BIKIN IRI! Baru 26 Tahun, Wanita ini Raup 250 Juta Cuma Modal 100 Ribu!
K9D7Yp6EmE8 • 2025-03-13
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Kalau yang di Rajo pisangnya sendiri Kita benar-benar mulainya dari uang Rp100.000 dan itu saya terapkan juga di Seiko di Seiko juga kita mulai dari nol dan itu enggak langsung kita punya banyak porsi kita awalnya itu cuman punya lima porsi aja mangkoknya cuma punya lima dan itu pembeli harus bergantian Karena pada saat itu kita mampunya seperti itu kita enggak mau memaksakan keadaan kita harus hutang sana sini jadi harus Ya udah mampunya gini ya gini [Musik] gitu Ada orang menawarkan kayak invest lah kayak invest gitu terus uangnya bawa lari gitu ya yang paling berat karena itu di umur segitu ya Mas di umur 19 tahunan ya ada kasus ditipu hingga ratusan juta di umur seg3 kalau di sini tuh di Seiko aja kita ngelihatnya dari segi nominal ya Mas itu bisa per bulan 250 kalau di kedai yang sebelumnya itu masih 75 tapi karena adanya expan itu bisa 250 [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan nama saya Oktavia Dwi saya adalah owner dari se Kalau dari segi brandingnya sendiri kita membawa nama Jepang di mana artinya itu adalah keberhasilan kita ambil nama yang positif biar nanti banyak dampak yang positif juga di dalam brandnya tersebut untuk produknya sendiri itu kita mengangkat spesialisnya ada beberapa menu ionik yaitu ada bakmi ada puding itu yang paling kita tonjolkan gimana itu menjadi ciri khas dari Seiko sendiri gitu untuk Seiko sendiri itu berdirinya 8 bulan tapi sebelumnya saya sudah pernah bisnis juga di FNB itu dari lulus SMA 2017 sekarang 26 Jalan sih sebelum Seiko itu lebih brandnya pisang di tulang Agung juga namanya Rajo pisang itu berawal dari saya sekolah waktu sekolah kan berjualan di SMA gitu ya karena sekolahnya jauh jadi buat Moni transport dari situ karena mungkin ada beberapa cita-cita yang belum bisa kita gapai karena ada faktor ekonomi ya karena kita hidup di Tulung Agung ya kita mau kerja kerja apa kita mau ekspektasinya tinggi buat ngapai mimpi-mimpinya itu seperti apa enggak tahu ya udah kita karena mampunya jualan ya udah jualan aja gitu saya di SMA Gondang rumahnya sumber Gempol sekolahnya SMA Gondang lumayan jauh ya Jadi di sela-sela kita belajar di sekolah ya kita jualan jadi harus berangkat pagi buat jualan Biasanya kita produksi juga di rumah waktu SMA sekolah jadi harus meruput lah bahasanya karena udah kebiasaan ubet ya Mas dari SMP gitu Jadi buat tambah-tambahan aja apa aja dilakuin yang penting itu bisa nambahin passive income kita untuk anak sekolah biasanya kan agagak susah ya Mas buat nyari kerja sampingan gitu ya solusinya Ya karena harus jualan sekolah ya kenapa enggak gitu Kalau sekolah ya ngumpulin dari wangsaku sih sebenarnya terus ya kita jualan ya pasti sedikit karena penitipan di sekolah ya kalau yang di rajoisangnya sendiri Kita benar-benar mulainya dari uang Rp100.000 dan itu saya terapkan juga di Seiko di Seiko juga kita mulai dari nol untuk uang Rp100.000 ya langkah kita pertama Ya kita harus jualan online by order by WhatsApp jadi kita kumpulin orderan uang Rp100.000 gitu kita beli bahan terus kan pasti karena ada orang yang pesan ya sudah pasti laku ya jadi dari segi labanya itu diputarin kalau dulu paling enggak banyak ya mas paling cuma 20 porsi gitu terus ya balik lagi kita untuk ningkatin sales-nya pasti kita penambahan pengenalan di sosial media gitu kan jadi nambah dari sales-nya yang mulai berkembang jadi bisa ngabung lebih gu mungkin dari Rp100.000 itu jadi r200.000 jadi r300.000 Kalau dari segi kedainya itu udah beda lagi hitungannya ya sebelumnya kita enggak pakai Kuru kecil cuma mabut itu ukuran 1 M 1* 1 Itu yang awal banget terus ya perlahanlah kita expand tempat gitu buat yang lebih enak tentunya itu enggak langsung kita ambil langkah ya karena kalau kita bisnis tanpa adanya investor tanpa adanya privilage apalagi modalnya Rp100.000 itu kita butuh perjuangan yang sangat panjang dan mungkin sebelumnya di rajoisan sendiri Kita juga ada beberapa pengalaman hidup yang bisa kita dapat sampai akhirnya Kalau kita sek mau sewa tempat ya pasti banyak perhitungan gitu kayak dari segi nanti ini prospek enggak ya buat jangka panjangnya Seperti apa [Musik] Kak racu pisang itu bisa dibilang pioner olhan pisang di Tulungagung nomor satu Karena pada saat aku buka pisang itu masih belum ada kompetitornya sama sekali jadi Kenapa dibilang prospek Mungkin peluangnya cukup besar karena enggak ada kompetitornya jadi di situ untuk kita memperkenalkan produk itu lebih mudah di beberapa pengalaman yang saya dapat itu saya harus ngelihat beberapa peluang dari produk tersebut Kalau dibilang enggak bisa pasti saya enggak bisa tapi belajar dari segi produk pemaksimalan produk ya jadi Belajar buat riset produk yang pertama ngiset produknya dulu di sini punya peluang atau enggak karena kan sudah ketemu tuh riset produknya Terus setelah itu dilanjut riset detailing resep ya karena ngelihat meskipun banyaknya kompetitor Kita yakin kalau produk bakm seiku itu punya peluang yang besar saya nerapin yang awal mula Raju pisang itu pre-order saya bikin pre-order terus kita kan pasti harus nabung dari segi labanya tersebut baru kita buka kan ee kedai Saiko itu bukanya di samping banget sama kedai racur pisang kebetulan ada doko yang kosong dan di situ bisa bulanan bayarnya jadi itu meringankan buat kita langsung bisa buka kedai gitu Dan itu enggak langsung kita punya banyak porsi kita awalnya itu cuman punya lima porsi aja mangkoknya cuma punya lima dan itu pembeli harus bergantian Karena pada saat itu kita mampunya seperti itu kita enggak mau memaksakan keadaan kita harus hutang sana sini jadi harus Ya udah mampunya gini ya gini gitu dan kebetulan customernya juga mau nunggu dari itu per hari kita jadi nambah porsi mangok nambah porsi mangok sampai sekarang Mbak risetnya Berapa lama untuk bisa dapat menu Seiko untuk pengalaman aku pribadi enggak terlalu lama sih Mas Jadi kayak biasanya 1 hari 2 hari itu bisa langsung nemuin gitu loh karena prosesnya yang Seiko buka di kenayan itu itu benar-benar konsep udah jadi punya warna merah tapi belum punya produk menu yang kita angkat gitu awalnya cuman manfaatin kedai itu gitu caranya untuk memperkenalkan Seiko tentunya tiap hari kita pasti banyak belajar mas terus apalagi sosial media itu setiap hari berubah-ubah jadi kita untuk pengenalan di sosial media pasti di konten ya tapi untuk pengenalan produk sendiri gimana caranya biar Seiko itu bisa dilirik banyak orang ya kita harus punya Boom ftor jadi kayak contohnya produk kita itu yang pertama kita masih punya peluang besar unik dan bisa diterima jadi kalau kita mau mau ngeluarin produk kita punya kekuatan kalau unik aja enggak bisa diterima ya percuma itu akan menjadi fomo tapi kalau kita udah ngeriset sedetail itu diterima masyarakat terlebih harganya yang murah kita cuma modal yang dari modal kecil sampai kita bisa expan sekarang kan enggak mudah karena banyak kafe-kafe juga yang sudah gede Kita sadar dan kita tahu kalau kita enggak bisa bersaing dari segi tempat jadi kita maksimalin di produknya Kalau mungkin kita punya model yang cukup besar kita enggak akan fokus di produk kita akan fokus di tempat pengalaman saya ya karena ini kita memulai dari nol kita enggak bisa bersaing dengan modal yang besar tempat yang bagus tempat yang nyaman ya jalan satu-satunya kita cuman produk sama servis aja Mas minimal orang dari visualnya sudah paham kalau Oh ini menarik nih Kita coba aja terus orang datang ternyata harganya murah dan mungkin rasanya enak jadi orang bisa repeat order dan bisa sharing ke temannya Oh prodek di sini Enak loh jadi di itu menurut saya cara yang paling bagus juga dari segi B2B ke customer gitu di FNB itu memang persaingannya lumayan ketat dan pesat banget kalau seandainya kita enggak punya banyak pengalaman dan banyak ilmu sharing sama orang yang mungkin sudah punya pengalaman sebelumnya di bidang FNB modal besar pun itu enggak akan menjamin kita buat Survive sukses bisa berkembang gitu karena ya pada dasarnya kita tuh harus tahu kendalanya di lapangan maksudnya pengalaman di lapangan FNB itu seperti [Musik] apa aku enggak mau Seiko Ini cuman berkembang di toulongagung aja jadi kita mikirin kompetitor-kompetitor yang besar brand-brand nasional dan pondasi awal kita juga kita harus bisa nasional gitu mungkin untuk saat ini kita masih di tulungan ya tapi kita yakin kalau kita bisa buat bersaing dengan brand-brand tersebut gitu untuk marketnya sendiri kurang lebih sama ya mas karena kita nembusinnya di harga menengah ke bawah Maksudnya di harga yang relatif murah dan lainlin cuman kita untuk penyebaran marketnya itu beda-beda makanya kita ada beberapa menu yang memang kita siapin kita ciptakan itu buat menarik beberapa market contohnya di Bakmi kita ada di 17 sampai 35 di rank umurnya Terus kalau di pudingnya itu kita ada di Biasanya keluarga anak kecil orang fomo jadi memang kita bagi kita ada juga maca series yang keluaran terbaru itu memang kita fokuskan di pecinta maca jadi setiap produk itu kita punya market yang berbeda jadi di mana nantinya mereka ke sini ya Sesuai apa yang mereka suka gitu Tapi itu akan berdampak baik dari mie yang kita bawa karena dia di sini beli deset enggak mungkin beli Menya gitu untuk kita mencari marketnya seperti itu enggak ada yang enggak mungkin ya Mas untuk kita bersaing dengan Beberapa brand besar itu PR juga buat kita karena kita mulai dari nol Ya kita harus berusaha semaksimal mungkin buat ada di titik yang kita inginkan Kalau dari segi konsepnya kita ngambil konsep produk awalnya puding nih terus Oh ini kayaknya masuk nih di miie gitu akhirnya kita masuk di miie cirikasnya mie apa nih yang bisa Kita gali potensinya di sini gitu m yang seperti ini dari segi rempahnya seperti apa nih yang bisa diterima dan bisa bersaing dengan nantinya brand-brand nasional jadi saya masukinnya satu peratu enggak langsung yang jadi gitu enggak saya juga pcinta m ayam ya jadi saya lihat itu banyak masyarakat telung ngagong yang suka banget sama Mi di mana orang bisa Setiap hari makan mie jadi saya ngelihat di situ Oh kalau saya jualan miie nantinya ini akan orang bisa setiap hari beli karena waktu saya jualan pisang itu kan buat snack keluarga ya Kalau satu habis seporsi kan kayaknya enggak mungkin itu kan ngaruh juga di salesnya tapi kalau Emis orang setiap hari bisa makan dan sekalinya beli bawa orang dia bisa beli satu-satu itu kan bisa ningkatin sales-nya Maksudnya perbandingannya ya Mas kalau dipisang kan satu orang beli satu itu buat keluarga kalau sekarang satu orang bisa beli dua satu keluarga bisa beli en tuuh belum lagi kita tambahin kayak dari segi beberapa produk desertnya juga biasanya satu keluarga juga enggak cukup beli dua jadi memang pecinta Mini tulong Anggung itu benar-benar sangat luar biasa jadi makanya kita ngambil di Mya itu do yakin karena tujuan awal bisnis kita itu bukan untuk memperkayai kita sendiri sebelumnya Saya udah pernah mengalami jatuh bangunnya di Rajo pisang yang sebelumnya jadi memang Seiko Ini dibangun bukan buat diri sendiri tapi bisa bermanfaat buat orang banyak jadi setiap hari itu kita mikirin oh ini bisa membawa dampak baik enggak ya buat mereka yang kerja gitu dan lain-lain kita harapannya Kenapa Seiko perlu dikembangkan supaya banyak dampak positif yang diterima masyarakat sama menyerah banyak SDM aja gu sekarang sudah banyak berapa is tersap ada sekitar 30 orang dari awal saya ngetreatmen ke mereka SDM itu seperti keluarga sih maksudnya untuk saat ini awalnya itu kayak kak ya kita ngerimut seperti keluarga pasti di beberapa anak itu punya sifat yang berbeda gitu ya contoh cara ngomongin kita ya harus diajak ngomong satu-satu gitu maksudnya enggak bisa kayak kita maunya kayak gini kamu harus bisa langsung kayak gini kita jadi follow up apa sih kendalamu Seperti apa sih Apa yang bisa aku bantu biar kinerja kamu itu lebih mudah apa sih kendalamu sama teman kok bisa sampai kayak gini dan lain-lain kita memang follow up lebih dalam sih biar SDM yang di sini tu juga nyaman saya lebih banyak sharing sama mereka dan mereka juga banyak ngasih pengalaman yang mereka dapatkan sehingga aku juga bisa ngerti keadaan mereka untuk saat ini ya Mas terus jadi bisa lebih dekat Jadi kalau ada apa-apa bisa mereka biasanya bisa cerita-cerita gitu sih [Musik] kalau susahnya di sebelumnya itu menurut saya Karena saya kurang jam terbang aja di Rajo pisangnya jadi kalau di seikonya ini Kebetulan itu saya belajar dari pengalaman-pengalaman yang kurang bagus jadi kalau dibilang susahnya ya Meskipun susah kita bisa cari solusiah gitu kalau kemarin itu pengalaman di Rajo pisang itu kita sempat beberapa kali ditipu karena di umur 19 kita sudah berani buka bisnis dan Kebetulan juga viral viralnya itu berkelanjutan jadi banyak beberapa orang yang mungkin dengan tujuan kurang baiknya datang ke saya ya Mas jadi pengalaman di situ yang bisa ngebawa sampai belajar di jadi kayak ada partner kayak gitu terus ada beberapa juga ada kasus ditipu hingga ratusan juta di umur si gitu Iya memang menurut saya itu juga kelalaian saya sendiri Karena kurangnya pengetahuan dan pengalaman jadi saya ya terlalu percaya sama orang jadi kayak bisa dibilang itu kurang bagus juga ya dalam segi agama gitu Ada orang menawarkan kayak invest lah kayak invest gitu terus uangnya bawa lari gitu ya yang paling berat karena itu di umur segitu ya Mas di umur 19 tahunan Ya itu benar-benar sangat nguras tenaga nguras mental benar-benar itu di titik terendah tapi dari situ saya awalnya juga kita harus merenung kayak intropeksi diri lah kesalahan apa sih yang kita buat dan kita harus apa sih Gimana caranya keluar dari zona nyaman dan pada saat itu tiba-tiba saya daftar nih di ada beberapa TV nasional dan kebetulan di titik terendah saya dapat panggilan terus ke Jakarta ketemu mereka orang-orang besar Contohnya kayak Irwan Musri Reino barak gitu dan lain-lain di situ saya dapat banyak pengalaman tentang bisnis juga jadi ilmu-ilmu yang mereka kasih ke saya itu saya terapkan dan saya pahami Lebih Detail sampai akhirnya sayaik bisa berdiri [Musik] sekarang kebetulan enggak sengaja kita kayak ngelihat pamflet gitu kayak kompetisi UMKM Iya dan kebetulan yang di Jawa Timur saya yang berangkat E dan dari sana juga kita lolos kita bisa presentasi tentang bisnis pasti kita dikasih masukan dikasih ilmu caranya untuk pengembangan bisnis mengelola Bisnis Manajemen supply chain dan lain-lain jadi karena FNB butuh itu semua ya saya pelajari ilmu-ilmu yang beliau kasih gitu kalau sejauh apa saya itu sebelumnya waktu di sekolah enggak pernah presentasi di depan di kelas saja enggak pernah presentasi tapi sekali presentasi saya harus ketemu mereka ya pasti agak sedikit grogi dan kurang maksimal dan karena itu dadakan tanpa persiapan apa-apa ya saya presentasinya ya semampu saya gitu itu sampai kita Mbak babak terakhir mereka itu banyak ngasih bukan cuman tentang ilmu pengetahuan ya Tapi beliau juga memberikan banyak tentang pengalaman Hidup kan saya cerita tentang yang saya ditipu di situ mereka banyak menguatkan banyak memberikan pengalaman hidup kalau memang Ya seperti ini jalannya hidup gitu enggak ada yang namanya kita hidup untuk mencapai titik yang kita inginkan itu mudah itu enggak ada tapi yang paling penting kita bangkit setelah kita jatuh yang sampai sekarang aku ingat seandainya kita mungkin ada di Titik terendah ya mungkin kan kadang kita ngerasa kayak down ya yang peludingan ya lebih baik itu kita bangkit setelah kita jatuh itu yang bisa memotivasi kalau Oh kita memang harus berjuang untuk mempertahankan dan memperbesarkan brand untuk kita belajar dari segi materi juga pengetahuan itu banyak banget yang B kita dapat Apalagi saya dari Tulung aku enggak pernah belajar apa-apa mas apalagi SMA di FNB kita benar-benar nol putul kita dapat banyak ilmu tentang bisnis dari mereka itu benar-benar sangat luar biasa sih karena dari situ mindset saya bisa [Musik] kebuka Kalau sebelum itu lebih tepatnya pemikirannya kurang berkembang kalau sekarang kan kita enggak bisa diam contohnya apa nih yang kita perlu belajar bagian-bagian Mana nih yang perlu kita belajar kalau dulu Enggak karena lulus SMA kita jualan dengan omset yang dulu itu 1,5 sewaktu buka kedai kecil itu Terus jadi 5 juta per hari Jadi kayak kakit bisa dibilang syok jadi enggak bisa me-emanage waktu dan uang dengan baik gitu Tapi kalau sekarang banyak hal yang perlu didapat Jadi sekarang bisa lebih terbuka banyak belajar hal tentang apapun dan siapapun bahkan saya suka sekali bertemu orang di pikir jalan tapi bisa sharing tentang pengalaman hidup mereka gitu Itu yang bisa bikin mindset kita berkembang itu sih udah ditipu saya tuh ketemu beberapa lawyer itu masih ditipu sama lawyer juga mungkin oknum kali ya jadi bisa dibilang jatuh tangga ketipa tangga lagi itu benar-benar sangat untuk di titik Bangkit itu sangat susah untuk bangkit di bisnis ya mentalnya itu benar-benar remuk banget Apalagi kita butuh bantuan dengan beberapa pihak tapi ternyata uang kita juga dibawah Karena kan orang umur 19 tahun mas kita masih benar-benar nol putul jadi kayak dibilangin suama Oh kamu baiknya gini loh gitu itu pasti kita kayak manut Oh iya ya karena ya kurangnya pengalaman pengetahuan kalau mentalnya down itu down banget apalagi mulai usahanya dari nol gitu tapi balik lagi kalau kita berlarut-larut dalam musibah dan coba yang seperti itu itu enggak bikin kita berkembang enggak bikin kita bisa grow gitu tapi buat ngeluarin tenaganya ituang benar-benar susah banget buat kita Bangkit itu susah banget kayak Ayo kayak ditarik gitu rasanya kita harus menarik diri itu berat banget sih ikhlas karena kalau enggak ada momen yang seperti itu enggak akan ada Sayang sekarang Makanya sekarang kita hidup lebih hati-hati buat ketemu apapun dan siapapun makanya saya suka banyak belajar dari pengalaman cerita hidup orang karena dari situ enggak perlu saya harus jatuh lagi buat saya dapat ilmu jadi saya bisa dapat ilmu dari orang yang pernah jatuh itu menurut aku lebih penting sih makanya itu kenapa nambah energi proses Bangkit itu kan jatuh langsung saya 1 bulan itu saya di Jakarta itu itu yang bikin emosional bangkitnya tuh lebih kuat Gitu loh karena orang Tulungagung terus ke Jakarta ketemu orang tersebut itu kayak orang yang barusan keluar gua jadi benar-benar kayak Oh ternyata gini ya tapi ada masanya Kenapa kok enggak dari dulu tapi ada masanya lagi Mungkin memang ini udah jalannya dikasih momennya itu seperti ini untuk sustain itu menurut aku di FNB itu tetap di produk kita bisa mengquality control produk dari situ kita bisa memikirkan hal-hal lain seperti contoh Supply nya dari segi marketingnya manajemennya itu bisa menyusul tapi kalau produk kita sudah bisa diterima masyarakat dan kita bisa menstabilisasikan quality control produk untuk lain-lainnya masih bisa nyusul gitu loh mas karena supply chain juga paling penting untuk kita memaksimalin produk gitu untuk saat ini kan m kita masih belum ada GM nih jadi saya ngelihat dulu kalau seandainya ada beberapa Miss ya kita omongin secara baik-baik pasti kan ada Miss ya mas kita kan punya standar SOP kerja gitu tapi kita ngomonginnya sambil memberikan kayak oh nanti dampaknya itu seperti ini kalau kamu gini dampaknya Enggak cuman kita aja loh dampaknya itu banyak untuk ngetreatmennya ke SDM sekarang seperti [Musik] itu yang kita inginkan kita bisa bersaing dengan band-band nasional dan kita mau ngenalin kalau Piko ini berw dari nol bisa loh expan Kalau dari modal yang kecil itu kita bisa loh buat buka banyak cabang bersaing dengan brand-brand nasional yang mungkin benar-benar dari segi modal dia udah support ya Mas tapi kita warga lokal apalagi dari Tulung Agung dengan modal r100.000 kita bisa membuktikan kalau kita bisa ekspansi nasional itu harapan kita kita ada dua sebenarnya mau tiga tapi di Bandung Tulungagung sebenarnya yang awal seharusnya buka tuh di Bandung tapi karena keadaan yang di stasiun itu enggak bisa memadi banyak orang jadi kita buka dulu di Kepatihan sini kalau saya riset produknya kan sudah ada nih kita dibrand lebih dibrand sih mas karena kendala kita kemarin di tempat jadi kita harus meninggalkan ego kita kan kadang Biasanya kita menerima keuntungan ya Mas jadi kita enggak menentingin ego kita buat pribadi kita jadi kita pentingin buat nanti kalau kita bisa memperbaiki tempat bisa membuka tempat yang lebih luas yang pertama bakal banyak pelanggan yang mungkin bisa lebih senang datang ke sini yang kedua bisa menyerap SDM yang banyak yang nantinya mungkin dari segi hasilnya masih bisa kita kembangkan lagi di beberapa kota yang perlu kita tuju jadi kita setiap hari juga banyak belajar tentang manajemen Nanti menduplicate sistemnya itu seperti apa di luar kota G Kalau kemarin kita kan baca banis ini masih dalam 1 bulan ya Mas Mas kalau di sini tuh di Seiko aja kita ngelihatnya dari segi nominal ya Mas itu bisa per bulan 250 kalau di kedai yang sebelumnya itu masih 75 tapi karena adanya kita expan itu bisa 250 banyak anak gensi itu yang mungkin sama kekurangan privilagee juga mereka itu takut untuk membuka usaha karena kekurangan modal dan menurut saya untuk kita jadi entrepreneur untuk kita jadi pengusaha yang lagi merintis itu enggak perlu kita memakai banyak modal gitu Yang penting kita berani dulu alangkah baiknya kita mencoba Daripada tidakak sama sekali jadi kita mencoba kita muterin uang yang ada dulu Yang penting punya beberapa ilmu daripada kita harus punya modal ratusan juta buat bisnis tapi kita enggak ada ilmu itu hasilnya akan nol jadi lebih baik modal kecil tapi kita punya ilmu bisa bisa dikembangkan dengan baik jadi dampak di market dampak di sosialnya juga baik saya okavia Dwi owner dari Seiko Indo yang ada di Tulungagung Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi [Musik] wabarakatuham terima kasih [Musik]
Resume
Categories