mereka memberikan patok harga bukan saya memberi patok jadi mbak harganya sekian nanti memberi dipelatihan sekian tapi kalau untuk kursus privat itu saya yang memberikan patok harganya mas menurut saya bisnis ini cukup menjanjikan karena apa bisnis di bidang pendidikan di bidang kesehatan tuh kalau menurut sudut pandang saya ya itu enggak akan pernah mati yang pertama di sini kalau di pendidikan nonformal khususnya pengolahan tangan itu kan banyak pengusaha-pengusaha baru yang dia malas riset resep kan mas Nah itu jadi pasar saya Kita menyediakan jasa pelatihan memang resep yang kita berikan sudah Kita uji dan bisa untuk layak jual dan bukan hanya untuk industri juga juga banyak untuk instansi mungkin dari pemerintahan dari POLRI dari TNI itu istri-istrinya kegiatan itu juga mengundang kami juga untuk pelatihan keterampilan dan lain-lain [Musik] ngoton kalau terus terang sekarang untuk alatnya enggak selengkap yang sudah ada besar-besar brand-brand besar tuh enggak Mas Cuma kalau mungkin dari segi pelayanan segi skill Kami yakin kami bisa bersaing di situ bedanya Kalau mungkin kita belajar dari dunia pendidikan ya cara kita memberikan pelayanan servis itu orang yang memiliki basic pendidikan dan orang lapangan aja itu berbeda Mas jadi kebanyakan testimoni customer saya itu kalau dengan mbak Hanifa saya lebih nyaman karena penyampaiannya lebih logis ya lebih enak dan juga cara menyelesaikan nice produk atau permasalahan dalam pengolahan itu langsung selesai karena mungkin di sini orang semua bisa masak mas Tapi orang masak yang memiliki ilmu dan keterampilan itu jarang mungkin mereka bisa kursus kentaki di tukang kentaki itu kan langsung ke treatment ya harus seperti ini tapi kalau ada noise mungkin cuma sedikit penyelesaiannya nah beda kalau mungkin kita bertemu dengan orang yang memiliki skill dan keterampilan tahu ilmunya itu cara pengatasan Masalahnya banyak Lebih Detail kalau masalahnya ini berarti cara pengatasinya ini kalau enggak ketemu Bani ini bisa diganti ini kan di sini kita punya tim yang di sekolah itu kalau saya gak bisa masuk berarti ganti guru yang satunya kalau untuk yang yang bagi waktu ini fleksibel Mas Biasanya kalau yang terkait dengan pemerintahan kita enggak bisa fleksibel tapi kalau yang terkait dengan individu misal mau privat atau belajar kelompok maksudnya dari komunitas PKK dari kelurahan itu mengikuti saya tapi kalau sudah dengan Dinas Perindustrian Perdagangan dinas provinsi itu saya yang mengikuti mereka jadi sebisa mungkin kita pintar-pintarnya bagi waktu di situ Dan kita punya tim yang Solid juga karena kalau di sekolah saya enggak masuk jadangan saya guru produktif jam produktif itu dari pagi sampai siang nanti kelasnya bubar jadi lebih ke komunikasi tim ngoten Saya sendiri sebagai instrukturnya kemudian Kalau di luar Saya membawa dua asisten Mas biasanya tergantung permintaan Soalnya gini customer saya itu kalau biasanya saya ngajar terus saya wakilkan gitu lebih baik ditunda kebanyakan seperti itu Jadi mau gak mau mungkin asisten itu hanya membantu saya untuk kelas besar misal untuk 40 orang 60 orang itu saya bawa asisten Mas kalau yang misalkan saya bentruk hari kebanyakan customer saya tuh milih reschedule daripada digantikan orang jadi saya tanya misalkan hari ini saya mohon maaf ada acara mendadak Apakah berkenan diganti dengan ini saya Sebutkan tapi kebanyakan lebih pilih reschedule mungkin kan karena kebanyakan customer saya tuh dari mulut ke mulut Katanya sih berbeda cuma saya ngak tahu bedanya di mana ngoten saya cuma tanya testimoninya Seperti apa Karena kan juga setelah kursus Enggak saya lepas jadi selama 3 bulan tuh tetap saya dampingi ba wa mungkin ada permasalahan kita bisa komunikasi atau bisa ketemu langsung seperti [Musik] itu yang dari Malaysia ada dulu menetap di Malaysia pulang ke sini beliaya belajar tentang ayam lodo sebenarnya simpel terus dibawa ke sana pak itu menarik menurut saya orang Malaysia mungkin berhubungan dengan kar lebih strong ya Daripada punya kita yang lodo tung Agung tapi ternyata di sana itu sangat luar biasa penjualannya baik untuk TKI juga untuk pribumi di sana terus penyetaraan tes antara orang Indonesia dan Malaysia kan berbeda selera tesnya tes rasa itu kan pasti setiap negara punya perbedaan bahkan setiap daerah pun berbeda itu juga menurut saya menarik juga apa yang saya beri di sini pakemnya lodo tapi di sana masih ada koreksi karena pasarnya enggak hanya orang Indonesia tapi ada orang Malaysia ya itu kita menjembatani tantangan unik juga jadi sebagai seorang pengajar itu membuat saya lebih tertarik untuk belajar terus belajar setiap harinya karena saya tipikal orang yang memang gak bisa diam Mas Jadi harus ada kreativitas harus ada kegiatan saya seperti itu orangnya ingin jadi guru tuh tererstimulus besar tuh karena ngajar mahasiswa asing itu akhirnya saya ngajar itu klasik ya bisa bertemu banyak orang Akhirnya saya lanjut pendidikan lagi setelah itu saya juga sebelum ngajar di sini saya ngajar SMK di Jawa Timur lain mas Terus akhirnya saya diminta pulang sama orang tua saya pulang akhir Akhirnya saya melamar kerja di sini di SMK Baitul Izza itu saya dari tahun 2020 sampai sekarang mengajar untuk agribisnis pengolan hasil pertanian jadi tetap ke bidang pengolahan tapi berbasis pertanian bedanya sekarang saya masuknya honorer dan menurut saya menjadi guru itu sesuatu pekerjaan yang menyenangkan ya karena setiap hari kita bertemu dengan banyak orang kemudian dengan karakter yang berbeda-beda nih Mas dari karakter yang berbeda-beda terus kita juga memberikan keterampilanlah untuk siswa kita jadi kalau mungkin ada alumni Ibu saya buka usaz Masih komunikasi dengan saya sampai sekarang rasa bangga berarti apa yang saya ajarkan di sekolah itu bermanfaat untuk orang lain di situ terus terang Kalau saya dulu kan juga seorang chef Mas di salah satu Hotel gaji saya chef sama gaji saya guru tuh sangat jauh cuma kepuasan batin saya itu lebih merasa berkah di dunia pendidikan ini jadi meskipun gak sebanyak Saya kerja di hotel tapi banyak pertolongan-pertolongan yang gak terduga gitu loh misal contoh hal yang terbaru nih di provinsi itu banyak banget yang ingin jadi pengajar di situ tapi tanpa saya mengajukan proposal dan lain-lain pihak provinsi yang menghubungi saya diminta untuk mengajar bahkan guru yang ada S2 di atas saya saya juga mengajar di situ dan usia saya juga masih sangat muda dari tentor-tenter yang lain Bahkan mereka dari dosen Mas kalangan dosen yang mengajar itu tapi saya dari SMK swasta yang ajaib dan gak masuk akal Ya pertolongan kalau di kalkulator gak bisa mas sebagai seorang honorer tu enggak bisa terus tiba-tiba dapat undangan mungkin ke Kementerian [Musik] bisa dikatakan ya Mas bisnis pendidikan nonformal ya biasanya untuk 2 hari pelatihan tuh Saya biasanya dapat Honor 6 sampai R juta kalau misalkan di instansi tertentu seperti itu Nah di situ Kayak orang mendapat gaji 6 sampai R juta mungkin untuk seorang tenaga pendidik itu kan kita harus ngumpulkan 1 bulan Nggih mungkin di situ jadi ketika saya kadang perlu butuh untuk biaya pendidikan karena saya seorang tenaga pendidik guru Saya tuh mau gak mau harus menyisihkan uang untuk level up keterampilan saya dan sertifikasi pendidikan saya Mas di situ mungkin kalau saya butuh lagi untuk bayar pendidikan saya tiba-tiba ada aja mungkin Project yang mungkin bisa men-support saya untuk membayar pendidikan itu karena pendidikan di perguruan tinggi saya masih kuliah juga nih Itu juga enggak murah menurut saya terus belelum biaya dan lain-lain Karen menurut saya berkahnya di situ Mas Oke tentunya sebagai seorang pengajar kita enggak jauh dari PC ya Mas PC atau laptop itu ya saya selalu percaya dengan produk asus Mas saya sudah 5 tahun ini Mas pakai produk nya Asus Iya produk asus tuh menurut saya selain harganya juga relatif terjangkau dia kualitasnya bagus Mas Jadi tahu saya tuh dia produk lokal Indonesia ya jadi beberapa underdealnya itu diproduksi di Indonesia terus juga menurut saya feel saya ketika menggunakan Asus itu nak banyak drama istilahnya kalau anak sekarang ya kemudian satset juga beberapa modelnya sampai di kantor pun di kantor pun pcinya juga PK asusmas jadi memang benar-benar sudah melekat banget gitu loh untuk kegiatan saya dengan Asus Ini yang menarnya dari Asus ya Mas dari tkdn itu kan Setahu saya sudah 40% ya jadi itu membantu perputaran uang di dalam negeri ketika kita membeli produk dalam negeri itu pastikan kita membantu perekonomian dan ekosistem ekonomi di dalam negeri kita sendiri seperti itu kemudian dari produk asus ini jalur kita beli juga enggak kesusahan gitu loh Mas Jadi kalau misalkan kita beli on Deal atau mau service itu juga banyak tersedia service center-nya terus kita mau beli pun bisa di offline atau di online seperti itu [Musik] saya Mas ya dua-duanya Mas gak bisa lepas ini karena dua-duanya memang dunia saya menyenangkan dari pendidikan guru saya bisa bertemu banyak orang bahkan sampai ke instansi kementerian dan lain-lain tuh menurut saya relasi baru jaringan baru terus Kemudian pendidikan nonformal itu kalau bagi saya untuk Sumber penghasilan enak di situ Mas cuma untuk kegiatan sebagai guru dan nonformal ini kalau bisa saya dua-duanya karena dua pekerjaan ini memang passion saya di situ saya pribadi sebagai seorang wanita ya menjadi seorang ibu rumah tangga itu sebuah tuntutan ya Kita sebagai seorang wanita tapi ketika Saya memiliki pekerjaan lain di luar sana itu juga menjadi sebuah refreshing karena saya waktu itu cuti hamil cuti hamil itu Boreng Mas full jadiumah tangga itu Boreng terus terang Karena Terbiasa saya itu mobile setiap harinya Jadi kalau menjadi guru disuruh berhenti saya ya enggak mau karena itu juga refreshing buat saya ketemu banyak siswa Banyak orang pendidikan nonformal disuruh berhenti juga saya enggak mau kayaknya jadi kalau bisa dua-duanya dua-duanya pendidikan norformal itu sangat mendukung ya terutama untuk UMKM Mas kebanyakan sekarang ini UMKM tuh banyak sekali yang nak mau struggle uji resep karena riset itu kan perlu waktu yang lama itu sangat menguntungkan juga terus juga bagi anak-anak yang dia masih mencari jati diri mas jadi lulus sekolah anak kuliah lulus kuliah mobil bingung mau ke mana terus iseng-iseng kursus ada juga siswa yang iseng-iseng kursus ternyata malah jadi bisnisnya jadi backupan untuk keluarganya tu ada juga yang seperti itu kalau Menur saya kalau misalkan saya bisa bercita-cita besar itu mungkin nanti akan saya besarkan itu bisa ke jenjang LPK Mas rencananya jadi bisa mengeluarkan sertifikasi untuk kompetensi seperti itu rencana ke depannya Nah itu ya karena waktu itu sama sebenarnya 24 jam ya Jadi tergantung manajemen waktu yang kita Mas kalau di rumah ya full saya akan fokus ke keluarga tapi kalau di pekerjaan saya akan pure fokus ke pekerjaan saya seprofesionalnya aja sebisa mungkin apa yang saya utamakan ketika saya berada di rumah berarti itu prioritas Saya di rumah ketika saya di tempat kerja berarti PR saya itu di tempat kerja dulu kalau misalkan pekerjaan rumah bisa dikesampingkan saya sampingkan dulu nanti saya lanjut Ketika saya sudah selesai di tempat kerja manajemennya seperti itu mungkin kalau dibayangkan Memang agak rumit Ya tapi kalau sudah dijalani uare aja waktu bisa mengikuti seperti itu istirahatnya ya kalau dulu masih banyak mas karena saya punya tolder ya itu luar biasa banget mungkin istirahat itu antara 3 sampai 4 jam aja karena malam pun saya juga kadang harus produksi untuk pembuatan resep atau kelas online itu juga kadang di malam di luar seperti itu karena memang kalau kita punya tolder ini sedikit challenging ya dan menguntungkan juga di dunia pendidikan ini kalau jadi guru saya sebagai ibu rumah tangga itu kan kalau siswa libur kita ikut libur Mas beda kalau kita di perusahaan waktu libur besar kita juga ikut libur Enaknya di situ dan di pendidikan nonformal ini juga enaknya saya fleksibel saya ownernya saya yang bekerja saya bisa ngatur waktunya di situ kemudian juga mungkin untuk omset bisa saya perkirakan juga Karena kan untuk tarif platihan kan sudah ada range biayanya tergantung Materi apa yang akan dipelajari oleh peserta basic saya itu sebenarnya makin Indonesia Mas Cuma pasar saya saat ini itu ke bagian kue-kuean kue dan olahan Jadi kalau dibilang Ma mengasa itu enggak bisa mas karena berkembangnya sangat pesat kalau kita bilang menguasai satu ini saja pasti akan tergerus oleh tren jadi pakemnya aja Pakem yang saya pegang satu resep Pakem nanti bisa dikembangkan dalam beberapa inovasi untuk skill ya makanan Indonesia kontinental oriental cake dan pestri itu bisa kalau challenging itu makanan jenis pestri dan beakre kalau masak kurang garam kita bisa masukkan mas kalau pestri dan Baker kurang gak bisa jadi harus pas karena mungkin kurang garam di tengah-tengah kita tambahkan kan enggak jadi tinya jadi memang harus dari awal Akak pinut Mas sudah Mas saya sudah Kontingen Surabaya season 5 dan sason 6 Saya sudah pernah ikut MasterChef cuma yang di season 6 dulu itu karena kita masuk ke dunia entertain itu ternyata harus ada saldo mengendap di rekening kita dan pada saat itu tahun 2019 insyaall Allah itu saya belum ada rekening itu pada saat itu diminta Rp0 juta Mas yang mengendap di rekening kita karena kebutuhan entertain mereka hanya menyediakan tempat tinggal makan kemudian akomodasi dari tempat tinggal ke galeri itu kita sendiri terus fashion make up itu kita sendiri jadi mereka Nak bisa kita masuk tanpa uang dulu itu yang tahun 2019 Stefan Horizon yang pada saat itu juara satunya yang season 5 itu kan luama vakum terus dikasih tahu senior saya dulu juara 2 season 1 orang Balikpapan daftar aja Iya daftar aja Saya coba itu saya lolos kemudian di tahap interview karena ditanya pernah pergi ke mana saja di paspornya saya belum pernah kemudian punya berapa saldo mengendap Saya tidak ada limit Rp0 juta akhirnya saya gugur di situ padahal pada saat itu saya mengangkat gaplek Mas Gaplek Tak jadikan stik itu mereka sampai kamu kok bisa kepikiran di luar kepala ini makanan untuk hewan biasanya tap tapi kok bisa diolah seperti ini seingga bisa disajikan terusnya nyoba lagi yang season 6 itu saya juga gagal di sesi interview juga ya karena lebih tinggi lagi ternyata jebit yang diminta ternyata seperti itu tapi kalau sekarang gak tahu saya enggak ikut lagi dua kali ikut nih [Musik] k kalau untuk sekarang kayaknya enggak mas karena kalau masuk ke Galeri Kita kan harus vakum ke beberapa pekerjaan kita ya Sedangkan untuk saat ini mungkin untuk untuk bisnis yang saya jalani lagi naik downun jadi yang Saya bangun dari 2016 sekarang sudah naik down kayaknya kalau saya tinggalkan untuk sesuatu yang mohon maaf belum pasti ya di sana tuh kayaknya belum dulu Kalau mungkin bisnis yang ini sudah bisa saya autopilot seperti yang saya katakan di awal tadi Mungkin saya tertarik untuk ke situ karena mau gak mau membangun personal branding saya mas karena orang yang belajar ke saya kan pasti melihat background Saya dari dunia kuliner pengalamannya seperti apa yang kebanyakan yang saya dapat dari testimoni siswa saya itu seperti itu jadi memang sudah percaya bahwa saya tuh memang orang yang Pakem di dunia kuliner semakin Saya mungkin dapat gelar MasterChef otomatis Insyaallah lebih kuat lagi personal branding saya dan Insyaallah lebih gampang lagi saya untuk memperluas di dunia pendidikan nonformal atau dunia pendidikan khususnya untuk pengolahan kuliner itu tadi dulu saya pun ikut MasterChef juga ingin mengangkat personal branding di usaha saya ya cuma terkendala saldo mengendap tadi Mas tapi setidaknya saya tahulah gambarannya ternyata di dunia entertain enggak sepolos itu gitu kalau pendidikan nonformal ini ya tentunya Kita juga harus ada Mas perkembangan tentang media pembelajaran perkembangan tentang materi ajar karena kita jasa ya lebih ke aware service kepada customer kita Mas kalau misalkan customer puas dengan cara kita setidaknya kita juga harus upskilling kalau saya tuh ada target Mas jadi setiap maksimal 3 bulan sekali itu saya harus upskilling skill saya saya ituh sare ikut pelatihan pengolahan pangan ikut pelatihan ini ini ini itu selalu saya jadwalkan saya selalu meng anggarkan biaya untuk upskilling saya jadi untuk menunjang itu kan saya juga harus punya beberapa dokumen ya dokumen yang mungkin memang untuk 5 tahun sekali harus saya perbarui dan lain-lain yang saya perhatikan seperti itu kemudian untuk Nanti ke depannya pasti pengin banget punya tempat kursus yang sesuai dengan standarnya yang lengkap alatnya juga pengin tapi karena bertahab saya gak mau memaksakan diri hutang sana hutang sini gak mau tanpa hutang catering pun dulu juga tanpa hutang jadi saya mau berproses dengan apa yang saya punya saya maksimalkan kalau saya mau menuntut sesuatu yang sempurna baru saya mulai saya akan sangat Tertinggal jadi belajar dari pengalaman dulu membangun dari pengalaman nanti berkembang juga dengan [Musik] pengalaman Kalau menurut saya bisnis itu sebenarnya enggak harus dengan modal bisa tergantung Bagaimana cara kita kongsi dengan orang dan kepercayaan kita dengan orang lain apalagi sekarang banyak banget bisnis yang itu dengan afiliat misal Mas Ya itu kan juga tanpa modal kan Nah bisnis pendidikan nonformal itu sebenarnya juga tanpa modal Asalkan kita punya skill karena kalau misalkan kita deal kontrak kan pasti ada DP kalau orang Mau latih Diat kita Alatnya belum ada Mungkin kita bisa sewa bisa sewa yang penting biayanya itu masuk masih cukup dengan biaya operasional dan juga biaya jasa yang kita berikan kalau saya harus menuntut Peh saya harus lengkap dulu baru buka saya gak mau Mas skill dulu gimanapun jadi mau gak mau kita harus struggle Ya gimana ma memuaskan pelanggan kita belajar seperti ini maunya ya kita tututi karena di saya tuh banyak beberapa kalangan gak dari kalangan menengah ke atas Mas bahkan dari menengah ke bawah kan kadang alatnya itu kan sederhana loh bahkan saya mau membebaskan mereka bawa alat dari rumah gak apa-apa Kalau mau belajar dengan alatnya yang penting itu kalau di makanan kita tahu resepnya benar tekniknya benar alat apapun pasti hasilnya akan bagus dukanya di dunia yang ini ya pendidikan nonformal itu saya karena usia saya masih muda ya Mas ya itu ada beberapa sih Enggak banyak tiga orang yang saya alami sampai 2025 itu dinyek Mas masih muda mesti alasannya isik enom masok yo iso masih diremehkan ngoten loh apagi kalau ketemu customer itu yang dia aku biasane ngene ngoten ketika sudah salah dengan caranya beliau nanti baru menyalahkan si tentornya tuh ada ya seperti itu tapi kebanak memang orang yang sudah tua tapi memang enggak disalahkan juga karena masa itu juga budaya Mas jadi kadang daerah ini tekniknya ini dari dnya nya ini memang [Musik] beda-beda Yang ngejek itu ya Ada biasanya mohon maaf nih ya dari kalangan emak-emak Mas ini emang unik-unik ya kalau kita terjun ke masyarakat biasanya untuk ke desa-desa itu kan banyak karakter Mas kalau di desa itu kan biasanya antara 15 sampai 25 biasanya itu kan karakternya masing-masing toh Nah kalau kita enggak bisa memanajemen kelas itu kita enggak bisa menerapkan metode pembelajaran yang memang tepat untuk beliau-beliaunya ya ak kan terjadi seperti itu tapi alhamdulillah ya sekarang sudah bisa mengatasi kalau dulu mungkin kan Oh mak-mak kurang PD dan lain-lain ternyata sekarang tuh bisa sudah bisa Ngot terus ada juga yang membandingkan mungkin di tempat kursus sana seperti ini loh alatnya di sini Kok seperti ini ngoten tapi saya tidak patah semangat karena setiap bisnis owner setiap usaha itu memiliki keunikan dan juga kekurangan yang masing-masing jadi kalau saya punya kekurangan akan saya perbaiki keunikan yang saya miliki akan saya pertahankan untuk anak-anak muda di Indonesia ya khususnya untuk anak-anak yang gensi ya saya masuk gensi nih jangan pernah malu untuk memulai usaha karena kita usaha itu kalau di zaman sekarang itu tidak harus dengan modal teman-teman jadi bisa kita dari keterampilan yang kita miliki kemudian Dari aset yang ada di rumah misalkan apa punya wajan itu pun bisa untuk modal usaha misal jualan keripik dan lain-lain kalau bagi saya Kalau kita memulai sesuatu harus sempurna itu salah tapi mulailah sesuatu dari kekurangan untuk menuju kesempurnaan Oke saya hanifaid syama owner dari syama Education Center kepoboyol langu Tulungagung Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik]