Transcript
DVRh79sSE9A • Cari "TENANG" Tinggalkan Kerja di BUMN & Pilih Beternak Bebek Petelur di Desa
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0399_DVRh79sSE9A.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
saya sama teman saya itu mencoba hanya
300 ekor itu yang saya geluti pelajari
saya perlahan saya dalami secaru
dibanding ke mana-mana Oh kok ternyata
ini yang membawa berkah di keluarga saya
berternak itu adalah bagian dari sunah
Rasulullah jadi penyampaian itu yang
saya pegang sampai
sekarang pertumbuhan yang punya saya
sendiri untuk saat ini per detik ini
kurang lebih 27.000 ekor kalau sama
Mitra kurang lebih total di tiga
kabupaten meliputi Bondowoso stubondo
dan Jember kurang lebih ada 80 sampai
85.000 ekor yang kita kelola perputaran
telur per hari dengan seluruh kelompok
yang saya pegang itu kurang lebih 45.000
butir per hari punya saya sendiri 27.000
kurang lebih 23.000 sampai 24.000
kalau ketika merasa pernah ada di bawah
itu ya yang penting kita tawakal tetap
semangat tetap minta restu dari orang
tua itulah yang terpenting orang tua itu
menurut saya pribadi itu adalah kunci
kesuksesan saya di kehidupan ketika kita
minta restu orang tua kunci Rezeki itu
terbuka lebar Menurut saya semua pasti
berkaitan dengan orang tua waktu saya
masih bekerja di salah satu perusahaan
yang saya anggap itu waktu itu anggap
perusahaan yang bunafit saya kerja di
BUMN dengan berdasi dengan bersepatu
ketika tidak ada Restu orang tua
Akhirnya saya jatuh jadi keyakinan bahwa
Restu orang tua itu adalah kunci utama
dari kehidupan saya ya itu memang jadi
saya tidak pernah menempatkan orang itu
di nomor dua orang tua tetap nomor satu
[Musik]
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh nama saya Rahmat Hidayat
sebagai owner dari ribu Farm kita tletak
di Bondowoso Jawa Timur ribu Farm
bergerak di bidang peternakan lebih
tepatnya di bebek petelur kita tertarik
di bebek petelur di Bondowoso itu
cenderung lebih banyak peternak bebek
petelur yang secara tradisional jadi
kita lebih ingin maju satu langkah
daripada peternak yang lain secara Angon
yang di ada di lapangan yang tradisional
seperti ya yang diangon ke sawah banyak
orang-orang yang sejak dari zaman dahulu
itu hanya menggunakan tenaganya saja
jadi mengirit biaya pakan yang secara
kesehariannya itu cukup kita Giring ke
sawah itu saja yang saya kembangkan di
sini kita bikin secara kandang yang satu
tingkat lebih maju daripada orang yang
memang profesinya ke Angon kita beri
pakan di situ yang secara produksi itu
jauh lebih bagus daripada Angon dan juga
kualitas dari telur itu lebih bagus
daripada Angon di kandang sedih
sebetulnya lama cuman tidak sebooming
seperti sekarang kalau sekarang kan ada
sistem porstal dan juga ada sistem
baterai seperti ayam bertelur saya
sendiri background peternakan tidak ada
justru saya sendiri basicnya di dunia
perbankan kalau secara profesi pekerjaan
untuk yang dawalnya diperbangkan kurang
lebih 8 tahun lah mungkin ada sedikit
gejola ya bukan kita bicara masalah
syariat bukan intinya ada sedikit
kejolak lah itu kenyamanan entah itu
dari segi sedikit ada gesekanlah intinya
seperti itu di dalam hati untuk dunia
perbangkan Jadi saya beralih ke dunia
peternakan saya babat memang pure dari
nol jadi saya itu ingin melawan arus
dari orang-orang pada umumnya jadi yang
meremehkan orang itu beternak itu adalah
suatu pekerjaan yang menang ke bawah
jadi saya ingin tingkatkan di khususnya
di Bondowoso itu sebagai kota yang
memiliki peternakan yang besar
selayaknya kota-kota lainnya awal mula
saya berternna itu ada ajakan dari salah
satu sahabat saya ingin mencoba bebek
petelur itu seperti apa Jadi saya punya
usaha utama sebetulnya usaha bebek ini
adalah usaha sampingan ketika di 2019
Saya terkena covid usaha utama saya itu
jatuh gagal saya punya usaha percetakan
di situ jatuh dan juga saya ngembangkan
lagi di usaha bebek petelur yang saya
anggap ini sebagai usaha sampingan
ternyata yang membawa hoki ini malah
saya sama teman saya itu mencoba hanya
300 ekor itu yang saya geluti pelajari
saya perlahan saya dalami secu dibanding
ke mana-mana Oh kok ternyata ini yang
membawa berkah di keluarga saya dan juga
teman-teman yang bekerja saya 300 ekor
dulu kurang lebih Saya mungkin R jutaan
apa yang ada di percetakan saya jual
jadi hasil yang kita jual dari
percetakan ketika waktu saya bangkrut
itu yang saya alihkan ke bebek ini kalau
untuk tabungan ada sedikit tapi tidak
banyak hanya cukup untuk usah sampingan
ini yang saya bikin yakin itu ketika di
musim covid di musim covid itu semua
usalini usahaan jatuh semua untuk
meningkatkan imun orang rata-rata itu
banyak membeli telur bebek dibikin jamu
ah dari situlah kita punya Oh kok
ternyata di telur bebek ini punya
potensi besar di masa covid seperti ini
masih ada potensi besar untuk kita jual
daripada usaha bidang-bidang lainnya
kalau semisal kita kembangkan di luar
covid itu bagaimana Ah seperti itu kita
pola pikir saya seperti itu waktu itu
dan alhamdulillah Ketika saya geluti
100% Saya istikamahkan di sini Oh kok
ini yang membawa berkah ke kita dari
kita dapat laba dari 300 kita kembangkan
dari 100 200 500 terus banyak orang yang
belajar ke kita Oh kok semakin banyak
populisi saya dan semakin banyak orang
yang ingin terjun dunia bebek kita
belajar bersama Oh Ternyata di Bondowoso
itu sangat besar potensinya di dunia
bebek petelur sampai saat ini itu sudah
mencapai 800 orang yang bermitra dengan
kita jadi yang awalnya itu belajar
bersama malah kita sudah jadi bermitra
yang bersama sama-sama besar sampai
sekarang kurang lebih 2 tahun sangat
cepat sekali covid Selesai percepatannya
sangat banyak di situ pertumbuhan yang
punya saya sendiri untuk saat ini per
detik ini kurang lebih 27.000 ekor
ekspansinya dari bebek petelur lah jadi
kita ngambil pakan ke pabrikan banyak
orang-orang yang dianggapnya itu sebagai
teman beternak itu malah numpang ke kita
pakan jadi dari situ ladang usaha
semakin berkembang sampai sekarang yang
awalnya numpang pakan kita orderkan
pakan kita bukakan PS lah polter shop
kita bukakan banyak yang ngambil ke sini
banyak orang yang belajar berternak
Numpang beli bibit Bayah namanya bbit
Bayah kita juga ngambil ke kita ketika
sudah masa produktivitas sudah selesai
orang minta bantuan untuk di irkan ke
kita Nah dari dari situ banyak lini-lini
yang memang minta bantuan ke kita
peternak-peternak jualnya kita ke sini
semua kalau sama Mitra kurang lebih
total di tiga kabupaten meliputi
Bondowoso Situbondo dan Jember kurang
lebih ada 80 sampai 85.000 ekor yang
kita kelola jadi kita menyediakan pakan
semuanya kita yang tanggung jawab di
situ
[Musik]
jual telur kita sudah ada kontrak sama
perusahaan-perusahaan ada rumah
pengrajin telur dan juga kita ada yang
semacam dibikin sesajen di wilayah Bali
itu ada keluar Pulau kita Bali di
Kalimantan juga Sulawesi juga ada yang
dominan lebih banyak tetap di Jawa lah
yang paling perlu diperhatikan adalah
kita bacanya ada empat item bibit pakan
juga kandang S sop dan juga yang merawat
jadi empat item ini tidak bisa lepas
dari berakan bebek bertelur bibit untuk
bebek umumnya kalau semistal sistem
Postal itu kurang lebih umur 5 bulan
setengah itu ada bibit Mojosari ada
bibit kembel ada bibit alabio itu yang
sering digunakan di Indonesia yang
digunakan untuk bebek bertelur kalau
pakan itu ada dua macam pakan itu ada
sistem campur e dari bekatul dan juga
kita sistem sentrad kita self miix
sendiri itu ada dan juga sistem perawat
perawatan itu dari kebersihan dari
tingkat kekeringan terus kestabilan
orang yang ngasih makan itu juga
berpengaruh Jadi tidak boleh
berubah-rubah dan juga tingkat
kebisingan seminim mungkin itu agar
menjaga kestresan bebek itu terus bagus
dalam berproduksi yang terakhir itu
adalah kandang sesuai sop tempat minum
pengairan dan pembuangan kotoran itu
harus sesuai sop di sini kan ada dua
model jenis cara kita berternak ada
sistem kandang baterai seperti ayam dan
juga ada sistem por Style yang ada di
bawah kalau sistem baterai cenderung
lebih panjang dalam berproduksi dan juga
lebih mudah dalam pengawasan semisal ada
yang tidak betulur kita tinggal tinggal
comot saja Tinggal tinggal ambil aja dan
tinggal kita tukar saja yang berusik itu
saja kalau yang sistem porstal yang
sistem bawah itu lebih mudah
pengerjaannya tapi lebih pendek dalam
usia berproduksi dalam berproduksi itu
beda jauh kalau sistem baterai itu kita
bisa 1 tahun setengah Kalau di sistem
porstal itu mungkin hanya 7 bulan 8
bulan itu sudah copot bulu atau
istilahnya orang sini itu ngorak cuman
dari segi biaya lebih besar di kandang
baterai kita menambah istilnya kita
pakai kurungan itu biaya itu cenderung
kalau kita hitung per 100 ekor itu
kurang lebih r.500 lah karena kita
nambah kurung yang ada di dalam kandang
kurung baterai itu spesifikasi orang
yang ngerawat itu harus satu tidak boleh
ganti-ganti beda orang nanti bebek itu
bakal stres hafal dia hafal sangat
sensitif bebek ini terus baju jadi bebek
ini sensitif dengan warna jadi baju yang
digunakan dalam kandang itu harus
itu-itu saja itu lebih menstabilkan
tingkat kestresannya jadi baju dengan
warna yang gelap terus yang ketiga
tingkat kebisingan bising itu semakin
rendah bebek ini semakin bagus dalam
menurunkan tingkat kestresannya lebih
bagus kita kalau memang ada musik kita
sediakan musik di situ kita biasakan
kalau emang tidak ada ya kita kurangi
saja kebisingan yang ada di situ
jadi saya itu mengambil tenaga kerja
yang memang betul pure fresguate saya
tarik memang yang fres guate di sini
yang memang dari awal saya ajari dari
nol sampai dia memahami yang ada di
kandang sini Bondowoso itu cenderung
lebih banyak mohon maaf pengangguran
jadi sekitar Desa yang ada DII saya ajak
untuk kerja sama saya ajak untuk belajar
berternak dan juga Biar pengangguran di
sini tidak ada l saya kurangi mengurangi
pengangguran intinya jadi saya rata-rata
ngambil di umur 17 lulus SMA ketika dia
itu tidak bisa melanjutkan sekolah saya
ajaklah kerja sama kita dari saya awal
buka 2018 sampai sekarang saya tidak
pernah merubah sampai sekarang malah
bertambah yang dari luar artinya enggak
ada yang keluar enggak ada Saya jamin
dari UMR yang di sini saya setarakanlah
UMR yang ada di sini dan juga ada
bonus-bonus lainlah yang saya berikan
Ketika saya dapat hasil yang lebih kita
bisa berbagi-bagilah tambah rezeki gitu
untuk persekarang kurang lebih dari
keseluruhan kandang saya itu ada 17
orang termasuk penjaga malam untuk
perputaran telur per hari dengan seluruh
kelompok yang saya pegang itu kurang
lebih 45.000 butir per hari punya saya
sendiri 27.000 kurang lebih 23.000
sampai 24.000 yang rutin tiap hari kita
ada kontrak dengan perusahaan pabrik
saus yang diekspor Keluar kita ada di
situ jadi di situ itu dibikin saus telur
asin ada memang pabrik yang mengelola
itu kita support pabrik itu yang paling
besar ya pabrik saus itu dan juga rumah
pengerjin tolerasi
[Musik]
di sini itu juga buka kelas kita buka
kelas belajar bersama di sini ya sharing
sharing ilmulah juga di sini Kita juga
datangkan dari akademisi institusi yang
kita datangkan ke sini juga
praktisi-praktisi BB pengusaha bebek
petelur yang sudah lama kita ada dua
offline dan juga online kalau yang
online Kita by zoom kita hanya buka satu
kelas itu 10 sampai 15 orang untuk lebih
efektif dalam belajar offline pun juga
seperti itu kita hanya membuka 10 sampai
15 orang biaya kita tidak mahal biayanya
Tidak mahal kita cukup hanya r40.000
satu kali pertemuan satu kali pertemuan
bisa 45 menit 2 Jadi 90 menit impian
saya yang paling besar ingin membentuk
kota saya Kota Bondowoso itu sebagai
Kota produksi yang di sini terkenal
Bondowoso itu sebagai Kota tape saya
juga ingin membuka melebarkan Bondowoso
itu sebagai Kota produksi khusus bebek
bertelur mimpi saya itu muncul ketika
banyak peternak yang di bawah sekarang
itu tidak disentuh sama orang-orang atas
Pemerintah Kurang melihat terjun ke
bawah bahwa di Bondowoso itu potensi
sangat besar kalau kita kembangkan jadi
impian saya itu ingin mengangkat
peternak yang ada di Bondowoso itu untuk
lebih maju ke depan mungkin tidak hanya
di bondaoso ya jadi kategori bakul-bakul
di luar sana itu banyak sekali ada yang
positif ada yang negatif cenderung
Ketika saya baru terjun di dunia
peternakan cenderung kategori bakul
negatif itu sangat banyak jadi hati saya
tersentuh kalau seperti ini peternakan
yang ada di bondaowoso ini bakalan tidak
maju contoh semisal harga telur tidak
sesuai dengan harga yang diambil oleh
bakul-bakul Yang katogi negatif itu yang
seharusnya dijual sekian diambillah
dengan harga sekian lebih murah jadi di
sini kan mayoritas peternak tradisional
itu usia yang cendung sudah masuk 50 ke
atas jadi teknologi mereka tidak paham
harga dari luar mereka tidak paham Jadi
itulah yang dimanfaatkan sama
bakul-bakul yang kategori negatif tidak
diambil sesuai dengan harga yang pada
umumnya di pasar mereka mau karena
mereka keterbatasan informasi dikira
memang harga dari bakul itu memang
harganya ah Alhamdulillah sampai
sekarang malah Saya punya e inisiatif
kita pure harga yang harga nasional itu
kita sampaikan harga sekarang seperti
ini kita mungkin hanya ngambil
keuntungan besar seperti ini kita fair
dalam bekerja awalnya saya bebek petulus
saya pesimis nah Ketika saya jalani kok
ternyata potensi bebek petelur ini
sangat bagus saya menilai bagus itu dari
tingkat Persaingan di bidang bisnis BP
telur itu saat ini masih sedikit
mayoritas masih banyak unggas-unggas
yang lain yang digeluti sama orang saya
ngambil celah di situ Ketika saya geluti
Oh kok ternyata banyak permintaan bebek
petelur ini semisal di Jogja dibikin
gudek orang Jogja malah datang ke kita
untuk ngambil hasil produksi kita orang
Bali malah datang ke kita untuk dijan
sejacen di Brebes yang memang kategori
memang spesialis bebek petelur untuk
dijan telur asin di sana minta ke kita
ternyata ketika saya amati sampai
sekarang bebek petelur ini memang usaha
yang memang betul-betul menjanjikan ke
depannya dan memang dibutuhkan di pasar
sangat prospek sekali modal apa yang
harus dibutuhkan bagi seorang peternak
pemula yang pertama itu yang paling
utama adalah ilmu Kalau modal Mungkin
nomor sekianlah menurut saya yang
penting ilmu sewaktu-waktu Nanti Mungkin
nanti orang-orang itu punya rezeki kita
bisa perlahan dari kecilah jadi tidak
langsung besar dulu ilmu yang terutama
Jadi kenapa saya ingin membuka kelas
edukasi ke teman-teman bahwa petelur itu
bisnis yang sangat potensi ya ada di
situ bebek petelur Saya rasa sangat
mudah karena saya juga pernah mencoba di
unggas-unggas lainnya ya jadi lebih
sangat mudah lebih efektif dalam bekerja
saya sekarang kan menggunakan pekan jadi
jadi bebek petelur itu dalam contoh
semisal 100 ekor kita hanya kasih kan 12
kilo atau 13 kilo di ituu kita hanya
bisa kasihkan dengan pakan jadi itu satu
kali ngasih makan atau misalkan kita
berpergian 2 hari sudah kita doble saja
kita taruh Letakkan saja selama 2 hari
kalau 12 kilo 1 hari kalau kita mau
libur esok harinya kita kasih 24 kita
tinggal tutup kandang kita selesai
karena kalau protein bebek itu sudah
tercukupi ya itu takarnya itu sudah dia
berhenti berhenti kalau saya murni full
pakai pakan jadi peternak yang lama
masih sebagian masih menggunakan self
mix atau campur sendiri campur kan ya
kalau campur itu pemberiannya Sat hari
dua kali kalau hitung secara matematik
Untunglah sangat jauh tidak terlalu beda
dengan cara mencampur sendiri karena
orang-orang rata itu memikirkan bahwa
akan jadi E harganya segini dengan
campur seperti ini orang yang menangah
ke bawah skala kecil tenaga yang dia
keluarkan itu tidak dihitung rata-rata
seperti itu Jadi kalau kita secara
menengah ke atas peternakan kita bahwa
tenaga itu adalah kita dijadikan uang
yang seharusnya itu tenaga kerja itu 5
orang Per 1000 ekor Saya cukup satu
orang gitu jadi menghemat biaya tenaga
kerja ketika menggunakan pakan jadi
dengan
[Musik]
campur kejelekan bebek petelur itu
mungkin yang dinilai diberakkan sama
peternak itu adalah tingkat penyakit
negatifnya yang dikawatirkan itu adalah
penyakit ada istilahnya dulu flu burung
yang semua ketika kena virus itu
bebeknya itu bakal mati serentak itu
hanya message orang-orang saja tapi
ketika diikuti dengan zaman yang seperti
sekarang sudah ada obat-obatan yang
bagus pemerintah sudah men-support
suntik vaksin seperti itu kita semua
sudah aman Saya rasa gu yang penting
kita ikhtiarkan bahwa mindset yang
dulunya ada flu burung atau mata biru di
bebek bertelur itu sekarang cenderung
sudah enggak ada kita tanggulingi dengan
cara vaksin di depan kita vaksin semua
dengan diantisipasif itu enggak
penyakitan Mas Alhamdulillah enggak
pernah Selama saya terjun dari 2018
sampai sekarang belum pernah saya
merasakan itu mungkin ketika di bulan
Surau sama Safar lah tingkat daya beli
orang ke pasar itu lemah cuman kita
sudah bisa siasati jadi kita bikin
olahan sendiri Langsung kita ekspor
keluar juga tidak melalui pabrik jadi
kita ada jaringan juga untuk keluar
untuk menanggulangi tingkat pasar yang
rendah di bulan 2 bulan itu harus
kreatif juga ya Mas ya harus demi
menjaga peternak terus tenang dalam
berternak biar tetap terus ekspansi Kita
Harus berpikir jauh lebih berat jauh
lebih panjang dalam menjaga
kelompok-kelompok ternak yang ada di
bawah yang saya pernah alami waktu saya
masih belajar waktu semu saya masih
meraba-raba Kan masalahnya Kan di SOP
bebek petelur ini enggak ada saya beli
bibit ke orang yang salah saya rugilah
besar seketika telur saya itu banyak
sudah banyak berproduksi bakul telurnya
yang enggak ada jadi saya
nenteng-nenteng semuanya ke pasar-pasar
memang murni saya angkat-angkat sendiri
pasarkan sendiri dari situ taruh ke
tokou-toku satu ke tokou lainnya saya
hutangkan di situ biar telur saya itu
tetap terjual daripada busuk di kandang
mending saya hutangkan itu yang bikin
saya itu jatuh waktu itu di awal waktu
masih saya itu jadi masih pemula
sangat-sangat susah aksesnya karena kita
hanya mencakup dalam kota saja dengan
kejadian itu muncullah ide kreatif dari
saya dan juga teman-teman di sini yang
jaga kandang itu untuk belajar keluar
masarkan sendiri ke luuar kota jadi
semisal kita kirim ke Bali oh dan
ternyata di Bali itu membutuhkan telur
di pada asat ada upacara adat Oh kita
keluar ke Sidoarjo di sana ada pabrik
kerupuk yang bisa ngolah telur bebek itu
dijadikan kerupuk ada kita harus banyak
bermain bermitra dengan
pengusaha-pengusaha lainnya kunci saya
dalam berbisnis Sampai detik ini itu
istikamah jadi ada pepatah orang
mengatakan ketika ingin besar jadi kita
harus mengguliti Suatu profesi itu yang
saya pegang sampai saat ini
keistikamahan itu yang saya pegang
sampai sekarang dan restu orang tua itu
saja saya belajar ketika saya sebelum
sebumnya punya usaha ya usaha utama yang
saya anggap usaha utama dan bebek
betelur ini saya anggap usaha sampingan
Ketika saya berjalan dengan optimis saya
waktu itu pola pikir saya terpecahkan
kita tidak bisa maksimal Saya punya
percetakan saya ada usaha sampingan BB
bertelur juga ada usampingan pertanian
jadi kita terpecahkan di situ kita tidak
fokus jadi mana yang satu kita pikirkan
masih mana yang satu lagi yang kita
pikirkan juga mana Yang ini jadi kita
tidak maksimal dalam dalam bekerja jadi
kita satu fokus istikamah dalam satu
usaha itu kita sudah Alhamdulillah
sampai sekarang kita berjalan selama
istikomah Alhamdulillah kita enggak
pernah merasakan enggak nemu-nemu jalan
hanya di awal-awal saja di awal-awal
saja kita kekurangan akses saja ketika
kita geluti malah kita tidak terlalu
banyak mempromosikan malah orang-orang
datang sendirinya dengan kita boleh
dibilang masa ini petani milenial ya Mas
ya ya boleh dikatakan seperti itulah
kalau saya rasa melek media itu wajib
sosial media kita ada yang nama ribu
famam ada kalau ketika merasa pernah ada
di bawah itu ya yang penting kita
tawakal tetap semangat tetap minta restu
dari orang tua itulah yang terpenting
jadi kita tidak boleh merasa kita itu
lemah tidak boleh kita itu merasa bahwa
usaha ini sesempit ini tidak Ternyata
selama kita itu usaha istikamah itu
jalan usaha itu sangat terbuka orang tua
itu menurut saya pribadi itu adalah
kunci kesuksesan saya di kehidupan
ketika kita minta ru orang tua kunci
Rezeki itu terbuka lebar Menurut saya
semua pasti Berk kaitan dengan orang tua
waktu saya masih bekerja di salah satu
perusahaan yang saya anggap itu waktu
itu anggap perusahaan yang bonfit saya
kerja di BUMN dengan berdasi dengan
bersepatu ketika tidak ada Restu orang
tua Akhirnya saya jatuh jadi keyakinan
bahwa Restu orang tua itu adalah kunci
utama dari kehidupan saya ya itu memang
jadi saya tidak pernah menempatkan orang
itu di nomor dua orang tua tetap nomor
satu orang tua hanya meiakkan tapi
merestui itu tidak jadi orang tua saya
itu membiar rekan saya itu ya berjalan
dengan berjalan waktu tapi orang tua itu
berharap bahwa saya tidak ada di situ
mungkin orang tua saya itu merasa tidak
enak mengatakan bahwa pekerjaan itu
kurang baik untuk kamu mungkin seperti
itu di dunia perbebekan ini orang tua
sangat support satu saya bisa dekat
dengan keluarga kedua orang tua menilai
bahwa berterernak itu adalah bagian dari
sunah Rasulullah jadi penyampaian itu
yang saya pegang sampai sekarang ya Dari
situlah kita berkembang sampai detik ini
terus istikamah Terus semangat terus
selalu menempatkan orang tua di depan
itu saja saya Rahmat Hidayat dari ribu
Farm Kabupaten Bondowoso Terima kasih
pecah telur atas support dan kerj
samamanya asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi
wabuh pecah telur Akademi bantu pemula
bisa pecah telur