Suami Istri Sukses Usaha Tas Kulit Di Gang Sempit Marketnya Internasional
_PwLxGEUkn8 • 2024-02-19
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Musik] pastinya Beliau juga pikiran gimana sih anaknya ini nanti bisa melanjutkan kuliah atau enggak Kalau saya harus dideportasi ke Indonesia dan akhirnya beliau dideportasi beliau harus pulang dengan kondisi yang mentalnya itu berubah gitu Mas ya jadi enggak ingat saya enggak ingat ayah saya atau ingatnya itu yang jelek-jeleknya mas ya Saya merasakan waktu itu enggak pernah terbayangkan saya harus mendapatkan kenyataan hidup seperti itu gitu Mas justru di momen itu saya bisa mengenal yang namanya salat tepat waktu gitu ya salat di masjid ternyata karena lompatan kita yang lain setelah menikah itu Apalagi setelah punya anak e rezeki kita kayak disiram gitu Tahu enggak sem kayak disiram dari segala arah semua dimudahkan kita enggak tahu kan Mas ya saya ada di posisi sekarang ini doa mana yang paling mujarab saya naik ke atas entah doa dari saya nambah karyawan entah doa dari Putra saya entah doa mungkin dari suami saya atau mertua saya atau Ibu saya jadi ketika saya punya anak itu semua kayak dimudahkan gitu Mas kita semakin yakin ternyata ketika kita percaya rezeki kita ke orang lain orang lain itu juga pasti akan mendoakan kita untuk bertambah [Musik] besar ee kalau untuk kiriman sih memang ini ya ribuan ya Jadi per bulannya itu ya di atas angka 3.000 pie lah untuk kirimannya tetap naik turun tergantung momen hampir setiap bulan itu e mendapatkan order custom dari perusahaan-perusahaan kemarin juga dari Jenderal Dudung itu juga pesan ke Kamis kemudian kemarin juga dari pertapina itu 200 pie dari BRI dan hampir setiap bulan kami dapat dari instasi [Musik] alhamdulillah [Musik] Bismillahirrahmanirrahim asalamaikum warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan saya galit Pamungkas dari reven creative industri sebuah usaha industri kreatif yang bergerak di bidang kerajinan kulit berbahan dasar kulit sapi asli lokasi kami di desa Bululawang Kecamatan Bululawang kabupaten Malang perkenalkan sayausasa dipanggilel usia saya saat ini 29 tahun saya bantu suami untuk beberapa hal-hal teknis seperti finansial maupun marketing saya ikut bantu untuk support suami ee produknya kami ada tas dompet kemudian ikat pinggang sepatu dan produk turunan lainnya yang mana Di sini brandnya itu ada dua ya Mas ya jadi brand yang untuk laki-laki itu dengan nama reven kemudian yang untuk perempuan dengan nama Alona jadi eh saya efektif memulai revenen itu di tahun 2019 tahun 2020 jadi saat ini usia revenen ini tergolong usia balita ya Tapi sebelum saya mulai revenen itu saya sudah mulai jualan ya yaitu dengan cara jualan di tok bagus jadi waktu itu saya masih kuliah semester 3 ada suatu kondisi yang mengharuskan saya untuk bisa mandiri dalam arti Mandiri itu untuk membiayai biaya saya sendiri kemudian biaya kuliah itu saya dipaksakan sama keadaan untuk bisa Survive gitu Mas ya Nah waktu itu kan ee memang orang tua saya itu ee ayah saya itu memang awalnya pengusaha Tapi waktu saya usia 12 tahun tepatnya waktu saya SD Ayah saya itu bangkrut dari hari itu sampai saat ini sudah enggak pernah bekerja lagi akhirnya waktu kelas 6 SD itu Ibu saya memutuskan untuk menjadi TKW tepatnya menjadi TKW di Taiwan beliau berangkat Harusnya beliau itu sudah wajib pulang itu waktu saya awal kuliah Mas Jadi waktu saya di semester 1 itu istilahnya masa tinggal beliau untuk bekerja di sana itu sudah expired lah Ya sudah enggak boleh untuk kembali ke sana lagi sudah sekitar 6 tahun ya Ee kalau enggak enggak salah memang ada aturan seperti itu ya mungkin koreksi kalau memang ini kurang tepat ya mungkin karena batasan usia juga ya karena usia ibu saya kan sudah usia 40 tahun ya yang mengharuskan Ibu saya Itu waktu saya awal kali kuliah saya daftar kuliah itu harusnya sudah pulang gitu tapi karena pertimbangan biaya kuliah saya kemudian juga nanti di Indonesia kira-kira juga sehari-harinya harus nafkah dari mana karena ayah saya kan enggak bekerja lagi ya akhirnya beliau itu memutuskan untuk overstay di sana Jadi menjadi TKW ilegal Mas ternyata Nata Ketika saya semester 3 beliau ketahuan gitu ya sama pihak imigrasi sana ditahankan ya dan harus dideportasi ke Indonesia selama prosesnya kan tentunya juga ada perlakuan-perlakuan di sana yang mungkin mengganggu mental ya mental dan pikiran beliau gitu pastinya Beliau juga pikiran gimana sih anaknya ini nanti bisa melanjutkan kuliah atau enggak Kalau saya harus dideportasi ke Indonesia kayak gitu Mas dan akhirnya beliau dideportasi beliau harus pulang dengan kondisi yang mentalnya itu berubah gitu Mas ya jadi enggak ingat saya enggak ingat ayah saya atau ingatnya itu yang jelek-jeleknya Mas saya itu enggak ingat sama sekali ibu saya ibu saya alhamdulillah Di semester itu saya sudah terbayarkan biaya kuliahnya keed depannya kan terus saya berpikir lagi gimana nih supaya saya bisa tetap lanjut kuliah kemudian saya bisa membiayai saya sendiri dan orang tua saya Mas kan orang tua enggak ada pemasukan sama sekali hanya mengandalkan sisa-sisa tabungan Waktu itu saya dipertemukan gitu lebih tepatnya sepupu saya itu dipertemukan dengan teman satu kelasnya ini dia sukses jualan online di toko bagus dia jualan gitar waktu itu mas kemudian yang sepupu saya ini diajari kira-kira ada enggak barang di sekitarmu itu yang bisa dijual di online waktu itu di 2014 saya semester 3 mas ya Kuliah itu online itu kan belum booming ya Eh saya sama sepupu itu enggak dapat privilagee dari modal Mas ya karena memang keluarga kami kan pas-pasan juga bangkrut G gitu ya apalagi Ibu saya juga lagi sakit ya Ee Alhamdulillah kami masih diberi privilagee yang lain Mas Jadi saya tinggal di bulu Lawang yang mana bulu Lawang ini kan sentranya toko-toko kerajinan kulit jadi di sekitar bulu Lawang itu ada sekitar 78 toko kerajinan kulit itu yang memang ee menjadi pusat titik di kabupaten Malang mas Nah saya kepikiran akhirnya sama sepupu saya gimana kalau kita coba foto barang-barang dari toko-toko ini gitu Kami pinjam kamera waktu itu masih kamera digital Mas ya dari sepupu yang memang background-nya fotografer pinjam itu kemudian kami juga modalnya itu hanya modal kertas manila putih itu loh mas yang harga 1.000 atau r.000 itu ya seap hari kami foto dari toko a toko B toko C toko D Kemudian kami upload di warnet mas karena saya ini kan di desa ya jadi akses internet itu benar-benar enggak ada di situs namanya Toko Bagus waktu itu Nah dari sana ternyata Alhamdulillah di sana ada respon kita mulai ada penjualan kemudian kita juga mulai ada pemasukan dari sana benar-benar kita manfaatkan untuk ini untuk pengembangan Mas [Musik] dari yang saya hanya foto produk orang saya bisa stok sendiri di Malang itu ada Pasar Besar Malang saya ngambil ke distributor sana mas Tapi sebelum proses itu juga saya habis jualan di OLX itu kan ada respon yang cukup bagus Mas ya Ada terjadi repeat order dan lain-lain kita bisa mengumpul kan terus kita coba jualan di website mas jadi kita beli domain ya saya ingat waktu itu saya sama istri satu-satunya di rumah itu yang ada barang berharga itu TV gitu Mas itu saya jual ke Pasar Besar Mas di Malang itu sama istri istri di belakang bawa bawa tv-nya itu saya jual di sana senilai ya R1 juta lah Waktu itu Ya kita buat modal untuk beli domain sama hosting kita semakin grow lagi Mas dari waktu kita memiliki website kita jualan di OLX hingga akhirnya kita bisa mengumpulkan modal untuk untuk bisa stok sendiri ketika sudah stok sendiri kami juga dipertemukan sama seorang teman lagi Mas kami dipertemukan dengan orang-orang yang Baiklah Mas yang bisa men-support untuk pertumbuhan bisnis kami gitu ada salah satu channel marketing namanya marketplace ya waktu itu Bukalapak Kami coba join di sana kan kalau di Bukalapak ini beda ketika kami jualan di website ataupun di Toko Bagus Mas ya kalau di toko bagus itu kan customer Langsung transfer ke kami jadi tingkat trustnya itu kan juga juga kurang akhirnya kami gabung di Bukalapak dengan sistem recber ya rekening bersama di sana Kami berkembang Kemudian kami gabung di Tokopedia di sana Kami juga berkembang menjadi ee salah satu top seller regional lah Waktu itu akhirnya kami menemukan titik balik bisa berkembang itu dari aplikasi marketplace itu mas kayak Tokopedia kemudian juga dari Bukalapak dan terakhir itu di shopee itu belum reak sendiri jadi yang saya jual waktu itu awalnya kan saya foto produk toko-toko di bula Lawang Nah itu produk yang dijual itu semacam produk KW Mas ee produknya tetap sama ya kerajinan kulit kayak tas dompet itu tetap sama produknya tapi mereknya Itu merek KW semisal Kickers haspapis fosil kayak gitu kemudian waktu kami memutuskan untuk ngambil sendiri ke distributor itu juga polanya masih sama Jadi kami ngambil ke distributor itu merek-merek KW Belum ada kepikiran sama sekali untuk bikin merek sendiri di tahun 201 itu ketika kami sudah optimasi optimal ya jadi penjualan sudah ribuan produk kami masuk kategori produk terlaris itu ternyata di marketplace ada yang namanya hak cipta ya jadi di beberapa merek tertentu Kayak misalnya lives dan lain-lain itu ketika penjualan kami sudah tinggi itu di-take down sama mereka Mas otomatis kan kami harus optimasi ulang Dan itu enggak enggak mudah gitu enggak asal upload langsung laku lagi kan enggak enggak seperti itu karena ada mekanisme algoritma mungkin ya Nah dari sana kami sudah kepikiran ini gimana ya kita ini enggak bisa scale up lagi kalau caranya kayak gini produk yang sudah laris sama pihak marketplace di di takeed karena memang kami yang melanggar aturan yang dijualkan produk-produk KW nah dari situ dipertemukan lagi sama seseorang jadi seseorang ini dulu itu dia kepala produksi salah satu brand besar yang orientasinya ini ekspor beliau ini kepala produksi di sana dia menyarankan kamu kok enggak buat merek sendiri aja seperti ini ini lihatan caranya marketingnya itu seperti ini melalui Instagram fotonya dibuat bagus seperti ini kemudian dipakai-pakai artis seperti ini kalau mau seperti ini ya harus pakai merek sendiri nah dan di sana akhirnya kami mencoba memutuskan untuk membuat merek sendiri itu mas di tahun 2019-2020 Nah setelah membuat merek sendiri ternyata ya masalah lagi kalau merek sendiri Ini kan dari segi kualitas itu kan lebih Mas ya dari bahan yang dipakai aksesoris yang dipakai itu kan aksesoris yang istilahnya grade A harganya kan harga hpp-nya kan itu lebih tinggi dari produk yang kita kulaan ke distributor ketika kita upload di shopee kita di Bukalapak kita Tokopedia kita dengan foto yang asal-asalan tapi hargaanya nya harga yang lebih tinggi itu ternyata enggak ngaruh gitu Mas enggak ada penjualan sama sekali bingung kita saya ikut workshop waktu itu Mas salah satu pematerinya itu dari Jakarta beliau cukup terkenal sampai saat ini dari workshop itu saya ketemu sama pakar Digital marketing di Malang beliau ini sudah terbiasa untuk mengiklankan produk di Facebook Ads beliau enggak punya produk Saya punya produk tapi saya enggak bisa optimasi untuk iklankan Nah akhirnya kita kerja sama kolaborasi saya waktu itu diajari caranya ini loh ada teknik marketing namanya Facebook Ads ini bisa menjangkau langsung ke Mar caranya seperti ini itu benar-benar dibimbing dan diajari sama beliau cukup kaget waktu itu mas jadi sehari bisa orderan 50 Piece 100 pie itu kan enggak pernah Sebelumnya kami rasakan waktu kami jualan di shopee sama Tokopedia waktu itu ya produksinya 2 minggu habisnya 1 hari Nah dari sana akhirnya kami mencoba belajar sendiri kemudian kami juga Mulai membentuk tim harus ada namanya customer servis dan lain-lain benar-benar dibimbing sama beliau Mas kemudian ketika harus optimasi di Instagram itu caranya seperti ini juga [Tepuk tangan] [Musik] diajari jadi proses yang diceritakan sama maskiali tadi itu di masa waktu kita pacaran Jadi Mas ini kakak tingkat saya kita bertemu pacaran yang mana kita waktu pacaran itu kayaknya full Masalah lah dari Mas Kalim bawa masalah dari saya juga bawa masalah Waktu itu saya kuliah juga saya dapat guncangan ekonomi di keluarga saya ee saya kuliah pakai beasiswa yang mana orang tua saya pun juga jatuh sih waktu itu bangkrut yang sebelumnya kontraktor akhirnya ee beliau bangkrut ee Saya masih punya adik waktu itu sedangkan orang tua saya waktu itu sudah enggak bisa bekerja kalau saya enggak kuliah saya enggak bisa ngangkat ekonomi keluarga saya akhirnya saya ngajukan beasiswa waktu itu masih beasiswa dididik misi dari pemerintah Waktu itu saya ambil manajemen dari situ kita ketemu kenalan melalui teman pacaran Ternyata kita juga bawa masalah sendiri-sendiri jadi ya inti masalahnya sih sama masalah ekonomi yang saya waktu itu juga dapat kununcangan keluarga saya brcome home sedangkan saya harus ada beban adik saya dan ayah saya waktu itu e kakak saya sih waktu itu sudah kerja jadi mungkin ya mereka juga fokus dengan keluarganya sendiri jadi saya sama e sama waktu masih pacar ya gimana ini cara kita supaya bisa fight gitu dengan masalah kita kalau waktu era-era seperti itu kan orang pacaran kan pasti nonton makan atau ke kafe atau happy-happy lah senang-senang di kita malah kita harus berjuang jadi waktu itu suami yang dia fokusnya foto-foto udah ada packingan kan waktu itu ya jadi saya bantu ikut kelakan barang jadi yang bawa barang banyak gitu Mas Li saya packing saya antar sendiri ke dulu itu masih zamannya kantor pos ya Kantor Pos JNI waktu itu aku bisa bantu apa selain ini waktu itu kan belum ada Wii kan masih jarang banget Ya enggak semua orang hanya orang tertentu aja yang punya jadi saya kumpulin nih konten dia foto-foto yang dia handphone saya masukkan ke flashd saya ke warnet Iya ke warnet saya untuk upload di website dulu di shopee itu mulai ada ya mulai ada jadi shopee itu kan baru ada di tahun akhir-akhir 201 I setelah kita tahu Buk laapak sama Tokopedia Mas itu baru ada shopee waktu itu shopee yang mengelola waktu itu memang full istri Ya mulai upload dan lain-lain itu full istri kemudian yang ngerekap orderan itu juga full istri di alhamdulillahnya waktu itu pas akhir aku skripsi Aku punya impian kita ini bisa berkembang tapi kayaknya aku memang harus menggali sesuatu yang lebih dari sekarang Aku pengin kerja di perusahaan dulu Aku pengin ambil ilmu dari gimana Mereka memanage karyawannya karena impian kita tuh harus tinggi kan mas masa kita ee mau jualan gini terus kita enggak mau punya karyawan semua mau kita lakukan sendiri aku pengin ee dapat yang lebih dulu lebih e enggak harus jadi finansial tapi dari ilmuku juga AG ilmuku ini kepakai waktu itu setelah lulus saya langsung keterima di salah satu bank swasta di Surabaya ee impian kita kamu lanjutkan dulu dulu jadi aku biarkan aku juga cari hal lain hal yang lebih yang nantinya bisa kita kembangkan setelah 2 tahun Akhirnya e kita ngumpulin ini Modal saya sisihkanlah jadi saya enggak headon sama sekali mas yang mana waktu itu karyawan Bank ketemu teman kan harus pakaian yang rapi make up harus rapi semua harus serba tertata semua kan Ya saya gunakan semaksimal mungkin potensi saya penghasilan saya ini benar saya sisihkan selain untuk dikirim buat ibu saya yang seaktu itu Ibu saya di Jakarta dan ayah saya yang di Malang sama adik saya saya membiayai biaya sekolah Saya kumpulkan ini modalnya cukup nih Setelah itu kita nikah J suami Ayo kita bikin lompatan jauh masal kita mau gini-gini aja Siapa tahu rezeki dari Tuhan itu kan kita enggak ada yang tahu ketika kita menikah Allah bukakan semuanya lebih lancar lagi setelah menikah ini suami belumya ketetaran karena waktu itu belum belum berand usaha sendiri ya ini aku enggak bisa nih kalau packing sendiri nanti optimasi siapa E Sedangkan shopee ini kan mulai buka iklan dan sebagainya untuk meningkatkan performa toko kita ya udah aku resain kalau gitu itu sempat diberatin banget sama orang tua batasan sama orang tua yakin kamu mau kamu mau nikah gitu kalau mau nikah Mas hari ini masih belum dia enggak kerja loh gitughapan orang tua kan Cal suami itu harus kerja di perusahaan ayah saya sih gitu kan Kalau sama ayah kan anak perempuan kan memang sangat berharga ya Mas ya Enggak itu sangat benar dihati-hati jangan sampai kehidupannya sama seperti orang tuanya Pah yakin aku enggak ada lagi cowok yang seperti dia yang mau memperjuangkan kita bahkan kesulitan kita pun dia yang handle kita bantu handle enggak ada lagi Pah laki-laki yang menerima keadaan ekonomi kita keadaan keluarga kita seperti ini seperti sekarang akhirnya kita menikah Alhamdulillah ya kita mulai naik ya penjualan kita makin naik bahkan belum ada mobil Mas ya dulu ya masih ingat banget packingan tas itu sampai dibawa di motor motor apa obrok G Mas Iya kita naik obrok kirim ke kantor JNE waktu itu kan e mereka belum Pi up e beda sama sekarang jadi pakai opro kita berdua sampai kayak orang bawa orang banyak kitaantar ke anar ke cne Iya setelah resign itu Okelah kita nikah ya kita nikah itu rezeki kita makin lancar semua dipermuda e lalu kita mulai kepikiran untuk gimana nih jalan ke depan kita [Musik] perbedaan dari saya jualan yang merkw sama saya jualan dengan brand sendiri itu memang effortnya beda Mas rasa kepemilikannya itu ada gitu Jadi seakan-akan kami berdoa itu yang membasarkan anak kami gitu kita itu seolah-olah punya skill yang enggak terbatas gitu loh Mas setiap hari kita pikirkan padahal kalau dipikir-pikir sekarang ini kita posisi safe sih aman gitu ya amanlah alhamdulillah untuk versi saya ya kami kan ya sederhana tinggal di desa kayak gitu itu aman Tapi kita tetap mikir ini Gimana ya supaya ini bisa terus berkembang kita gunakan Strategi apa ya ya itu ketika saya memiliki Brand dengan nama sendiri itu seakan-akan ya Darah saya keringat saya tenaga saya itu ya untuk brand revenen ini Mas akhirnya benar-benar tercurahkan kita di luar batas kemampuan kita untuk revenen spesial karena kita besarkan sendiri sih mas dari dia sebelum bertumbuh dari hanya sebatas ide atau mimpi kecil itu kita besarkan sendiri dari yang sebelumnya kita belum yakin kita besarkan dengan kita yakin sama kapasitas kita mimpi kita sama kebutuhan Kita sebenarnya mimpinya kita itu enggak hanya bermanfaat buat kita sendiri sih enggak kita ambil menta-menta sendiri impian kita utama itu pengin bermanfaat buat semua orang jadi gimana aku paham nanti pengin punya impian karyawanku sekian kita bisa memberdayakan orang-orang di sekitar kita jadi kita nih orangnya karena dari orang bawah ya Mas ya jadi setiap lihat orang yang susah tuh kayaknya gimana caranya kita bisa biar bisa bantu gitu lah setiap bisambatin orang apa-apa pengin banget rasanya bantu kita harus besar biar bisa bantu orang-orang itu kita harus mau berusaha aku masih ingat Mas jadi waktu itu kan reen masih bertumbuh nih belum punya karyawan karyawannya itu kita cuma bawaan dua orang ee dari yang kita produk kwi itu kan kita punya dua dua orang ini buat packing jadi setelah kita melahirkan produk Raven itu kan mulai itu ada penjualan karena dibantu sama bantu teman Untuk pemasarannya itu saya dalam keadaan hamil besar waktu itu mas nah waktu hamil besar itu pun sempat ragu juga Ah bisa enggak ya ini mau punya tanggung jawab baru loh kita bisa enggak besarin anak gitu waktu itu kan masih B KW ya kita bisa enggak mesarin anak ini dengan Jangan sampailah hidup kita hidup anak ini kayak kita sebelumnya harus dia lebih baik dat pendidikan lebih baik dan semuanya lebih baik dari e bekalnya dia untuk masa depannya dia Jadi waktu hamil besar itu di csin jadi saya csin mas saya balas-balas ini waktu perut kram ini Aduh ini kayaknya anaknya mau keluar nih E kamu handul dulu ya gitu itu waktu itu kan kita di rumah sakit masih bales-bales Mas sayang nih customernya karena iklan kan Jalan 24 jam ketika iklannya dia iklan kita berhenti sebentar aja itu akan berpengaruh pada algoritma pada customer yang datang ke kita ya udah nih kau pegang dulu deh Ini Waktu akaknya waktunya harus ke rumah sakit deh kita ke rumah sakit setelah melahirkan pun ternyata karena lompatan kita yang lain setelah menikah itu Apalagi setelah punya anak e rezeki kita kayak disiram gitu Tahu enggak Ca kayak disiram dari segala arah semua dimudahkan entah ketemu orang baik yang support kita entah ketemu dengan Mitra yang sangat sangat support kita juga saya dapat pasangan mau Ma pun dapat dari orang tua yang benar-benar mendoakan kita enggak tahu kan Mas ya saya ada di posisi sekarang ini doa mana yang paling mujarab saya naik ke atas entah doa dari saya nambah karyawan entah karyawan saya waktu itu entah doa dari Mitra saya entah doa mungkin dari suami saya atau mertua saya atau Ibu saya jadi ketika saya punya anak itu semua kayak dimudahkan gitu Mas akhirnya aku masa nyusuhin ini sambil balas-balas Pak enggak tambah anak nih satu kita berbagi rezeki ke orang lain Oh boleh sih Siapa tahu kita nambah orang nambah nambah karyawan nambah tim keluarga kita siapa tahu doa doa doa karyawan ini ini yang membesarkan kita memukahkan kita kita mulai berani Mas nambah CS yang pertama cuma satu cs-nya sampai kelebihan sehari bisa sampai 40 orderan satu CS ini Mas akhirnya kita nambah lagi nambah lagi deh Pak yakin bismillah lah gitu kita nambahamp 20 waktu itu nambah 20 sampai 20 CS satu orang CS ini mas nya bisa 20 minimal setelah dibagi Dar 20 CS itu kita perlu nambah team packing lagi nih pak jadi akhirnya kita nambah team packing Sampai berapa Ya banyak ya kita mdayakan tetangga tangga sendiri Mas Heeh saudara-saudara Nah setelah kita membesarkan banyak karyawan nih kita semakin yakin ternyata ketika ketika kita percaya rezeki kita ke orang lain orang lain itu juga pasti akan mendoakan kita untuk bertambah besar Bahkan mereka yang 20 orang ini masih ada loh mas di sini Jadi benar-benar kita ini Karena keringatmu aku nih Berada di posisi sekarang itu enggak setta Meta karena doaku siapa tahu itu dari doa orang tuamu yang yang Rida kamu kerja di sini banyak sih mas variabelvariabel kita ada di posisi sekarang itu banyak jadi enggak sertamerta karena usaha kita iya bukan karena kejeniusan saya atau apa saya kan enggak ada background ilmu bisnis sama sekali Mas Ya baik akademis orang tua juga sudah bangkrut dari saya kelas 6 SD orang tua istri juga bangkrut otomatis ketika bangkrut itu kan juga apa ya ya kita enggak enggak Iya kita enggak ada ilmu enggak ada pegangan ilmu dari orang tua gitu enggak ada yang kita tiru gitu ketika kita dapat sekarang nih Mas ya ada yang bilang ah itu paling karena warisan enggak mungkinlah seorang Galih sama seorang Amel itu bisa bikin perusahaan sebesar ini bangunan sebesar ini itu mereka sangat meragukan padahal previl satu-satun yang kita dapat dari orang tua adalah keadaan kondisi karena ketika orang tua enggak melain kondisi tersebut mungkin kita santai-santai sekarang sebagai anak mudaung kami mulai benar-benar tanpa modal Mas Ya kami juga enggak ada investor kemudian juga enggak ada pinjaman dari pihak perbankan karena memang sistemnya kan kami digaji gitu ya dari setiap keuntungan itu memang kami kumpulkan kami gulung untuk tujuan pengembangan karena memang kami digaji dan gajinya itu sangat kecil gitu Mas malah besaran gaji CS kami Mas dulu dulu ya dulu 2 tahun itu enggak pernah gajian mas kita enggak profit lah Mas istilahnya Mas jadi profitnya gulung kan yaitnyaulung kita enggak ngambil gaji sama sekali dan memang enggak digaji itu selama 2 tahun Mas 2 tahun kita enggak baru di 2022 pertengahan itu baru dapat gaji tapi gajinya pun kecil bahkan karyawan saya juga ada yang gajinya segitu dan di 2023 ini baru dapat gaji yang layaklah ya cukup layaklah kalau untuk kehidupan di desa Mas ya tapi kalau untuk di Jakarta mungkin ya kecil gitu karena kita kan sudah punya pengalaman pahit soal finansial ya Jadi gimana Mungkin kita ini punya anak-anak banyak gimana caranya supaya rezeki karyawan ini tetap ada kita gampanglah entar aja yang penting kita bertumbuh kita berkembang sama tim kami keluarga kami yang ada di Raven ini supaya Jangan sampai ada yang dirugikan karena mereka pasti juga punya mimpi di Raven ini menitipkan mimpi mereka di di tangan kita ya alhamdulillah juga previlage kami di desa kan otomatis kebutuhan apa-apa murah Mas kami itu juga alhamdulillah juga ditakdirkan itu enggak suka segala sesuatu yang berlebihan berlebihan gitu Mas dalam arti kita itu memakai rumus ketika membeli barang yang konsumtif itu harus dipastikan tabungan kami itu harus tiga kali lipat Tiga kali lipat lah dari barang konsumtif yang kami beli misal kayak mobil Nah itu kami pas pastikan memang kami bisa membeli mobil itu harus punya tabungan tiga kali lipat dari harga mobil itu ya Ini ada di sini enggak tahu dari doa siapa gitu belum tentu dari doa kita gitu kan Ya jadi benar-benar harus kita prioritaskan mana yang lebih penting sih karena ketika kita enggak cdas finansial pasti semua ini Pondasi yang kita bangun bersama tim kami bersama mimpi-mimpi kami pasti akan hancur gitu jadi mana yang diprioritaskan e misalkan R ini butuh untuk modal pengembangan misalkan inovasi produk Pasti kan kita butuh budget lebih nih jadi kita luangkan lebih ke situ kalau untuk hidup pribadi kita mah makan seadanya i l Mas jadi istilahnya kita pernah hidup susah kita pernah kesusahan jangan sampai karyawan kita merasakan hal yang sama juga atau kita jatuh jadi Intinya jangan sampai gaya hidup kita itu mempengaruhi kinerja perusahaan gitu sih Mas jadi memang benar-benar kami pisah gitu ya antara yaitu makanya kami dikaji bahkan kami kalau hutang juga dicatat hutang harus harus mengembalikan tiap bulannya itu sama tim tim Finance Kan sekarang yang berkuasa itu di keuangan perusahaan kan tim Finance ya jadi ketika saya mungkin ada hutang yang memang e ee mengharuskan memakai rekening perusahaan dan lain-lain itu memang harus harus dikembalikan di bulan berikutnya itu wajib hukumnya [Musik] Mas kami saat ini kan ada channel distribusi itu dibantu penjualan dengan dropshipper ya Jadi dropshipper ini memegang kendali sekisaran 30% kemudian offline sedikit kisaran 5% yang kami Mandiri pun dia hampir sama dengan dropshipper kemudian sisanya dari ini ini custom tadi itu mas Kemudian dari end user langsung selain marketplace kami kan juga tetap ada marketing di Facebook Ads sama Instagram Ads Mas itu juga porsinya enggak besar jadi memang yang terbesar itu masih di marketplace kami sama teman-teman dropshipper Alhamdulillah kamu dibantu sama sama mereka ya waktu itu ketika memang Facebook ini kan performanya sudah enggak seperti tahun 2019 20 21 Mas ya di 2022 ini kan juga mulai agak sulit ya untuk performanya enggak sebagus tahun-tahun sebelumnya n Alhamdulillah kamu dibantu sama teman-teman dropshipper yang mereka memang jago lebih jago marketingnya dari kami baik itu di tiktok kemudian di shopee ataupun di Facebook ad sendiri Jadi kami sangat terbantu dengan adanya teman-teman dropshipper ini Alhamdulillah saat ini kami diamanakkan internalnya ya sekitar puluhan ya sekitar 30 lah ada dua perusahaan jadi yang revenen ini memang fokusnya di marketing online jadi kita jualan di marketplace kemudian di Facebook Ads Instagram dan lain-lain ya kemudian juga ada satu perusahaan lagi yang fokusnya di offline Store Mas jadi total kalau di dua perusahaan ini ya sekitar 30 40 Mas Kemudian dari Mitra pengrajin ini Mitra ya Jadi kami enggak mengurusi di manajemennya mereka ya karyawannya ya karyawannya Mitra hanya saja memang kami kontrak sama Mitra itu memang harus mengerjakan produknya revenen itu mulai dari book bok kardus itu packaging itu Mas itu beliau cuma mengerjakan brandnya revenen gitu kemudian dari Mitra produksi pengrajin Mitra produk pendamping seperti bonusan gitu Mas ya yang dari bahan sintetis dan lain-lain itu total sudah ada ratusan sih Mas kalau dari karyawannya Mitra yang khusus Ngerjakan produksi revenen ya E tim fes kita ada kurang lebih sekitar 5 orang yang lebih banyak lagi tim packing tim packing kita bisa sampai 10 orang lalu tim marketing kayak tim yang pegang reseller dropshipper maupun tim yang langsung ke yang user seperti customer service kami lalu kita ada tim konten jadi kayak videografer fotografer kita juga ada Lalu ada tim penjualan kayak yangam ada di Store atau yang kayak markom lah istilahnya ikut keluar juga itu juga ada Talent Life kemudian Talent model karena kami memang model kan ada yang model dari eksternal Jadi kami menghubungi beberapa agensi gitu untuk model produk kemudian juga ada yang memang internal kemudian juga yang terbaru ada tim rnd itu ada baru dua orang jadi ada yang memang bagian koordinasi ke pengrajin kemudian juga sama ada yang tim desainernya E kalau untuk kiriman sih memang ini ya ribuan ya Jadi per bulannya itu ya di atas angka 3.000 Piece lah untuk kirimannya tetap naik turun tergantung momen ada event 12 12 itu ya memang bisa lebih atau bisa dua kali lipat Tiga kali lipat dari biasanya jadi memang momen itu mempengaruhi paket kiriman kami sih mas Tapi tetap di angka ribuan itu kami kirimkan setiap bulannya Kemudian untuk di kiriman yang customan itu juga alhamdulillah kami juga hampir setiap bulan itu ee mendapatkan order custom dari perusahaan-perusahaan kemarin juga dari Jenderal Dudung itu juga pesan ke kami sebagai souvenir mungkin untuk perpisahannya mungkin ya itu kemudian kemarin juga dari pertapina itu 200 Piece juga kami dapat orderan Mas dari BRI dan hampir setiap bulan kami dapat dari instansi Alhamdulillah Padahal kami belum ada marketing khusus ya untuk di produk custom ini jadi hanya berjalan dari mulut ke mulut gitu mereka ini bisa percaya ke kami gitu Mas Bahkan waktu itu pernah di Tahun 2022 atau 21 kami pernah dapat orderan 2000 pie Mas custom dari satu perusahaan bisa percaya mempercayakan ke kami transfer uang ya ratusan gitu ya nominalnya ratusan tanpa survei tanpa tahu background kami seperti apa tanpa survei visit Maksudnya mas dan Alhamdulillah sampai saat ini kami masih dipercaya sama perusahaan-perusahaan untuk mengerjakan souvenirnya Jadi kalau di revenen sendiri itu sudah kami plotkan ya di masing-masing bisnis proses JAdi misal di operasional kami budgeting sekitar 10% kemudian di marketing sekitar 11% itu memang harus maksimal segitu gitu loh Mas ketika memang budgetnya sudah mendekati itu Ya kita enggak boleh melakukan aktivitas marketing lagi gitu yang kita budgetkan sih lebih di operasional kemudian juga marketing marketing itu meliputi aktivitas branding juga Mas misal kita eh kami endorse endorse ke influencer kemudian juga kami memberikan penawaran-penawaran gift sebagai customer experience kami memberikan produk ya ke customer loyal kami setiap bulannya itu juga masuk di budget marketing itu yang kami terapkan di sini Mas ya itu enggak tahu sebenarnya tepat atau enggak tapi memang yang kami terapkan di sini seperti itu Jadi ada persentase baik dari aktivitas marketing kemudian juga operasional dan di rnd itu masuk di marketing juga sih Mas sementara masuk di situ untuk saat ini dari omset JAdi 10% misal operasional 11% aktivitas marketing itu dari omset [Musik] Mas [Musik] eh makna istri mungkin enggak bisa dijelaskan dengan kata-kata mas ya saya itu pernah Mas ngikutin suatu pelatihan masterm namanya ya jadi di satu pelatihan itu kan seperti dihipnotis gitu ya semua peserta itu disuruh memikirkan siapa sih sosok yang paling berpengaruh di hidupnya gitu macam-macam gitu ada yang suaminya kemudian ada yang mayoritas orang tuanya gitu Mas ya Nah waktu itu yang dibayang saya istri saya bukan saya enggak berbakti ke orang tua ya karena ee saya bisa lebih berbakti ke orang tua saya bisa lebih membahagiakan orang tua saya itu juga karena istri saya kemudian juga mama saya itu sembuh benar-benar sembuh total 100% itu ketika saya menikah sama istri saya karena memang saya kan Dari SD sudah ditinggal ya sama ibu saya ke bekerja di Taiwan itu mas ya Otomatis kan kedekatan emosional itu kurang kalau soal berbakti menuruti setiap keing keinginannya saya selalu turuti Mas Insyaallah saya selalu turuti Saya enggak pernah bilang enggak tapi dari sisi emosional kayak berkomunikasi dan lain-lain saya akui sedikit kurang gitu sama orang tua saya itu nah kemudian saya menikah dari sana kemudian mama saya itu ada teman cerita gitu kemudian yang memperhatikan hal-hal kecil seperti misalnya ketika Ibu ulang tahun harus diberi hadiah dan lain-lain ya istri saya jadi mungkin kenapa istri saya bisa seberarti itu karena itu karena memang yang membuat saya lebih berbakti ke orang tua saya itu ya karena istri saya jadi suami itu seperti nyawa seperti Nafa saya ee saya bisa Bangkit dari keterpurukan keluarga saya waktu itu guncangan keluarga saya itu ya karena baru kenal dengan suami cara dia membangkitkan Saya dari sisi emosional maupun dari dari cara dia memperlakukan saya itu benar-benar enggak saya dapatkan dari orang lain enggak saya dapatkan dari keluarga saya jadi suami ini merupakan kayak apa ya kalau enggak ada kamu aku kayaknya enggak ada nyawanya deh jadi dia seperti nyawa saya seperti nafas saya seperti Darah saya jadi enggak ada dia enggak ada kamu aku enggak bisa seayak sekarang ini Bahkan dia pun kalau dia menceritakan saya sangat berbakti ke mertua ya Mas ya Dia pun sangat berbakti kepada ibu saya maupun orang tua saya dan itu pun enggak bakal saya dapatkan dari orang lain misalkan saya enggak enggak berjodoh sama dia mungkin enggak adalah sesosok laki-laki yang seperti kamu gitu ya jadi memang kami waktu awal nikah itu sudah sepakat gitu mas ya ini e kita nikah gitu kondisi keluargaku seperti ini kondisi keluargamu seperti ini ya kita jangan sampai Ah ini ini sebenarnya masukkan waktu saya PSG Mas jadi waktu itu saya PSG itu setiap hari diceramahi sama milik tokonya ya waktu itu saya enggak ngerti enggak ngerti apa yang dikatakan Beliau pernah suatu ketika beliau ngomong Mas nanti kalau cari jodoh itu yang memperlakukan orang tuanya Masnya itu bukan sebagai mertua tapi sebagai orang tuanya sendiri dan akhirnya waktu kami memutuskan untuk menikah saya juga sampaikan ke istri Jadi enggak ada batasanlah ee orang tuanya istri itu mertua yaitu orang tuaku orang tua saya juga gitu bahkan orang tuaku pun juga sama harus diperlakukan seperti itu ya alhamdulillah sih Mas kami Enggak ada problem Justru orang tua saya bisa istri lanya tersenyum bisa ada teman ceritanya ya karena istri saya Mas Ibu saya bapak saya itu sekarang tinggalnya sama saya Mas Mungkin sekarang bangunan revenen banyak yang berkomentar Mega seperti ini Mas ya tapi saya sendiri belum punya rumah mas tidak diizinkan sih Mas Iya tidak diizinkan tidak dizinkan kami untuk istilahnya membangun rumah secara pribadi belum belum diizinkan sama orang tua ya itu suatu previlage Jugal bagi kami untuk bisa menemani orang tua membahagiakan semaksimal mungkin yang kami bisa jadi dari saya kuliah ya setiap kebutuhan orang tua itu memang Alhamdulillah saya diizinkan untuk bisa memenuhi kebutuhan orang di rumah Mas dari hasil saya J jualan Waktu kuliah sampai saat ini Alhamdulillah bukan sebagai beban Justru itu sebagai privileg tabungan kami supaya Kami nanti bisa diperlakukan sama sama anak kami anak kami bisa menghormati kami selayaknya Hormat kami ke orang tua kami Saya pernah dapat nasihat dari teman Waktu itu waktu saya awal-awal nikah Mas itu waktu saya awal kali bikin brand Raven dan dipasarkan di Facebook Ads saya ketemu teman profesinya pengacara itu sering nasihati saya Padahal diaja belum nikah nasihati orang yang sudah nikah soal pernikahan gitu Mas ya tiap kali ketemu dia saya Kangennya itu kangen nasihatnya memang dia itu nasihati gini l kalau manggil saya kan nama panggilan tu ada yang gali ada yang galo gitu Mas ya Loh kamu kan ini sudah nikah gitu aku melihat klien-klienku itu yang sukses itu ya akeh gitu dan mereka ini ternyata yang sukses itu bukan hanya soal urusan teknis gitu Jadi yang dikatakan sukses ini di Ya itu bukan berarti urusan teknisnya itu sangat pintar kemudian yang enggak berkembang itu juga bukan berarti dia Ini enggak pintar masalah teknis gitu Jadi yang aku lihat itu mereka yang sukses versiku ya ini versiku ya itu yang sukses itu yang mereka sudah selesai dengan masalahnya sendiri gitu dia menyampaikan dulu maksudnya apa Dot namanya kan dot gitu Ya maksudnya gini Kamu kan wis berkeluarga terus kamu juga berbisnis gitu ya ya kamu harus mendapatkan Rida dari orang sekitarmu misalnya dari orang tuamu Kemudian dari istrimu dari karyawanmu dan dari orang sekitarmu itu mereka harus Rida sama usahamu gitu kamu sekarang penghasilannya puluhan juta per bulan Kemudian kamu itu zalim ke istrimu atau ke orang tuamu misal Kamu akhirnya semena-mena ke dia kamu ini pelit ke istrimu kemudian kamu juga mengecewakan istrimu dengan cara yang mungkin bermain dengan wanita lain atau apa n itu bisa jadi penghambat Kenapa penghambat karena istrimu enggak bakal Rida wong penghasilanmu baru puluhan juta jating kamu sudah seperti ini apalagi ketika kamu sudah ratusan juta sudah miliaran itu pasti tingkahmu lebih dari ini gitu dan itu juga harus Rida juga ke orang tuamu juga gitu misal kamu sekarang penghasilan ya tadi ya puluhan juta kira-kira kamu ngasih enggak bahagiakan orang tuamu enggak mungkin ngasih benar-benar bahagiakan orang-orang sekitarmu termasuk karyawanmu ya mereka Rida kemungkinan besar kamu bisa bertumbuh gitu Saya ingat Mas e nasihatnya dia menasehhati orang yang sudah nikah tapi dia belum nikah u y [Musik] OJ sebenarnya tetap saya merasa sedih ya tapi bukan sedih yang berlarut-larut gitu itu ketika momen orang tua saya harus pulang dari Taiwan kemudian Enggak ingat sama saya dan Enggak ingat sama bapak saya ya yang diingatkan masa lalu yang istilahnya mengerikan bagi beliau ya itu benar-benar enggak membayangkan dapat seperti itu mas saya harus berhadapan dengan mama yang sakit itu kan sakit secara fisik aja kan itu hal tersedih bagi saya Mas apalagi sakitnya ini sakit yang berhubungan dengan psikologinya ya itu ya Saya merasakan waktu itu enggak pernah terbayangkan saya harus mendapatkan kenyataan hidup seperti itu gitu mas Tapi ya tetap saya enjoyak enggak terpuruk enggak benar-benar Saya orang yang paling enggak beruntung enggak justru di momen itu saya bisa mengenal yang namanya salat tepat waktu gitu ya salat di masjid kemud kemudian saya bisa e mengenal namanya sedekah brutal gitu ya karena momen itu saya kan sering Lihat pengajian di YouTube gitu Mas ya dulu salatnya itu ya ya Ala kadarnya gitu ya tapi karena momen itu saya bisa lebih dekat sama yang maha di atas sama Allah gitu Mas ya saya bukan merasa benar-benar orang paling enggak berentung enggak memang saya sedih tapi bukan sedih yang berlebihan tapi ketika orang lain menilai itu pasti momen tersedih saya gitu Mas benar-benar saya simpan sendiri dan alhamdulillah lah ada momen seperti itu bisa merubah saya lebih baik [Musik] lagi saya kalitri Pamungkas saya Kamelia mahani Kusuma kami dari revenen creatif industri asalamualaikum warahmatullahi [Musik] wabarakatuh
Resume
Categories