Transcript
IPWhSbvGcGE • Perjuangan Seorang IBU Membangun Pendidikan Berkualitas & Gratis!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0309_IPWhSbvGcGE.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
eh telah kami jalani hingga saat ini
banyak
keajaiban-keajaiban jadi sedekah niatan
kita yang sungguh-sungguh itu akan
selalu diikuti oleh kemudahan dari arah
yang tidak
disangka-sangka alesan saya mengikuti
kuliah entrepreneur University itu ingin
mendirikan sekolahan gratis lah kalau
yang lainnya kan ingin mendirikan
bengkel atau salon atau travel tapi yang
semuanya itu
profit beruntung adalah hamba Allah yang
hari ini selalu lebih baik daripada hari
kemarin orang yang bangkrut itu adalah
yang tidak lebih baik daripada hari
[Musik]
ini asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh perkenalkan Nama saya Yudi
Irwan hari sunarjono biasa dipanggil Pak
Yudi kemudian bertempat tinggal awal
dulu tuh di kampung dalem di belakang
stasiun ya kemudian di situ kita buat
sekolahan setelah dibuat sekolahan
makanya tahun 2014 akhir Kita pindah ke
bagu kemudian saya di sekolahan itu
ditunjuk sebagai ketua Yayasan di bawah
Yayasan Permata Hati dan yang berada di
samping saya Beliau adalah sigaran nyowo
I istri Nama saya lengkap Sri saktiani
binti Adi Pranoto ya putra putri dari
bapak Adi Pranoto almarhum dalam
kesempatan ini izin berbagi pengalaman
tentang perjuangan Bagaimana awalnya
dari yang tidak direncanakan ternyata
setelah dijalani Bismillah biidnillah
Dengan segala proses jatuh bangunnya
dari yang awalnya hanya teras rumah
dengan menggelar Perlak ya karena rumah
yang yang disebut oleh Beliau Permata
Hati Ibu tadi Awalnya kami Rintis di
teras rumah itu bangunan tahun bisa
dibayangkan ya bangunan tahun
1953 dinding bambu yang hanya kalau
dipegang aja sudah jatuh berjatuhan gitu
saking tuanya bangunan tersebut tapi
alhamdulillah berkat support dari Pak
Yudi dan kami sepakat untuk mendirikan
lembaga pendidikan waktu itu dengan nama
p Permata Hati Ibu memang gratis tis
tidak membayar dari peserta tidak
membayar daftar ulang tidak membayar
pendaftaran tidak membayar uang gedung
tidak membayar uang bulanan juga tidak
ada
[Musik]
infak 2004 September tanggal 9 itu kami
memberanikan diri mengawali membuka padu
Permata Hati Ibu jadi waktu itu hanya
tiga santri kami membuka di sore hari
hanya saya sendiri yang mengajar
sebelumnya flashback ke belakang itu
adalah setelah diali itu hikmah dari
patuh pada kakak yang waktu itu karena
selaku orang tua karena sudah meninggal
jadi karena saya itu anak bungsu yang
istilahnya menangan ya waktu itu kalau
yang kakak-kakak saya tuh semua ee waktu
itu ada semacam TPQ seperti itu kalau
saya gak ikut ya Nak Di
[Musik]
marahi jadi saya juga kuliah di tat Bua
meskipun waktu itu dijalaninya setengah
hati jadi selalu datang duduk di depan
tapi sering tertidur tapi dalam
prosesnya di IKIP Negeri Surabaya saya
tat Bua itu hikmahnya pada suatu saat
ada informasi untuk bisa ada lowongan
kerja di SD alhikmah Surabaya waktu itu
jadi Alhamdulillah meskipun yang melamar
itu saya tahu jauh lebih di atas saya
dan saya di situ masih semester 3 saya
tetap memberanikan diri dan
alhamdulillah dimudahkan oleh Allah saya
diterima nah hikmahnya saya mulai
terbiasa dan menyukai anak-anak setelah
menikah 96 Pak Yudi mengajak menetap di
Malang ya dan alhamdulillah tetap saya
jalani karena dari almarhum ibu mertua
itu menyampaikan Kalau bekerja itu
jangan dilihat dari angkanya Angka
berapa yang kita terima jadi barokahnya
jadi kalau ee misalnya dilihat
hitung-hitungan saya harus dari Malang
berangkat jam 200 pagi dari arah sukun
naik sepeda motor ke Arjosari naik base
ke Surabaya setelah itu angkot ya Ke
gayungsari itu proses panjang tapi nanti
kalau gerbangnya di sana jam . lewat Ya
sudah perjuangan dari Malang tadi lewat
itu memang mengasah kedisiplinan jadi
kalau ingin gak telat ya jam pagi dari
Malang sudah harus berangkat Saya masih
ingat almarhum mertua itu jadi
menyampaikan pesan kita saat bekerja
dalam melakukan pekerjaan kita jangan
hanya melulu melihat angkanya tapi di
balik perjuangan orang tua saya sudah
menyekolahkan jadi ilmu yang didapat itu
tidak hanya berhenti di saya jadi supaya
ilmu yang didapat ketika kuliah itu juga
bermanfaat tidak hanya berhenti di saya
Jadi saran dari ibu mertua itu jalani
saja Insyaallah Rid ridamu maksudnya
beliau kan memberitahu Putra pertamanya
ya ridamu Insyaallah membawa kebarokahan
di keluarga dan Alhamdulillah akhirnya
Pak Yudi menyetujui untuk saya tetap
menjalani gayungsari SD alhikma
gayungsari tersebut dalam perjalanan
lahir anak sulung saya Saya butuh
lembaga untuk kelompok bermain lah ini
di sini juga juga ada cerita unik juga
jadi di situ kurang lebih saya baru
beberapa bulan di Kuro taayun itu
ternyata ada lowongan guru play group eh
karena saya fokus nya di alhikmah bisa
untuk mengkondisikan hanya hari Sabtu
jadi selain hari Sabtu saya bisa di kura
taayyun Malang Baru beberapa bulan di
situ ternyata kepala TK Kuro taayun itu
mendapat amanah menjadi anggota DPRD
kota Malang latar belakangnya Kenapa dan
mengapa itu belum sampai tanya tapi
ketua Yayasan Waktu itu mengamanatkan
saya yang hanya siih beberapa bulan
menggantikan langsung posisi kepala TK
kurotaayyun saya awalnya menolak Tapi
setelah didatangi dengan komite dan
pengurus yayasan ke rumah Akhirnya saya
berdiskusi dengan Pak Yudi dan saya
memberi syarat menerima amanah itu asal
saya diizinkan untuk kuliah pgtk Waktu
itu saya dalam hal ini tidak meminta
disekolahkan seperti itu tapi karena
saya mendapat amanah selaku kepala TK
dan hanya masih beberapa lama di situ
saya hanya meminta waktu diizinkan
pulang lebih awal untuk bisa ikut kuliah
pktk
[Musik]
saya dipertemukan dengan Ketua bidang
Aisyah Tulungagung yang di situ meminta
tolong untuk saya karena di lembaga
beliau belum ada padu pendidikan anak
Dini usia jadi awalnya tahun sebelum ada
keputusan yang terbaru itu PAUD itu
diistilahkan padu saya membantu menjadi
volunteir Ya mengkonsep materi
mengkonsep rapot atas izin ketua Yayasan
saya yang di Malang Alhamdulillah semua
saya adop untuk bisa dipraktikkan atau
dikembangkan di Aisiah Tulungagung waktu
itu Kauman ya ternyata dalam
perkembangannya di rumah kami karena
banyak alat permainan edukatif ape yang
tidak pakai baterai ya jadi anak-anak
itu yang di kampung itu excited banyak
mainan yang mereka anggap ih kok enek ya
Kok enek ya gitu Jadi anak-anak di rumah
itu mainnya kadang-kadang bahkan sampai
orang tuanya datang menjemput jadi 0.30
jam 0900 kurang malam itu loh alasane
salat Isya Ning nggone Bu Sakti gitu
tapi ternyata setelah itu mainnya nyaman
jadi nak pulang-pulang sampai dijemput
orang tua seperti itu
[Musik]
Nah akhirnya Pak Yudi Kay eh apa
dibuatkan yang Jamnya jadi jam mainnya
kan terstruktur ada ini kita buat
lembaga gratis saja pokoknya anak-anak
bisa main di sini bisa dapat tambahan
ilmu gitu dan memang beberapa dari sisi
sopan santun akhlakul karimah itu masih
sangat perlu sentuhan saya waktu itu
jadi agen majalah tabloid nah di situ
ada kolom tulisannya onernya
entrepreneur University nah Pak yudti
tertarik karena beliau belum
memungkinkan untuk untuk mengikuti
kuliah di entrepreneur University
Sayalah yang diamanahi beliau untuk wes
anu aja apa kuliah Jadi waktu saya
kuliah entrepreneur university di Jogja
itu hari pertama Kan ditanya kan apa
motivasi dan ini pertemuan pertama itu
kebetulan waktu itu foundernya Pak purdi
founder sekaligus owner ya pak purdi anu
ownernya primaagama itu satu-satunya
mahasiswa yang unik karena alasan saya
mengikuti kuliah entrepreneur University
itu ingin mendirikan sekolahan gratis
lah kalau yang lainnya kan ingin
mendirikan bengkel atau salon atau
travel tapi yang semuanya itu profit Lah
ini uniknya kan justru saya dapat amanah
dari suami untuk piye carane a dewe iso
ngedegne sekolahan gratis gitu ide-ide
beliau begitu ide Pak Yudi begitu Jadi
Alhamdulillah dan pada akhirnya langkah
awal saya kan menyampaikan semua ketawa
itu dan Pak purdi yang satu-satunya
menyupport l gak apa-apa apa semuanya
itu kalau Allah Kun Fayakun tinggal
tunggu waktu saja itu sangat Mungkin
gitu tapi alhamdulillah dengan saya
bergabung di entrepreneur University itu
prinsipnya pokoknya action ilmu yang
kami dapat waktu itu untuk aktif dan
kreatif bisa segera action itu semua
aset harusnya disekolahkan gitu gak
hanya supaya pintar tapi ketika ee jatuh
tanggal tempo itu kita jadi berpikir
bagaimana caranya saya bisa bayar hutang
dalam perjalanannya kami dipertemukan
dengan Pak Happy trenggono dan
Alhamdulillah Pak purd pun juga sekarang
sudah hijrah untuk stop
[Musik]
riba Saya tidak punya anak buah saya
tidak punya kru tapi buat nkat jadi di
situ Sri saktiani direktur LPI Permata
Hati Ibu seperti itu setelah itu ada
temu nasional pengusaha di Jogja Saya
diberi waktu kurang lebih 3 menit untuk
presentasi tentang proposal impian saya
mendirikan padu gratis untuk di
Tulungagung jadi pada saat presentasi
itu yang saya ambil al-qur'an Albaqarah
bahwa kita ketika investasi ya sedekah
itu Insyaallah Allah lipat gandakan 700
kali lipat setelah presentasi yang
bayangan saya nanti Terus ada yang ikut
investasi-investasi ternyata Allah pada
saat itu belum menghendaki tapi
hikmahnya saya dipertemukan dengan
narasumbernar sumber dan para owner Nah
itu nyata bahwa silaturahim itu membawa
rezeki waktu itu ada Bu Dewi Motik
Pramono di Yayasan saya mulai TK itu
anak-anak diajarkan
entrepreneur Nah itu dalam kesempatan
itu saya memajukan diri untuk ee
diizinkan beliau magang atau observasi
di lembaga beliau karena kan cocok
dengan yang apa saya presentasikan kan
saya ingin mendirikan pendidikan anak
Dini usia yang gratis untuk duafa yatim
piatu
butik Alhamdulillah malah memberi tempat
saya boleh ke rumah beliau kurang lebih
saya sepekan beliau Pada saat itu
memberi izin untuk saya mengadop dari TK
Arrahman Motik untuk kemudian saya usung
ke beberapa yang memungkinkan beberapa
saya Sederhanakan sehingga bisa
diterapkan di PAUD Permata Hati
ibu
pertama kali yang saya lakukan adalah Ya
sudah buka di teras meskipun kartu
namanya bunyinya sudah direktur LPI
Permata Hati ibu tapi faktanya memang di
situ saya mbeber pelak jadi di situ tiga
anak bukanya sore hari karena saya pagi
hari sampai jam kurang lebih jam itu
menjadi volunte di Aisiah Kauman jadi
sore hari saya buka jadi agak aneh aja
karena apa bukanya seperti TPQ TK tapi
bukanya sore hari meskipun kondisinya
bangunannya sangat tidak memungkinkan
tapi lama-lama karena yang bermotor pun
yang punya sepeda motor yang punya mobil
juga pengin ikut gabung dan waktu
pengukuan itu kami mengundang pusat
Surabaya dari provinsi dan itu mendapat
masukan bahwa waktu itu dari Direktorat
Pa itu memberi pesan Begini bu Sakti
boleh idealismenya tinggi boleh
digratiskan boleh tapi jangan sampai
orang tuanya bisa merokok nanti di hari
penghisaban ketika di akhirat tanya
untuk pendidikan anakmu berkontribusi
apa dananya ternyata malah habis untuk
merokok pada saat itu beliau langsung
menyarankan untuk ee setiap Jumat itu
dibuka ya Meskipun gak banyak hanya
Rp500 ada yang 1.000 seiring dengan
bertambahnya anak ya bahkan sampai 54
akhirnya terpaksa kami merekrut ee
tenaga-tenaga yang di sekitar rumah yang
mereka nomor satu saya cari yang cinta
anak dan mau belajar karena Tujuan saya
memang memberdayakan dan yang masih
belum mempunyai pekerjaan jadi
Alhamdulillah dari 2004 itu baru Tahun
2022 ya Pak Iti itu ada yang merintis
berjuang bersama kami baru pamit 2022
kemarin karena oleh Putrinya sudah
dianggap Ibu waktunya istirahat sekarang
saya ganti membahagiakan ibu jadi
Alhamdulillah perjuangan kami dari 2004
itu banyak sekali sahabat guru yang EE
support bergabung hingga tahun
[Musik]
ini Jadi tahun 2007 orang tua
mengusulkan untuk mendirikan lanjutan
dari PAUD jadi karena dirasa
kakak-kakaknya itu kalau di lembaga yang
tidak di lembaga umum itu tidak seperti
waktu di padu Permata Hati Ibu waktu itu
Kami memasukkan proposal dengan nama Mi
alam Permata Hati ibu sama dengan nama
PAUD Jadi kami bertujuan mendirikannya
di peninggalan dari ibu ya almarhum ibu
saya kalau yang PAUD tadi kan dari
almarhum mertua saya setelah ee dapat
penjelasan dari pejabat kemenak bahwa
selama ini yang sudah-sudah dikasih tahu
ini ada lembaga Ini akhirnya pindah jadi
SD Islam seperti ini ini ini itu
proposal saya dikembalikan dan kita bisa
bisa memandang dari dua sisi itu
kalimatnya kalau kurang lebihnya seperti
ini kalau memang ngeyel ya ngotot
mendirikan madrasah ibtidaiah modern di
Kecamatan Kota wes enggak usah
banyak-banyak kalau dapat tiga aja Sakti
tenan Bu sampean gu Alhamdulillah saya
mendatangi sekolah-sekolah yang akhirnya
mereka dari Mi menjadi SD Islam itu saya
datangi saya belajar selain itu saya
juga studi tiru ya tidak hanya di
Tulungagung tapi di beberapa kota besar
dan setelah kurang lebih sudah ada bekal
untuk lebih memantapkan diri kami
mengajukan lagi jadi yang 2007 itu
ditolak dikembalikan Prof Proposalnya
dengan e pandangan bahwa Mi ini di Kota
enggak enggak enggak laku Alhamdulillah
2010 diresmikan sebagai Mi pertama dan
satu-satunya di Kecamatan Kota
Tulungagung dengan muridnya tujuh dalam
perjalanannya terus bertambah
Alhamdulillah dan memang kekasan dari Mi
ini juga lanjutan dari PAUD Permata Hati
Ibu jadi bismillah biidnillah lembaga
yang kami dirikan ini bagian bentuk dari
niat kami tobat dan berharap hijrah kami
untuk menjadi menggolongkan diri sebagai
anak yang saleh-sehah itu doanya sampai
kepada yang menitipkan harapan kami
semoga sisa usia kami Barokah dengan
mencetak anak saleh-soehah inius doanya
nyampai kepada almarhumah yang telah ee
memberikan tanah kepada kami seperti
itu
[Musik]
tapi dalam dalam perkembangannya
akhirnya menjadi
Mi modern Sakti Permata Hati Ibu nah
saya menuliskannya selalu akronim huruf
besar semua karena bismillah biiznillah
mohon doa diaminkan juga ya jadi sakti
itu akronim dari doa semoga sidq bila
berkata benar terus amanah bila diberi
kepercayaan sungguh-sungguh dijalankan
kreatif knya itu kreatif Sebenarnya saya
asumsikan di mindset saya kreatif di
sini adalah fatona cerdas menjemput
solusi menyibukkan diri dengan e apa
berbuat amal untuk kehidupan alam
akhirat nanti ya Kampung akhirat adalah
Kampung kita ya dan t-nya Tablig berani
menyuarakan kebenaran i-nya istikomah
Amar Makruf nahyi mungkar Mi modern
Sakti Permata Hati Ibu waktu itu
diresmikan 20 Mei pada waktu hari
kebangkitan nasional itu disahkan kan
sebagai Mi pertama dan satu-satunya di
tahun 2010 meskipun dengan angka 7uh
gitu ya dengan santrinya tujuh tapi
dalam perkembangannya Alhamdulillah
hingga sekarang Allah mudahkan santrinya
sudah
134 dan memang banyak kita kekasan gitu
ya Selain entrepreneur juga ee anak-anak
keyakinan Kami adalah Setiap anak adalah
juara jadi tugas orang tua sebagai guru
pertama dan utama adalah membantu
menemukan potensi buah
hati bahkan
2022 kemarin Alhamdulillah Mi modern
Sakti Permata Hati ibu itu sudah
mendapatkan SK legalitas sebagai Mi
inklusif dan mi ramah anak di dalamnya
ada anak-anak kebutuhan khusus lembaga
kami ada sekitar 16 anak kebutuhan
khusus
eh telah kami jalani hingga saat ini
banyak
keajaiban-keajaiban jadi sedekah niatan
kita yang sungguh-sungguh itu akan
selalu diikuti oleh kemudahan dari arah
yang tidak disangka-sangka jadi Suatu
ketika Pak Pi itu telepon saya memberi
kesempatan untuk saya testimoni di
Kediri Pak Podi ingin mengenal siapa di
balik yang punya impian sekolah gratis
terus disuruh kuliah itu siapa pengin
ketemu beliau jadi Pak Puri pengin
ketemu dengan suami Terus akhirnya
setelah ngobrol-ngobrol saat itu ketika
sudah proses berjalan dimudahkan waktu
untuk membangun kan kita gak ada tempat
Nah kita pinjam Tetangga Sebelah Tanah
Lapang setelah selesai membangun yang
awalnya temboknya saya bongkar saya izin
kepada pemilik tanah untuk pak ini saya
pagar besi jadi kita kalau menyampaikan
mengeluarkan kata-kata itu juga harus
berhati-hati ya jadi suatu saat kalau
ada uang pengin saya beli Nah ternyata
Alhamdulillah Allah mudahkan jadi suatu
ketika hikmahnya tadi hikmahnya juga
menjalankan sunah pada saat Saya
menjenguk tetangga yang sakit saya
ketemu dengan pemilik tanah beliau itu
sudah tahun yang lama ya terus beliau
mengingatkan Bu Sakti jadi pengin beli
tanah saya gitu terus beliau menawarkan
dan memberi deadline waktu proses
berjalan saya menggiakan menunggu
tanggalnya 15 September 2009
deadline-nya dari beliau itu yang
pemilik tanah itu saya cari telepon ke
teman-teman siapa yang bisa meminjami
senilai tanah itu Allah Tunjukkan bahwa
sedekah itu tidak harus 700 kali lipat
karena bisa melebihi gitu pada waktu itu
saya masih ingat ada orang buta Pengemis
Buta lewat rumah terus anak sulung saya
Saya minta untuk tanya mempersilakan
mampir ke warung depan rumah dan waktu
mau pulang bilang ke saya Nduk aku kek
ono mangewu tak ng Numpak bis terus saya
kasih ternyata sorenya dari berhari-hari
saya telepon cari pinjaman uang itu tadi
sore itu ada yang nelepon Kakak kawan
saya ini saya kalau cerita Masyaallah
Allah ditransfer dan saya hanya diminta
untuk tapi sing tertib ngangsur Ning
bank yo Soalnya ini rumah kami jadi
beliau itu meminjami uang untuk saya
untuk bisa menebus tanah itu agunannya
sertifikat beliau dan mempercayakan
tidak ada perjanjian apa-apa hanya kami
diminta untuk tertib mengangsur seperti
itu mas jadi Masyaallah
langsung dieksekusi Akhirnya saya masih
ingat 9 September 2009 hikmahnya sedekah
5.000 itu tadi tanah itu bisa terbeli
dan Allah mudahkan rezeki yang yang
selalu dimudahkan itu akhirnya kami
lunas yang meminjami justru mengucapkan
terima
kasih Jadi saya itu mendirikan sekolah
bayi pertama kali di rumah tua itu tidak
tapi saya karena murid pertama sekolah
bayi Permata Hati ibu itu adalah putra
Kakak saya jadi Beliau juga mengajar di
smkk saya mencoba menembus ke kepala
beliau itu menjaga sekolahan itu jadi ee
dari Bu Penny Saya menerima Rp100.000
ini sekolah murid bayi pertama kali saya
ya itu Mas Faris Rp100.000 r25.000 itu
saya niitp bok Di ruang tamunya yang
Bapak penunggunya sekolahan pak bon ya
dan r5.000-nya itu saya salamkan ke yang
kawan mengaji yang mau menolong saya
untuk merintis sekolah bayi itu dan
Alhamdulillah meskipun dari
hitung-itungan angka saya itu merugi
karena saya harus apa nyetir mobil
meluangkan waktu menjemput kakak saya
mengantar ke sekolahan ee menjemput
pengasuh nek dihitung-hitung bbm-nya kan
sudah rugi saya dari Rp100.000 itu
enggak dapat apa-apa gitu tapi
alhamdulillah saya saya anggap ini
investasi untuk keedempannya ya semoga
dimudahkan seperti dan ternyata Allah
Allah ganti dari murid sekolah bayi
pertama saya itu banyak orang terkesan
jadi mo by mo kok cilik kok wis pintar
ya Kok sopan G ini jadi akhirnya karena
bangunan ini tadi yang dari hutang
kebank itu tadi sudah berdiri dua lantai
jadi
[Musik]
sudah perjalanan selama 19 tahun itu
akhirnya memberikan kita pengalaman ya
dulu pernah di MI itu dari enam guru kan
enam kelas Nggih enam guru itu lima guru
hari itu pamit lima guru ser Pak
barengan lima guru ini pamit karena
pindah ke sekolah lain yang menawarkan
salarinya lebih Ting meskipun selisihnya
hanya r25.000 Iya terus kita buka
lowongan nah akirnya dari situ belajar
dari situ akhirnya waktu itu saya gak
ada kontrak kerja gak ada Mas n terus
kita ada akhirnya Ya sudah saya buat
kontrak kerja per tahun Guru itu saya
ikat setahun setiap tahun saya ikat
gunanya apa ya supaya ada supaya ada
kepastian jadi saya ikat mulai tahun
ajaran baru sampai akhir tahun ajaran
minimal 1 tahun Nah nanti kalau tapi
kita juga kita bebaskan Pak Saya pengin
ikut tes pppk Mau tes CPNS silakan saya
persilakan tapi semuanya ada konsekuensi
loh ya begitu kamu daftar supaya enggak
nelik-delik kayak di lembaga lain kan
gak nanti begitu kamu daftar otomatis
kan kamu fokus sudah ke sana nah saya
otomatis harus buka lowongan untuk guru
nanti saya tidak lihat kamu diterima
atau tidak kalau di sana enggak diterima
balik lagi kita enggak konsekuensinya
Enggak kan dia fokusnya sudah gak di
kelas ya sudah Nah akhirnya Ya sudah
seperti itu itu tapi itu saya bebaskan
artinya saya tidak kamu harus cari
pengganti tidak ada ganti uang juga
tidak yang penting ada konsekuensinya ya
sudah ya sudah siap ya sampai dengan
sekarang alhamdulillah itu akhirnya ya
apa ya istilahnya kejadian yang dulu itu
gak terulang Alhamdulillah
sekarang ini kan kalau dia cari pindah
di sekolah lain ya itu belum tentu dia
bisa jadi guru kelas terus jamnya ngajar
itu cukup pendak untuk dia dapat
sertifikasi itu loh padahal minimal
dalam 1 minggu itu harus ada minimal 24
jam dia kalau dia gak cukup jamnya itu
gak bisa dapat sertifikasi dia masih
mikir dulu kalau saya pindah di sana tuh
ada gak jam ngajar dan rata-rata sekolah
itu akan menerima guru yang belum
bersertifikasi nah guru kita ini yang
sudah sertifikasi ada ada empat yang
sudah sertifikasi Oh I deng buur sudah
empat sertifikasi ini kalau keluar dia
mesti mikir nah ini ada pernah satu gru
itu nyoba karena rumahnya Gondang kan ya
jauh ya gundang kepatian Setiap hari
yaah dia cari informasi di gundang dan
jawabannya tuh sama Bu saya memang ada
Bu cari lomongan tapi yang saya cari
guru yang belum bersertifikasi karena
kalau sudah guru sertifikasi ini
ngelamar otomatis mengurangi
Kuta guru yang lama masih berkurang oh
nah jadi ada yang dirugikan jatah jamnya
itu loh jatah jam kan dimakan makan J
tajamnya guru lain dan di tempat kami
itu banyak PNS yang ngelamar jadi ada
misalkan gini ya PNS cari dia
diperbantukan di sekolah swasta yang di
kota kemudian saya gak tahu gimana
ceritanya mungkin bermasalah di
sekolahnya itu sama Yayasan dikembalikan
ke kemenak kan dikembalikan jadi so
ketua Yayasan nih presiden kedua Makanya
kalau gak cocok dikembalikan kalau PNS
bisa jadi kita buat surat bahwa saya
minta PNS ini dikembalikan lagi ke
kemenak itu bisa ternyata guru ini
setelah absen pagi ngilang datang-datang
tu siang mau pulang itu sering semua itu
ada plus minusnya ya karena tidak kita
gaji dia kan dibawa kewenak kadang itu
tidak manut aturan Yayasan ngokok betul
sak karepe Dew itu L sementara kalau
guru Yayasan itu kan saya enak kan kamu
kok aneh-aneh ya gak tak per panjang
saya sudah gitu aja
[Musik]
aja memang ee bagian dari apa lika-liku
perjuangan dari yang awalnya hanya teras
rumah sehingga Alhamdulillah Allah iabah
Allah mudahkan sekarang sudah menjadi
Madrasah dan semuanya diawali bismillah
biidnillah dan dalam prosesnya Setiap
proses itu ketika kita selalu mensyukuri
dan selalu ikhtiar Alhamdulillah sudah
saya membuktikannya Allah selalu
menolong dari arah yang tidak
disangka-sangka dan nilainya pun tidak
terkira kalau ingin memulai sesuatu itu
masih takut enggak punya modal enggak
punya uang gitu ya Jadi sebenarnya
Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
sudah membuktikan modal tubuh sehat ini
nak terkira ya tabung oksigen ya kita
nak pakai kruk kita nak usah cuci darah
itu satu yang kedua nabi sudah
mencontohkan jujur dengan jujur itu
memang mata uang di mana-mana dengan
kejujuran itu bisa membeli kejujuran
kita bisa mengawali kita bermitra
mencari rekanan untuk kita sebagai
tenaganya kalau perlu kita enggak usah
dibayar enggak apa-apa tapi yang penting
kita sudah mengamalkan ilmu kita dan
usia kita Barokah bermanfaat jadi kalau
saya selalu mengajak ke santri ke wali
santri juga sahabat guru juga terutama
diri saya sendiri dan keluarga Mari kita
selalu ikhtiar untuk menggolongkan diri
menjadi jadi hamba Allah yang cerdas
menyibukkan diri mencari bekal amal
untuk alam kehidupan akhirat yang kekal
karena itu sebenarnya surga adalah
Kampung kita ya mudik kembali ke surga
dan beruntung jadi gak hanya cerdas tapi
beruntung beruntung adalah hamba Allah
yang hari ini selalu lebih baik daripada
hari kemarin karena sesungguhnya orang
yang bangkrut itu adalah yang tidak
lebih baik daripada hari
ini
y