Transcript
DVRh79sSE9A • Cari "TENANG" Tinggalkan Kerja di BUMN & Pilih Beternak Bebek Petelur di Desa
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0399_DVRh79sSE9A.txt
Kind: captions Language: id [Musik] saya sama teman saya itu mencoba hanya 300 ekor itu yang saya geluti pelajari saya perlahan saya dalami secaru dibanding ke mana-mana Oh kok ternyata ini yang membawa berkah di keluarga saya berternak itu adalah bagian dari sunah Rasulullah jadi penyampaian itu yang saya pegang sampai sekarang pertumbuhan yang punya saya sendiri untuk saat ini per detik ini kurang lebih 27.000 ekor kalau sama Mitra kurang lebih total di tiga kabupaten meliputi Bondowoso stubondo dan Jember kurang lebih ada 80 sampai 85.000 ekor yang kita kelola perputaran telur per hari dengan seluruh kelompok yang saya pegang itu kurang lebih 45.000 butir per hari punya saya sendiri 27.000 kurang lebih 23.000 sampai 24.000 kalau ketika merasa pernah ada di bawah itu ya yang penting kita tawakal tetap semangat tetap minta restu dari orang tua itulah yang terpenting orang tua itu menurut saya pribadi itu adalah kunci kesuksesan saya di kehidupan ketika kita minta restu orang tua kunci Rezeki itu terbuka lebar Menurut saya semua pasti berkaitan dengan orang tua waktu saya masih bekerja di salah satu perusahaan yang saya anggap itu waktu itu anggap perusahaan yang bunafit saya kerja di BUMN dengan berdasi dengan bersepatu ketika tidak ada Restu orang tua Akhirnya saya jatuh jadi keyakinan bahwa Restu orang tua itu adalah kunci utama dari kehidupan saya ya itu memang jadi saya tidak pernah menempatkan orang itu di nomor dua orang tua tetap nomor satu [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh nama saya Rahmat Hidayat sebagai owner dari ribu Farm kita tletak di Bondowoso Jawa Timur ribu Farm bergerak di bidang peternakan lebih tepatnya di bebek petelur kita tertarik di bebek petelur di Bondowoso itu cenderung lebih banyak peternak bebek petelur yang secara tradisional jadi kita lebih ingin maju satu langkah daripada peternak yang lain secara Angon yang di ada di lapangan yang tradisional seperti ya yang diangon ke sawah banyak orang-orang yang sejak dari zaman dahulu itu hanya menggunakan tenaganya saja jadi mengirit biaya pakan yang secara kesehariannya itu cukup kita Giring ke sawah itu saja yang saya kembangkan di sini kita bikin secara kandang yang satu tingkat lebih maju daripada orang yang memang profesinya ke Angon kita beri pakan di situ yang secara produksi itu jauh lebih bagus daripada Angon dan juga kualitas dari telur itu lebih bagus daripada Angon di kandang sedih sebetulnya lama cuman tidak sebooming seperti sekarang kalau sekarang kan ada sistem porstal dan juga ada sistem baterai seperti ayam bertelur saya sendiri background peternakan tidak ada justru saya sendiri basicnya di dunia perbankan kalau secara profesi pekerjaan untuk yang dawalnya diperbangkan kurang lebih 8 tahun lah mungkin ada sedikit gejola ya bukan kita bicara masalah syariat bukan intinya ada sedikit kejolak lah itu kenyamanan entah itu dari segi sedikit ada gesekanlah intinya seperti itu di dalam hati untuk dunia perbangkan Jadi saya beralih ke dunia peternakan saya babat memang pure dari nol jadi saya itu ingin melawan arus dari orang-orang pada umumnya jadi yang meremehkan orang itu beternak itu adalah suatu pekerjaan yang menang ke bawah jadi saya ingin tingkatkan di khususnya di Bondowoso itu sebagai kota yang memiliki peternakan yang besar selayaknya kota-kota lainnya awal mula saya berternna itu ada ajakan dari salah satu sahabat saya ingin mencoba bebek petelur itu seperti apa Jadi saya punya usaha utama sebetulnya usaha bebek ini adalah usaha sampingan ketika di 2019 Saya terkena covid usaha utama saya itu jatuh gagal saya punya usaha percetakan di situ jatuh dan juga saya ngembangkan lagi di usaha bebek petelur yang saya anggap ini sebagai usaha sampingan ternyata yang membawa hoki ini malah saya sama teman saya itu mencoba hanya 300 ekor itu yang saya geluti pelajari saya perlahan saya dalami secu dibanding ke mana-mana Oh kok ternyata ini yang membawa berkah di keluarga saya dan juga teman-teman yang bekerja saya 300 ekor dulu kurang lebih Saya mungkin R jutaan apa yang ada di percetakan saya jual jadi hasil yang kita jual dari percetakan ketika waktu saya bangkrut itu yang saya alihkan ke bebek ini kalau untuk tabungan ada sedikit tapi tidak banyak hanya cukup untuk usah sampingan ini yang saya bikin yakin itu ketika di musim covid di musim covid itu semua usalini usahaan jatuh semua untuk meningkatkan imun orang rata-rata itu banyak membeli telur bebek dibikin jamu ah dari situlah kita punya Oh kok ternyata di telur bebek ini punya potensi besar di masa covid seperti ini masih ada potensi besar untuk kita jual daripada usaha bidang-bidang lainnya kalau semisal kita kembangkan di luar covid itu bagaimana Ah seperti itu kita pola pikir saya seperti itu waktu itu dan alhamdulillah Ketika saya geluti 100% Saya istikamahkan di sini Oh kok ini yang membawa berkah ke kita dari kita dapat laba dari 300 kita kembangkan dari 100 200 500 terus banyak orang yang belajar ke kita Oh kok semakin banyak populisi saya dan semakin banyak orang yang ingin terjun dunia bebek kita belajar bersama Oh Ternyata di Bondowoso itu sangat besar potensinya di dunia bebek petelur sampai saat ini itu sudah mencapai 800 orang yang bermitra dengan kita jadi yang awalnya itu belajar bersama malah kita sudah jadi bermitra yang bersama sama-sama besar sampai sekarang kurang lebih 2 tahun sangat cepat sekali covid Selesai percepatannya sangat banyak di situ pertumbuhan yang punya saya sendiri untuk saat ini per detik ini kurang lebih 27.000 ekor ekspansinya dari bebek petelur lah jadi kita ngambil pakan ke pabrikan banyak orang-orang yang dianggapnya itu sebagai teman beternak itu malah numpang ke kita pakan jadi dari situ ladang usaha semakin berkembang sampai sekarang yang awalnya numpang pakan kita orderkan pakan kita bukakan PS lah polter shop kita bukakan banyak yang ngambil ke sini banyak orang yang belajar berternak Numpang beli bibit Bayah namanya bbit Bayah kita juga ngambil ke kita ketika sudah masa produktivitas sudah selesai orang minta bantuan untuk di irkan ke kita Nah dari dari situ banyak lini-lini yang memang minta bantuan ke kita peternak-peternak jualnya kita ke sini semua kalau sama Mitra kurang lebih total di tiga kabupaten meliputi Bondowoso Situbondo dan Jember kurang lebih ada 80 sampai 85.000 ekor yang kita kelola jadi kita menyediakan pakan semuanya kita yang tanggung jawab di situ [Musik] jual telur kita sudah ada kontrak sama perusahaan-perusahaan ada rumah pengrajin telur dan juga kita ada yang semacam dibikin sesajen di wilayah Bali itu ada keluar Pulau kita Bali di Kalimantan juga Sulawesi juga ada yang dominan lebih banyak tetap di Jawa lah yang paling perlu diperhatikan adalah kita bacanya ada empat item bibit pakan juga kandang S sop dan juga yang merawat jadi empat item ini tidak bisa lepas dari berakan bebek bertelur bibit untuk bebek umumnya kalau semistal sistem Postal itu kurang lebih umur 5 bulan setengah itu ada bibit Mojosari ada bibit kembel ada bibit alabio itu yang sering digunakan di Indonesia yang digunakan untuk bebek bertelur kalau pakan itu ada dua macam pakan itu ada sistem campur e dari bekatul dan juga kita sistem sentrad kita self miix sendiri itu ada dan juga sistem perawat perawatan itu dari kebersihan dari tingkat kekeringan terus kestabilan orang yang ngasih makan itu juga berpengaruh Jadi tidak boleh berubah-rubah dan juga tingkat kebisingan seminim mungkin itu agar menjaga kestresan bebek itu terus bagus dalam berproduksi yang terakhir itu adalah kandang sesuai sop tempat minum pengairan dan pembuangan kotoran itu harus sesuai sop di sini kan ada dua model jenis cara kita berternak ada sistem kandang baterai seperti ayam dan juga ada sistem por Style yang ada di bawah kalau sistem baterai cenderung lebih panjang dalam berproduksi dan juga lebih mudah dalam pengawasan semisal ada yang tidak betulur kita tinggal tinggal comot saja Tinggal tinggal ambil aja dan tinggal kita tukar saja yang berusik itu saja kalau yang sistem porstal yang sistem bawah itu lebih mudah pengerjaannya tapi lebih pendek dalam usia berproduksi dalam berproduksi itu beda jauh kalau sistem baterai itu kita bisa 1 tahun setengah Kalau di sistem porstal itu mungkin hanya 7 bulan 8 bulan itu sudah copot bulu atau istilahnya orang sini itu ngorak cuman dari segi biaya lebih besar di kandang baterai kita menambah istilnya kita pakai kurungan itu biaya itu cenderung kalau kita hitung per 100 ekor itu kurang lebih r.500 lah karena kita nambah kurung yang ada di dalam kandang kurung baterai itu spesifikasi orang yang ngerawat itu harus satu tidak boleh ganti-ganti beda orang nanti bebek itu bakal stres hafal dia hafal sangat sensitif bebek ini terus baju jadi bebek ini sensitif dengan warna jadi baju yang digunakan dalam kandang itu harus itu-itu saja itu lebih menstabilkan tingkat kestresannya jadi baju dengan warna yang gelap terus yang ketiga tingkat kebisingan bising itu semakin rendah bebek ini semakin bagus dalam menurunkan tingkat kestresannya lebih bagus kita kalau memang ada musik kita sediakan musik di situ kita biasakan kalau emang tidak ada ya kita kurangi saja kebisingan yang ada di situ jadi saya itu mengambil tenaga kerja yang memang betul pure fresguate saya tarik memang yang fres guate di sini yang memang dari awal saya ajari dari nol sampai dia memahami yang ada di kandang sini Bondowoso itu cenderung lebih banyak mohon maaf pengangguran jadi sekitar Desa yang ada DII saya ajak untuk kerja sama saya ajak untuk belajar berternak dan juga Biar pengangguran di sini tidak ada l saya kurangi mengurangi pengangguran intinya jadi saya rata-rata ngambil di umur 17 lulus SMA ketika dia itu tidak bisa melanjutkan sekolah saya ajaklah kerja sama kita dari saya awal buka 2018 sampai sekarang saya tidak pernah merubah sampai sekarang malah bertambah yang dari luar artinya enggak ada yang keluar enggak ada Saya jamin dari UMR yang di sini saya setarakanlah UMR yang ada di sini dan juga ada bonus-bonus lainlah yang saya berikan Ketika saya dapat hasil yang lebih kita bisa berbagi-bagilah tambah rezeki gitu untuk persekarang kurang lebih dari keseluruhan kandang saya itu ada 17 orang termasuk penjaga malam untuk perputaran telur per hari dengan seluruh kelompok yang saya pegang itu kurang lebih 45.000 butir per hari punya saya sendiri 27.000 kurang lebih 23.000 sampai 24.000 yang rutin tiap hari kita ada kontrak dengan perusahaan pabrik saus yang diekspor Keluar kita ada di situ jadi di situ itu dibikin saus telur asin ada memang pabrik yang mengelola itu kita support pabrik itu yang paling besar ya pabrik saus itu dan juga rumah pengerjin tolerasi [Musik] di sini itu juga buka kelas kita buka kelas belajar bersama di sini ya sharing sharing ilmulah juga di sini Kita juga datangkan dari akademisi institusi yang kita datangkan ke sini juga praktisi-praktisi BB pengusaha bebek petelur yang sudah lama kita ada dua offline dan juga online kalau yang online Kita by zoom kita hanya buka satu kelas itu 10 sampai 15 orang untuk lebih efektif dalam belajar offline pun juga seperti itu kita hanya membuka 10 sampai 15 orang biaya kita tidak mahal biayanya Tidak mahal kita cukup hanya r40.000 satu kali pertemuan satu kali pertemuan bisa 45 menit 2 Jadi 90 menit impian saya yang paling besar ingin membentuk kota saya Kota Bondowoso itu sebagai Kota produksi yang di sini terkenal Bondowoso itu sebagai Kota tape saya juga ingin membuka melebarkan Bondowoso itu sebagai Kota produksi khusus bebek bertelur mimpi saya itu muncul ketika banyak peternak yang di bawah sekarang itu tidak disentuh sama orang-orang atas Pemerintah Kurang melihat terjun ke bawah bahwa di Bondowoso itu potensi sangat besar kalau kita kembangkan jadi impian saya itu ingin mengangkat peternak yang ada di Bondowoso itu untuk lebih maju ke depan mungkin tidak hanya di bondaoso ya jadi kategori bakul-bakul di luar sana itu banyak sekali ada yang positif ada yang negatif cenderung Ketika saya baru terjun di dunia peternakan cenderung kategori bakul negatif itu sangat banyak jadi hati saya tersentuh kalau seperti ini peternakan yang ada di bondaowoso ini bakalan tidak maju contoh semisal harga telur tidak sesuai dengan harga yang diambil oleh bakul-bakul Yang katogi negatif itu yang seharusnya dijual sekian diambillah dengan harga sekian lebih murah jadi di sini kan mayoritas peternak tradisional itu usia yang cendung sudah masuk 50 ke atas jadi teknologi mereka tidak paham harga dari luar mereka tidak paham Jadi itulah yang dimanfaatkan sama bakul-bakul yang kategori negatif tidak diambil sesuai dengan harga yang pada umumnya di pasar mereka mau karena mereka keterbatasan informasi dikira memang harga dari bakul itu memang harganya ah Alhamdulillah sampai sekarang malah Saya punya e inisiatif kita pure harga yang harga nasional itu kita sampaikan harga sekarang seperti ini kita mungkin hanya ngambil keuntungan besar seperti ini kita fair dalam bekerja awalnya saya bebek petulus saya pesimis nah Ketika saya jalani kok ternyata potensi bebek petelur ini sangat bagus saya menilai bagus itu dari tingkat Persaingan di bidang bisnis BP telur itu saat ini masih sedikit mayoritas masih banyak unggas-unggas yang lain yang digeluti sama orang saya ngambil celah di situ Ketika saya geluti Oh kok ternyata banyak permintaan bebek petelur ini semisal di Jogja dibikin gudek orang Jogja malah datang ke kita untuk ngambil hasil produksi kita orang Bali malah datang ke kita untuk dijan sejacen di Brebes yang memang kategori memang spesialis bebek petelur untuk dijan telur asin di sana minta ke kita ternyata ketika saya amati sampai sekarang bebek petelur ini memang usaha yang memang betul-betul menjanjikan ke depannya dan memang dibutuhkan di pasar sangat prospek sekali modal apa yang harus dibutuhkan bagi seorang peternak pemula yang pertama itu yang paling utama adalah ilmu Kalau modal Mungkin nomor sekianlah menurut saya yang penting ilmu sewaktu-waktu Nanti Mungkin nanti orang-orang itu punya rezeki kita bisa perlahan dari kecilah jadi tidak langsung besar dulu ilmu yang terutama Jadi kenapa saya ingin membuka kelas edukasi ke teman-teman bahwa petelur itu bisnis yang sangat potensi ya ada di situ bebek petelur Saya rasa sangat mudah karena saya juga pernah mencoba di unggas-unggas lainnya ya jadi lebih sangat mudah lebih efektif dalam bekerja saya sekarang kan menggunakan pekan jadi jadi bebek petelur itu dalam contoh semisal 100 ekor kita hanya kasih kan 12 kilo atau 13 kilo di ituu kita hanya bisa kasihkan dengan pakan jadi itu satu kali ngasih makan atau misalkan kita berpergian 2 hari sudah kita doble saja kita taruh Letakkan saja selama 2 hari kalau 12 kilo 1 hari kalau kita mau libur esok harinya kita kasih 24 kita tinggal tutup kandang kita selesai karena kalau protein bebek itu sudah tercukupi ya itu takarnya itu sudah dia berhenti berhenti kalau saya murni full pakai pakan jadi peternak yang lama masih sebagian masih menggunakan self mix atau campur sendiri campur kan ya kalau campur itu pemberiannya Sat hari dua kali kalau hitung secara matematik Untunglah sangat jauh tidak terlalu beda dengan cara mencampur sendiri karena orang-orang rata itu memikirkan bahwa akan jadi E harganya segini dengan campur seperti ini orang yang menangah ke bawah skala kecil tenaga yang dia keluarkan itu tidak dihitung rata-rata seperti itu Jadi kalau kita secara menengah ke atas peternakan kita bahwa tenaga itu adalah kita dijadikan uang yang seharusnya itu tenaga kerja itu 5 orang Per 1000 ekor Saya cukup satu orang gitu jadi menghemat biaya tenaga kerja ketika menggunakan pakan jadi dengan [Musik] campur kejelekan bebek petelur itu mungkin yang dinilai diberakkan sama peternak itu adalah tingkat penyakit negatifnya yang dikawatirkan itu adalah penyakit ada istilahnya dulu flu burung yang semua ketika kena virus itu bebeknya itu bakal mati serentak itu hanya message orang-orang saja tapi ketika diikuti dengan zaman yang seperti sekarang sudah ada obat-obatan yang bagus pemerintah sudah men-support suntik vaksin seperti itu kita semua sudah aman Saya rasa gu yang penting kita ikhtiarkan bahwa mindset yang dulunya ada flu burung atau mata biru di bebek bertelur itu sekarang cenderung sudah enggak ada kita tanggulingi dengan cara vaksin di depan kita vaksin semua dengan diantisipasif itu enggak penyakitan Mas Alhamdulillah enggak pernah Selama saya terjun dari 2018 sampai sekarang belum pernah saya merasakan itu mungkin ketika di bulan Surau sama Safar lah tingkat daya beli orang ke pasar itu lemah cuman kita sudah bisa siasati jadi kita bikin olahan sendiri Langsung kita ekspor keluar juga tidak melalui pabrik jadi kita ada jaringan juga untuk keluar untuk menanggulangi tingkat pasar yang rendah di bulan 2 bulan itu harus kreatif juga ya Mas ya harus demi menjaga peternak terus tenang dalam berternak biar tetap terus ekspansi Kita Harus berpikir jauh lebih berat jauh lebih panjang dalam menjaga kelompok-kelompok ternak yang ada di bawah yang saya pernah alami waktu saya masih belajar waktu semu saya masih meraba-raba Kan masalahnya Kan di SOP bebek petelur ini enggak ada saya beli bibit ke orang yang salah saya rugilah besar seketika telur saya itu banyak sudah banyak berproduksi bakul telurnya yang enggak ada jadi saya nenteng-nenteng semuanya ke pasar-pasar memang murni saya angkat-angkat sendiri pasarkan sendiri dari situ taruh ke tokou-toku satu ke tokou lainnya saya hutangkan di situ biar telur saya itu tetap terjual daripada busuk di kandang mending saya hutangkan itu yang bikin saya itu jatuh waktu itu di awal waktu masih saya itu jadi masih pemula sangat-sangat susah aksesnya karena kita hanya mencakup dalam kota saja dengan kejadian itu muncullah ide kreatif dari saya dan juga teman-teman di sini yang jaga kandang itu untuk belajar keluar masarkan sendiri ke luuar kota jadi semisal kita kirim ke Bali oh dan ternyata di Bali itu membutuhkan telur di pada asat ada upacara adat Oh kita keluar ke Sidoarjo di sana ada pabrik kerupuk yang bisa ngolah telur bebek itu dijadikan kerupuk ada kita harus banyak bermain bermitra dengan pengusaha-pengusaha lainnya kunci saya dalam berbisnis Sampai detik ini itu istikamah jadi ada pepatah orang mengatakan ketika ingin besar jadi kita harus mengguliti Suatu profesi itu yang saya pegang sampai saat ini keistikamahan itu yang saya pegang sampai sekarang dan restu orang tua itu saja saya belajar ketika saya sebelum sebumnya punya usaha ya usaha utama yang saya anggap usaha utama dan bebek betelur ini saya anggap usaha sampingan Ketika saya berjalan dengan optimis saya waktu itu pola pikir saya terpecahkan kita tidak bisa maksimal Saya punya percetakan saya ada usaha sampingan BB bertelur juga ada usampingan pertanian jadi kita terpecahkan di situ kita tidak fokus jadi mana yang satu kita pikirkan masih mana yang satu lagi yang kita pikirkan juga mana Yang ini jadi kita tidak maksimal dalam dalam bekerja jadi kita satu fokus istikamah dalam satu usaha itu kita sudah Alhamdulillah sampai sekarang kita berjalan selama istikomah Alhamdulillah kita enggak pernah merasakan enggak nemu-nemu jalan hanya di awal-awal saja di awal-awal saja kita kekurangan akses saja ketika kita geluti malah kita tidak terlalu banyak mempromosikan malah orang-orang datang sendirinya dengan kita boleh dibilang masa ini petani milenial ya Mas ya ya boleh dikatakan seperti itulah kalau saya rasa melek media itu wajib sosial media kita ada yang nama ribu famam ada kalau ketika merasa pernah ada di bawah itu ya yang penting kita tawakal tetap semangat tetap minta restu dari orang tua itulah yang terpenting jadi kita tidak boleh merasa kita itu lemah tidak boleh kita itu merasa bahwa usaha ini sesempit ini tidak Ternyata selama kita itu usaha istikamah itu jalan usaha itu sangat terbuka orang tua itu menurut saya pribadi itu adalah kunci kesuksesan saya di kehidupan ketika kita minta ru orang tua kunci Rezeki itu terbuka lebar Menurut saya semua pasti Berk kaitan dengan orang tua waktu saya masih bekerja di salah satu perusahaan yang saya anggap itu waktu itu anggap perusahaan yang bonfit saya kerja di BUMN dengan berdasi dengan bersepatu ketika tidak ada Restu orang tua Akhirnya saya jatuh jadi keyakinan bahwa Restu orang tua itu adalah kunci utama dari kehidupan saya ya itu memang jadi saya tidak pernah menempatkan orang itu di nomor dua orang tua tetap nomor satu orang tua hanya meiakkan tapi merestui itu tidak jadi orang tua saya itu membiar rekan saya itu ya berjalan dengan berjalan waktu tapi orang tua itu berharap bahwa saya tidak ada di situ mungkin orang tua saya itu merasa tidak enak mengatakan bahwa pekerjaan itu kurang baik untuk kamu mungkin seperti itu di dunia perbebekan ini orang tua sangat support satu saya bisa dekat dengan keluarga kedua orang tua menilai bahwa berterernak itu adalah bagian dari sunah Rasulullah jadi penyampaian itu yang saya pegang sampai sekarang ya Dari situlah kita berkembang sampai detik ini terus istikamah Terus semangat terus selalu menempatkan orang tua di depan itu saja saya Rahmat Hidayat dari ribu Farm Kabupaten Bondowoso Terima kasih pecah telur atas support dan kerj samamanya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabuh pecah telur Akademi bantu pemula bisa pecah telur