Keterbatasan Bukan Alasan Untuk Berhenti Belajar, Tidak Ada Yang Mustahil di Dunia!
FtubHZp0pWg • 2025-01-17
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id cuman kdratullah kami punya ayah itu meninggal di tengah berdakwah harapan kami beliau masuk kepada sebuah hadis yang dikatakan oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam almaru yamutu ala maasya Al manusia itu akan mati sesuai gaya hidup yang paling banyak sampai Kakak kami itu sering pulang di rumah itu ditemukan ada seekor ular ular masuk ya kan Kara perempuan sendiri kemudian anaknya mondok semuanya dan saya terutama mondok saya sulit sekali untuk pulang Jadi sebenarnya kalau kita mau cari ilmu yakin itu Insyaallah selalu ada solusi dan selalu ada jalan Berikan waktu saya 6 tahun kalau enggak berhasil berarti kita kalau bahasa dagang gulung tikar kita berbisnis Ayo jual beli sarung apaap dan sebagainya berbisnis kemudian kita membantu orang yang mungkin dia bisa dalam masalah dakwah ini karena kita pulang membawa tiga prinsip yang diberikan sama guru kita alhabib mustofaabud jadilah kamu salah satu daripada [Musik] tiga Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillah alhamdulillah wasalatu wasalam ala rasulillah Muhammad bin Abdillah wa Aliat perkenalkan kami alfqir nama kami Ahmad Mustain bin Ahmad Kamali Kami lahir di Kediri pada tahun 1985 di bulan Agustus tanggal 25 Alhamdulillah kegiatan saat ini kami ada media dakwah melalui kajian-kajian keliling ada di masjid ada di rumah-rumah dengan nikmat daripada Allah beberapa tahun yang lalu ada pondok yang sebelumnya kita Rintis Madrasah dan saat ini Kami lebih fokus untuk ke pondok atau kajian-kajian keliling mulai dan lain sebagainya berbicara ilmu agama Alhamdulillah kami memiliki orang tua k Ahmad Kamali beliau memang tekun di dalam berdakwah beliau hingga merintis pondok itu yang kami dengar se selama kurang lebih 5 tahun beliau mampu mendirikan Pondok dengan jumlah murid sudah mencampai kurang lebih 100 laki perempuan belum madrasahnya dan lain sebagainya beliau luar biasa cuman qudratullah kami punya ayah itu meninggal di tengah berdakwah harapan kami beliau masuk kepada sebuah hadis yang dikatakan oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam almaru yamutu Al maasya alai manusia itu akan mati sesuai gaya hidup yang paling banyakaru alai dan bagaimana dia mati nanti akan dibangkitkan dan dikumpulkan bersama orang-orang bagaimana dia meninggal kalau dia meninggal dalam keadaan berdakwah Insyaallah kumpul dengan mereka orang-orang yang Saleh para nabi para syuhada para Salihin dan seterusnya beliau merintes dakwahnya luar biasa sehingga ketika beliau hari Rabu beliau imam salat asar jatuh maka besoknya malam Jumat belum Meninggal saat itu Beliau memiliki anak total kita bersaudara itu delan saudara dan alfakir kebetulan yang paling terakhir saat orang tua meninggal kami masih umur 40 hari jadi saya tidak pernah bisa melihat beliau bahkan bermimpi ketemu beliau mau ngebayangkan enggak enggak bisa dan alhamdulillah kami pun tidak menemukan fotonya jadi itu membayangkan beliau kami Engak enggak bisa pernah saya itu ketemu salah satu Kiai di Tulungagung itu kebetulan dia kenal sama orang tua kami Dia mengatakan Abah jenengan itu orang wirai enggak mau difoto itu yang kami cerita yang kami tangkap memang kalau kita bicara hukum foto kan ada perbedaan pendapat ada yang mengatakan itu enggak boleh karena intinya adalah menggambar tapi ada yang mengatakan kan beda dengan menggambar sebagainya alhasil itu orang tua kami sehingga dari hal itulah yang mungkin membentuk daripada karakter kami sehingga kami harus sebisa mungkin Bagaimana bisa meneruskan perjuangan daripada orang tua yang beliau Rintis dengan luar biasa susah payah dan kami masih kecil dan akhirnya bahkan kami ini orang tua kami itu pendidikannya lebih fokus kepada agama sehingga kita bersaudara Del itu yang sampai besar sampai berumah tangga ada lima orang saya punya kakak-kakak itu pendidikannya enggak lebih daripada SD Kenapa Karena kekhawatiran daripada orang tua kami Kalau di luar sana nanti banyak pengaruh dan sebagainyaanya setelah tamat SD langsung mondok Setelah itu kami langsung mondok kemudian belajar sebagainya ya Otomatis setelah daripada Pondok niatan terbesar Kami adalah bagaimana kita menyalurkan ilmu yang telah kita dapatkan ya mungkin karena nuansa nuansa itu yang selalu kami dengar sejak kecil daripada keluarga orang tua sudah meninggal sejak saya masih baik dan sebagainya maka Alhamdulillah ee dalam benak kami sendiri pun tidak ada niatan setelah selesai SD kecuali ya memang mondok jadi Alhamdulillah kita Semoga dapat ianah ya pertolongan daripada Allah kita pun targetnya mondok dan mondok tapi ya namanya manusia dulu kita itu kecil Mungkin orang menilai kami itu nakal tapi mungkin ada hikmahnya sampai maaf maaf Kita di SD itu itu dapat peringkat bukan peringkat prestasi tapi nakal cuman dari nakal itu membuat orang tua dan keluarga saya punya kakak itu ini Mustain ini kalau mondok pondoknya enggak ketat bahaya karena dari karakternya ini sehingga saat itu ada pondok yang sangat ketat luar biasa diarahkan kepada kami kepada pondoknya beliau murabbiir ruhina guru kami yang luar biasa Semoga beliaum panjang umur sehat Afiah Al Habib Mustofa bin Muhammad bin thaahir baabud Pondok beliau ketat luar biasa makanya kami dimasukkan di sana Kalau tidak di sana mungkin wallaham B sebenarnya orang nakal itu Kalau kami enggak ngerasa nakal tapi orang tua atau guru SD kami menilai kami nakal sehingga ketika ketemuan Wali santri itu masih ingat orang tua kami dipanggil dikasih tahu kalau Mustain ranking dua tapi nakal bukan prestasinya Ya gak tahu nakalnya kayak apa ya anak kecil anak kecil zaman dulu itu kemudian Alhamdulillah mondok di beliau Habib Mustofa yang luar biasa ketat dan sebagainya para aturannya luar biasa ee sehingga Semoga bisa merubah daripada karakter kami dan kami sangat terkesan dengan beliau murabbi ruhina Al Habib Mustofa bin Muhammad bin thahir baabud beliau itu kalau dawuh memberi nasihat benar-benar nahsiat beliau itu masuk ke hati kami kami merasakan Kok begitu luar biasa Apa sih makanan beliau kok nahsiat itu benar-benar merasuk beliau itu punya Peraturan kita enggak boleh keluar Pondok saking kita bagaimana berusaha untuk mentaati beliau kita ini keluar daripada gerbang Pondok itu itu seperti berdosa demikian kalau seandainya kita izin misalkan keluar mau ngambil baju misalkan kita cuman ngambil baju enggak berani mampir di toko dan sebagainya padahal anak pondok ini kan paling suka makan maaf kalau keluar kadang-kadang jadi alasan palmitnya Ambil baju tapi ke toko beli ini sebagainya sebagainya ini pengaruh daripada didikan beliau luar biasa Alhamdulillah kami bisa menempuh pelajaran mendapatkan pendidikan yang luar biasa daripada beliau hab Mustofa selama kurang lebih 8 tahun di pondok pelem maisan Mojo Kediri memang Alhamdulillah lebih kami juga bersyukur lagi kita ini punya ibu yang semangat untuk anaknya dipandaikan seputar agama kami kakak laki kakak perempuan Semuanya harus mondok bahkan beliau rela di rumah selalu sendiri anaknya mondok semuanya kalau kita bicara nikmat orang tua itu apalagi perempuan ya Ditemani sama anak karena dia punya sawah dia harus kesaah harus ini sebagainya Tapi beliau lakukan sendiri ya apa supaya anaknya benar-benar bisa maksimal mendapatkan ilmu sampai Kakak kami itu sering pulang di rumah itu ditemukan ada seekor ular ular masuk ya karena perempuan sendiri kemudian anaknya mondok semuanya dan saya terutama mondok saya sulit sekali untuk pulang dari kegigian itu mungkin karena gesekan selama beliau mengawal daripada suaminya Ayah kami mungkin dari itulah beliau punya tekad yang kuat semangat dan penuh dengan kesabaran supaya kami bisa memaksimalkan belajar di pondok walau sangat terbatas sekali dalam pembiayaan jadi Kalau kami mondok di Habib Mustofa itu pondoknya kan kampung kemudian biayanya ditekan karena Rahmat daripada guru kami Habib Mustofa beliau enggak mau biaya mahal sebagainya tapi ketika kami akhirnya ada tawaran dari beliau untuk mondok di Habib Taufiq dengan sistem yang luar biasa teman-teman kami adalah orang-orang yang kaya ya kami harus dengan jerih payah dah dengan jerih payah sampai kita bagaimana jual rumah untuk bisa mondok jadi gini ketika Alhamdulillah kami bisa menyelesai kurang lebih 8 tahun di pondok Habib Mustofa kita bisa sedikit ikut bantu Khidmah ngajar di beliau selama 2 tahun waktu itu beliau ada rencana untuk memberangkatkan Putra beliau alhib Syekh Bin Mustofa babud untuk mondok di Pasuruan kita enggak ada harapan ke Pasuruan karena biaya kita enggak mungkin padahal dorongan beliau kalau bisa bukan sekedar di Pasuruan Habib Taufik Mungkin Sampai Ke Yaman hadrumut Habib Umar Bin Hafid ataupun di Tarim Rubat Tarim Al Habib Sultan ilim Habib Salim assyatiri akan tetapi kita enggak ada harapan kita berangkat mondok ya seperti biasa kita setelah liburan Syawal itu Idul Fitri itu kita berangkat beliau bertanya kepada kami Mustain gak Pengin mondok ke pasruan maka jawab Kami bukan pengin sangat Estu sangat pengin ya artinya memang ini dari hati kami kepengin cuman kita tahu sendiri Kita sadar kita ini sangat ee terbatas di dalam masalah biaya sehingga dari itu beliau mengatakan Ya sudah kalau gitu coba izin sama orang tua akhirnya kita pulang kita ngomong sama orang tua apa jawabannya ya Enggak boleh bukan karena enggak setuju bukan karena biaya sehingga kami ngerengek ngerayu saya ngerayu saya Kami ee merayu kepada Ibu si apa kita mondok ini jangan k khuwatir Insyaallah Bi cukup engak kuat ngerag hati bahasa dulu ya karena terlalu jauh biayanya saat itu di Habib Taufik awal itu per bulan r250.000 untukang daftar itu kurang lebih 250.000 juga dan kita waktu mondok di Habib Mustofa itu ibu Kami cuma ngeluarkan 1 bulan kurang lebih Rp50.000 sama beras 10 kilo kalau sear kita masak sendiri artinya Enggak banyak dibawah 100 tapi harus biaya r250.000 dari mana perempuan janda dan hanya menunggu hasil daripada panen tanaman yang ada di sawah makanya jawabannya cuman gak bisa tapi karena ngelihat kita gigih ngerengek kita sampai menangis ya sampai enggak tidur dan sebagainya malam saya sampai waktu itu hafalkan surat apa itu saya lupa Itu surat apa itu am salun apa supaya saya dapat izin dan sebagainya nya akhirnya dikasih izin cuman beliau cuma mengatakan tak kasih izin cuman tak biayai bisa makan 1 bulan dan uang daftar itu enggak ada saya alhamdulillah siap padahal seandainya kalau kita berangkat beneran nyampai sana kita kan perlu kitab kitab dari mana dan di sana di bel itu metode baca kitab baca kitabnya bagus jadi kalau mondok di Ustaz Taufik itu kualahan beli kitab Lah akhirnya tanpa sepengetahuan ibu penting kita bisa berangkat dibekali uang saat itu r500.000 B bisa untuk Bi daftar masuk Pondok dan makan 1 bulan maka untuk beli kitab di luar Pengetahuan ibu saya ngutang sama teman yang penting saya bisa bertahan di sana saya berangkat ke sana Ini simpel rumusnya S penting saya bisa di sana entah mungkin tahun itu Kalau seandainya saya enggak mampu untuk biaya perbulanan mungkin saya Khidmah ya apa caranya S penting saya bisa di lingkungan ilmu di lingkungan yang semangat belajar ilmu saya dapat faedah dapat manfaat sehingga kita benarendapat ilmu terus kemudian mondok di Ustaz tfid berjalan kurang lebih 1 bulan Ahan berikut nya ada waktu pembayaran lah ini kita mulai mikir Nah akhirnya ketika ibu tahu hasil sebagainya Ibu bilang ke kami ya wis aku dapat warisan rumah rumah dapur maksud kami ya Ibu kan asalnya dari litar Kebun Agung jadi salah satu warisan dari orang tua beliau dapur rumah dari kayu dari kayu jati cuman yang karena di dapur kena api waktu masa kan jadinya hitam dijual sulit tapi qudratullah waktu kita ada di pondok dijual Bisa laku dengan Har yang mahal jadi waktu itu setelah kurang lebih kami ada di pasruan mungkin berapa ya 3 bulan Kami belajar di masjid mthalaah itu sambil apa ya menangislah merebes kalau bahasa kita ini sudah waktunya bayar kok enggak ada duit Enggak ada telepon dari rumah di saat seperti itu tibah-tibah ada panggilan dari kantor Pondok Ustaz Taufiq yang mengatakan Mustain Min Kediri aytiya Ilal idarah Mustain dari Kediri datang ke kantor saya langsung bergegas ke kantor ternyata di situ ada telepon dari rumah yang waktu itu nelepon Saya punya kakak lelaki Mustofa namanya Ah saya telepon wes Alhamdulillah pawonnya payu dia bilang seperti itu ya Allah Lego bisa bayar bulan itu pahwone payu akhirnya Ya sudah dan alhamdulillah Setelah dari penjualan dapur itu kita bisa bertahan mondok lantas setelah itu berikutnya Bagaimana Subhanallah ibu kami bercerita waktu kami pulang di saat butuh Bi yang banyak tidak terjadi sebelumnya atau mungkin setelahnya Apa maksudnya ibu itu perempuan dia harus ke ladang nanam waktu itu jagung kita pasti tahu ya perempuan kekuatan tidak sama dengan yang laki dari segi apapun Waktu itu waktu masih kita butuh biaya di pasuran dengan biaya yang tinggi buat kami itu kami anggap tinggi bahkan saya punya prinsip kami mondok di pasuran itu membayar dengan darah saya S bilang seperti itu tapi justru daripada itu mendorong kepada kami untuk belajar dengan maksimal makanya Alhamdulillah waktu itu di Ustaz taufi ada tiga jurusan beda dengan sekarang ada lghah bahasa mendalami bahasa dengan acuan Alfiah Ibnu Malik 1000 itu nadam kemudian ada mubalagah kemudian ada yang berkaitan dengan bahasa dan juga ada syariat ajuan hafalannya adalah kitab zubat nadam fil fikih Mazhab Syafi'i kemudian ada kitab kitab yang lain seputar tentang fikih Ushul Fikih qad Fikih dan sebagainya dan juga al-qur'an alhamdulillah waktu itu karena saya punya prinsip Saya di sini membayar itu dengan darah artinya ibu itu dengan jurih payah yang berdarah-darah sehingga saya harus apa membalas bayaran daripada Ibu saya belajar juga berdarah-darah akhirnya kami ikut dua saya langsungus ikut dua ikut Lughah sama ikut e syariat walaupun pada pada akhirnya sebenarnya mungkin dalam hati itu kita nyesal Kenapa kita enggak bisa maksimal di salah satu tapi karena itu tadi dorongan daripada itu dan kita Terlanjur masuk dan Alhamdulillah qudratullah Allah berikan kemudahan dalam waktu 2 tahun kita bisa menyelesaikan daripada dua jurusan tersebut syariat sama lghah sehingga kami dapat izazah dari Ustaz Taufik yang syariat waktu itu dikasih jubah warnanya biru adapun yang lulus daripada Lughah kami dikasih sorban dari sebab itu ee Subhanallah ibu kami pun juga bercerita kepada kita Alhamdulillah tidak terjadi sebelumnya dan setelahnya kita nanam jagung itu kata beliau ranking satu kalau bahasa orang jagungnya besar kemudian Kalau bahasa Ji muput wohnya muput itu sampai ujung itu jagung semua junglnya itu enggak kelihatan dari itu Subhanallah saat butuh membiaibia kami waktu mondok Alhamdulillah setelah 2 tahun tapi setelah 2 tahun waktu itu kita masa Khidmah kitab kita sebagian diberikan sama pondok tapi waktu itu kita Khidmah untuk membantu ngajar dan kemudian menjadi pengurus sebagainya Itu pun Menanam Jagung menanam tidak seperti sebelumnya Jadi sebenarnya kalau kita mau cari ilmu yakin itu Insyaallah selalu ada solusi dan selalu ada jalan Iya setelah kita selesai ada di di Habib Taufik Kurang lebih 3 tahun banyak motivasi yang kami dapat dari beliau dan juga banyak ilmu yang kita dapat daripada beliau Kalau kami selama belajar di Habib Mustofa 8 tahun benar-benar kami merasakan tarbiah masalah Istiqamah disiplin masalah ibadah yakni masalah baca wirid ketertiban membaca doa Fajar wirdul Latif Yasin dan yang lain sebagainya luar biasa kemudian ditambah kami ada Habib Taufik kita mendapatkan tambahan banyak ilmu dari berbagai sudut mulai fikih mulai balagah qidul fikhiyah bahkan tentang e masalah perselisihan mungkin paham-paham di luar ahlusunah Wal Jamaah sebagainya kami pun juga mendapatkannya ah setelah itu kami selalu dimotivasi dan didorong sama guru kita ya memang ada sebuah makqalah atau Apa semangat guru itu akan menjalar kepada muridnya semoga kami muridnya ya walaupun kita ini banyak lah banak tidak seperti yang diharapkan sama beliau-beliau itu sehingga tidak ada di dalam benak kami setelah selesai mondok dari Pasuruan itu kecuali ya kita berdakwah sesuai daripada kemampuan kita dan beliau selalu motivasi kamu berdakwah itu nanti pasti menemukan banyak omongan-omongan satu kamu dianggap masih kecil masih muda dianggap sok pintar dan sebagaisebagainya itu kata beliau itu rabuk rabuk itu pahit mungkin gak enak tapi menyehatkan dan itu benar terjadi dan alhamdulillah kami setelah pulang daripada Pondok beli kitab-kitab kurikulum yang ada di paseruan maksud kami kalau bisa ya kami buat pondok atau ya minimal madrasah atau Pondok sebagainya karena di antara dorongan daripada beliau kepada kami Beliau mengatakan an afrah minkum Saya bangga suka kepada kamu kalau kamu itu punya murid yang kemudian bisa baca kitab karena kalau dia murid bisa baca kitab dia bukan sekedar menjadi konsumen bukan sekedar dia cuma cari bahan tambahan kajian dari Ustaz Fulan gak Tapi dia bisa memberi makan kepada masyarakat dan itu anfa Nah dari dorongan itulah setelah kami pulang dari sana gak ada lain kecuali kami pengin buat Madrasah dulu karena Pondok yang didirikan sama orang tua kami Sebelum kami pulang dari pondok pondok sudah berakhir ya P tidak tidak berlanjut sebenarnya bertahan cuman kemudian tidak berlanjut sehingga kami harus merintis yang yang baru lagi tapi ya gitu kita buat metode baca kitab misalkan ee yang K dapat dari beliau dari Ust Taufiq atau daripada Habib Mustofa Dar di pondok pelem itu ya anak-anak yang belajar samp kita enggak mampu enggak kuat karena hafalan ya waktu itu ada belajar anak 10 tapi ya prototol kalau bahasa Jawanya ya satusatu Tinggal satu nah tinggal satu kemudian saya kita ketemu beliau guru kita Ustaz Taufik selalu ditanya Ma watak fil bait Apa tugas kamu di rumah Alhamdulillah Ustaz udaris kita ngajar Oh Masyaallah Alhamdulillah kam nafar berapa orang yang belajar Alhamdulillah Ustaz asrah 10 fatasqat tapi jatuh satu satu satu tinggal satu dan satu ini tahun depan setelah Syawal ini nanti mau mondok jadi sudah hancur maka beliau matkan kepada kami e albidayah Minal gillah permulaan itu harus jadi sedikit belum motivasi kepada Kim kau jangan lihat Ustaz kamu seperti ini sekarang dulu kita enggak seperti ini Ustaz Taufik itu yang kami dapat cerita dari alumni dan sebagainya dulu murid tiga tapi pelajarnya beda ini pelajar lain ini lain sebagainya telaten dan seterusnya makanya beliau mendorong kepada kita albidayah minalqillah permulaan harus dari sedikit nah dari situ ketika kami sudah punya tekad untuk membuat sebuah Madrasah maka apapun yang terjadi kita berusaha untuk tertib sampai ee suu saat ya ketika kami ada acara di Pasuruan waktu itu kami ke Pasuruan tidak pakai mobil ya pakai sepedah motor terus harus kehujanan dan sebagainya tapi bada Magrib anak ada jadwal ngajar sama anak-anak Madrasah ini berapa orang enggak banyak ada anak empat atau berapa ya kita harus berangkat pulang pulang nyampai rumah Duduk kayak ngelayang ngelewang sampai capeknya ya harus seperti itu yaah mulai daripada itu cuman ya gitu ketika kita ngadakan belajar Madrasah sebagainya karena memang kita semuanya memulai dari awal kita dari segi finansial dari segi duit gak ada dari segi bisnis kita juga enggak bisa bisnis karena sejak kecil kita di pondok tapi kita hanya punya tekad sebagainya dan bismillah Enggak tahu dah akhirnya kita ee ada inisiatif coba dakwah keluar ada misalkan Ada kajian di luar kami cuman berpikir barangkali dengan dakwah di luar itu ada beberapa orang lah mau berpikir untuk ikut membantu daripada Madrasah kami kurang lebih seperti itu Terus akhirnya daripada kita membuat dakwah ada di luar barangkali ada kekuatan jemaah dari luar yang membantu daripada Pondok at Madrasah waktu itu belum sampai berpikir pondok tapi ya quudrullah Ee qudratullah semakin berjalan ke sini ke sini dan akhirnya Setelah 1 tahun setengah ya kami menikah kami dapat santri daripada guru kami Habib Mustofa B Abud kami menikah sama kita punya istri juga bukan dari latar belakang yang punya UN ekonomi yang yang sama aja sudah kita mulai Semuanya dari awal cuman kami cuma ngomong sama istri Saya bilang Anda mondok saya juga mondok sama mondok ya kurang lebih istri saya mondok itu 9 atau 10 tahun ya atau bahkan 11 tahun juga jadi pulang-pulang juga kawin sama kita gak sempat misalkan dia pulang di rumah dulu 1 bulan gak pulang ya akad nikah sama kami kemudian pulang setelah itu ikut kami saya cuman bilang Sudahlah kita bismillah yakin kita sesuai daripada jurusan yang kita pelajari sampaian mondok aku y mondok jadi kita harus di bidang ini Cuman ya gitu ujiannya kita punya anak satu dan sebagainya enggak ada duit dan sebagainya ya Saya itu punya sudah montor itu tidak mau ngikuti keinginan majikannya artinya dia kalau mau berhenti ya berhenti sampai waktu kita ke rumah mertua ada di Jawa Tengah Wonogiri monornya kalau mau berhenti ya berhenti ya itu urusan kabilator tak apa waktu kita gas berhenti di hadapan orang itu kita pura-pura ngongkek boyok padahal karena ini maksudnya motor itu berhenti e mungkin 2 atau 3 menit dia bisa jalan lagi akhirnya untuk sampai bagaimana saya menyemangati kepada istri sudah ginilah coba berikan kepada saya kesempatan saya minta waktu 6 tahun saya bilang ke istri kita memaksimalkan ngajar maksimalkan ngajar saya mililiih metode baca kitab itu kan terus menggali ya saya mililih ngajar pagi berarti saya enggak kerja Sudah walaupun Sebenarnya saya punya usaha itu bisnis minyak wangi dulu saya buat saya titipkan di pondok-pondok sebagainya ya sebenarnya lumayan cuman jalanlah bukan lancar karena kita enggak ada basic ke situ itu saya ngajar pagi enggak kerja wis harus sabar anak pertama itu beli Pampers enggak ada semua enggak ada mau beli apa dompet sudah tahu enggak ada duitnya tapi cuman dibolak-balik ketika sudah terkumpul dari uang 1000 kadang receh sebagainya taruh terkumpul r.000 Ayo berangkat beli bakso sudah dapat dua mangkok Sudah berani itu gak ada selainnya terus kami ngomong sama istri sudah berikan waktu saya 6 tahun kalau enggak berhasil berarti kita kalau bahasa dagang gulung tikar kita berbisnis Ayo jual beli sarung apaap sebagainya berbisnis kemudian kita membantu orang yang mungkin dia bisa dalam masalah dakwah ini karena kita pulang membawa tiga prinsip yang diberikan sama guru kita Al hababib Mustofa P Abud Jadilah kamu salah satu daripada tiga Alim maka manfaat dengan ilmu kamu saleh manfaat dengan doanya Kamu atau berharta manfaat dengan harta kamu kita ngomong sama istri sesuai Dar ada jurusannya anda belajar saya juga belajar kita lewat daripada ilmu semampu kita sesuai ilmu yang kita miliki kita bukan Alim bukan apa sees kemampuan kita Wali BTA dan sebagainya itu Kalau seandainya enggak berhasil kita gulung tikar kita kerja bisnis ya apa caranya kita maksimalkan nanti melihat daripada siapa saudara atau yang kita kenal atau yang EE benar-benar berhasil dan berdakwah kita bantu dalam segih harta tapi alhamdulillah qudratullah berjalan kurang lebih berapa ya du atau 3 tahun ternyata Alhamdulillah sedikit ada kelihatan hasil Bahkan waktu itu ada anak ee Sumbawa ada ini pengin mondok ke kami tapi kita enggak ada tempat dan sebagainya terus kita terus bagaimana memutar Bagaimana cara metode nahu kitab kita kenalkan Cuman ya gitu metode ini kita kenalkan kurang ada respek daripada masyarakat karena menganggap kayak enggak mungkin dalam waktu singkat bisa bisa membaca kitab gundul karena mereka menganggap bahasa k Gul itu harus lama dan seterusnya dan seterusnya sebenarnya itu tidak ada enam Kenapa enam dan sebagainya ya karena saking bingung ya Apa saya bisa menenangkan Saya punya istri karena saking seringnya kita enggak punya apa-apa enggak ada uang Enggak ada Ini sebagainya Ya Allah sangat minim sekali kalau kita enggak ada apaapa ya paling munyer ke mana baca alkahfi baca Waqiah tu Sambil nangis atau bagaimana sebagainya ya ucapan 6 tahun ini bukan karena apa ya karena bingung cara ngomong tapi masih ingat saya bilang 6 tahun padahal waktu itu kita ada tawaran saya punya teman itu Habaib dari NTB dia bilang Ustaz ikut kami tak buat no toko toko minyak wangi buat sugul Antum buat kerja Antum tapi Antum bantu dakwah kami ada Tan seperti itu terus lagi-lagi ada teman saya ada di Kalimantan itu juga telepon antum mau bantu Ana ngajar satu bulan tak gaji rp1.a500 ini tawaran yang menggiurkan ini sebenarnya ya 1 bulan R juta 500 Waktu itu saya enggak ada apa-apa enggak ada yang mengenal dan sebagainya Ya tapi saya t yakin Insyaallah lah ya kita harus seperti ini dan Alhamdulillah karena kondisi Kita sejak kecil enggak ada orang tua lagaki ya karena kondisi minim ya artinya enggak punya duit dan sebagainya ya bukan beban yang yang begitu berat dan sebagainya jalan gitu aja sudah ya itu hanya 6 tahun itu hanya saking bingung bagaimana menenangkan daripada Seorang Istri kalau kita berbicara membuat Pondok itu memang kami merasakan sulit ya memang kita mulai dari bawah dari awal orang tua memang dulu pernah ada pondok tapi akan sempat berhenti fatrah dan tidak berkesinambungan itu pun Pondok dirintis belum Lama artinya belum punya alumni yang banyak dan sebagainya kita sejak awal itu selalu mempromosikan metode baca kitab tapi kali-kali kan kita sudah ada kaj J keliling sekali-kali kita promosikan jemaah ini selalu kurang ada respek enggak ada tanggapan karena sampai saya membuat sebuah istilah kita cerita metode baca kitab ke jemah ke orang tua itu sama seperti orang menceritakan enaknya jenang maduongso sama anak kecil gak nyambung walaupun maduongso Jenang itu bahannya adalah bahan yang sehat dan sebagainya gak nyambung H demikian mereka para jamaah kami tapi semakin gini Kami tidak menyerah tapi ada beberapa anak belajar Kami dari situ kami terus menggali menggali dan menggali dan menggali terus dan juga dari keterbatasan kami enggak ada duit biaya untuk mendatangkan guru yang membantu kepada kami ngajar di waktu pagi karena meang kami bismillah totalitas kami keluarkan waktu pagi yang harusnya kerja itu ya walaupun kita sudah punya anak harusnya untuk ngajar itu karena enggak ada duit dan juga kita enggak ada orang yang bisa untuk kita ajak ngomong masalah ini ya saya harus berpikir keras artinya berarti supaya dia cepat jadi guru itu pelajar ya S penting bisa baca setelah baca bisa nulis setelah itu langsung belajar Nahwu sharaf praktik Nahwu sharaf praktik dan seterusnya sampai dia bisa baca kitab akhirnya masuk fikih dengan cepat lah terus kemudian Alhamdulillah di beberapa tahun yang lalu ada anak pengin mondok waktu itu Corona Corona kan kegiatan belajar di luar berhenti anak ini ngerasa Enggak ada kegiatan PIN mondok ya sudah silakan dan sebelumnya memang qudratullah ya ada salah satu jemah kita jemah ini sebenarnya pengin gabung sama kita cuman banyak orang itu menyebar ee perkataan bahwa kami itu garis keras dan sebagainya sehingga mau masuk itu harus memantau-mantau dulu dia mengatakan kurang lebih 1 tahun mau gabung sama majelis itu enggak enggak berangkat-berangkat tapi akhirnya waktu berangkat pertama waktu itu saya bahas masalah Siwak loh dia beran ini bukan aliran keras dan sebagainya hadir berikutnya sudah bawa Siwak pengin bagi-bagi Siwak itu salah satu Abdullah yang EE gabung sama kami akhirnya kita terus bercerita kita motivasi jagongan dan sebagai sebagai sebyaya sampai beliau mengatakan kalau ada yang siap Pondok dengan metode anda jenengan baca kitab itu makanan total ak kam yang menjamin Nah setelah ada orang bilang seperti itu kita nawarkan Pondok kan akhirnya kita mau ngajak mondok lokasi belum ada orang-orang kita ajak memikirkan bangun lokasi jawabannya enggak enak on sing biasaiku Apa iku ono Santren disik lagek mikir bangunane ojo bangunan disik Santren Ung enek pokoknya sulitlah untuk menerangkan kepada mereka itu Dan setelah ada orang ini Akhirnya saya berani ngomong di majelis Ayo mondok kita punya metode baca kitab makan gratis sampai saya bilang makanannya lebih enak daripada makanan saya sehari-hari anak-anak kadang-kadang grameh kadang-kadang ini sebagainya enak itu ha karena sebab orang tadi ya semoga Allah panjangkan umur beliau ya Masyaallah Allah mudahkan urusan beliau dan sampai hari ini beliau masih menjamin kebutuhan Pondok itu ee karena itu akhirnya ada anak mondok anak mondok kita ajarkan metode baca kitab Tadi Alhamdulillah kurang lebih 6 bulan dia bisa baca kitab gundul langsung kita taruh di majelis untuk bembaca kitab gundul karena waktu itu mungkin belum ada proyektor atau kita belum bisa menyeting ya kitab gundul kita taruh di HP PDF baca di HP gundul tapi akhirnya dengan terjemah yang bagus masyarakat mengatakan Oh enggak mungkin Lek 6 Wulan iso gundul paling sing diwaco terjemah itu kitab gundul itu maksud kami kitab tanpa ada harakat tanpa ada makna tanpa ada apapun anak bisa menterjemahkan membaca harakat dengan benar karena dalam bahasa Arab itu perbedaan dah sama fathah itu sudah maknanya sudah lari sejauh-jauhnya karena dah itu atau raofa itu pelaku kalau fathah atau nasab itu biasa menjadi sasaran jadi keliru harakat maknanya sudah lari sejauh-jauhnya Makanya kalau orang bisa istilahnya bisa baca kitab gundul enggak ada harakat tapi bisa harakatnya Benar berarti nahwunya sudah masuk apalagi dia sudah sekaligus bisa menterjemahkan sehingga dari sini ya bahasa kita Kok bisa baca kitab gundul dan menterjemahkan itu luar biasa Alhamdulillah Kami menganggap metode itu berhasil Jadi anak itu akhirnya dia bisa baca kitab kemudian mulai ada yang tertarik Pondok sebagainya sebagainya Ya sudah setelah ada anak yang bisa seperti itu tinggal kita maksimalkan di fikih Jadi dia mulai belajar fikih di tahun berapa itu kami pernah dipanggil datang ke pasruan untuk ikut seminar belajar fikih muamalah waktu itu didatangkan guru langsung daripada Madinah murid abiya Sayid Muhammad Zin bin Ibrahim bin smit Ya itu yang menyusun kitab takqiratus sadidah itu beliau juga menyusun kitab takriratus sadidah masalah muamalah akhirnya kita ajarkan fikih muamalah fikih zakat fikih munakah sebagainya intinya untuk lebih cepat dia bisa jadi Alim karena kitab sudah tidak perlu kita kasih makna maka anak itu bisa Cepatlah untuk mendapatkan putar wacana fikih yang lebih luas kemudian akhirnya Alhamdulillah Ini anak sudah berhasil maka kemudian saya suruh dia menyusun supaya dibentuk metode itu saya bilang tuangkan pengalaman kamu dari nol sehingga kau bisa baca kitab dengan bentuk tulisan nah ini akhirnya kita semuanya dari dulu akhirnya kita semuanya selalu uji coba pakai ini pakai sebagainya tapi pada akhirnya kita simpelkan sebenarnya pakai juru miyah Matan itu cukup cuman yang penting ada tadbik pemeragan dan ada pendamping terus kemudian ya memang pasti harus ada tambahan-tambahan ya tambahan kita bahasanya ada faedah ada tambahan-tambahan yang harus ditulis dan sebagainya jadi Alhamdulillah karena sudah Ee dirasa berhasil kemudian yang baca kitab bukan cuman satu anak itu tadi ada ada Tambah lagi ada tambah lagi dan anak yang pertama bisa baca kitab itu kita serai kitab yang lain yang lain kita tampilkan di kajian kalau seandainya kami ada uzur sehingga orang semakin percaya woh ternyata enggak settingan buktinya makalah yang disampaikan itu sudah dari kitab ini kitab ini kitab ini kitab ini sebagainya Nah setelah Mungkin orang mulai tahu kalau itu memang berhasil kemudian sekitar 2 tahun yang lalu kami terus ya apa caranya bisa memaksimalkan menyebarkan metode ini maka ada yang usul ya apa dikasih formal ya akhirnya kita bergabung dengan formal hingga hari ini ada dengan formal hingga hari ini cuman kita masih Gabung jadi kalau gabung itu kita gabung ke salah satu pendidikan formal yang ada di Wates Kiai Abdullah Adlan alminhaj itu cuman kami rasakan hari ini masih ada kesan bahwa kita formalnya itu paket dianggap enggak serius padahal kita sudah datangkan guru dari luar mulai bahasa Inggris bahasa Indonesia matematika IPA kita datangkan cuman cara belajarnya ya duduk kalau perempuan ya pakai Pak perempuan gamis terus laki ya pakai pakaian laki itu sebagainya dianggap belum maksimal harapan Kami sebenarnya gini metode baca kitab itu bisa mengantar kepada Alim dengan waktu yang singkat sehingga kalau seandainya bisa tersebar itu manfaatnya Insyaallah akan jauh lebih banyak maka daripada itu kita berharap dalam waktu dekat kita bisa membuat formal sendiri sehingga metode semakin tersebar kalau saat ini Alhamdulillah kita tahun ini mendapatkan tambahan sant santri 19 hingga 20 itu pendapatan tahun yang paling banyak pendapatan santri yang paling banyak karena kita membuka formalkan 2 tahun yang lalu waktu kita buka awal itu saya lupa sekitar berapa Dapat ya tujuh atau berapa itu pun ada yang enggak kerasan kemudian tahun yang kedua itu naik lagi itu pun juga ada yang enggak kerasan tapi alhamdulillah tahun ini Semoga ini sampai hari ini anak yang mondok 19 itu kayaknya kerasan semua Insyaallah Ya sudah sekarang ketika ada santri baru kita kan pasti berpikir menambah kelas kan seperti itu ya l m kelas pun akhirnya yang kita pakai santri yang mondok sekitar sudah 3 tahun sudah bisa ngajar seperti perempuan perempuan Alhamdulillah hari ini malah ada anak 10 yang belajar itu santri baru berarti kelas awal ini ada 10 padahal tahun kemarin kan kelas awal namanya ya itu cuman ada tiga tahun ini ada 10 10 ini bahkan ada lima Yang Semangat akhirnya kita buat sekolah percepatan namanya sekolah unggulan gitu ya jadi anaknya bisa dipacu itu kita sisihkan ada anak lima sisanya ya berjalan sesuai kurikulum Adapun kita kalau ke sini lebih fokus kepada pembelajaran Nahwu sharaf artinya misalkan kita pagi belajar 3 jam 3 jam itu yang 2 jam fokus Nahwu saraf praktik Nahwu saraf praktik sisanya mungkin fikih besoknya mungkin tauhid besoknya mungkin akhlak Besok mungkin tajwid besoknya mungkin lagi tasawuf dan seterusnya sehingga harapannya anak 6 bulan memang benar-benar sudah bisa baca kitab ini Doakan kita minta doa selalu Insyaallah Nanti akhir tahun syakban atau ruah orang bilang kita akan menampilkan anak yang mondok di sini sekitar 6 bulan baca kitabnya Bagaimana Insyaallah akan kita tampilkan kalau total santri yang tahun ini masukkan 18 dengan tahun yang kemarin berarti total Ya kurang lebih 53 laki perempuan sudah Alhamdulillah sudah 53 itu sudah paling banyak Ni Alhamdulillah dari salah satu jamaah kita itu ada yang menjadi ketua lembaga Mi ya menjadi ketua Yayasan Mi sehingga kita pun juga menerima anak yang Mi SD kelas 5 ataupun kelas 6 cuma nanti waktu mondok ya Fokus mondok gitu ya dia enggak bisa keluar Adapun sekolah mi-nya di Yayasan daripada salah satu jamaah kita terus kemudian enggak perlu datang tapi absennya sudah diisi Insyaallah ya itu nanti tinggal waktu ujian aja sebelumnya belajar percepatan terus nanti ikut ujian dan seterusnya itu sudah ada satu anak yang menjalankan dengan cara seperti itu sebenarnya hasilnya juga bagus anak itu berarti setaruh sekarang sudah lulus dia datang ke sini waktu kelas 5 berarti mondok kurang lebih sudah 1 tahun setengah dan sudah hafal k kitab itu 200 lembar lebih atau bahkan hampir 300 kitab gundul hafal kitab maknanya ya yang saya maksud hafal maknanya sudah 300 Cuman karena memang dia masih kecil cara penjabaran penjelasannya tidak seluas kalau sudah usianya mungkin kelas 2 MTS atau bahkan kelas 3 sebenarnya kita fokusnya lebih ke SMP kelas 1 karena di USA itu sudah bisa untuk kita ajari masalah kitab dia lebih lebih nyambung dengan Nahwu Shara kalau terlalu kecil kurang dan juga kami terus terang aja kita belum punya tenaga untuk ngurus yang kecil karena kecil kan Agak repot juga jadi sementara kita masih menerima kelas 5 atau 6 MI ataupun kelas 1 MTS SMP ataupun Aliah dan untuk hari ini yang paling banyak mondok kelas 1 MTS yang paling banyak Aliah pun juga ada cuman berapa gitu aja tib terus ini di 2 tahun yang lalu kita juga membuka metode tahfidul Quran metode cepat ya memang kalau bahasa tahfiz itu sebenarnya bahasanya kalau memang dia mau sungguh-sungguh fokus ya bisa maksimal dari itu ini Alhamdulillah kita ada santri perempuan itu tahfiz ada anak berapa ya 10 hingga 11 ini di tahun yang mau ke tahun yang ketiga enggak ada ya Mas kurang lebih mungkin 2 tahun 9 bulan itu kurang lebih ini ada salah satu santri kita yang hafalnya sudah mencapai 24 juz 24 at berapa dia mengatakan Insyaallah akhir tahun Berarti syakban dari sekarang mungkin masih ada berapa 4 bulan atau 5 bulan itu dia mau mengkhatamkan 30 juz itu itu Insyaallah mutkin Pak lancar cuman Alhamdulillah Ini sudah sekitar 2 bulan ini anak yang hafal Quran saya curi waktunya 1 jam untuk belajar Nahwu saraf maksud kami saya minta waktunya 1 jam untuk belajar Nahwu Nahwu saraf dan sekarang sudah mulai membaca kitab gundul jadi harapan kami kami berharap Nanti akhir tahun ini syakban ini yang hafal Quran juga sekaligus bisa membaca kitab gundul kita lebih ke depan itu lebih ke baca kitab sebenarnya Adapun tahfiz itu juga harus ada tapi kita masih menggali Bagaimana metode yang paling cepat tapi walaupun seandainya ada tahfid kami tidak mau cuman tahfid saja karena ada beberapa laporan dari masyarakat ke kami ada keluhan ini Anak hafal Quran tapi akhlaknya kok kurang bagus dan sebagainya saya bilang ya mungkin karena sekedar dia hafal Enggak ngerti maksudnya sehingga layu Asir tidak ada bekas kepada hatinya bagaimana kalau seandainya dihafal tahu maksudnya tahu tujuannya dia bisa menggali hukum dari yang lain dengan baca kitab gundul tadi maka Insyaallah akan ada ada bekasnya lah harapan kita kalau bisa kita juga membuat metode tahfiz dengan cepat dan juga dia bisa baca kitab gundul Semoga aja lah ini akhir tahun nanti coba kita akan selektif lagi jadi ada anak satu anak ini yang Semoga dia berhasil kemudian baca kitabnya Semoga dia juga dapat banyak sehingga harapannya tahun berikutnya dia memaksimalkan sedikit tentang tahfidnya memutkinkkan sedikit kemudian dia juga bisa masuk di fikih dan seterusnya metode baca kitab itu sebenarnya baca kitab itu enggak sulit mudah kok sampai Kami menemukan maalah itu orang menyangka baca kitab itu kulit seperti singa tapi sebenarnya itu kambing dan kita tidak perlu buan yang penting ada praktik dan penghafalan kosakata makanya yang menjadi acuan kami dalam baca kitab itu harus menghafal kitab risalatul muawanah karya Imam Al Habib Abdullah bin Alwi alhdad 200 muka 200 lembar ya 100 lembar kalau wolak-walik kan berarti 200 muka itu kalau sudah hafal itu maknanya berarti sudah banyak kosakata yang ada dalam hatinya sehingga kemudian setelah itu kita ajak masuk ke fikih dia akan lebih mudah dia masuk ke fikih Safinah berikut daripada syarahnya naik lagi naik lagi naik lagi sehingga mengantar anak untuk Alim lebih cepat maka daripada itu kita sekarang masih menggali setelah anak bisa baca kitab cepat kemudian dia bisa masuk di fikih dengan penguasan yang cepat langsung makanya dari situ kita hari ini anak kita suruh menghafalkan Matan Matan itu untuk pemondasian daripada fikih Matan fikih harapannya dia kuat di dalam fikih dia kuat di dalam masalah hukum yang sudah di Bekali dengan membaca kitab dengan sempurna intinya yang jelas baca kitab tidak sulit mudah cukup pakai Jurumiah kita sudah bentukkan dengan bahasa Indonesia kemudian dibantu dengan kosakata daripada menghafal makna risalatul muawanah yang mufradatnya fi'il dan Isim sudah kita sisihkan tinggal menghafal dan ditambah tasrif ditambah qwaidus sarfiah dan praktik seap hari Insyaallah enggak lama sudah bisa membaca kitab dan bisa mengantar kepada fikih segera jadi orang alim dan bermanfaat insyaallah metode baca kitab ini sebenarnya juga masih perlu banyak dikoreksi banyak dah metode-metode yang ada di luaran sana ya semuanya hanya menjadi perantara untuk kepada memahami daripada hukum syariat kalau kita lihat dalam beberapa hadis kita itu diperintahkan untuk mencintai bahasa Arab Kenapa karena bahasa Arab itu bahasa nya al-qur'an bahasa daripada Ahli Surga dan sebagainya artinya kalau kita kepengin memahami syariat dengan total maka kita harus menguasai bahasa Arab dan bahasa Arab itu perantaranya di dalam lain adalah nahwuar berarti kita misalkan membuat menciptakan metode ini berarti hanya kepengin mengantar untuk para pemuda umat Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam atau siapun dari umat Nabi Muhammad untuk dia bisa mendalami daripada syariat daripada agama dan semoga harap itu bisa membahagiakan kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tidak ada yang membahagiakan kepada nabi kecuali Anda ini paham dengan agama Karena nabi mengatakan innama Buu muima saya itu tidak diperintahkan diutus oleh Allah kecuali sebagai pengajar Kalau anda mau mengajar kan otomatis harus punya ilmu kecuali kalau anda cukup untuk pribadi anda enggak perlu Alim tapi kalau anda nanti harus berdakwah sebagainya harus punya ilmu yang luar biasa yang banyak maka salah satu perantara adalah Nahwu sharaf kalau Nahwu sharaf ini langsung praktik-praktik maka akan cepat ya Sehingga daripada itu ketika melihat ada beberapa hasil dari anak-anak yang sekarang sudah mulai bisa ngisi kajian dan sebagainya mulai daripada ikut ngajar dan sebagainya maka semoga metode itu benar-benar mengantar menjadi Alim dengan cepat Harapan Kita metode ini bisa tersebar bisa bermanfaat bisa ikut andil di dalam membawa umat Muhammad untuk mempelajari daripada kitabnya Allah al-quran hadis dan beberapa kitab pendukung daripada al-quran hadis fikih sebagainya oleh karena daripada hal itu kita teringat salah satu daripada ayat Allah subhanahu wa taala mengatakan W takun minkum ummahuna ilalir Allah mengatakan hendaknya kamu itu menjadi satu umat yang ngajak kepada kebaikan yaamuruna Bil Maruf whaunail munkar yakni selalu mengajarkan kebaikan dan mencegah daripada munkar dalam ayat tadi Allah katakan minkum Ummah umat itu a jamaah ini bersama-sama maknanya kita untuk Amar Makruf nahi mungkar itu enggak bisa sendiri harus bareng-bareng dan tu Harus bareng-bareng ini berarti harus banyak orang harus kompak harus ada saling tolong-menolong bukankah kita semuanya kepengin menjadi umat yang terbaik umat terbaik itu cuma dengan syarat amar maruf nahi nahi mungkar kemudian ada orang bertanya Kalau kami enggak punya ilmu gimana Amar nahi mungkarnya anda tidak harus ceramah ada di mimbar sebagainya minimal Anda mendukung kepada Salah satu cara untuk membuat orang bisa ngaji itu termasuk daripada Amar Makruf nahi mungkar ada satu ayat lagi dikatakan ee dalam satu ayat ini illa tansuruh kecuali kalian wahai orang-orang Mukmin menolong kepada Nabi Muhammad faqad nasarahullah Sesungguhnya Allah sudah menolong kepadanya id akhrajahadina kafaru di saat Bagaimana Nabi Muhammad diusir oleh orang kafir ada Sebagian ulama yang mengatakan ayat ini sebenarnya Allah telah memaki kepada seluruh penduduk dunia Kenapa karena dia enggak peduli dengan Nabi Muhammad dengan dakwah Nabi Muhammad kecuali sayidina Abu Bakar ya dikatakan yang nomor dua dari dua orang yang dimaksud sayidina Abu Abu Bakar maka dari ayat ini sayidina Abu Bakar adalah dikecualikan karena telah benar-benar membantu Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam karena memang sayidina Abu Bakar sezaman dengan nabi ya sampai dikatakan sayidina Abu Bakar itu mendapatkan doa daripada nabi allahum maj'al Darajat Abu Bakar Mai fil Jannah ya Rab jadikanlah derajat Abu Bakar bersamaku di surga karena memang totalitas membantu Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam sebenarnya kalau saat ini kita kepengin membantu agama walaupun enggak ketemu nabi tetap disampaikan kepada nabi banyak kok riwayat yang di situ dikatakan bahwa amal kita itu dilaporkan kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam maka daripada itu kemudian dalam riwayat yang lain nabi juga mengatakan gini Man jahaza Gan fiabilillah faqad hza Siapa orangnya yang ikut mempersiapkan alat-alat medan pertempuran Walaupun dia tidak ikut bertempur berperang maka sama dia dengan berperang lebih-lebih kan gini berarti dari sini kalau seandainya misalkan Anda enggak bisa mondok belajar Nahwu sharaf karena anda sibuk dengan kegiatan sudah berkeluarga dan sebagai sebagainya maka anda akan tetap dapat pahalanya orang mondok yang kita tahu mondok itu dikit-dikit belajar kalau kita hadir majelis ilmu itu lebih baik daripada salat 1000 rakaat hadir jenazah 1000 jenazah menjenguk 1ib 1000 orang sakit kalau di pondok belajar ngaji sudah beapa kali aja Maka kalau anda kepengin dapat pahala ini walaupun enggak mondok maka cukup ya apa bagaimana Bantu kami untuk menyukseskan semua keperluan daripada anak pondok Apapun Yang diperlukannya ayo bareng-bareng supaya kita masuk kepada tadi Umah tadi dan juga di sini ada hadis yang Senada dengan tadi yang perlu kita ingat bahwa kita itu dapat perintah daripada nabi untuk menyampaikan kalimahnya Allah bighu Ani Walau Ayah sampaikan kamu daripada aku Nabi Muhammad walaupun cuman satu ayat berarti hati-hati kalau seandainya kita cuman fokus dalam pekerjaan sebagainya enggak ada waktu untuk menyampaikan satu ayat hati-hati anda mungkin tidak mematuhi daripada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kecuali Anda andil dalam pondok tersebut makanya dalam riwayat yang lain lagi nabi mengatakan manamaiman jahanahul ajriq Siapa orangnya yang ngasih makan orang yang puasa atau yang ikut mempersiapkan orang yang berperang walaupun enggak puasa dia ngasih makan orang puasa sama dengan dia puasa menyiapkan alat orang-orang berperang W enggak perang sama dapat pahalanya orang berperang berarti juga menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan oleh para guru untuk ngajar di Madrasah di pondok di musala yang ada di pondok di masjid Pondok sebagainya walaupun enggak mondok sama Anda seperti mengajar atau belajar terus kemudian yang perlu kita perhatikan yang harus kita ingat ya alhamdulillah kalau kita bisa membuat satu metode pengantar anak untuk jadi Alim kemudian hari dia harapannya bisa ngajar atau kalau seandainya ngajar ya minimal manfaat kepada dirinya sendiri gitu kalau dia bisa ngajar kan berarti arti apa dia bisa berdakwah kasih manfaat kepada orang lain apalagi seandainya nanti dia juga buat pondok atau metode itu diajarkan kepada muridnya yang muridnya juga bisa membaca kitab diajar lagi dan seterusnya jadi metode membaca kitab ini mungkin bahasanya adalah metode untuk membuat robot yang robotnya bisa membuat robot ini jauh pahalanya akan lebih menyebar luar biasa cuman ya apa bagaimana Bantu kami untuk supaya metode ini bisa digemari sama masyarakat bisa dikehendaki sama masyarakat bisa dikonsumsi sama masyarakat sehingga manfaatnya bisa tersebar dengan luas tersebar dengan ee ke mana-mana gitu Jadi yang jelas Sekali lagi kami mengajak kepada siapapun daripada umat Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Coba kita perhatikan daripada ayat dan hadis Nabi Muhammad bahwa Ayo sisihkan waktu untuk kita menjadi penyambung lidah daripada ilmu dan sunah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dengan kemampuan kita tapi kalau seandainya kita Keterbatasan waktu dan sebagainya nya Mari gabung bersama kami mewujudkan Pondok yang bisa memberikan kenyamanan anak bisa belajar dengan baik dan bisa maksimal di dalam mereka mencari ilmu sehingga menjadi orang bermanfaat di kemudian hari ada lagi dalam kitab riadusihin riwayat daripada Abu Musa itu nabi mengatakan muslim orang Islam itu harusnya dia bersedekah itu perintah Nabi Muhammad kemudian sahabat itu bertanyaim mana kalau seandainya enggak ada yang disedekahkan Ya Rasulullah maka nabi mengatakan kalau enggak ada yang disedekahkan berarti yamal biadh atau yaktasib biadh dia kerja dengan kedua tangannya sehingga yanfa nafsahu manfaat kepada dirinyaq Jadi kalau enggak bisa sedekah ya berarti kerja setelah kerja bisa manfaat pada dirinya kemudian bersedekah terus sahabat itu bertanya lagiam y terus gimana ya Rasulullah kalau enggak bisa Kara enggak punya pengalaman dan sebagainya maka kata nabi yinu Dal Hajah malhuf kalau enggak bisa bekerja kemudian bersedekah minimal sedekah dengan tenaga bantu orang yang sangat memerlukan pertolongan taruh ada orang dia mau naik sepedah motor tapi harus membawa barangnya yang berat akhirnya pak Anda naik aja dulu saya yang numpangkan atau sebaliknyaatamti kalau mantu kayak gitu juga enggak bisa bagaimana ya Rasulullah ini lihat perhatian masalah membantu dulu masalah membantu itu sebenarnya Allahu fiunil Abdi makan Abdu Fi Auni akhih kita itu kalau membantu orang Allah akan padah keperluan kita Allah akan bantu kepada seseorang selama orang itu membantu kepada hambaNya Nah berarti kita membantu orang itu hakikatnya yang membantu kepada diri kita sendiri atau kalau seandainya bahkan kita berharap langsung dapat bantuan daripada Allah mungkin belum tentu kita dapat tapi dengan cara kita bantu orang lain Ah justru kita akan dapat bantuan dari Allah subhanahu wa taala ini banyak saudara kita yang mempraktikan sama dengan kita doakan baik sama orang kita doakan baik sama orang itu sama hakikatnya mendoakan baik kepada kita sendiri Makanya jangan sebaliknya jangan doakan buruk sama orang maka daripada itu kata nabi Yin haajah malhuf bantu ya yang punya hajat yang terdesak ini kemudian sahabat masih tanya lagi sedekah enggak bisa kerja untuk kemudian sedekah enggak bisa bantu juga enggak bisa kemudian dia tanya Arit ya rasul Arit ilamati kalau enggak mampu maka apa kata nabi kalau seandanya enggak mampu kata beliau yaamur Bil maruf Al kir Coba kau ajak orang baik Ya mungkin kalau kau enggak bisa tadi bantu mengangkatkan barang di sepedah motornya minimal kau perintahkan Hei anak muda saya masih sudah tua Coba bantu orang ini angkatkan kemudian kalau Wah saya aja enggak bisa membantu kok apalagi perintah ke orang mungkin saya malu Seandainya Anda enggak bisa minimal Anda perintah ke orang lain nabi juga seperti itu dalam riwayat yang lain nabi melihat ada sahabat dia mau salat kata nabi Ada apa Mau salat ya Rasulullah sendiri Iya Oh Jangan an akhirnya Apa nabi coba toh kamu sedekah sama teman kamu artinya bantu dia supaya tidak salatnya sendiri bantu dia salat jamaaah Nabi aja seperti itu jadi nabi ini walaupun seandainya enggak mampu nabi mengajak orang untuk membantu seperti bagaimana kalau ada satu peperangan kalau say nabi sudahud sudah keluarkan atau bagaimana masih perlu lagi nabi nab
Resume
Categories