Tips Berhasil Budidaya Ikan Lele Hingga 1.000 Kolam, Dari Bibit Hingga Pemasaran!
TC0CTeVy0Vs • 2023-11-01
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
80 sampai 120 juta per bulan
lele kalau masih sedikit kita gak boleh
gta-ganti pengepul yang ngirim benih ke
kita yang kedua ketinggal air awal itu
tak tidak boleh terlalu tinggi mungkin
sekitar ketinggian 40 sampai 70 cm sudah
cukup ada anggapan kalau ikan itu
dikasih kepadatan 50 sampai 100 itu
cepat besar
tidak jadi hanya ada tiga kebutuhan
primer kalau menurut kami Republik lele
itu yang pertama adalah makan minum dan
lain-lain itu kesehatan dan pendidikan
jadi gaya hidup itu tidak kita masukkan
ke dalam kebutuhan
[Musik]
primer
[Musik]
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh perkenalkan nama saya
Muhammad Yusron Kebetulan saya presiden
republik lele dari tahun 2000 10 sampai
hari ini lokasi Republik lele itu berada
di desa Tulungrejo kecamatan Pare
kabupaten Kediri Jadi kami itu
perusahaan keluarga yang awalnya berdiri
dari tahun
1985 dari mulai satu kolam saya itu
generasi kedua dari ayah saya yang
namanya Muhammad Akas alamudin punya
anak lima lima bersaudara saya kebetulan
yang nomor empat dari tahun 1985 sampai
2003 itu tepatnya sudah mulai
didelegasikan kepada kami anak-anaknya
itu produksinya Masih sekitar 10 sampai
15 ton per bulan terus dari mulai tahun
2008 ada peningkatan sampai menjadi 30
ton tahun 2010 ada peningkatan lagi
karena ada efisiensi cara kerja itu
sudah mencapai 45 sampai 55 ton per
[Musik]
bulan Kalau mengenai cerita sedikit dari
tahun
1982 sampai 88 itu belum ada pabrikan
pakan yang fokus untuk bikin pakan lele
dengan cara mungkin difating atau
mungkin mengambang seperti yang hari ini
sudah terjadi kita masih pakai pakan
ayam tetapi Keuntungan pada waktu itu
dulu itu pernah ada kejadian yang sangat
sering diceritakan oleh ayah saya
bagaimana kita memproduksi ikan lele itu
dalam waktu lama budidaya itu 6 bulan
tetapi sekali kita beli benihnya dan
kita kasih pakanya kita jual ke pasar
itu keuntungan yang kita dapatkan itu
langsung bisa menutupi modal awal yang
kita support ke situ atau modal awal
yang biaya bikin kolam sampai pakan dan
benih itu sudah tercover semua hanya
dengan satu sampai 1 Seteng kali buit
panen dulu menjanjikan sekali tapi pada
waktu dulu Memang karena masih pakai
pakan ayam jadi kepadatan yang kita
budidayakan enggak sepadat hari ini dulu
mungkin hanya bisa 75 sampai 100 saja
yang hari ini kita tangani atau kita
sedang lakukan atau budida yang ada di
Rik lele itu kepadatannya bisa sampai
500 per meter kubik air 1
[Musik]
M itu mulai saya lulus SMA itu sudah
Bapak kan sangat anti dengan yang
namanya k kalau tidak dalam kondisi
darurat kita tidak berhutang dengan
siapapun baik itu bank ataupun non
perbankan jadi kita dikasih kolam saja
kolam itu masih kosong dan kolam itu
juga ada nilainya saya bikin kolam dulu
sekian Le seperti itu Jadi kalau kamu
bikin benih Kamu adalah hutang ke saya
kamu butuh pakan kamu juga hutang ke
saya kalau kamu nanti panen dan bisa
jual hasil daripada jualan itu nanti
hanya labanya yang tak kasihkan kamu
Tapi itu pun hanya nya 50% yang 50%
nanti buat tabunganmu apabila kamu nanti
merugi di siklus selanjutnya jadi mulai
awal memang sudah ditanamkan seperti itu
dari
2003 Tepatnya saya mulai kuliah semester
1 itu sudah menanganin lele dengan cara
seperti itu kamu pengin jualan ya Dijual
sendiri lelenya di pasar jadi saya juga
jualan sendiri ngecer sedikit Cuma hanya
untuk belajar saja Intinya kita tahu
bagaimana sih cara distribusi dari di
mulai retil yang terkecil sampai nanti
partai atau
banyak tidak ada hutang sama sekali
sampai sekarang kalaupun dalam kondisi
sangat darurat Kita pernah berhutang
tapi memang kondisinya itu kita itu di
tahun 98 karena krismon yang luar biasa
itu inflasi yang hiperinlasi itu sama
2009 itu pun sesegera mungkin akan kita
lunasi meskipun belum jatuh tempo
Artinya kita punya pedoman untung jadi
mod mod modal jadi untung jadi menunggu
untuk pengembangan itu setelah
keuntungan yang kita dapatkan dari
pekerjaan sebelumnya jadi awalnya kan
modal modal kita kerjakan menjadi untung
lah untung itulah yang akan menjadi
modal untuk pengembangan artinya apabila
kita punya keuntungan itu 10 sebenarnya
yang kita makan itu hanya boleh dua atau
maksimal tiga saja yang untuk
pengembangan itu bisa dua atau tigaada
yang empat itu adalah yang namanya
saving atau untuk cadangan di saat
kondisi darurat Jadi kami memang di sini
selalu ada pengembangan sedikit-sedikit
tapi memang dari keuntung Terus yang
kedua memiliki prinsip yang seperti
orang Jawa bilang itu tatak Titis tutuk
dan tuntas Jadi apa yang akan kita
kerjakan itu kita harus tatak dulu
Artinya kita berani untuk fokus Titis
dengan kita itu fokus akhirnya kita
sekali kita lempar kita akan sampai
kepada target yang kita dapatkan tatak
Titis setelah itu tutuk artinya tutuk
apa kita bisa ngasih sedikit ya mungkin
ada orang ke sini untuk belajar bersama
dengan kita itu kita bisa sharing ilmu
dan lain-lain yang lebih penting lagi
tutuk itu sendiri Kita bisa nutupkan
atau kita bisa selesai dengan generasi
selanjutnya setelah itu bagaimana
setelah itu tuntas Artinya kita tahu
kalau Kehidupan itu tidak hanya di dunia
saja Artinya kita tidak hanya
mengharapkan mungkin fatikah yang
terucap dari banyak orang melalui doa
denganar dari banyak orang tetapi kita
juga bisa dari amal saleh kita itu bisa
menuntaskan nanti kita bisa mendapatkan
fatikah dari amal saleh atau yang sudah
kita kerjakan sebagai usaha yang baik
[Musik]
ini kita bicara bicara yang terdekat
adalah sebelum pandemi pandemi dan
endemi Jadi sebelum pandemi itu mungkin
kita enggak akan ceritakan pas waktu
pandemi itu memang sedang melambat an
ini tetapi kita masih bisa tetap Survive
artinya kendala pasti ada tetapi tidak
untuk kita berhenti karena di sini kita
memiliki yang namanya hitungan baku yang
anak kecil juga tahu itu kalau 2 atau -3
min2 lah dengan Plus 2 itu selisihnya
adalah 4 apa yang kita lakukan
keteledoran yang menyebabkan kita itu
menjadi minus2 kita harus membutuhkan
empat kali tindakan benar hanya untuk
mendapatkan du dua keberhasilan atau dua
gol yang dapatkan jadi sebisa mungkin
apapun harus tercatat dan yang ketiga
tentang fase
endemi yang seperti sekarang ini jadi
tahun 2023 ini memang mungkin hampir
semuanya sektor itu melambat tetapi di
situlah kita harus selesai dengan diri
kita sendiri kita menangan berapa sih
produktivitas kita berapa sih di antara
Market Share berapa di Jawa Timur dan di
Indonesia dan yang sudah kita kerjakan
itu mungkin hanya 50% dari power kita
70% dari power kita atau malah over
power sampai 150% Jadi intinya kita
tetap di saat kendala pun ya kita dapat
pedagang yang mungkin enggak bayar atau
mungkin ada benih yang kita masukkan
mati seperti itu kalau menurut saya itu
bukan kendala tapi rutinitas yang harus
kita jalankan karena memang peran yang
kita pilih adalah pembudidaya kalau
kendala yang sangat berat untuk dihadapi
itu itu di fase di mana sebelum 2017
dari mulai 2010 sampai 2017 dari mulai
pengadaan
benih sampai penimbangan sampai
pencatatan dan sampai laporan labar rugi
itu saya catat sendiri ternyata itu
tidak efisien banyak sekali uang yang
hilang atau mungkin nota yang tidak
terbayar seperti itu dan banyak sekali
waktu setiap hari yang harus kita ya
kita bekerja per hari bisa sampai 18 jam
atau mungkin 17 jam seperti itu baru
setelah tertata 2018 ini Ternyata kita
bisa tahu kapan kita minus apa yang kita
lakukan Kapan kita surplus apa yang kita
lakukan dan sekarang kan saya sudah
punya sekitar 100 pembenih 100 pembenih
ikan lele di Kabupaten Kediri yang hasil
daripada produksi benihnya itu masuk
sini kendala yang kita hadapi awal itu
karena ketidakmangan benih yang akan di
dikawinkan kan jadi kita bisa dapat
benih yang jelek awal-awal dulu seperti
itu tapi setelah kita punya 100 orang
ini dengan spek yang kita punya spek
sendiri jadi ukur lima kita kalau bisa
itu ukur 5 itu 5 cm Maksudnya di lele
itu ada ukur 5 itu artinya 5 cm 5 cm
dengan dengan profil ukur 5 Usia
bodidaya 45 sampai 55 hari dari telur
dengan berat antara 500 sampai
580 per kilo dengan kalau bisa pemijahan
itu secara alami belum bisa memenuhi
persyaratan yang kedua kendala
terbesarnya adalah cuaca jadi memang
karena kita budidaya ikan ikan
berhatikan kehidupan dalam air ya itu
kalau cuaca itu fluktuatifnya sampai 15
derajat Celcius malam dan siang itu
berbedaannya mudah sekali untuk ikan
terkena penyakit yang
bermacam-macam jadi kalau Untuk teknis
untuk reblik relele sendiri itu ini
untuk kepadatan ikannya untuk tebar itu
benihnya itu kalau untuk ungkur 5 itu
400 sampai 500 ekor per meter per jadi
Setelah itu kita harus mencatat berapa
sih estimasi panennya dan pasar yang
akan kita tujuh kalau seandainya pasar
yang akan kita tuju itu Surabaya
Surabaya itu ukuran favoritnya itu 8
sampai 14 berarti 8 itu ditambah dengan
14 ketemunya adalah 22 dibagi dengan 2
ketemunya adalah 20 bel maka ada SR 90%
maka kita estimasikan mati 2 ekor maka
untuk pasar Surabaya per 14.000
ketemunya 1 ton berarti kita menyiapkan
14.000 untuk produksi 1 ton ikan yang
kedua kita sama sekali enggak pakai
bahan kimia dan tidak pakai probiotik
kita pakai Sirkulasi air yang teratur
sirkulasi kita biasanya dimulai pagi itu
jam 8 lah sampai nanti jam .00 ada yang
yang mati jam .00 seperti itu nanti
mulai kita Nyalakan lagi jam 2.00 sampai
jam 800 malam untuk awal kasih pakan
jadi kita kan memang 100% pakai pakan
pabrikan kita enggak sama sekali enggak
pakai limbah pakan alternatif dan
lain-lain tidak kita pakai pakan
pabrikan 100%. untuk biomasnya harus
kita perhatikan jadi untuk 1 bulan
pertama itu kita bisa kasih dulu 4
sampai 5% jadi kita estimasikan dari
awal kalau kita tebar 14.000 yang tadi
itu berarti estimasinya nya adalah
panennya 1 ton 1 ton itu membutuhkan
pakan sekitar 33 sampai 35 sak di bulan
pertama itu kebutuhannya pakan hanya 15%
dari total kebutuhan yang akan kita
estimasikan jadi 33 itu dikali dengan
15% butuhannya sekitar 4 sampai 5 S
untuk bulan pertama untuk bulan kedua
itu
35% atau bila dijumlahkan dengan bulan
pertama bulan kedua adalah 5 50% dari
total estimasi yang ada Berarti sekitar
butuhnya adalah 10 sak sampai 11 sak di
bulan ketiga kita butuhnya selisihnya
yang tadi 33 dikurangi dengan 11 dikuri
dengan 5 berarti kurangnya juga 16
sampai 17 dan selalu kita catat setiap
hari perkembangannya ada update data ada
Jadi kita tahu dulu ikan yang akan
ditebar itu estimasinya panennya itu
kapan yang awal yang kedua yang kita
kerjakan itu kalau kalau bisa untuk
pemula l lagi jatuh cinta sama lele
mungkin ya lagi senang-senangnya sama
lele itu punya kolam dua atau tiga atau
empat itu kalau bisa ditekuni dulu
sendiri jadi mulai Cari benihnya sampai
jadi feedernya atau kasih paknya sampai
jualnya itu kalau bisa ditekuni sendiri
dan mereka-mereka itu juga harus
mempunyai target awal berapa yang harus
dia peroleh dari budidaya lele selama 1
bulan
yang paling penting tidak boleh mis
adalah Asal benih kita kan berada di
Sentral benih terbesar seluruh Indonesia
di Kabupaten Kediri perlu diketahui
Kabupaten Kediri itu kan menghasilkan
780 80 sampai 120 juta per bulan per
bulan lele hanya lele itu seperti itu
dan dikirim di seluruh Indonesia yang
awal adalah Asal benih kita harus tahu
dulu kita enggak boleh gonta ganti kita
ganti Kalau masih sedikit kita enggak
boleh kita- ganti pengepul yang ngirim
benih ke kita yang kedua ketinggian air
ketinggian air awal itu tak tidak boleh
terlalu tinggi Ya mungkin sekitar
ketinggian 70 40 sampai 70 cm sudah
cukup ya manfaatnya kalau terlalu tinggi
nanti ikannya akan rucah ada anggapan
kalau ikan itu dikasih kepadatan 50
sampai 100 itu cepat besar tidak tapi
ikan kalau dalam kepadatan segitu kalau
volume aire itu terlalu banyak maka ikan
itu akan menjadi tidak seragam ya faktor
yang utama yang lebih pokok lagi
daripada semuanya itu adalah pemasaran
Jadi kalau trik-trik pemasaran itu kalau
kita masih punya kolam 5 sampai 10
Kitalah yang harus menyesuaikan pasar
yang ada untuk bikin kolam awal
seandainya kita berada di kecamatan
kecamatan Pare kecamatan Pare itu kan
Kecamatan besar di Kabupaten Kediri
punya pasar Pare itu per hari bisa habis
6 sampai 1,2 ton 6 kental sampai 1,2 Ton
rata-rata pengecernya itu menghabiskan
50 sampai 1 kintal berarti kita bikin
kolamnya itu enggak usah terlalu besar
kita hitung dari Oh kita pengin panen 1
hari kintal saja Berarti berapa sih
kolam yang akan kita
butuhkan kalau secara teknis bagi pemula
kan gini aja dalele itu kan makanan
bukan makanan pokok pokok tapi subsidir
daripada Pada daging subsidir kedua
malah daripada daging yang yang pertama
itu kan daging daging sapi yang kedua
itu yang jelas adalah ayam dan telur
Berarti ada rasio di situ ada rasio 1
banding 7 sampai8 berarti kita bisa
mapping pasar di situ kita hitung aja
kita bicara Kabupaten Kediri Kabupaten
Kediri itu penduduknya kan 1,9 juta 1,9
juta kita hitung rata-rata untuk makan
lele satu orang dalam waktu 30 hari
sekali makan lele satu ekor berarti
Kabupaten sediri saja bisa menyerap 6
sampai 8 ton per bulan itu baru satu
orang makan leleis satu ekor dalam waktu
hari jadi pencatatan yang harus kita
lakukan adalah HPP ada modal yang
namanya modal tetap modal tetap itu bisa
kita kita susutkan dalam waktu kurang
dari eh lebih dari 20 tahun kolam tanah
dan lain-lain itu kita catat kita bagi
dengan 20 tahun Terus yang kedua yang
kedua adalah pembikinan kolam yang
ketiga benih yang keempat adalah pakan
yang kelima itu adalah karyawan atau
mungkin kita sendiri yang kasih feeder
atau kasih makan ke ikannya Jadi kalau
di lele itu kan item pembentuk HPP itu
terbesar jadi modal tetap dulu setelah
modal tetap ada modal lancar modal
lancar itu modal yang ditransaksikan itu
item pembentuk modal lancar itu
85% dari pakan jadi di itu dari 7 sampai
10% itu dari benih 2 sampai 3% itu
adalah penyusutan dan lain-lain jadi
kita masih punya spare keuntungan antara
8 sampai 11% tergantung naik turunnya
harga ikan pada waktu Kalau saya itu
memang karena ada pencatatan yang baik
tadi kita harus efisiensi jadi dengan
dengan satu karyawan itu bisa menangani
40 sampai 45 kolam ya dia kasih pakan
pagi dan sore dan satu anak itu
produktivitasnya bisa mencapai 10 sampai
14 ton per bulan Jadi di situ bukan kita
yang menentukan mau di dia kita gaji
berapa tapi yang menentukan adalah dia
sendiri dengan produktivitas dia Jadi
kita cuma butuh karyawan kurang dari 30
[Musik]
orang dan hari yang paling sulit lagi
adalah bagaimana kita mencari sumber
daya manusia atau feeder atau karyawan
itu yang bagus karena di tingkat
kecamatan dan desa saja sudah menjamur
hipermat sudah menjamur
perusahaan-perusahaan Yang kerjanya itu
di ruangan AC seperti itu Jadi kita
harus berpacu dengan mereka bagaimana
kita harus mencari karyawan yang
benar-benar memiliki oitas yang tinggi
awalnya memang karena kita kan usaha
sudah hampir 40 tahun otomatis sudah
banyak karyawan lama yang ikut di sini
dari mulai saya kecil Strategi awal itu
dimulai dari mungkin ada saudara-saudara
mereka yang belum ada pekerjaan di
tempat yang lain bisa kita handeng ke
sini yang kedua orang sekitar daripada
letak usaha kita jadi perlu diketahui
untuk kita itu memang tidak berada di
satu lokasi ada beberapa lokasi karena
memang pedoman untung jadi rugi tadi
tetapi enggak utang bank tadi itu
menyebabkan lokasi kita itu
mencar-mencar jadi masyarakat sekitar
situ dulu dan setelah itu mereka pun
kita Jangan takut untuk Sharing budidaya
ke mereka biarkan mereka tahu sampai
Bagaimana cara kasih pakan dan asal
benih plus pencatatannya Terus yang
paling terakhir kita bisa menjadi teman
buat karyawan kita di kondisi tertentu
di saat tidak melakukan jam pekerjaan
atau tidak melakukan suatu
[Musik]
pekerjaan dan semua yang kita lakukan
itu tertulis tercatat dan terlaporkan
kepada bagian-bagian tertentu meskipun
saya saya presidennya Republik lele yang
bagian admin itu adalah Kakak saya
kandung dia juga laporan sama saya saya
pun juga tahu apa yang mereka kerjakan
yang kakak saya yang kedua juga seperti
itu produktivitasnya itu juga saya
mengetahui berapa jumlahnya dan kapan
akan dipanen dan pakai pakan apa
semuanya itu dalam satu data kalau bapak
itu sederhana gini jadi apapun penelian
orang lain tentang diri kita sebenarnya
yang kita nilai bukan apa yang kentara
untuk kita bawa Jadi kita seandainya
pakai mobil bagus atau pakaian yang
bagus bukan itu tetapi kamu sedang
dengan siap si apaa dan mengerjakan apa
kalaupun fungsinya sudah bisa diwakilkan
oleh yang lebih murah dan lebih bagus
Kenapa harus beli yang mahal memang kita
tidak berhutang bank bahkan di pabrikan
pakan kita juga tidak ada pakat yang
jatuh tempo jadi kita mengutamakan
pembayaran dulu daripada kebutuhan kita
yang sekunder kecuali yang primer jadi
hanya aja tiga kebutuhan primer kalau
menurut kami Republik lele itu yang
pertama adalah makan minum dan lain-lain
itu kesehatan dan pendidikan jadi gaya
hidup itu tidak kita masukkan ke dalam
kebutuhan
[Musik]
primer jadi fokus dengan apa yang akan
kita kerjakan aja jadi ternyata kan
kalau panca indra kita kan ada lima itu
semuanya punya makanan dan kita harus
fokus apa yang kita lihat dengan kita
fokus dengan yang kita lihat Kita kan
bisa memikirkan apa yang akan kita
kerjakan mendengarkan apa yang kita
dengarkan kita bisa memikirkan apa yang
kita kerjakan Terus kalau boleh ditambah
kalau kita pengin membantu orang lain
kita tidak perlu bantuan dari orang yang
kita bantu tadi berharap bantuan dari
orang itu tetapi sebenarnya yang
membantu itu adalah bukan orang yang
kita bantu tetapi mungkin keadaan dan
lain-lain saya Yusron presiden republik
lele Terima kasih asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh
forign
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:30:40 UTC
Categories
Manage