Transcript
Bh3shU0XnDY • Berawal Jual Ikan Hias, Profit Diputar Hingga Punya Kolam 2,5 Hektar & Aset-Aset Lain
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0219_Bh3shU0XnDY.txt
Kind: captions Language: id saya baru sadar jadi ternyata secara quantity ikan mas koki di Indonesia khususnya di Tulungagung ini menempati urutan kedua jumlahnya terbesar di dunia setelah Cina Kalau saya bilang loh ya sekarang ini ikan terbaik dunia ya ada di Tulungagung dulu saya pernah barter ikan itu satu ekor ikan itu hampir 25 juta kemudian saya tambahi beberapa juta lagi saya belikan moge dulu namanya Suzuki FXR 150 cc gede warnanya biru itu dulu bahkan ada sih petani-petani sini kan banyak juga ya dari penjualan ikan kontes berapa belikan mobil banyak rata-rata ya Sekarang tambah lebih sejahtera ya seperti [Musik] itu Perkenalkan nama saya saya adalah praktisi di dunia perikanan termasuk ikan hias dan konsumsi saya domisili Tulungagung dan kemudian usahanya juga di Tulungagung di berbagai Kecamatan begitu dulunya sih memang dari hobi ya kemudian saya kerja di PMA ya di salah satu perusahaan di Surabaya pemiliknya adalah orang Singapura saya di situ karyawan bagian isi karantina maupun suplai juga ya pembagian pembelian ikan hias dari situ saya belajar banyak melihat dunia ikan itu kok begitu menjanjikan makanya saya terjuni sampai sekarang jadi mulai tahun 95 ya sebelum krismon ya dan mengalami kemajuan yang signifikan mulai dari setelah adanya lohan itu ikan pertama gapi Tapi sebelumnya itu memang orang tua itu hobinya pelihara ikan ada ikan mas kok ada Moli ada menfis pada waktu itu ambilnya dulu dari Tulungagung Kemudian dari Kediri di ngadiluih ada ikan-ikan yang agak galak juga gitu ada ikan oskar pada waktu itu kemudian ada ikan akara zebra dan sebagainya yang agak galak-galak itu biasanya di Blitar seperti itu dari situ saya biasa tiap hari itu memang bitugasin oleh orang tua untuk memberikan makan Jadi pada waktu itu masih kecil sih tahu proses dia beranak untuk ikan-ikan Moli dari situ ada muncul habit muncul kebiasaan seperti itu Sampai kemudian saya di Surabaya dengan salah satu teman juga Brit juga ikan cupang cari indukan di Kediri kemudian di Bratang ya pada waktu itu ada di Irian Barat cari indukannya kemudian di Brit di kaleng-kaleng itu waktu di kos begitu cari pakan alaminya juga enggak kesulitan diselokan di Surabaya kan banyak dapnia kemudian uget itu itu cukup untuk kita budidaya di kos kemudian kita direkrut jadi karyawan di PMA itu ya dari situ karena banyak arus informasi dari luar datang majalah dari Taiwan Kemudian dari Singapur Kemudian dari Eropa seperti Itali dari Jerman pada waktu itu banyak informasi yang hadir Tapi di di Indonesia di Tulungagung Blitar Kediri kurang informasi di situ memang zaman informasi Siapa yang mendapatkan informasi lebih dulu dia yang lebih Survive seperti itu Jadi pada waktu itu pma-nya mengalami masalah sehingga saya tidak bisa bekerja lagi Kemudian saya memulai briitgapi saya diberi indukan ini oleh teman baik saya ya David Surya Saputra dapatnya ini juga dari Farm yang terkenal dari kilfarm aquatik ya di Sri Lanka 13 pasang dan jadi banyak sekali saya pas pasarkan mulai dari Jakarta Surabaya seperti itu dari situ muncul permintaan selain gapi e pada waktu itu muncul permintaan koki sehingga saya mulai nambah jenis yang dibudidayakan yaitu koki karena kurang kita ambil di petani kita kembangkan bisnis saya jualan mulai pernah jualan di pinggir sungai di Irian Barat ya kadang laris kadang enggak kadang kehujanan kadang enggak ah dari situ banyak juga pedagang-pedagang dari luar pulau hadir ya kita mulai dapat pesanan yang lebih besar lagi seperti [Musik] itu jenengan dikenal malah lebih Dim Mas kokinya Pak ya lebih cenderung di Koki karena koki ini satu volumenya gede dan saya kebutuhan koki pada waktu itu sangat banyak sekali ya untuk memenuhi kebutuhan ikan maskoki ya Mulai dari Sumatera Kalimantan dari Sulawesi maupun Indonesia bagian timur seperti itu Jadi pada waktu itu momennya adalah kita sudah pengalaman pengiriman lewat pesawat yang dulunya kita itu lewat kapal laut karena sudah dilarang karena dulu itu kirim koki ini istilahnya bagasi penumpang seperti itu kemudian kita harus lewat Kapal Roro yang lebih lama lebih mahal sehingga kita harus mengharuskan Kita pindah ke pesawat yang lebih cepat lebih efisien lebih murah seperti itu untungnya saya banyak belajar dari Farm tempat saya bekerja dulu yang di PMA itu silev Aquatic itu kan biasa sudah pengiriman untuk ke luar negeri dengan jam-jam yang lama Bagaimana Saya mempersiapkan ikan sebelum dikirim Bagaimana mengkarantina ikan tindak karantina sop nya kan ada sebelum kirim supaya ikan itu datang di sana kemudian bisa selamat bisa dijual kemudian Yang penting kan yang di sana untung kalau Untung dia akan jadi besar ada repeat order lagi itu toh yang diharapkan kan seperti itu apalagi kan dulu semua ikan yang untuk di di Sumatera pun dulu lewatnya Sumatera Kalimantan Sulawesi dulunya di Jakarta malah di Jakarta dulu dari Jakarta disebarkan lah ini saya bebas kemudian dari situ kan lebih hemat lebih murah sehingga otomatis ya karena kita lebih murah ya lebih bagus akan dicari orang seperti itu sehingga saya dapat omset yang gede apa waktu itu yang jenengan lakukan Kok bisa dapat orderan banyak gitu loh Kita itu yang penting saya fokusnya di sini kita itu prinsip saya saya bangunkan bisnis untuk orang lain dulu kalau kamu jadi saya jadi seperti itu sama di petani juga saya lakukan edukasi yang enggak benar secara teknis budidaya milih ikan ngerawat ikan seperti itu enggak bisa kita betul-betul edukasi supaya dia enggak merugi kita juga edukasi juga cara berbisnis koki yang betul itu seperti apa gitu kalau ini sudah betul saya sudah betul ini betul ya bisnisnya betul hasilnya kan gitu Kalau bisnis itu kerjanya bagus ya hasilnya bagus seperti itu kalau kerjanya jelek ya hasilnya jelek kan gitu Jadi pada waktu itu saya hanya ternak sedikit aja enggak cukup lahan juga masih belum ada ya seperti itu baru terakhir-terakhir sebelum pandemi itu mulai supply chain kalau dulu itu kan begini petani pembudidaya itu sangat tergantung dengan yang namanya pebisnis ikan seperti itu karena saya yang punya jaringan bisnis petani itu sektor produksinya saja Kemudian hadir internet kemudian kan semua punya akses nah supply chain-nya kan jadi pendek Sehingga kebutuhan saya itu kan mulai sulit terpenuhi sehingga saya mulai budidaya sendiri Tapi itu pun belum cukup karena kan saya masih sekitar 2 hektar setengah untuk kokinya seperti itu belum cukup Pak belum belum cukup kita masih terima dari petani dari pembudidaya juga ya untungnya saya itu pembudidaya kemudian jadi pedagang jadi enggak ada kesulitan begitu ada masalah ya kita sudah enggak enggak perlu belajar untuk tindak karantina untuk sistem dihcheri pembesaran pendederan Enggak ada masalah karena sudah hampir setiap hari kita kita lakukan 2,eng hektar itu mas koki semua Oh enggak enggak enggak ada koi ada ikan mas koki ikan komet arwana ikan Dewa Nila ada ikan gurami dan sebagainya Terus waktu jjenengan yang kes-kotes itu saat kapan Pak itu P Oh sering sih kalau tolong lagung sendiri kan diadakan minim satu kali pas hari jadi kota Tulungagung kontes nasional eh kontes nasional bahkan internasional karena pengikutnya kan juga ada yang dari dari luar Indonesia seperti itu Jadi gini saya baru sadar jadi ternyata secara quantity ikan mas koki di Indonesia khususnya di Tulungagung ini menempati urutan kedua jumlahnya terbesar di dunia dan setelah Cina Kemudian saya melihat peternakan di Cina kemudian di negara lain ya dia lebih bagus cara untuk petani Tulung Agung ini supaya bisa Bagus otomatis kita punya visi pada waktu itu kita bentuk yang namanya klub Tirto Agung koki Club seperti itu itu adalah wadah supaya ada suatu roh spirit itu yaitu adalah go nasional jadi pada waktu itu kontes itu saya sering menang sehingga banyak yang mau mengundurkan diri makanya saya kolaborasi aja sekarang fokusnya itu kita kompetisi itu dengan daerah lain bukan ee sesama teman tapi enggak apa-apa 1 tahun untuk evaluasi jadi kontes itu ajang kompetisi ya Ada racing on di situ Balapan gitu ya supaya apa pada waktu dia datang dia tahu ada jenis ikan baru ada orang punya progres baru ada ikan dari luar negeri datang untuk dikonteskan sehingga dia tahu wawasan begitu luas seperti itu sehingga otomatis Kalau kalah dia punya motivasi untuk maju pokok ada waktu ya masih bisalah untuk mengejarkan seperti itu harus punya wadahnya yaitu adalah Tulung Agung godfish competition seperti itu sekarang lebih lebih gede lagi dulu aja kalau kontes ya kita sediain 150 gitu ya masih ada tank yang tersisa seperti itu saat ini diberi tank 500 enggak cukup mungkin tahun depan Rencananya akan kita siapin paling enggak 750 kalau bisa 1000 Gitu tambah seru seperti itu kalau saya bilang loh ya sekarang ini ikan terbaik dunia ya ada di Tulungagung ya terbaik Iya di Indonesia lah bisa dibreid di Tulungagung bisa dibreed di Kediri bisa dibreed di Blitar kemudian bisa yang besarkan di di Jakarta Jakarta juga banyak suh breeder-breeder handal di situ juga banyak dibesarkan di di Tulungagung kemudian kembali lagi ya sekarang ini kan sudah zamannya kan beda dengan dulu dapat indukan juga lebih mudah tutor Rial untuk budidaya juga banyak sekali ya seperti itu Jadi enggak ada masalah lebih mudah sekarang itu penilaiannya itu biasanya dibagi ya ada penilian di di kepala ideal body ship-nya kerapian daripada sirip-siripnya Bagaimana pattern Bagaimana warnanya seperti itu kalau kayak sudah menang kontes dan sebagainya Itu bisa terjual sampai mahal ya Pak ya Oh mahal bisa ratusan juta sat ekor dulu saya pernah barter ikan itu satu ekor ikan itu hampir R5 juta kemudian saya tambahi beberapa juta lagi saya belikan moge dulu namanya Suzuki FXR 150 cc gede warnanya biru itu dulu bahkan ada sih petani-petani sini kan banyak juga ya dari penjualan ikan kontes berapa belikan mobil banyak rata-rata ya Sekarang tambah lebih sejah ya seperti itu karena sekarang kan ada segmen ikan-ikan yang Nis market gitu ikan-ikan yang memang bagus loh ya ikan yang terbagus itu di kolam itu ya satu yang terbagus terbaik ya terus kemudian jenengan juga Mulai konser menjadi pengajar ya pak atau semacam juri-juri gitu ya Pak Oh iya kalau juri sudah lama sih mulai tahun 2000 2003 sudah juri sampai sekarang seperti itu kemudian saya banyak belajar ya dari buku Kemudian dari Bua sendiri banyak ilmu di situ intinya sih gak medit tentang yang namanya ilmu itu jadi saya selalu berikan ilmu saya yang saya dapat ini ke teman ke orang lain pokok saya bisa saya jawab seperti itu kalau koki ini prospek sekaliah jadi kebutuhan untuk estetika ini koki ini kan unik sekali masih bisa dikembangkan jadi trennya juga masih bisa dicoss breid untuk menghasilkan karya-karya yang strain-strain yang baru sehingga muncul unifikasi produk di situ enggak enggak terhingga di sini Itu kan dari beberapa jenis ikan ya Ada ratusan jenis ikan koki kalau itu kan sebagai modal untuk crossbit Nah itu muncullah strain baru strain baru lagi strain baru lagi ini enggak ada habisnya enggak ada ending-nya di situ sehingga seperti karya seni begitu ya selalu meningkat hasilnya yang penting ya satu kuasai ilmunya kemudian ya pasti ada harus ada action-nya untuk menghasilkan itu saya rasa kalau untuk branding kemudian menjual sih saya rasa sudah beda dengan dulu sekarang ini jauh lebih mudah orang mengakses kita mudah kita mengakses orang mudah semua juga sama aksesnya tinggal kitanya sendiri bagaimana seperti itu ya harus selalu upgrade kapasitas karena teknologinya kan semakin maju Kitanya yang harus ngikutin adaptif seperti itu teknik pembudidayaan mas kogi sendiri susah enggak Pak Enggaklah mudah sekali sudah enggak ada kendala mau iklim yang dingin ya seperti saya punya lahan di gunung kadang airnya aja sekitar 20 derajat kadang kurang itu kita bisa breid meski kalau di cuaca yang dingin lebih lama karena metabolismenya dia sedikit tertekan oleh kondisi suhu kalau di air yang panas dia lebih cepat besar lebih cepat beranak bereproduksi lebih tidak banyak kendala tapi di mana pun di Indonesia bisa yang membuat kendala di masalah kesehatan ikan bahkan berakibat kematian itu adalah faktor cuaca biasanya itu ada bulan merah ya saya sebut bulan merah yaitu di bulan Juni Juli Agustus yang lain ini ya relatif bisa diatasi ada sih bulan-bulan hijau istilahnya tanpa perlakuan khusus dia sudah karena daya dukung alamnya kuat ya dia sehat-sehat aja ada area kuning gitu ya sedikit agak tertekan karena curah hujan terlalu tinggi tapi semua bisa diatasi dengan tindak preventif Biasanya kalau di bulan junijuli ini karena tekanan suhu yang swing dari terlalu jauh ya ring suhunya malam bisa kira-kira jatuh di 15 derajat begitu di siang hari bisa melunak sampai 35 26 derajat itu kan ada perbedaan suhu yang lebar sekali lah itu biasanya membuat ikan itu stres kemudian sakit kemudian bisa berakibat mati cuman itu kan bisa dimanipulasi ya supaya seumpama ee saya ada salah satu hateri begitu kita pakai Green housee supaya suhunya suhunya bisa diatur seperti itu sehingga kita sepanjang tahun bisa budidaya pada waktu di bulan-bulan dingin ini paling enggak ikan yang berada di kolam kolam budidaya Saya rasa kalau sudah lebih dari 4 bulan sih dia lebih tahan kalau kecil memang lebih makanya di bulan-bulan setelah Agustus ini juarang sekali ikan karena banyak sekali problem toh Karena dia diodor dengan sistem-sistem yang konvensional seperti itu ya saya harapkan karena siklusnya setiap tahun seperti itu kan mesti harus kita berikan solusi supaya kita tidak mengalami di sesi-sesi pada waktu bulan merah seperti itu kalau koki di Tulungagung ya yang saya pelihara mulai dari N0 sampai kurang lebih sekitar 4 tahun setelah itu ya kakek nenek begitu ya seperti itu cepat sekali dia beda dengan cuaca yang dingin dia bisa puluhan tahun seperti itu dan lebih bisa besar ikan-ikan yang di cuaca yang lebih dingin karena hidupnya lama dia bisa terima pakan yang lebih lama sehingga dia bisa gede Kalau di cuaca yang panas ini dia cepat gede tapi sudah cepat mati gitu yang bikin jenengan betah di di mas koki itu bisnisnya luar biasa nih kayaknya yang di tadi penjualan di rumah tetap sih di Koki karena fulusnya koki masih nikmat di koki kemudian diversifikasi produk ada koi arwana ikan Moli gapi semua banyak sekali kemudian kita mulai merambah ke ikan konsumsi tapi kita itu mulai memberikan sentuan yang berbeda jadi rata-rata kan ikan konsumsi yang dihasilkan para pembudidaya dengan sistem yang konvensional itu rata-rata kan bau tanah Nah kita pengin memberikan solusi supaya enggak bau tanah kalau saya bisa memberikan solusi itu ya akhirnya kan jadi duit kan seperti itu tapi sudah Nila kita sudah berhasil rasanya enak bisa diatasi kita riset lagi untuk ikan gurami kita riset untuk ikan-ikan yang lain juga kemudian saya tambah juga fasilitasnya nanti itu adalah ada gerai begitu ya untuk menampilkan produk-produk perikanan di Tulung Agung mulai dari produk ikan hiasnya karena di sini juga yang terbesar untuk ikan konsumsinya gurami patin lele Nila itu adalah yang terbesar dari situ ada produk setelah pasca produksinya ada kulit patin ada filet ikan Dori ikan patin itu ikan asap Dan olan-olanan kita mulai Tampilkan di gerai-gerai saya itu kemudian di situ orang juga anak-anak kecil ini juga bisa belajar nanti tinggal bawa HP aja scan barcode atau QR ya seperti itu dia dapat informasi di setiap titik di setiap pos-pos kemudian saya membuat sebagai studi percontohan begitu bagi orang-orang Tulungagung yang budidayanya masih konvensional teknologi ini saya sematkan ada alat ras jadi recirculating aquaculture system kemudian parameter-parameter Air ini bisa dilihat di di layar komputer kemudian kita bisa melakukan tindakan kalau amonianya tinggi apa yang kita harus lakukan kemudian kalau do Ya saturasi oksigennya turun bagaimana kita harus mengatasinya seperti itu jadi semua itu dalam satu paket monitor I Heeh jadi gini tentunya di bisnis ini untuk modal sih kesekian Karena dulu saya memulai bisnis ini pun juga tanpa modal modal saya kejujuran ulet pasti terampil kejujuran itu value aset kalau kita dipercaya orang ya Otomatis itu adalah modal yang besar kemudian ulet Ya pastilah di setiap perjalanan ya suatu kerja ya Pasti ada yang namanya masalah tapi kita enggak perlu fokus pada masalahnya kita fokus untuk menyelesaikannya kita untuk menyelesaikan masalah ini perlu trampil toh ya terampil itu berarti kita perlu belajar belajar dari mana pun dari buku dari senior-senior dari mengikuti kita seminar dari alam juga seperti kita tiap hari melakukan controlling di titik-titik budidaya saya ya dari situ kita selalu terkoneksi dengan alam kita pasti dapat masalah seperti kurang begitu ini kurang begini kurang begini [Musik] gitu kapan hari pernah mengalami suatu tekanan yaitu hadirnya internet yang begitu deras itu membuat tekanan pada bisnis saya tapi coba Saya berusaha keluar dari deruption dari badai ini Ya puji Tuhan sekarang ini sudah oke banyak teman-teman saya ya yang tergabung ya terkoneksi dengan saya hari ini Sudah pensiun enggak bisa kerja di ini karena memang hadirnya internet Kenapa internet mengancam Pak kan internet memudahkan Karena begini kita kekurangan suai pada waktu itu karena petani pada waktu itu kan sudah bisa menjual sendiri saya itu beruntung sekali kalau pas ada uang begitu saya investkan di tanah begitu J begitu badai itu hadir saya sudah satu Siap ada lahan untuk budidaya kemudian saya sudah terampil kan e untuk melakukan tindak karantina apapun itu saya sudah sangat berpengalaman pada waktu itu sehingga pada waktu saya memulai berbudidaya dengan Skala yang besar pada waktu itu enggak ada kendala langsung bisa iya ya otomatis ya kalau su Chin Jadi pendek ya profit marginnya kan jadi agak tertekan gitu ya tertekan kemudian Ya puji Tuhan kita dapat pemasukan yang besar itu dari sektor budidayanya jadi kita sudah kontrol betul mulai dari ujung dari hulu sampai hilirnya saya dijulukin sama teman the Komodo karena saya bisa adaptasi Komodo itu kan istilahnya datang purba yang masih selamat beda dengan Dinosaurus Dinosaurus itu meskipun goed karena dia gak bisa beradaptasi dengan zamannya dia punah gitu loh kalau sekarang kan saya belum punah bahkan masih Survive gitu loh dan terus kita mengembangkan diversifikasi produk gitu ya pengin saya itu satu dari bisnis ini bisa terintegrasi begitu dalam suatu tempat begitu saya sendiri pribadi ya Gak ada kata untuk pensiun harus tetap berkaryyaalah malah kalau pensiun itu saya lihat sepertinya tubuh itu memensionkan diri juga punya kakek juga sampai tua pun juga tetap produktif tetap aktif Saya punya Om juga sama seperti itu tetap bekerja aktif Saya punya orang tua ya sampai sekarang tetap bekerja aktif meskipun usianya lebih dari 80 tahun ya sehat seperti itu ternyata kuncinya berkarya terus ya supaya tetap sehat yang di sana itu apa itu Pak yang itu di yang di di Ringin Pitu yaitu Golden Tree Angel golden Angel itu filosofinya itu begini di Jawa Timur ini kan sudah di skkan sebagai kawasan Golden tre Angel Segitiga Emas penghasil ikan hias yaitu ada tulong Agung aonnya kan ikan mas koki goodfish kemudian Blitar yaitu adalah koi koi kediriediri dengan ikan cupang cupang betanya ini adalah penyumbang Devisa di setiap daerahnya masing-masing makanya saya ambil namanya Golden Thee angel-nya ini kemudian ada tulisan Golden The Angel Tbk Tulung Agung Blitar Kediri bukan terbuka TII bukan Tbk gede semuanya Tbk se ya kita pengin nama ini Abadi seperti itu bisnis ini menjual segala kebutuhan untuk ikan hias maupun ikan konsumsi untuk produk plastik kemasan plastik kemasannya juga khusus saya desain khusus untuk ikan hias fleksibilitasnya tinggi kemudian ramah lingkungan kemudian kan ada obat-obatan ya yang mendukung budidaya ya seperti itu ada vitamin ada mineral dan sebagainya kemudian ada pakan juga pakannya tentunya pakan yang terbaik ya jadi itu yang dijual di di Golden Tree Angel kalau kolam penampungan itu divisinya Tirtamas gungung Abadi itu yang perusahaan yang paling lama satu lagi itu adalah blue Farm blue Farm ini nantinya saya jadikan suatu perusahaan yang si jadi nanti itu ada rasnya itu kemudian ada tanaman hortikultura kemudian sayur mayur kemudian buah-buahan ada juga ruminansia ada sapi kambing dan sebagainya dari mulainya integr farming ya seperti itu ada gabungan dengan ikan tanaman pertanian perikanan pertanian kemudian peternakan jadi satu [Musik] untuk para kaum muda generasi saya berikutnya Saya punya wejangan yaitu tadi Ultra jujur ulet terampil tambahan satu lagi adaptif dengan perubahan Ya positif thinking di setiap hari smile setiap hari juga terima kasih saya Yulius Wijaya Sampai ketemu di laan waktu than