Tanam Sekali, Untung Berkali-Kali: Pertanian Buah Naga Terbesar di Indonesia!
6k7jY1vw1hQ • 2024-12-08
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id pemerintah Abai pada nasib Petani Indonesia Petani dan lahan pertanian Kian [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] sedikit ini pro kontra Mas ya kalau saya sebagai petani ini perlu karena mengingat bahwa Indonesia itu adalah negara-negara agraris bergerak di bidang sektor pertanian yang sebenarnya yang harus di oleh negara ini adalah petani bukan artinya di sini petani tidak diperhatikan dengan negara itu bukan yang perlu difokuskan itu sebenarnya petani saat ini saya nyadar saya menjadi petani bukan bergerak di sektor pangan tapi saya bergerak di buah Mas secara tidak langsung kami petani dari jerabon enggak mau nanam tanaman pangan itu di tanpa kelar-keluar mas kita enggak mau menanam tanaman pangan kita nanam jenis kultu itu maksudnya Berarti kita enggak ngikuti programnya pemerintah kalau pemerintah kan programnya pangan Mas [Musik] Ayo support pecah telur dengan gabung membership level 1 level 2 atau yang level 3 ini yang paling menarik untuk teman-teman baik pebisnis pemula atau pebisnis menengah Klik tombol subscribe dan juga gabung atau join di bawah Terima kasih selamat menonton video persembahan dari kami [Musik] sebelumnya Selamat sore asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh para pemirsa saya perlu memperkenalkan diri saya nama Imam Mahmudi seorang petani naga dari Sumber Mulyo Tegal delimo kalau ngomong bertani Mas ini saya mulai dari kecil sudah dilahirkan dari petani Mas Jadi saya memulai benar-benar jadi petani tahun 1993 kalau menurut orang lain boleh Mas bisa dikatakan sukses tapi bagi saya pribadi bersama dengan teman-teman belum mas tapi awal kita merintis menjadi petani Mas Memang itu liku-likunya sangat berat sekali waktu itu karena kita kondisi-kondisi masih awal Mas babat Mas ya jadi di situ penuh dengan perjuangan mulai karir saya jadi petani kita terjun ke cabe Mas Jadi kita awali dari cabe mulai tropong sampai modern di situ ada istilah dengan cabai tww Mas di situ ada hot beauty di situ ada out Chili red-retan sampai red viigor semua saya alami tapi itu cuman biasa-biasa saja dari segi penghasilan barusan gitu nginjak lagi ke semangka semangka usia 60 hari panen Mas waktu itu terus sesuai dengan berjalannya waktu sampai sekarang akhirnya kita mengikuti untuk menjadi petani buah naga oke lah akhirnya untuk buah naga sendiri kalau kita pelajari Mas di situ adalah usianya sama dengan tanaman Semangka Mas banya hanya kalau semangka setelah dipanen itu tanam lagi kalau buah naga tidak kalau usianya sama Mas jadi mulai dari bunga sampai bisa dipanen usianya 60 hari Nah selama ini mulai awal dari saya menjadi petani cabai sampai sekarang Mas bisa untuk mencukupi keluarga saat ini Mas untuk tanaman buah naga jengan buah naga Sudah berapa tahun Pak lebih dari 15 tahun mas jadiulai dari buah naga putih sampai sekarang operalih ke yang merah yang jenis mawar Mas bahkan ini merintis untuk uji coba itu berada di di lingkungan saya ini kita mencoba yang kuning yang jenis Golden Oh itu sudah mulai kita Rintis karena antisipasi setelah punahnya yang merah ini untuk kalangan Kaula mudanya ini benar-benar kita pikirkan agar ada jalan keluar setelah punahnya Si Merah kalau dulu perawatan buah naga itu antisipasi cacar kayak enggak ada hasil buahnya bisa dikatakan bahwa buah itu kayak Luna Maya waktu itu Tapi saat ini Mas kalau kita sampai tedor inseknya bahkan funginya ini bisa fatal mas karena apalagi untuk serangan yang sekarang yang paling sangat mengerikan adalah serangan lalat buah Mas itu bisa fatal kayak kemarin memang saya kena Mas bisa total itu enggak jual semua rontok itu sudah karena kena lalat buah kerugian waktu itu berapa Berarti Pak kurang lebihnya sekitar 60 jutaan tapi bagi orang-orang kalangan elit uang R juta ndak ada artinya mas Tapi bagi kalangan saya seorang petani kita rugi R juta itu sudah fatal sebelumnya mohon maaf karena saya di sini adalah sebagai sesepuhnya e anak-anak petani yang berada di kalangan jerabon ya jadi saya bukan memakai gaya kata Mas jadi memang saya loyal orangnya loyal siapapun yang kepengin budidaya buah naga Oke sakawal Mas tapi kalau saya membuat prinsip gaya katak Mas Siapa yang di depan Mesti tak suruh minggir Siapa yang ngikuti saya mesti tak pancal Mas tapi saya tidak justru anak muda sarahkan entah caranya kasar entah caranya halus itu Saya berusaha gimana anak ini agar bisa mengikuti jejak saya akhirnya Alhamdulillah sekarang bahkan yang masih baru lulus SMA sudah tergiur enggak mau kuliah langsung terjun ke buah naga sukses Jadi kita ini kan kalau jadi petani naga itu kan petani ekstrm Mas di situ kita menentang arus Mas Jadi yang sebenarnya itu bukan musimnya Mas kalau musimnya naga itu dalam 12 bulan yang 5 bulan ditempati untuk musim yang 7 bulan itu untuk di luar musim Kalau di luar Musim Mas di situ dibantu dengan sinar ultraviolet dengan kata lain kita perlu penyinaran Nah kalau petani jeraban itu sudah tahu Mas kalau listrik itu bukan untuk mengeluarkan bunga bukan itu untuk menambah fotosintes Oke kalau sudah fotosintesis pengaturan kita antara n dan P itu harus imbang kalau nanti tinggi n-nya itu pendapatannya semai tapi kalau paling tidak imbang itu pendapatannya nanti bunga Oke ini tinggal pengaturan kita makanya saya katakan bahwa di sini petani naga itu ekstrem karena di situ keluarnya Si Buah naga ini naga ini tergantung si merawat kalau ngerawatnya keliru lebih tinggi n-nya keluarnya semai Mas n dan P itu apa tuh pak nitrogen sama di situ pospak Oh kalau menurut jenengan Pak seorang petani itu layak di perjuangan atau tidak Ini pro kontra Mas ya kalau saya sebagai petani ini perlu karena mengingat bahwa Indonesia itu adalah negara-negara agraris bergerak di bidang sektor pertanian kan yang sebenarnya yang harus diperhatikan oleh negara ini adalah petani bukan artinya di sini petani tidak diperhatikan dengan negara itu bukan yang perlu difokuskan itu sebenarnya petani saat ini saya nyadar saya menjadi petani bukan bergerak di sektor pangan tapi saya bergerak di buah Mas secara tidak langsung kami petani dari jjerabon enggak mau nanam tanaman pangan itu demo tanpa kar-kuar mas kita enggak mau menanam tanaman pangan kita nanam jenis kultu itu maksudnya Berarti kita enggak ngikuti programnya pemerintah kalau pemerintah kan programnya pangan mas iya iya Bah Mas sekarang itu antarana biaya Mas antara biaya dengan penghasilan kalau kita bergerak di pangan Mas itu sangat tipis Mas ya Ibarat kita ini mau beli motor aja susah sekarang kita tanam 1/4 hektar mas itu kurang lebihnya sekitar 1750 m luas itu biaya menjadi tanaman kurang lebihnya sekitar r2.00 Mas selama 4 bulan lah itu nanti kalau sudah panen itu cuma mendapatkan sekitar 5 sampai 5,5 juta kalau harga turun itu bisa R4 juta Mas untungnya berapa kalau kita pengin punya motor aja enggak usah neko-neko dah sulit kalau naga berbeda Mas berbedanya di sini kan permasalahannya ditanam Mas kalau naga mulai keluar bunga sampai dipanen Mas ini usia usia 60 hari keluar sampai dipanen ini 60 setelah dipanen jebret bedanya kan nak tanam lagi Mas adiknya ada lagi ini misal ada yang segini ada yang baru kawin ada yang segini kan ngesap Mas terus hitung-hitungannya petani juga gampang sekarang kalau kita punya buah misalnya kita punya buah 1000 kita hitung sekitar 5 on kan berarti kita sudah dapat sekitar 5 kintal jadi sebelum dipanen petani tahu naga saya besok kalau dipanen dapat sekian kintal itu tahu kurang lebihnya yang ini ini sekitar 15 sampai 17 tahun ini ibarat manusia ini Joko Sehatnya Pak bukan Joko loro ini Jo Sehatnya ini ya ini diperkirakan Sampai usia berapa tahun ya kalau bisa Pak permintaan kita ya jangan sampai mati kita nikmati seterusnya kalau bisa kan gitu kan Kalau gak ditebang ya engak mati gak mati ini sebenarnya kemarin tebang Mas Jadi kita proses cuma ini ada yang saya rahasiakan sedikit tapi saya gak mau menja kan karena tanah sini ph-nya sudah turun mas tinggal 2 koma sekian maksimal PH meter tanahnya cuman tiga kita berusaha memasukkan binatang yang dikatakan di situ mikroba tapi di sini tentang mikroba saya enggak berani bercerita banyak Oh i i kalau menurut pandangan saya sekarang tinggal kita pak yang jilijilian kita kalau saat di depan ngomong buah naga itu buah yang sangat ekstrem perawatannya juga ekstrem kita harus pandai-pandai mengambil waktu pakai momen tersendiri seandainya kita melihat satu bula ini ya misal ya ini sudah ada yang menyala kalau bisa kita jangan kita berada di belakangnya jadi dengan kata lain kita mengambil selah dari buahyaan teman-teman panen semua panen kalau panennya terlalu banyak itu pasti harga turun tapi kalau nanti di saat selah itu mesti naik kalau naga di sini itu naiknya kan cepat mas selang 1 minggu jebret naiknya di atas r.000 sampai r.000 Mas itu permainan permainan agak kayak gitu kalau barang banyak jelas di situ harganya mesti turun tapi di saat barang sedikit harga langsung naik ini sudah tradisi jadi untuk wilayah Indonesia ini kan yang paling besar kan di Banyuwangi bahkan sampai kualitas buahnya saja ini yang paling bagus ini dari tanah ceket Kecamatan Tegal dmau kalau dari tanah merah itu kualitas buahnya masih kurang cepat busuk atau gimana kalau dari tanah ceket kita tahan sampai 1 bulan gak ada masalah Mas untuk wilayah Tegal delimo yang wilayah satu ulu-ulu satu jotirto ini kurang lebihnya sekitar 250 hektar yang di sini yang sebelah situ belum lagi yang sana kalau 500 hektar itu lebih Mas yang sekitar sini belum lagi yang di luar Desa ini khususnya yang di Desa Tegal Timo Kecamatan Tegal Imo Desa Tegal Imo tapi kalau ngitung Satu kecamatan banyak Mas sekarang kan semua kan ikut Mas Kayak listrik aja ini ya ini kalau ah mulai pukul 12 ini udah berat ngangkatnya semuanya fokus ke naga ini kayaknya sudah mulai Sumbang karena dasarnya sekarang lokasi lokasi kan sudah hampir habis tanamin naga semua udah Sumbang dah mulai Udah mentok ya sudahah mentok mulai mentok ya makanya kalau ah mentok kalau kita mau bermain ya kita bermain [Musik] waktu pesan untuk anak muda terus komitmen terus maju jangan patah semangat karena apa yang anda lakukan sekaligus itu anda sudah menikmati Jangan malu terus maju
Resume
Categories