Suami Istri Sukses Usaha Tas Kulit Di Gang Sempit Marketnya Internasional
_PwLxGEUkn8 • 2024-02-19
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
pastinya Beliau juga pikiran gimana sih
anaknya ini nanti bisa melanjutkan
kuliah atau enggak Kalau saya harus
dideportasi ke Indonesia dan akhirnya
beliau dideportasi beliau harus pulang
dengan kondisi
yang mentalnya itu berubah gitu Mas ya
jadi enggak ingat saya enggak
ingat ayah saya atau ingatnya itu yang
jelek-jeleknya mas ya Saya merasakan
waktu itu enggak pernah terbayangkan
saya harus mendapatkan kenyataan hidup
seperti itu gitu Mas justru di momen itu
saya bisa mengenal yang namanya salat
tepat waktu gitu ya salat di
masjid ternyata karena lompatan kita
yang lain setelah menikah itu Apalagi
setelah punya anak e rezeki kita kayak
disiram gitu Tahu enggak sem kayak
disiram dari segala arah semua
dimudahkan kita enggak tahu kan Mas ya
saya ada di posisi sekarang ini doa mana
yang paling mujarab saya naik ke atas
entah doa dari saya nambah karyawan
entah doa dari Putra saya entah doa
mungkin dari suami saya atau mertua saya
atau Ibu saya jadi ketika saya punya
anak itu semua kayak dimudahkan gitu Mas
kita semakin yakin ternyata ketika kita
percaya rezeki kita ke orang lain orang
lain itu juga pasti akan mendoakan kita
untuk bertambah
[Musik]
besar ee kalau untuk kiriman sih memang
ini ya ribuan ya Jadi per bulannya itu
ya di atas angka 3.000 pie lah untuk
kirimannya tetap naik turun tergantung
momen hampir setiap bulan itu e
mendapatkan order custom dari
perusahaan-perusahaan kemarin juga dari
Jenderal Dudung itu juga pesan ke Kamis
kemudian kemarin juga dari pertapina itu
200 pie dari BRI dan hampir setiap bulan
kami dapat dari instasi
[Musik]
alhamdulillah
[Musik]
Bismillahirrahmanirrahim asalamaikum
warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan
saya galit Pamungkas dari reven creative
industri sebuah usaha industri kreatif
yang bergerak di bidang kerajinan kulit
berbahan dasar kulit sapi asli lokasi
kami di desa Bululawang Kecamatan
Bululawang kabupaten Malang perkenalkan
sayausasa dipanggilel usia saya saat ini
29 tahun saya bantu suami untuk beberapa
hal-hal teknis seperti finansial maupun
marketing saya ikut bantu untuk support
suami ee produknya kami ada tas dompet
kemudian ikat pinggang sepatu dan produk
turunan lainnya yang mana Di sini
brandnya itu ada dua ya Mas ya jadi
brand yang untuk laki-laki itu dengan
nama reven kemudian yang untuk perempuan
dengan nama Alona jadi eh saya efektif
memulai revenen itu di tahun 2019 tahun
2020 jadi saat ini usia revenen ini
tergolong usia balita ya Tapi sebelum
saya mulai revenen itu saya sudah mulai
jualan ya yaitu dengan cara jualan di
tok bagus jadi waktu itu saya masih
kuliah semester 3 ada suatu kondisi yang
mengharuskan saya untuk bisa mandiri
dalam arti Mandiri itu untuk membiayai
biaya saya sendiri kemudian biaya kuliah
itu saya dipaksakan sama keadaan untuk
bisa Survive gitu Mas ya Nah waktu itu
kan ee memang orang tua saya itu ee ayah
saya itu memang awalnya pengusaha Tapi
waktu saya usia 12 tahun tepatnya waktu
saya SD Ayah saya itu bangkrut dari hari
itu sampai saat ini sudah enggak pernah
bekerja lagi akhirnya waktu kelas 6 SD
itu Ibu saya memutuskan untuk menjadi
TKW tepatnya menjadi TKW di Taiwan
beliau berangkat Harusnya beliau itu
sudah wajib pulang itu waktu saya awal
kuliah Mas Jadi waktu saya di semester 1
itu istilahnya masa tinggal beliau untuk
bekerja di sana itu sudah expired lah Ya
sudah enggak boleh untuk kembali ke sana
lagi sudah sekitar 6 tahun ya Ee kalau
enggak enggak salah memang ada aturan
seperti itu ya mungkin koreksi kalau
memang ini kurang tepat ya mungkin
karena batasan usia juga ya karena usia
ibu saya kan sudah usia 40 tahun ya yang
mengharuskan Ibu saya Itu waktu saya
awal kali kuliah saya daftar kuliah itu
harusnya sudah pulang gitu tapi karena
pertimbangan biaya kuliah saya kemudian
juga nanti di Indonesia kira-kira juga
sehari-harinya harus nafkah dari mana
karena ayah saya kan enggak bekerja lagi
ya akhirnya beliau itu memutuskan untuk
overstay di sana Jadi menjadi TKW ilegal
Mas ternyata Nata Ketika saya semester 3
beliau ketahuan gitu ya sama pihak
imigrasi sana ditahankan ya dan harus
dideportasi ke Indonesia selama
prosesnya kan tentunya juga ada
perlakuan-perlakuan di sana yang mungkin
mengganggu mental ya mental dan pikiran
beliau gitu pastinya Beliau juga pikiran
gimana sih anaknya ini nanti bisa
melanjutkan kuliah atau enggak Kalau
saya harus dideportasi ke Indonesia
kayak gitu Mas dan akhirnya beliau
dideportasi beliau harus pulang dengan
kondisi
yang mentalnya itu berubah gitu Mas ya
jadi enggak ingat saya enggak
ingat ayah saya atau ingatnya itu yang
jelek-jeleknya Mas saya itu enggak ingat
sama sekali ibu saya ibu saya
alhamdulillah Di semester itu saya sudah
terbayarkan biaya kuliahnya keed
depannya kan terus saya berpikir lagi
gimana nih supaya saya bisa tetap lanjut
kuliah kemudian saya bisa membiayai saya
sendiri dan orang tua saya Mas kan orang
tua enggak ada pemasukan sama sekali
hanya mengandalkan sisa-sisa tabungan
Waktu itu saya dipertemukan gitu lebih
tepatnya sepupu saya itu dipertemukan
dengan teman satu kelasnya ini dia
sukses jualan online di toko bagus dia
jualan gitar waktu itu mas kemudian yang
sepupu saya ini diajari kira-kira ada
enggak barang di sekitarmu itu yang bisa
dijual di online waktu itu di 2014 saya
semester 3 mas ya Kuliah itu online itu
kan belum booming ya Eh saya sama sepupu
itu enggak dapat privilagee dari modal
Mas ya karena memang keluarga kami kan
pas-pasan juga bangkrut G gitu ya
apalagi Ibu saya juga lagi sakit ya Ee
Alhamdulillah kami masih diberi
privilagee yang lain Mas Jadi saya
tinggal di bulu Lawang yang mana bulu
Lawang ini kan sentranya toko-toko
kerajinan kulit jadi di sekitar bulu
Lawang itu ada sekitar 78 toko kerajinan
kulit itu yang memang ee menjadi pusat
titik di kabupaten Malang mas Nah saya
kepikiran akhirnya sama sepupu saya
gimana kalau kita coba foto
barang-barang dari toko-toko ini gitu
Kami pinjam kamera waktu itu masih
kamera digital Mas ya dari sepupu yang
memang background-nya fotografer pinjam
itu kemudian kami juga modalnya itu
hanya modal kertas manila putih itu loh
mas yang harga 1.000 atau r.000 itu ya
seap hari kami foto dari toko a toko B
toko C toko D Kemudian kami upload di
warnet mas karena saya ini kan di desa
ya jadi akses internet itu benar-benar
enggak ada di situs namanya Toko Bagus
waktu itu Nah dari sana ternyata
Alhamdulillah di sana ada respon kita
mulai ada penjualan kemudian kita juga
mulai ada pemasukan dari sana
benar-benar kita manfaatkan untuk ini
untuk pengembangan Mas
[Musik]
dari yang saya hanya foto produk orang
saya bisa stok sendiri di Malang itu ada
Pasar Besar Malang saya ngambil ke
distributor sana mas Tapi sebelum proses
itu juga saya habis jualan di OLX itu
kan ada respon yang cukup bagus Mas ya
Ada terjadi repeat order dan lain-lain
kita bisa mengumpul kan terus kita coba
jualan di website mas jadi kita beli
domain ya saya ingat waktu itu saya sama
istri satu-satunya di rumah itu yang ada
barang berharga itu TV gitu Mas itu saya
jual ke Pasar Besar Mas di Malang itu
sama istri istri di belakang bawa bawa
tv-nya itu saya jual di sana senilai ya
R1 juta lah Waktu itu Ya kita buat modal
untuk beli domain sama hosting kita
semakin grow lagi Mas dari waktu kita
memiliki website kita jualan di OLX
hingga akhirnya kita bisa mengumpulkan
modal untuk untuk bisa stok sendiri
ketika sudah stok sendiri kami juga
dipertemukan sama seorang teman lagi Mas
kami dipertemukan dengan orang-orang
yang Baiklah Mas yang bisa men-support
untuk pertumbuhan bisnis kami gitu ada
salah satu channel marketing namanya
marketplace ya waktu itu Bukalapak Kami
coba join di sana kan kalau di Bukalapak
ini beda ketika kami jualan di website
ataupun di Toko Bagus Mas ya kalau di
toko bagus itu kan customer Langsung
transfer ke kami jadi tingkat trustnya
itu kan juga juga kurang akhirnya kami
gabung di Bukalapak dengan sistem recber
ya rekening bersama di sana Kami
berkembang Kemudian kami gabung di
Tokopedia di sana Kami juga berkembang
menjadi ee salah satu top seller
regional lah Waktu itu akhirnya kami
menemukan titik balik bisa berkembang
itu dari aplikasi marketplace itu mas
kayak Tokopedia kemudian juga dari
Bukalapak dan terakhir itu di shopee itu
belum reak sendiri jadi yang saya jual
waktu itu awalnya kan saya foto produk
toko-toko di bula Lawang Nah itu produk
yang dijual itu semacam produk KW Mas ee
produknya tetap sama ya kerajinan kulit
kayak tas dompet itu tetap sama
produknya tapi mereknya Itu merek KW
semisal Kickers haspapis fosil kayak
gitu kemudian waktu kami memutuskan
untuk ngambil sendiri ke distributor itu
juga polanya masih sama Jadi kami
ngambil ke distributor itu merek-merek
KW Belum ada kepikiran sama sekali untuk
bikin merek sendiri di tahun
201 itu ketika kami sudah optimasi
optimal ya jadi penjualan sudah ribuan
produk kami masuk kategori produk
terlaris itu ternyata di marketplace ada
yang namanya hak cipta ya jadi di
beberapa merek tertentu Kayak misalnya
lives dan lain-lain itu ketika penjualan
kami sudah tinggi itu di-take down sama
mereka Mas otomatis kan kami harus
optimasi ulang Dan itu enggak enggak
mudah gitu enggak asal upload langsung
laku lagi kan enggak enggak seperti itu
karena ada mekanisme algoritma mungkin
ya Nah dari sana kami sudah kepikiran
ini gimana ya kita ini enggak bisa scale
up lagi kalau caranya kayak gini produk
yang sudah laris sama pihak marketplace
di di takeed karena memang kami yang
melanggar aturan yang dijualkan
produk-produk KW nah dari situ
dipertemukan lagi sama seseorang jadi
seseorang ini dulu itu dia kepala
produksi salah satu brand besar yang
orientasinya ini ekspor beliau ini
kepala produksi di sana dia menyarankan
kamu kok enggak buat merek sendiri aja
seperti ini ini lihatan caranya
marketingnya itu seperti ini melalui
Instagram fotonya dibuat bagus seperti
ini kemudian dipakai-pakai artis seperti
ini kalau mau seperti ini ya harus pakai
merek sendiri nah dan di sana akhirnya
kami mencoba memutuskan untuk membuat
merek sendiri itu mas di tahun
2019-2020 Nah setelah membuat merek
sendiri ternyata ya masalah lagi kalau
merek sendiri Ini kan dari segi kualitas
itu kan lebih Mas ya dari bahan yang
dipakai aksesoris yang dipakai itu kan
aksesoris yang istilahnya grade A
harganya kan harga hpp-nya kan itu lebih
tinggi dari produk yang kita kulaan ke
distributor ketika kita upload di shopee
kita di Bukalapak kita Tokopedia kita
dengan foto yang asal-asalan tapi
hargaanya nya harga yang lebih tinggi
itu ternyata enggak ngaruh gitu Mas
enggak ada penjualan sama sekali bingung
kita saya ikut workshop waktu itu Mas
salah satu pematerinya itu dari Jakarta
beliau cukup terkenal sampai saat ini
dari workshop itu saya ketemu sama pakar
Digital marketing di Malang beliau ini
sudah terbiasa untuk mengiklankan produk
di Facebook Ads beliau enggak punya
produk Saya punya produk tapi saya
enggak bisa optimasi untuk iklankan Nah
akhirnya kita kerja sama kolaborasi saya
waktu itu diajari caranya ini loh ada
teknik marketing namanya Facebook Ads
ini bisa menjangkau langsung ke Mar
caranya seperti ini itu benar-benar
dibimbing dan diajari sama beliau cukup
kaget waktu itu mas jadi sehari bisa
orderan 50 Piece 100 pie itu kan enggak
pernah Sebelumnya kami rasakan waktu
kami jualan di shopee sama Tokopedia
waktu itu ya produksinya 2 minggu
habisnya 1 hari Nah dari sana akhirnya
kami mencoba belajar sendiri kemudian
kami juga Mulai membentuk tim harus ada
namanya customer servis dan lain-lain
benar-benar dibimbing sama beliau Mas
kemudian ketika harus optimasi di
Instagram itu caranya seperti ini juga
[Tepuk tangan]
[Musik]
diajari jadi proses yang diceritakan
sama maskiali tadi itu di masa waktu
kita pacaran Jadi Mas ini kakak tingkat
saya kita bertemu pacaran yang mana kita
waktu pacaran itu kayaknya full Masalah
lah dari Mas Kalim bawa masalah dari
saya juga bawa masalah Waktu itu saya
kuliah juga saya dapat guncangan ekonomi
di keluarga saya ee saya kuliah pakai
beasiswa yang mana orang tua saya pun
juga jatuh sih waktu itu bangkrut yang
sebelumnya kontraktor akhirnya ee beliau
bangkrut ee Saya masih punya adik waktu
itu sedangkan orang tua saya waktu itu
sudah enggak bisa bekerja kalau saya
enggak kuliah saya enggak bisa ngangkat
ekonomi keluarga saya akhirnya saya
ngajukan beasiswa waktu itu masih
beasiswa dididik misi dari pemerintah
Waktu itu saya ambil manajemen dari situ
kita ketemu kenalan melalui teman
pacaran Ternyata kita juga bawa masalah
sendiri-sendiri jadi ya inti masalahnya
sih sama masalah ekonomi yang saya waktu
itu juga dapat kununcangan keluarga saya
brcome home sedangkan saya harus ada
beban adik saya dan ayah saya waktu itu
e kakak saya sih waktu itu sudah kerja
jadi mungkin ya mereka juga fokus dengan
keluarganya sendiri jadi saya sama e
sama waktu masih pacar ya gimana ini
cara kita supaya bisa fight gitu dengan
masalah kita kalau waktu era-era seperti
itu kan orang pacaran kan pasti nonton
makan atau ke kafe atau happy-happy lah
senang-senang di kita malah kita harus
berjuang jadi waktu itu suami yang dia
fokusnya foto-foto udah ada packingan
kan waktu itu ya jadi saya bantu ikut
kelakan barang jadi yang bawa barang
banyak gitu Mas Li saya packing saya
antar sendiri ke dulu itu masih zamannya
kantor pos ya Kantor Pos JNI waktu itu
aku bisa bantu apa selain ini waktu itu
kan belum ada Wii kan masih jarang
banget Ya enggak semua orang hanya orang
tertentu aja yang punya jadi saya
kumpulin nih konten dia foto-foto yang
dia handphone saya masukkan ke flashd
saya ke warnet Iya ke warnet saya untuk
upload di website dulu di shopee itu
mulai ada ya mulai ada jadi shopee itu
kan baru ada di tahun akhir-akhir 201 I
setelah kita tahu Buk laapak sama
Tokopedia Mas itu baru ada shopee waktu
itu shopee yang mengelola waktu itu
memang full istri Ya mulai upload dan
lain-lain itu full istri kemudian yang
ngerekap orderan itu juga full istri di
alhamdulillahnya waktu itu pas akhir aku
skripsi Aku punya impian kita ini bisa
berkembang tapi kayaknya aku memang
harus menggali sesuatu yang lebih dari
sekarang Aku pengin kerja di perusahaan
dulu Aku pengin ambil ilmu dari gimana
Mereka memanage karyawannya karena
impian kita tuh harus tinggi kan mas
masa kita ee mau jualan gini terus kita
enggak mau punya karyawan semua mau kita
lakukan sendiri aku pengin ee dapat yang
lebih dulu lebih e enggak harus jadi
finansial tapi dari ilmuku juga AG
ilmuku ini kepakai waktu itu setelah
lulus saya langsung keterima di salah
satu bank swasta di Surabaya ee impian
kita kamu lanjutkan dulu dulu jadi aku
biarkan aku juga cari hal lain hal yang
lebih yang nantinya bisa kita kembangkan
setelah 2 tahun Akhirnya e kita
ngumpulin ini Modal saya sisihkanlah
jadi saya enggak headon sama sekali mas
yang mana waktu itu karyawan Bank ketemu
teman kan harus pakaian yang rapi make
up harus rapi semua harus serba tertata
semua kan Ya saya gunakan semaksimal
mungkin potensi saya penghasilan saya
ini benar saya sisihkan selain untuk
dikirim buat ibu saya yang seaktu itu
Ibu saya di Jakarta dan ayah saya yang
di Malang sama adik saya saya membiayai
biaya sekolah Saya kumpulkan ini
modalnya cukup nih Setelah itu kita
nikah J suami Ayo kita bikin lompatan
jauh masal kita mau gini-gini aja Siapa
tahu rezeki dari Tuhan itu kan kita
enggak ada yang tahu ketika kita menikah
Allah bukakan semuanya lebih lancar lagi
setelah menikah ini suami belumya
ketetaran karena waktu itu belum belum
berand usaha sendiri ya ini aku enggak
bisa nih kalau packing sendiri nanti
optimasi siapa E Sedangkan shopee ini
kan mulai buka iklan dan sebagainya
untuk meningkatkan performa toko kita ya
udah aku resain kalau gitu itu sempat
diberatin banget sama orang tua batasan
sama orang tua yakin kamu mau kamu mau
nikah gitu kalau mau nikah Mas hari ini
masih belum dia enggak kerja loh
gitughapan orang tua kan Cal suami itu
harus kerja di perusahaan ayah saya sih
gitu kan Kalau sama ayah kan anak
perempuan kan memang sangat berharga ya
Mas ya Enggak itu sangat benar
dihati-hati jangan sampai kehidupannya
sama seperti orang tuanya Pah yakin aku
enggak ada lagi cowok yang seperti dia
yang mau memperjuangkan kita bahkan
kesulitan kita pun dia yang handle kita
bantu handle enggak ada lagi Pah
laki-laki yang menerima keadaan ekonomi
kita keadaan keluarga kita seperti ini
seperti sekarang akhirnya kita menikah
Alhamdulillah ya kita mulai naik ya
penjualan kita makin naik bahkan belum
ada mobil Mas ya dulu ya masih ingat
banget packingan tas itu sampai dibawa
di motor motor apa obrok G Mas Iya kita
naik obrok kirim ke kantor JNE waktu itu
kan e mereka belum Pi up e beda sama
sekarang jadi pakai opro kita berdua
sampai kayak
orang bawa orang banyak kitaantar ke
anar ke cne Iya setelah resign itu
Okelah kita nikah ya kita nikah itu
rezeki kita makin lancar semua dipermuda
e lalu kita mulai kepikiran untuk gimana
nih jalan ke depan kita
[Musik]
perbedaan dari saya jualan yang merkw
sama saya jualan dengan brand sendiri
itu memang effortnya beda Mas rasa
kepemilikannya itu ada gitu Jadi
seakan-akan kami berdoa itu yang
membasarkan anak kami gitu kita itu
seolah-olah punya skill yang enggak
terbatas gitu loh Mas setiap hari kita
pikirkan padahal kalau dipikir-pikir
sekarang ini kita posisi safe sih aman
gitu ya amanlah alhamdulillah untuk
versi saya ya kami kan ya sederhana
tinggal di desa kayak gitu itu aman Tapi
kita tetap mikir ini Gimana ya supaya
ini bisa terus berkembang kita gunakan
Strategi apa ya ya itu ketika saya
memiliki Brand dengan nama sendiri itu
seakan-akan ya Darah saya keringat saya
tenaga saya itu ya untuk brand revenen
ini Mas akhirnya benar-benar tercurahkan
kita di luar batas kemampuan kita untuk
revenen spesial karena kita besarkan
sendiri sih mas dari dia sebelum
bertumbuh dari hanya sebatas ide atau
mimpi kecil itu kita besarkan sendiri
dari yang sebelumnya kita belum yakin
kita besarkan dengan kita yakin sama
kapasitas kita mimpi kita sama kebutuhan
Kita sebenarnya mimpinya kita itu enggak
hanya bermanfaat buat kita sendiri sih
enggak kita ambil menta-menta sendiri
impian kita utama itu pengin bermanfaat
buat semua orang jadi gimana aku paham
nanti pengin punya impian karyawanku
sekian kita bisa memberdayakan
orang-orang di sekitar kita jadi kita
nih orangnya karena dari orang bawah ya
Mas ya jadi setiap lihat orang yang
susah tuh kayaknya gimana caranya kita
bisa biar bisa bantu gitu lah setiap
bisambatin orang apa-apa pengin banget
rasanya bantu kita harus besar biar bisa
bantu orang-orang itu kita harus mau
berusaha aku masih ingat Mas jadi waktu
itu kan reen masih bertumbuh nih belum
punya karyawan karyawannya itu kita cuma
bawaan dua orang ee dari yang kita
produk kwi itu kan kita punya dua dua
orang ini buat packing jadi setelah kita
melahirkan produk Raven itu kan mulai
itu ada penjualan karena dibantu sama
bantu teman Untuk pemasarannya itu saya
dalam keadaan hamil besar waktu itu mas
nah waktu hamil besar itu pun sempat
ragu juga Ah bisa enggak ya ini mau
punya tanggung jawab baru loh kita bisa
enggak besarin anak gitu waktu itu kan
masih B KW ya kita bisa enggak mesarin
anak ini dengan Jangan sampailah hidup
kita hidup anak ini kayak kita
sebelumnya harus dia lebih baik dat
pendidikan lebih baik dan semuanya lebih
baik dari e bekalnya dia untuk masa
depannya dia Jadi waktu hamil besar itu
di csin jadi saya csin mas saya
balas-balas ini waktu perut kram ini
Aduh ini kayaknya anaknya mau keluar nih
E kamu handul dulu ya gitu itu waktu itu
kan kita di rumah sakit masih
bales-bales Mas sayang nih customernya
karena iklan kan Jalan 24 jam ketika
iklannya dia iklan kita berhenti
sebentar aja itu akan berpengaruh pada
algoritma pada customer yang datang ke
kita ya udah nih kau pegang dulu deh Ini
Waktu akaknya waktunya harus ke rumah
sakit deh kita ke rumah sakit setelah
melahirkan pun ternyata karena lompatan
kita yang lain setelah menikah itu
Apalagi setelah punya anak e rezeki kita
kayak disiram gitu Tahu enggak Ca kayak
disiram dari segala arah semua
dimudahkan entah ketemu orang baik yang
support kita entah ketemu dengan Mitra
yang sangat sangat support kita juga
saya dapat pasangan mau Ma pun dapat
dari orang tua yang benar-benar
mendoakan kita enggak tahu kan Mas ya
saya ada di posisi sekarang ini doa mana
yang paling mujarab saya naik ke atas
entah doa dari saya nambah karyawan
entah karyawan saya waktu itu entah doa
dari Mitra saya entah doa mungkin dari
suami saya atau mertua saya atau Ibu
saya jadi ketika saya punya anak itu
semua kayak dimudahkan gitu Mas akhirnya
aku masa nyusuhin ini sambil balas-balas
Pak enggak tambah anak nih satu kita
berbagi rezeki ke orang lain Oh boleh
sih Siapa tahu kita nambah orang nambah
nambah karyawan nambah tim keluarga kita
siapa tahu doa doa doa karyawan ini ini
yang membesarkan kita memukahkan kita
kita mulai berani Mas nambah CS yang
pertama cuma satu cs-nya sampai
kelebihan sehari bisa sampai 40 orderan
satu CS ini Mas akhirnya kita nambah
lagi nambah lagi deh Pak yakin bismillah
lah gitu kita nambahamp 20 waktu itu
nambah 20 sampai 20 CS satu orang CS ini
mas nya bisa 20 minimal setelah dibagi
Dar 20 CS itu kita perlu nambah team
packing lagi nih pak jadi akhirnya kita
nambah team packing Sampai berapa Ya
banyak ya kita mdayakan tetangga tangga
sendiri Mas Heeh saudara-saudara Nah
setelah kita membesarkan banyak karyawan
nih kita semakin yakin ternyata ketika
ketika kita percaya rezeki kita ke orang
lain orang lain itu juga pasti akan
mendoakan kita untuk bertambah besar
Bahkan mereka yang 20 orang ini masih
ada loh mas di sini Jadi benar-benar
kita ini Karena keringatmu aku nih
Berada di posisi sekarang itu enggak
setta Meta karena doaku siapa tahu itu
dari doa orang tuamu yang yang Rida kamu
kerja di sini banyak sih mas
variabelvariabel kita ada di posisi
sekarang itu banyak jadi enggak
sertamerta karena usaha kita iya bukan
karena kejeniusan saya atau apa saya kan
enggak ada background ilmu bisnis sama
sekali Mas Ya baik akademis orang tua
juga sudah bangkrut dari saya kelas 6 SD
orang tua istri juga bangkrut otomatis
ketika bangkrut itu kan juga apa ya ya
kita enggak enggak Iya kita enggak ada
ilmu enggak ada pegangan ilmu dari orang
tua gitu enggak ada yang kita tiru gitu
ketika kita dapat sekarang nih Mas ya
ada yang bilang ah itu paling karena
warisan enggak mungkinlah seorang Galih
sama seorang Amel itu bisa bikin
perusahaan sebesar ini bangunan sebesar
ini itu mereka sangat meragukan padahal
previl satu-satun yang kita dapat dari
orang tua adalah keadaan kondisi karena
ketika orang tua enggak melain kondisi
tersebut mungkin kita santai-santai
sekarang sebagai anak mudaung kami mulai
benar-benar tanpa modal Mas Ya kami juga
enggak ada investor kemudian juga enggak
ada pinjaman dari pihak perbankan karena
memang sistemnya kan kami digaji gitu ya
dari setiap keuntungan itu memang kami
kumpulkan kami gulung untuk tujuan
pengembangan karena memang kami digaji
dan gajinya itu sangat kecil gitu Mas
malah besaran gaji CS kami Mas dulu dulu
ya dulu 2 tahun itu enggak pernah gajian
mas kita enggak profit lah Mas
istilahnya Mas jadi profitnya gulung kan
yaitnyaulung kita enggak ngambil gaji
sama sekali dan memang enggak digaji itu
selama 2 tahun Mas 2 tahun kita enggak
baru di 2022 pertengahan itu baru dapat
gaji tapi gajinya pun kecil bahkan
karyawan saya juga ada yang gajinya
segitu dan di 2023 ini baru dapat gaji
yang layaklah ya cukup layaklah kalau
untuk kehidupan di desa Mas ya tapi
kalau untuk di Jakarta mungkin ya kecil
gitu karena kita kan sudah punya
pengalaman pahit soal finansial ya Jadi
gimana Mungkin kita ini punya anak-anak
banyak gimana caranya supaya rezeki
karyawan ini tetap ada kita gampanglah
entar aja yang penting kita bertumbuh
kita berkembang sama tim kami keluarga
kami yang ada di Raven ini supaya Jangan
sampai ada yang dirugikan karena mereka
pasti juga punya mimpi di Raven ini
menitipkan mimpi mereka di di tangan
kita ya alhamdulillah juga previlage
kami di desa kan otomatis kebutuhan
apa-apa murah Mas kami itu juga
alhamdulillah juga ditakdirkan itu
enggak suka segala sesuatu yang
berlebihan berlebihan gitu Mas dalam
arti kita itu memakai rumus ketika
membeli barang yang konsumtif itu harus
dipastikan tabungan kami itu harus tiga
kali lipat Tiga kali lipat lah dari
barang konsumtif yang kami beli misal
kayak mobil Nah itu kami pas pastikan
memang kami bisa membeli mobil itu harus
punya tabungan tiga kali lipat dari
harga mobil itu ya Ini ada di sini
enggak tahu dari doa siapa gitu belum
tentu dari doa kita gitu kan Ya jadi
benar-benar harus kita prioritaskan mana
yang lebih penting sih karena ketika
kita enggak cdas finansial pasti semua
ini Pondasi yang kita bangun bersama tim
kami bersama mimpi-mimpi kami pasti akan
hancur gitu jadi mana yang
diprioritaskan e misalkan R ini butuh
untuk modal pengembangan misalkan
inovasi produk Pasti kan kita butuh
budget lebih nih jadi kita luangkan
lebih ke situ kalau untuk hidup pribadi
kita mah makan seadanya i l Mas jadi
istilahnya kita pernah hidup susah kita
pernah kesusahan jangan sampai karyawan
kita merasakan hal yang sama juga atau
kita jatuh jadi Intinya jangan sampai
gaya hidup kita itu mempengaruhi kinerja
perusahaan gitu sih Mas jadi memang
benar-benar kami pisah gitu ya antara
yaitu makanya kami dikaji bahkan kami
kalau hutang juga dicatat hutang harus
harus mengembalikan tiap bulannya itu
sama tim tim Finance Kan sekarang yang
berkuasa itu di keuangan perusahaan kan
tim Finance ya jadi ketika saya mungkin
ada hutang yang memang e ee mengharuskan
memakai rekening perusahaan dan
lain-lain itu memang harus harus
dikembalikan di bulan berikutnya itu
wajib hukumnya
[Musik]
Mas kami saat ini kan ada channel
distribusi itu dibantu penjualan dengan
dropshipper ya Jadi dropshipper ini
memegang kendali sekisaran 30% kemudian
offline sedikit kisaran 5% yang kami
Mandiri pun dia hampir sama dengan
dropshipper kemudian sisanya dari ini
ini custom tadi itu mas Kemudian dari
end user langsung selain marketplace
kami kan juga tetap ada marketing di
Facebook Ads sama Instagram Ads Mas itu
juga porsinya enggak besar jadi memang
yang terbesar itu masih di marketplace
kami sama teman-teman dropshipper
Alhamdulillah kamu dibantu sama sama
mereka ya waktu itu ketika memang
Facebook ini kan performanya sudah
enggak seperti tahun 2019 20 21 Mas ya
di 2022 ini kan juga mulai agak sulit ya
untuk performanya enggak sebagus
tahun-tahun sebelumnya n Alhamdulillah
kamu dibantu sama teman-teman
dropshipper yang mereka memang jago
lebih jago marketingnya dari kami baik
itu di tiktok kemudian di shopee ataupun
di Facebook ad sendiri Jadi kami sangat
terbantu dengan adanya teman-teman
dropshipper ini Alhamdulillah saat ini
kami diamanakkan internalnya ya sekitar
puluhan ya sekitar 30 lah ada dua
perusahaan jadi yang revenen ini memang
fokusnya di marketing online jadi kita
jualan di marketplace kemudian di
Facebook Ads Instagram dan lain-lain ya
kemudian juga ada satu perusahaan lagi
yang fokusnya di offline Store Mas jadi
total kalau di dua perusahaan ini ya
sekitar 30 40 Mas Kemudian dari Mitra
pengrajin ini Mitra ya Jadi kami enggak
mengurusi di manajemennya mereka ya
karyawannya ya karyawannya Mitra hanya
saja memang kami kontrak sama Mitra itu
memang harus mengerjakan produknya
revenen itu mulai dari book bok kardus
itu packaging itu Mas itu beliau cuma
mengerjakan brandnya revenen gitu
kemudian dari Mitra produksi pengrajin
Mitra produk pendamping seperti bonusan
gitu Mas ya yang dari bahan sintetis dan
lain-lain itu total sudah ada ratusan
sih Mas kalau dari karyawannya Mitra
yang khusus Ngerjakan produksi revenen
ya E tim fes kita ada kurang lebih
sekitar 5 orang yang lebih banyak lagi
tim packing tim packing kita bisa sampai
10 orang lalu tim marketing kayak tim
yang pegang reseller dropshipper maupun
tim yang langsung ke yang
user seperti customer service kami lalu
kita ada tim konten jadi kayak
videografer fotografer kita juga ada
Lalu ada tim penjualan kayak yangam ada
di Store atau yang kayak markom lah
istilahnya ikut keluar juga itu juga ada
Talent Life kemudian Talent model karena
kami memang model kan ada yang model
dari eksternal Jadi kami menghubungi
beberapa agensi gitu untuk model produk
kemudian juga ada yang memang internal
kemudian juga yang terbaru ada tim rnd
itu ada baru dua orang jadi ada yang
memang bagian koordinasi ke pengrajin
kemudian juga sama ada yang tim
desainernya E kalau untuk kiriman sih
memang ini ya ribuan ya Jadi per
bulannya itu ya di atas angka 3.000
Piece lah untuk kirimannya tetap naik
turun tergantung momen ada event 12 12
itu ya memang bisa lebih atau bisa dua
kali lipat Tiga kali lipat dari biasanya
jadi memang momen itu mempengaruhi paket
kiriman kami sih mas Tapi tetap di angka
ribuan itu kami kirimkan setiap bulannya
Kemudian untuk di kiriman yang customan
itu juga alhamdulillah kami juga hampir
setiap bulan itu ee mendapatkan order
custom dari perusahaan-perusahaan
kemarin juga dari Jenderal Dudung itu
juga pesan ke kami sebagai souvenir
mungkin untuk perpisahannya mungkin ya
itu kemudian kemarin juga dari pertapina
itu 200 Piece juga kami dapat orderan
Mas dari BRI dan hampir setiap bulan
kami dapat dari instansi Alhamdulillah
Padahal kami belum ada marketing khusus
ya untuk di produk custom ini jadi hanya
berjalan dari mulut ke mulut gitu mereka
ini bisa percaya ke kami gitu Mas Bahkan
waktu itu pernah di Tahun
2022 atau 21 kami pernah dapat orderan
2000 pie Mas custom dari satu perusahaan
bisa percaya mempercayakan ke kami
transfer uang ya ratusan gitu ya
nominalnya ratusan tanpa survei tanpa
tahu background kami seperti apa tanpa
survei visit Maksudnya mas dan
Alhamdulillah sampai saat ini kami masih
dipercaya sama perusahaan-perusahaan
untuk mengerjakan souvenirnya Jadi kalau
di revenen sendiri itu sudah kami
plotkan ya di masing-masing bisnis
proses JAdi misal di operasional kami
budgeting sekitar 10% kemudian di
marketing sekitar 11% itu memang harus
maksimal segitu gitu loh Mas ketika
memang budgetnya sudah mendekati itu Ya
kita enggak boleh melakukan aktivitas
marketing lagi gitu yang kita budgetkan
sih lebih di operasional kemudian juga
marketing marketing itu meliputi
aktivitas branding juga Mas misal kita
eh kami endorse endorse ke influencer
kemudian juga kami memberikan
penawaran-penawaran gift sebagai
customer experience kami memberikan
produk ya ke customer loyal kami setiap
bulannya itu juga masuk di budget
marketing itu yang kami terapkan di sini
Mas ya itu enggak tahu sebenarnya tepat
atau enggak tapi memang yang kami
terapkan di sini seperti itu Jadi ada
persentase baik dari aktivitas marketing
kemudian juga operasional dan di rnd itu
masuk di marketing juga sih Mas
sementara masuk di situ untuk saat ini
dari omset JAdi 10% misal operasional
11% aktivitas marketing itu dari omset
[Musik]
Mas
[Musik]
eh makna istri mungkin enggak bisa
dijelaskan dengan kata-kata mas ya saya
itu pernah Mas ngikutin suatu pelatihan
masterm namanya ya jadi di satu
pelatihan itu kan seperti dihipnotis
gitu ya semua peserta itu disuruh
memikirkan siapa sih sosok yang paling
berpengaruh di hidupnya gitu macam-macam
gitu ada yang suaminya kemudian ada yang
mayoritas orang tuanya gitu Mas ya Nah
waktu itu yang dibayang saya istri saya
bukan saya enggak berbakti ke orang tua
ya karena ee saya bisa lebih berbakti ke
orang tua saya bisa lebih membahagiakan
orang tua saya itu juga karena istri
saya kemudian juga mama saya itu sembuh
benar-benar sembuh total 100% itu ketika
saya menikah sama istri saya karena
memang saya kan Dari SD sudah ditinggal
ya sama ibu saya ke bekerja di Taiwan
itu mas ya Otomatis kan kedekatan
emosional itu kurang kalau soal berbakti
menuruti setiap keing keinginannya saya
selalu turuti Mas Insyaallah saya selalu
turuti Saya enggak pernah bilang enggak
tapi dari sisi emosional kayak
berkomunikasi dan lain-lain saya akui
sedikit kurang gitu sama orang tua saya
itu nah kemudian saya menikah dari sana
kemudian mama saya itu ada teman cerita
gitu kemudian yang memperhatikan hal-hal
kecil seperti misalnya ketika Ibu ulang
tahun harus diberi hadiah dan lain-lain
ya istri saya jadi mungkin kenapa istri
saya bisa seberarti itu karena itu
karena memang yang membuat saya lebih
berbakti ke orang tua saya itu ya karena
istri saya jadi suami itu seperti nyawa
seperti Nafa saya ee saya bisa Bangkit
dari keterpurukan keluarga saya waktu
itu guncangan keluarga saya itu ya
karena baru kenal dengan suami cara dia
membangkitkan Saya dari sisi emosional
maupun dari dari cara dia memperlakukan
saya itu benar-benar enggak saya
dapatkan dari orang lain enggak saya
dapatkan dari keluarga saya jadi suami
ini merupakan kayak apa ya kalau enggak
ada kamu aku kayaknya enggak ada
nyawanya deh jadi dia seperti nyawa saya
seperti nafas saya seperti Darah saya
jadi enggak ada dia enggak ada kamu aku
enggak bisa seayak sekarang ini Bahkan
dia pun kalau dia menceritakan saya
sangat berbakti ke mertua ya Mas ya Dia
pun sangat berbakti kepada ibu saya
maupun orang tua saya dan itu pun enggak
bakal saya dapatkan dari orang lain
misalkan saya enggak enggak berjodoh
sama dia mungkin enggak adalah sesosok
laki-laki yang seperti kamu gitu ya jadi
memang kami waktu awal nikah itu sudah
sepakat gitu mas ya ini e kita nikah
gitu kondisi keluargaku seperti ini
kondisi keluargamu seperti ini ya kita
jangan sampai Ah ini ini sebenarnya
masukkan waktu saya PSG Mas jadi waktu
itu saya PSG itu setiap hari diceramahi
sama milik tokonya ya waktu itu saya
enggak ngerti enggak ngerti apa yang
dikatakan Beliau pernah suatu ketika
beliau ngomong Mas nanti kalau cari
jodoh itu yang memperlakukan orang
tuanya Masnya itu bukan sebagai mertua
tapi sebagai orang tuanya sendiri dan
akhirnya waktu kami memutuskan untuk
menikah saya juga sampaikan ke istri
Jadi enggak ada batasanlah ee orang
tuanya istri itu mertua yaitu orang
tuaku orang tua saya juga gitu bahkan
orang tuaku pun juga sama harus
diperlakukan seperti itu ya
alhamdulillah sih Mas kami Enggak ada
problem Justru orang tua saya bisa istri
lanya tersenyum bisa ada teman ceritanya
ya karena istri saya Mas Ibu saya bapak
saya itu sekarang tinggalnya sama saya
Mas Mungkin sekarang bangunan revenen
banyak yang berkomentar Mega seperti ini
Mas ya tapi saya sendiri belum punya
rumah mas tidak diizinkan sih Mas Iya
tidak diizinkan tidak dizinkan kami
untuk istilahnya membangun rumah secara
pribadi belum belum diizinkan sama orang
tua ya itu suatu previlage Jugal bagi
kami untuk bisa menemani orang tua
membahagiakan semaksimal mungkin yang
kami bisa jadi dari saya kuliah ya
setiap kebutuhan orang tua itu memang
Alhamdulillah saya diizinkan untuk bisa
memenuhi kebutuhan orang di rumah Mas
dari hasil saya J jualan Waktu kuliah
sampai saat ini Alhamdulillah bukan
sebagai beban Justru itu sebagai
privileg tabungan kami supaya Kami nanti
bisa diperlakukan sama sama anak kami
anak kami bisa menghormati kami
selayaknya Hormat kami ke orang tua kami
Saya pernah dapat nasihat dari teman
Waktu itu waktu saya awal-awal nikah Mas
itu waktu saya awal kali bikin brand
Raven dan dipasarkan di Facebook Ads
saya ketemu teman profesinya pengacara
itu sering nasihati saya Padahal diaja
belum nikah nasihati orang yang sudah
nikah soal pernikahan gitu Mas ya tiap
kali ketemu dia saya Kangennya itu
kangen nasihatnya memang dia itu
nasihati gini l kalau manggil saya kan
nama panggilan tu ada yang gali ada yang
galo gitu Mas ya Loh kamu kan ini sudah
nikah gitu aku melihat klien-klienku itu
yang sukses itu ya akeh gitu dan mereka
ini ternyata yang sukses itu bukan hanya
soal urusan teknis gitu Jadi yang
dikatakan sukses ini di Ya itu bukan
berarti urusan teknisnya itu sangat
pintar kemudian yang enggak berkembang
itu juga bukan berarti dia Ini enggak
pintar masalah teknis gitu Jadi yang aku
lihat itu mereka yang sukses versiku ya
ini versiku ya itu yang sukses itu yang
mereka sudah selesai dengan masalahnya
sendiri gitu dia menyampaikan dulu
maksudnya apa Dot namanya kan dot gitu
Ya maksudnya gini Kamu kan wis
berkeluarga terus kamu juga berbisnis
gitu ya ya kamu harus mendapatkan Rida
dari orang sekitarmu misalnya dari orang
tuamu Kemudian dari istrimu dari
karyawanmu dan dari orang sekitarmu itu
mereka harus Rida sama usahamu gitu kamu
sekarang penghasilannya puluhan juta per
bulan Kemudian kamu itu zalim ke istrimu
atau ke orang tuamu misal Kamu akhirnya
semena-mena ke dia kamu ini pelit ke
istrimu kemudian kamu juga mengecewakan
istrimu dengan cara yang mungkin bermain
dengan wanita lain atau apa n itu bisa
jadi penghambat Kenapa penghambat karena
istrimu enggak bakal Rida wong
penghasilanmu baru puluhan juta jating
kamu sudah seperti ini apalagi ketika
kamu sudah ratusan juta sudah miliaran
itu pasti tingkahmu lebih dari ini gitu
dan itu juga harus Rida juga ke orang
tuamu juga gitu misal kamu sekarang
penghasilan ya tadi ya puluhan juta
kira-kira kamu ngasih enggak bahagiakan
orang tuamu enggak mungkin ngasih
benar-benar bahagiakan orang-orang
sekitarmu termasuk karyawanmu ya mereka
Rida kemungkinan besar kamu bisa
bertumbuh gitu Saya ingat Mas e
nasihatnya dia menasehhati orang yang
sudah nikah tapi dia belum
nikah u y
[Musik]
OJ sebenarnya tetap saya merasa sedih ya
tapi bukan sedih yang berlarut-larut
gitu itu ketika momen orang tua saya
harus pulang dari Taiwan kemudian Enggak
ingat sama saya dan Enggak ingat sama
bapak saya ya yang diingatkan masa lalu
yang istilahnya mengerikan bagi beliau
ya itu benar-benar enggak membayangkan
dapat seperti itu mas saya harus
berhadapan dengan mama yang sakit itu
kan sakit secara fisik aja kan itu hal
tersedih bagi saya Mas apalagi sakitnya
ini sakit yang berhubungan dengan
psikologinya ya itu ya Saya merasakan
waktu itu enggak pernah terbayangkan
saya harus mendapatkan kenyataan hidup
seperti itu gitu mas Tapi ya tetap saya
enjoyak enggak terpuruk enggak
benar-benar Saya orang yang paling
enggak beruntung enggak justru di momen
itu saya bisa mengenal yang namanya
salat tepat waktu gitu ya salat di
masjid kemud kemudian saya bisa e
mengenal namanya sedekah brutal gitu ya
karena momen itu saya kan sering Lihat
pengajian di YouTube gitu Mas ya dulu
salatnya itu ya ya Ala kadarnya gitu ya
tapi karena momen itu saya bisa lebih
dekat sama yang maha di atas sama Allah
gitu Mas ya saya bukan merasa
benar-benar orang paling enggak
berentung enggak memang saya sedih tapi
bukan sedih yang berlebihan tapi ketika
orang lain menilai itu pasti momen
tersedih saya gitu Mas benar-benar saya
simpan sendiri dan alhamdulillah lah ada
momen seperti itu bisa merubah saya
lebih baik
[Musik]
lagi saya kalitri Pamungkas saya Kamelia
mahani Kusuma kami dari revenen creatif
industri asalamualaikum warahmatullahi
[Musik]
wabarakatuh
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:31:39 UTC
Categories
Manage