Transcript
6MA_en3xp0Q • Rela Resign Demi Istri! Bisa Beli Rumah Dari Usaha Seafood Gerobak Kaki Lima.
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0261_6MA_en3xp0Q.txt
Kind: captions Language: id [Musik] untuk menerima Muhammad itu seorang rasul nabi yang tidak ada di injil itu agak sulit Mas mengenal sosoknya Nabi Muhammad itu perlu pendekatan lebih lama ternyata untuk menerima Nabi Muhammad itu sebagai nabi Saya belajar waktu itu sekitar 3 tahun ya untuk mengimani Islam itu [Musik] kenapa Salah satunya saya jualan seafood karena saya melihat agak cukup miris banyak orang yang jualan seafood tapi masih banyak menggunakan aksio atau sejenisnya aksi itu sejenis arang Tujuannya adalah untuk membuat si masakan itu aromanya lebih kuat dan tesnya itu lebih strong [Musik] pada waktu itu kami itu apa ya punya pengalaman mistis jadi beberapa kali warung saya itu di sebarin kembang dan segala macam tapi bagi kami kembali lagi saya percaya Allah itu tidak akan tertukar Ketika memberikan rezeki seseorang tonton gitu sama Allah hidup saya itu terus saya itu kepengen Nikah lagi sama suami saya secara iman yang bener gitu Mas Waktu awal-awal Kan Mungkin saya agak kurang 100% masih banyak keraguan gitu terus Ketika saya ngomong sama suaminya Pak Yuk Kita Nikah lagi terus sama anak-anak waktu itu nikah lagi terus saya mulai aqiqah sendiri [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan nama saya Aji abduratman saya biasa dipanggil Aji saya bersama istri saya usaha kami di bidang kuliner tepatnya di kepiting Bang Jai saya basicnya itu tadinya di hotel di kuliner juga saya sebagai ikut di salah satu Hotel di Batam terakhir saya kerja jadi awalnya itu Ibu saya basic punya catering dan setelah saya tanya ke adik-adik saya itu ternyata tidak ada yang meneruskan sedangkan saya pada saat itu bingung saya ini mau jadi apa dan ternyata ya sudah saya coba memanfaatkan apa yang orang tua saya punya pada akhirnya ya saya menggeluti dunia kuliner ini kenapa saya resign salah satunya adalah sudah cukup ya waktunya kurang lebih 5 tahun di hotel tersebut saya berpikir untuk ke depan kemungkinan saya harus usaha karena basicnya passion saya adalah usaha sebenarnya modalnya nekat Jadi saya coba berikhtiar Ketika saya di hotel itu saya bercita-cita saya harus punya usaha saya harus berbisnis dan saya bertemu dengan calon istri saya dan kita sepakat untuk kita hijrah ke Jogja untuk nikah di Jogja awal mula saya di Jogja itu saya coba membawa ilmu yang saya pernah saya dapatkan sebelumnya pada waktu itu saya di hotel banyak mendapatkan ilmu untuk khususnya di dunia kuliner dan Rintisan pertama itu waktu itu kepikirannya adalah kaki lima karena kembali lagi terbatasnya modal jadi pada waktu itu saya buat usaha kaki lima yang memang mungkin tidak mainstream pertama kali buka adalah western food tapi di kaki lima Jadi mungkin sekitar 8 tahun yang lalu kaki lima dengan konsep makanan western food cuman yang jadi salah satu banyak pelajaran buat saya idealismenya itu muncul karena faktor menunya semua harus ada sedangkan ternyata Setelah saya belajar dalam dunia bisnis itu kita harus fokus seperti itu jadi setelah saya pelajari customer itu butuh nama dan produk yang memang berkesinambungan agar customer itu tidak bingung dengan tujuannya karena orang mau makan pasti harus tahu tujuannya makannya di mana makanannya recommendednya apa seperti itu kurang lebih kami di kaki lima itu hampir satu tahun karena di saat Rintisan itu ya saya dorong gerobak bongkar pasang tenda sendiri pada waktu itu pada waktu itu kami itu apa ya punya pengalaman mistis jadi beberapa kali warung saya itu di sebarin kembang dan segala macam tapi bagi kami kembali lagi saya percaya Allah itu tidak akan tertukar Ketika memberikan rezeki seseorang jadi yang saya lakukan adalah ya saya tetap berdoa berikhtiar Insyaallah Allah akan mudahkan yang saya kenal dari beberapa teman banyak pemain gerobak yang seperti itu sempat saya tanya kenapa kok pada akhirnya terjerumus ke hal-hal yang seperti itu salah satunya adalah mereka itu takut bisnis ini selesai ketika bisnisnya mereka itu selesai mereka akhirnya kebingungan Saya makan apa Iya kembali lagi dalam berbisnis itu kita harus yakin kalau berbisnis tapi kita takut gimana kita ke depan [Musik] saya banyak belajar di Jogja ini banyak coach atau mentoring-mentoring pada akhirnya Oh Ternyata banyak bukan kesalahan tidak memikirkan brandnya dengan baik saya tidak memfokuskan produknya dengan baik dan pada akhirnya wajar customer saya itu tidak kita tidak fokus langkahnya pertama kali saya waktu itu usahanya saya tutup kami tutup dan pada akhirnya saya diskusi sama istri kira-kira Apa yang harus kita lakukan dan setelah saya diskusi sama istri pada akhirnya Saya memutuskan untuk mencari apa bisnis yang memang menjadi pilihan orang yang saya kategorikan adalah bisnis yang longlast dan mana bisnis yang musiman dan pada akhirnya kami memilih untuk bisnis yang longlast akhirnya kita coba mencari apa sih bisnis yang lolos salah satunya adalah yang mungkin kayak pecel lele nasi goreng seafood dan beberapa item lainnya Dan pada akhirnya kami simpulkan adalah seafood kepiting Bang Jai itu kami mendapatkan secara spontan satu kepiting Kenapa kepiting karena kita pengen fokus terhadap produk yang kita jual agar customer ketika mencari kepiting kami ada di situ jadi supaya customer itu tidak bingung mencarinya Terus yang kedua Kenapa Bang Jai kebetulan Nama saya Aji Saya mencari nama apa yang kira-kira mudah diingat orang dan ketika disebut itu menjadi salah satu daya Wah ini unik Wah ini mudah diingat akhirnya dulu zaman saya kecil saya sering dipanggil Jai dan akhirnya oke saya simpulkan namanya kepiting Bang Jai pada waktu itu saya coba membuka di Seturan ya outlet pertama saya waktu itu kami masak sendiri terus ada dua karyawan satu kasir satu waiter Nah kita coba merubah segmentasi kita mencoba segmentasinya adalah mahasiswa karena tempat yang kita tempatkan di Seturan itu tempatnya kecil dan memang lokasinya dekat dengan kampus waktu buka kami itu mencoba untuk tidak bergantung dengan media sosial karena kurang lebih sekitar 7 tahun yang lalu itu media sosial itu lagi happening ya Jadi kita coba untuk Oke kita menggunakan cara lawas dengan cara bahasanya dari mulut ke mulut jadi kita coba satu bulan berbisnis tanpa menggunakan media sosial Apakah bisnis ini sustain atau tidak Nah setelah 1 bulan kami rasa customer itu kembali lagi kembali lagi barulah Kami yakin bahwasanya produk kami Insyaallah diterima oleh pasar lalu kami coba metode Gimana cara agar usaha kami ini bisa Boom nah salah satunya adalah dengan media sosial itu Intinya kalau dari saya itu jangan terlalu bergantung dengan media sosial kembali lagi usaha Rintisan saya di awal itu sangat tergantung dengan media sosial biasanya ketika kita tergantung dengan media sosial nanti kita akan ada di masa Wah kita turun harus pakai media sosial Oke kita turun kita harus pakai Ads itu yang tidak baik pada akhirnya kita tidak belajar apa sih kesalahan Kita sebenarnya bisnis kalau memang itu sudah diterima oleh pasar tanpa media sosial pun sebenarnya sudah jalan cuman kembali lagi kita di hidup modern seperti ini mau enggak mau kita harus mengikuti perkembangan zaman media sosial itu hanya sebagai salah satu informasi tapi jangan dijadikan salah satu acuan bahwasannya saya ramai ketika bermedia sosial Ketika saya tidak menggunakan media sosial saya sepi karena ya tadi bergantung itu pada akhirnya tidak baik sebenarnya [Musik] Kami mencoba untuk membuat cabang itu setelah kurang lebih 1 tahun pada waktu itu kembali lagi karena kami kelasnya UMKM jadi kadang-kadang nafsu itu menggelora mas akhirnya kita merasa sistemnya belum baik tapi kita akhirnya tiba-tiba udah masuk kita buka cabang kedua resistor saya akhirnya banyak belajar juga bahwasanya ketika menduplikasi ketika kita buka cabang harusnya mainnya ini sudah selesai nah Ternyata saya belum selesai Akhirnya saya buka cabang akhirnya banyaklah PR di situ pr-nya kembali lagi ya masalah klasik SDM standarisasi sop yang akhirnya tidak berjalan karena faktor kontrol yang kurang untuk saat ini kami bertahan di dua cabang pandemi pertama itu kita menutup beberapa outlet akhirnya kita menahan sisanya kami waktu itu ada empat sampai lima salah satu yang unik dari kami adalah ketika kita buka outlet di jalan kabupaten Jalan Kabupaten kami buka itu di saat pandemi pertama kali yang kita sebut ppkm ya waktu itu ya kami buka di jalan kabupaten konten dan teman-teman saya menyampaikan kamu nggak salah buka outlet disaat pandemi dan kembali lagi Ketika saya yakin Kenapa nggak dan alhamdulillah ternyata Ani mau masyarakat Justru malah bagus gitu loh jadi ketika kita menghadapi ppkm Alhamdulillah kami bisa Survive Kita merubah konsep tadinya segmentasi awal kita adalah Gimana caranya orang makan kepiting tapi murah awalnya itu dengan segmentasi middlelow jadi kita mengajar segmentasi mahasiswa dan masyarakat yang kalangannya menengah ke bawah nah setelah kita lihat ternyata pasarnya itu bagus akhirnya kita merubah segmentasi untuk lebih luas untuk kalangan middle up nah konsepnya di dalam kabupaten kita coba untuk Gimana caranya keluarga itu bisa nyaman makan di Bang Jai dengan sajian ada outdoor maupun ada indoor-nya jadi bang Jai ini mengalami perubahan yang tadinya tadi middle low kita coba sekarang untuk semua segmen pada akhirnya awalnya saya jual cuman kepiting lokal biasa aja tapi sekarang kita sajikan sudah ada lobster sudah juga ada udang galah sudah ada kepiting yang dari Tarakan maupun Sulawesi yang besar-besar awalnya kita kepitingnya yang kecil menu spesial di Kami sekarang ada Oyster bakar yang spesial kami itu ada kepiting asap ada kepiting saus padang itu recommended dari kami bisnis ini Alhamdulillah untuk saat ini sustain tapi kami coba untuk selalu berinovasi karena kembali lagi Bang Jai itu selalu harapan saya harus berkembang karena kita enggak mau nanti terjebak pada saat itu titik bisnis yang stuck gitu loh jadi kita coba mengikuti apa yang lagi trend tahun ini atau lagi trend di ke depan apa yang bisa kita aplikasikan kita aplikasikan karena agar Gimana caranya bisnis ini akan menjadi sustain lebih lama saya hijrah ke Jogja Saya punya tabungan pas-pasan jadi di saat itulah Gimana caranya ketika saya menikah saya bisa memberikan nafkah terbaik untuk istri saya jadi pada akhirnya saya coba diskusi gimana caranya agar kita bisa menjadi keluarga yang bisa berkembang bersama layaknya keluarga awal-awal kita dengan uang yang mungkin terbatas pada akhirnya permasalahan akan selalu ada cuman kembali lagi itu namanya rumah tangga jadi itu yang harus kita lalui seperti itu yang namanya rumah tangga kita itu berdua bukan sendiri walaupun Keputusan itu ada di tangan suami tapi untuk hal-hal yang besar untuk ke depan saya selalu berdiskusi sama istri salah satunya ketika memilih itu ada peran istri saya pada waktu itu istri Saya menyarankan Kenapa nggak jual kepiting aja karena waktu itu memang penting lagi bagus istri saya cowok menyarankan coba jualan kepiting walaupun basic-nya saya itu western ya saya enggak pernah di Seafood Saya enggak pernah main kepiting tiba-tiba istri Saya menyarankan coba kamu bikin kepiting yang pada akhirnya saya coba mencari positioning kepiting yang layak kepiting yang bisa membuat orang itu tertarik yang seperti apa Akhirnya saya coba men-trail seperti itu [Musik] terus jadi kembali lagi yakin itu pasti ada ikhtiarnya Jadi sebelum menentukan suatu keyakinan kita harus mensurvei dulu nih apa-apa yang pada akhirnya kita itu akan menjadi salah satu gol kalau di Kami biasanya ketika menentukan sesuatu kita cek pasar dulu apa yang kira-kira dibutuhkan oleh pasar lalu yang kedua biasanya setelah produk lalu harga harga berapa yang kira-kira pasar terima lalu yang ketiga itu adalah proses untuk Gimana cara kita mensosialisasikan ke pasar agar apa yang kita buat ini diterima jadi yang saya simpulkan untuk tim manajemen Kami adalah 3 item itu ketika tiga item ini adalah 3 item yang terbaik Insyaallah Keyakinan itu akan timbul bisnis itu adalah seperti layaknya seorang anak bagi saya Bang Jai itu adalah anak yang mungkin bukan berbentuk seperti manusia tapi seluruhnya itu ada jadi gimanapun peranan seorang owner terhadap suatu brand itu sangat penting tidak bisa yang pada akhirnya kita tinggal seperti itu ketika anaknya sakit harusnya bapaknya juga merasakan itu bagi saya ya bang Jai Itu adalah sebuah anak yang saya lahirkan Gimana caranya saya bisa rawat karena ketika kita memasuki di umur 8 pasti punya tingkat kesulitan yang berbeda layaknya seorang anak anak ketika umur 8 Ini lagi aktif-aktifnya sama seperti bisnis di umur 8 tahun itu mungkin lagi gimana caranya kita bisa STAIN Gimana caranya nama kita mudah dikenal orang gimana caranya nama kita itu selalu diterima oleh pasar ini sudah on the track belum Kalau dikatakan on the track atau sudah ideal belum kita selalu berproses jadi Sudah ideal Insyaallah untuk saat ini sudah ideal tapi Kemungkinan besok lusa harus ada yang kita selalu memperbaiki pencapaian saya yang membuat saya bahagia salah satunya adalah Gimana caranya bisa saya bisa membahagiakan karyawan saya ketika saya lihat karyawan Saya bahagia walaupun mereka capek dia masih bisa tersenyum mereka Bahagia itu salah satu value terbaik menurut saya dan kedua ketika keluarga saya pun bahagia dengan hasil yang kami dapatkan dari Bang jahit kami dalam membahagiakan salah satunya adalah kita punya target yang pada akhirnya mereka bisa mendapatkan bonus yang kedua kita coba hadirkan setiap bulan kita ada kajian terus yang ketiga kita coba selalu berdiskusi dengan karyawan Gimana caranya karyawan itu bukan hanya sekedar karyawan tapi Kami menganggap karyawan itu seperti layaknya keluarga kami ketika mereka ada yang kesulitan Ada hal apapun kita berharap mereka selalu bisa berdiskusi dengan kami tonton kurang lebih sekitar 3 bulan Mas harapan kami Gimana caranya bisa berkesan sambungan Gimana caranya tadi teman-teman di Bang Jai itu mereka bisa berprogres dalam bekerjanya dan Gimana caranya pada endingnya kita itu bisa bersama-sama membangun karena kembali lagi karyawan adalah keluarga jadi bagi saya itu satu kesatuan bagi saya bisnis itu bukan hanya sekedar mencari uang tapi Berharap sebuah keridhoan dari Allah karena salah satu cara terbaik adalah Gimana caranya ketika kita berbisnis itu nggak hanya sekedar uang tapi keberkahan dan harapannya dari bisnis ini dari usaha ini ini bisa menjadi salah satu bekal saya di akhirat agar saya menjadi salah satu golongan orang-orang yang bisa memberikan manfaat untuk orang lain [Musik] kenapa Salah satunya saya jualan seafood karena saya melihat agak cukup miris banyak orang yang jualan seafood tapi masih banyak menggunakan angsio atau sejenisnya aksi itu sejenis arak Tujuannya adalah untuk membuat si masakan itu aromanya lebih kuat dan tehnya itu lebih strong di dalam agama Islam walaupun sedikit itu tidak boleh kami coba mengusung kembali lagi saya sebagai Muslim bertanggung jawab terhadap apa yang saya sajikan terhadap customer saya karena apa yang saya makan itu yang saya pertanggungjawabkan apa yang saya buat apa yang saya hadirkan itu juga menjadi tanggung jawab saya dan pada akhirnya kita coba mengusung tempat makan seafood yang Insyaallah kami jamin kehalalannya Saya rasa enak itu relatif ya jadi saya rasa tidak menggunakan hal-hal yang seperti itu bisa menyajikan makanan yang enak kita melihat dari kepuasan ya salah satunya mungkin yang menurut saya unik saya ngelihat di mejanya Apakah makanannya habis atau tidak karena terkadang kalau kita tanya ke customer gimana masakan enak mereka mungkin kalau ngomong hal-hal yang kurang mengenakkan Ya tapi kalau di meja tersebut mayoritas habis bagi saya itu adalah suatu kepuasan karena kemungkinan besar dia puas Kalau untuk Gimana cara cash flow-nya lebih bagus mungkin Coba kita perbaiki di manajemen karena bisnis kalau mau besar kita harus punya manajemen yang kuat Kalau cuman mengandalkan sendiri itu Saya yakin akhirnya kita tidak mampu maka kita butuh elemen-elemen lain untuk menguatkan bisnis kita ya salah satunya tadi manajemen kita ada accounting kita ada marketing kita ada supervisor dan penunjang lainnya [Tertawa] Saya mau mulai bisnis ini Insya Allah tidak menggunakan hutang dan pinjaman bank pure kita menggunakan dana pribadi jadi dari bisnis sebelumnya yang dari modal dari kaki lima kita coba memanfaatkan barang-barang yang sisa Akhirnya saya diskusi sama istri Ya sudah kita suntik dana 5 juta untuk membuka kepiting Bang Jai Iya makannya dari awal punya karyawan itu cuman dua jadi mungkin salah satu yang unik pada waktu itu ketika di Seturan ketika ownernya memasak karyawannya megang uang jadi saya pernah punya satu kisah ada salah satu customer Saya mungkin sudah dekat ya beberapa kali makan jahe pada saat itu saya kenal dia tiba-tiba masuk ke dapur ngomong saya langsung kamu enggak salah kamu kan owner ya ngapain kamu yang masak katanya kamu harusnya pegang uang ya itulah saya bilang kalau saya megang uang siapa yang masak saya dia berpikir akhirnya Oh iya juga ya kalau untuk cari tukang masak banyak tantangan ya jadi terkadang kalau kita enggak Nyari kok tiba-tiba ada yang ngelamar Tapi giliran kita buka lowongan ya agak susah nyarinya kan Rasanya itu pasti ekspektasinya tinggi ya bagaimana standarkan itu dari awal Kami coba untuk membikin suatu standart untuk saus kami jadi awalnya saya buat basic yang nanti akan diolah untuk sama teman-teman jadi nanti basicnya contoh kayak seperti asmanis lada hitam saus padang itu saus saus yang memang sudah kami produksi sendiri dan akhirnya nanti Tim masaknya dia cuman hanya memberikan air saja yang menarik mungkin bagi pencinta kepiting kalau datang ke bank Jai mungkin akan unik karena harganya murah jadi beberapa customer Saya yang dari luar kota itu banyak yang ngedm atau memberikan testimoni nggak salah jual kepiting harga segini gitu yang berbeda mungkin saya sudah bisa membelikan rumah untuk keluarga saya [Musik] apa yang perspektif Ibu ketika usaha di kaki lima itu seperti apa kondisinya kondisinya saat itu sebenarnya waktu Dia memutuskan untuk resign dari hotel karena saya itu kan kakak saya di Batam Mas Aji waktu itu juga tinggal di Batam kebetulan Mas Aji ini temen dari suaminya kakak saya waktu itu saya bilang kalau kamu mau nikah sama saya kamu mau ke Jogja enggak Karena kan orang tua saya tuh punyanya dua anak Nah anak pertama udah di Batam masa anak yang kedua juga di Batam mikirnya saya begitu terus saya tanya sama dia kamu kalau hijrah ke Jogja mau enggak waktu itu saya tanya begitu terus Mas Aji bilang oh iya saya mau terus karena waktu itu kan konsekuensinya memang kehilangan pekerjaan yang ada di Batam Terus waktu ke Jogja tuh Belum ada gambaran mau buka kaki lima atau mau kerja di hotel lagi gitu Belum ada gambaran waktu itu keputusan untuk membuka kaki lima itu enggak langsung ya pak ya Iya sekitar berapa bulan di Jogja ya hampir 2 bulan itu tidak punya pekerjaan waktu itu masih mencari nah kebetulan ada temennya suami saya yang tinggal di Batam dibawa ke Jogja untuk merintis usaha berdua terus itu sama temannya yang di Batam dibawa ke Jogja Terus Mas Aji bilang sama saya mah gimana kalau saya buka stik tapi di kaki lima karena modalnya saat itu terbatas temannya ini karena dia basicnya di pastry jadi istilahnya ada menu utama sama appetizernya ada jadi temannya ini yang membuat jadi dari Mas Aji ini dia membuat menu utamanya si temennya ini yang membuat dessertnya Iya dewanya agak berat gitu ya Iya sewanya lumayan itu waktu itu karena di kaki lima itu sistemnya bayar tempat jadi sekali bayar ya pakai waktu itu ya Pak ya harga 15 juta waktu itu tabungannya benar-benar terkuras untuk sewa tempatnya itu karena patungan jadi temannya yang ngisi Mas Aji yang sewa tempatnya usahanya Jalan sebenarnya Jalan cuma habis untuk bayar karyawan karena pendapatannya itu per hari kisaran 500-700.000 jadi sama harian itu ada bayar listrik bayar air waktu itu Jadi ya emang benar-benar pas gitu Mas untuk bayar karyawan karena itu kan pakai tenda ya sistemnya kan bongkar pasang jadi pagi belanja siang sudah berangkat ngambil tenda di tempat tendanya itu yang jaraknya lumayan jauh dari tempatnya dia buka warung waktu itu biasanya nitip gitu Nitip tendanya itu jadi jam 03.00 itu udah mulai Pasang ulang itu bisa sampai 12.30 pagi waktu itu saya berpindah ke ruko yang ada di salah satu kota di Jogja di Babarsari karena saya melihat Mas Aji ini terlalu sibuk mencari uang ya Jadi waktu untuk keluarga itu sampai enggak ada pagi dia udah ke pasar kadang anaknya dibawa ke pasar ketemu bapaknya tuh paling cuman 1 sampai 3 jam Setelah itu bapaknya kan pergi lagi ya Mas ya pulang anaknya sudah tidur saya mikirnya kok kayaknya capeknya dia itu sama penghasilannya tuh nggak sesuai gitu terus saya mikirnya kok kasihan gitu kan Mas ya saya bilang sama Mas Aji Pah gimana Kalau pindah aja ke ruko mungkin Masa sih dari situ kan pikir Ya gimana membayar ruko gitu kan Mas ya saya ada gitu ada ada tabungan yang terus Ya udah ini pakai dulu buat papah biar saya tahu dulu di ruko enggak enggak usah capek-capek saya mikirnya gitu waktu itu harganya 12,5 juta apa ya per tahun Bukalah di situ bisnis yang ada di kaki lima itu dipindah lah ke ruko itu [Musik] waktu itu berjalan 4 bulan kira-kira Western itu terus berjalan 4 bulan ada menu baru kita keluarkan sop iga Kalau nggak salah ya Pak ya karena westernnya nggak terlalu laku paling omset itu 200-300 aja per hari Iya menurun Mas kalau dari yang kaki lima memang customernya langsung drop waktu pindah ke ruko itu terus setelah itu buka sop iga enak mas sebenarnya sosok gaya suami saya itu enak Saya rasa itu enak rasanya tuh tapi ya tetap kurang laku waktu itu tidak menaikkan omset sampai temannya itu kayak udah putus asa mungkin ya terus dia udah lagi kalau mau udah enggak bisa lagi di sini saya tak kerja di hotel lagi nah ini kan tugas saya yang menguatkan suami Sebenarnya dia ada keinginan sih Mah gimana Pas saya apa fashion ku enggak ada di bisnis apa aku harus ikut orang gitu kan mikirnya itu saya semangatin lagi untuk enggak paham kamu harus tetap lanjut mungkin jangan idealis di situ karena dia adalah Juru Masak di bagian western kalau misalkan barat Saya mikir kamu harus keluar zona nyamannya dia gitu Saya mikir kamu buka seafood aja Pak saya nyaranin gitu ke suami gitu nggak langsung diterima sebenarnya sama suami suami mikirnya lama terus Cek YouTube tentang seafood Ya diem-diam sih tapi agak tetep idealisnya tetap usaha itu ada tapi dia diam-diam tuh masih ngepoin seafood itu gimana masakannya apa aja gitu Terus waktu itu 2 minggu setelah itu ngajakin saya untuk test food di beberapa rumah makan di Semarang di Solo Waktu itu saya diajak udah nemu Oh Sifu tuh seperti ini menunya nanti enaknya begini begini begitu suami saya nanti sausnya yang ini yang ini udah ada di pikiran suami waktu itu terus langsung trail terus buka lowongan untuk itu koki juru masaknya yang basic-nya Emang koki seafood waktu itu bikin saus cocok rasanya enak terus Bukalah itu kepiting daun Jai di jalan Seturan pertama kali enggak nunggu lama dari prepare prepare ngeluarin saos menu seharga 25 bagus kalau nggak salah waktu itu pertama kali ya kepiting dengan harga 22.500 di situ lingkungannya lingkungan anak kampus karena dekat salah satu Universitas di Jogja juga jadi cepat banget itu waktu itu buminya cepet banget padahal waktu itu belum iklan jadi benar-benar karena masang baliho Kepiting 22.500 itu langsung ramai di sekitar satu minggu sampai 2 minggu gitu Mas pengunjungnya langsung banyak waktu itu itu juga melahirkan Iya bertepatan saya melahirkan makanya suami itu waktu saya melahirkan waktu anak saya kedua omsetnya langsung 5 juta waktu itu kalau salah Mas dari 700.000 enggak bisa ngasih istri sampai yang kelima juta terus setelah itu suami saya wah itu langsung bahagia banget itu tujuan hidupnya kan bisa memberi nafkah ke istrinya kan waktu itu kan langsung dia ngasih itu ke istrinya Apa itu udah kebahagiaan ya Pak ya Buat keluarga kita banyak ternyata jangan langsung menyerah gitu Mas kita harus coba beberapa kali jatuh jatuh yang penting istri manual support aja jangan sampai waktu itu saya sih kepengennya menunjukkan ke orang tua kalau pilihan saya itu tepat pilihan saya benar karena waktu itu kan saya mualaf juga hubungannya sempat ditentang juga sama keluarga kan Mas ya sama orang tua makanya di situ tuh saya kepengennya itu mas Aji itu bisa menunjukkan ke orang tua kalau dari yang bukan apa-apa tuh terus bisa jadi apa-apa gitu loh Mas jadi orang beneran waktu itu terus enggak lama dari itu bisa ngasih rumah ke istrinya Ibu saya waktu itu langsung bilang sama saya kalau ini tuh enggak enggak salah gitu pilihan saya itu nggak salah Apa yang dirasakan waktu bisa ngasih pertama kali ke istrinya suatu kebahagiaan yang tak terhingga ya dari berbisnis yang memang kita nggak bisa memberikan nafkah sama istri sampai pada satu titik Allah memudahkan kami dalam memberikan suatu Rezeki itu Bahagia tidak terkira jadi salah satu momen yang menurut saya akhirnya tersentuh adalah ketika saya bisa membahagiakan istri saya dengan memberikan nafkah yang layak juga bilang-bilangin istri mau di Jogja resign apa yang saya melihat dari istri Kok saya lihat perjuangannya perjuangan istri saya untuk gimana pada akhirnya kita bisa berumah tangga itu itu yang perlu saya apresiasi makanya salah satu bentuk Apa yang harus saya lakukan adalah Gimana caranya bisa membuat bahagia istri saya karena saya basicnya kan juga suka bisnis ya Mas ya jadi Saya tuh pengennya punya suami itu ya kalau bisa enggak jadi budak kaporit gitu loh Mas kalau bisa kamu juga usaha karena suatu saat itu saya juga usaha sukses juga saya juga pengen suami saya itu juga bisa mengikuti kalau suami saya saya bisa Kenapa suami saya nggak bisa gitu Jadi saya dorong penuh untuk Ayo ibunya juga buka catering kan waktu itu kan ibunya aja ada yang usaha gitu kan ibunya aja usaha masa anaknya nggak gitu kan saya mikirnya udah ada turunan kan Mas ya kayak gitu kan keterampilan yang dikuasai Ibunya kan mesti anaknya juga bisa lah apalagi dia kan juga basicnya tukang masak-masak enggak bisa bikin produk yang enak gitu saya mikirnya gregetnya di situ sih Mas istri itu sebagai salah satu sumber semangat karena ketika kita lagi down salah satu orang terdekat itulah yang bisa menyemanga kita ketika kita lagi susah ketika lagi senang istri itu selalu syukur dalam perjalanannya bisnis itu momen apa yang menurutku indah Salah satunya ini merealisasikan mimpi suami punya rumah makan konsepnya outdoor bisa untuk keluarga yang tadinya mungkin targetnya adalah anak kampus mahasiswa Kita pindah ke sini warga bisa masuk semua bisa ada playground-nya Terus waktu itu bertepatan sama covid yang himbauan dari pemerintah untuk makan tuh yang udaranya itu bisa Iya makanya itu pas banget konsepnya di sini juga ada pemancingannya jadi waktu itu kan Emang pengennya tuh punya warung makan yang ada konsep pemancingannya Apa keinginan ibu yang yang next apa bisa umroh karena Emang targetnya kita di tahun ini bisa umron Insya Allah kemarin itu karena iman ya Mas waktu itu kan masih belajar ya saya jadi suami itu sebenarnya mau berangkat duluan waktu itu terus sayanya belum terlalu 100% di Islam Jadi saya gak nahan kalau bisa tuh umroh bisa bareng-bareng itu lebih nikmat gitu suami istri berdua pergi sesuatu yang dikenang untuk pertama kali berdua itu kan lebih indah ya Mas ya Nah terus suami ngajakin lagi waktu itu tiba-tiba hamil anak kedua terus hamil lagi anak ketiga jadi terhalang anak kemarin kehamilan itu terus setelah dipikir-pikir lagi tahun ini mungkin di usia 1 tahun anak saya mungkin bisa ditinggal ada keinginan untuk dalam waktu dekat ini bisa umroh bareng [Musik] dulu belum yakin dan sekarang udah yakin apa yang dulu tidak diyakinkan dan dia yakin dalam hal apa santai salaman untuk menerima Muhammad itu seorang rasul jadi untuk menerima nabi yang tidak ada di injil itu agak sulit Mas mengenal sosoknya Nabi Muhammad itu perlu pendekatan lebih lama ternyata untuk menerima Nabi Muhammad itu sebagai nabi Saya belajar waktu itu sekitar 3 tahunnya untuk mengimani Islam itu sampai suatu saat itu karena anak saya itu di sekolah kan di sekolah Islam Jadi saya satu-satunya wali murid tidak berhijab waktu itu di situ lingkungannya semuanya ibu-ibunya tuh berhijab kan di lingkungan itu tuh ketika menunggu anak ada momen ibu-ibunya kajian sampai saya tuh mengenalkan Salah satu wali murid di situ untuk ngajak saya tuh ikut kajian saya terus agak terketuk waktu itu kajiannya itu isinya tentang fitnah akhir zaman Nah di situ tuh disebutkan beberapa hadis yang tentang kelak Isa itu datang untuk menghancurkan salib kayak gitu saya pertanyaan gitu ah masa Masa Gitu ada pertanyaan banyak di benak saya Masa sih isinya begitu gitu oh ada Isa juga di dalam Alquran saya ada sosok Yesus juga di dalam Alquran saya mikirnya begitu sih Waktu itu saya makin pusing bertanya-tanya pertanyaan saya banyak sekali waktu itu malam-malam itu saya mimpi enggak enak gitu terus tiba-tiba saya tuh ngambil air wudu malah Saya salat yang tadinya saya salat itu cuman diajarin suami ikut-ikutan aja nggak dapat feel-nya gitu loh Mas salat-salat aja karena suami saya enggak boleh ke gereja tapi saya juga salat enggak terlalu nyaman gitu waktu itu tapi suami sudah ngajarin salat tuh begini begini begini nah Waktu itu saya malah mengambil tidak enggak Malah doa doa seperti agama saya sebelumnya maka saya itu salat nah pas ngambil air wudhu itu beda banget rasanya itu airnya tuh air segar banget rasanya waktu kena pertama kali di muka itu insya Allah ini air apa kok bisa kayak bener-bener hidup saya itu baru gitu ketika kena air itu pertama kali terus saya salat benar-benar waktu sujud itu saya nangis di situ saya nemuin banget saya tuh bisa kena gitu hubungan saya ke Allah itu nyaman gitu Saya salat ibadah saat itu saya nyaman sekali tenang sekali Saya merasakan bahwa Allah itu dekat banget sama saya nah dari situ saya mulai sibuk ikut kajian iman saya terpanggil di Islam Waktu itu saya syahadat saya sendiri Mas Kayak udah di tuntun gitu sama Allah hidup saya itu terus saya itu kepengen Nikah lagi sama suami saya secara iman yang benar gitu Mas Waktu awal-awal Kan Mungkin saya agak kurang 100% masih banyak keraguan gitu terus Ketika saya ngomong sama suaminya Pak Yuk Kita Nikah lagi terus kita nikah lagi Mas sama anak-anak waktu itu nikah lagi terus saya mulai akikah sendiri caranya Allah itu teman-teman saya tuh selingkungan saya baru semua muslim semua lingkungan lama saya hilang semua Mas tiba-tiba aja Allah itu udah meng gerakkan semuanya enak banget ya Pak ya Jalannya saya langsung berhijab tanpa disuruh suami hidup saya tuh kayak diarahkan semuanya [Musik] Terus setelah itu menerima Nabi Muhammad menerima aja atau ada statement apa yang tidak bisa menerima gitu Saya orangnya tipenya kan kritis ya Saya mengkaji semua Mas isi alquran saya tulis apa yang membuat saya ragu saya tulis terus nanti sama suami pertanyaan-pertanyaan tuh disimpan saya dipertemukan sama ustadz dibimbing semuanya nah dari situ mungkin terus akidah saya tuh Oh iya ya Allah itu esa 1 dan dia itu tidak disamakan sama ciptaannya enggak ada yang bisa menyamakan Allah ini karena saya kan menganggap Nah untuk menghapus sosok Tuhan Masa lalu itu juga butuh waktu kan Mas ya yang tadinya ada terus jadi gambarannya menjadi enggak ada kalau di islamkan Allah itu tidak digambarkan ya Jadi untuk menghapus itu semua itu juga saya butuh waktu waktu itu jadi saya dibimbing ada Ustaz yang benar-benar membimbing saya juga yang membedakan sekali itu dalam Islam itu hidup saya mau ke mana Mau ngapain Saya mau beli barang saya mau mendidik anak saya mau bersikap sama suami itu sudah diatur jelas enggak ada yang perkiraan-perkiraan udah nggak ada yang oh menurut saya ini bener kok nggak ada jadi semuanya itu sudah ada hukum pastinya gitu ya itu yang dibutuhkan manusia selama ini kan Mas ya sampai berobat pun ada caranya metodenya apa pakai tibonabawi mau gimana ada semua yang di dalam Alquran nah sampai saya Anak saya sekolah di salah satu sekolah di Jogja ini di kutap mata pelajarannya itu diambil dari Alquran semuanya jadi ipanya ada ips-nya ada aljabarnya ada di situ saya kan merasa semua Masya Allah ya Islam ini ya semuanya dari segi kehidupan manusia itu udah enggak bingung mau Carinya di modul mana Sama itu ada di Alquran itu sih yang merasa saya itu saya tuh tepat pilihan saya ini tepat luar biasa saya juga memandang Mas saja luar biasa ya Mas Insya Allah islam itu tidak boleh memaksa dalam hal beragama itu tidak boleh dipaksakan jadi menurut saya Allah itu kalau ketika mau menuntun umatnya Insya Allah pasti dengan cara yang baik manusia aja kalau kita paksa pasti nggak mau jadi kembali lagi saya yakin kalau kita niatnya terbaik Insyaallah Allah akan mudahkan langkah kita tapi suami saya ini kesabarannya Memang luar biasa luar biasa sabar sekali karena 3 tahun itu tuh kita tuh kalau komunikasi kalau ngomong ujung-ujungnya ribut Mas saya merasa saya bener agama dia juga ngerasa benar di situ tuh dua nahkoda di dalam rumah seakan-akan jadi anak saya itu sampai enggak boleh Mengenal Yesus enggak boleh mengenal Allah jadi kalau suami saya bawa anak saya ngaji saya kok agak marah biar anak nanti memutuskan memilih yang mana Saya bilang gitu sampean tapi kalau di Mas Aji di ajaran Islam kan enggak mungkin anak itu mewarisi agama orang tuanya dia itu dari awal dari lahir itu sudah Islam orang tuanya yang bikin anak jadi Nasrani dari majusi itu dari orang tuanya jadi suami saya waktu itu termasuknya itu kalau suami saya keras idealis mungkin rumah tangga saya enggak enggak akan bertahan sampai sekarang mas sampai saya tuh tipe orang yang ah Masya Allah sudah mungkin tempatnya pengen luar biasa hidup itu cuman sementara jadikan bisnis kita itu sebagai salah satu Allah mudahkan langkah kita karena setiap manusia itu pasti akan melewati jembatan sirotol mustaqim dan salah satunya adalah Gimana caranya kita bisa memiliki anak ya Shalih ilmu yang bermanfaat semoga salah satunya dari Bang Jai ini kita bisa memberikan banyak manfaat untuk orang dan harapan besar saya adalah Bang Jai itu menjadi salah satu maka produktif untuk umat ini bisa menjadi lebih baik [Musik] saya Aji dan ini istri saya Titis kami dari kepiting Bang Jaiz Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh