Transcript
BRkbXtBpda0 • Ciptakan Mesin Cuan Sendiri, Omset Auto Melejit!!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0303_BRkbXtBpda0.txt
Kind: captions
Language: id
pecah telur Akademi dirancang khusus
untuk UMKM Indonesia materinya komplit
harga seuprit untuk info lebih lanjut
silakan hubungi nomor yang ada di bawah
ini atau silakan Klik tombol join atau
gabung yang ada di channel pecah
[Musik]
telur bekerja di Papua itu kan juga ikut
perusahaan Inggris itu juga perusahaan
asing secara segi gaji pun juga ya
lumayan juga sampai sekitar 50 ke atas
juga pernah lebih dari cukup setelah
saya diangkat sebagai karyawan permanen
dalam hati itu ada rasa pemikiran aku di
perusahaan ini ya kurang srek salat
istikarah kemudian saya juga minta
dukungan dari orang tua saya tidak minta
izin dari istri kalau mau Risen saya
baru bilang surat Risan itu sudah
[Musik]
adaekerjaan itu lebih baik dia kerjain
sendiri daripada harus menyuruh orang
lain gitu kan orang ketemu customer aja
dia masih malu disuruh ngirim barang
ketemu sama ekspedisi aja enggak mau
terus kan Ya terus gimana gitu loh saya
e mesin-mesin itu kalau dipabrikan sih
harganya sekitar setara dengan satu
mobil itu harganya 150 atau berapa itu L
karena kita kan waktu itu enggak ada
modal enggak ada biaya Jadi ya beli-beli
dinamo bekas kemudian nanti
rangka-rangkanya nanti beli di toko-toko
bangunan kemudian dirakitkan sendiri
jadi sekitar 15 10 sampai 15 juta
kualitasnya sudah setara dengan pabrikan
Az sekarang per bulan masih jadi sekitar
400 sampai 500 Intan surullah Hayan
surkum itu loh jadi kalau kita menolong
agama Allah kita juga dikembalikan pasti
kita ditolong oleh
Allah
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh perkenalkan nama saya
Muhammad Irwan Nasrudin saya ownernya
Aul home decor dan foundernya Aul
Advertising perkenalkan saya saya
founder dari auliart home decor dan
sekarang owner juga dari auliart
Advertising karena Hobi saya jualan dari
dulu kita mencoba peluang yang ada apa
ya yang kira-kira bagus jadi saya seap
hari itu coba jalan-jalan tapi enggak
beli ya jadi hanya melihat-lihat
kebetulan pas di mall itu ada barang
yang menurut saya menarik tapi nilai
jualnya tinggi yaitu lafat a Muhammad
dan dihias dengan bunga-bunga sebicik
sebicik itu motif bunga-bunga yang soft
pastel-pastel gitu kok setiap barang
yang memiliki bunga-bunga pastel seperti
itu kok harganya tinggi padahal Menurut
saya itu bisa aku dan suami bikin
sendiri itu bisa Nah akhirnya karena ada
peluang seperti itu akhirnya saya
mencoba untuk konsultasi ke suami Apakah
bisa untuk dibikinkan seperti ini
caranya seperti apa terus kita browsing
aja di Youtube Tapi waktu itu enggak
kepikiran untuk berjualan seterusnya
karena waktu itu saya masih kuliah
posisinya Akhirnya saya pasarkan ada
yang laku satu dua gitu laku ya
alhamdulillah lah untungnya ya r00.000
Rp50.000 bisa buat beli popok itu sudah
senang banget bagi saya itu ee selain
untuk kebutuhan Kak kena hobi sih karena
Hobi saya dari kecil kan suka
barang-barang unik gitu dan hobi jualan
juga akhirnya bikin sendiri produksi
home dekor produksi kan berarti kan
sesuai dengan desain saya yang desain
saya terus kemudian yang ololah juga
saya nah kemudian Akhirnya saya pasarkan
itu di media sosial dan kemudian di
shopee pecah telurnya di shopee waktu
itu ter kemudian ada peluang juga yang
di situ harganya masih tinggi waktu itu
untuk home dekor di Kediri pun juga
masih belum ada saya cek online pun juga
waktu 2017 masih masih belum sebooming
sekarang setelah pandemi ya jadinya nya
untuk saya masuk di marketplace itu
masih mudah waktu itu yang pertama kali
dijual itu hanya poster yang berisi foto
jadi waktu itu kan saya punya foto
banyak kan terus saya desain terus
kemudian dicetak di lembaran kayu kotak
biasa pokoknya modal itu enggak ada kan
karena memang waktu itu keterbatasan
modal juga jadinya ya hanya mengandalkan
desain kemudian saya cetakin di luar
terus kemudian saya foto yang bagus
karena saya Kebetulan juga hobi
fotografi kan jadi saya suka foto
barang-barang yang sudah saya bikin
semenarik mungkin kemudian saya posting
di akun sosial media saya itu jadi
produk pertama saya ya poster yang
berisi foto jadi bisa custom anda
namanya terus kemudian eh ada
ucapan-ucapan yang misalkan untuk ulang
tahun untuk pernikahan untuk kado apapun
itu bisa dicustom di saya di auliat
waktu itu dulu kan waktu waktu awal-awal
dia dia buat produk mengiklankan produk
itu kan sebenarnya awal-awal aku dulu
setelah di PHK Jadi kalau dari segi aku
sendiri enggak ada minat enggak ada
ketertarikan untuk buka usaha seperti
itu jadi memang dari kecil sampai kuliah
atau sampai setelah kuliah memang
didikan Saya dari orang tua itu memang
menjadi karyawan yang benarbenar
profesional waktu awal kita buka usaha
itu tahun 2018 lah sebelum tahun 2018
sekitar 2016 sampai 2 tahun itu kan saya
habis kena PHK perusahaan migas di Papua
tabungan saya waktu bekerja itu kan ya
mau enggak mau juga digunakan untuk
kebutuhan sehari-hari kemudian e istri
saya juga kuliah di Surabaya harus biaya
TP kemudian harus mengeluarkan
transportasi buat ke sana ke sini lah
dulu kan memang untuk anak-anak teknik
itu kan memang idaman untuk buat bekerja
itu kan di pertambangan di Migas itu
golnya karir itu seperti itu lah Waktu
itu memang aku lagi suka-suka untuk
bangga-bangganya untuk bekerja di situ
Terus akhirnya kena PHK kemudian
ngelamar di perusahaan lain kok enggak
ada yang menerima akhirnya ya meneruskan
apa yang diinginkan oleh istri saya
termasuk buka home dekor itu awal-awal 2
tahun nganggur itu kan sempat jual motor
juga sampai semuanya barang-barang
dijual sampai kado saya saya kado
pernikahan barang-barang bekas saya
karena Hobi saya dari kecil jualan kok
nganggur ya di rumah ngapain butuh uang
juga kan akhirnya kudung-kudung bekas
baju-baju yang sudah enggak saya pakai
itu saya pasarkan online bisa buat beli
popok bisa Terus akhirnya habis itu Ya
udah kita ada sisa uang R juta enggak
sampai enggak sampai 2 juta Wak modal
awal Jadi kalau peran Saya di sini Ya
bisa dibilang kouple prer sih jadi istri
saya kan memang keahliannya itu di
bidang pemasaran konsep-konsep merancang
produk nantinya produk ini nanti
dipasarkan ini laku enggak itu istri
saya memang jago tapi untuk
bidang-bidang teknologi karena
basic-basik saya kan teknik mesin Jadi
mungkin untuk proses pemotongan kayu
kemudian ini nanti medianya nanti
dicetak Seperti apa mesin yang digunakan
itu seperti apa lah itu yang yang lebih
berpengalaman saya Iya jadi waktu itu
ketika saya memasarkan itu di
marketplace kan di shopee itu akhirnya
saya di situ dikenal oleh beberapa
reseller dari luar Jawa nah mereka itu
Pesannya banyak gitu kan Oh ternyata
desain yang aku buat buat ini juga
banyak gitu peminatnya walaupun enggak
di Kediri tapi di luar Jawa ternyata
sudah mulai bermunculan gitu kan Terus
akhirnya e waktu itu kan sebenarnya ya
saya masih ada cita-cita untuk jadi
apoteker ya sekalian nunggu kuliah terus
kemudian ya saya harus merekrut satu
karyawan mulai satu karyawan itu
akhirnya punya tanggung jawab yang
[Musik]
lebih
[Musik]
jadi setelah kurang lebih berjalan
hampir setahun lah ya hampir setahun itu
kan ee memang untuk urusan kayak
pemasaran itu kan memang istri saya lah
kebetulan waktu awal-awal buka itu kan
saya ada panggilan kerja di di Kediri
sih di Kediri nah saat itu memang sudah
jalan Saya bekerja kemudian istri saya
juga meneruskan usaha di rumah lah saat
berjalannya usahausaha itu kemudian kan
pesanannya juga semakin meningkat waktu
W Saya bekerja juga istri saya juga
sering wa kemudian masalah mesin masalah
apa-apa itu kan otomatis untuk masalah
teknikal kan memang istri saya kan ada
ada kekurangan di situ jadi mesin nanti
yang digunakan mesin apa kemudian nanti
buat buat proses ini pakai apa kemudian
teknik dalam perkayuan itu seperti apa
ya mau enggak mau kayak semi-semi
tchnikal itu kan ee harus berkecimungan
dengan jiwa laki-laki gitu loh Nah terus
setelah saya diangkat sebagai karyawan
permanen di situ sempat dalam hati itu
ada rasa pemikiran ini kok kayaknya aku
di perusahaan ini Ya kurang srek
akhirnya salat istikharah kemudian saya
juga minta dukungan dari orang tua waktu
minta izin dari orang tua ya saya
diizinkan unisen jadi akhirnya saya
tidak minta izin dari istri kalau mau
resign saya baru bilang kalau surat
resign itu sudah sudah ada jadi baru
resign baru bilang ke istri kalau Dik
saya sudah tidak bekerja di sini lah
dari situ memang konflik demi konflik
dengan istri saya bermunculan Nah
pertama kan memang istri saya kan pengin
kalau saya juga harus di bidang saya
jadi harus profesional di perusahaan
Jadi mau enggak mau harus KJA di
perusahaan Saya niatnya itu juga bekerja
di situ tapi karena ada Auli ad home
dekor ini jadi kayak Tujuan saya niat
saya tuh berpaling gitu loh pengin bantu
istri di rumah kemudian pengin
ngembangin usaha karena kan saya juga
punya apa kemampuan buat bikin mesin
kemudian bikin-bikin alat-alat supaya
menunjang teknologi seperti itu lah di
situ karena memang istri saya tidak
berkenan saya untuk resen akhirnya dari
situ Kayak saya kan pengin bantu
marketing kemudian pengin bantu
masemasarkan dari situ akhirnya tiap
hari ada kayak tidak kecocokan masalah
pendapat jadi pendapat seperti ini
ternyata istri saya seperti ini jadi
selama saya gabung di auliat itu kayak
enggak begitu harmonis gitu loh Ya mau
enggak mau istri saya sempat resen dari
auliat jadi benar-benar aku ditinggal di
situ dengan dengan aku yang enggak punya
kemampuan untuk memasarkan Kemudian
untuk bertemu dengan orang itu juga
enggak punya Terus akhirnya mau enggak
mau juga ya wis ditinggal di situ
sendirian gitu Iya jadi waktu itu saya
itu sangat tidak setuju ketika suami
saya resign untuk masuk di auliat tidak
setuju karena ya itu saya tuh masih
waktu itu takut kan namanya usaha kan
naik turun ya naik turun Nah nanti ada
cadangannya gitu loh ya namanya berumah
tangga kan pasti apalagi masih usaha
mengawali kan pasti saya berpikirnya
butuh untuk sesuatu yang permanen gitu
di perusahaan nah kemudian setelah suami
saya resain dan kemudian terjun di Auli
art ternyata jiwa-jiwa karyawan suami
saya tu masih benar-benar di situ
karyawan motong kayu dia ikutan motong
kayu desain dia ikutan desain untuk
seorang owner kan tugasnya tidak hanya
itu sebenarnya banyak hal yang
dipikirkan untuk mengembangkan bisnis
seperti untuk menggaji karyawan
kesejahteraan karyawan memajukan usaha
itu kan perlu pemikiran nah sedangkan
suami saya ketika resen itu ya Ini hanya
motong kayu terus kemudian benahin mesin
terus di dalam hati saya ini kok gini
terus ya Maksudnya ya Harusnya kamu itu
bantu saya untuk mengembangkan bisnis
ini banyak yang hal dipikirkan daripada
tekniknya aja gitu loh eh hari demi hari
itu ya itu semakin banyak ketidakcocokan
karena sangat susah menyatukan dua
kepala dalam satu perusahaan ya
memerintah karyawannya itu saja suami
saya masih lebih baik di Kerjakan
sendiri gitu loh jadi ketika ada kerjaan
itu lebih baik dia kerjain sendiri
daripada harus menyuruh orang lain gitu
kan menurut suami saya berdagang itu
adalah pekerjaan yang yang memalukan
saya tuh malu untuk berjualan memang
untuk bukan passion saya orang ketemu
customer aja dia masih malu disuruh
ngirim barang ketemu sama ekspedisi aja
enggak mau terus kan Ya terus gimana
gitu loh Saya mau enggak mau akhirnya
karena saya sudah mentok ya sudah
diajarin gini gini tetap aja dia tuh
tandang Sendiri Lebih ditandang sendiri
akhirnya Saya memutuskan untuk keluar
aja Karena untuk pembelajaran setiap
orang kan beda-beda mungkin dengan saya
keluar suami saya akan lebih mengerti
kalau ee tugas seorang owner itu masih
banyak di belakang seperti untuk
pengembangan pemasaran gitu Iya saya
cabut aja soalnya ee yang dipertaruhkan
itu juga rumah tangga sih menurut saya
jadi dari kalau tiap hari ada
pertengkaran kan Ya ngapain gitu loh
wong kita usaha itu buat keluarga kan
kalau misalkan enggak bisa damai ya
mending salah satu mungkin bisa mundur
ya kemudian saya aja yang mundur gitu
ketika resin ya yang saya lakukan yaitu
untuk riset produk ke depannya sih Kan
kalau untuk ee apalagi home dekor dan
produk-produk custom gitu kan pasti ada
pembaruan-pembaruan untuk model-model
gitu kan jadi Sebenarnya saya ya pas
meninggalkan itu ya tetap mencari
peluang untuk ke depannya Seperti apa
Cuma tidak saya sampaikan langsung
kepada suami suami saya risign itu
otomatis kan kita 24 jam ketemu jadi di
dalam 24 jam itu kayak rasanya ada aja
sesuatu yang dipermasalahkan gitu saya
kan juga memantau ya memantau
perkembangan toko Seperti apa
ngtit-ngintit gitu iya iya heeh tetap
saya pantau kan eman-eman gitu kan itu
kan yang mendirikan saya gitu masa saya
tinggal begitu aja kan terus ya akhirnya
saya lihat kok suami saya sudah mulai
mau ketemu sama customer Sudah berani
terus sudah mulai sama karyawan ee
berani untuk memerintah mengarahkan
enggak semuanya ditandangi sendiri terus
kok tokonya juga ratingnya juga bagus
penjualannya meningkat terus karyawannya
pun juga tambah banyak Akhirnya e waktu
itu eh suami saya ya masih merayu saya
gitu kan untuk makudnya membuktikan
kalau dia tuh sudah tidak seperti dulu
yang jiwanya benar-benar Karya gitu Gak
ada jiwa pengusaha itu akhirnya saya
melihat k suami saya sudah ada jiwa
usahanya akhirnya ya saya kemudian
kembali itu terus mendukung yang produk
baru Advertising
[Musik]
itu waktu itu istri saya kan usaha kok
ya kayu kemudian dipotong dan situ kan
saya juga ada langsung ada terbenak di
pikiran kalau ini harus ada teknologi
yang harus gabung di sini lah teknologi
saat itu kan mungkin ee untuk
permesinan-permesinan itu kan istri saya
enggak nyambung kalau Dijak bahas
masalah seperti itu lah nyambungnya kan
mungkin masalah orientasi orang kemudian
masalah pengembangan-pengembangan
masalah non teknislah ibaratnya kalau
saya kan teknis dari situ memang saya
yakin kalau auliat ini bakalan bisa
berkembang kalau ditambahi dengan
bumbu-bumbu teknologi karena basic-nya
juga t mesin akhirnya Belajar bikin
mesin-mesin sendiri kemudian sampai
berjalan namanya mesin CNC mesin robotik
itu akhirnya saya menunjukkan bahwa aku
bisa mengembangkan bisnis ini dengan
bantuan teknologi jadi meyakinkan kalau
aku tetap ada potensi buat gabung di
auliat supaya istri saya kan bisa
menerima saya kembali bisa menerima
untuk gabung kembali masuk lagi gitu
Jadi intinya dari situ saya berfokus
bahwa intinya aku bisa yang mungkin
memang kelemahan saya kan ketemu orang
malu Kemudian untuk masalah nonteknis
itu memang masih belajar jadi pengin
saya itu ayolah kita belajar aku aku
ajaarono masalah seperti itu jadi biar
kita sama-sama S berkolaborasi nanti
bagian istri nanti buat ee yang non
teknis kemudian saya teknisnya seperti
itu tapi dari situ enggak enggak semudah
jadi harus ada kayak
pembuktian-pembuktian atau apa supaya
istri saya juga percaya dengan saya Jadi
waktu itu kan ada produk-produk yang
memang harus pakai teknologi dan produk
itu di luar atau di shopee itu masih
jarang Contohnya kayak tulisan-tulisan
ukir tulisan seperti ini itu kan bukan
manual lagi bikinnya Jadi pakai
teknologi laser kemudian pakai teknologi
mesin lah itu kan harus pakai robotik
controller kalau kalau pakai manual
kalau ukurannya cuma 30 20 itu kan masih
bisa tapi kalau sampai 1 M sampai 40 K
berapa meter- meteter kan enggak bisa e
mesin-mesin itu kalau dipabrikan sih
harganya sekitar setara dengan satu
mobil itu harganya 150 atau berapa itu
ya karena kita kan waktu itu enggak
enggak ada model enggak ada biaya Jadi
ya beli-beli dinamo bekas kemudian nanti
rangka-rangkanya nanti beli rangka di
galfalum di apa di toko-toko bangunan
kemudian dirakitkan sendiri ya
alhamdulillah ee meskipun prosesnya itu
1 tahun buat mesin itu jadi enggak
enggak jalan sampai 1 tahun tapi ya
alhamdulillah sudah bisa jalan kemudian
sampai sekarang beroperasi dan bisa
nambah mesin CNC lagi dan nambah mesin
CO2 jadi ya alhamdulillah bisa nambah
produk juga sih cuma kalau pabrikan kan
memang covernya itu terlihat mewah jadi
dicover dengan plat besi yang mewah tapi
secara segi struktural secara segi
spesifikasi mesin itu sama sih
sebenarnya kita bikin produk dengan
nominal Rp10 juta Rp juta spesifikasi
sama mungkin casing-nya nanti berbeda
agak sedikit apa kurang tapi secara segi
fungsi sama dengan pabrikan kita kan ada
ART dan teknologi art itu ada kalau
tidak diimbangi dengan teknologi atau
sebaliknya teknologi ada tapi tidak
diimbangi dengan art itu bakalan Ya
kurang menarik lah itu kan kita di sini
sudah sudah menerapkan ART dan teknologi
jadi ya mungkin kalau dibandingkan
dengan kompetitor lainnya kelebihan
auliart ini memang dari segi pertama
custom di kompetitor lain itu kebanyakan
ya 7 hari 14 Hari tapi kalau di auliat
karena memang ada tek teknologi yang
mendukung jadi custom model apapun
bentuk apapun itu kita patok 2 hari jadi
jadi baik itu pesanan yang harga mulai
dari r.000 sampai jutaan itu Jadi selain
itu kita juga ada beberapa
kelebihan-kelebihan kayak free custom
free desain atau free konsultasi
kemudian free custom harga pun juga bisa
ada budget sekian nanti kita bisa
menyesuaikan karena kan segi material
kan juga banyak material itu enggak
harus material model ini tapi kan ada
kualitas a b c jadi kita menyesuaikan
budget yang ada di customer juga kalau
yang sering sekarang Advertising jadi
kita fokus untuk ee segi pemasaran
pemasaran buat instansi kemudian atau
brand-brand yang toko online seperti itu
kan otomatis membutuhkan media kayak
buat live nanti media buat brandingnya
atau buat buat apa identitas usahanya
itu kan butuh Advertising lah dari situ
kita juga sempat memadukan antara home
decor dan Advertising nyatanya juga kita
dari segi Advertising pun juga bisa
mematuk dengan model custom yang du hari
jadi di luar itu kebanyakan Kalau pesan
reklame neonbx itu Ya sampai 7 hari 14
Hari kelebihan kita selain bisa custom
tadi juga harganya itu maksudnya Kalau
dibanding yang lain itu kita tetap
Maksudnya enggak yang tinggi-tinggi
banget gitu kompetitif lah ya Iya
kompetitif jadi masih lebih terjangkau
daripada kompetitor yang
[Musik]
lain Lah emang Setelah nikah itu
cita-citanya itu pengin berumah tangga
sendiri jadi pengin di suatu rumah
sendiri entah itu ngekos atau entah itu
apa lah saya sendiri kan juga kendala
masalah biaya gitu lah saat saya
menjalankan auliat itu saya juga
membuktikan Insyaallah saya bisa
membangunkan rumah saya kan enggak punya
uang sama sekali kan dulu dulu pernah
ada uang itu 20 sampai 25 juta itu
memang enggak dibuat untuk kepentingan
usaha memang Saldo di ATM seperti itu
saat itu saya juga bilang ke ibu mertua
Bu aku pengin pengin bangunkan rumah
Auli ya tapi aku cuma e punya uang itu
Rp20 juta Rp2 juta pengin pinjam di Bank
terus saat itu langsung dimarahi jadi
Intinya jangan sampai rumah tangga kita
itu diembel-embeli oleh bank mungkin
untuk segi awal-awal itu emang enak di
awal tapi akhirnya nanti ya menimbulkan
ya mohon maaf kayak riba karena kan
memang dari segi orang tua sama mertua
itu kan benar-benar dari awal menikah
sampai sekarang sampai pensiun itu kan
memang menjauhi masalah bank masalah
riba ya alhamdulillah hasilnya juga
sudah ada hasilnya dan diterapkan ke
anak-anaknya du saya dulu juga sempat
mikir intinya y gak enggak bakalan iso
nek enggak Pinjam Bank seperti itu kan
pikiran saya Terus akhirnya aku
bismillah kemudian juga istikharah lagi
terus kemudian ada tekad kemudian ada
niat untuk bangun pondasi dari R juta
itu ternyata habis buat beli batu sama
beli besi-besi itu uangnya sudah habis
kemudian jalani tukang Seperti apa terus
saya juga diasihati sama orang tua wis
nek niatmu bangun rumah niatmu pengin
ibaratnya pengin membankan bisnis
kemudian pengin biar teman-teman
karyawan itu bisa lebih banyak atau bisa
membarokahkan tempat usahanya nanti wis
bismillah Insyaallah enek pertolongan
Insyaallah ada pertolongan dari situ
saya bismillah bismillah ternyata sempat
Jalan seminggu 1 bulan itu loh kok
ternyata kok dalam usahanya kok ada
peningkatan kemudian tiap hari Bisa beli
semen kemudian tiap hari Bisa beli bata
sampai setahun sampai 2 tahun tukang
Jalan Alhamdulillah sekarang jadi
seperti ini lah di situ kan juga sempat
berpikiran Oh ternyata memang pola pikir
orang itu kadang secara teortical sama
sama apa yang di itu enggak sama jadi
secara teorial kan enggak mungkin dengan
dana sekitar r juta bisa bangun rumah ya
mohon maaf senilai mungkin hampir 1 M
ternyata juga berkat doa kemudian berkat
orang-orang Yang di sebelahnya terus
berkat niat kita untuk bisa mewujudkan
keinginan istri atau bisa membahagiakan
karyawan-karyawan itu memang ada aja
rezekinya di situ ya entah rezeki dari
usaha yang meningkat kemudian
bertambahnya karyawan kemudian
bertambahnya orderan yang semakin hari
semakin meningkat Dar di situ sampai
saat ini juga saya menerapkan ilmu itu
jadi merayinya lewat di batin rumah
lewat Iya memang saya segi kata-kata itu
enggak bisa perbuatan langsung jadi aku
menunjukkan kalau ya wies aku bisa memb
ya lewat perantara mungkin dengan doa
atau apa ya nyatanya aku bisa mewujudkan
mungkin keinginan salah satu keinginan
istri Saya bertempat tinggal di sini
jadi saya tuh sering banget ke mana-mana
untuk nyari rumah yang subsidi jadi yang
subsidi pun enggak apa-apa misalkan
bangun tanpa cat tanpa keramik pun saya
gak apa-apa waktu itu Pokoknya saya bisa
bisa hidup mandiri sendiri gitu loh
karena ya itu ya Saya dari kecil itu ya
punya hutang Budi banyak gitu loh ke
orang tua maksudnya belum bisa
membanggakan terus kemudian setelah
nikah malah kuliahnya aja belum selesai
padahal ee orang tua saya tuh sudah
membiai saya dari awal kuliah tuh sudah
banyak maksudnya sampai hutang-hutang
gitu kan Setelah saya menikah tuh enggak
tambah meringankan tapi malah menambah
sukses yang awalnya saya cuma pengin apa
ya ngontrak aja enggak apa-apa yang
penting saya enggak merepotkan orang
lain terus saya juga bisa meneruskan e
karir saya sebagai e wirausaha untuk
bisa fokus gitu ya saya enggak
muluk-muluk Pokoknya saya pengin
bikingan rumah walaupun tipe 36 e yang
udah pokoknya udah ada pintunya udah
bisa ditempati Saya mau walaupun enggak
ada cat enggak ada lantai sudahah saya
Mau nempatin itu luas tanahnya sih
sekitar 20* 70 m lah untuk pembangunan
rumah ini sekitar 80% ya 80% itu
bangunan kemudian 20%nya S tanah tiap
hari itu kayaknya di rekening kita tuh
memang enggak pernah perah ada uang gitu
tapi alhamdulillah jadi gitu ya enggak
pernah dihitung juga waktu itu untuk
biayanya sampai sekarang pun kalau
ditanya ini habis berapa enggak tahu
soami saya enggak
[Musik]
tahu penjualannya Kalau waktu home dekor
waktu 2017 akhir sampai 2018 itu kita
ramainya di shopee waktu itu karena
waktu tahun-tahun segitu Kan pesaingnya
masih belum banyak ya jadi ketika saya
masuk itu paling pesangnya cuma eh hanya
beberapa enggak sampai berpuluhan jadi
kita dapatnya banyak di situ menang
menang awal menang start di situ terus
kemudian setelah pandemi itu udah mulai
semua semua orang kan mulai masuk ke
online semua jadinya pesakingnya semakin
banyak akhirnya kita udah coba E bikin
produk yang lain lah yang Maksudnya yang
cari ya apalagi sih yang mungkin orang
lain masih kesulitan gitu kita coba
produk-produk lain seperti tulisan ukir
terus kemudian neonbxneonbx itu di situ
kita coba pasarkan di Facebook Nah di
Facebook itu kita mulai dapat
customer-customer yang offline jadi dari
sekitar kendiri sudah mulai kenal kita
nah gitu Jadi sekarang selain online
juga Coba di offline alhamdulillah juga
peminatnya masih banyak karena harganya
juga masih lebih terjangkau daripada
yang di toko-toko lain gitu dan
pengerjaannya lebih cepat shopee
Facebook kalau offline-nya kita dapatnya
dari Facebook itu 80 sampai 85% itu
shope jadi makanya kita kan di sini
berani mengeluarkan budget lebih kayak
iklan buat di shopee itu memang
benar-benar kita babat awalnya kan di
shopee jadi untuk traffic yang semakin
ramai kan di shopee kalau di Facebook
kan cuma ya mungkin akhir-akhir tahun
ini aja tapi ya kita di situ juga
mencoba ngiklan kemudian mencoba
memasarkan di grup atau memasarkan di
media lain jadi memang yang untuk saat
ini memang yang paling omset yang paling
besar itu ya di shopee budget iklannya
berapa di shopee di shopee minimal
r500.000 per hari sekarang itu pun pun
kita lihat traffic juga sih kalau pas
kondisi trafficnya dari cat yang masuk
itu banyak berarti kita bisa mengurangi
budget iklan kemudian kalau memang
trafficnya di chatting itu sedikit ya
bisa sampai R juta juga pernah R juta
lebih itu Iya per hari kalau saya kan
pantaunya dari pertama dari iklan itu
kan ada bisa dipantau lah kedua
banyaknya chatting yang masuk banyaknya
yang menanyakan produk atau apa itu kan
bisa dilihat dari situ juga omset
sekarang per bulan masih sekitar 400
sampai 500 Kalau beberapa bulan yang
lalu kan 300 ya tetap alhamdulillah ada
kenaikan kalau pas lagi ada event itu
bisa sampai 500 tapi masjidnya tebal kan
ya tebal tebal ee contohnya
produk-produk yang neonfleag bahan dan
anunya itu cuma 150 tapi kita jual bisa
sampai 800 850 lah tapi keahlian itu
yang kita yang mahal keahliannya kita
untuk proses pembuatannya itu yang mahal
kalau segi biaya bahan atau apa itu
murah yang maha ilmu sama teknologi ilmu
dan jasa karena kita juga menghargai
jerih payah karyawan SI
kitaak Ma May terlalu murah juga jadinya
jayah karyawan kita kan juga harus
dihargai
[Musik]
gitu kalau saya titik terendahnya itu
ketika e waktu itu kan saya nikah di
semester 6 Harusnya kan semester 8 kan
sudah lulus nah kemudian ee Setelah
nikah itu harapan saya bisa mendukung
kuliah saya nah di semester 1 tahun
kemudian itu ternyata saya malah hamil
nah kemudian di situ tuh Teman saya
sudah lulus semua ee Akhirnya saya tuh
merasa Tertinggal gitu loh Tertinggal
terus kemudian apalagi suami saya
setelah babyinya lahir terus kemudian di
PHK itu enggak kerja 2 tahun udah
memutuskan nikah cepat tapi apa Malah
memberatkan orang tua terus kemudian
suami juga di PHK terus apalagi kan anak
juga masih butuh ee dana juga nah di
situ saya merasa kayak sudah sangat
mengecewakan orang tua gitu ya kalau
Titik terendah saya sih ketika di PHK
itu sih Jadi kalau memang secara segi
cita-cita Kebanyakan orang teknik yang
kuliah itu kan golnya itu kan di bidang
perminyan di gas itu kan memang
cita-cita anak-anak teknik dari ee di
Surabaya dulu kan memang seperti itu
apalagi bisa bekerja di luar luar negeri
di Dubai di abuhabi itu wah luar biasa
dan saat itu saya juga sempat bekerja di
Papua itu kan juga ikut perusahaan
Inggris itu juga perusahaan asing lah
itu memang golnya saya untuk berkarir
itu memang di situ secara segi gaji pun
juga ya lumayan juga sampai sekitar 50
ke atas juga pernah gaji sampai R5 juta
itu kalau kita hidup di Kediri itu woh
sudah lebih dari cukup dambakan
cita-cita benar-benar ya Allah sudah
endingnya di sini berarti nanti
Selanjutnya nanti juga wis ibaratnya
menetap di sini Terus ternyata setelah
itu di PHK itu sudah benar-benar kayak
cita-cita yang kita sudah kita siapkan
lewat kayak sertifikasi apa apapun itu
sudah sudah lenyap sudah hangus jadi
terus kemudian setelah itu kan kita
tinggalnya bersama istri di rumah mertua
kayak keluarganya Aulia ini sendiri kan
orang-orang yang tanda kutip orang-orang
kedinasan Masnya pertama polisi Masnya
kedua polisi ibunya juga di kedinasan
bapaknya Polisi lah itu kan tanda kutip
orang-orang berpendidikan semua jadi
kalau saya sudah nganggur terus kemudian
di rumah usaha kayu jadi memang
benar-benar apa ya rasa jiwanya sebagai
seorang laki-laki benar-benar kayak
jalan hidup yang tak jalan selama ini
kok separah ini kemudian kita kan dulu
pakai manual itu masih pakai mesin
skrulo itu mas mesin skrulo graaji kayu
yang pakai manual lah itu kan
benar-benar aku mau mengoperasikan itu
harus mencari jam-jam istirahatnya Bapak
dan Ibu jangan sampai mantunya itu
bekerja sebagai itu jadi sampai sebelum
subuh itu aku jalani motong kayu sampai
malu banget Mas aku selama di situ juga
ee tiap hari yang membiayai anak
kemudian belikan ini ini itu kan
otomatis juga ngikut orang tua ngikut
mertua jadi di situ secara segi harga
diri pun juga ya kayak gimana gitu jadi
Meskipun orang tua juga meng Wang balik
ke orang tua Ben ibaratak jadi
tanggungan lah itu memang benar-benar ya
dinamakan titik terindah saya seperti
itu sangat bersyukur Mas
[Musik]
sekarang
tentang jodoh pun saya sudah berdoa dari
kecil sudah saya doain pengin jodoh yang
seperti apa gitu jadi dari waktu kecil
itu saya sudah berdoa ya ya itu lagi
kembali ke ajaran Ibu saya pokoknya kamu
jangan sampai lepas dari doa segala hal
yang bisa merubah Qadar kamu itu hanya
doa Selain itu enggak bisa jadi berdoa
ketika pengin dapatkan jodoh itu jodoh
yang baik eh Saleh tanggung jawab yang
secara fisik mungkin bertubuh tinggi
ganteng gitu sih kulitnya putih gitu sih
sejak kecil saya berdoa seperti itu
terus ketika ketemu suami saya di
semester 6 itu ya daripada saya pacaran
lebih baik saya memilih untuk menikah
aja sih karena mengingat kuliah saya
juga kayaknya masih lama deh orang IPK
saya aja satu koma gitu loh Mas siapa
gitu yang misalkan aku menunda na nikah
siapa gitu yang mau sama saya pasti
dianggap tidak pintar kan kalau keliah
molor gitu selain biar saya laku gitu
kan Ya terus menikahkan juga niatnya
baik untuk biar tidak terjadi
pelanggaran atau pacaran gitu sih jadi
ketika suami saya itu di PHK yang
waktunya karirnya bagus sudah Saya
bangga gitu terus ketika di PHK 2 tahun
enggak kerja itu ya saya kembali lagi
Kadang itu saya kayak punya rasa
menyesal gitu loh kayak pilihan saya
salah gitu loh saya sudah nikah di
semester 6 sudah belum waktunya nikah
tapi sudah ngeyel Nikah terus kemudian
suami saya di PHK juga itu kayak Waduh
ini Kayaknya kesalahan saya tapi saya
kembalikan lagi ke ilmu agama saya itu
jadi Tujuan saya menikah itu apa sih
Tujuan saya menikah itu kan karena untuk
beribadah Insyaallah nanti bakalan pasti
ditolong Allah lah pasti cobaan yang
selama 2 tahun ini ee mungkin hanya
pemicu Allah untuk biar saya lebih dekat
dengan Allah doa saya biar lebih tinggi
lagi biar lebih banyak lagi agar
hasilnya di belakang itu lebih keren
lagi gitu sih Ya intinya kita jangan
sampai melupakan Allah juga sih Intan
surullah hanyan surkum itu loh P jadi
kalau kita menolong agama Allah kita
juga dikembalikan pasti kita ditolong
oleh Allah jadi kalau misal kita dalam
urusan dunia ini pengin maksimal ya kita
dekati dengan Allah dengan maksimal
ibaratnya seperti itu saya sama istri
itu ya Meskipun kondisi keuangan itu itu
enggak enggak begitu banyak tapi dengan
kita sedekah entah sedekah ke orang tua
entah memberikan ke orang lain itu pasti
ada jalan rezeki yang memang Allah
berikan ke kita entah itu dalam bentuk
kita diberikan kesehatan diberikan ganti
dalam bentuk uang atau ganti dalam
bentuk usaha dengan lancar itu pasti
lambatlan itu dampaknya itu terasa Jadi
kalau sekarang itu kita jualan itu kok
sepi kan ada masanya di mana kadang kok
pasarnya sepi itu senjata kita sedekah
dengan kita sedekah ke teman-teman atau
ke karyawan atau seperti apa Insyaallah
tetap teman-teman itu membawa rezekinya
masing-masing jadi dengan kita
melancarkan mereka ya sama-sama
melancarkan Insyaallah masalah rezeki
itu ada ada jalannya itu terus kemudian
kedua Jangan lupa doa Kalau doanya Aulia
ini kan secara spesifik tapi kalau doa
saya generalend jadi kita berdoa
mudah-mudahan diberikan untuk dunia ini
Barokah Barokah itu kan ibaratnya
Dipilihkan dengan jalan apapun itu ya
terserah Allah yang memilihkan Allah
jadi tidak perlu untuk spesifik jadi
untuk memilihkan Allah dengan karir
seperti ini ya kita telateni kita bantu
doa Insyaallah itu yang barokah jadi
kalau saya memang Dar dari dulu doanya
itu ya Secara general Jadi kalau memang
Dipilihkan jodoh ya jodoh yang salhah
yang terbaik dan
[Musik]
barokah saya Irwan dan saya Aulia kami
dariuam warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh
sidang suami saya Risang Itu otomatis
kan kita 24 jam ketemu jadi di dalam 24
jam itu kayak rasanya ada aja sesuatu
yang dipermasalahkan gitu Selama saya
gabung di auliad itu kayak enggak begitu
harmonis gitu loh Ya mau enggak mau
istri saya sempat resen dari auliad tapi
enggak Res rumah tangga kan
Alhamdulillah enggak
Alhamdulillah