Pria Lulusan S2 Psikologi, Bangun Griya Lansia & Anak Yatim Gratis di Malang.
8E3UGyhrxIU • 2023-11-26
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Musik] [Tepuk tangan] di lapangan itu sering menemukan ada orang jompo yang meninggal tidak diketahui yang paling tragidis pernah 3 hari meninggal membusuk di rumahnya kemudian ada anak yatim enam ditinggal ayahnya kecelakaan itu kita bantu ada yang paling berkesan engak kalau kesan pertama itu anak menyerahkan ayahnya dan tanda tangan di depan warga sekitar ya kalau meninggal Gak usah dikabari karena sudah dilepas Jadi kalau ada yang mengatakan satu orang tua bisa merawat 10 anak 10 anak belum tentu bisa merawat satu orang tua itu memang benar dan faktanya ada di sini [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan saya Arif kamra ketua Yayasan Gria lansia Husnul Khatimah malang kalau background saya itu sebenarnya jurnalis jadi kuliah saya itu di S1 komunikasi jurusan publisistik kalau dulu ya atau jurnalistik untuk S2 di psikologi saya tidak pernah bercita-cita menjadi aktivis sosial cita-cita saya sejak dulu itu menjadi pengusaha dan saya Insyaallah Sampai detik ini tetap berwirasasta di bidang percetakan Adapun sekarang menjadi aktivis sosial itu karena satu keadaan yang memaksa pada saat itu jadi saya itu usaha kemudian jatuh bangkrut banyak hutang kurang lebih pada saat itu Seteng miliar lebih Akhirnya saya berkontemplasi diriah apa yang salah di antara apa yang saya kerjakan itu ternyata saya memang bermain di uang riba yang luar biasa nah saya ingin bangkit dengan cara bersedekah itu sebenarnya tapi tidak punya uang gimana cara sedekah Saya punya tenaga Saya punya keterampilan menulis dan mendesain akhirnya itulah yang saya pakai untuk bersedekah saya dapat inspirasi dari teman saya terus terang di pondok kemudian memberi pesan pada saya pada saat itu Bangkitlah bersama anak yatim dan Doa apa tapi saya belum bisa menerjemahkan apa yang ia maksud ternyata Bangkit Bersama yatim dakwah itu tidak harus punya uang banyak kemudian bersedeka ini itu dan punya tenaga punya pikiran punya waktu dimulai dari situ saya blusukan ke sana kemari mencari anak yatim mencari Dufa Mencari janda yang perlu disantuni do Afa yang perlu ditolong kemudian saya Post ting di Facebook ada satu yang merespon itu anggota DPR RI dari Sidoarjo namanya Pak sikhul Islam membantu saya untuk perbaikan atap rumah yang ditinggali janda itu kemudian saya eksekusi saya panggilkan tukang untuk memperbaiki dari situlah respon dari orang atau teman Facebook itu luar biasa sampailah pada akhirnya saya merasa capek ya Kurang lebih sekitar 1 tahun saya berjalan sendiri kemudian saya mengajak cahabat saya Pak Rio sama Pak katot ini untuk mendirikan satu komunitas namanya sahabat yatim dofak saya meneliti di al-quran itu anak yatim dan doafa itu selalu bergandengan lebih tepatnya mungkin fakir miskin ya Misalnya di surat al-insan itu wtimun thama alubbihi miskina watim gandeng dalam surat alfajr Kalla ba tukrimunal yatim wunaamil miskin gandeng terus dalam surat almaun gandeng terus miskin gandeng terus kemudian saya berpikir sahabat yatim dan fakir miskin saya ubah terminologi fakir miskin itu menjadi doafa jadi supaya tidak terlalu berat Soalnya menurut saya pribadi terminologi fakir miskin itu memang teks al-qur'an memang benar Tapi kalau di Indonesia itu sepertinya agak berat saya ringankan menjadi duafa orang yang lemah jadi makanya n saya pilih sahabat yatim duafa kemudian saya mengajak teman-teman yang mau Ayo bergabung menjadi relawan sahabat yatim duafa dengan fokus membantu anak yatim dan fakir miskin atau duafa itu Nah dari situlah kemudian di lapangan itu sering menemukan ada orang jompo yang meninggal tidak diketahui yang paling tragtis pernah 3 hari meninggal membusuk di rumahnya kemudian ada anak yatim enam ditinggal ayahnya kecelakaan itu kita bantu dan dari situlah kita kemas dalam satu video yang bagus kemudian fotografi yang bagus kita unggah di medjos dari situlah kemudian kepercayaan muncul muncul muncul sampai akhirnya terbesit ide untuk mendirikan Panti jombo kecil-kecilan karena ada temuan kita enggak bisa nolong karena apa kita enggak punya tempat akhirnya kita berunding bersama teman-teman relawan Bagaimana kalau kita bikin panti jompo dan panti yatim karena saya sendiri itu menghindari kata Panti maka kita cari kata lain selain Panti kita kasih nama GYA itu Griya lansia grriya yatim kemudian ada Griya odgj yang sekarang dibangun itu Insyaallah inisiasi dari komunitas sahabat yatim [Musik] ja kalau di G lansia ini kurang lebih ya antara 105an jadi itu sudah luar biasa Menurut kami karena merawat lansia itu bukan persoalan mudah tidak banyak yang mampu kalau di gra yatim 51 di ga yatim itu problem latar belakangnya juga Kompleks ada yang yatim ada yang yatim piatu ayah ibunya meninggal Ada juga yang anak terlantar anak hasil hubungan gelap anak terbuang anak dari keluarga bermasalah kita tidak permasalahkan itu yang penting anak ini bagaimana punya masa depan orang tuanya gak masalah biar orang tuanya yang bermasalah anaknya kita selamatkan jadi kalau di Gera yatim seperti itu kalau di Gera lansia itu sesuai yang saya teliti karena pintu masuknya lansia ini kebetulan lewat saya jadi saya mengamati benar-benar khususnya yang laki-laki itu dimulai dari pertengkaran rumah tangga rata-rata mereka sudah menikah semua hanya satu dua yang tidak menikah dan rata-rata mereka punya anak Jadi mereka itu Awalnya keluarga normal keluarga baik-baik dimulai dari di dalam tanda petik kaken pola ya nikah lagi selingkuh dan lain-lain kemudian ketika tua kembali ke anak kembali ke istri yang lama tidak diterima karena anak itu rata-rata ikut ibunya nah pembelaan anak P ibunya itu menurut kami Ya wajar sehingga orang yang sudah tua ini tidak punya tempat berlabuh ditemukanlah di pasar ditemukanlah di pom bensin ditemukan di tempat-tempat sampah karena memang terlantar hampir semuanya polanya seperti itu ada yang paling berkesan gak menurut mari kalau kesan pertama itu anak menyerahkan ayahnya dan tanda tangan di depan warga sekitar ya kalau meninggal Gak usah dikap hari karena sudah dilepas padahal itu ayah kandung kasusnya sama menurut ia Ayah dulu gak pernah rawat saya kemudian yang terlantar benar-benar terlantar itu ada Mbah piadi di Kediri itu yang hidup bersama kotoran di depannya ruku kosong itu menurut saya sangat berkesan karena saya sendiri yang mengevakuasi saya membersihkan kotoran yang ada di sekucur tubuhnya padahal beliau itu normal hanya saja stroke gak berdaya sehingga hidup bersama kotoran Jadi hampir Mas hampir seluruh komunitas relawan itu mengenal saya minimal itu tahu kalau t mencari nomor saya itu gak terlalu sulit tanya sesama relawan tahu dari kekuatan relawan 1000 orang itu kami gerakkan untuk mencari orang-orang yang membutuhkan pertolongan paling banyak dari situ tapi ada juga dari polsek Pemerintah desa dari os dari yang lain-lain jadi semuanya boleh masuk asalkan memenuhi persyaratan persyaratan pertama itu harus di atas usia 61 persyaratan kedua memang benar-benar terlantar gak ada keluarga yang merawat atau memang benar-benar dibuang keluarganya makanya me masuk ke sini Memang agak susah persyaratannya ketat tapi kami segala kondisi kami terima asalkan terlantarnya itu dulu mohon maaf kalau di dinsos yang ngebrok gak mungkin mau di liponsos Manap pun gak ada yang mau menerima yang ngebrok ngebrok itu sudah enggak bisa apa-apa yang tinggal tidur berbaring tapi kalau di tempat kami banyak hampir separuh itu yang membutuhkan Pampers nah kami kebutuhan Pampers dalam 1 bulan itu membutuhkan kurang lebih 5.000 Pit kalau dikalikan 12.000 itu sudah hampir r0 juta dari mana Kami mendapatkan pamper sebanyak itu dari masyarakat karena saya yakin pengurus juga yakin bahwa masih banyak orang-orang baik yang mau membantu kita Open donasi beras Open donasi minyak Pampers dan lain-lain alhamdulillah tercukupi sampai [Musik] ini ada itu orang yang terlantar di rumahnya sendiri juga ada keluarganya sudah ada enggak mau membantu sama sekali karena apa karena dianggap terlalu rewel dianggap sudah ndak bisa apa-apa kami punya satu kasus orang ini mengalami sakit stroke sudah melet-melet keluar air lurnya semua Pak rt-nya telepon ke saya Pak Arif saya minta tolong ada warga Saya di rumah sakit terlantar anaknya enggak mau merawat kemudian saya respon ini orang ini punya aset apa dak Pak maksud saya kalau punya aset dibuatkan kamar supaya bisa untuk merawat secara khusus ternyata punya dua rumah dan dia terlantar di rumahnya sendiri Tapi saat itu diantar sama warga ke rumah sakit akhirnya kesepakatan kita cari keluarganya ketemu penakannya rumahnya dijual kemudian diwakafkan R juta di sini kemudian kita bangunkan kamar kita rawat sekarang masih ada orangnya dan bisa B jalan padahal pada saat itu sudah ngiler-ngiler melet-melet sudah gak bisa apa-apa ke sini uang yang tadi kita pegangkan ke keponakannya sebagian besarnya Mbah misnan itu Menurut kami itu sejarah sejarah perjalanan gralansia sejak awal itu ceritanya gini dulu itu kami sudah beli tanah di sini kemudian ya terus terang ada penolakan-penolakan karena mispersepsi ada yang mempersepsikan kami itu seperti aliran garis keras anti NKRI Islam intoleran dan lain-lain nah pada saat penolakan-penolakan itu terjadi ada satu kasus lansia terlantar di desa ini namanya Mbah misnan itu terlantar di pinggir kali hidupnya diubuk mau kepreset kintir kali kemudian oleh Kepala Desa sini direkomendasikan untuk dirawat di sini meskipun masih Tanah kosong di sini akhirnya kami bangunkan Bedeng rumah triplek yang di situ Mbah misenan bisa istirahat dengan nyaman untuk perawatannya Bu muovi sama Pak Nur yang ngasih makan setiap hari yang memandikan setiap hari sampailah 2 tahun kemudian kita bisa bangun gralansia ini dan MB misenan masih berada di sini tapi pada saat bangunan ini mau sempurna beliau meninggal Nah dari situlah bagi kami Mbah misenan itu sangat berharga sehingga kami jadikan namanya itu kita jadikan nama Aula apa runiitas mereka di sini pak jadi kurang lebih seperti ini sebelum subuh itu sudah bangun semua kecuali yang benar-benar gak bisa itu kita girim ke musala untuk salat malam yang bagi yang sudah hadir sebelum subuh setelah subuh berjamaah biasa Zikir pagi zikir paginya bisa di musala bisa di tempat selasar ini Nah untuk saat ini kalau musim hujan bisa langsung ke Aula jadi Zikir pagi itu program pokok sama dengan zikir usai magrib Karena tujuan kami membuat gralansia ini adalah menemani mbah-mbah mengantar mbah-mbah menjemput kematian yang Khusnul Khatimah itu tujuan pokoknya di situ jadi dengan cara apa beribadah berzikir di usia tua ini tidak disibukkan dengan urusan duniawi ya mungkin di tempat lain ada tapi berbayar tapi kalau di sini gratis murni 100% jadi begini bagi mereka yang benar-benar terlantar itu memang free 100% tapi bagi mereka yang masih punya keponakan yang masih punya saudara jauh dan lain-lain itu kita sarankan untuk berwakaf karena dari wakaf itulah kita bisa menambah kamar nah kamar itu akad wakafnya juga dinamakan orang yang membantu ini nah bilamana ditakdirkan meninggal di sini maka kamar itu kan bisa menjadi amal untuk lansia yang lain Jadi win-win solution mereka saudaranya kita rawat kami dapat benefit bertambah satu kamar kurang lebih seperti [Musik] itu jadi bangunan ini awal kali pertama kali itu kita dapat dana dari PT galena Logistik kemudian Nurul Hayat Yayasan Nurul Hayat lembaga amil zakat itu membantu kampin berkampanye untuk membangun Gera Lan ini dua entitas itu yang paling besar kontribusinya juga seluruh masyarakat karena apa Karena kita menjual kamar-kamar itu 25 juta per kamar terbuka tapi kamarnya n kita tok siapa yang membantu untuk saat ini kalau jumlah lokal kurang lebih 102 lokal tapi efektif untuk penggunaan itu kurang lebih 80% karena kan kita potong untuk dapur untuk kamar untuk medis untuk studio kantor dan lain-lain cita-cita saya ke depan itu pengin membuat blok khusus untuk lansia odudgj jadi saya gak ingin ada lansia gangguan jiwa yang meninggal di jalanan penginnya seperti itu di penghujung surat alkahfi itu kan disebutkan bahwa innalladzina amanu wailus shihatiat lahum Jannatul Firdausi Nuzula jadi orang yang beriman dan beramal saleh itu Insyaallah jaminannya surga ya kita ini kan salat pas-pasan ngaji pas-pasan kalau enggak cari tambahan ya apa yang mau kita jadikan bekal ya ya mudah-mudahan aktivitas kita di sosial itu menjadi tambahan ya kita ini background-nya ya orang embongan semua tidak dimulai dari yang benar-benar Ustaz gitu ya gak ada saya bu muovi pak nur itu gak pernah punya cita-cita merawat kayak gini gak punya jalan hidup yang membawa ke sini dan Insyaallah kita tidak memperkaya diri dari entitas ini kalau toh ada ya kita makan sama-sama secara wajar kita jadikan makanan untuk seluruh lansia ada fasilitas yang kurang kita penuhi pelan-pelan Jadi kita itu terbuka untuk siapapun mau yang mau datang ke sini kita milik bersama untuk menolong orang yang membutuhkan pertolongan Kalau kesulitan terbesar itu Ya tentu saja lansia ini kan sudah tidak 100% under dealnya baik itu secara pikiran maupun fisiknya kalau dari sisi pikiran demensia pasti pelu apa pikun bicara sendiri kemudian dari sisi perasaannya itu kembali ke anak-anak penginnya dilayani seperti ia masih hidup dengan anak-anaknya padahal kan beliau itu berada di tempat yang tidak semestinya semestinya kan hidup bersama anak-anaknya di rumah dengan nyaman dirawat anak-anaknya kadang itu lupa mereka itu dari sisi fisik mereka Jalan semoyongan harus dituntun yang ngebrok ya digendong ya kesulitannya itu kompleks sekali Jadi kalau ada yang mengatakan satu orang orang tua bisa merawat 10 anak 10 anak belum tentu bisa merawat satu orang tua itu memang benar dan faktanya ada di sini saya penginnya semua orang berkunjung ke GR lansia baik orang penting orang Enggak penting orang miskin orang kaya harus belajar ke sini Belajar apa Belajar kehidupan Supaya apa ya muaran manusia ya menjadi tua seperti itu Jadi ada banyak pelajaran di galansia itu pertama itu ilmu sabar Kalau enggak sabar Gak bisa ngurusi lansia Mas yang di rumah merawat satu dua orang tua yang di sini rawat ratusan lansia terus ilmu syukur kalau masih punya orang tua disyukuri atau kalau orang tua masih bisa dirawat anak Ya disyukuri daripada di sini di sini kalau misalnya kedinginan belum tentu diselimuti semua tapi kalau di rumah ada anak yang bisa nyelimuti ada anak yang bisa mandikan tidak mungkin galansia itu bisa sesempurna perawatan anak kepada orang tuanya yang normal tentu saja banyak kekurangan tentu saja banyak kekurangan jadi ya kita ini bekerja semampu yang kami bisa bisa kalau tu ada kekurangan ya Ya harap maklum tapi Insyaallah di sini itu kita perhatikan benar-benar masalah kebersihan kalau bersih itu peluang kesehatan itu lebih baik jadi peluang mereka hidup Normal itu lebih baik itu makanya kebersihan utamakan lingkungan dibuat sedemikian rupa supaya bisa berinteraksi orang itu kalau meskipun di rumah kalau sendirian ya masih bahagia dengan banyak teman bisa berinteraksi terus Green and Clean kita utamakan supaya tidak jenuh supaya [Musik] Happy Alhamdulillah kemarin forum zat nasional itu memberi kami penghargaan lembaga sosial terbaik nasional yang diumumkan di Jakarta Kemudian kami kemarin dapat apresiasi dari Polda Jatim diberi penghargaan oleh Kapolda langsung terus berbagai komunitas sudah gak tahu jumlahnya Alhamdulillah Jadi kita itu benar-benar mbah-embah ini dihidupi oleh masyarakat beras dikasih masyarakat minyak goreng pakaian semuanya dikasih masyarakat bahkan rumput-rumput yang kita tanam ini ya sebagian juga bantuan jadi seperti itu ya Kalau kesulitan pasti ada tapi ya dikelola sedemikian rupa nak mungkinlah kita hidup dengan banyak orang kemudian tidak terjadi gesekan sama sekali ya pasti ada tapi ya kita kembalik ke niat awal beramalah istilahnya yang benar mereka perawat karyawan itu kita gaji semua tapi ya tidak seberapa kalau dibandingkan bayarannya orang kota beda jauh pesan saya anak-anakku semua baik itu anak yang SD SMP SMA atau yang kuliah kalian itu harus mengutamakan orang tua percuma sukses kalau orang tua sampean berada di sini jadi Apun kesulitanmu nanti itu orang tua itu jadikan nomor satu Insyaallah rezekimu lancar dan hidup penuh keberkahan saya juga ingin berpesan kepada orang-orang top di Jakarta sana mungkin yang diurisi kan orang-orang pintar training dakwah anak-anak muda dan lain-lain baik semua itu baik tapi jangan lupakan yang seperti perawatan mbah-mbah ini juga butuh di-support butuh dipromosikan Supaya apa supaya kami bisa membesar dan lebih banyak orang yang terawat sementara ini memang jarang yang mau ngawat lansia jadi kita butuh dukungan orang-orang penting bukan masalah apa karena akan memberi manfaat besar ke kehidupan mbah-mbah yang di luar yang belum bisa tertampung karena ini keseimbangan kalau ggak ada yang ngawat mbah-mbah ini Coba bayangkan dan sejujurnya kami ini membantu pemerintah mengatasi problem sosial walaupun belum dibantu pemerintah y terang-terangan saja kami Kementerian Sosial belum Bantu kami jadi mestinya tugas pemerintah tapi kami hanya membantu [Musik] saja [Musik] Oke terima kasih buat audiens semua saya Arif kamra dari Yayasan geralansia Husnul Khatimah mengucapkan terima kasih saya akhiri asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh
Resume
Categories