Transcript
6MA_en3xp0Q • Rela Resign Demi Istri! Bisa Beli Rumah Dari Usaha Seafood Gerobak Kaki Lima.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0261_6MA_en3xp0Q.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
untuk menerima Muhammad itu seorang
rasul nabi yang tidak ada di injil itu
agak sulit Mas mengenal sosoknya Nabi
Muhammad itu perlu pendekatan lebih lama
ternyata untuk menerima Nabi Muhammad
itu sebagai nabi Saya belajar waktu itu
sekitar 3 tahun ya untuk mengimani Islam
itu
[Musik]
kenapa Salah satunya saya jualan seafood
karena saya melihat agak cukup miris
banyak orang yang jualan seafood tapi
masih banyak menggunakan aksio atau
sejenisnya aksi itu sejenis arang
Tujuannya adalah untuk membuat si
masakan itu aromanya lebih kuat dan
tesnya itu lebih strong
[Musik]
pada waktu itu kami itu apa ya punya
pengalaman mistis jadi beberapa kali
warung saya itu di sebarin kembang dan
segala macam tapi bagi kami kembali lagi
saya percaya Allah itu tidak akan
tertukar Ketika memberikan rezeki
seseorang
tonton gitu sama Allah hidup saya itu
terus saya itu kepengen Nikah lagi sama
suami saya secara iman yang bener gitu
Mas Waktu awal-awal Kan Mungkin saya
agak kurang 100% masih banyak keraguan
gitu terus Ketika saya ngomong sama
suaminya Pak Yuk Kita Nikah lagi terus
sama anak-anak waktu itu nikah lagi
terus saya mulai aqiqah sendiri
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh perkenalkan nama saya Aji
abduratman saya biasa dipanggil Aji saya
bersama istri saya usaha kami di bidang
kuliner tepatnya di kepiting Bang Jai
saya basicnya itu tadinya di hotel di
kuliner juga saya sebagai ikut di salah
satu Hotel di Batam terakhir saya kerja
jadi awalnya itu Ibu saya basic punya
catering dan setelah saya tanya ke
adik-adik saya itu ternyata tidak ada
yang meneruskan sedangkan saya pada saat
itu bingung saya ini mau jadi apa dan
ternyata ya sudah saya coba memanfaatkan
apa yang orang tua saya punya pada
akhirnya ya saya menggeluti dunia
kuliner ini kenapa saya resign salah
satunya adalah sudah cukup ya waktunya
kurang lebih 5 tahun di hotel tersebut
saya berpikir untuk ke depan kemungkinan
saya harus usaha karena basicnya passion
saya adalah usaha sebenarnya modalnya
nekat Jadi saya coba berikhtiar Ketika
saya di hotel itu saya bercita-cita saya
harus punya
usaha saya harus berbisnis dan
saya bertemu dengan calon istri saya dan
kita sepakat untuk kita hijrah ke Jogja
untuk nikah di Jogja awal mula saya di
Jogja itu saya coba membawa ilmu yang
saya pernah saya dapatkan sebelumnya
pada waktu itu saya di hotel banyak
mendapatkan ilmu untuk khususnya di
dunia kuliner dan Rintisan pertama itu
waktu itu kepikirannya adalah kaki lima
karena kembali lagi terbatasnya modal
jadi pada waktu itu saya buat usaha kaki
lima yang memang mungkin tidak
mainstream pertama kali buka adalah
western food tapi di kaki lima Jadi
mungkin sekitar 8 tahun yang lalu kaki
lima dengan konsep makanan western food
cuman yang jadi salah satu banyak
pelajaran buat
saya idealismenya itu muncul karena
faktor menunya semua harus ada sedangkan
ternyata Setelah saya belajar dalam
dunia bisnis itu kita harus fokus
seperti itu jadi setelah saya pelajari
customer itu butuh nama dan produk yang
memang berkesinambungan agar customer
itu tidak bingung dengan tujuannya
karena orang mau makan pasti harus tahu
tujuannya makannya di mana makanannya
recommendednya apa seperti itu kurang
lebih kami di kaki lima itu hampir satu
tahun karena di saat Rintisan itu ya
saya dorong gerobak bongkar pasang tenda
sendiri pada waktu itu pada waktu itu
kami itu apa ya punya pengalaman mistis
jadi beberapa kali warung saya itu di
sebarin kembang dan segala macam tapi
bagi kami kembali lagi saya percaya
Allah itu tidak akan tertukar Ketika
memberikan rezeki seseorang jadi yang
saya lakukan adalah ya saya tetap berdoa
berikhtiar Insyaallah Allah akan
mudahkan yang saya
kenal dari beberapa teman banyak pemain
gerobak yang seperti itu sempat saya
tanya kenapa kok pada akhirnya
terjerumus ke hal-hal yang seperti itu
salah satunya adalah mereka itu takut
bisnis ini selesai ketika bisnisnya
mereka itu selesai mereka akhirnya
kebingungan Saya makan apa Iya kembali
lagi dalam berbisnis itu kita harus
yakin kalau berbisnis tapi kita takut
gimana kita ke depan
[Musik]
saya banyak belajar di Jogja ini banyak
coach atau mentoring-mentoring pada
akhirnya Oh Ternyata banyak bukan
kesalahan
tidak memikirkan brandnya dengan baik
saya tidak memfokuskan produknya dengan
baik dan pada akhirnya wajar customer
saya itu tidak kita tidak fokus
langkahnya pertama kali saya waktu itu
usahanya saya tutup kami tutup dan pada
akhirnya saya diskusi sama istri
kira-kira Apa yang harus kita lakukan
dan setelah saya diskusi sama istri pada
akhirnya Saya memutuskan untuk mencari
apa bisnis yang memang menjadi pilihan
orang yang saya kategorikan adalah
bisnis yang longlast dan mana bisnis
yang musiman dan pada akhirnya kami
memilih untuk bisnis yang longlast
akhirnya kita coba mencari apa sih
bisnis yang lolos salah satunya adalah
yang mungkin kayak pecel lele nasi
goreng seafood dan beberapa item lainnya
Dan pada akhirnya kami simpulkan adalah
seafood kepiting Bang Jai itu kami
mendapatkan
secara spontan satu kepiting Kenapa
kepiting karena kita pengen fokus
terhadap produk yang kita jual agar
customer ketika mencari kepiting kami
ada di situ jadi supaya customer itu
tidak bingung mencarinya Terus yang
kedua Kenapa Bang Jai kebetulan Nama
saya Aji Saya mencari nama apa yang
kira-kira mudah diingat orang dan ketika
disebut itu menjadi salah satu daya Wah
ini unik Wah ini mudah diingat akhirnya
dulu zaman saya kecil saya sering
dipanggil Jai dan akhirnya oke saya
simpulkan namanya kepiting Bang Jai pada
waktu itu saya coba membuka di Seturan
ya outlet pertama saya waktu itu kami
masak sendiri terus ada dua karyawan
satu kasir satu waiter Nah kita coba
merubah segmentasi kita mencoba
segmentasinya adalah mahasiswa karena
tempat yang kita tempatkan di Seturan
itu tempatnya kecil dan memang lokasinya
dekat dengan kampus waktu buka kami itu
mencoba untuk tidak bergantung dengan
media sosial karena kurang lebih sekitar
7 tahun yang lalu itu media sosial itu
lagi happening ya Jadi kita coba untuk
Oke kita menggunakan cara lawas dengan
cara bahasanya dari mulut ke mulut jadi
kita coba satu bulan berbisnis tanpa
menggunakan media sosial Apakah bisnis
ini sustain atau tidak Nah setelah 1
bulan kami rasa customer itu kembali
lagi kembali lagi barulah Kami yakin
bahwasanya produk kami Insyaallah
diterima oleh pasar lalu kami coba
metode Gimana cara agar usaha kami ini
bisa Boom nah salah satunya adalah
dengan media sosial itu Intinya kalau
dari saya itu jangan terlalu bergantung
dengan media sosial kembali lagi usaha
Rintisan saya di awal itu sangat
tergantung dengan media sosial biasanya
ketika kita tergantung dengan media
sosial nanti kita akan ada di masa Wah
kita turun harus pakai media sosial Oke
kita turun kita harus pakai Ads itu yang
tidak baik pada akhirnya kita tidak
belajar apa sih kesalahan Kita
sebenarnya bisnis kalau memang itu sudah
diterima oleh pasar tanpa media sosial
pun sebenarnya sudah jalan cuman kembali
lagi kita di hidup modern seperti ini
mau enggak mau kita harus mengikuti
perkembangan zaman media sosial itu
hanya sebagai salah satu informasi tapi
jangan dijadikan salah satu acuan
bahwasannya saya ramai ketika bermedia
sosial Ketika saya tidak menggunakan
media sosial saya sepi karena ya tadi
bergantung itu pada akhirnya tidak baik
sebenarnya
[Musik]
Kami mencoba untuk membuat cabang itu
setelah kurang lebih 1 tahun pada waktu
itu kembali lagi karena kami kelasnya
UMKM jadi kadang-kadang nafsu itu
menggelora mas akhirnya kita merasa
sistemnya belum baik tapi kita akhirnya
tiba-tiba udah masuk kita buka cabang
kedua resistor saya akhirnya banyak
belajar juga bahwasanya ketika
menduplikasi ketika kita buka cabang
harusnya mainnya ini sudah selesai nah
Ternyata saya belum selesai Akhirnya
saya buka cabang akhirnya banyaklah PR
di situ pr-nya kembali lagi ya masalah
klasik SDM standarisasi sop yang
akhirnya tidak berjalan karena faktor
kontrol yang kurang untuk saat ini kami
bertahan di dua cabang pandemi pertama
itu kita menutup beberapa outlet
akhirnya kita menahan sisanya kami waktu
itu ada empat sampai lima salah satu
yang unik dari kami adalah ketika kita
buka outlet di jalan kabupaten Jalan
Kabupaten kami buka itu di saat pandemi
pertama kali yang kita sebut ppkm ya
waktu itu ya kami buka di jalan
kabupaten konten dan teman-teman saya
menyampaikan kamu nggak salah buka
outlet disaat pandemi dan kembali lagi
Ketika saya yakin Kenapa nggak dan
alhamdulillah ternyata Ani mau
masyarakat Justru malah bagus gitu loh
jadi ketika kita menghadapi ppkm
Alhamdulillah kami bisa Survive Kita
merubah konsep tadinya segmentasi awal
kita adalah Gimana caranya orang makan
kepiting tapi murah awalnya itu dengan
segmentasi middlelow jadi kita mengajar
segmentasi mahasiswa dan masyarakat yang
kalangannya menengah ke bawah nah
setelah kita lihat ternyata pasarnya itu
bagus akhirnya kita merubah segmentasi
untuk lebih luas untuk kalangan middle
up nah konsepnya di dalam kabupaten kita
coba untuk Gimana caranya keluarga itu
bisa nyaman makan di Bang Jai dengan
sajian ada outdoor maupun ada indoor-nya
jadi bang Jai ini mengalami perubahan
yang tadinya tadi middle low kita coba
sekarang untuk semua segmen pada
akhirnya awalnya saya jual cuman
kepiting lokal biasa aja tapi sekarang
kita sajikan sudah ada lobster sudah
juga ada udang galah sudah ada kepiting
yang dari Tarakan maupun Sulawesi yang
besar-besar awalnya kita kepitingnya
yang kecil menu spesial di Kami sekarang
ada Oyster bakar yang spesial kami itu
ada kepiting asap ada kepiting saus
padang itu recommended dari kami bisnis
ini Alhamdulillah untuk saat ini sustain
tapi kami coba untuk selalu berinovasi
karena kembali lagi Bang Jai itu selalu
harapan saya harus berkembang karena
kita enggak mau nanti terjebak pada saat
itu titik bisnis yang stuck gitu loh
jadi kita coba mengikuti apa yang lagi
trend tahun ini atau lagi trend di ke
depan apa yang bisa kita aplikasikan
kita aplikasikan karena agar Gimana
caranya bisnis ini akan menjadi sustain
lebih lama
saya hijrah ke Jogja Saya punya tabungan
pas-pasan jadi di saat itulah Gimana
caranya ketika saya menikah saya bisa
memberikan nafkah terbaik untuk istri
saya jadi pada akhirnya saya coba
diskusi gimana caranya agar kita bisa
menjadi keluarga yang bisa berkembang
bersama layaknya keluarga awal-awal kita
dengan uang yang mungkin terbatas pada
akhirnya permasalahan akan selalu ada
cuman kembali lagi itu namanya rumah
tangga jadi itu yang harus kita lalui
seperti itu yang namanya rumah tangga
kita itu berdua bukan sendiri walaupun
Keputusan itu ada di tangan suami tapi
untuk hal-hal yang besar untuk ke depan
saya selalu berdiskusi sama istri salah
satunya ketika memilih itu ada peran
istri saya pada waktu itu istri Saya
menyarankan Kenapa nggak jual kepiting
aja karena waktu itu memang penting lagi
bagus istri saya cowok menyarankan coba
jualan kepiting walaupun basic-nya saya
itu western ya saya enggak pernah di
Seafood Saya enggak pernah main kepiting
tiba-tiba istri Saya menyarankan coba
kamu bikin kepiting yang pada akhirnya
saya coba mencari positioning kepiting
yang layak kepiting yang bisa membuat
orang itu tertarik yang seperti apa
Akhirnya saya coba men-trail seperti itu
[Musik]
terus jadi kembali lagi yakin itu pasti
ada ikhtiarnya Jadi sebelum menentukan
suatu keyakinan kita harus mensurvei
dulu nih apa-apa yang pada akhirnya kita
itu akan menjadi salah satu gol kalau di
Kami biasanya ketika menentukan sesuatu
kita cek pasar dulu apa yang kira-kira
dibutuhkan oleh pasar lalu yang kedua
biasanya setelah produk lalu harga harga
berapa yang kira-kira pasar terima lalu
yang ketiga itu adalah proses untuk
Gimana cara kita mensosialisasikan ke
pasar agar apa yang kita buat ini
diterima jadi yang saya simpulkan untuk
tim manajemen Kami adalah 3 item itu
ketika tiga item ini adalah 3 item yang
terbaik Insyaallah Keyakinan itu akan
timbul bisnis itu adalah seperti
layaknya seorang anak bagi saya Bang Jai
itu adalah anak yang mungkin bukan
berbentuk seperti manusia tapi
seluruhnya itu ada jadi gimanapun
peranan seorang owner terhadap suatu
brand itu sangat penting tidak bisa yang
pada akhirnya kita tinggal seperti itu
ketika anaknya sakit harusnya bapaknya
juga merasakan itu bagi saya ya bang Jai
Itu adalah sebuah anak yang saya
lahirkan Gimana caranya saya bisa rawat
karena ketika kita memasuki di umur 8
pasti punya tingkat kesulitan yang
berbeda layaknya seorang anak anak
ketika umur 8 Ini lagi aktif-aktifnya
sama seperti bisnis di umur 8 tahun itu
mungkin lagi gimana caranya kita bisa
STAIN Gimana caranya nama kita mudah
dikenal orang gimana caranya nama kita
itu selalu diterima oleh pasar
ini sudah on the track belum Kalau
dikatakan on the track atau sudah ideal
belum kita selalu berproses jadi Sudah
ideal Insyaallah untuk saat ini sudah
ideal tapi Kemungkinan besok lusa harus
ada yang kita selalu memperbaiki
pencapaian saya yang membuat saya
bahagia salah satunya adalah Gimana
caranya bisa saya bisa membahagiakan
karyawan saya ketika saya lihat karyawan
Saya bahagia walaupun mereka capek dia
masih bisa tersenyum mereka Bahagia itu
salah satu value terbaik menurut saya
dan kedua ketika keluarga saya pun
bahagia dengan hasil yang kami dapatkan
dari Bang jahit kami dalam membahagiakan
salah satunya adalah kita punya target
yang pada akhirnya mereka bisa
mendapatkan bonus yang kedua kita coba
hadirkan setiap bulan kita ada kajian
terus yang ketiga kita coba selalu
berdiskusi dengan karyawan Gimana
caranya karyawan itu bukan hanya sekedar
karyawan tapi Kami menganggap karyawan
itu seperti layaknya keluarga kami
ketika mereka ada yang kesulitan Ada hal
apapun kita berharap mereka selalu bisa
berdiskusi dengan kami
tonton kurang lebih sekitar 3 bulan Mas
harapan kami Gimana caranya bisa
berkesan sambungan Gimana caranya tadi
teman-teman di Bang Jai itu mereka bisa
berprogres dalam bekerjanya dan Gimana
caranya pada endingnya kita itu bisa
bersama-sama membangun karena kembali
lagi karyawan adalah keluarga jadi bagi
saya itu satu kesatuan bagi saya bisnis
itu bukan hanya sekedar mencari uang
tapi Berharap sebuah keridhoan dari
Allah karena salah satu cara terbaik
adalah Gimana caranya ketika kita
berbisnis itu nggak hanya sekedar uang
tapi keberkahan dan harapannya dari
bisnis ini dari usaha ini ini bisa
menjadi salah satu bekal saya di akhirat
agar saya menjadi salah satu golongan
orang-orang yang bisa memberikan manfaat
untuk orang lain
[Musik]
kenapa Salah satunya saya jualan seafood
karena saya melihat agak cukup miris
banyak orang yang jualan seafood tapi
masih banyak menggunakan angsio atau
sejenisnya aksi itu sejenis arak
Tujuannya adalah untuk membuat si
masakan itu aromanya lebih kuat dan
tehnya itu lebih strong di dalam agama
Islam walaupun sedikit itu tidak boleh
kami coba mengusung kembali lagi saya
sebagai Muslim bertanggung jawab
terhadap apa yang saya sajikan terhadap
customer saya karena apa yang saya makan
itu yang saya pertanggungjawabkan apa
yang saya buat apa yang saya hadirkan
itu juga menjadi tanggung jawab saya dan
pada akhirnya kita coba mengusung tempat
makan seafood yang Insyaallah kami jamin
kehalalannya Saya rasa enak itu relatif
ya jadi saya rasa tidak menggunakan
hal-hal yang seperti itu bisa menyajikan
makanan yang enak kita melihat dari
kepuasan ya salah satunya mungkin yang
menurut saya unik saya ngelihat di
mejanya Apakah makanannya habis atau
tidak karena terkadang kalau kita tanya
ke customer gimana masakan enak mereka
mungkin kalau ngomong hal-hal yang
kurang mengenakkan Ya tapi kalau di meja
tersebut mayoritas habis bagi saya itu
adalah suatu kepuasan karena kemungkinan
besar dia puas Kalau untuk Gimana cara
cash flow-nya lebih bagus mungkin Coba
kita perbaiki di manajemen karena bisnis
kalau mau besar kita harus punya
manajemen yang kuat Kalau cuman
mengandalkan sendiri itu Saya yakin
akhirnya kita tidak mampu maka kita
butuh elemen-elemen lain untuk
menguatkan bisnis kita ya salah satunya
tadi manajemen kita ada accounting kita
ada marketing kita ada supervisor dan
penunjang lainnya
[Tertawa]
Saya mau mulai bisnis ini Insya Allah
tidak menggunakan hutang dan pinjaman
bank pure kita menggunakan dana pribadi
jadi dari bisnis sebelumnya yang dari
modal dari kaki lima kita coba
memanfaatkan barang-barang yang sisa
Akhirnya saya diskusi sama istri Ya
sudah kita suntik dana 5 juta untuk
membuka kepiting Bang Jai Iya makannya
dari awal punya karyawan itu cuman dua
jadi mungkin salah satu yang unik pada
waktu itu ketika di Seturan ketika
ownernya memasak karyawannya megang uang
jadi saya pernah punya satu kisah ada
salah satu customer Saya mungkin sudah
dekat ya beberapa kali makan jahe pada
saat itu saya kenal dia tiba-tiba masuk
ke dapur ngomong saya langsung kamu
enggak salah kamu kan owner ya ngapain
kamu yang masak katanya kamu harusnya
pegang uang ya itulah saya bilang kalau
saya megang uang siapa yang masak saya
dia berpikir akhirnya Oh iya juga ya
kalau untuk cari tukang masak banyak
tantangan ya jadi terkadang kalau kita
enggak Nyari kok tiba-tiba ada yang
ngelamar Tapi giliran kita buka lowongan
ya agak susah nyarinya kan Rasanya itu
pasti ekspektasinya tinggi ya bagaimana
standarkan itu dari awal Kami coba untuk
membikin suatu standart untuk saus kami
jadi awalnya saya buat basic yang nanti
akan diolah untuk sama teman-teman jadi
nanti basicnya contoh kayak seperti
asmanis lada hitam saus padang itu saus
saus yang memang sudah kami produksi
sendiri dan akhirnya nanti Tim masaknya
dia cuman hanya memberikan air saja yang
menarik mungkin bagi pencinta kepiting
kalau datang ke bank Jai mungkin akan
unik karena harganya murah
jadi beberapa customer Saya yang dari
luar kota itu banyak yang ngedm atau
memberikan testimoni nggak salah jual
kepiting harga segini gitu
yang berbeda mungkin saya sudah bisa
membelikan rumah untuk keluarga saya
[Musik]
apa yang perspektif Ibu ketika usaha di
kaki lima itu seperti apa kondisinya
kondisinya saat itu sebenarnya waktu Dia
memutuskan untuk resign dari hotel
karena saya itu kan kakak saya di Batam
Mas Aji waktu itu juga tinggal di Batam
kebetulan Mas Aji ini temen dari
suaminya kakak saya waktu itu saya
bilang kalau kamu mau nikah sama saya
kamu mau ke Jogja enggak Karena kan
orang tua saya tuh punyanya dua anak Nah
anak pertama udah di Batam masa anak
yang kedua juga di Batam mikirnya saya
begitu terus saya tanya sama dia kamu
kalau hijrah ke Jogja mau enggak waktu
itu saya tanya begitu terus Mas Aji
bilang oh iya saya mau terus karena
waktu itu kan konsekuensinya memang
kehilangan pekerjaan yang ada di Batam
Terus waktu ke Jogja tuh Belum ada
gambaran mau buka kaki lima atau mau
kerja di hotel lagi gitu Belum ada
gambaran waktu itu keputusan untuk
membuka kaki lima itu enggak langsung ya
pak ya Iya sekitar berapa bulan di Jogja
ya hampir 2 bulan itu tidak punya
pekerjaan waktu itu masih mencari nah
kebetulan ada temennya suami saya yang
tinggal di Batam dibawa ke Jogja untuk
merintis usaha berdua terus itu sama
temannya yang di Batam dibawa ke Jogja
Terus Mas Aji bilang sama saya mah
gimana kalau saya buka stik tapi di kaki
lima karena modalnya saat itu terbatas
temannya ini karena dia basicnya di
pastry jadi istilahnya ada menu utama
sama appetizernya ada jadi temannya ini
yang membuat jadi dari Mas Aji ini dia
membuat menu utamanya si temennya ini
yang membuat dessertnya Iya dewanya agak
berat gitu ya Iya sewanya lumayan itu
waktu itu karena di kaki lima itu
sistemnya bayar tempat jadi sekali bayar
ya pakai waktu itu ya Pak ya harga 15
juta waktu itu tabungannya benar-benar
terkuras untuk sewa tempatnya itu karena
patungan jadi temannya yang ngisi Mas
Aji yang sewa tempatnya usahanya Jalan
sebenarnya Jalan cuma habis untuk bayar
karyawan karena pendapatannya itu per
hari kisaran
500-700.000 jadi sama harian itu ada
bayar listrik bayar air waktu itu Jadi
ya emang benar-benar pas gitu Mas untuk
bayar karyawan karena itu kan pakai
tenda ya sistemnya kan bongkar pasang
jadi pagi belanja siang sudah berangkat
ngambil tenda di tempat tendanya itu
yang jaraknya lumayan jauh dari
tempatnya dia buka warung waktu itu
biasanya nitip gitu Nitip tendanya itu
jadi jam 03.00 itu udah mulai Pasang
ulang itu bisa sampai 12.30 pagi waktu
itu saya berpindah ke ruko yang ada di
salah satu kota di Jogja di Babarsari
karena saya melihat Mas Aji ini terlalu
sibuk mencari uang ya Jadi waktu untuk
keluarga itu sampai enggak ada pagi dia
udah ke pasar kadang anaknya dibawa ke
pasar ketemu bapaknya tuh paling cuman 1
sampai 3 jam Setelah itu bapaknya kan
pergi lagi ya Mas ya pulang anaknya
sudah tidur saya mikirnya kok kayaknya
capeknya dia itu sama penghasilannya tuh
nggak sesuai gitu terus saya mikirnya
kok kasihan gitu kan Mas ya saya bilang
sama Mas Aji Pah gimana Kalau pindah aja
ke ruko mungkin Masa sih dari situ kan
pikir Ya gimana membayar ruko gitu kan
Mas ya saya ada gitu ada ada tabungan
yang terus Ya udah ini pakai dulu buat
papah biar saya tahu dulu di ruko enggak
enggak usah capek-capek saya mikirnya
gitu waktu itu harganya 12,5 juta apa ya
per tahun Bukalah di situ bisnis yang
ada di kaki lima itu dipindah lah ke
ruko itu
[Musik]
waktu itu berjalan 4 bulan kira-kira
Western itu terus berjalan 4 bulan ada
menu baru kita keluarkan sop iga Kalau
nggak salah ya Pak ya karena westernnya
nggak terlalu laku paling omset itu
200-300 aja per hari Iya menurun Mas
kalau dari yang kaki lima memang
customernya langsung drop waktu pindah
ke ruko itu terus setelah itu buka sop
iga enak mas sebenarnya sosok gaya suami
saya itu enak Saya rasa itu enak rasanya
tuh tapi ya tetap kurang laku waktu itu
tidak menaikkan omset sampai temannya
itu kayak udah putus asa mungkin ya
terus dia udah lagi kalau mau udah
enggak bisa lagi di sini saya tak kerja
di hotel lagi nah ini kan tugas saya
yang menguatkan suami Sebenarnya dia ada
keinginan sih Mah gimana Pas saya apa
fashion ku enggak ada di bisnis apa aku
harus ikut orang gitu kan mikirnya itu
saya semangatin lagi untuk enggak paham
kamu harus tetap lanjut mungkin jangan
idealis di situ karena dia adalah Juru
Masak di bagian western kalau misalkan
barat Saya mikir kamu harus keluar zona
nyamannya dia gitu Saya mikir kamu buka
seafood aja Pak saya nyaranin gitu ke
suami gitu nggak langsung diterima
sebenarnya sama suami suami mikirnya
lama terus Cek YouTube tentang seafood
Ya diem-diam sih tapi agak tetep
idealisnya tetap usaha itu ada tapi dia
diam-diam tuh masih ngepoin seafood itu
gimana masakannya apa aja gitu Terus
waktu itu 2 minggu setelah itu ngajakin
saya untuk test food di beberapa rumah
makan di Semarang di Solo Waktu itu saya
diajak udah nemu Oh Sifu tuh seperti ini
menunya nanti enaknya begini begini
begitu suami saya nanti sausnya yang ini
yang ini udah ada di pikiran suami waktu
itu terus langsung trail terus buka
lowongan untuk itu koki juru masaknya
yang basic-nya Emang koki seafood waktu
itu bikin saus cocok rasanya enak terus
Bukalah itu kepiting daun Jai di jalan
Seturan pertama kali enggak nunggu lama
dari prepare prepare ngeluarin saos menu
seharga 25
bagus kalau nggak salah waktu itu
pertama kali ya kepiting dengan harga
22.500 di situ lingkungannya lingkungan
anak kampus karena dekat salah satu
Universitas di Jogja juga jadi cepat
banget itu waktu itu buminya cepet
banget padahal waktu itu belum iklan
jadi benar-benar karena masang baliho
Kepiting
22.500 itu langsung ramai di sekitar
satu minggu sampai 2 minggu gitu Mas
pengunjungnya langsung banyak waktu itu
itu juga melahirkan Iya bertepatan saya
melahirkan makanya suami itu waktu saya
melahirkan waktu anak saya kedua
omsetnya langsung 5 juta waktu itu kalau
salah Mas dari 700.000 enggak bisa
ngasih istri sampai yang kelima juta
terus setelah itu suami saya wah itu
langsung bahagia banget itu tujuan
hidupnya kan bisa memberi nafkah ke
istrinya kan waktu itu kan langsung dia
ngasih itu ke istrinya Apa itu udah
kebahagiaan ya Pak ya Buat keluarga kita
banyak ternyata jangan langsung menyerah
gitu Mas kita harus coba beberapa kali
jatuh jatuh yang penting istri manual
support aja jangan sampai waktu itu saya
sih kepengennya menunjukkan ke orang tua
kalau pilihan saya itu tepat pilihan
saya benar karena waktu itu kan saya
mualaf juga hubungannya sempat ditentang
juga sama keluarga kan Mas ya sama orang
tua makanya di situ tuh saya kepengennya
itu mas Aji itu bisa menunjukkan ke
orang tua kalau dari yang bukan apa-apa
tuh terus bisa jadi apa-apa gitu loh Mas
jadi orang beneran waktu itu terus
enggak lama dari itu bisa ngasih rumah
ke istrinya Ibu saya waktu itu langsung
bilang sama saya kalau ini tuh enggak
enggak salah gitu pilihan saya itu nggak
salah
Apa yang dirasakan waktu bisa ngasih
pertama kali ke istrinya suatu
kebahagiaan yang tak terhingga ya dari
berbisnis yang memang kita nggak bisa
memberikan nafkah sama istri sampai pada
satu titik Allah memudahkan kami dalam
memberikan suatu Rezeki itu Bahagia
tidak terkira jadi salah satu momen yang
menurut saya akhirnya tersentuh adalah
ketika saya bisa membahagiakan istri
saya dengan memberikan nafkah yang layak
juga bilang-bilangin istri mau di Jogja
resign apa yang saya melihat dari istri
Kok saya lihat perjuangannya perjuangan
istri saya untuk gimana pada akhirnya
kita bisa berumah tangga itu itu yang
perlu saya apresiasi makanya salah satu
bentuk Apa yang harus saya lakukan
adalah Gimana caranya bisa membuat
bahagia istri saya karena saya basicnya
kan juga suka bisnis ya Mas ya jadi Saya
tuh pengennya punya suami itu ya kalau
bisa enggak jadi budak kaporit gitu loh
Mas kalau bisa kamu juga usaha karena
suatu saat itu saya juga usaha sukses
juga saya juga pengen suami saya itu
juga bisa mengikuti kalau suami saya
saya bisa Kenapa suami saya nggak bisa
gitu Jadi saya dorong penuh untuk Ayo
ibunya juga buka catering kan waktu itu
kan ibunya aja ada yang usaha gitu kan
ibunya aja usaha masa anaknya nggak gitu
kan saya mikirnya udah ada turunan kan
Mas ya kayak gitu kan keterampilan yang
dikuasai Ibunya kan mesti anaknya juga
bisa lah apalagi dia kan juga basicnya
tukang masak-masak enggak bisa bikin
produk yang enak gitu saya mikirnya
gregetnya di situ sih Mas istri itu
sebagai salah satu sumber semangat
karena ketika kita lagi down salah satu
orang terdekat itulah yang bisa
menyemanga kita ketika kita lagi susah
ketika lagi senang istri itu selalu
syukur dalam perjalanannya bisnis itu
momen apa yang menurutku indah Salah
satunya ini merealisasikan mimpi suami
punya rumah makan konsepnya outdoor bisa
untuk keluarga yang tadinya mungkin
targetnya adalah anak kampus mahasiswa
Kita pindah ke sini warga bisa masuk
semua bisa ada playground-nya Terus
waktu itu bertepatan sama covid yang
himbauan dari pemerintah untuk makan tuh
yang udaranya itu bisa Iya makanya itu
pas banget konsepnya di sini juga ada
pemancingannya jadi waktu itu kan Emang
pengennya tuh punya warung makan yang
ada konsep pemancingannya Apa keinginan
ibu yang yang next apa bisa umroh karena
Emang targetnya kita di tahun ini bisa
umron Insya Allah
kemarin itu karena iman ya Mas waktu itu
kan masih belajar ya saya jadi suami itu
sebenarnya mau berangkat duluan waktu
itu terus sayanya belum terlalu 100% di
Islam Jadi saya gak nahan kalau bisa tuh
umroh bisa bareng-bareng itu lebih
nikmat gitu suami istri berdua pergi
sesuatu yang dikenang untuk pertama kali
berdua itu kan lebih indah ya Mas ya Nah
terus suami ngajakin lagi waktu itu
tiba-tiba hamil anak kedua terus hamil
lagi anak ketiga jadi terhalang anak
kemarin kehamilan itu terus setelah
dipikir-pikir lagi tahun ini mungkin di
usia 1 tahun anak saya mungkin bisa
ditinggal ada keinginan untuk dalam
waktu dekat ini bisa umroh bareng
[Musik]
dulu belum yakin dan sekarang udah yakin
apa yang dulu tidak diyakinkan dan dia
yakin dalam hal apa santai salaman untuk
menerima Muhammad itu seorang rasul jadi
untuk menerima nabi yang tidak ada di
injil itu agak sulit Mas mengenal
sosoknya Nabi Muhammad itu perlu
pendekatan lebih lama ternyata untuk
menerima Nabi Muhammad itu sebagai nabi
Saya belajar waktu itu sekitar 3
tahunnya untuk mengimani Islam itu
sampai suatu saat itu karena anak saya
itu di sekolah kan di sekolah Islam Jadi
saya satu-satunya wali murid tidak
berhijab waktu itu di situ lingkungannya
semuanya ibu-ibunya tuh berhijab kan di
lingkungan itu tuh ketika menunggu anak
ada momen ibu-ibunya kajian sampai saya
tuh mengenalkan Salah satu wali murid di
situ untuk ngajak saya tuh ikut kajian
saya terus agak terketuk waktu itu
kajiannya itu isinya tentang fitnah
akhir zaman Nah di situ tuh disebutkan
beberapa
hadis yang tentang kelak Isa itu datang
untuk menghancurkan salib kayak gitu
saya pertanyaan gitu ah masa Masa Gitu
ada pertanyaan banyak di benak saya Masa
sih isinya begitu gitu oh ada Isa juga
di dalam Alquran saya ada sosok Yesus
juga di dalam Alquran saya mikirnya
begitu sih Waktu itu saya makin pusing
bertanya-tanya pertanyaan saya banyak
sekali waktu itu malam-malam itu saya
mimpi enggak enak gitu terus tiba-tiba
saya tuh ngambil air wudu malah Saya
salat yang tadinya saya salat itu cuman
diajarin suami ikut-ikutan aja nggak
dapat feel-nya gitu loh Mas salat-salat
aja karena suami saya enggak boleh ke
gereja tapi saya juga salat enggak
terlalu nyaman gitu waktu itu tapi suami
sudah ngajarin salat tuh begini begini
begini nah Waktu itu saya malah
mengambil tidak enggak Malah doa doa
seperti agama saya sebelumnya maka saya
itu salat nah pas ngambil air wudhu itu
beda banget rasanya itu airnya tuh air
segar banget rasanya waktu kena pertama
kali di muka itu insya Allah ini air apa
kok bisa kayak bener-bener hidup saya
itu baru gitu ketika kena air itu
pertama kali terus saya salat
benar-benar waktu sujud itu saya nangis
di situ saya nemuin banget saya tuh bisa
kena gitu hubungan saya ke Allah itu
nyaman gitu Saya salat ibadah saat itu
saya nyaman sekali tenang sekali Saya
merasakan bahwa Allah itu dekat banget
sama saya nah dari situ saya mulai sibuk
ikut kajian iman saya terpanggil di
Islam Waktu itu saya syahadat saya
sendiri Mas Kayak udah di tuntun gitu
sama Allah hidup saya itu terus saya itu
kepengen Nikah lagi sama suami saya
secara iman yang benar gitu Mas Waktu
awal-awal Kan Mungkin saya agak kurang
100% masih banyak keraguan gitu terus
Ketika saya ngomong sama suaminya Pak
Yuk Kita Nikah lagi terus kita nikah
lagi Mas sama anak-anak waktu itu nikah
lagi terus saya mulai akikah sendiri
caranya Allah itu teman-teman saya tuh
selingkungan saya baru semua muslim
semua lingkungan lama saya hilang semua
Mas tiba-tiba aja Allah itu udah meng
gerakkan semuanya enak banget ya Pak ya
Jalannya saya langsung berhijab tanpa
disuruh suami hidup saya tuh kayak
diarahkan semuanya
[Musik]
Terus setelah itu menerima Nabi Muhammad
menerima aja atau ada statement apa yang
tidak bisa menerima gitu Saya orangnya
tipenya kan kritis ya Saya mengkaji
semua Mas isi alquran saya tulis apa
yang membuat saya ragu saya tulis terus
nanti sama suami pertanyaan-pertanyaan
tuh disimpan saya dipertemukan sama
ustadz dibimbing semuanya nah dari situ
mungkin terus akidah saya tuh Oh iya ya
Allah itu esa 1 dan dia itu tidak
disamakan sama ciptaannya enggak ada
yang bisa menyamakan Allah ini karena
saya kan menganggap Nah untuk menghapus
sosok Tuhan Masa lalu itu juga butuh
waktu kan Mas ya yang tadinya ada terus
jadi gambarannya menjadi enggak ada
kalau di islamkan Allah itu tidak
digambarkan ya Jadi untuk menghapus itu
semua itu juga saya butuh waktu waktu
itu jadi saya dibimbing ada Ustaz yang
benar-benar membimbing saya juga yang
membedakan sekali itu dalam Islam itu
hidup saya mau ke mana Mau ngapain Saya
mau beli barang saya mau mendidik anak
saya mau bersikap sama suami itu sudah
diatur jelas enggak ada yang
perkiraan-perkiraan udah nggak ada yang
oh menurut saya ini bener kok nggak ada
jadi semuanya itu sudah ada hukum
pastinya gitu ya itu yang dibutuhkan
manusia selama ini kan Mas ya sampai
berobat pun ada caranya metodenya apa
pakai tibonabawi mau gimana ada semua
yang di dalam Alquran nah sampai saya
Anak saya sekolah di salah satu sekolah
di Jogja ini di kutap mata pelajarannya
itu diambil dari Alquran semuanya jadi
ipanya ada ips-nya ada aljabarnya ada di
situ saya kan merasa semua Masya Allah
ya Islam ini ya semuanya dari segi
kehidupan manusia itu udah enggak
bingung mau Carinya di modul mana Sama
itu ada di Alquran itu sih yang merasa
saya itu saya tuh tepat pilihan saya ini
tepat
luar biasa saya juga memandang Mas saja
luar biasa ya Mas
Insya Allah islam itu tidak boleh
memaksa dalam hal beragama itu tidak
boleh dipaksakan jadi menurut saya Allah
itu kalau ketika mau menuntun umatnya
Insya Allah pasti dengan cara yang baik
manusia aja kalau kita paksa pasti nggak
mau jadi kembali lagi saya yakin kalau
kita niatnya terbaik Insyaallah Allah
akan mudahkan langkah kita tapi suami
saya ini kesabarannya Memang luar biasa
luar biasa sabar sekali karena 3 tahun
itu tuh kita tuh kalau komunikasi kalau
ngomong ujung-ujungnya ribut Mas saya
merasa saya bener agama dia juga ngerasa
benar di situ tuh dua nahkoda di dalam
rumah seakan-akan jadi anak saya itu
sampai enggak boleh Mengenal Yesus
enggak boleh mengenal Allah jadi kalau
suami saya bawa anak saya ngaji saya kok
agak marah biar anak nanti memutuskan
memilih yang mana Saya bilang gitu
sampean tapi kalau di Mas Aji di ajaran
Islam kan enggak mungkin anak itu
mewarisi agama orang tuanya dia itu dari
awal dari lahir itu sudah Islam orang
tuanya yang bikin anak jadi Nasrani dari
majusi itu dari orang tuanya jadi suami
saya waktu itu termasuknya itu kalau
suami saya keras idealis mungkin rumah
tangga saya enggak enggak akan bertahan
sampai sekarang mas sampai saya tuh tipe
orang yang ah Masya Allah sudah mungkin
tempatnya
pengen luar biasa hidup itu cuman
sementara jadikan bisnis kita itu
sebagai salah satu Allah mudahkan
langkah kita karena setiap manusia itu
pasti akan melewati jembatan sirotol
mustaqim dan salah satunya adalah Gimana
caranya kita bisa memiliki anak ya
Shalih ilmu yang bermanfaat semoga salah
satunya dari Bang Jai ini kita bisa
memberikan banyak manfaat untuk orang
dan harapan besar saya adalah Bang Jai
itu menjadi salah satu maka produktif
untuk umat ini bisa menjadi lebih baik
[Musik]
saya Aji dan ini istri saya Titis kami
dari kepiting Bang Jaiz Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh