Keterbatasan Bukan Alasan Untuk Berhenti Belajar, Tidak Ada Yang Mustahil di Dunia!
FtubHZp0pWg • 2025-01-17
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
cuman kdratullah kami punya ayah itu
meninggal di tengah berdakwah harapan
kami beliau masuk kepada sebuah hadis
yang dikatakan oleh Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam almaru yamutu
ala maasya
Al manusia itu akan mati sesuai gaya
hidup yang paling banyak sampai Kakak
kami itu sering pulang di rumah itu
ditemukan ada seekor ular ular masuk ya
kan Kara perempuan sendiri kemudian
anaknya mondok semuanya dan saya
terutama mondok saya sulit sekali untuk
pulang Jadi sebenarnya kalau kita mau
cari ilmu yakin itu Insyaallah selalu
ada solusi dan selalu ada jalan Berikan
waktu saya 6 tahun kalau enggak berhasil
berarti kita kalau bahasa dagang gulung
tikar kita berbisnis Ayo jual beli
sarung apaap dan sebagainya berbisnis
kemudian kita membantu orang yang
mungkin dia bisa dalam masalah dakwah
ini karena kita pulang membawa tiga
prinsip yang diberikan sama guru kita
alhabib
mustofaabud jadilah kamu salah satu
daripada
[Musik]
tiga Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh bismillah alhamdulillah
wasalatu wasalam ala rasulillah Muhammad
bin Abdillah wa
Aliat perkenalkan kami alfqir nama kami
Ahmad Mustain bin Ahmad Kamali Kami
lahir di
Kediri pada tahun
1985 di bulan Agustus tanggal
25 Alhamdulillah kegiatan saat ini kami
ada media dakwah melalui kajian-kajian
keliling ada di masjid ada di
rumah-rumah dengan nikmat daripada Allah
beberapa tahun yang lalu ada pondok yang
sebelumnya kita Rintis
Madrasah dan saat ini Kami lebih fokus
untuk ke pondok atau kajian-kajian
keliling mulai
dan lain sebagainya berbicara ilmu agama
Alhamdulillah kami memiliki orang tua k
Ahmad Kamali beliau memang tekun di
dalam berdakwah beliau hingga merintis
pondok itu yang kami dengar se selama
kurang lebih 5 tahun beliau mampu
mendirikan Pondok dengan jumlah murid
sudah mencampai kurang lebih 100 laki
perempuan belum madrasahnya dan lain
sebagainya
beliau luar biasa cuman qudratullah kami
punya ayah itu meninggal di tengah
berdakwah harapan kami beliau masuk
kepada sebuah hadis yang dikatakan oleh
Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
almaru yamutu Al maasya
alai manusia itu akan mati sesuai gaya
hidup yang paling
banyakaru alai dan bagaimana dia mati
nanti akan dibangkitkan dan dikumpulkan
bersama orang-orang bagaimana dia
meninggal kalau dia meninggal dalam
keadaan berdakwah Insyaallah kumpul
dengan mereka orang-orang yang Saleh
para nabi para syuhada para Salihin dan
seterusnya beliau merintes dakwahnya
luar biasa sehingga ketika beliau hari
Rabu beliau imam salat asar jatuh maka
besoknya malam Jumat belum Meninggal
saat itu Beliau memiliki anak total kita
bersaudara itu delan saudara dan alfakir
kebetulan yang paling terakhir saat
orang tua meninggal kami masih umur 40
hari jadi saya tidak pernah bisa melihat
beliau bahkan bermimpi ketemu beliau mau
ngebayangkan enggak enggak bisa dan
alhamdulillah kami pun tidak menemukan
fotonya jadi itu membayangkan beliau
kami Engak enggak bisa pernah saya itu
ketemu salah satu Kiai di Tulungagung
itu kebetulan dia kenal sama orang tua
kami Dia mengatakan Abah jenengan itu
orang wirai enggak mau difoto itu yang
kami cerita yang kami tangkap memang
kalau kita bicara hukum foto kan ada
perbedaan pendapat ada yang mengatakan
itu enggak boleh karena intinya adalah
menggambar tapi ada yang mengatakan kan
beda dengan menggambar sebagainya
alhasil itu orang tua kami sehingga dari
hal itulah yang mungkin membentuk
daripada karakter kami sehingga kami
harus sebisa mungkin Bagaimana bisa
meneruskan perjuangan daripada orang tua
yang beliau Rintis dengan luar biasa
susah payah dan kami masih kecil dan
akhirnya bahkan kami ini orang tua kami
itu pendidikannya lebih fokus kepada
agama sehingga kita bersaudara Del itu
yang sampai besar sampai berumah tangga
ada lima orang saya punya kakak-kakak
itu pendidikannya enggak lebih daripada
SD Kenapa Karena kekhawatiran daripada
orang tua kami Kalau di luar sana nanti
banyak pengaruh dan sebagainyaanya
setelah tamat SD langsung mondok Setelah
itu kami langsung mondok kemudian
belajar sebagainya ya Otomatis setelah
daripada Pondok niatan terbesar Kami
adalah bagaimana kita menyalurkan ilmu
yang telah kita dapatkan ya mungkin
karena nuansa nuansa itu yang selalu
kami dengar sejak kecil daripada
keluarga orang tua sudah meninggal sejak
saya masih baik dan sebagainya maka
Alhamdulillah ee dalam benak kami
sendiri pun tidak ada niatan setelah
selesai SD kecuali ya memang mondok jadi
Alhamdulillah kita Semoga dapat ianah ya
pertolongan daripada Allah kita pun
targetnya mondok dan mondok tapi ya
namanya manusia dulu kita itu kecil
Mungkin orang menilai kami itu nakal
tapi mungkin ada hikmahnya sampai maaf
maaf Kita di SD itu itu dapat peringkat
bukan peringkat prestasi tapi nakal
cuman dari nakal itu membuat orang tua
dan keluarga saya punya kakak itu ini
Mustain ini kalau mondok pondoknya
enggak ketat bahaya karena dari
karakternya ini sehingga saat itu ada
pondok yang sangat ketat luar biasa
diarahkan kepada kami kepada pondoknya
beliau murabbiir ruhina guru kami yang
luar biasa Semoga beliaum panjang umur
sehat Afiah Al Habib Mustofa bin
Muhammad bin thaahir baabud Pondok
beliau ketat luar biasa makanya kami
dimasukkan di sana Kalau tidak di sana
mungkin wallaham B sebenarnya orang
nakal itu Kalau kami enggak ngerasa
nakal tapi orang tua atau guru SD kami
menilai kami nakal sehingga ketika
ketemuan Wali santri itu masih ingat
orang tua kami dipanggil dikasih tahu
kalau Mustain ranking dua tapi nakal
bukan prestasinya Ya gak tahu nakalnya
kayak apa ya anak kecil anak kecil zaman
dulu itu kemudian Alhamdulillah mondok
di beliau Habib Mustofa yang luar biasa
ketat dan sebagainya para aturannya luar
biasa ee sehingga Semoga bisa merubah
daripada karakter kami dan kami sangat
terkesan dengan beliau murabbi ruhina Al
Habib Mustofa bin Muhammad bin thahir
baabud beliau itu kalau dawuh memberi
nasihat benar-benar nahsiat beliau itu
masuk ke hati kami kami merasakan Kok
begitu luar biasa Apa sih makanan beliau
kok nahsiat itu benar-benar merasuk
beliau itu punya Peraturan kita enggak
boleh keluar Pondok saking kita
bagaimana berusaha untuk mentaati beliau
kita ini keluar daripada gerbang Pondok
itu itu seperti berdosa demikian kalau
seandainya kita izin misalkan keluar mau
ngambil baju misalkan kita cuman ngambil
baju enggak berani mampir di toko dan
sebagainya padahal anak pondok ini kan
paling suka makan maaf kalau keluar
kadang-kadang jadi alasan palmitnya
Ambil baju tapi ke toko beli ini
sebagainya sebagainya ini pengaruh
daripada didikan beliau luar biasa
Alhamdulillah kami bisa menempuh
pelajaran mendapatkan pendidikan yang
luar biasa daripada beliau hab Mustofa
selama kurang lebih 8 tahun di pondok
pelem maisan Mojo Kediri memang
Alhamdulillah lebih kami juga bersyukur
lagi kita ini punya ibu yang semangat
untuk anaknya dipandaikan seputar agama
kami kakak laki kakak perempuan Semuanya
harus mondok bahkan beliau rela di rumah
selalu sendiri anaknya mondok semuanya
kalau kita bicara nikmat orang tua itu
apalagi perempuan ya Ditemani sama anak
karena dia punya sawah dia harus kesaah
harus ini sebagainya Tapi beliau lakukan
sendiri ya apa supaya anaknya
benar-benar bisa maksimal mendapatkan
ilmu sampai Kakak kami itu sering pulang
di rumah itu ditemukan ada seekor ular
ular masuk ya karena perempuan sendiri
kemudian anaknya mondok semuanya dan
saya terutama mondok saya sulit sekali
untuk pulang dari kegigian itu mungkin
karena gesekan selama beliau mengawal
daripada suaminya Ayah kami mungkin dari
itulah beliau punya tekad yang kuat
semangat dan penuh dengan kesabaran
supaya kami bisa memaksimalkan belajar
di pondok walau sangat terbatas sekali
dalam pembiayaan jadi Kalau kami mondok
di Habib Mustofa itu pondoknya kan
kampung kemudian biayanya ditekan karena
Rahmat daripada guru kami Habib Mustofa
beliau enggak mau biaya mahal sebagainya
tapi ketika kami akhirnya ada tawaran
dari beliau untuk mondok di Habib Taufiq
dengan sistem yang luar biasa
teman-teman kami adalah orang-orang yang
kaya ya kami harus dengan jerih payah
dah dengan jerih payah sampai kita
bagaimana jual rumah untuk bisa mondok
jadi gini ketika Alhamdulillah kami bisa
menyelesai kurang lebih 8 tahun di
pondok Habib Mustofa kita bisa sedikit
ikut bantu Khidmah ngajar di beliau
selama 2 tahun waktu itu beliau ada
rencana untuk memberangkatkan Putra
beliau alhib Syekh Bin Mustofa babud
untuk mondok di Pasuruan kita enggak ada
harapan ke Pasuruan karena biaya kita
enggak mungkin padahal dorongan beliau
kalau bisa bukan sekedar di Pasuruan
Habib Taufik Mungkin Sampai Ke Yaman
hadrumut Habib Umar Bin Hafid ataupun di
Tarim Rubat Tarim Al Habib Sultan ilim
Habib Salim assyatiri akan tetapi kita
enggak ada harapan kita berangkat mondok
ya seperti biasa kita setelah liburan
Syawal itu Idul Fitri itu kita berangkat
beliau bertanya kepada kami Mustain gak
Pengin mondok ke pasruan maka jawab Kami
bukan pengin sangat Estu sangat pengin
ya artinya memang ini dari hati kami
kepengin cuman kita tahu sendiri Kita
sadar kita ini sangat ee terbatas di
dalam masalah biaya sehingga dari itu
beliau mengatakan Ya sudah kalau gitu
coba izin sama orang tua akhirnya kita
pulang kita ngomong sama orang tua apa
jawabannya ya Enggak boleh bukan karena
enggak setuju bukan karena biaya
sehingga kami ngerengek ngerayu saya
ngerayu saya Kami ee merayu kepada Ibu
si apa kita mondok ini jangan k khuwatir
Insyaallah Bi cukup engak kuat ngerag
hati bahasa dulu ya karena terlalu jauh
biayanya saat itu di Habib Taufik awal
itu per bulan r250.000 untukang daftar
itu kurang lebih
250.000 juga dan kita waktu mondok di
Habib Mustofa itu ibu Kami cuma
ngeluarkan 1 bulan kurang lebih Rp50.000
sama beras 10 kilo kalau sear kita masak
sendiri artinya Enggak banyak dibawah
100 tapi harus biaya r250.000 dari mana
perempuan janda dan hanya menunggu hasil
daripada panen tanaman yang ada di sawah
makanya jawabannya cuman gak bisa tapi
karena ngelihat kita gigih ngerengek
kita sampai menangis ya sampai enggak
tidur dan sebagainya malam saya sampai
waktu itu hafalkan surat apa itu saya
lupa Itu surat apa itu am salun apa
supaya saya dapat izin dan sebagainya
nya akhirnya dikasih izin cuman beliau
cuma mengatakan tak kasih izin cuman tak
biayai bisa makan 1 bulan dan uang
daftar itu enggak ada saya alhamdulillah
siap padahal seandainya kalau kita
berangkat beneran nyampai sana kita kan
perlu kitab kitab dari mana dan di sana
di bel itu metode baca kitab baca
kitabnya bagus jadi kalau mondok di
Ustaz Taufik itu kualahan beli kitab Lah
akhirnya tanpa sepengetahuan ibu penting
kita bisa berangkat dibekali uang saat
itu r500.000 B bisa untuk Bi daftar
masuk Pondok dan makan 1 bulan maka
untuk beli kitab di luar Pengetahuan ibu
saya ngutang sama teman yang penting
saya bisa bertahan di sana saya
berangkat ke sana Ini simpel rumusnya S
penting saya bisa di sana entah mungkin
tahun itu Kalau seandainya saya enggak
mampu untuk biaya perbulanan mungkin
saya Khidmah ya apa caranya S penting
saya bisa di lingkungan ilmu di
lingkungan yang semangat belajar ilmu
saya dapat faedah dapat manfaat sehingga
kita benarendapat ilmu terus kemudian
mondok di Ustaz tfid berjalan kurang
lebih 1 bulan Ahan berikut nya ada waktu
pembayaran lah ini kita mulai mikir Nah
akhirnya ketika ibu tahu hasil
sebagainya Ibu bilang ke kami ya wis aku
dapat warisan rumah rumah dapur maksud
kami ya Ibu kan asalnya dari litar Kebun
Agung jadi salah satu warisan dari orang
tua beliau dapur rumah dari kayu dari
kayu jati cuman yang karena di dapur
kena api waktu masa kan jadinya hitam
dijual sulit tapi qudratullah waktu kita
ada di pondok dijual Bisa laku dengan
Har yang mahal jadi waktu itu setelah
kurang lebih kami ada di pasruan mungkin
berapa ya 3 bulan Kami belajar di masjid
mthalaah itu sambil apa ya menangislah
merebes kalau bahasa kita ini sudah
waktunya bayar kok enggak ada duit
Enggak ada telepon dari rumah di saat
seperti itu tibah-tibah ada panggilan
dari kantor Pondok Ustaz Taufiq yang
mengatakan Mustain Min Kediri aytiya
Ilal idarah Mustain dari Kediri datang
ke kantor saya langsung bergegas ke
kantor ternyata di situ ada telepon dari
rumah yang waktu itu nelepon Saya punya
kakak lelaki Mustofa namanya Ah saya
telepon wes Alhamdulillah pawonnya payu
dia bilang seperti itu ya Allah Lego
bisa bayar bulan itu pahwone payu
akhirnya Ya sudah dan alhamdulillah
Setelah dari penjualan dapur itu kita
bisa bertahan mondok lantas setelah itu
berikutnya Bagaimana Subhanallah ibu
kami bercerita waktu kami pulang di saat
butuh Bi yang banyak tidak terjadi
sebelumnya atau mungkin setelahnya Apa
maksudnya ibu itu perempuan dia harus ke
ladang nanam waktu itu jagung kita pasti
tahu ya perempuan kekuatan tidak sama
dengan yang laki dari segi apapun Waktu
itu waktu masih kita butuh biaya di
pasuran dengan biaya yang tinggi buat
kami itu kami anggap tinggi bahkan saya
punya prinsip kami mondok di pasuran itu
membayar dengan darah saya S bilang
seperti itu tapi justru daripada itu
mendorong kepada kami untuk belajar
dengan maksimal makanya Alhamdulillah
waktu itu di Ustaz taufi ada tiga
jurusan beda dengan sekarang ada lghah
bahasa mendalami bahasa dengan acuan
Alfiah Ibnu Malik 1000 itu nadam
kemudian ada mubalagah kemudian ada yang
berkaitan dengan bahasa dan juga ada
syariat ajuan hafalannya adalah kitab
zubat nadam fil fikih Mazhab Syafi'i
kemudian ada kitab kitab yang lain
seputar tentang fikih Ushul Fikih qad
Fikih dan sebagainya dan juga al-qur'an
alhamdulillah waktu itu karena saya
punya prinsip Saya di sini membayar itu
dengan darah artinya ibu itu dengan
jurih payah yang berdarah-darah
sehingga saya harus apa membalas bayaran
daripada Ibu saya belajar juga
berdarah-darah akhirnya kami ikut dua
saya langsungus ikut dua ikut Lughah
sama ikut e syariat walaupun pada pada
akhirnya sebenarnya mungkin dalam hati
itu kita nyesal Kenapa kita enggak bisa
maksimal di salah satu tapi karena itu
tadi dorongan daripada itu dan kita
Terlanjur masuk dan Alhamdulillah
qudratullah Allah berikan kemudahan
dalam waktu 2 tahun kita bisa
menyelesaikan daripada dua jurusan
tersebut syariat sama lghah sehingga
kami dapat izazah dari Ustaz Taufik yang
syariat waktu itu dikasih jubah warnanya
biru adapun yang lulus daripada Lughah
kami dikasih sorban dari sebab itu ee
Subhanallah ibu kami pun juga bercerita
kepada kita Alhamdulillah tidak terjadi
sebelumnya dan setelahnya kita nanam
jagung itu kata beliau ranking satu
kalau bahasa orang jagungnya besar
kemudian Kalau bahasa Ji muput wohnya
muput itu sampai ujung itu jagung semua
junglnya itu enggak kelihatan dari itu
Subhanallah saat butuh membiaibia kami
waktu mondok Alhamdulillah setelah 2
tahun tapi setelah 2 tahun waktu itu
kita masa Khidmah kitab kita sebagian
diberikan sama pondok tapi waktu itu
kita Khidmah untuk membantu ngajar dan
kemudian menjadi pengurus sebagainya Itu
pun Menanam Jagung menanam tidak seperti
sebelumnya Jadi sebenarnya kalau kita
mau cari ilmu yakin itu Insyaallah
selalu ada solusi dan selalu ada jalan
Iya setelah kita selesai ada di di Habib
Taufik Kurang lebih 3 tahun banyak
motivasi yang kami dapat dari beliau dan
juga banyak ilmu yang kita dapat
daripada beliau Kalau kami selama
belajar di Habib Mustofa 8 tahun
benar-benar kami merasakan tarbiah
masalah Istiqamah disiplin masalah
ibadah yakni masalah baca wirid
ketertiban membaca doa Fajar wirdul
Latif Yasin dan yang lain sebagainya
luar biasa kemudian ditambah kami ada
Habib Taufik kita mendapatkan tambahan
banyak ilmu dari berbagai sudut mulai
fikih mulai balagah qidul fikhiyah
bahkan tentang e masalah perselisihan
mungkin paham-paham di luar ahlusunah
Wal Jamaah sebagainya kami pun juga
mendapatkannya ah setelah itu kami
selalu dimotivasi dan didorong sama guru
kita ya memang ada sebuah makqalah atau
Apa semangat guru itu akan menjalar
kepada muridnya semoga kami muridnya ya
walaupun kita ini banyak lah banak tidak
seperti yang diharapkan sama
beliau-beliau itu sehingga tidak ada di
dalam benak kami setelah selesai mondok
dari Pasuruan itu kecuali ya kita
berdakwah sesuai daripada kemampuan kita
dan beliau selalu motivasi kamu
berdakwah itu nanti pasti menemukan
banyak omongan-omongan satu kamu
dianggap masih kecil masih muda dianggap
sok pintar dan sebagaisebagainya itu
kata beliau itu rabuk rabuk itu pahit
mungkin gak enak tapi menyehatkan dan
itu benar terjadi dan alhamdulillah kami
setelah pulang daripada Pondok beli
kitab-kitab kurikulum yang ada di
paseruan maksud kami kalau bisa ya kami
buat pondok atau ya minimal madrasah
atau Pondok sebagainya karena di antara
dorongan daripada beliau kepada kami
Beliau mengatakan an afrah minkum Saya
bangga suka kepada kamu kalau kamu itu
punya murid yang kemudian bisa baca
kitab karena kalau dia murid bisa baca
kitab dia bukan sekedar menjadi konsumen
bukan sekedar dia cuma cari bahan
tambahan kajian dari Ustaz Fulan gak
Tapi dia bisa memberi makan kepada
masyarakat dan itu anfa Nah dari
dorongan itulah setelah kami pulang dari
sana gak ada lain kecuali kami pengin
buat Madrasah dulu karena Pondok yang
didirikan sama orang tua kami Sebelum
kami pulang dari pondok pondok sudah
berakhir ya P tidak tidak berlanjut
sebenarnya bertahan cuman kemudian tidak
berlanjut sehingga kami harus merintis
yang yang baru lagi tapi ya gitu kita
buat metode baca kitab misalkan ee yang
K dapat dari beliau dari Ust Taufiq atau
daripada Habib Mustofa Dar di pondok
pelem itu ya anak-anak yang belajar samp
kita enggak mampu enggak kuat karena
hafalan ya waktu itu ada belajar anak 10
tapi ya prototol kalau bahasa Jawanya ya
satusatu Tinggal satu nah tinggal satu
kemudian saya kita ketemu beliau guru
kita Ustaz Taufik selalu ditanya Ma
watak fil bait Apa tugas kamu di rumah
Alhamdulillah Ustaz udaris kita ngajar
Oh Masyaallah Alhamdulillah kam nafar
berapa orang yang belajar Alhamdulillah
Ustaz asrah 10 fatasqat tapi jatuh satu
satu satu tinggal satu dan satu ini
tahun depan setelah Syawal ini nanti mau
mondok jadi sudah hancur maka beliau
matkan kepada kami e albidayah Minal
gillah permulaan itu harus jadi sedikit
belum motivasi kepada Kim kau jangan
lihat Ustaz kamu seperti ini sekarang
dulu kita enggak seperti ini Ustaz
Taufik itu yang kami dapat cerita dari
alumni dan sebagainya dulu murid tiga
tapi pelajarnya beda ini pelajar lain
ini lain sebagainya telaten dan
seterusnya makanya beliau mendorong
kepada kita albidayah minalqillah
permulaan harus dari sedikit nah dari
situ ketika kami sudah punya tekad untuk
membuat sebuah Madrasah maka apapun yang
terjadi kita berusaha untuk tertib
sampai ee suu saat ya ketika kami ada
acara di Pasuruan waktu itu kami ke
Pasuruan tidak pakai mobil ya pakai
sepedah motor terus harus kehujanan dan
sebagainya tapi bada Magrib anak ada
jadwal ngajar sama anak-anak Madrasah
ini berapa orang enggak banyak ada anak
empat atau berapa ya kita harus
berangkat pulang pulang nyampai rumah
Duduk kayak ngelayang ngelewang sampai
capeknya ya harus seperti itu yaah mulai
daripada itu cuman ya gitu ketika kita
ngadakan belajar Madrasah sebagainya
karena memang kita semuanya memulai dari
awal kita dari segi finansial dari segi
duit gak ada dari segi bisnis kita juga
enggak bisa bisnis karena sejak kecil
kita di pondok tapi kita hanya punya
tekad sebagainya dan bismillah Enggak
tahu dah akhirnya kita ee ada inisiatif
coba dakwah keluar ada misalkan Ada
kajian di luar kami cuman berpikir
barangkali dengan dakwah di luar itu ada
beberapa orang lah mau berpikir untuk
ikut membantu daripada Madrasah kami
kurang lebih seperti itu Terus akhirnya
daripada kita membuat dakwah ada di luar
barangkali ada kekuatan jemaah dari luar
yang membantu daripada Pondok at
Madrasah waktu itu belum sampai berpikir
pondok tapi ya quudrullah Ee qudratullah
semakin berjalan ke sini ke sini dan
akhirnya Setelah 1 tahun setengah ya
kami menikah kami dapat santri daripada
guru kami Habib Mustofa B Abud kami
menikah sama kita punya istri juga bukan
dari latar belakang yang punya UN
ekonomi yang yang sama aja sudah kita
mulai Semuanya dari awal cuman kami cuma
ngomong sama istri Saya bilang Anda
mondok saya juga mondok sama mondok ya
kurang lebih istri saya mondok itu 9
atau 10 tahun ya atau bahkan 11 tahun
juga jadi pulang-pulang juga kawin sama
kita gak sempat misalkan dia pulang di
rumah dulu 1 bulan gak pulang ya akad
nikah sama kami kemudian pulang setelah
itu ikut kami saya cuman bilang Sudahlah
kita bismillah yakin kita sesuai
daripada jurusan yang kita pelajari
sampaian mondok aku y mondok jadi kita
harus di bidang ini Cuman ya gitu
ujiannya kita punya anak satu dan
sebagainya enggak ada duit dan
sebagainya ya Saya itu punya sudah
montor itu tidak mau ngikuti keinginan
majikannya artinya dia kalau mau
berhenti ya
berhenti sampai waktu kita ke rumah
mertua ada di Jawa Tengah Wonogiri
monornya kalau mau berhenti ya berhenti
ya itu urusan kabilator tak apa waktu
kita gas berhenti di hadapan orang itu
kita pura-pura ngongkek boyok padahal
karena ini maksudnya motor itu berhenti
e mungkin 2 atau 3 menit dia bisa jalan
lagi akhirnya untuk sampai bagaimana
saya menyemangati kepada istri sudah
ginilah coba berikan kepada saya
kesempatan saya minta waktu 6 tahun saya
bilang ke istri kita
memaksimalkan ngajar maksimalkan ngajar
saya mililiih metode baca kitab itu kan
terus menggali ya saya mililih ngajar
pagi berarti saya enggak kerja Sudah
walaupun Sebenarnya saya punya usaha itu
bisnis minyak wangi dulu saya buat saya
titipkan di pondok-pondok sebagainya ya
sebenarnya lumayan cuman jalanlah bukan
lancar karena kita enggak ada basic ke
situ itu saya ngajar pagi enggak kerja
wis harus sabar anak pertama itu beli
Pampers enggak ada semua enggak ada mau
beli apa dompet sudah tahu enggak ada
duitnya tapi cuman dibolak-balik ketika
sudah terkumpul dari uang 1000 kadang
receh sebagainya taruh terkumpul r.000
Ayo berangkat beli bakso sudah dapat dua
mangkok Sudah berani itu gak ada
selainnya terus kami ngomong sama istri
sudah berikan waktu saya 6 tahun kalau
enggak berhasil berarti kita kalau
bahasa dagang gulung tikar kita
berbisnis
Ayo jual beli sarung apaap sebagainya
berbisnis kemudian kita membantu orang
yang mungkin dia bisa dalam masalah
dakwah ini karena kita pulang membawa
tiga prinsip yang diberikan sama guru
kita Al hababib Mustofa P Abud Jadilah
kamu salah satu daripada tiga Alim maka
manfaat dengan ilmu kamu saleh manfaat
dengan doanya Kamu atau berharta manfaat
dengan harta kamu kita ngomong sama
istri sesuai Dar ada jurusannya anda
belajar saya juga belajar kita lewat
daripada ilmu semampu kita sesuai ilmu
yang kita miliki kita bukan Alim bukan
apa sees kemampuan kita Wali BTA dan
sebagainya itu Kalau seandainya enggak
berhasil kita gulung tikar kita kerja
bisnis ya apa caranya kita maksimalkan
nanti melihat daripada siapa saudara
atau yang kita kenal atau yang EE
benar-benar berhasil dan berdakwah kita
bantu dalam segih harta tapi
alhamdulillah qudratullah berjalan
kurang lebih berapa ya du atau 3 tahun
ternyata Alhamdulillah sedikit ada
kelihatan hasil Bahkan waktu itu ada
anak ee Sumbawa ada ini pengin mondok ke
kami tapi kita enggak ada tempat dan
sebagainya terus kita terus bagaimana
memutar Bagaimana cara metode nahu kitab
kita kenalkan Cuman ya gitu metode ini
kita kenalkan kurang ada respek daripada
masyarakat karena menganggap kayak
enggak mungkin dalam waktu singkat bisa
bisa membaca kitab gundul karena mereka
menganggap bahasa k Gul itu harus lama
dan seterusnya dan seterusnya sebenarnya
itu tidak ada enam Kenapa enam dan
sebagainya ya karena saking bingung ya
Apa saya bisa menenangkan Saya punya
istri karena saking seringnya kita
enggak punya apa-apa enggak ada uang
Enggak ada Ini sebagainya Ya Allah
sangat minim sekali kalau kita enggak
ada apaapa ya paling munyer ke mana baca
alkahfi baca Waqiah tu Sambil nangis
atau bagaimana sebagainya ya ucapan 6
tahun ini bukan karena apa ya karena
bingung cara ngomong tapi masih ingat
saya bilang 6 tahun padahal waktu itu
kita ada tawaran saya punya teman itu
Habaib dari NTB dia bilang Ustaz ikut
kami tak buat no toko toko minyak wangi
buat sugul Antum buat kerja Antum tapi
Antum bantu dakwah kami ada Tan seperti
itu terus lagi-lagi ada teman saya ada
di Kalimantan itu juga telepon antum mau
bantu Ana ngajar satu bulan tak gaji
rp1.a500 ini tawaran yang menggiurkan
ini sebenarnya ya 1 bulan R juta 500
Waktu itu saya enggak ada apa-apa enggak
ada yang mengenal dan sebagainya Ya tapi
saya t yakin Insyaallah lah ya kita
harus seperti ini dan Alhamdulillah
karena kondisi Kita sejak kecil enggak
ada orang tua lagaki ya karena kondisi
minim ya artinya enggak punya duit dan
sebagainya ya bukan beban yang yang
begitu berat dan sebagainya jalan gitu
aja sudah ya itu hanya 6 tahun itu hanya
saking bingung bagaimana menenangkan
daripada Seorang Istri
kalau kita berbicara membuat Pondok itu
memang kami merasakan sulit ya memang
kita mulai dari bawah dari awal orang
tua memang dulu pernah ada pondok tapi
akan sempat berhenti fatrah dan tidak
berkesinambungan itu pun Pondok dirintis
belum Lama artinya belum punya alumni
yang banyak dan sebagainya kita sejak
awal itu selalu mempromosikan metode
baca kitab tapi kali-kali kan kita sudah
ada kaj J keliling sekali-kali kita
promosikan jemaah ini selalu kurang ada
respek enggak ada tanggapan karena
sampai saya membuat sebuah istilah kita
cerita metode baca kitab ke jemah ke
orang tua itu sama seperti orang
menceritakan enaknya jenang maduongso
sama anak kecil gak nyambung walaupun
maduongso Jenang itu bahannya adalah
bahan yang sehat dan sebagainya gak
nyambung H demikian mereka para jamaah
kami tapi semakin gini Kami tidak
menyerah tapi ada beberapa anak belajar
Kami dari situ kami terus menggali
menggali dan menggali dan menggali terus
dan juga dari keterbatasan kami enggak
ada duit biaya untuk mendatangkan guru
yang membantu kepada kami ngajar di
waktu pagi karena meang kami bismillah
totalitas kami keluarkan waktu pagi yang
harusnya kerja itu ya walaupun kita
sudah punya anak harusnya untuk ngajar
itu karena enggak ada duit dan juga kita
enggak ada orang yang bisa untuk kita
ajak ngomong masalah ini ya saya harus
berpikir keras artinya berarti supaya
dia cepat jadi guru itu pelajar ya S
penting bisa baca setelah baca bisa
nulis setelah itu langsung belajar Nahwu
sharaf praktik Nahwu sharaf praktik dan
seterusnya sampai dia bisa baca kitab
akhirnya masuk fikih dengan cepat lah
terus kemudian Alhamdulillah di beberapa
tahun yang lalu ada anak pengin mondok
waktu itu Corona Corona kan kegiatan
belajar di luar berhenti anak ini
ngerasa Enggak ada kegiatan PIN mondok
ya sudah silakan dan sebelumnya memang
qudratullah ya ada salah satu jemah kita
jemah ini sebenarnya pengin gabung sama
kita cuman banyak orang itu menyebar ee
perkataan bahwa kami itu garis keras dan
sebagainya sehingga mau masuk itu harus
memantau-mantau dulu dia mengatakan
kurang lebih 1 tahun mau gabung sama
majelis itu enggak enggak
berangkat-berangkat tapi akhirnya waktu
berangkat pertama waktu itu saya bahas
masalah Siwak loh dia beran ini bukan
aliran keras dan sebagainya hadir
berikutnya sudah bawa Siwak pengin
bagi-bagi Siwak itu salah satu Abdullah
yang EE gabung sama kami akhirnya kita
terus bercerita kita motivasi jagongan
dan sebagai sebagai sebyaya sampai
beliau mengatakan kalau ada yang siap
Pondok dengan metode anda jenengan baca
kitab itu makanan total ak kam yang
menjamin Nah setelah ada orang bilang
seperti itu kita nawarkan Pondok kan
akhirnya kita mau ngajak mondok lokasi
belum ada orang-orang kita ajak
memikirkan bangun lokasi jawabannya
enggak enak on sing biasaiku Apa iku ono
Santren disik lagek mikir bangunane ojo
bangunan disik Santren Ung enek pokoknya
sulitlah untuk menerangkan kepada mereka
itu Dan setelah ada orang ini Akhirnya
saya berani ngomong di majelis Ayo
mondok kita punya metode baca kitab
makan gratis sampai saya bilang
makanannya lebih enak daripada makanan
saya sehari-hari anak-anak kadang-kadang
grameh kadang-kadang ini sebagainya enak
itu ha karena sebab orang tadi ya semoga
Allah panjangkan umur beliau ya
Masyaallah Allah mudahkan urusan beliau
dan sampai hari ini beliau masih
menjamin kebutuhan Pondok itu ee karena
itu akhirnya ada anak mondok anak mondok
kita ajarkan metode baca kitab Tadi
Alhamdulillah kurang lebih 6 bulan dia
bisa baca kitab gundul langsung kita
taruh di majelis untuk bembaca kitab
gundul karena waktu itu mungkin belum
ada proyektor atau kita belum bisa
menyeting ya kitab gundul kita taruh di
HP PDF baca di HP gundul tapi akhirnya
dengan terjemah yang bagus masyarakat
mengatakan Oh enggak mungkin Lek 6 Wulan
iso gundul paling sing diwaco terjemah
itu kitab gundul itu maksud kami kitab
tanpa ada harakat tanpa ada makna tanpa
ada apapun anak bisa menterjemahkan
membaca harakat dengan benar karena
dalam bahasa Arab itu perbedaan dah sama
fathah itu sudah maknanya sudah lari
sejauh-jauhnya karena dah itu atau raofa
itu pelaku kalau fathah atau nasab itu
biasa menjadi sasaran jadi keliru
harakat maknanya sudah lari
sejauh-jauhnya Makanya kalau orang bisa
istilahnya bisa baca kitab gundul enggak
ada harakat tapi bisa harakatnya Benar
berarti nahwunya sudah masuk apalagi dia
sudah sekaligus bisa menterjemahkan
sehingga dari sini ya bahasa kita Kok
bisa baca kitab gundul dan
menterjemahkan itu luar biasa
Alhamdulillah Kami menganggap metode itu
berhasil Jadi anak itu akhirnya dia bisa
baca kitab kemudian mulai ada yang
tertarik Pondok sebagainya sebagainya Ya
sudah setelah ada anak yang bisa seperti
itu tinggal kita maksimalkan di fikih
Jadi dia mulai belajar fikih di tahun
berapa itu kami pernah dipanggil datang
ke pasruan untuk ikut seminar belajar
fikih muamalah waktu itu didatangkan
guru langsung daripada Madinah murid
abiya Sayid Muhammad Zin bin Ibrahim bin
smit Ya itu yang menyusun kitab
takqiratus sadidah itu beliau juga
menyusun kitab takriratus sadidah
masalah muamalah akhirnya kita ajarkan
fikih muamalah fikih zakat fikih munakah
sebagainya intinya untuk lebih cepat dia
bisa jadi Alim karena kitab sudah tidak
perlu kita kasih makna maka anak itu
bisa Cepatlah untuk mendapatkan putar
wacana fikih yang lebih luas kemudian
akhirnya Alhamdulillah Ini anak sudah
berhasil maka kemudian saya suruh dia
menyusun supaya dibentuk metode itu saya
bilang tuangkan pengalaman kamu dari nol
sehingga kau bisa baca kitab dengan
bentuk tulisan nah ini akhirnya kita
semuanya dari dulu akhirnya kita
semuanya selalu uji coba pakai ini pakai
sebagainya tapi pada akhirnya kita
simpelkan sebenarnya pakai juru miyah
Matan itu cukup cuman yang penting ada
tadbik pemeragan dan ada pendamping
terus kemudian ya memang pasti harus ada
tambahan-tambahan ya tambahan kita
bahasanya ada faedah ada
tambahan-tambahan yang harus ditulis dan
sebagainya jadi Alhamdulillah karena
sudah Ee dirasa berhasil kemudian yang
baca kitab bukan cuman satu anak itu
tadi ada ada Tambah lagi ada tambah lagi
dan anak yang pertama bisa baca kitab
itu kita serai kitab yang lain yang lain
kita tampilkan di kajian kalau
seandainya kami ada uzur sehingga orang
semakin percaya woh ternyata enggak
settingan buktinya makalah yang
disampaikan itu sudah dari kitab ini
kitab ini kitab ini kitab ini sebagainya
Nah setelah Mungkin orang mulai tahu
kalau itu memang berhasil kemudian
sekitar 2 tahun yang lalu kami terus ya
apa caranya bisa memaksimalkan
menyebarkan metode ini maka ada yang
usul ya apa dikasih formal ya akhirnya
kita bergabung dengan formal hingga hari
ini ada dengan formal hingga hari ini
cuman kita masih Gabung jadi kalau
gabung itu kita gabung ke salah satu
pendidikan formal yang ada di Wates Kiai
Abdullah Adlan alminhaj itu cuman kami
rasakan hari ini masih ada kesan bahwa
kita formalnya itu paket dianggap enggak
serius padahal kita sudah datangkan guru
dari luar mulai bahasa Inggris bahasa
Indonesia matematika IPA kita datangkan
cuman cara belajarnya ya duduk kalau
perempuan ya pakai Pak perempuan gamis
terus laki ya pakai pakaian laki itu
sebagainya dianggap belum maksimal
harapan Kami sebenarnya gini metode baca
kitab itu bisa mengantar kepada Alim
dengan waktu yang singkat sehingga kalau
seandainya bisa tersebar itu manfaatnya
Insyaallah akan jauh lebih banyak maka
daripada itu kita berharap dalam waktu
dekat kita bisa membuat formal sendiri
sehingga metode semakin tersebar kalau
saat ini Alhamdulillah kita tahun ini
mendapatkan tambahan sant santri 19
hingga 20 itu pendapatan tahun yang
paling banyak pendapatan santri yang
paling banyak karena kita membuka
formalkan 2 tahun yang lalu waktu kita
buka awal itu saya lupa sekitar berapa
Dapat ya tujuh atau berapa itu pun ada
yang enggak kerasan kemudian tahun yang
kedua itu naik lagi itu pun juga ada
yang enggak kerasan tapi alhamdulillah
tahun ini Semoga ini sampai hari ini
anak yang mondok 19 itu kayaknya kerasan
semua Insyaallah Ya sudah sekarang
ketika ada santri baru kita kan pasti
berpikir menambah kelas kan seperti itu
ya l m kelas pun akhirnya yang kita
pakai santri yang mondok sekitar sudah 3
tahun sudah bisa ngajar seperti
perempuan perempuan Alhamdulillah hari
ini malah ada anak 10 yang belajar itu
santri baru berarti kelas awal ini ada
10 padahal tahun kemarin kan kelas awal
namanya ya itu cuman ada tiga tahun ini
ada 10 10 ini bahkan ada lima Yang
Semangat akhirnya kita buat sekolah
percepatan namanya sekolah unggulan gitu
ya jadi anaknya bisa dipacu itu kita
sisihkan ada anak lima sisanya ya
berjalan sesuai kurikulum Adapun kita
kalau ke sini lebih fokus kepada
pembelajaran Nahwu sharaf artinya
misalkan kita pagi belajar 3 jam 3 jam
itu yang 2 jam fokus Nahwu saraf praktik
Nahwu saraf praktik sisanya mungkin
fikih besoknya mungkin tauhid besoknya
mungkin akhlak Besok mungkin tajwid
besoknya mungkin lagi tasawuf dan
seterusnya sehingga harapannya anak 6
bulan memang benar-benar sudah bisa baca
kitab ini Doakan kita minta doa selalu
Insyaallah Nanti akhir tahun syakban
atau ruah orang bilang kita akan
menampilkan anak yang mondok di sini
sekitar 6 bulan baca kitabnya Bagaimana
Insyaallah akan kita tampilkan kalau
total santri yang tahun ini masukkan 18
dengan tahun yang kemarin berarti total
Ya kurang lebih 53 laki perempuan sudah
Alhamdulillah sudah 53 itu sudah paling
banyak Ni Alhamdulillah dari salah satu
jamaah kita itu ada yang menjadi ketua
lembaga Mi ya menjadi ketua Yayasan Mi
sehingga kita pun juga menerima anak
yang Mi SD kelas 5 ataupun kelas 6 cuma
nanti waktu mondok ya Fokus mondok gitu
ya dia enggak bisa keluar Adapun sekolah
mi-nya di Yayasan daripada salah satu
jamaah kita terus kemudian enggak perlu
datang tapi absennya sudah diisi
Insyaallah ya itu nanti tinggal waktu
ujian aja sebelumnya belajar percepatan
terus nanti ikut ujian dan seterusnya
itu sudah ada satu anak yang menjalankan
dengan cara seperti itu sebenarnya
hasilnya juga bagus anak itu berarti
setaruh sekarang sudah lulus dia datang
ke sini waktu kelas 5 berarti mondok
kurang lebih sudah 1 tahun setengah dan
sudah hafal k kitab itu 200 lembar lebih
atau bahkan hampir 300 kitab gundul
hafal kitab maknanya ya yang saya maksud
hafal maknanya sudah 300 Cuman karena
memang dia masih kecil cara penjabaran
penjelasannya tidak seluas kalau sudah
usianya mungkin kelas 2 MTS atau bahkan
kelas 3 sebenarnya kita fokusnya lebih
ke SMP kelas 1 karena di USA itu sudah
bisa untuk kita ajari masalah kitab dia
lebih lebih nyambung dengan Nahwu Shara
kalau terlalu kecil kurang dan juga kami
terus terang aja kita belum punya tenaga
untuk ngurus yang kecil karena kecil kan
Agak repot juga jadi sementara kita
masih menerima kelas 5 atau 6 MI ataupun
kelas 1 MTS SMP ataupun Aliah dan untuk
hari ini yang paling banyak mondok kelas
1 MTS yang paling banyak Aliah pun juga
ada cuman berapa gitu aja tib terus ini
di 2 tahun yang lalu kita juga membuka
metode tahfidul Quran metode cepat ya
memang kalau bahasa tahfiz itu
sebenarnya bahasanya kalau memang dia
mau sungguh-sungguh fokus ya bisa
maksimal dari itu ini Alhamdulillah kita
ada santri perempuan itu tahfiz ada anak
berapa ya 10 hingga 11 ini di tahun yang
mau ke tahun yang ketiga enggak ada ya
Mas kurang lebih mungkin 2 tahun 9 bulan
itu kurang lebih ini ada salah satu
santri kita yang hafalnya sudah mencapai
24 juz 24 at berapa dia mengatakan
Insyaallah akhir tahun Berarti syakban
dari sekarang mungkin masih ada berapa 4
bulan atau 5 bulan itu dia mau
mengkhatamkan 30 juz itu itu Insyaallah
mutkin Pak lancar cuman Alhamdulillah
Ini sudah sekitar 2 bulan ini anak yang
hafal Quran saya curi waktunya 1 jam
untuk belajar Nahwu saraf maksud kami
saya minta waktunya 1 jam untuk belajar
Nahwu Nahwu saraf dan sekarang sudah
mulai membaca kitab gundul jadi harapan
kami kami berharap Nanti akhir tahun ini
syakban ini yang hafal Quran juga
sekaligus bisa membaca kitab gundul kita
lebih ke depan itu lebih ke baca kitab
sebenarnya Adapun tahfiz itu juga harus
ada tapi kita masih menggali Bagaimana
metode yang paling cepat tapi walaupun
seandainya ada tahfid kami tidak mau
cuman tahfid saja karena ada beberapa
laporan dari masyarakat ke kami ada
keluhan ini Anak hafal Quran tapi
akhlaknya kok kurang bagus dan
sebagainya saya bilang ya mungkin karena
sekedar dia hafal Enggak ngerti
maksudnya sehingga layu Asir tidak ada
bekas kepada hatinya bagaimana kalau
seandainya dihafal tahu maksudnya tahu
tujuannya dia bisa menggali hukum dari
yang lain dengan baca kitab gundul tadi
maka Insyaallah akan ada ada bekasnya
lah harapan kita kalau bisa kita juga
membuat metode tahfiz dengan cepat dan
juga dia bisa baca kitab gundul Semoga
aja lah ini akhir tahun nanti coba kita
akan selektif lagi jadi ada anak satu
anak ini yang Semoga dia berhasil
kemudian baca kitabnya Semoga dia juga
dapat banyak sehingga harapannya tahun
berikutnya dia memaksimalkan sedikit
tentang tahfidnya memutkinkkan sedikit
kemudian dia juga bisa masuk di fikih
dan seterusnya metode baca kitab itu
sebenarnya baca kitab itu enggak sulit
mudah kok sampai Kami menemukan maalah
itu orang menyangka baca kitab itu kulit
seperti singa tapi sebenarnya itu
kambing dan kita tidak perlu buan yang
penting ada praktik dan penghafalan
kosakata makanya yang menjadi acuan kami
dalam baca kitab itu harus menghafal
kitab risalatul muawanah karya Imam Al
Habib Abdullah bin Alwi alhdad 200 muka
200 lembar ya 100 lembar kalau
wolak-walik kan berarti 200 muka itu
kalau sudah hafal itu maknanya berarti
sudah banyak kosakata yang ada dalam
hatinya sehingga kemudian setelah itu
kita ajak masuk ke fikih dia akan lebih
mudah dia masuk ke fikih
Safinah berikut daripada syarahnya naik
lagi naik lagi naik lagi sehingga
mengantar anak untuk Alim lebih cepat
maka daripada itu kita sekarang masih
menggali setelah anak bisa baca kitab
cepat kemudian dia bisa masuk di fikih
dengan penguasan yang cepat langsung
makanya dari situ kita hari ini anak
kita suruh menghafalkan Matan Matan itu
untuk pemondasian daripada fikih Matan
fikih harapannya dia kuat di dalam fikih
dia kuat di dalam masalah hukum yang
sudah di Bekali dengan membaca kitab
dengan sempurna intinya yang jelas baca
kitab tidak sulit mudah cukup pakai
Jurumiah kita sudah bentukkan dengan
bahasa Indonesia kemudian dibantu dengan
kosakata daripada menghafal makna
risalatul muawanah yang mufradatnya
fi'il dan Isim sudah kita sisihkan
tinggal menghafal dan ditambah tasrif
ditambah qwaidus sarfiah dan praktik
seap hari Insyaallah enggak lama sudah
bisa membaca kitab dan bisa mengantar
kepada fikih segera jadi orang alim dan
bermanfaat insyaallah
metode baca kitab ini sebenarnya juga
masih perlu banyak dikoreksi banyak dah
metode-metode yang ada di luaran sana ya
semuanya hanya menjadi perantara untuk
kepada memahami daripada hukum syariat
kalau kita lihat dalam beberapa hadis
kita itu diperintahkan untuk mencintai
bahasa Arab Kenapa karena bahasa Arab
itu bahasa nya al-qur'an bahasa daripada
Ahli Surga dan sebagainya artinya kalau
kita kepengin memahami syariat dengan
total maka kita harus menguasai bahasa
Arab dan bahasa Arab itu perantaranya di
dalam lain adalah nahwuar berarti kita
misalkan membuat menciptakan metode ini
berarti hanya kepengin mengantar untuk
para pemuda umat Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam atau siapun
dari umat Nabi Muhammad untuk dia bisa
mendalami daripada syariat daripada
agama dan semoga harap itu bisa
membahagiakan kepada Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam tidak ada
yang membahagiakan kepada nabi kecuali
Anda ini paham dengan agama Karena nabi
mengatakan innama Buu muima saya itu
tidak diperintahkan diutus oleh Allah
kecuali sebagai pengajar Kalau anda mau
mengajar kan otomatis harus punya ilmu
kecuali kalau anda cukup untuk pribadi
anda enggak perlu Alim tapi kalau anda
nanti harus berdakwah sebagainya harus
punya ilmu yang luar biasa yang banyak
maka salah satu perantara adalah Nahwu
sharaf kalau Nahwu sharaf ini langsung
praktik-praktik maka akan cepat ya
Sehingga daripada itu ketika melihat ada
beberapa hasil dari anak-anak yang
sekarang sudah mulai bisa ngisi kajian
dan sebagainya mulai daripada ikut
ngajar dan sebagainya maka semoga metode
itu benar-benar mengantar menjadi Alim
dengan cepat Harapan Kita metode ini
bisa tersebar bisa bermanfaat bisa ikut
andil di dalam membawa umat Muhammad
untuk mempelajari daripada kitabnya
Allah al-quran hadis dan beberapa kitab
pendukung daripada al-quran hadis fikih
sebagainya oleh karena daripada hal itu
kita teringat salah satu daripada ayat
Allah subhanahu wa taala mengatakan W
takun minkum ummahuna ilalir Allah
mengatakan hendaknya kamu itu menjadi
satu umat yang ngajak kepada kebaikan
yaamuruna Bil Maruf whaunail munkar
yakni selalu mengajarkan kebaikan dan
mencegah daripada munkar dalam ayat tadi
Allah katakan minkum Ummah umat itu a
jamaah ini bersama-sama maknanya kita
untuk Amar Makruf nahi mungkar itu
enggak bisa sendiri harus bareng-bareng
dan tu Harus bareng-bareng ini berarti
harus banyak orang harus kompak harus
ada saling tolong-menolong bukankah kita
semuanya kepengin menjadi umat yang
terbaik umat terbaik itu cuma dengan
syarat amar maruf nahi nahi mungkar
kemudian ada orang bertanya Kalau kami
enggak punya ilmu gimana Amar nahi
mungkarnya anda tidak harus ceramah ada
di mimbar sebagainya minimal Anda
mendukung kepada Salah satu cara untuk
membuat orang bisa ngaji itu termasuk
daripada Amar Makruf nahi mungkar ada
satu ayat lagi dikatakan ee dalam satu
ayat ini illa tansuruh kecuali kalian
wahai orang-orang Mukmin menolong kepada
Nabi Muhammad faqad nasarahullah
Sesungguhnya Allah sudah menolong
kepadanya id akhrajahadina kafaru di
saat Bagaimana Nabi Muhammad diusir oleh
orang kafir ada Sebagian ulama yang
mengatakan ayat ini sebenarnya Allah
telah memaki kepada seluruh penduduk
dunia Kenapa karena dia enggak peduli
dengan Nabi Muhammad dengan dakwah Nabi
Muhammad kecuali sayidina Abu Bakar ya
dikatakan
yang nomor dua dari dua orang yang
dimaksud sayidina Abu Abu Bakar maka
dari ayat ini sayidina Abu Bakar adalah
dikecualikan karena telah benar-benar
membantu Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi
Wasallam karena memang sayidina Abu
Bakar sezaman dengan nabi ya sampai
dikatakan sayidina Abu Bakar itu
mendapatkan doa daripada nabi allahum
maj'al Darajat Abu Bakar Mai fil Jannah
ya Rab jadikanlah derajat Abu Bakar
bersamaku di surga karena memang
totalitas membantu Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam sebenarnya
kalau saat ini kita kepengin membantu
agama walaupun enggak ketemu nabi tetap
disampaikan kepada nabi banyak kok
riwayat yang di situ dikatakan bahwa
amal kita itu dilaporkan kepada Nabi
Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam maka
daripada itu kemudian dalam riwayat yang
lain nabi juga mengatakan gini Man
jahaza Gan fiabilillah faqad hza Siapa
orangnya yang ikut mempersiapkan
alat-alat medan pertempuran Walaupun dia
tidak ikut bertempur berperang maka sama
dia dengan berperang lebih-lebih kan
gini berarti dari sini kalau seandainya
misalkan Anda enggak bisa mondok belajar
Nahwu sharaf karena anda sibuk dengan
kegiatan sudah berkeluarga dan sebagai
sebagainya maka anda akan tetap dapat
pahalanya orang mondok yang kita tahu
mondok itu dikit-dikit belajar kalau
kita hadir majelis ilmu itu lebih baik
daripada salat 1000 rakaat hadir jenazah
1000 jenazah menjenguk 1ib 1000 orang
sakit kalau di pondok belajar ngaji
sudah beapa kali aja Maka kalau anda
kepengin dapat pahala ini walaupun
enggak mondok maka cukup ya apa
bagaimana Bantu kami untuk menyukseskan
semua keperluan daripada anak pondok
Apapun Yang diperlukannya ayo
bareng-bareng supaya kita masuk kepada
tadi Umah tadi dan juga di sini ada
hadis yang Senada dengan tadi yang perlu
kita ingat bahwa kita itu dapat perintah
daripada nabi untuk menyampaikan
kalimahnya Allah bighu Ani Walau Ayah
sampaikan kamu daripada aku Nabi
Muhammad walaupun cuman satu ayat
berarti hati-hati kalau seandainya kita
cuman fokus dalam pekerjaan sebagainya
enggak ada waktu untuk menyampaikan satu
ayat hati-hati anda mungkin tidak
mematuhi daripada Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam kecuali Anda
andil dalam pondok tersebut makanya
dalam riwayat yang lain lagi nabi
mengatakan
manamaiman
jahanahul
ajriq Siapa orangnya yang ngasih makan
orang yang puasa atau yang ikut
mempersiapkan orang yang berperang
walaupun enggak puasa dia ngasih makan
orang puasa sama dengan dia puasa
menyiapkan alat orang-orang berperang W
enggak perang sama dapat pahalanya orang
berperang berarti juga menyiapkan
alat-alat yang dibutuhkan oleh para guru
untuk ngajar di Madrasah di pondok di
musala yang ada di pondok di masjid
Pondok sebagainya walaupun enggak mondok
sama Anda seperti mengajar atau belajar
terus kemudian yang perlu kita
perhatikan yang harus kita ingat ya
alhamdulillah kalau kita bisa membuat
satu metode pengantar anak untuk jadi
Alim kemudian hari dia harapannya bisa
ngajar atau kalau seandainya ngajar ya
minimal manfaat kepada dirinya sendiri
gitu kalau dia bisa ngajar kan berarti
arti apa dia bisa berdakwah kasih
manfaat kepada orang lain apalagi
seandainya nanti dia juga buat pondok
atau metode itu diajarkan kepada
muridnya yang muridnya juga bisa membaca
kitab diajar lagi dan seterusnya jadi
metode membaca kitab ini mungkin
bahasanya adalah metode untuk membuat
robot yang robotnya bisa membuat robot
ini jauh pahalanya akan lebih menyebar
luar biasa cuman ya apa bagaimana Bantu
kami untuk supaya metode ini bisa
digemari sama masyarakat bisa
dikehendaki sama masyarakat bisa
dikonsumsi sama masyarakat sehingga
manfaatnya bisa tersebar dengan luas
tersebar dengan ee ke mana-mana gitu
Jadi yang jelas Sekali lagi kami
mengajak kepada siapapun daripada umat
Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Coba
kita perhatikan daripada ayat dan hadis
Nabi Muhammad bahwa Ayo sisihkan waktu
untuk kita menjadi penyambung lidah
daripada ilmu dan sunah Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam dengan
kemampuan kita tapi kalau seandainya
kita Keterbatasan waktu dan sebagainya
nya Mari gabung bersama kami mewujudkan
Pondok yang bisa memberikan kenyamanan
anak bisa belajar dengan baik dan bisa
maksimal di dalam mereka mencari ilmu
sehingga menjadi orang bermanfaat di
kemudian hari ada lagi dalam kitab
riadusihin riwayat daripada Abu Musa itu
nabi
mengatakan
muslim orang Islam itu harusnya dia
bersedekah itu perintah Nabi Muhammad
kemudian sahabat itu
bertanyaim mana kalau seandainya enggak
ada yang disedekahkan Ya Rasulullah maka
nabi mengatakan kalau enggak ada yang
disedekahkan berarti yamal biadh atau
yaktasib biadh dia kerja dengan kedua
tangannya sehingga yanfa nafsahu manfaat
kepada
dirinyaq Jadi kalau enggak bisa sedekah
ya berarti kerja setelah kerja bisa
manfaat pada dirinya kemudian bersedekah
terus sahabat itu bertanya
lagiam y terus gimana ya Rasulullah
kalau enggak bisa Kara enggak punya
pengalaman dan sebagainya maka kata nabi
yinu Dal Hajah malhuf kalau enggak bisa
bekerja kemudian bersedekah minimal
sedekah dengan tenaga bantu orang yang
sangat memerlukan pertolongan taruh ada
orang dia mau naik sepedah motor tapi
harus membawa barangnya yang berat
akhirnya pak Anda naik aja dulu saya
yang numpangkan atau
sebaliknyaatamti kalau mantu kayak gitu
juga enggak bisa bagaimana ya Rasulullah
ini lihat perhatian masalah membantu
dulu masalah membantu itu sebenarnya
Allahu fiunil Abdi makan Abdu Fi Auni
akhih kita itu kalau membantu orang
Allah akan padah keperluan kita Allah
akan bantu kepada seseorang selama orang
itu membantu kepada hambaNya Nah berarti
kita membantu orang itu hakikatnya yang
membantu kepada diri kita sendiri atau
kalau seandainya bahkan kita berharap
langsung dapat bantuan daripada Allah
mungkin belum tentu kita dapat tapi
dengan cara kita bantu orang lain Ah
justru kita akan dapat bantuan dari
Allah subhanahu wa taala ini banyak
saudara kita yang mempraktikan sama
dengan kita doakan baik sama orang kita
doakan baik sama orang itu sama
hakikatnya mendoakan baik kepada kita
sendiri Makanya jangan sebaliknya jangan
doakan buruk sama orang maka daripada
itu kata nabi Yin haajah malhuf bantu ya
yang punya hajat yang terdesak ini
kemudian sahabat masih tanya lagi
sedekah enggak bisa kerja untuk kemudian
sedekah enggak bisa bantu juga enggak
bisa kemudian dia tanya Arit ya rasul
Arit ilamati kalau enggak mampu maka apa
kata nabi kalau seandanya enggak mampu
kata beliau yaamur Bil maruf Al kir Coba
kau ajak orang baik Ya mungkin kalau kau
enggak bisa tadi bantu mengangkatkan
barang di sepedah motornya minimal kau
perintahkan Hei anak muda saya masih
sudah tua Coba bantu orang ini angkatkan
kemudian kalau Wah saya aja enggak bisa
membantu kok apalagi perintah ke orang
mungkin saya malu Seandainya Anda enggak
bisa minimal Anda perintah ke orang lain
nabi juga seperti itu dalam riwayat yang
lain nabi melihat ada sahabat dia mau
salat kata nabi
Ada apa Mau salat ya Rasulullah sendiri
Iya Oh Jangan
an akhirnya Apa nabi coba toh kamu
sedekah sama teman kamu artinya bantu
dia supaya tidak salatnya sendiri bantu
dia salat jamaaah Nabi aja seperti itu
jadi nabi ini walaupun seandainya enggak
mampu nabi mengajak orang untuk membantu
seperti bagaimana kalau ada satu
peperangan kalau say nabi sudahud sudah
keluarkan atau bagaimana masih perlu
lagi nabi nab
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:32:38 UTC
Categories
Manage