BIKIN IRI! Baru 26 Tahun, Wanita ini Raup 250 Juta Cuma Modal 100 Ribu!
K9D7Yp6EmE8 • 2025-03-13
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Kalau yang di Rajo pisangnya sendiri
Kita benar-benar mulainya dari uang
Rp100.000 dan itu saya terapkan juga di
Seiko di Seiko juga kita mulai dari nol
dan itu enggak langsung kita punya
banyak porsi kita awalnya itu cuman
punya lima porsi aja mangkoknya cuma
punya lima dan itu pembeli harus
bergantian Karena pada saat itu kita
mampunya seperti itu kita enggak mau
memaksakan keadaan kita harus hutang
sana sini jadi harus Ya udah mampunya
gini ya gini
[Musik]
gitu Ada orang menawarkan kayak invest
lah kayak invest gitu terus uangnya bawa
lari gitu ya yang paling berat karena
itu di umur segitu ya Mas di umur 19
tahunan ya ada kasus ditipu hingga
ratusan juta di umur
seg3 kalau di sini tuh di Seiko aja kita
ngelihatnya dari segi nominal ya Mas itu
bisa per bulan
250 kalau di kedai yang sebelumnya itu
masih 75 tapi karena adanya expan itu
bisa 250
[Musik]
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh perkenalkan nama saya
Oktavia Dwi saya adalah owner dari se
Kalau dari segi brandingnya sendiri kita
membawa nama Jepang di mana artinya itu
adalah keberhasilan kita ambil nama yang
positif biar nanti banyak dampak yang
positif juga di dalam brandnya tersebut
untuk produknya sendiri itu kita
mengangkat spesialisnya ada beberapa
menu ionik yaitu ada bakmi ada puding
itu yang paling kita tonjolkan gimana
itu menjadi ciri khas dari Seiko sendiri
gitu untuk Seiko sendiri itu berdirinya
8 bulan tapi sebelumnya saya sudah
pernah bisnis juga di FNB itu dari lulus
SMA
2017 sekarang 26 Jalan sih sebelum Seiko
itu lebih brandnya pisang di tulang
Agung juga namanya Rajo pisang itu
berawal dari saya sekolah waktu sekolah
kan berjualan di SMA gitu ya karena
sekolahnya jauh jadi buat Moni transport
dari situ karena mungkin ada beberapa
cita-cita yang belum bisa kita gapai
karena ada faktor ekonomi ya karena kita
hidup di Tulung Agung ya kita mau kerja
kerja apa kita mau ekspektasinya tinggi
buat ngapai mimpi-mimpinya itu seperti
apa enggak tahu ya udah kita karena
mampunya jualan ya udah jualan aja gitu
saya di SMA Gondang rumahnya sumber
Gempol sekolahnya SMA Gondang lumayan
jauh ya Jadi di sela-sela kita belajar
di sekolah ya kita jualan jadi harus
berangkat pagi buat jualan Biasanya kita
produksi juga di rumah waktu SMA sekolah
jadi harus meruput lah bahasanya karena
udah kebiasaan
ubet ya Mas dari SMP gitu Jadi buat
tambah-tambahan aja apa aja dilakuin
yang penting itu bisa nambahin passive
income kita untuk anak sekolah biasanya
kan agagak susah ya Mas buat nyari kerja
sampingan gitu ya solusinya Ya karena
harus jualan sekolah ya kenapa enggak
gitu Kalau sekolah ya ngumpulin dari
wangsaku sih sebenarnya terus ya kita
jualan ya pasti sedikit karena penitipan
di sekolah ya kalau yang di rajoisangnya
sendiri Kita benar-benar mulainya dari
uang Rp100.000 dan itu saya terapkan
juga di Seiko di Seiko juga kita mulai
dari nol untuk uang Rp100.000 ya langkah
kita pertama Ya kita harus jualan online
by order by WhatsApp jadi kita kumpulin
orderan uang Rp100.000 gitu kita beli
bahan terus kan pasti karena ada orang
yang pesan ya sudah pasti laku ya jadi
dari segi labanya itu diputarin kalau
dulu paling enggak banyak ya mas paling
cuma 20 porsi gitu terus ya balik lagi
kita untuk ningkatin sales-nya pasti
kita penambahan pengenalan di sosial
media gitu kan jadi nambah dari
sales-nya yang mulai berkembang jadi
bisa ngabung lebih gu mungkin dari
Rp100.000 itu jadi r200.000 jadi
r300.000 Kalau dari segi kedainya itu
udah beda lagi hitungannya ya sebelumnya
kita enggak pakai Kuru kecil cuma mabut
itu ukuran 1 M 1* 1 Itu yang awal banget
terus ya perlahanlah kita expand tempat
gitu buat yang lebih enak tentunya itu
enggak langsung kita ambil langkah ya
karena kalau kita bisnis tanpa adanya
investor tanpa adanya privilage apalagi
modalnya Rp100.000 itu kita butuh
perjuangan yang sangat panjang dan
mungkin sebelumnya di rajoisan sendiri
Kita juga ada beberapa pengalaman hidup
yang bisa kita dapat sampai akhirnya
Kalau kita sek mau sewa tempat ya pasti
banyak perhitungan gitu kayak dari segi
nanti ini prospek enggak ya buat jangka
panjangnya Seperti apa
[Musik]
Kak racu pisang itu bisa dibilang pioner
olhan pisang di Tulungagung nomor satu
Karena pada saat aku buka pisang itu
masih belum ada kompetitornya sama
sekali jadi Kenapa dibilang prospek
Mungkin peluangnya cukup besar karena
enggak ada kompetitornya jadi di situ
untuk kita memperkenalkan produk itu
lebih mudah di beberapa pengalaman yang
saya dapat itu saya harus ngelihat
beberapa peluang dari produk tersebut
Kalau dibilang enggak bisa pasti saya
enggak bisa tapi belajar dari segi
produk pemaksimalan produk ya jadi
Belajar buat riset produk yang pertama
ngiset produknya dulu di sini punya
peluang atau enggak karena kan sudah
ketemu tuh riset produknya Terus setelah
itu dilanjut riset detailing resep ya
karena ngelihat meskipun banyaknya
kompetitor Kita yakin kalau produk bakm
seiku itu punya peluang yang besar saya
nerapin yang awal mula Raju pisang itu
pre-order saya bikin pre-order terus
kita kan pasti harus nabung dari segi
labanya tersebut baru kita buka kan ee
kedai Saiko itu bukanya di samping
banget sama kedai racur pisang kebetulan
ada doko yang kosong dan di situ bisa
bulanan bayarnya jadi itu meringankan
buat kita langsung bisa buka kedai gitu
Dan itu enggak langsung kita punya
banyak porsi kita awalnya itu cuman
punya lima porsi aja mangkoknya cuma
punya lima dan itu pembeli harus
bergantian Karena pada saat itu kita
mampunya seperti itu kita enggak mau
memaksakan keadaan kita harus hutang
sana sini jadi harus Ya udah mampunya
gini ya gini gitu dan kebetulan
customernya juga mau nunggu dari itu per
hari kita jadi nambah porsi mangok
nambah porsi mangok sampai sekarang Mbak
risetnya Berapa lama untuk bisa dapat
menu Seiko untuk pengalaman aku pribadi
enggak terlalu lama sih Mas Jadi kayak
biasanya 1 hari 2 hari itu bisa langsung
nemuin gitu loh karena prosesnya yang
Seiko buka di kenayan itu itu
benar-benar konsep udah jadi punya warna
merah tapi belum punya produk menu yang
kita angkat gitu awalnya cuman manfaatin
kedai itu gitu caranya untuk
memperkenalkan Seiko tentunya tiap hari
kita pasti banyak belajar mas terus
apalagi sosial media itu setiap hari
berubah-ubah jadi kita untuk pengenalan
di sosial media pasti di konten ya tapi
untuk pengenalan produk sendiri gimana
caranya biar Seiko itu bisa dilirik
banyak orang ya kita harus punya Boom
ftor jadi kayak contohnya produk kita
itu yang pertama kita masih punya
peluang besar unik dan bisa diterima
jadi kalau kita mau mau ngeluarin produk
kita punya kekuatan kalau unik aja
enggak bisa diterima ya percuma itu akan
menjadi fomo tapi kalau kita udah
ngeriset sedetail itu diterima
masyarakat terlebih harganya yang murah
kita cuma modal yang dari modal kecil
sampai kita bisa expan sekarang kan
enggak mudah karena banyak kafe-kafe
juga yang sudah gede Kita sadar dan kita
tahu kalau kita enggak bisa bersaing
dari segi tempat jadi kita maksimalin di
produknya Kalau mungkin kita punya model
yang cukup besar kita enggak akan fokus
di produk kita akan fokus di tempat
pengalaman saya ya karena ini kita
memulai dari nol kita enggak bisa
bersaing dengan modal yang besar tempat
yang bagus tempat yang nyaman ya jalan
satu-satunya kita cuman produk sama
servis aja Mas minimal orang dari
visualnya sudah paham kalau Oh ini
menarik nih Kita coba aja terus orang
datang ternyata harganya murah dan
mungkin rasanya enak jadi orang bisa
repeat order dan bisa sharing ke
temannya Oh prodek di sini Enak loh jadi
di itu menurut saya cara yang paling
bagus juga dari segi B2B ke customer
gitu di FNB itu memang persaingannya
lumayan ketat dan pesat banget kalau
seandainya kita enggak punya banyak
pengalaman dan banyak ilmu sharing sama
orang yang mungkin sudah punya
pengalaman sebelumnya di bidang FNB
modal besar pun itu enggak akan menjamin
kita buat Survive sukses bisa berkembang
gitu karena ya pada dasarnya kita tuh
harus tahu kendalanya di lapangan
maksudnya pengalaman di lapangan FNB itu
seperti
[Musik]
apa aku enggak mau Seiko Ini cuman
berkembang di toulongagung aja jadi kita
mikirin kompetitor-kompetitor yang besar
brand-brand nasional dan pondasi awal
kita juga kita harus bisa nasional gitu
mungkin untuk saat ini kita masih di
tulungan ya tapi kita yakin kalau kita
bisa buat bersaing dengan brand-brand
tersebut gitu untuk marketnya sendiri
kurang lebih sama ya mas karena kita
nembusinnya di harga menengah ke bawah
Maksudnya di harga yang relatif murah
dan lainlin cuman kita untuk penyebaran
marketnya itu beda-beda makanya kita ada
beberapa menu yang memang kita siapin
kita ciptakan itu buat menarik beberapa
market contohnya di Bakmi kita ada di 17
sampai 35 di rank umurnya Terus kalau di
pudingnya itu kita ada di Biasanya
keluarga anak kecil orang fomo jadi
memang kita bagi kita ada juga maca
series yang keluaran terbaru itu memang
kita fokuskan di pecinta maca jadi
setiap produk itu kita punya market yang
berbeda jadi di mana nantinya mereka ke
sini ya Sesuai apa yang mereka suka gitu
Tapi itu akan berdampak baik dari mie
yang kita bawa karena dia di sini beli
deset enggak mungkin beli Menya gitu
untuk kita mencari marketnya seperti itu
enggak ada yang enggak mungkin ya Mas
untuk kita bersaing dengan Beberapa
brand besar itu PR juga buat kita karena
kita mulai dari nol Ya kita harus
berusaha semaksimal mungkin buat ada di
titik yang kita inginkan Kalau dari segi
konsepnya kita ngambil konsep produk
awalnya puding nih terus Oh ini kayaknya
masuk nih di miie gitu akhirnya kita
masuk di miie cirikasnya mie apa nih
yang bisa Kita gali potensinya di sini
gitu m yang seperti ini dari segi
rempahnya seperti apa nih yang bisa
diterima dan bisa bersaing dengan
nantinya brand-brand nasional jadi saya
masukinnya satu peratu enggak langsung
yang jadi gitu
enggak saya juga pcinta m ayam ya jadi
saya lihat itu banyak masyarakat telung
ngagong yang suka banget sama Mi di mana
orang bisa Setiap hari makan mie jadi
saya ngelihat di situ Oh kalau saya
jualan miie nantinya ini akan orang bisa
setiap hari beli karena waktu saya
jualan pisang itu kan buat snack
keluarga ya Kalau satu habis seporsi kan
kayaknya enggak mungkin itu kan ngaruh
juga di salesnya tapi kalau Emis orang
setiap hari bisa makan dan sekalinya
beli bawa orang dia bisa beli satu-satu
itu kan bisa ningkatin sales-nya
Maksudnya perbandingannya ya Mas kalau
dipisang kan satu orang beli satu itu
buat keluarga kalau sekarang satu orang
bisa beli dua satu keluarga bisa beli en
tuuh belum lagi kita tambahin kayak dari
segi beberapa produk desertnya juga
biasanya satu keluarga juga enggak cukup
beli dua jadi memang pecinta Mini tulong
Anggung itu benar-benar sangat luar
biasa jadi makanya kita ngambil di Mya
itu do yakin karena tujuan awal bisnis
kita itu bukan untuk memperkayai kita
sendiri sebelumnya Saya udah pernah
mengalami jatuh bangunnya di Rajo pisang
yang sebelumnya jadi memang Seiko Ini
dibangun bukan buat diri sendiri tapi
bisa bermanfaat buat orang banyak jadi
setiap hari itu kita mikirin oh ini bisa
membawa dampak baik enggak ya buat
mereka yang kerja gitu dan lain-lain
kita harapannya Kenapa Seiko perlu
dikembangkan supaya banyak dampak
positif yang diterima masyarakat sama
menyerah banyak SDM aja gu sekarang
sudah banyak berapa is tersap ada
sekitar 30 orang dari awal saya
ngetreatmen ke mereka SDM itu seperti
keluarga sih maksudnya untuk saat ini
awalnya itu kayak kak ya kita ngerimut
seperti keluarga pasti di beberapa anak
itu punya sifat yang berbeda gitu ya
contoh cara ngomongin kita ya harus
diajak ngomong satu-satu gitu maksudnya
enggak bisa kayak kita maunya kayak gini
kamu harus bisa langsung kayak gini kita
jadi follow up apa sih kendalamu Seperti
apa sih Apa yang bisa aku bantu biar
kinerja kamu itu lebih mudah apa sih
kendalamu sama teman kok bisa sampai
kayak gini dan lain-lain kita memang
follow up lebih dalam sih biar SDM yang
di sini tu juga
nyaman saya lebih banyak sharing sama
mereka dan mereka juga banyak ngasih
pengalaman yang mereka dapatkan sehingga
aku juga bisa ngerti keadaan mereka
untuk saat ini ya Mas terus jadi bisa
lebih dekat Jadi kalau ada apa-apa bisa
mereka biasanya bisa cerita-cerita gitu
sih
[Musik]
kalau susahnya di sebelumnya itu menurut
saya Karena saya kurang jam terbang aja
di Rajo pisangnya jadi kalau di seikonya
ini Kebetulan itu saya belajar dari
pengalaman-pengalaman yang kurang bagus
jadi kalau dibilang susahnya ya Meskipun
susah kita bisa cari solusiah gitu kalau
kemarin itu pengalaman di Rajo pisang
itu kita sempat beberapa kali ditipu
karena di umur 19 kita sudah berani buka
bisnis dan Kebetulan juga viral viralnya
itu berkelanjutan jadi banyak beberapa
orang yang mungkin dengan tujuan kurang
baiknya datang ke saya ya Mas jadi
pengalaman di situ yang bisa ngebawa
sampai belajar di jadi kayak ada partner
kayak gitu terus ada beberapa juga ada
kasus ditipu hingga ratusan juta di umur
si gitu Iya memang menurut saya itu juga
kelalaian saya sendiri Karena kurangnya
pengetahuan dan pengalaman jadi saya ya
terlalu percaya sama orang jadi kayak
bisa dibilang itu kurang bagus juga ya
dalam segi agama gitu Ada orang
menawarkan kayak invest lah kayak invest
gitu terus uangnya bawa lari gitu ya
yang paling berat karena itu di umur
segitu ya Mas di umur 19 tahunan Ya itu
benar-benar sangat nguras tenaga nguras
mental benar-benar itu di titik terendah
tapi dari situ saya awalnya juga kita
harus merenung kayak intropeksi diri lah
kesalahan apa sih yang kita buat dan
kita harus apa sih Gimana caranya keluar
dari zona nyaman dan pada saat itu
tiba-tiba saya daftar nih di ada
beberapa TV nasional dan kebetulan di
titik terendah saya dapat panggilan
terus ke Jakarta ketemu mereka
orang-orang besar Contohnya kayak Irwan
Musri Reino barak gitu dan lain-lain di
situ saya dapat banyak pengalaman
tentang bisnis juga jadi ilmu-ilmu yang
mereka kasih ke saya itu saya terapkan
dan saya pahami Lebih Detail sampai
akhirnya sayaik bisa berdiri
[Musik]
sekarang kebetulan enggak sengaja kita
kayak ngelihat pamflet gitu kayak
kompetisi UMKM Iya dan kebetulan yang di
Jawa Timur saya yang berangkat E dan
dari sana juga kita lolos kita bisa
presentasi tentang bisnis pasti kita
dikasih masukan dikasih ilmu caranya
untuk pengembangan bisnis mengelola
Bisnis Manajemen supply chain dan
lain-lain jadi karena FNB butuh itu
semua ya saya pelajari ilmu-ilmu yang
beliau kasih gitu kalau sejauh apa saya
itu sebelumnya waktu di sekolah enggak
pernah presentasi di depan di kelas saja
enggak pernah presentasi tapi sekali
presentasi saya harus ketemu mereka ya
pasti agak sedikit grogi dan kurang
maksimal dan karena itu dadakan tanpa
persiapan apa-apa ya saya presentasinya
ya semampu saya gitu itu sampai kita
Mbak babak terakhir mereka itu banyak
ngasih bukan cuman tentang ilmu
pengetahuan ya Tapi beliau juga
memberikan banyak tentang pengalaman
Hidup kan saya cerita tentang yang saya
ditipu di situ mereka banyak menguatkan
banyak memberikan pengalaman hidup kalau
memang Ya seperti ini jalannya hidup
gitu enggak ada yang namanya kita hidup
untuk mencapai titik yang kita inginkan
itu mudah itu enggak ada tapi yang
paling penting kita bangkit setelah kita
jatuh yang sampai sekarang aku ingat
seandainya kita mungkin ada di Titik
terendah ya mungkin kan kadang kita
ngerasa kayak down ya yang peludingan ya
lebih baik itu kita bangkit setelah kita
jatuh itu yang bisa memotivasi kalau Oh
kita memang harus berjuang untuk
mempertahankan dan memperbesarkan brand
untuk kita belajar dari segi materi juga
pengetahuan itu banyak banget yang B
kita dapat Apalagi saya dari Tulung aku
enggak pernah belajar apa-apa mas
apalagi SMA di FNB kita benar-benar nol
putul kita dapat banyak ilmu tentang
bisnis dari mereka itu benar-benar
sangat luar biasa sih karena dari situ
mindset saya bisa
[Musik]
kebuka Kalau sebelum itu lebih tepatnya
pemikirannya kurang berkembang kalau
sekarang kan kita enggak bisa diam
contohnya apa nih yang kita perlu
belajar bagian-bagian Mana nih yang
perlu kita belajar kalau dulu Enggak
karena lulus SMA kita jualan dengan
omset yang dulu itu 1,5 sewaktu buka
kedai kecil itu Terus jadi 5 juta per
hari Jadi kayak kakit bisa dibilang syok
jadi enggak bisa me-emanage waktu dan
uang dengan baik gitu Tapi kalau
sekarang banyak hal yang perlu didapat
Jadi sekarang bisa lebih terbuka banyak
belajar hal tentang apapun dan siapapun
bahkan saya suka sekali bertemu orang di
pikir jalan tapi bisa sharing tentang
pengalaman hidup mereka gitu Itu yang
bisa bikin mindset kita berkembang itu
sih udah ditipu saya tuh ketemu beberapa
lawyer itu masih ditipu sama lawyer juga
mungkin oknum kali ya jadi bisa dibilang
jatuh tangga ketipa tangga lagi itu
benar-benar sangat untuk di titik
Bangkit itu sangat susah untuk bangkit
di bisnis ya mentalnya itu benar-benar
remuk banget
Apalagi kita butuh bantuan dengan
beberapa pihak tapi ternyata uang kita
juga dibawah Karena kan orang umur 19
tahun mas kita masih benar-benar nol
putul jadi kayak dibilangin suama Oh
kamu baiknya gini loh gitu itu pasti
kita kayak manut Oh iya ya karena ya
kurangnya pengalaman pengetahuan kalau
mentalnya down itu down banget apalagi
mulai usahanya dari nol gitu tapi balik
lagi kalau kita berlarut-larut dalam
musibah dan coba yang seperti itu itu
enggak bikin kita berkembang enggak
bikin kita bisa grow gitu tapi buat
ngeluarin tenaganya ituang benar-benar
susah banget buat kita Bangkit itu susah
banget kayak Ayo kayak ditarik gitu
rasanya kita harus menarik diri itu
berat banget
sih ikhlas karena kalau enggak ada momen
yang seperti itu enggak akan ada Sayang
sekarang Makanya sekarang kita hidup
lebih hati-hati buat ketemu apapun dan
siapapun makanya saya suka banyak
belajar dari pengalaman cerita hidup
orang karena dari situ enggak perlu saya
harus jatuh lagi buat saya dapat ilmu
jadi saya bisa dapat ilmu dari orang
yang pernah jatuh itu menurut aku lebih
penting sih makanya itu kenapa nambah
energi proses Bangkit itu kan jatuh
langsung saya 1 bulan itu saya di
Jakarta itu itu yang bikin emosional
bangkitnya tuh lebih kuat Gitu loh
karena orang Tulungagung terus ke
Jakarta ketemu orang tersebut itu kayak
orang yang barusan keluar gua jadi
benar-benar kayak Oh ternyata gini ya
tapi ada masanya Kenapa kok enggak dari
dulu tapi ada masanya lagi Mungkin
memang ini udah jalannya dikasih
momennya itu seperti ini untuk sustain
itu menurut aku di FNB itu tetap di
produk kita bisa mengquality control
produk dari situ kita bisa memikirkan
hal-hal lain seperti contoh Supply nya
dari segi marketingnya manajemennya itu
bisa menyusul tapi kalau produk kita
sudah bisa diterima masyarakat dan kita
bisa menstabilisasikan quality control
produk untuk lain-lainnya masih bisa
nyusul gitu loh mas karena supply chain
juga paling penting untuk kita
memaksimalin produk gitu untuk saat ini
kan m kita masih belum ada GM nih jadi
saya ngelihat dulu kalau seandainya ada
beberapa Miss ya kita omongin secara
baik-baik pasti kan ada Miss ya mas kita
kan punya standar SOP kerja gitu tapi
kita ngomonginnya sambil memberikan
kayak oh nanti dampaknya itu seperti ini
kalau kamu gini dampaknya Enggak cuman
kita aja loh dampaknya itu banyak untuk
ngetreatmennya ke SDM sekarang seperti
[Musik]
itu yang kita inginkan kita bisa
bersaing dengan band-band nasional dan
kita mau ngenalin kalau Piko ini berw
dari nol bisa loh expan Kalau dari modal
yang kecil itu kita bisa loh buat buka
banyak cabang bersaing dengan
brand-brand nasional yang mungkin
benar-benar dari segi modal dia udah
support ya Mas tapi kita warga lokal
apalagi dari Tulung Agung dengan modal
r100.000 kita bisa membuktikan kalau
kita bisa ekspansi nasional itu harapan
kita kita ada dua sebenarnya mau tiga
tapi di Bandung Tulungagung sebenarnya
yang awal seharusnya buka tuh di Bandung
tapi karena keadaan yang di stasiun itu
enggak bisa memadi banyak orang jadi
kita buka dulu di Kepatihan sini kalau
saya riset produknya kan sudah ada nih
kita dibrand lebih dibrand sih mas
karena kendala kita kemarin di tempat
jadi kita harus meninggalkan ego kita
kan kadang Biasanya kita menerima
keuntungan ya Mas jadi kita enggak
menentingin ego kita buat pribadi kita
jadi kita pentingin buat nanti kalau
kita bisa memperbaiki tempat bisa
membuka tempat yang lebih luas yang
pertama bakal banyak pelanggan yang
mungkin bisa lebih senang datang ke sini
yang kedua bisa menyerap SDM yang banyak
yang nantinya mungkin dari segi hasilnya
masih bisa kita kembangkan lagi di
beberapa kota yang perlu kita tuju jadi
kita setiap hari juga banyak belajar
tentang manajemen Nanti menduplicate
sistemnya itu seperti apa di luar kota G
Kalau kemarin kita kan baca banis ini
masih dalam 1 bulan ya Mas Mas kalau di
sini tuh di Seiko aja kita ngelihatnya
dari segi nominal ya Mas itu bisa per
bulan
250 kalau di kedai yang sebelumnya itu
masih 75 tapi karena adanya kita expan
itu bisa 250 banyak anak gensi itu yang
mungkin sama kekurangan privilagee juga
mereka itu takut untuk membuka usaha
karena kekurangan modal dan menurut saya
untuk kita jadi entrepreneur untuk kita
jadi pengusaha yang lagi merintis itu
enggak perlu kita memakai banyak modal
gitu Yang penting kita berani dulu
alangkah baiknya kita mencoba Daripada
tidakak sama sekali jadi kita mencoba
kita muterin uang yang ada dulu Yang
penting punya beberapa ilmu daripada
kita harus punya modal ratusan juta buat
bisnis tapi kita enggak ada ilmu itu
hasilnya akan nol jadi lebih baik modal
kecil tapi kita punya ilmu bisa bisa
dikembangkan dengan baik jadi dampak di
market dampak di sosialnya juga baik
saya okavia Dwi owner dari Seiko Indo
yang ada di Tulungagung Terima kasih
wasalamualaikum warahmatullahi
[Musik]
wabarakatuham terima kasih
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:30:05 UTC
Categories
Manage