Kind: captions Language: id Ayo support pecah telur dengan gabung membership level 1 level 2 atau yang level 3 ini yang paling menarik untuk teman-teman baik pebisnis pemula atau pebisnis menengah Klik tombol subscribe dan juga gabung atau join di bawah Terima kasih selamat menonton video persembahan dari kami dan sampai sekarang pendapatan kita yang kita dapat dari hasil penjualan bibit itu 100% untuk karyawan untuk mereka sekolah plus untuk invest lagi invest lagi invest lagi Jadi kalau boleh jujur saya dan dan ayah saya belum menikmati keuntungan itu untuk kita nikmati tapi untuk kita putar lagi sih sekarang bangkrut karena jadi karyawan kan enggak mungkin tapi kalau kita jadi pengusaha resiko bangret itu kan ada kan terkadang kita mendengar motivasi-motivasi Oh saya bangun ini dari nol saya harus ini cuman ya kalau dari saya sendiri ya saya harus mengakui Saya punya privil meskipun ya bukan saya juga bukan anak naga juga gitu ya tapi [Musik] konsep awal Kung anggur e di Bintaro ini konsepnya adalah eh Urban farming Urban gardening di mana kita ingin memanfaatkan lahan rumah yang bisa dibilang tidak terlalu luas tapi kita bisa atur agar bisa kita Tanami dengan tanaman-tanaman yang memang kita mau yang bisa menghasilkan buah terus Daunnya juga bisa menaungi kita biar gak kepanasan juga kita bisa dapat ekstra oksigen kita bisa dapat ras stress juga jadi awalnya ini 2021 pemilik dari Kong anggur ini yaitu ayah saya Pak Herianto itu dia suka browsing tentang tanaman anggur gitu mungkin algoritmanya mengarahkan dia untuk ke tanam anggur gitu ya terus di tempat lain Saya di rumah saya sendiri itu saya juga melakukan hal yang sama dan entah G mana algoritma membawa kami untuk browsing tentang tanaman anggur pada waktu itu jadi kita tanpa janjian kita sama-sama melihat konten anggur terus suatu waktu kita lagi ketemu lah kok kita ngobrol kok sama-sama gitu kita beberapa sih Jadi selain anggur kita juga ada budidaya kambing domba cuman pada waktu itu kita pikir yang paling realistis untuk direalisasikan ya tanaman anggur ini butuh lahan berapa ya seada-adanya pot Ini ukuran berapa sebenarnya kalau kita mau memaksimal kan juga bisa gitu ya Bahkan ada beberapa klien kita juga kita bisa supllyai tambul lamput yang ukurannya kecil ya itu untuk mereka taruh di balkon apartemen mereka juga ada kan kalau apartemen kan paling luasnya berapa sih 30 atau 36 m per gitu ya Kalau yang dua kamar yang di Jakarta itu pun juga bisa gitu jadi seada-adanya lahan aja sebenarnya kalau lahannya yang terbatas ya kita pakai tabu lampot yang kecil cuman ya pasti ada plus minusnya ya cuma kalau kita ada lahan yang sedikit lebih besar Mungkin kita bisa pakai beberapa tabul lampop yang diameter 60 misalkan atau 80 itu bisa juga ya seada-adanya lahan sih sebenarnya modal berapa ya Ini pertanyaan S khusus untuk rumah ya Iya mungkin untuk kanopi aja mungkin e 100 mungkin ada sih tapi kayaknya kalau 100 e termasuk pot media tanam bibit-bibit Kay udah masuk deh semua gitu tentu saja kita gak jebret langsung 100 ya ya kita bagi selama 2,eng ton ini ya itu kayak ini tuh kita juga membuat naungan ini itu beberapa versi sampai akhirnya bentuknya seperti ini itu mungkin ada empat kali kita bongkar pasang ya gitu jadi ya tidak One Shot tapi kurang lebih sejumlah nilai itu kali Makanya hobi juga sih Mas Ya hobi yang karena kita punya napasnya panjang kita kita persistance kadang-kadang kita suka sesuatu tuh cuman 2 3 bulan begitu udah 2 3 bulan terus trennya udah hilang udah mangkrak aja kebetulan kalau kita karena kita suka gitu ya Dan kita bisa menangkap ini sebagai peluang usaha dan peluang untuk memberdayakan teman-teman di sekitar kita nafas kita juga cukup panjang 3 Seteng tahun dan terus berjalan sampai sekarang ya alhamdulillah pelan-pelan aja gitu dan sampai sekarang pendapatan kita yang kita dapat dari hasil penjualan bibit itu 100% untuk untuk karyawan untuk mereka sekolah plus untuk invest lagi invest lagi invest lagi Jadi kalau boleh jujur saya dan dan ayah saya belum menikmati keuntungan itu untuk kita nikmati tapi untuk kita putar lagi sih sekarang karena biar makin lama makin menggelembung menggelembungelembung Mas jadi prinsip investasi aja sih yakin Oh 100% yakin jadi ini benar-benar kayak kita invest sih Mas Mungkin kita ngelihat tanaman ini kayak kita misalkan investasi di saham kita dapat dividen ya he kita beli satu saham yang kita pikir itu bagus baik sehat prospektif tiap tahun kita punya dividen nah didnya ini kita putar terus tahun pertama kita putar lagi tahun kedua kita putar lagi tahun ketiga kita putar lagi Alhamdulillah ya kayak gini kan sebenarnya Enggak 100% dari modal kan ini sekian persennya juga dari keuntungan yang kita dapat gitu jadi Eng enggak 100% yang kita bangun itu dari belanja modal kita tapi kita belanjakan justru dari ee dalam ta kutip deviden yang kita terima jadi G nih pertama Kalau menurut saya pribadi waktu itu mahal waktu saya tuh sehari cuma 24 jam saya harus bagi-bagi buat keluarga buat usaha utamanya buat anggur untuk orang tua saya misalkan dan untuk kegiatan-kegiatan yang lain Nah kalau kita ggak punya SDM yang baik ini waktu kita habis nih cuman buat ngurusin perkara anggur doang nih tapi kalau kita bisa invest di orang-orang yang awalnya mungkin sehari kita bisa spend waktu kita perlu waktu 8 jam sehari misalkan untuk ngurusin anggur tapi kalau kita punya SDM yang baik tim yang baik tim yang kuat 8 jam ini bisa kita kurangin nih jadi du 2 jam jadi saya bisa punya spare 6 jam saya bisa buat keluarga bisa buat saya olahraga misalkan bisa buat saya baca buku gitu Jadi saya berharap dari 24 jam waktu yang saya punya itu di masa depan saya juga tinggal setengah jam 1 jam aja ngontrol karena kita punya tim yang kuat saya bisa punya banyak waktu untuk belajar lebih banyak lagi k karena waktu Tuh mahal Mas jadi sebisa mungkin saya saya mengalokasikan waktu yang ada tuh jangan sampai tersita oleh hal-hal yang harusnya bisa kita alokasikan buat eh yang bisa kita delegasikan ke orang lain yuk sikat sikat sikat sikat mantap J lebih bagus saya punya karyawan bagus suaktu saat mereka pergi daripada saya punya karyawan jelek dan dia stay sama saya selamanya wtu repot Justru malah apa yang buat repot Iya dong Jadi saya kalau saya punya karyawan bagus mungkin saya cukup monitor 2 jam kalau saya punya karyawan jelek saya monitor 8 jam kan waktu saya habis kan kalauau gitu saya Kerjain sendiri aja ya kan i e makanya saya harus e bikin mereka lebih pintar lagi lebih pintar lagi lebih pintar lagi jadi Scope yang saya lakukan tuh makin lama makin kecil makin lama makin kecil saya bisa cukup ngontrol mereka gitu suka dukanya ya karena waktu di awal kita belum eh terima hasil jadi ya kita belanja modalnya cukup e besar ya terus ada trial and eror juga waktu kesabaran mungkin lebih ke situ ya Terus mungkin karena di awal ilmunya juga belum banyak satu waktu kita senang tanaman kita weh daunnya banyak ternyata justru bukan itu yang dicari kita kan pengin tanamannya berbuah kan jadi daun lebat itu ternyata yang kita pikir indikator itu tanaman bagus terapi malah sebenarnya harus dipangkas jadi suka dukanya adalah ketika kita belum punya banyak ilmu kita membuat standar sukses melalui indikator yang salah itu dukanya di awal cuman kalau sukanya kita bisa ketemu baik orang ya teman-teman Di di Jawa di sekitar kita bahkan aktivis-aktivis atau penggiat pengangguran di Thailand kita bisa kenal di Jepang kita bisa kenal ya jejaring jadi sangat luas sih sekarang ya kalau di usia dewasa ya mungkin ketika kita covid ya Mas ya jadi waktu itu enak kan kalau kita kerja di e perusahaan apalagi perusahaannya besar gaji juga tiap bulan mau kerjanya sambil rebahan juga yang penting deliver kerjaan ada ya tiap bulan kita digaji tiap tanggal 27 28 kita digaji terus kita tahu targetnya sekian kalau kita bisa melampaui tiap bulan kita dapat bonus itu kan sesuatu yang terukur dan bisa ditembak gitu Tapi kalau kita kerja sendiri ketika saya memutuskan untuk join sama e orang tua saya untuk membuat usaha sendiri tembakan-tembakan itu jadi enggak kelihatan tuh mas karena yang netapkan standarnya udah bukan atasan kita lagi karena kita enggak punya atasan kan ya justru kita yang bikin targetnya Nah itu susahnya di situ kalau dulu kita mau nembak Ke mana tuh kita diarahkan sedangkan kalau kita menjalankan usaha sendiri Kita mau menembak ke mana aja itu kita harus benar-benar harus pelajari gitu itu baru satu hal terus satu hal lain misalkan permodalan kita punya satu Project kita di tengah jalan ternyata modal yang kita punya e tidak cukup untuk melanjutkan Project tersebut ya mau enggak mau kita harus mengorbankan apa yang kita punya itu mungkin tantangan yang terbesar ya mungkin kalau jadi karyawan kita enggak mungkinlah bangkrut karena jadi karyawan kan enggak mungkin tapi kalau kita jadi pengusaha resiko bangkrut itu kan ada kan itu yang momok di depan ya itu sangat enggak nyaman ya buat saya terutama di 10 tahun pertama ketika saya dari kuliah sampai kerja Tu kan dapat gaji dapat gaji ketika di satu momen kita harus bertindak sebagai pemilik usaha ya resiko-resiko yang besar itu ya mau engak mau kita harus hadapin gitu ada usaha keluarga dibilang konsultan sama sih Dengan ini kita harus sabar kita harus sabar dalam mencari klien kira-kira dari kondisi ekonomi sekarang industri apa yang kita bisa masukin klien seperti apa yang kita masukin berhubung Ini usaha sendiri Kita bisa ngatur waktu sendiri ya kalau kita lagi kosong kita bisa ngurusin ini atau misalkan kalau saya ngurusin sosial medianya gitu ya kalau kita yang lagi sibuk untungnya kita punya banyak teman atau tim yang bisa bantu kita juga tapi di sisi lain kalau timnya kita lagi berhalangan ya mau enggak mau kita yang ngerjain jadi ya alhamdulillah kita punya tim yang Okelah gitu ya jadi kita bisa saling back up ya kalau kita ada acara keluarga ada urusan keluarga ya kita saling memahami aja e memang harus diakui ya jadi terkadang kita mendengar motivasi-motivasi Oh saya bangun ini dari nol saya harus ini cuman ya kalau dari saya sendiri ya saya harus mengakui Saya punya privil meskipun ya bukan saya juga bukan anak naga juga gitu ya tapi setidaknya saya memulai semuanya tidak dari nol gitu ya ya Mulai dari satu lah gitu ya sebenarnya kan kalau mau hidup santai ya santai mungkin bisa ya Cuman ya kita punya tanggung jawab kita punya anak istri kita punya karyawan kita punya punya tim yang harus mereka juga punya kehidupannya masing-masing gimana caranya biar apa aset dan link dan kemampuan dan jejareng yang kita punya ini bisa terus menghidupi mereka semua syukur-syukur taraf hidup kita naik karyawan juga taraf hidupnya naik syukur-syukur yang awalnya kita menghire mereka sebagai anggota tim sat du tahun ke depan mereka bisa jadi leader dari tim mereka sendiri gitu jadi makin lama kita bareng-bareng makin tumbuh gitu saya juga kadang-kadang senang juga sih ngelihat karyawan yang pertama kali mungkin masuk gitu ya jomblo naik motor gitu kan tiba-tiba 2 3 tahun berikutnya motornya ganti lebih gede dikit terus lama-lama mereka berkeluarga di kendaraan nyecil rumah itu menurut saya hal yang membahagiakan sih Jadi mungkin kalau di ee habitat aslinya ya terutama di Eropa Timur Atau enggak di Asia Timur ya Di di Jepang itu mayoritas atau malah hampir seluruhnya ditanam e grounded ya Mas jadi langsung di di tanah gitu ya cuman hanya saja berhubung kami lahannya terbatas Urban farming yang kami jalankan ini memanfaatkan media dalam pot Mas dalam tambulaapt gitu jadi mayoritas kurang lebih diameternya sekitar 60 Cen jadi kita atur potnya sebagaimana nanti yang kita bisa lihat di sini agar space-space yang ada itu bisa kita Letakkan e tabul lampot di situ sehingga dengan Space yang ada kita dapat populasi tanaman yang secara maksimal lah gitu tentu kita mempertimbangkan juga soal kerapatan antar tanaman juga ya biar enggak terlalu rapat E dan lain sebagainya tapi poinnya adalah dengan lahan yang ada kita ingin semaksimal mungkin memanfaatkannya untuk tanaman yang kita rawat Oh sini cukup banyak ya Mas kalau dibilang 50 Kayaknya lebih ya 50 lebih kalau sekitar jumlah variannya tuh ada sekitar 46an varian di rumah ini ya di luar kebun kami yang dimiliki oleh keluarga ya di Blitar kalau di rumah ini sekitar 40 varian kalau jumlah potnya sih mungkin sekitar di 60 ke atas sih lebih sih kayaknya eh tadi varietasnya sekitar 46an berasal dari banyak negara belasa negara ya E cuman mayoritas dari Jepang paling banyak dari Ukraina terus ada Jepang ada Korea Selatan dan beberapa negara lainnya dan berbuah mayoritas berbuah Alhamdulillah iya secara umum sih kita yang pertama Ya berhubung kita tinggal di negara tropis kita banyak hujan seperti se yang kita lihat nih kan Mau hujan nih jadi yang perlu kita pertimbangkan adalah harus diberi naungan ya Mas kalau mereka terpapar oleh hujan itu bisa mendatangkan jamur jadi itu yang pertama khusus untuk kearifan lokal di Indonesia harus diberi naungan gitu itu yang pertama Terus yang kedua yang paling utama juga tentunya media tanam ya itu ada media tanam harus kita atur biar poros jadi e karena tanaman anggur itu tidak suka kalau dia tergenang air mas tanahnya tidak boleh poros untuk kos posisinya ada skam bakar lah Lembang ya istilahnya terus ada juga e kohe dan lain sebagainya mungkin yang perlu kita perhatikan juga adalah cahaya matahari jadi meskipun kita menggunakan naungan yang transparan ya jadi cahaya matahari bisa tetap masuk jadi mereka tidak kena hujan tapi cahaya matahari full kita lihat aliran udaranya juga kita perhatikan e jangan sampai dia terlalu pengap gitu ya terlalu rapat jadi kita coba perhatikan sirkulasinya sebisa mungkin terbuka seperti ini perlu diperhatikan juga kadang-kadang kadang kita sudah merawat tapi ada tanaman-tanaman di sekitar kita yang justru membawa hama gitu makanya perlu diperhatikan juga ekosistem diskelilingnya nih ada potensi kedatangan hama atau tidak Itu sih mungkin yang lebih teknisnya nanti tapi secara umum dasarnya poin-poin tadi aja sih yang perlu diperhatikan masa kita bisa setting kurang lebih 6 bulan ya Mas ya 4 sampai 6 bulan hanya kita perlu perhatikan kesiapannya tanaman itu sendiri mas karena secara filosofis dari yang kami pelajari dari Dar para suhu dari para guru Ya bisa dibilang tanaman anggur maupun tanaman-tan yang lainnya itu seperti makhluk bernyawa pada umumnya jadi kayak manusia misalkan sebenarnya kan secara genetis kita bisa melahirkan di usia mungkin 14 tahun manusia sudah bisa dibilang produktif tapi kan di usia tersebut tubuh kita belum matang ya terus secara emosional juga belum matang sama juga dengan tanaman Sebenarnya dia di umur muda pun dia bisa dibuahkan Tapi alangkah baiknya kalau kita mau untuk menunggu sedikit lebih lama agar batangnya dia lebih besar lebih kuat sehingga nanti dari jangka panjang dia bisa produktif untuk waktu yang lebih lama ketimbang dia kita genjot dari muda langsung berbuah mungkin bisa dilihat dari ukuran batang ya kalau dia kurus Tentu saja itu tidak bagus ya itu ibaratnya kayak mungkin kita punya domba tapi kurus gitu ya rangkanya kayak enggak kuat itu perlu diperhatikan terus e bentuk e batangnya juga kalau bisa jangan sampai dia kurus dan membentuk angka Del itu berarti batangnya kita perlu lebih sabar untuk menguatkan batangnya dulu Kita lihat juga e daunnya Apakah dia daunnya kering atau hijau segar nah itu yang seperti itu yang kita perhatikan terus kita perlu cek juga nih daun-daunnya ada yang kena putih-putih Enggak biasanya ada ada apa namanya ada serbuk-serbuk putih Nah itu berarti daunnya kena hama dan lain sebagainya sih jadi secara umum itu ada dua jenis pupuk ya Ada pupuk generatif ada pupuk vegetatif jadi pupuk generatif itu adalah rangkaian pupuk yang kita E aplikasikan ketika kita ingin berada di dalam fase awal gitu lalu ada juga yang namanya pupuk vegetatif itu yang nanti yang kita fokuskan ketika tanaman anggur itu sudah masuk fase pembuahan kita juga jangan lupakan untuk penyiraman air ya E irigasi itu harus pas ya jangan sampai berlebih karena kalau berlebih apalagi sampai tergenang itu kan membuat akar membusuk tapi kalau dia kekurangan itu juga nanti batangnya akan jadi tirus-tirus jadi semua harus ada keseimbangannya lah penyiraman rata-rata tuh dua kali ya pagi dan sore terus kita perhatikan jangan sampai dia terg sejak awal makanya kita atur agar media tanamnya itu istilahnya poros Mas jadi dia tidak menampung air kayak misalkan tanah gambut gitu ya ini tidak berpasir tapi juga tidak gambut jadi harus ada di tengah-tengahnya mungkin kalau suhunya sedang tinggi Kita juga harus perhatikan agar tanamannya tidak kering ya untuk tujuan ekonomisnya jadi saat ini kita membantu teman-teman untuk yang perlu bibit kami juga menyediakan bibit jadi ada teman-teman yang ingin menanam di rumah atau kan mungkin skala kebun kita bisa menyiapkan bibitnya kita bisa rekomendasikan bibit apa yang cocok untuk teman-teman Jadi mau yang warnanya hijau merah misalkan ungu itu kita bisa rekomendasikan yang sesuai dengan yang mereka mau juga dari dari sisi rasa juga maunya ada yang e manis ada yang agak keasaman terus dari segi bentuk buahnya juga ada yang seperti jari ada yang bulat ada yang lonjong itu kita bisa rekomendasikan sesuai dengan keinginan dari customer kita terus beberapa juga tim kami membantu menyiapkan instalasi jadi ada semacam apa ya semi green house seperti ini Kita juga bisa bantu dari awal kita rancang desainnya gambar sampai ke e pemasangannya di lapangan ada yang perlu untuk media tanam Kita juga bisa bantu awalnya karena hobi jadi itu tadi waktu covid ayah saya Pak Herry dia mengawali ini semua Terus ternyata di rumah yang terpisah saya juga melakukan sama terus kita berembuk dan kita pikir wah kalau mau jalanin dari beberapa opsi yang kita punya kayaknya anggut yang paling visib pada waktu itu dari segi biaya dari segi kesediaan lahan terutama malah sebenarnya yang sangat menggebu-gebu itu dari ayah saya gitu E saya awalnya juga Maju mundur maju mundur tapi ngelihat beliau sangat persistence untuk memulai ini semua ya saya jadi ikut semangat gitu terutama di awal-awal akhirnya kita bagi area l barangkali mungkin pak Heri yang lebih teknis gitu ya mungkin saya dari sisi yang lebih komersil saya coba Set up untuk sosial medianya terus kita buat logo branding terus commerce juga Jadi intinya meskipun kita komoditasnya anggur tapi kita bagi-bagi field-nya nih bagi-bagi bidangnya Nih jadi Pak Heri dimu dengan Bang Dedi dan teman-teman itu secara teknis peranggurannya saya coba bantu dari segi publikasi dari segi branding marketing dan lain sebagainya kebetulan selama kami memulai sekitar tahun 2001 pertengahan ya sampai sekarang mungkin sudah 3 Seteng tahun ya lebih dari situ kita juga alhamdulillah berkenalan dengan banyak orang yang menggeluluti tanaman ini e baik itu di Indonesia ya di berbagai daerah Jogja Terus Bekasi ee Bandung dan lain sebagainya sampai kita juga sempat studi banding lah dalam tanda kutip ke Thailand ke Jepang salah satu yang membuat saya Optimis adalah kita bertemu dengan beberapa petani di Thailand jadi dia usianya sudah lanjut Ya sepasang suami istri dan ada juga beberapa petani yang lain itu mereka dengan mengelola lahan kurang lebih eh 2.500 m per itu mereka bisa yieldnya tu kalau kalau dirupiahkan bisa sampai r00 r00 juta gitu Jadi saya pikir dengan belum mempertimbangkan harga tanah ya harga lahan ya tapi dari luasan lahan seperti itu woh hasilnya ternyata luar biasa barangkali kalau di Thailand mereka dimudahkan pertama mungkin dari segi harga tanahnya lebih murah ya dibandingkan di Pulau Jawa terutama terus mereka juga dapat suplai pupuk relatif lebih murah tapi Meskipun mereka juga menerapkan pertanian yang hijau jadi komposisi pupuk industrinya mereka atau pupuk buatan mereka tuh cukup minim lah dengan pupuk alami Jadi saya pikir ini kalau bisa kita terapkan di Indonesia sangat potensial banget gitu ya dibandingkan dengan komoditas yang lain gitu [Musik] ya ya kalau dibilang menghasilkan apa di Jakarta kita menghidupi tiga orang karyawan terus di Blitar kurang lebih kita menghidupi 8 orang karyawan sebagian dari mereka mungkin hampir seluruhnya itu kita bisa biaya untuk kuliahnya terus mereka juga dapat pendapatan bulanan juga sudah gitu kita bisa berbagi dengan banyak petani-petani anggur juga di seluruh Indonesia dan kebetulan Mungkin kemarin pecah telur kan sempat main ke kunganggur Blitar ya gitu akhirnya dari hasil komersialisasi kegiatan hobi ini sebagian kita bisa gunakan operasional untuk pondok pesantren milik keluarga yang kita kelola-kelola di Blitar juga Justru malah sebenarnya buat di sini yang pertama itu kita hampir tiap hari kan ada kunjungan ya Mas Jadi teman-teman yang ingin melihat kebun atau ingin membuat instalasi kebun atau ingin e belanja bibit itu justru buah yang ada di sini tu kita pertahankan agar ketika tamu-tamu itu datang mereka tahu nih nanti tanaman yang mereka beli buahnya akan seperti apa Jadi buahnya ini adalah sebagai semacam apa ya tester lah tester Jadi mereka sebelum mereka memutuskan untuk beli apa oh nih ada buahnya seperti ini mereka tuh tahu nanti ketika Pohonnya itu tumbuh berbuah buahnya seperti ini gitu Terus kalau misalkan ternyata buahnya hasilnya berbeda ya nanti mereka bisa klaim ke kita gitu Oh enggak sesuai nih dengan yang dijanjikan saya enggak ada background pertanian background saya jadi tanik industri Saya sempat kerja di beberapa perusahaan gitu ya terus 2020 itu saya join dengan ayah saya kita bangun usaha keluarga sampai sekarang Nah tadi ketika covid Wah kita stres nih pressure dari klien juga cukup tinggi daripada kita stres sendiri akhirnya kita Salurkan nih ke tanaman-tanaman ini nih biar Mereka aja yang stres justru kan tanaman kalau kita bikin stres itu kan mereka kan berbuah kan Nah ini kalau semakin banyak buaya berarti pemiliknya semakin stres berarti Hasya Sebelumnya saya di banyak perusahaan ya ada sempat di industri film juga terus di salah satu korporasi terbesar di Indonesia terus terakhir di start up transportasi lah yang warnanya hijau kalau saya pikir malah lawan arahnya ya Jadi kalau di start up kita terbiasa cepat ya biasanya kalau di perusahaan umum kan kita buat perencaraan 1 tahun tapi kalau di perusahaan startup tuh t 3 bulan paling jadi bisa jadi dalam 3 bulan itu kita udah ganti Bos gitu jadi dalam 1 tahun kita punya empat bos yang berbeda tuh sangat mungkin kalau di startup justru kalau malah di tanaman ini saya belajar kebalikannya ya kalau memang secara nature-nya dia 6 bulan ya mau enggak mau 6 bulan gitu enggak mungkin kita pangkas 6 bulan jadi 2 bulan tuh Enggak mungkin gitu ibaratnya kalau manusia kan pengin punya anak dia harus nunggu 9 bulan seorang perempuan kalau ingin punya baby ya dia harus nunggu 9 bulan kalau kita pengin 1 bulan dengan menghamili 9 wanita jadi 1 bulan kan enggak bisa jadi tetap harus satu perempuan 9 bulan kalau saya sebenarnya enggak sabar orangnya yang sabar pak Heri yang sabar saya tidak sabar awalnya nih kapan sih nih jadi uang gitu kok kita nanam-nanam enggak jadi enggak jadi uang gitu cuman ya k proses ya akhirnya saya juga belajar banyak tentang sabar dari Pak Heri juga dari tanaman-tanaman ini juga bahwa hingga kalau mau berbuah ya harus nunggu ya termasuk kayak usaha kita juga kalau mau menghasilkan sesuatu ya harus pelan-pelan gitu dan stepnya enggak bisa loncat orang tua saya udah pasti ya saya belajar sabar belajar kerja keras itu saya belajar dari orang tua bagaimana mereka bisa tetap bertahan dengan kondisi dunia itu kan ya naik turun ya kadang-kadang kita di atas kadang-kadang dia di bawah Gimana caranya ketika kita lagi di bawah kita tetap jalan itu saya belajar dari ee orang tua saya kalau di luar keluarga mungkin saya Cukup belajar banyak dari waren buffet Mas Salah satu tokoh uangan terbaik yang ada di dunia ya jadi belajar bagaimana dia bisa mengelola apa yang dia punya mengelola aset hingga akhirnya bertumbuh bertumbuh bertumbuh gitu jadi ee memang ada tipe orang yang saya lihat itu tipenya memang segalanya dari nol dan dia jago memulai apapun dari nol gitu ya tapi juga ada tipe orang yang oh dia bisanya tuh menumbuhkan gitu mungkin tipe saya tipe yang kedua mungkin ya Sedangkan untuk ayah saya tipe pertama Jadi mungkin Ayah saya dan saya kalau kita bisa apa bersimbiosis Saya pikir ini bisa jadi hal yang bagus gitu karena sebelumnya ayah kan kerja sendiri Saya kerja sendiri mungkin kalau kita bisa e bersimbiosis sangat bagus sekali gitu jadi yang satu menumbuhkan menumbuhkan menumbuhkan yang satu mengembangkan mengembangkan mengembangkan jadi terus saya pikir Kombinasi yang sedang kita coba jalani [Musik] sekarang mungkin di usia saya 34 mayoritas dari teman-teman sebaya Saya sedang ini ya sedang dalam periode perjuangan lah kita dibilang mapan juga kayaknya belum tapi kita dibilang baru merintis juga kita udah mungkin udah kerja 10 sampai belasan tahun gitu ya jadi saya pikir ini momen penentuan nasib kita 1020 tahun ke depan lah jadi kalau udah punya usaha ya terusin kalau udah punya karir yang baik ya silakan dilanjutkan apnya kalau kita belum punya salah satu dari keduanya Ya kita harus lebih cerdas lagi dalam memandang diri kita nih karena waktu kan terbatas nih Kita enggak punya banyak waktu lagi nih di usia seperti ini ya Terus kalau kita punya udah mulai punya aset Jangan lupa untuk diinvest kembali ke hal-hal yang setidaknya bisa kita ilmu atau mungkin memberi kita keuntungan finansial di masa depan Jangan sampai kita punya uang kita punya pendapatan yang baik tapi habis setiap bulannya untuk hal-hal konsumtif itu sangat rugi gitu jadi syukur syukur dalam 10 15 tahun ke depan dari apa yang kita tanam sekarang kita enggak mau ngapa-ngapain pun buah-buahnya tu udah ada kita tinggal petik aja gitu Saya risad tabatala dari Kung anggur Bintaro di Instagram tinggal di dicek aja @kung.anggur Eh saya dari Bintaro jadi teman-teman yang ingin berkunjung ke Kung anggur Bintaro tinggal hubungin kami lewat Instagram dan tiktok dan sosial media lainnya terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam ye sip