Transcript
HrdIcwVxwKw • Modal Nekat! Jual Semua Asset Untuk Usaha & Berangkatkan Umroh Orang Tua
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0233_HrdIcwVxwKw.txt
Kind: captions Language: id [Musik] saya itu nekat pulang dari Tarakan itu tak jual semua aset saya tak buat mengurangi bapak ibu tapi orang tua saya bilang kalau Allah itu mau ngasih kamu rezeki 10 juta untuk kamu dan keluargamu walaupun kamu nyari di Tarakan di Malaysia di Arab Saudi atau di manapun berada tetap segitu tetap 10 juta Allah ngasih kamu sebulan kita yang ngomong Guru apa dokter aja kita percaya toh sendiri kowe lu nek sedekah Sewu berkali-kali itu betul banyak ya Allah Ibu saya udah 65 tahun masih sibuk ngurusin dunia dolan kayak gitu loh aku takut durhaka gitu loh langsung bilang sama ibu saya jam 03.00 salat tahajud ya aku tak keliling ke toko-toko Nah setelah itu [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan nama saya Budi Pramono alamat Kota Blitar usaha saya snack berupa slondok Arum slondok itu makanan yang terbuat dari bahan ketela yang sudah difermentasi sedemikian rupa sehingga akhirnya jadi kripik dan itu rasanya seperti kentang dan slondok ini macem-macem ada yang super ada yang biasa gitu dan kebanyakan memang semua tapi rasanya kan beda-beda begitu kalau yang punya saya ini Alhamdulillah yang super asli karena memang dari bahan-bahannya itu tidak menggunakan bahan tambahan ya masih bumbu asli bawang merah cabe jadi nggak menggunakan bahan pengawet enggak menggunakan bahan pemanis gitu makanya sedikit lebih Baiklah harganya begitu Sebelum sendok ini saya tinggal di di Kalimantan Saya pedagang parfum sales Mas sales ini lever terus istri saya juga perawat di Pertamina Rumah Sakit Pertamina di kota Tarakan kota minyak terus karena orang tua di Jawa ini nggak ada yang merawat saya disuruh pulang padahal kita tahulah di Jawa itu kayak apa ya tapi kalau kata Pak Kyai rezeki ono kayak gitu jadi Wah sangat enak sekali di sana itu tahu sendiri lah ya Kerja di Kalimantan itu apalagi di kota Tarakan ya kota Tarakan itu kota transit jadi di sana Bandara Internasional ada pelabuhan internasional juga ada jadi misalnya Tarakan ini perumpamaan Blitar jadi pulau-pulau di kelilingnya kayak Nunukan Tanjung Selor itu kayak Kediri kayak Tulungagung Malang itu ngambil barangnya di Blitar karena pelabuhannya cuma ada di Tarakan itu dikatakan sangat gampang sekali terbukti Saya dari jualan parfum aja bisa 12 juta bersih per bulan karena orang tua nyuruh pulang awalnya ya nggak langsung pulang kan wahai mana-mana kalau Allah itu mau ngasih kamu rezeki 10 juta untuk kamu dan keluargamu walaupun kamu nyari di Tarakan di Malaysia di Arab Saudi atau di manapun berada tetap segitu tetap 10 juta Allah ngasih kamu sebulan walaupun kamu mencari kerjanya itu mulai dari jam 06.00 pagi sampai jam 5 pagi sampai jam 12 malam nekat Pulanglah gitu kau ya dulu ketika saya kerja di Tarakan itu kan istri saya kan kerja saya juga kerja Ya maklum kan belum paham agama ya jadi anak saya saya titip orang tua di Jawa awalnya bagus komunikasinya tapi tiba-tiba suatu saat saya mau telepon anak saya Anak saya nggak mau gitu loh orang tua saya memanggil anak saya tapi mau ngomong nggak mau nggak mau gitu ya saya enggak bahaya kan gitu jadi Waduh sudah mulai mikirlah ke situ terus juga alasan Yang kedua nanti kalau orang ngomong anakku nanti pasti saya akan dibales disuruh ngomong anakku fotoku juga gitu berawal dari seterusnya akhirnya bismillah pulang ke situ saya kan dari dulu selalu berprinsip ya Rezeki itu kalau kita hubungan kita baik dengan Allah hubungan kita baik dengan orang tua Pasti diberi Walaupun anda di manapun Anda berada kalau hubungan kita dengan Allah baik maksudnya menjalankan perintahnya menjauhi larangannya terus kita juga baik berbakti kedua orang tua kita insya Allah kita mau tinggal di manapun itu pasti Rezeki itu pasti sama Om dipenuhi Adapun kalau kita mau kaya mau omsetnya lebih tinggi ya tinggal sedekahnya yang banyak haji umroh itu kan pemancing-pemancing magnet rezeki ya kita kerjakan tapi kalau kita sudah bertakwa berbakti sama orang tua sudah itu mau di manapun ya terus sama menjaga hubungan baik dengan istri kita istri kita itu kan sudah melahirkan anak-anak kita sudah mencuci baju kita sudah masakin kita semuanya dari nol yang bisa memaafkan mungkin saja kalau disuruh omongan anak kita baru 10 menit saja kita enggak betah oleh istri kita itu apalagi yang pure di rumah itu kan kasihan kalau kita juga galak juga gitu tulisnya seperti itu akhirnya itulah yang bikin rezeki kita lancar karena kita kan tiap hari ketemunya istri Nah kalau kita sama istri enggak bagus ya enggak bagus juga itu ilmu yang saya dapat dari IBF trenggono yang disampaikan melalui bank BCA official itu seperti itu [Musik] saya itu nekat pulang dari Tarakan itu tak jual semua aset saya rencananya itu mau tak buat umroh karena kan kalau mau modal Ya sudah langsung umroh aja minta sama Allah Ndak usah itu sudah tak jual semua tak buat mengurangi Bapak Ibu itu aja suami minta didoakan Kan saya udah umroh makanya Bapak Ibu saya belum saya sama adik saya patungan untuk umrohkan itu setelah itu bismillah modal nekat dengan doa ibu saya Bapak di sini Ibu saya ngajari karena langsung kita cari supplier yang enak sama ibu diajari goreng pedagang ya jadi punya background pengusaha Jadi diajari caranya goreng caranya bungkus semuanya diajari sama caranya jualan tapi saya memang sudah punya background sales di sini saya marketing-an jadi saya sudah menguasai Blitar karena sebelum saya terjun Pondok saya sales di in aku produk ini aku Jelly sedikit menguasai lah karakter tokoh di Blitar karakter orang sama teritori wilayah kan nanti mainnya mau kondisinya si kadang kan kita nitip nanti kalau enggak ngerti ya Nah kita harus tahu karakter tokoh itu Rame apa tidak naik sepi asal iki ora payu barangnya Kita ramai nek wonge ditagih makanya setelah saya ikut orang dulu setelah itu sampai takkan Alhamdulillah pertama kali merintis londo itu sangat berat namanya awal-awal karena slondok ini kan satu-satunya di Blitar yang saya kemas matang Pak dulu kan dijual tapi mentah jadi ketika saya menawarkan ke toko itu ditolak loh iki sama ini kok limangewu opo payung malahan gitu Padahal ternyata sekarang 10.000 pun berebut ya kan kayak gitu awalnya saya jualannya enggak ke toko-toko Pak Yang ngajari kan Ibu saya diajari caranya goreng caranya bungkus semuanya itu jualannya di pasar tempel lewat jam 03.00 pagi itu Pak kan kita enggak punya lapak jadi di pinggir jalan jam 03.00 pagi Sudah jualan di situ hujan Masyaallah terus saya juga kayak nangis gitu loh Ya Allah Ibu saya udah 65 tahun masih sibuk ngurusin dunia dolan kayak gitu loh wes Ayu aku takut durhaka gitu loh langsung bilang sama ibu saya jam telu aku tak rasaning dolan jamrunge aku tak keliling ke toko-tokoh setelah itu bismillah goreng-goreng jadi memang ya karena mental sama hal itu ketekunan Ibu saya saya awalnya tak titik-titik karena Alhamdulillah sudah dikenal jadi cuman tiga toko aja di pasar itu setelah itu banyak reseller yang ngambil sama yang maklum gitu Jadi mereka beli stikernya pakai mereka sendiri gitu Itu juga melayani juga melayani asu-asul untuk kemasan kecil-kecil yang ditumpangi di kenduri-kenduri gitu kayak gitu juga kalau lebaran Ada kemasan 500 gram 250 gram kayak gitu sampai ke mana saja berarti yang saat ini masih Blitar aja karena kapasitas saya kan masih kecil pak luar itu bisa bisa cuman tapi tak sarankan agar beliau mentah nanti saya Ajari cara gorengnya Jadi untungnya biar lebih banyak karena kalau dari luar itu kena volume Mas melayani mentah juga sekarang kayaknya ini juga lagi trial trial juga Insya Allah juga melayani mentah juga tak buka lagi dulu itu saya slondok itu awalnya mau jualan mentah Pak karena di sini ini sudah ada slondok yang rasanya Ya biasalah gitu jadi enggak begitu laku Wahyu Akhirnya saya goreng ini enggak selondok saya beda ini betul-betul super dan ngembang juga rasanya enggak seperti kita lagi udah Seperti kentang gitu akhirnya laris yang matang dan untungnya lebih banyak karena makan Nah akhirnya setelah tahu rasanya orang akhirnya percaya merk Arum yang mentah itu memang beda dengan yang lain Alhamdulillah diterima masyarakat Blitar bahkan ada yang dari Tulungagung selain banyak diri juga banyak kayak gitu [Musik] ketika kita mau memutuskan untuk berbisnis itu bisnis apa saja itu pasti laku mau jualan gorengan mau jualan es mau jualan kelapa muda itu cuman mindset aja itu ada bisnis yang bermasalah caleg rasa Sugih tinggal buka cabang kalau misalnya kita jalan gorengan Jadi kalau yang bermasalah itu ownernya mungkin lagu bisnisnya Mungkin dia nggak menguasai marketing itu ya teknis ya kalau marketing kan gampang dikuasai YouTube Google banyak tapi yang paling penting itu fundamental kalau kita hubungan kita baik dengan Allah hubungan kita baik dengan kedua orang tua mertua Terus hubungan kita baik dengan pasangan itu insya Allah bisnis itu mau Apapun yang kamu pegang Pasti laris contohnya Senin pernah kan ada anaknya Pak Kiai gitu karena dia hubungannya baik dengan Allah dan dua orang tuanya ketika dia bertani panen ketika dia jualan baju laris lainnya seperti itu ya karena kuncinya di situ dulu awalnya Saya nyari uang dengan slondok itu hanya untuk membiayai anak istri sama kebutuhan sehari-hari tapi setelah kita berkomunikasi dengan orang-orang yang baik yang komunitas muslim yang saya ikuti di Blitar itu MBC jadi ada mindset harus besar saya membangun slondok ini agar bisa merekrut karyawan sehingga kebermanfaatannya lebih banyak tapi kalau kelompok kita besar kita bisa memberikan manfaat yang lebih banyak banyak saudara-saudara kita bangun Masjid bangun Pondok ini seperti itu kalau saya setelah ikut bergabung itu jadi terbukalah wacana makanya supaya slondok saya harus besar saya harus membangun jaringan koneksi seperti itu kalau di Blitar sendiri sudah mau 4 tahun ya 3 tahun Kenapa saya pilih slondok salah satunya supaya slondok ini kok internasional cita-citanya seperti itu kan sedekah itu kata Rasulullah kan tidak mengurangi harta itu kata rasulullah yang kedua kata Allah kan kalau kita bersedekah satu itu kan bisa berkali lipat sampai 700 ya kan kita yang ngomong Guru apa dokter aja kita percaya toh misalnya kamu enggak boleh makan Ini nanti begini tak percaya ini kan yang bilang Allah sendiri sedekah Sewu berkali-kali itu betul banyak banyak contohnya orang yang kedua menghindari balak ya kan janji Allah itu pasti kalau sedekah itu kan senyum saja sudah sedekah Ya tapi kalau yang berupa harta itu namanya infaq Nah itu kita harus mengkomunikasikan itu ya dengan senyum ketemu orang yang dikenal maupun tidak dikenal kayak gitu aja Itu juga ada untuk sedekah apalagi infaq mau mengeluarkan itu pasti diganti seperti itu kalau kita bertakwa sama Allah Sama berbakti pasti dikasih rezeki dicukupkanlah rezekinya tapi kalau kita mau dikasih lebih banyak yaitu ditambah dengan sedekah kayak gitu mungkin pecah telur saya lihat sendiri pernah Meliput Mas Dewa ya Itu itu yang sedekahnya brutal itu ya Buktinya dia Masya Allah Muhsinin klubnya itu sedekahnya sampai puluhan juta ratusan juta itu kan sudah banyak Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari situ [Musik] untuk teman-teman sebenarnya terutama para pejuang UMKM ya nggak usah minder dengan usaha yang kecil teruslah melakukan proses dan ikut komunitas yang ada di kota-kota kita disitu kan banyak belajar terus belajar terus karena bisnis itu nggak gampang yang seperti yang saya alami barangnya laris Barangnya nggak ada itu seperti itu pasti ada tapi kita harus tetap sabar semangat dan ditolong dengan doa Insya Allah sukses seperti itu Aku nggak mewajibkan kita jadi pebisnis kok Allah menyuruh kita agar bertakwa Sekian dari saya saya Budi Pramono pemilik dari Pondok Arum Semoga Allah memberkahi saya dan para penonton pecah telur semuanya semangat Barakallah hukum wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik]