Ibu Cerdas! Manfaatkan Dapur Raup Cuan 100 Juta di Bulan Puasa!
siSbeaKdOvI • 2025-03-07
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
kalau omsetnya rata-rata per bulan itu
bisa mencapai 10 sampai 15 juta kalau
kita rata-rata bahkan bisa lebih dari
itu kalau kita total semua itu untuk
bulan puasa saja itu bisa mencapai R
juta saya pribadi paling tidak setuju
Kalau ada anak yang sempat dititipkan ke
orang lain atau ke Mbahnya sekalipun
ngih karena bagi saya anak adalah segala
segalanya saya tidak pernah menuntut
anak saya menjadi apapun ke depannya
yang penting itu jadi orang-orang yang
Saleh orang yang berguna bagi dirinya
sendiri maupun bagi orang
lain kalau sebagai karyawan swasta dan
usaha berjalan bersamaan itu sepertinya
kok sulit dari segi waktu kalau kita KJA
di sebagai karyawan swasta itu waktunya
sudah habis di situ jadi kita mau usaha
itu agak sulit berkembang
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh perkenalkan nama saya Eni
Yuliastuti Saya memiliki usaha produk
olahan kawis dan Siwalan beralamatkan di
desa mandotko rt6 rw2 Kabupaten Rembang
Jawa Tengah awalnya kan kita itu sering
jalan-jalan ke erah sulang Rembang itu
kan lah di situ tuh banyak buah Siwalan
terutama kalau sudah sore itu kan
Siwalan banyak yang terbuang belum ada
pemanfaatannya terus suami punya ide
untuk mengolah Siwalan agar bisa
digunakan untuk oleh-oleh dalam jangka
waktu yang panjang terus terinspirasi
dari Karika papaya yang ada di Wonosobo
itu kita mencoba manisan Siwalan setelah
itu dari manisan sialan kita berkembang
ke sirupnya akhirnya gerembang juga
banyak produk-produk buah kawit a itu
juga kan banyak itu kan juga merupakan
icon kota Rembang jadi terus kita
memulai menambah lagi dengan
produk-produk olahan kawiista
itu buah kawista itu pohonnya tinggi
berdaun lebat terus buahnya itu
berbentuk bulat luarnya itu keras sekali
jadi yang kita manfaatkan yang dalamnya
yang isinya dalam itu kalau sudah matang
warnanya coklat rasanya manis-manis
agak-agak asem itu yang kita manfaat Iya
itu buah khas daerah Rembang Walaupun
ada beberapa daerah di Jawa Timur juga
ada pohonnya banyak cuma Rembang itu
banyak sekali itu Ya ide usaha itu
berawal dari suami suami punya ide saya
yang mengolah nanti kita coba dulu
rasanya tes terasa terus dari Konsumen
juga ada masukan dari konsumen itu kita
terima Terus akhirnya Ya jadilah produk
kita yang sekarang itu kalau yang sirup
kita kemas dalam botol berisi 500 ml
Kalau yang untuk Sari kawisnya ada du
kemasan yang pertama kemasan kap itu
yang kita kemas dalam dus satu dus Sisi
32 dan yang satunya lagi kita kemas
dalam botol total sehari bisa karena
kita masih manual sehari paling 50 dus
terbanyak itu biasanya di saat liburan
dan menjelang puasa dan lebaran itu bisa
sampai 3.000 dos dalam 1 bulan itu buah
Siwalan itu kan jarang ya dan musiman ya
Nah itu bagaimana di saat tidak musim
buah Siwalan itu kita masih bisa
mengkonsumsi buah siwalan itu terus
untuk kawis itu rasanya khas juga banyak
mengandung vitamin C kalau kirimnya
Bukan tapi dibawa oleh-oleh itu banyak
sampai ke luar Jawa Kalimantan terus
Sumatera juga ada nanti kalau pas pulang
ke Rembang itu biasanya Bu nanti saya ke
sana terus ambil Kalau yang Siwalan itu
Yang manisan proses produksinya kan kita
merendam dulu buah siwalannya untuk kita
kupas setelah direndam kemudian kita
kupas kupas kita iris-iris itu terus
kita rebus dengan pemberian beberapa
rasa terus baru kita kemas ada bahan
tambahan pangan khusus yang aman dan itu
pun takarannya sesuai dengan takaran
yang dianjurkan kalau masa expirednya
untuk manisan Siwalan itu kita cuma bisa
2 bulan karena ada buahnya itu resikonya
tinggi tapi kalau yang lainnya yang Sari
kawis Sari Siwalan itu sirup itu bisa
sampai 1
tahun ya Kita sebagai seorang ibu rumah
tangga di samping banyak kebutuhannya
juga kita pengin mandiri juga dalam hal
finansial itu supaya kita juga bisa
membantu suami di saat kebutuhan rumah
tangga kita itu belum mencukupi gitu
sebelum usaha aktivitas saya mengajar
sebagai guru PAUD itu kalau pagi kalau
sore saya buka bimbel les baca tulis dan
pelajaran untuk SD sampai sekarang masih
ngajar di PAUD untuk yang bimbelnya itu
sudah kita serahkan ke pengajar yang
lain produk kolan Siwalan satu-satunya
di Rembang bahkan kemungkinan
satu-satunya di Indonesia itu baru ada
satu di sini produk olanswalan ya kalau
omsetnya rata-rata per bulan itu bisa
mencapai 10 sampai R juta kalau kita
rata-rata bahkan bisa lebih dari itu
kalau kita total semua itu untuk bulan
puasa saja itu bisa mencapai Rp100 juta
Saya yakin produk kita nanti bisa tetap
berjalan dan bertahan sampai ke depannya
karena selain di Rembang kita juga punya
reseller-reseller yang ada di luar kota
ya itu pagi kan kita mengajar sampai jam
11.00 itu nanti pulang terus kita
bersih-bersih lah ya bersih-bersih
persiapan untuk anak-anak yang bimbel
kemudian sore hari di sela-sela
anak-anak bimbel itu kita produksi terus
untuk hari Sabtu Minggu kita full
Alhamdulillah capek tapi juga
alhamdulillah kalau kita melihat
hasilnya itu kita jadi senang jadi
hilang capeknya kalau selama ini momen
terberat kita saat musim Corona kemarin
itu semua usaha kita itu berhenti total
dan sampai titik terendah semua tabungan
Kita habis karena pengeluaran banyak
juga anak-anak juga masih kuliah butuh
biaya terus untuk makan sehari-hari
sementara usaha kita mati total itu ya
selama bulan puasa sempat kita beralih
usaha dari usaha-usaha yang sudah kita
miliki itu sampai kita Bungkusi gula
terus jual telur itu kita antar dari
rumah ke rumah di satu sisi kita banyak
kebutuhan di sisi yang lain usaha kita
berhenti jadi mau tidak mau kita harus
Berus untuk tetap bertahan Kalau gaji
ngajar PAUD ya alhamdulillah kita dapat
ban kesra dari pemerintah daerah tapi ya
besarnya belum seberapa ya istilahnya
untuk grup paut itu kita untuk Sambilan
aja L kalau yang intinya ya diusaha Kita
Sendiri Dulu saya kan lulusan dari
sarjana pertanian begitu mengajar di
PAUD saya harus menyesuaikan ijazah jadi
saya kuliah UT itu juga dari biaya sini
saya memulai mengajar di PAUD dulu itu
sejak anak ketiga saya lahir sebelum itu
Saya sempat bekerja sebagai karyawan
swasta di sebuah koperasi jasa keuangan
syariah kemudian setelah anak ketiga
lahir saya resen dari situ sempat
ditawari oleh suami untuk melanjutkan
bekerja sebagai karyawan swasta itu cuma
saya berpikirnya anak saya yang pertama
dan kedua saya asuh sendiri kalau
misalkan saya masih tetap berada di situ
bekerja di situ berarti anak ketiga saya
harus diasuh orang saya berpikir kalau
ke depannya ada sesuatu yang tidak kita
inginkan terjadi ke anak saya mungkin
saya yang disalahkan karena karena
kenapa kedua kakak saya diasuh ibu
sendiri kok saya diasuh oleh orang lain
Nah itu Terus akhirnya suami membuka
PAUD itu saya mengajar di situ walaupun
awalnya selama mengajar di PAUD sampai 2
tahun itu kita tidak dapat apa-apa sama
sekali tapi bagi saya yang penting bisa
mengasuk anak saya sambil mengajar
anak-anak yang
lain Saya pribadi paling tidak setuju
Kalau ada anak yang sempat ditiupkan ke
orang lain atau ke Mbahnya sekalipun
Nggih karena bagi saya anak adalah
segala-galanya saya tidak pernah
menuntut anak saya menjadi apapun ke
depannya yang penting itu jadi
orang-orang yang Saleh orang yang
berguna bagi dirinya sendiri maupun bagi
orang lain usaha sendiri itu kita bisa
menentukan mau untung berapa Dapat
omside berapa itu kalau jadi karyawan
swasta kan kita menentukannya gak bisa
harus dari sana itu kalau sebagai
karyawan swasta dan usaha berjalan
bersamaan itu sepertinya kok sulit dari
segi waktu kalau kita kerja di sebagai
karyawan swasta itu waktunya sudah habis
di situ Jadi kita mau usaha itu agak
sulit berkembang kita rencana ke
depannya kita akan membuat toko khusus
seoleh-oleh Rembang nanti kita bisa
mengambil produk-produk teman-teman juga
yang khas Rembang itu seperti renggina
Terus ada yang pabit itu yang khas rasa
Siwalan juga ada itu kan nanti kita bisa
bersama teman-teman untuk mengembangkan
itu awal dulu itu kita bikin itu belum
kelihatan Nggih tapi setelah kita
memasuki tahun kedua itu ada peningkatan
tahun ketiga ada peningkatan tahun empat
ada peningkatan dan semakin tahun ada
peningkatan prosesnya dari buah Siwalan
kita blender kita hancurkan lepat
blender kemudian kita saring kita tambah
pewarna untuk warnanya agar lebih
menarik kemudian kita rebus kita beri
gula sudah jadi nanti untuk penguatrasa
nanti kita beri esen cara mensiasati
bagaimana saat karena musiman yaitu buah
kawis dan Siwalan itu maka dari itu kita
kita sedia freezer jadi saat musim kita
ambil banyak terus kita simpan ke dalam
freezer Frozen jadinya nanti begitu kita
butuhkan kita langsung ambil asalkan
proses penyimpanannya sesuai itu tidak
tidak akan mengurangi rasa langsung beku
dulu sempat Siwalan itu Ya kita masukkan
kulkas dulu terus kita masukkan freezer
kalau keluar masuk keluar masuk itu
Justru malah hasilnya tidak bagus karena
nanti kulitnya jadi hitam Terus dalamnya
jadi warna coklat jadi begitu
penyimpanan harus sampai tidak keluar
masuk dari freezer
itu kalau kendalanya itu bahan bakunya
yang pertama bahan baku lokal Siwalan
dan kawis itu yang kedua itu gula gula
itu menjelang lebaran nanti sudah sulit
carinya karena kita pakainya gula yang
premium itu saya dan suami itu tipe
orang yang tidak mau diam jadi selalu
saja ada ide-ide dan bagaimana caranya
termasuk sekarang juga suami punya usaha
burung perkutut itu Jadi kita dua-duanya
itu sama-sama tidak bisa duduk diam itu
ya alhamdulillah senang sekali ya kita
bisa menciptakan lapangan kerja juga
untuk saudara-saudara bisa membantu juga
para reseller itu mereka menjualkan
dengan dapat keuntungan itu kan kita
juga bisa membantu orang lain awalnya
memang kita sempat W yang penting melaku
diik gitu Terus akhirnya kita sering
dapat pelatihan-pel dari dinas Ind kop
dapat pelatihan-pelatihan baik yang di
balatkop Semarang maupun yang ada di
Rembang terus untuk perizinan-perizinan
juga kita dipermudah dan dapat fasilitas
gratis bagi saya tidak ada yang berat
karena kita anggap itu sebagai sambil
main aja itulah refreshing gitu aja kita
anggap berat juga Sebenarnya berat cuma
kalau kita jalani dengan senang itu
Insyaallah jadi hilang lelahnya jadi
tidak berat lagi Sebenarnya selain us
ini kita juga ada dapat Siwalan itu
dapat Siwalan itu Biasanya kita kalau
ada bazar Expo itu kita keluar itu juga
lumayan omsetnya itu pernah juga kita
diajak dari dinas pertanian untuk ikut
Agro Expo di soropadan Temanggung terus
dari dinas parwiset pernah kita diajak
Ada festival jamu dan kuliner di Cilacap
terus di daerah Pati juga sering lura
jadi kita sering kalau untuk dapat
siwalannya malah kita sering diajak
[Musik]
Keluar kita kan punya ada beberapa usaha
termasuk yang bimbel itu jadi untuk
modal usaha ini dari yang bimbel itu
nanti sedikit-sedikit kita untuk modal
usaha berupa alat-alat itu terus intinya
setiap usaha yang kita lakukan tidak
akan mengkhianati hasil ya kalau kita
jalani dengan senang kita jalani dengan
santai Insyaallah tidak akan merasa
berat dan yang terpenting Jangan malas
kita untuk usaha kalau kita sudah punya
usaha kita harus tekuni dengan benar
konsisten kalau kita punya ide atau
pemikiran apapun segera kita laksanakan
untuk harga jual sirup kawis dan sirup
Siwalan yang Twin satu dus isi dua
harganya r5.000 kalau yang eceran
rp127.000 untuk Sari kawis dan Sari
Siwalan perdosnya isi 32 Cup harga
rp47.000 untuk Sari kawis dan Sari
Siwalan botol perbot nya 6.000 isi 350
mili untuk gabung reseller bisa hubungi
ke nomor
081326761476 saya en yuluti dari usaha
pasec Rembang mengucapkan banyak terima
kasih wasalamualaikum warahmatullahi
[Musik]
wabarakatuh foreign
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:30:25 UTC
Categories
Manage