File TXT tidak ditemukan.
Transcript
s1YhT1yB_rs • Kerja di Kota Pressure Tinggi, Pilih Buka Usaha di Desa Dekat Dengan Keluarga!!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0369_s1YhT1yB_rs.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
mulai sadar dari dunia nakal aja ya
sebpernya nakal-kenakalan remaja ya itu
dari mulai kita menikah Pak ya punya
tanggung jawab yang harus kita nafkahi
otomatis Kita harus mencari uang untuk
buat keluarga kita gitu nah di situlah
memang titik yang paling sulit karena
ternyata mencari uang itu enggak mudah
gitu Pak hanya kita ke Jakarta hanya
bawa uang modal Rp300.000 aja kita
berangkat ke Jakarta sendirian akhirnya
kita mencari pekerjaan di Jakarta selama
3 bulan dapatlah di
situ kehidupan di Jakarta memang saya
kira untuk saya sendiri udah enggak
sehat ya ada satu dari faktor kemacetan
kedua faktor memang pekerjaan yang
pressure-nya sangat tinggi waktu itu
memang siapapun yang punya pendapatan
tinggi Pasti pressurenya otomatis p
pasti tinggi dari situlah karena juga
keluarga saya kita diskusi memutuskan
untuk kita pensiun Dini aja kita pulang
ke kampung sambil membesarkan anak itu
pasti kalau di Jakarta Saya yakin ketemu
dengan anak sangat sedikit ya kalau kita
bisa di kampung dan bisa Usaha yang
berdekatan dengan rumah ngapain harus ke
Jakarta toh uang kan bisa dicari
[Musik]
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh nama saya
pidodok Ari Kurniawan tinggal di Cilacap
usahanya sekarang penetasan telur ayam
asli Cilacap untuk saat ini kita fokus
di mesin penetas telur yang awalnya kita
usaha pembibitan ayam kub di awal-awal
2017 setelah pembibitan ayam kub lalu
kita bergeser ke bisnis untuk mesin
penetas telurnya yang pada dasarnya
basic kita di inkubator Pak saya sendiri
sekolah dulu di teknik ya awalnya memang
dasarnya teknik kuliah di Jogja menempuh
D3 Teknik Elektro Namun karena pergaulan
kita yang memang sangat-sangat luas ya
artinya banyak bertemu dengan
rekan-rekan kita yang agak-agak nakal ya
jadi di pendidikan sendiri sempat lulus
juga cuma memang hanya asal lulus lah
gitu dunia nakal saya itu sampai tiap
malam kita keluar sempat minum-minuman
juga jadi dunia malam sudahudah terambah
semualah di jogjawa uang hiburannya
kebetulan dari rekan-rekan kita ini
memang orang-orang yang mampu ya
terkecuali saya sendiri Memang yang
orang tuanya ya pas-pasan dari pegawai
negeri karena kawan-kawan kita memang
orang-orang mampu bahkan punya mobil dua
tiga Nah saya ikut bersama dengan mereka
akhirnya ikut dibayarin lah terjun di
dunia nakal itu mengalir aja ya Pak
karena waktu itu kan masih usia-usia
remaja masih mencari-cari keinginan
keinginan yang memang belum kita tahu ya
artinya cuma ikut-ikutan terus pun
senakal-nakal saya sekolah di waktu
kuliah itu saya punya target bahwa saya
harus lulus dari perguruan tinggi
tersebut gitu karena memang basic di
keluarga kami itu punya pendidikan semua
orang tua tahu cuma tidak tahu sampai
mendetail ya pasti dikasih nasihat mulai
sadar dari dunia nakal aja ya sebutnya
nakal kenakalan remaja ya itu dari mulai
kita menikah Pak ya Jadi kita menikah
itu usia kurang lebih 20 lima ya Nah
dari situlah karena kita sudah menikah
punya tanggung jawab yang harus kita
nafkahi otomatis Kita harus mencari uang
untuk buat keluarga kita gitu nah di
situlah memang titik yang paling sulit
karena ternyata mencari uang itu enggak
mudah gitu Pak hanya kita ke Jakarta
hanya bawa uang modal Rp300.000 aja kita
berangkat ke Jakarta sendirian akhirnya
kita mencari pekerjaan di Jakarta selama
3 bulan dapatlah di situ dari nilai
3300.000 itu kita buat ongkos naik Beis
dari Cilacap itu kurang lebih dulu
r0.000 lah dari r0.000 itu sisanya buat
makan 1 minggu dari situlah di Jakarta
kita ketemu rekankan-rekan di Jogja juga
ketemu rekan-rekan kita yang ada di
Cilacap juga di lingkungan 2007 Saya
sempat ikut-ikut tukang bangunan juga di
bedeng itu selama 3 bulan ikut di
komunitas kuli itulah ntinya ikut
numpang di situ cuman kita memang udah
dapat pekerjaan Pak jadi training lah 3
bulan belum jadi karyawan akhirnya jadi
karyawan selama 3 bulan itu baru kita
mulai fokus di pekerjaan kita pak waktu
itu di perusahaan new modul
internasional sebagai engineer Pak untuk
engineer itu tugasnya pada saat itu ada
projject dari salah satu instansi
pemerintahan dari kantor kita dulu untuk
membuat laboratorium bsl3 kita tugas di
situ meang memang 3 tahun setelah
2010 baru kita berpindah ke instansi
pemerintah juga di RSCM waktu itu ya
sebagai vendor di laboratorium steam
Cell jadi kita sebagai engineer untuk
merawat mesin-mesin dari perurusahan
kita gitu waktu itu nah kebetulan
princisipal kita dari perusahaan Itu
berkantor di Singapura ya Artinya kita
memang harus belajar mengikuti untuk
unit alat-alat yang presedia di sana
Untuk gaji itu UMR Jakarta ya Pak ya
cuma dari perusahaan sendiri artinya
membebaskan kita untuk berkegiatan lain
ee usaha lain selama tidak mengganggu
projek-projek di perusahaan tersebut
perusahan kita gitu kita dapatnya memang
dari projek-projek itu Pak dari projek
selesai baru kita dapat benefit dari
situ tertinggi dapat benefit itu bisa
sampai r00 juta Pak itu jadi kita
kerjakan sendiri pak Ya artinya dari
projek perusahaan kami Perusahaan kita
itu subkon-subkonnya dengan perusahaan
kita sendiri Pak jadi kita punya
perusahaan sendiri juga kita dapat
beberapa pekerjaan-pekerjaan gitu ya
bervariatif kadang dapat kontrak r00
juta r900 juta gitu kalau itu komisinya
enggak ada Pak dari kantor memang
komisinya enggak ada cuma kita dapat
Paket pekerjaannya aja gitu artinya dari
projek kantor kita 20 miliar kita ada
support-support untuk sparep atau
support pengadaan apa Nanti kita masuk
dengan kontrak sendiri dengan instansi
tersebut kita punya project
supportingnya lah pak gitu pengalamannya
itu sangat-sangat pressure ya karena
kita bekerja juga enggak cuma sama orang
Indonesia ya kebanyakan juga dari
prinsipel kita dari Jerman dari
Singapura itu belum kita kerjakan
perusahaan sendiri Perusahaan kita
sendiri kita di kantor sebagai engineer
dan saya juga membawaii karyawan juga
sendiri karyawan Kita juga bisa sampai
paling ba banyak itu 50 orang dari
kampung semua
[Musik]
pak waktu itu kita training ya kita ada
training beberapa di Penang di Malaysia
ada juga di Singapura berapa kali juga
menangani projek dari Kementerian
Perhubungan sempat Singapura Jakarta
Berangkat Pagi Pulang Malam gitu itu
saking padatnya kegiatan belum di
Indonesia yang harus k luuar kota untuk
instal-instal unit tersebut karena untuk
unit-unit alat kita memang spesifik jadi
belum banyak yang mengerjakan gitu Pak
waktu itu memang enggak nyangka Pak ya
cuma memang karena kita kesibukan dengan
pekerjaan kita yang memang harus
diselesaikan target-targetnya jadi malah
justru enggak ada waktu untuk istirahat
sedikit sekali itu Pak kehidupan di
Jakarta memang saya kira untuk saya
sendiri udah enggak sehat ya ada satu
dari faktor kemacetan kedua faktor
memang pekerjaan yang pressure-nya
sangat tinggi waktu itu memang siapapun
yang punya pendapatan tinggi Pasti
pressure-nya otomatis pasti tinggi dari
situlah karena juga keluarga saya kita
diskusi memutuskan untuk pindah ke
Cilacap ke kampung waktu itu ya akhirnya
kita putuskan memang udahlah kita
selesai kita pensiun Dini aja kita
pulang ke kampung sambil membesarkan
anak itu pasti kalau di Jakarta Saya
yakin ketemu dengan anak sangat sedikit
ya kalau kita bisa di kampung dan bisa
Usaha yang berdekatan dengan rumah
ngapain harus ke Jakarta toh uang kan
bisa dicari di Jakarta dari awal kita
bangun jam
pagi kita jam .00 sudah berangkat waktu
itu ya memang seringnya anak juga belum
bangun pulang sampai jam 10. anak juga
sudah tidur satu saya punya perusahaan
yang harus saya jalankan kedua saya juga
masih ikut bekerja di di perusahaan saya
sebagai engineer jadi tuntutan itu
memang harus saya jalankan karena dari
pulang jam 10 malam dari jam 10 sampai
jam 2 pagi saya harus mengerjakan
repot-repot pekerjaan-pekerjaan kita
sendiri gitu Pak Jadi enggak bisa
mengikuti perkembangan anak gitu
walaupun kita artinya dapat income
banyak tapi enggak bisa ngikutin e
perkembangan anak juga kita enggak
enggak bisa waktu itu memang prioritas
saya sebetulnya anak-anak Pak ya konsen
sekali dengan pendidikan anak-anak
memang ingin mengikuti perkembangan anak
sudah terlalu jenuh dengan
pressure-presure itu Pak merasa enggak
tenang juga enggak ada waktu luang untuk
kita bersosialisasi dengan tetangga sama
saudara atau ngobrol ngobrol ngopi
sharing enggak ada artinya fokus di
pekerjaan kita terus gitu selalu
dikejar-kejar dengan target-target kita
terus gitu Pak setelah pulang kampung
sangat-sangat Tenang pak enggak pernah
ada pressure k cuma fokus hanya anak aja
sambil berjalan untuk usaha lain tenang
Menurut saya itu bisa punya waktu luang
untuk beribadah bisa punya waktu luang
dengan keluarga bersosialisasi dengan
tetangga kalau kita sukses kita banyak
uang tapi waktu kita enggak ada keluarga
buat apa Pak waktu itu ada terlintas
sedikit kejadian gitu anak saya yang
pertama sempat sekolah TK Pak ya TK di
Jakarta waktu itu dimarahin sama gurunya
saya sangatih ya ngelihat anak saya gitu
memang engak tega gitu ngelihat anak nah
di situlah mennya udahlah pulang aja
artinya memang sudah enggak sehat
[Musik]
lah dari Jakarta waktu itu memang
aset-aset yang di Jakarta ah kita
habiskan kita jual kita bawa ke kampung
semua untuk mencari usaha baru lagi
Alhamdulillah untuk hasilnya cukup
lumayan banyak Pak Artinya kita juga ada
punya Kontrakan Tiga Titik ya satu ada
di Bekasi Terus di Jakarta Timur di
terus di intara Pak waktu itu oh untuk
nominalnya sendiri untuk rumah ya sama
kontrakan sekitar 1,5 m lah dari Jakarta
kita pulang kampung pertama kita buat
perusahaan peternakan Pak ya meneruskan
perusahaan dari ayah saya Tunas Mekar ya
Pak ya Jadi kita bergerak di bidang
peternakan dulu orang tua saya ya di
bergerak di bidang pertanian untuk
perusahaan Tunas Mekar itu sendiri gitu
bukan diwariskan ya Artinya kita
mengembangkan perusahaan yang udah ada
aja dulu kita di Jakarta ada perusahaan
sendiri nah di kampung ada perusahaan
orang tua saya saya kembangkan yang dari
awalnya di pertanian saya perluas di
peternakan jadi di peternakan itu kita
mulai dari awal kita bikin kandang bikin
penetasan bikin komunitas yang ber badan
hukum gitu kita kumpulkan di Cilacap
kita bikin mitra-mitra juga di awal-awal
kita buka peternakan populasinya itu
1300.000 indukan kita fokus di
pengembangan ayam kub ya ayam kub ini
produk dari Kementerian Pertanian
khususnya di balitnak ya waktu itu nah
kita ambil bibit dari mereka nah
dikembangkan nah ini di awal-awal untuk
masuk di peternakan itu juga target saya
itu memang hanya untuk mengembang
ayam-ayam KB supaya tersebar di
masyarakat Saya pernah berkomunikasi
juga dengan kepala balitnak produk ini
coba Sudah di launching sama balitnak
nah waktu itu memang belum merata ya di
seluruh Indonesia Nah akhirnya saya
putuskan untuk ambil produknya
Kementerian Pertanian balitnak untuk
saya kembangkan untuk saya sebar ke
masyarakat gitu kita mulai 2017 bikin
projek untuk pembibitan dari 2018 kita
mulai untuk buat mesin penetas
sendiriapi untuk kita sendiri sendiri
karena memang basicnya saya di teknisi
inkubator akhirnya sebetulnya mudah aja
kita untuk bikin cuma coba kita lihat
sistem kerja di penetasan Seperti apa
Gitu Pak role modelnya ya memang dari
basic inkubator itu ya Pak yang saya
kerjakan waktu itu dari inkubator termo
Jerman Pak spesifiknya itu termo
inkubator untuk bayi tabung Pak untuk
desain kebanyakan memang dari
peternak-peternak ya artinya untuk kita
matangkan desainnya itu bersama S dari
peternak muda Mas Yoga dan kita konsep
bersama kita desain bersama untuk
tampilannya Pak tampilannya itu yang
sesuai dengan permintaan peternak
sendiri seperti apa Nah kita Munculkan
di situ Di awal-awal kita inden ya per 3
bulan karena memang cukup padat
Alhamdulillah pesanan kita 1 bulan
kurang lebih 10 unit kita batasi Pak
karena dengan kualitas pengujian kita
juga untuk inkubator sendiri sebetulnya
fokusnya di tata udara pak ya artinya
Tata udaranya dari kecepatan udara
temperatur dari kelembaban nah itu yang
harus dijaga kestabilan gitu Pak dari
2018 hingga sekarang sudah mampu
produksi berapa Pak kita kurang lebih di
200 unit Pak kalau untuk yang kita
patenkan itu nama produknya kebetulan
ini produknya kita patenkan produk
peternak muda grup gitu Pak itu yang
kita patenkan dan sekarang ini juga kita
sedang mengikuti kualifikasi untuk SNI
Pak ya supaya unit inkubator kita
berstandar SNI ke depannya gitu
pengujian hasilnya itu di peternak kita
kita targetkan keberhasilan untuk mesin
penetas kita minimal 85% Pak bahkan
banyakan di rekan-rekan kita sampai 95%
90% gitu kalau untuk dari inkubator kita
sudah ada dapat sertifikat waktu itu IQ
oq PQ untuk kualifikasi inkubator untuk
wilayah Indonesia dan Asia Tenggara Pak
Yang mengeluarkan itu dari termo Jerman
Pak Kurang lebih ada empat atau tujuh
orang dari Filipina dari Malaysia gitu
termasuk Indonesia dari saya kita aja
pak di Indonesia Iya ada rekan kita yang
ikut juga enggak selesai waktu itu
standarnya satu menguasai tekniknya
kedua menguasai perbaikan-perbaikannya
Pak dari trouble shoting juga kita harus
kuasai gitu benefitnya itu sebetulnya
itu untuk kepentingan projek-projek
biasanya ya untuk projek-projek
pemerintah memang harus ada sertifikat
untuk masuk projek tersebut untuk
melakukan tender-tender sendiri Nah
untuk benefit di saya ya artinya
kemampuan itu masih bisa saya
aplikasikan untuk usaha lain gitu
[Musik]
Pak untuk pelanggan kita pelaku usaha di
UMKM peternak kecil menengah bawah
rata-rata yaah dari awal-awal dulu juga
pernah kita keluarkan produk ini pertama
kita subsidi Pak Katakanlah kita punya
orderan untuk kapasitas yang besar yang
kecil kita memang harganya kita turunkan
untuk disubsidi oleh kapasitas-kapasitas
yang besar gitu Pak Jadi kita punya
target untuk membantu para peternak yang
skalanya rumahan Pak dari di kapasitas
500 ke bawah itu kan rumahan ya
targetnya memang dari harganya itu dari
spesifikasinya itu hpp-nya memang sudah
saya pres gitu kita sampai kita subsidi
terakhir kita sampai inden 4 bulan Pak
jadi cukup banyak permintaannya ya
konsep subsidi itu memang pada dasarnya
dari keluhan-keluhan peternak sendiri
Pak rekan-rekan kita dia kepengin punya
mesin tetas yang canggih gitu cuma
memang kendalanya keuangan gitu satu
lagi kendala keuangan makanya itu kalau
kita ada orderan besar yang kecil kita
subsidi gitu Pak kapasitas untuk rumah
itu 500 ke bawah Pak rata-rata karena
dari kapasitas 500 e bawah itu mereka
peternak itu biasanya mempunyai 10 atau
15 ekor indukan Pak skala besar bisa
sampai 10.000 Rp20.000 gitu Pak Jadi
kita untuk unit mesin penetas ada dua
tipe ya satu tipe portable kedua tipe
yang knockdown jadi yang untuk knockdown
biasanya diperuntukkan untuk
peternak-peternak besar dengan kapasitas
besar Pak yang portable itu biasanya
memang untuk peternak-peternak rumahan
yang memang bisa kita kirim langsung
dari workshop ke para peternak gitu
kebetulan customer kita memang banyak di
luar pulau Jawa ya kendalanya kita ada
di pengiriman karena memang biaya
pengirimannya cukup tinggi ya di situlah
kita ada ide ya Coba kita subsidilah
yang kecil gitu untuk pengiriman kita
siasati salah satunya kalau memang
memungkinkan direct kita carikan
truk-truk yang dari Jawa yang arah
pulang ke luar pulau jawa satu itu dan
kedua kita juga ada agreement dengan
salah satu jasa ekspedisi jauh kita ada
di Papua sampai di Aceh Pak karena kita
memang hampir 95% juaranya baik online
di medsos Nah kita memang sangat konsen
dengan trust ya kepercayaan untuk
para-para peternak ini Pak untuk sop-nya
sendiri kita ada standar sop-nya ya
untuk pengoperasian unit kita artinya
dari mulai telur di kandang sampai
menetas itu ada standar sop-nya kalau
sop itu enggak diterapkan biasanya
persentase keberhasilannya agak turun
makanya saling berkaitan dari sop-nya di
kandang mereka dengan unit yang kita
siapkan gitu di masa-masa penyimpanan
itu maksimal 1 minggu Pak 1 minggu
ditaruh di tempat yang sejuk setelah itu
masuk ke unit mesin ini ada namanya
setter dan hatcher Pak Dar setter itu
untuk masa usia 0 sampai 18 hari
hatcher-nya sendiri di usia 18 sampai 21
hari atau sampai menetas gitu dari paket
penjualan kita udah termasuk training
termasuk untuk sop-nya itu sendiri Pak
sudah paket include gitu Pak untuk harga
unit mesinnya ini variatif ya Sesuai
dengan kapasitas Pak jadi kapasitas 1000
Ya kurang lebih di sekitaran 13 15 gitu
Pak sesuai permintaan spesifikasinya
sebetulnya Pak jadi spesifikasi ini
sangat mendukung dari nilai harganya Pak
[Musik]
prinsip Saya sebaik-baiknya manusia itu
bermanfaat bagi manusia lain gitu dari
tujuan itulah saya buat mesin penetas
yang kapasitas kecil kita subsidi terus
bisa menceserahkan rekan-rekan kita yang
bekerja gitu Pak suka dukanya banyak
sukanya karena kita lebih banyak santai
kita banyak bisa silaturahmi sama sesama
peternak bisa komunikasi adem lah Pak
enggak terlalu ada pressure untuk
mengelola bisnis di penetasan ini
sebetulnya fokusnya hanya kepercayaan
aja ya terust terhadap para peternak di
komunitas kita Pak Artinya kita
konsisten untuk memberikan layanan after
sales-nya itu dua Kita juga harus amanah
gitu ya karena memang kita jualan online
mereka itu membayar kita DP 50% dulu
tanpa dapat apa-apa gitu Nah itu
sangat-sangat sensitif itu ya di luar
sana banyak kasus gitu nah ituang memang
sangat kita komitmen di kepercayaan
untuk itu Pak kuncinya itu aja kalau
kita amanah pasti banyak orang mendekat
kita tapi kalau memang kitanya neko-neko
macam-macam enggak mana ya pada kabur
pasti itu padahal kita kan jualan online
aja gitu Pak Ya enggak tahu kita bisa
tatap muka langsung kita hanya by phone
by komunikasi WhatsApp tahu-tahu
transfer masuk 50% dengan nilainya
enggak kecil ya sampai ratusan juta
enggak ada apa-apa cuma agreement aja di
Email selesai terust itu sangat penting
Pak saya Widodo Ari Kurniawan usaha saya
di bidang peternakan mesin penetas telur
yang berdomisili di Cilacap dengan nama
usaha peternak muda grup yang bernaungan
hukum di CV Tunas Mekar wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh