Tinggalkan Karir Manajer Bank Pilih Tekuni Usaha Cukur Rambut!!
8TgXuKdoYQw • 2024-02-21
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id tekan tekun tekan tekan itu lebih identik di ilmu kenulis wawasan kita tekun itu kerajinan kita kedisiplinan kita dan tekan itu adalah hasil yang akan kita impikan atau kita capek dengan ilmu dengan wawasan dengan perhitungan yang matang dibarengi dengan disiplin proses tekun Insyaallah Apa yang akan kita capai bisa terwujud kami dalam usaha Barbershop tidak melihat Barbershop lain sebagai kompetitor tapi sebagai teman seperjuangan yang bersama-sama untuk melakukan penetrasi pasar [Musik] ini asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya tot Setiawan saya adalah owner dari Master cukur Barbershop salah satu Barbershop di Kota Tulung Agung Jawa Timur saya itu alumni dari salah satu universitas di Jawa Timur dari unibra lulus tahun 2006 setelah lulus saya pekerjaan diperbankan saya bisa tembus itu sampai 2018 saya diperbankan di salah satu bank swasta nasional sama rentang waktu sekitar 10 tahun saya sudah Mengalami berbagai posisi mulai masuk dari admin dari credit officer sampai brandch manager brandch manager adalah tingkat tertinggi untuk level cabang sampai 2018 saya pensiun Dini dari BTPN karena ada program pensiun dini di BTPN dulu itu fase ketika pensiun mungkin pensiun Dini pasti uangnya banyak ternyata ketika pensiun Dini sudah terjadi ada kalanya uang itu tidak menjamin kebahagiaan kadang ada kegelisahan ada juga kekhawatiran ada juga keraguan kegelisahan habis ini usaha atau cari kerja kecemasan Saya sudah punya anak istri Nanti kalau uangnya habis makan apa ada anak yang masih kecil nanti kalau sekolah gimana Itu yang membuat kita menjadi sebuah masalah besar sempat Don saya dulu itu akhirnya kisaran tanggal 15 Januari 2018 saya mengikuti workshop peluang usaha di Hotel Mercure Surabaya kebetulan saat itu saya tuh Satu meja dengan salah satu pemilik Barbershop di Surabaya shop itu berjalan 3 hari selama 3 hari itu Saya berusaha menggali informasi Apakah benar semenarik itu yang disampaikan Barbershop itu selepas dari workshop Saya langsung pulang ke Tulungagung dan langsung besoknya saya cukur di salah satu Barbershop yang ada di Tulungagung yang menurut saya itu bagus Setibanya saya di Tulung Agung cukur ternyata ada perbedaan antara yang diceritakan teman saya di Surabaya itu dengan yang di Tulung Agung Berarti ada peluang Berarti ada peluang usaha di Tulung Agung dengan konsep Barbershop yang ada di Surabaya satu minggu kemudian saya ke Surabaya melihat Seperti apa Kondisi bar bersok ternyata ada beberapa poin yang tidak ada di Tulung Agung nah ini yang saya tangkap dan ketika pulang dari Surabaya mulai dari keberanian dan keyakinan saya bertekad untuk membuka Barbershop di Tulung Agung dengan konsep yang beda pada umumnya kalau pada umumnya mungkin konsep pangkas rambut setelah e cukur selesai maka saya harus membuat konsep pelayanan karena di Barbershop itu kita harus bisa buat Tras kepada pelanggan bahwa dengan masuk di Barbershop ini nantinya rambut akan rapi penampilan sebagain keren nah saya memantapkan diri pada awal bulan Februari Saya memberanikan diri untuk membuat Grand desain proyek Barbershop itu seperti apa jika mengacu di Surabaya tantangan di Tulungagung yang pertama tidak berac yang kedua Kursi pada saat itu masih kayu yang ketiga kapster atau yang motong rambut itu masih belum dikategorikan sebagai standar pelayanan yang bagus tiga poin ini yang saya tanggap invest R juta tanpa memiliki kemampuan nyukur tanpa memiliki ccle teman-teman Barbershop di Tulungagung tanpa memiliki pengetahuan tentang usaha ini tapi saya punya satu keyakinan ini adalah peluang di Tulung Agung tahun 2018 awal ini adalah peluang saya kontak teman saya di Surabaya saya minta tolong kontraktornya yang di Surabaya itu untuk mengarap barbes di [Musik] Tulungagung eh akhirnya dari kontraktor Surabaya mengerjakan model Barbershop itu Alhamdulillah setelah jadi e bulan Maret tantangan dimulai ternyata mencari kapster itu sangat sulit keraguan kecemasan campur jadi satu ya alhamdulillah ada pepatah yang mengatakan if there is a will there is a di mana ada kemauan di situ ada jalan yang terbuka akhirnya Saya berusaha tidak melakukan over terhadap barber lain tapi saya bisa mencari capster sendiri yang saya lakukan kemarin itu door to door jadi saya berkenalan dengan mulai perkenalan awal dari beberapa senior yang ada di Tulungagung kapster Saya minta salah satu muridnya Alhamdulillah kita dapat satu satu berjalan kita launching pada bulan Maret 2018 sama seperti konsep bank sebelum launching harus ada pra opening pada tanggal 18 Maret 2018 akhirnya Master cuker barbers shop kita launching nama Master cuker kita ambil karena itu Menunjukkan profesionalisme kita bahwa tenaga yang akan kita gunakan SDM yang kita gunakan memang benar-benar Master Mang mumpuni ahli sehingga itu akan berkorelasi terhadap trust dari pelanggan Alhamdulillah seiring waktu Barbershop berjalan 1 bulan 2 bulan berjalan dan alhamdulillah tidak sampai 1 tahun Alhamdulillah bep 1 tahun pertama menginjak tahun kedua tantangan semakin besar kita sudah mulai banyak SDM Alhamdulillah tahun tahun kedua kita memiliki empat capster sehingga Bia operasional juga tinggi lagi dan alhamdulillah di tahun kedua kita masih bisa Survive dalam artian pelanggan utama tetap dan ada juga tambahan pelanggan baru ini kondisi usaha yang sehat Ini pelanggan tetap ada pelanggan baru ada berarti secara kuantitas pengunjung bertambah Alhamdulillah eh di tahun kedua tahun 2020 terjadi tantangan yang sangat luar biasa mana kita semua mengalami pandemi covid 2020 banyak yang cukur takut tidak ada yang cukur takut banyak yang cukur takut terinfeksi covid tidak ada yang cukur takut bangkrut Git ya itu adalah kefakiran usaha pada saat itu Alhamdulillah dengan ee beberapa manajemen yang kita lakukan baik proteksi untuk teman-teman tim dan juga proteksi untuk teman-teman pelanggan kita benar-benar pada saat itu sangat-sangat disiplin dan sangat-sangat berhati-hati siapun pelanggan tidak bisa kita an Ee tidak tidak bisa kita tolak tapi harus diterima dengan beberapa parameter yang kita tentukan sehingga aman buat kita aman buat pelanggan ketika covid Mungkin banyak usaha yang down banyak usaha yang omsetnya menurun tapi alhamdulillah barbers shop masih bisa eksis meskipun sempat Mengalami penurunan omset 5 bulan pasca pandemi tepatnya bulan Oktober 2020 Alhamdulillah Saya memberanikan diri untuk membuka cabang kedua mungkin ini pemikiran yang anomali ketika terjadi wabah covid kok malah membuka usaha baru cabang baru tapi saya yakin ketika pada musim covid dulu kebersihan itu adalah yang utama sehingga ketika rambut panjang atau buat nyaman itu juga kaitannya juga dengan psikis orang pada saat masa pandemi dulu sehingga kita berani pada pandemi buka cabang alhamdulillah juga tetap ramai saya dulu memutuskan pensiun Dini itu adanya resiko jika tetap bertahan di tempat kerja tersebut resikonya adalah mutas masih sampai ke luar Jawa yang kedua benefit dari pensiun dini yang menarik benefitnya kompensasi dari pensiun Dini ini luar biasa besar sehingga kalau orang awam seperti saya ini ketika mendapat dana seperti itu tertarik dengan orientasi nantinya cari pekerjaan lagi atau berwiraswasta dengan modal kompensasi pensiun Dini kalau nominalnya itu relatif karena nominal kompensasi itu berdasarkan yang pertama jabatan terakhir yang diemban yang kedua masa kerja yang bersangkutan selama di bank tersebut semakin lama dan semakin tinggi posisi semakin besar kompensasi yang [Musik] diberikan Saya tertarik bisnis Barbershop ini yang pertama segmennya laki-laki laki-laki itu luas jangkauannya mulai bayi anak remaja dewasa sampai lansan pun butuh cukur yang kedua bisnis Barb SH ini untuk laki-laki harus dilakukan secara rutin Karena rata-rata tiap bulan kita harus cukur kita enggak berkaca ke orang lain kita sendiri setiap bulan kita harus rapi harus syukur itu peluang kedua yang ketiga setiap kali insidental acara misalkan mau tahun ajaran baru sekolah pasti banyak orang butuh cukur untuk anak-anak yang kedua ketika musim puasa menjelang lebaran pasti hampir semua laki-laki pasti cukur peluang Pelanggan dari bisnis ini enggak akan ada habisnya selain dari peluang customer yang banyak bisnis ini juga menjanjikan karena bisnis jasa resiko diwal resiko modal tetapi ketika barbers shop ini berjalan bp-nya akan sangat cepat kembali jika barber ini sehat secara Omset dan sehat secara SDM sehingga barber ini nanti akan profit untuk mengelola barbers shop saya terinspirasi dari salah satu kalimat yang disampaikan guru ngaji saya dulu di manapun kita Apun posisi kita dan bentuk usaha apa yang penting itu 3 t tekan tekun tekan tekan itu lebih identik di ilmu kenulis wawasan kita tekun itu kerajinan kita kedisiplinan kita dan tekan itu adalah hasil yang akan kita impikan atau kita capai dengan ilmu dengan wawasan dengan perhitungan yang matang dibarengi dengan disiplin proses tekun Insyaallah Apa yang akan kita capai bisa terwujud ilmu pada Barbershop ini kalau dalam materi market mungkin ini dinamakan Marketing Mix bauran pemasaran di mana meliputi produk price promotion dan place kita awali dari produk dulu produk Barbershop ini harus beda dari yang lain ada orang yang bilang apa bedanya pangkas dengan Barbershop seringkiali kita seperti itu pertanyaannya Apa bedanya Mas pangkas dan barbersop Sama halnya dengan kita bertanya Maaf saya bukan mendiskreditkan profesi Apa bedanya tukang kredit dengan account officer bank Bukan profesinya tapi value-nya nya mungkin yang beda kalau di pangkas rambut mungkin kita fokus cuma hasil aja tapi kalau Barbershop itu lebih ke value Bagaimana pelayanannya Bagaimana fasilitas cukur yang diberikan ataupun keramahan dari tim kita kalau menurut saya pribadi yang pertama 30% ini dari fasilitas misalkan tempat nyaman AC TV Wii ataupun tempat parkir yang nyaman dari fasilitas yang kedua 20% bisa juga dari tempat Mungkin tempat kategori menarik sebagai kategori yang dekat dengan kota itu juga masuk perhitungan tingkat kepuasan pelanggan yang 30% berikutnya adalah pelayanan kita bagaimana kita harus berani menjalin komunikasi dengan pelanggan bagaimana kita tuh bisa memahami apa yang dibutuhkan pelanggan saya ngomong ke teman-teman kita itu selain sebagai capster kita juga sebagai herir konsultan jadi konsultannya rambut pelanggan-pelanggan kita ketika orang-orang nyaman dengan kita pengin style Seperti apa tidak malu tidak sungka kan karena kita juga bisa meyakinkan dengan kontur wajah seperti ini dengan model rambut seperti ini pantasnya seperti ini keyakinan untuk bilang pantasnya seperti ini itu ada di hair konsultan sehingga teman-teman harus memiliki kapabilitas untuk [Musik] itu kami dalam usaha Barbershop tidak melihat Barbershop lain sebagai kompetitor tapi sebagai teman seperjuangan yang bers sama-sama untuk melakukan penetrasi pasar ini data BPS tahun 2020 jumlah laki-laki di Tulung Agung 32.000 sementara kemampuan kita kemampuan Master cukur dalam 1 bulan dengan dua cabang itu mampu melakukan pelayanan cukur sebanyak 100 5% pangsa pasar kita hanya mengerjakan 5% aja penduduk laki-laki yang ada di Kecamatan Kota Tulungagung bukan Kabupaten Kecamatan kita hanya menghandle 5% Kenapa tadi saya tidak katakan kompetitor Rival Mar Mari kita B membahu penetrasi terhadap 100% 32.000 orang yang laki-laki diada Kecamatan Tulungagung seperti ini saya yakin pangsa pasar ini enggak akan habis kita makan sendiri karena rezeki pasti ada yang mengatur yang kedua pilihan terhadap barbers shop juga privileg bagi pribadi masing-masing ke mana yang akan dituju setiap organisasi usaha pasti orientasinya profit sehingga kita butuh pendapatan untuk hidup butuh pendapatan untuk menutup biaya operasional dan biaya tenaga kerja untuk mencukupi dua biaya operasional tadi maka kita harus ada parameter Ke mana tujuan Barbershop saya memberikan target kepada teman-teman tujuannya untuk apa yang pertama untuk introspeksi diri juga agar pelayanan lebih bagus yang kedua agar juga tahu perjalanan ini mau ke mana yang ketiga adalah biar bisa kita mengontrol Artinya kita pada saat ini masih kekurangan Om set atau tidak setiap cabang itu kita gawangi tiga hair kultan tiga kapster tiap kapster rata-rata setiap harinya mencukur 10 sampai 12 itu berlaku di dua cabang sehingga target yang saya berikan setiap harinya itu adalah 30 arti 30 itu adalah rata-rata tiap hari kalau hari ini 30 besok 20 Maka besok lusa harus 40 Bagaimana kita bisa sustainable terhadap angka 30 ini kah yang pertama pelayanan keramahan harus menjadi prioritas yang kedua kebersihan fasilitas harus dijaga bersama-sama yang ketiga teman-teman saya saya kasih clue siapa pelanggan yang hadir hari ini tanda kutip harus atau wajib balik bulan depan dengan seperti itu kita akan menjaga ritme 30 atau 35 setiap hari itu bisa terjaga dengan aman ini salah satu bentuk ikhtiar bukan berarti kita ee mendahuluhi kehendak ini adalah ikhtiar secara manajemen yang bisa kita lakukan yang kedua pengelolaan terhadap SDX karena basic saya juga diperbankan maka di Barbershop ini saya berbeda dengan Barbershop yang lain kalau Barbershop yang lain itu menggunakan penggajian menggunakan bagi hasil tapi kalau saya tidak saya menggunakan gaji bulanan Tak ubahnya kita bekerja di instansi dengan gaji bulanan teman-teman merasa nyaman enggak ada kompetisi kalau kita bagi hasil pasti kompetisi kompetisi dampak negatifnya adalah konflik terjadi suasana tidak nyaman pekerjaan juga tidak nyaman dan yang terakhir intinya Pasti enggak Pah keluar selain gaji saya juga ada mekanisme insentif semakin bagus pencapaian ee kinerja harian atau kinerja bulanan maka insentif juga akan semakin tinggi insentif ini beda dengan gaji pokok insentif diberikan agar kinerja meningkat kinerja ini kaitannya dengan kuantitas pelanggan yang dicukur atau dilayani jadi saya dan teman-teman itu menganggap sudah bukan teman lagi bukan sebuah karyawan ataupun pemilik tapi lebih ke arah seduluran persaudaraan caranya seperti apa yang pertama saya waktu bekerja dulu itu sering mengenal istilah leadership by example atau mungkin engaso sng tulodo bahasa Jawanya jadi ketika kita mau memberikan instruksi atau mau memberikan arahan Saya harus bisa memberikan contohnya dulu Bagaimana membuat teman-teman itu tah dan nyaman selain dari gaji atau insentif mungkin itu bisa dikategorikan sebagai materi pendekatan personal juga sangat diperlukan untuk membangun injudement atau kekompakan tim Saya sendiri juga tidak bisa membuat barber itu jalan ramai begitu juga sebaliknya sehingga kerja sama tim itu sangat dibutuhkan kalau momen yang susah dilewati itu saya masih momen ketika fase setelah pensiun Dini tadi bagaimana saya itu hidup di desa kalau orang yang biasa ngantor pagi pakai sepatu pakai seragam pulang sore tiba-tiba di rumah ya memang menjadi perbincangan umum kalau saya pribadi tidak masalah beban yang berat adalah beban di orang tua itu adalah fase yang paling berat yang pernah saya alami ketika orientasi untuk bekerja masih belum usaha masih juga belum ada gambaran tapi di rumah e sebagai penutup ini juga motivasi buat rekan-rekan gak usah takut gak usah khawatir Gak usah ragu untuk memulai bisnis Barbershop ini dengan keyakinan kuat Insyaallah bisa tembus itu yang namanya omset yang banyak di Barbershop tidak ada jawara tanpa adanya pemula tidak ada Hero tanpa diawali Zero dan tidak ada pejuang yang selalu menang karena adanya rintangan tetap semangat berproses karena itu yang akan menjadikan kita sukses saya tot Setiawan owner dari Master cukur Barbershop salam stay kinis
Resume
Categories