Kind: captions Language: id [Musik] saat ini penjualan itu semakin meningkat ke luar pulau sudah sampai ke luar pulau rata-rata itu di wilayah Papua Nabire Timika sorong dan sekitarnya sementara kemarin itu di akhir bulan Januari kami baru menandatangani mou untukor ke Amerika Iya ini baru proses untuk kelengkapan [Musik] dokumen Saya hanya bilang sama Tuhan Tiap hari saya berdoa ya Allah E saya berikhtiar doa saya itu cuma dua kuatkan saya ya Allah Lapangkanlah saya lapangkan hatiku itu saja Apun itu ya Allah saya hanya menjalani Takdirmu seperti itu karena tidak mudah harus kehilangan partner hidup sekaligus partner bisnis secara bersamaan dalam hidup itu kita harus punya pondasi hidup Nah untuk pondasi hidup dari saya sendiri itu yang saya pegang sampai sekarang itu empat poin yang pertama itu doa Ikhtiar tawakal dan yang keempat itu di jalan yang benar [Musik] Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan nama saya ratnailasari saya adalah founder dari bandeng Sultan bandeng Sultan itu sendiri merupakan usaha di bidang kuliner di mana kami memproduksi olahan ikan bandeng berdiri sejak tahun 2019 kami merintti susah ini bersama almarhum suami saya kami berdua melihat fakta di mana di Sulawesi Selatan itu banyak penghasil ikan bandeng yang sangat melimpah nah dari situ kami berinisiatif untuk meningkatkan nilai tambah dari ikan banding itu sendiri dengan melakukan inovasi mengolahnya menjadi berbagai macam olahan seperti itu kamami melihat cara otodidak belajar di Youtube untuk mencabut tulang karena memang produk unggulan kami saat ini itu bandeng Tanpa Tulang sama bandeng presto nah dari situ Alhamdulillah Kami mencoba untuk memasarkan skala kecil dulu di wilayah Makassar dan Alhamdulillah banyak peminatnya untuk produk utama pertama kali itu banding tanpa tulang dan itu pun belum memiliki brand jadi usaha itu bermula di 3 bulan sebelum covid-19 itu pun saya kerja hanya berdua dengan suami belum memiliki pegawai sama sekali jadi dari pengambilan ikan pengantaran pencabutan tulang ikan itu hanya berdua sama suami subuh-subuh kami ambil ikan ke pelelang inian sampai rumah mencabut kisaran 100 ekoran itu dikerja dari pagi sampai magrib berdua hanya samasami nah ketika itu lanjut pengantaran biasa Sudah magrib atau sudah Isya itu mengantar sampai jam 12.00 malam itu saya kerja menutun selama 3 bulan karena setelah itu muncullah covid-19 di covid itu permintaan frozen food itu semakin meningkat kami sudah mulai kewalahan ceritanya nih kewalahan untuk melayani customer banyak juga pegawai-pegawai yang diphk ibu-ibu yang rumah tangga yang butuh pekerjaan seperti itu karena Kebetulan kami kewalahan banyak ibu-ibu rumah tangga datang nih ke usaha kami untuk bisa gak saya k kerja nih bantu untuk kerja cabut tulang bermuncullah mulai banyak pegawai dari situ Jadi mereka datang Saya selalu terbuka untuk mereka Saya tidak meminta maksudnya kriteria yang khusus seperti apa sih pegawai yang harus datang ke kami saya tidak merekrut pegawai jadi mereka yang datang Saya bilang ke mereka yang penting ibu-ibu semua mau belajar cara cabut tulang seperti ini gajinya sekian kalau misalnya ibu-ibu mau silakan nah dari situ berjalan covid-19 itu beberapa tahun kan Kak di situ mulai semakin banyak pembeli pegawai bermunculan untuk cara jualannya itu sendiri kami selama ini melalui online melalui Facebook Nah itu juga ada cerita khusus jadi di awal-awal itu kami mencoba untuk kasih masuk postingan kami di suatu grup dagang di mana grup dagang itu berbayar di Sulawesi Selatan cuma saya coba-coba untuk kasih masuk sebelum jadi member Alhamdulillah diloloskan untuk postingan nah di situ langsung banyak orderan berawal dari Facebook yang di grup dagang itu Alhamdulillah banyak postingan saya posting dan banyak Orderan di situ awalnya itu untuk pengantaran itu saya sama suami dari Isya sampainya jam 12.00 malam biasa keliling di seluruh wilayah Makassar dari customer ke customer untuk mengantar ikan bandeng itu semakin ke sini semakin ke sini Akhirnya saya merekrut untuk kurir untuk meerjakan mereka saat ini penjualan itu semakin meningkat ke luar pulau sudah sampai ke luar pulau rata-rata itu di wilayah Papua nabir Timika sorong dan sekitarnya Kami lebih mensuplai itu ke rumah makan dan toko-toko frozen food seiring berjalan waktu di tahun 2023 itu Masa terpuruk saya di mana Di situ Kami merasa di zona nyaman jualan fokus jualan urusan datang dari rumah ke tempat produksi di Bulan Mei itu suami saya meninggal dunia di situ saya kehilangan arah saya gak tahu mau apa karena beliau adalah pern hidup saya sekaligus partner bisnis saya jadi sangat sulit untuk melelanjutkan dua-duanya di mana saya harus mengganti peran sebagai kepala rumah tangga sekaligus menjadi womanpreneer dari coule preneer bertransisi menjadi woman preneer itu tidak mudah Nah di situ pas meninggal suami saya di awal-awal itu mungkin 2 Minggu pertama itu yang saya kerjakan hanya tidur tidur salat tidur main HP dan tidak sengaja kami scroll-sroll Instagram di situ saya dapat info dari gadepreneer itu saya coba-coba untuk mendaftar Saya tidak berekspektasi apapun Saya tidak punya goloh apapun Pokoknya saya cuma mendaftar saja dan alhamdulillah saya diterima di situ pas mentor review satu kita harus bawa produk di program grad preneer itu untuk dicoba oleh mentor Mas Jaya Setiabudi nah di situ Alhamdulillah beliau merespon baik katanya banding Pro saya itu rasanya enak dan bisa menjadi produk wiining untuk dipasarkan di pasar nasional yang lebih luas seperti [Musik] itu nah saya ikuti semua program-program gadepriner di situ ada banyak program kita mentoring beberapa materi seperti distribusi produk ret pasar ret produksi pokoknya banyak sekali ilmu-ilmu yang saya dapat di gadeprer itu Nah nah dalam proses program itu akhirnya terkurasi lagi nih terpilih dua peserta di wilayah Makassar untuk program rebranding di program rebranding itu saya belajar produk saya di rebranding desain saya logo Saya diedesain ulang seperti itu dan kami juga difasilitasi Untuk cetak kemasan nah di situ Alhamdulillah sampai situ pun saya belum memiliki ekspektasi apapun tidak ada gol saya Pokoknya saya mengalir saja di situ saya merasa karena kehilangan arah Saya tidak mempunyai ekspektasi Apun Saya hanya bilang sama Tuhan Tiap hari saya berdoa ya Allah E saya berikhtiar doa saya itu cuma dua kuatkan saya ya Allah Lapangkanlah saya lapangkan hatiku itu saja Apun itu ya Allah saya hanya menjalani Takdirmu seperti itu karena tidak mudah harus kehilangan partner hidup sekaligus partner bisnis secara bersamaan dengan meninggalkan orang anak yang masih kecil-kecil di mana trek rekord suami saya juga sangat baik saya sangat susah untuk bisa keluar dari zona itu karena memang saya harus melanjutkan sendiri Semua usaha yang awalnya itu cuma dua orang bisa 50% 50% kita berbagi tugas saya harus kerjakan semua sendiri di situ saya merasa kesulitan nah di gadpreneer itu saya merasa disupport tidak hanya segi bisnis tapi segi mental saya juga disupport saya merasa tidak sendiri mungkin saya kehilangan support sistem terbaik saya tapi melalui program gad triner itu saya mendapatkan support banyak dari para mentor dari pihak pkadian dari fasilitator dari teman-teman saya semua yang di gadpr itu men-support saya jadi saya mulai muncul rasa percaya diri kembali saya bangkit kembali bahwa saya itu tidak sendiri loh Ternyata saya banyak yang mensupport saya di gadeprener itu setelah melalui proses kurasi tadi terpilih rebranding ada program lanjut binaan di pegadan itu namanya Ikem nah di Ikem itu saya belajar tentang lebih ke mindset dan mental bisnis saya dan alhamdulillah pulang dari ecam tersebut saya memulai Ada Harapan Baru mental saya terbentuk jadi saya mulai berpikir Ketika saya berhenti untuk tidak melanjutkan bisnis itu semua akan selesai apa yang saya bisalah pakai untuk melanjutkan hidup sama anak-anak saya yang masih kecil-kecil kalaupun saya kerja Siapa yang mau jaga anak-anak saya jadi berpikir saya harus melanjutkan e usaha ini supaya saya bisa ee merawat anak-anak saya sembari bisa untuk berbisnis seperti itu bahkan sampai sekarang itu namanya kita manusia biasa Sekuat apapun support sistem itu tetap ada naik turunnya sekarang saya harus menanyakan semuanya sendiri ketika ada masalah di bisnis di keluarga harus saya selesaikan sendiri dan akhirnya diegadan itu di gadpreneer itu Setiap saya ada masalah saya selalu lempar di sebuah forum itu untuk bukan saya mau minta apapun itu Tapi saya merasa supaya saya bisa menemukan solusi dari setiap permasalahan saya nah saya itu dapatkan diade preneer itu ya Meskipun tidak sepenuhnya seperti suami saya tapi setidaknya di situ saya menemukan supersistem baru jadi saya merasa lebih baik ketika saya berkumpul dengan orang-orang yang memiliki energi positif tersebut untuk ecam-nya tersendiri itu kami langsung offline Saya belajar di Malang Surabaya selama 3 hari 2 malam di situ langsung lebih ke 80 kita action jadi lebih ke praktik seperti itu secara offline e setelah pulang dari Ikem di Malang itu saya lebih memiliki ekspektasi baru Tanpa Suami saya jadi saya memunculkan ekspektasi baru bersama anak-anak saya saja ketika saya melanjutkan bisnis ini saya bisa memberikan kehidupan lebih layak untuk anak-anak saya saya bisa memberikan kebermanfaatkan untuk banyak orang dan ketika bisnis ini semakin berkembang dan sukses e harapannya itu satu yang menjadi kekuatan saya itu bisa menjadi amal jariah untuk suami saya karena di mana bisa dikatakan bahwa banding Sultan ini pionirnya adalah suami saya dari cara cabut tulang dari semua resep yang ada di banding Sultan ini itu dari suami saya jadi saya meyakini itu dalam agama ketika kita memberi ilmu yang bermanfaat itu akan menjadi amal jariah Ketika saya melanjutkan bisnis ini itu akan bisa menjadi amal jariah suami saya dan itu yang bisa saya berikan untuk suami saya sekarang karena meskipun sangat sulit untuk melanjutkan Tapi saya merasa itu yang menjadi kekuatan yang bisa saya berikan ke suami saya itu amal jarinya dari usaha ini bagaimana lebih berkembang Selama masih ada usaha banding Sultan ini eh Insyaallah pahalanya itu akan mengalir ke suami saya seperti itu mungkin semua orang bilang banyak kok yang mengalami kasus seperti kamu kehilangan suami tapi kasus di sini berbeda karena saya sekaligus kehilangan dua enggak hanya per hidup tapi juga partner bisnis secara tiba-tiba [Musik] Nah untuk program gadpr itu sendiri tidak dipungut biaya sama sekali jadi kita daftar saja mengisi form seperti itu nanti kalau terpilih terkurasi kita bisa mengikuti program lanjutan seperti binaan lanjutan mentoring secara online dan offline seperti itu Kalau saya sendiri itu alumni tahun 2023 jadi selama 2 tahun terakhir ini kami dibina sampai sekarang melalui di beberapa program lanjutan Nah itu juga yang menjadi support sistem say yang sekarang ini sampai Alhamdulillah saat ini tembus ekspor seperti itu pencapaian terbesar bagi banding suultan itu sendiri bisa Survive dari keterpurukan itu saja sudah luar biasa menurut saya dan bonusnya lagi ketika ikut gad prenol Alhamdulillah seiring berjalan waktu bisnis kami juga semakin berkembang dengan semakin terkenal dari segi branding lebih baik dan penjualan lebih luas e bagi semuanya yang untuk mendaftar itu teman-teman bisa lihat Instagramnya kita mengikuti Instagram nanti ketika membuka pendaftaran teman-teman bisa langsung daftar dan itu tidak dipungut biaya apapun Instagramnya apa namanya Gade prener di akhir bulan Februari nanti kita buka pendaftaran untuk tahun 2025 ini kalau mentor paling favorit dan sampai sekarang menjadi guru kami Itu Mas Jaya Seti Budi tentunya karena beliau yang pertama juga yang mencoba tester dari B yang presto Itu dan beliau kasih support saya bahwa ini produk kamu untuk segi rasa dan kualitas itu bagus pantas untuk diperjuangkan produk kamu itu bisa bersaing secara global seperti itu Alhamdulillah penjualan kami sudah semakin luas karena Alhamdulillah kan sudah Or jadi menurut saya visi misi dari bandeng Sultan itu sudah tercapai tapi meskipun sudah tercapai ee saya akan tetap terus untuk memperjuangkan lagi supaya lebih banyak dikenal sementara kemarin itu di akhir bulan Januari kami baru menandatangani MOU untuk ekspor ke Amerika Iya ini baru proses untuk kelengkapan dokumen dan alhamdulillah di pegadan juga kami dibina karena kami kemarin kendala di legalitas jadi legalitas er itu cukup sulit apalagi produk Frozen Alhamdulillah Insyaallah kami difasilitasi rumah produksi komunitas untuk bisa mendapatkan legalitas yang lebih standar karena mengingat untuk rumah produksi Bandung Sultan itu masih sangat sederhana dan semakin ke sini setelah di rebranding ini dari pegadian itu lebih fokus lagi ke yang awalnya cuma Rumah Makan toko Frozen sekarang lebih fokus ke oleh-oleh oleh-oleh kas Makassar jadi nanti mungkin ke depannya kami akan branding ke oleh-oleh kas Makassar harapannya bisa membuka outlet yang lebih besar di poros kota Makassar dan menjadi oleh-oleh kas Makassar terbesar di Indonesia [Musik] timur Saya bilang Kenapa sebelum suami saya meninggal Saya merasa di zona nyaman karena saya sendiri itu sudah sangat bahagia hidup bersama suami merawat anak melanjutkan bisnis itu cuma berdua sama suami itu sudah merasa nyaman gitu Jadi betul-betul kami sudah mensyukurilah ceritanya Saya bersyukur di zona sekarang itu merasa di zona nyaman tapi di sisi lain hikmah dari kehilangan suami itu Oh iya Ketika saya di zona nyaman itu merasa stuck di situ saja saya tidak berkembang karena memang di program gadpreneer itu merupakan program perdana saya jadi selama jalani bisnis sama suami itu kami tidak mengikuti binaan apapun tidak mengikuti program apapun stak cuma semua dilakukan berdasarkan pengalaman sama suami pengalaman melanjutkan bisnis tidak belajar tidak ikut pembinaan apapun itu jadi saya merasa hikmah ketika tidak ada suami itu saya bisa upgrade diri saya di situ saya merasa Oh Ternyata di luar S banyak kok orang-orang yang lebih hebat banyak hal yang harus kamu coba banyak hal yang kamu pelajari untuk berbisnis itu kamu harus belajar banyak belajar belajar dan Belajar seperti itu kenapa saya bilang suami saya trk record yang baik karena beliau itu tidak pernah marah bisa diajak kerja sama apapun yang saya inginkan selalu dia upayakan pokoknya sama dia bisa jadi kerja sama yang baik agamanya juga bagus dari segi apapun dia bertanggung jawab sebagai seorang suami beliau sakit infeksi paru dan saat itu hanya satu minggu di rumah sakit langsung meninggal dan secara tiba-tiba di situ saya merasa sangat sulit untuk menerima kenyataan [Musik] itu sebenarnya saya orang Jawa orang tua saya Merantau di Sulawesi Selatan di Makassar ini lulus SMA saya ikut orang tua karena orang tua merasa lebih baik ketika di perantauan itu saya diambil dari lulus SMA untuk ikut di Makassar nah di Makassar itu saya melanjutkan kuliah dulu sebelum bisnis itu saya kuliah di Makassar Akhirnya berjodoh dengan suami saya yang orang Makassar itu nah di situ kami melanjutkan bisnis sampai sekarang ini Bapak Ibu saya jualan keliling nasi kuning gado-gado seperti itu rata-rata orang yang dari Jawa merantau ke Makassar itu e menjualan kalau di Sragen orang tua itu biasa kerja di sawah nanam padi dan lain-lain sebagainya Itu jadi mereka mereka itu mencoba untuk mencari kehidupan yang lebih baik dan lebih layak mencoba Merantau di Makassar ya alhamdulillah sampais ini kami menetap di Makassar Kalau saya sendiri itu lulusan di tiga keperawatan Pernah kami kerja di Rumah Sakit Muhammad Tamrin Jakarta selanjutnya di klinik Kimia Farma di Makassar Kalau kimia farmanya saat itu kenapa saya resain di Rumah Sakit Tamrin Jakarta itu karena saya merasa gak bisa jauh dari orang tua jadi orang tua juga gak bisa terlalu jauh sama anaknya jadi saya memilih untuk resain mencari pekerjaan di Makassar jadi saya kembali ke Makassar seperti itu di Makassar kerja selama kurang lebih 1 tahun di situ kami sudah menjalani pacaran ya ceritanya kenal sama suami saya itu akhirnya setelama 1 tahun kerja kami menjalin hubungan tu kurang lebih beberapa bulan itu kami Menikah suami sudah ada usaha memang sudah usaha percetakan saat itu karena suami juga merasa kewalahan Akhirnya saya resin dari tadi saya ikut bantu suami untuk melanjutkan bisnis sama-sama yang sebelum dari bandang Sultan itu kami memiliki usaha percetakan itu [Musik] tadi di percetakan itu Alhamdulillah sebenarnya lumayan bagus dari segi omset kami juga sudah memiliki beberapa pegawai nah di saat itu kami mengambil ini ruko yang kami sewa itu mau dijual sama pemiliknya Setelah itu kami mencoba untuk KPR ruko yang kami sewa itu itu sudah berjalan 1 tahun terasa berat ya untuk membayar bulanan tiap tahunnya kurang lebih R1 juta per tahun sudah 1 tahun berjalan kami juga ingin menghindari riba Ya udah Bagaimana kalau kita jual saja ini ruko kita mencoba mencari penghasilan lain Jadi saat itu setelah menjual rukuk aset semua percetakan kami jual kami tutup kami ke kampung suami yang ada di Palopo masih di sekitar Sulawesi Selatan juga selama 2 tahun untuk Mencari peluang baru seperti itu di situ bisa dibilang kami kerjanya serabutan dalam artian untuk suami itu Mencari peluang dari modal jual ruko yang ada tadi sama aset-aset percetakan itu kami pakai model untuk membuka Rumah Makan e sembari Saya jaga warung makan suami kerja di kontraktor selama 2 tahun itu di warung makan itu tidak menunjukkan penjualan yang signifikan ceritanya karena mungkin saya juga masih kecil-kecil anak saya jadi gak fokus itu kami juga gak punya ilmu tentang bisnis asal jualan gitu aja jadi tidak dilanjutkan Nah akhirnya Kenapa kami bisa kembali ke Makassar lagi pas hamil anak keempat mau melahirkan anak keempat saya bilang nih sama suami bagaimana kalau kita kelahiran di Makassar jadi jarak tempuh dari Palopo ke Makassar itu kurang lebih 8 jam pas kelahiran anak keempat itu saya merencana mau lahiran di Makassar nih supaya dekat orang tua akhirnya lahir di Makassar belum ada pekerjaan nih karena yang di kampung itu warung Makannya sudah ditutup jadi selah 6 bulan gitu Kami nebeng sama orang tua dari makanannya semua itu orang tua karena memang tidak ada penghasilan apapun uang yang saya dapat dari penjualan aset-aset itu habis untuk bertahan ituup 2 tahun di kampung saya gak ada pekerjaan apapun suami juga tidak pekerjaan nah di situ umur anak saya 1 bulan Saya sempat ngurir nih jadi kurir jualannya orang lain Jadi orang lain itu punya produk nanti saya yang jadi kurirnya jadi saya pernah sebelum mencari kurir Saya punya menjadi kurir terus su suami saya perannya di situ dia jaga anak-anak di rumah kenapa bukan suami yang ngurir karena saya k bilang enggak apa-apa mending saya saja kalau untuk jalanan apa semua lebih ke saya gitu nah sebelumnya dipercetakan itu sebenarnya suami sudah ada ide nih untuk cabut tulang itu untuk mengembalkan bandeng Kenapa tidak posting-posting jualan Kamu itu ikan bandeng di grup-grup tadi Nah di grup-grup yang berbayar Tadi dikasih lolos Nah di situ mulai muncul permintaan banyak makanya muncullah bandeng Sultan seperti itu [Musik] kalau untuk ide cabut tulang itu semua dari suami untuk resep-resep yang varian-varian pun itu dari suami semua dan bersyukurnya lagi di HP suami itu semua data ada jadi resepnya apa saja itu su kan sebelumnya itu tidak tercatat nih tidak ada catatannya karena memang ketika ada pegawai yang untuk meracik resep itu tetap didampingi sama suami jadi di bisnis itu kami bagi tugas saya lebih ke Digital marketing suami itu lebih ke internalnya dalam segi resep pegawai ide inovasi itu suaminya Saya kehilangan arahnya di situ pas suami meninggal lihat nih riwayat chat-chatnya semua dari supplier bahan baku ikan supplier yang rempah-rempah bahan baku untuk stiker kemasan itu ada semua di situ bahkan resep pun masih ada Sema di situ saya Saya bersyukur karena masih ada jejak-jejak digital itu dari chat-chat suami ke suppplayer saya coba nih untuk saya ambil alih pekerjaan di situ jadi saya Chat satu peratu resep pun saya coba untuk belajar lagi sama pegawai saya untuk Ayo kita pasti bisa saya mensup semnya Ayo kita cobalah bikin resep-resep itu dan Alhamdulillah masih terima masyarakat sampai sekarang Eh sampai sekarang pun saya masih menangis tapi menangis saya beda mungkin dulu nangisnya karena betul-betul terpuruk hilang arah kalau sekarang nangisnya itu lebih keterharu Oh Ternyata saya bisa ya melalui semua itu meskipun berat tapi alhamdulillah sampai sekarang saya bisa bisnis saya bisa berkembang ee hikmahnya itu tadi usustazah saya semakin besar saya bisa upgrade skill saya upgrade bisnis ternyata di luar sana itu banyak loh orang-orang hebat e banyak hal yang harus kamu coba di satu kali 24 jam itu saya betul-betul harus memanage waktu sebaik mungkin hikmahnya lagi yang membuat saya lebih semangat Ketika saya punya uang dari bisnis ini Ketika saya bisa sukses dari uang itu Meskipun tidak bisa menghilangkan duka Saya kehilangan suami tapi setidaknya itu bisa membantu saya jalan saya untuk Survive untuk bisa sembuh dari luka Kenapa misalnya nih kalau anak saya nih Seharusnya saya semua handle sendiri seperti antar sekolah gitu saya biasa suruh orang untuk antar sekolah itu juga dibutuhkan uang untuk yang lainnya Mungkin pas meninggal suami itu anak saya yang kembar itu seharusnya masuk SD dari TK ni saya vakumkan 1 tahun karena saya belum ada daya untuk bisa mengurus di situ tapi bukan berarti saya menelantarkan Anak saya tidak dengan uang yang saya punya itu saya mencari guru les privat jadi saya bayar mereka untuk les privat di rumah selama 1 tahun itu dari segi akademiknya dari privat untuk mengajinya dan itu butuh uang juga nah dari situ saya merasa terpacu nih untuk terus mengembangkan bisnis ini seperti itu itu cara memenat saya di 1 kali 24 jam itu tapi sekarang Alhamdulillah semakin diriringnya waktu ini saya sudah mulai ya berdamai dengan hidup itu lebih fokus ke anak sebisa mungkin yang terjemput anak saya yang mengurus di rumah saya untuk urusan bisnis saya alihkan untuk mencari pegawai seperti itu Iya kalau anak saya itu empat perempuan semuau Iya yang pertama umur 10 tahun kelas 4 SD yang kedua itu kembar kelas 1 SD yang terakhir itu umur 5 tahun belum sekolah nanti tahun depan baru masuk TK Alhamdulillah di rumah itu saya urus sendiri semua kecuali kalau misalnya saya ada kegiatan di luar misalnya seminar ataupun menjadi narasumber dan lain-lain saya titip ke orang tua kalau untuk gadepreneer sendiri itu saya harapannya semoga program ini itu terus dilaksanakan untuk tahun-tahun berikutnya karena menurut saya di luar S Mungkin banyak seperti saya kasusnya banyak UMKM UMKM yang perlu butuh support sistem Entah dari segi segi bisnis maupun dari segi mentalnya nah di gadprener itu semua bisa kita dapatkan dua-duanya enggak hanya untuk pengembangan bisnis tapi kita betul-betul juga dari fondasi utama itu foundernya di situ kita dapat support dari gadper dan untuk teman-teman mungkin di luar sana yang merasa kehilangan support sistem merasa ingin berkembang bisnisnya mungkin bisa untuk mencoba ikut program gadpriner gratis oke dalam hidup itu kita harus punya pondasi hidup Nah untuk pondasi hidup dari saya sendiri itu yang saya pegang sampai sekarang itu empat poin yang pertama itu doa Ikhtiar tawakal dan yang keempat itu di jalan yang benar Insyaallah ketika kita sudah melakukan keempat itu dengan baik kebaikan-kebaikan itu akan terbuka jalan kebaikan-kebaikan itu akan menghampiri kita untuk perempuan-perempuan di luar sana yang memiliki kasus yang sama seperti saya Kalian pasti bisa melalui semua kalian harus semangat Tunjukkan bahwa wanita itu mempunyai hak yang sama untuk sukses dan berdaya tanpa melupakan fitrahnya sebagai seorang wanita Saya ratasari dari bandeng Sultan Makassar Sulawesi Selatan Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waikum [Musik]