Terjebak Lingkaran Hutang! Gembel Sekeluarga!
G0_2w5Izkng • 2023-05-14
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
tapi ketika jatuh teman itu semuanya
menghilang satu teman yang mungkin saya
dulu itu juga bahasa Jawanya itu ngeflek
sama dia itu saya mau nginep di situ
satu malam aja kalau boleh itu dia itu
menghindar itu udah saya siap-siap naik
motor itu udah kelihatan dari depan itu
kayaknya udah motor truk itu banyak
bunuh diri enggak berhasil kayaknya Saya
mau jual ginjal aja terus itu saya
tertidur saya saya mimpi kayak ingat
nomor berapa itu itu nama tempat nomor
itu memang tapi nomornya itu dia keluar
kayak darah itu bisa ditebus Mas tapi
tubuh saya itu jago 2
kan Saya punya anak istri di rumah dua
orang dua orang
[Musik]
Assalamualaikum Waalaikumsalam
[Tertawa]
ini adalah narasumber pecah telur juga
ya
adalah seorang aslinya peternak ya
bukan peternak
pembenihan ikan lele
cuma yang
unik bukan pembelian lele biasa begitu
Jadi Cinta kalau teman-teman
nyimak beberapa
videonema season ini beberapa bulan yang
lalu itu anu kisahnya itu
dari njenengan bolak-balik ke Kalimantan
7 Kali sering ditipu kan di sana
akhirnya pulang pulang pun juga tidak
tidak berhenti sampai itu Iya
terus pernah gembel juga gembel itu
gelandang gelandangnya itu bukan hanya
Mas Hasan tapi saya keluarga
Aduh ngeri Masyaallah itulah yang kayak
asik ini di program podcast kita kali
ini namanya
[Tertawa]
beberapa kali saya tanyakan ke kyai
kalau Istilahnya disohihkan ya kalau
dari kebanyakan itu dari nama nama Iya
kan kalau orang tua itu Ngasih nama kan
tujuannya kan untuk terbaik untuk
anaknya kan
itu katanya namanya itu membawa pengaruh
Nama saya dulu kan Fathul Hasan Fathul
Hasani
Terjemahkan ke dalam bahasa Arabnya itu
katanya kosong arti Fathul itu kan
kosong
terus Hasan disuruh ganti nama katanya
suruh ganti nama awalnya awalnya itu
udah beberapa kali sobek-sobek terus itu
sudah sudah enggak kehitung berapa
kalinya katanya nama itu membawa
pengaruh yaitu
Terus digantilah kalau Fathul ha ini kan
kebaikan yang kosong ini kan nggak ada
kebaikan sama sekali itu itupun bukan
bukan kita istilahnya nanyakan ke dukun
atau apa bukan ke ustadz
yang lebih tahulah
ganti nama udah kita ganti nama tapi
nama dktp Tetep nggak kan nggak bisa
dirubah kalau di KTP kalau nama istilah
nama kelahiran lah neton apa-apa gitu
udah diganti karena ganti nama apa
Fathul Hasan pembuka kebaikan
mulai dari situ Mas dulu awal-awal kita
tanyakan itu udah sobek-sobek-sobek
Terus itu setelah ganti nama Ya enggak
tahu mungkin tak sugesti atau apa juga
enggak tahu oke teman-teman nanti anu
tak linknya tak kasih deskripsi Kalau
yang belum nonton biar tahu
juga punya predikat yang luar biasa Mas
predikatnya raja hutan
dari Kediri
[Tertawa]
kebiasaan hutang gitu ya Dari dulu kita
kan biasa Mas kalau kita mau usaha terus
sedangkan modal nggak ada kita pun juga
bukan dari keluarga yang berada kan mau
modal usaha itu kan kalau kita nggak
ngutang kan Kayaknya nggak nggak ketemu
nggak banyak modal apa gitu pertama kali
saya hutang ke bank itu untuk usaha Mas
pertama kali untuk usaha yang puyuh itu
terus ya itu basicnya nggak nggak tahu
Usaha apa sedangkan hutang itu udah cair
Kan kita mau bingung mau usaha apa itu
bingung tapi istilah langsung kebetulan
temen ada yang usaha puyuh berarti sama
hutangnya belum tahu untuk usaha apa
belum rencananya Memang kemarin tuh
usahanya untuk aksesoris hp pertamanya
tapi
Entah nggak tahu di tengah jalan itu
ganti Iya kita balik arah ganti itu yang
soalnya saya pun backgroundnya kalau
untuk nyales-nyales itu agak apa ya
orang orang bilang saya males males iya
terus itu kan ke paksa juga terus udah
terlanjur cair
terus itulah yang yang untuk usaha ini
aja lah ikut teman-teman gitu yang
basicnya itu kita nggak tahu akhirnya
gagal akhirnya gagal kan itu gagal mulai
dari situ udah kebiasaan masuk kebiasaan
itu kita kan bulanannya itu kan berjalan
terus
soalnya kan hasil dari ternak itu kan
Nggak nggak bisa diandalkan maksudnya
nggak nggak ada kemasukan sama sekali
atau mungkin ya gagalnya itu kita hutang
lagi yang kedua hutang untuk menutupi
ini harapannya nanti yang apa panennya
untuk bulan depan ini untuk nutup utang
ini ternyata enggak enggak bisa
untuk mengcover pakan aja oke
untuk kebutuhan Apa itu kita nggak ada
kan Nah itu kita hutang lagi hutang
Walaupun kecil mungkin ya mungkin
mengcover sebagian tapi sebagiannya itu
kita ngutang bentar lagi
finally punya berapa otak kan berapa
titik atau piye awal dulu kita cairnya
itu 40 Mas awal yang hutang pertama 40
kan 40 itu kita kan 8 bulan itu kan
lancar masa lancar itu cukup untuk
ngangsor aja
kan setelah 8 bulan itu udah kita udah
rasa kayak nggak mampu
salesnya bank itu nawarin kita top up
lagi soalnya kan 8 bulan kita lancar
walaupun lancarnya itu dalam tanda kutip
ya itulah yang yang mungkin yang utang
kecil-kecil apa itu ya yang orang lain
nggak tahu
terpaksa lah kita top up rencana top up
Itu kan untuk untuk nambah modal usaha
jadi cair 60 Kalau enggak salah jadi
enggak akeh-akeh banget ya Mas
nambah-nambah terus itu yang yang mulai
yang mulai nambah-nambah itu dari kita
hutang teman hutang saudara hutang
hutang mungkin adalah Bang Bang detail
per mingguan itu ada terus ya itulah
banyak itu terus sampai
mentoknya kita sampai nggak bisa
ngapa-ngapain sampai yang cerita kita
sampai gembel kemana-mana itu itu sampai
sekitar 120-an 160-an totalnya 160 baru
berapa titiknya banyak udah enggak bisa
dihitung Mas Wah guys sampai sampai
akhirnya dijuluki Raja hutang itu sampai
kayaknya kalau dibukukan satu lembar
buku itu kayaknya enggak cukup untuk
dari banknya orang tetangga saudara
mungkin yang orang yang kita baru kenal
saja kita berani
karena mungkin apa ya kita punya muka
yang Kayaknya melas gitu ya
jadi orang tiba malah sama kita jadi
kenal gitu Mas hutang duitnya Mas itu
kenalnya itu kan kita yo agak-agak lama
kita udah kenal baik Misalnya Saya kenal
sama Mas seminggu dua mingguan enggak
mungkin saya tidak mungkin langsung
hutang kan kita udah kenal lama terus
kita juga cerita-cerita sharing-sharing
itu kok kayaknya nyambung akhirnya kita
berani utang utang utang akhirnya
keterusan terus ya nasib baiknya itu
banyak yang percaya sama saya maksudnya
percaya itu ya dengan sukarela dengan
ikhlasnya ngasih hutang ke saya itu ya
bikinnya saya pasti bisa ngembalikan
hutan tapi cuma kan kita nggak tahu ya
Mas ya rencana Tuhan itu gimana berjalan
selang lama itu ternyata yang saya
rencanakan yang saya anu itu gagal semua
Mas itu benar-benar gembel ya dulu saya
beneran gembel enggak punya rumah Belum
kan kita dulu kan waktu awal pernikahan
Mas tahun 2011 anak saya lahir 2012 itu
udah anak Saya umur
satu tahun setengah atau enggak salah
itu itu kita udah mulai bangkrut udah
habis semua Iya terus kita belajar kita
keluar dari rumah lah awalnya dulu
ngontrak ngontrak gitu awal-awalnya gitu
terus tapi lama-lama kan kita juga nggak
akhirnya Saya memutuskan untuk ke
Kalimantan itu mas Kalimantan
Barat dulu Ketapang di ladang sawit di
sana
istri di rumah Soalnya anak saya masih
kecil
kita kan belum punya rumah dulu di awal
pernikahan belum punya rumah terus
Kalimantan di daerah Ketapang sebulan di
sana saya sakit
sebulan di sana saya sakit
terus saya pulang terus di rumah udah
sehat kan
apa di banknya itu berjalan terus terus
kita kan nyicil
sedangkan penghasilan nggak ada terus
Saya memutuskan untuk balik lagi
Kalimantan ke Kalimantan Timur Samarinda
habis itu bolak-balik Kalimantan mungkin
sampai saya
Apa agak agak kayak kayak trauma gitu
kayak trauma waktu lihat bus Harapan
Jaya itu saya bolak-balik pasti naikkan
bis Harapan Jaya itu sebetulnya ketika
naik Harapan Jaya itu saya pun juga
berharap harapan saya juga percaya
Seperti apa
tidak ada harapan tidak ada Jadi
saksi-saksi bisunya itu
harapan saya itu kalau sampai saya lihat
sekarang lewat itu masih terasa
begitu itu saksi bisu yang
bolak-balik saya Kalimantan paling
paling lama itu kalau 7 kali kan berarti
kan 14 kali saya naik saya udah
memutuskan enggak gagal Kalimantan lagi
akhirnya itu kita keluar dari rumah
kenapa maksudnya kok kenapa keluar dari
rumah soalnya orangnya nagih hutang kan
banyak Mas semakin brutal ya semakin
brutal Terus yang di bank itu pun juga
udah Kayaknya udah berani
saja sedangkan saya kan nggak di rumah
kan yang di rumah kan Ibu saya atas
alamatnya kan Di tempat ibu saya yang Oh
Ibu asli ibu asli Oh berarti bukan di
tempat mertuamu bukan yang penjaminnya
kan orang tua saya
penjaminnya dulu orang tua saya soalnya
kalau dilihat dari background Usaha apa
itu kan saya belum masuk ACC di bank
tapi kalau background dari orang tua
masuk Oh jadi atas nama ibumu atas nama
saya tapi penjamin orang tua
memang beberapa bank swasta kan banyak
Mas yang yang bisa mengusahakan ACC
walaupun tidak cocok
tapi mungkin dia juga ada target yang
harus
itu masuk gitu akhirnya itu
kita keluar dari rumah harapannya kita
ngontrak lah istilahnya kita
menghindar sejenak tapi bukan berarti
menghindar kita menghilang atau enggak
enggak menaruh tangga memang belum ada
belum ada untuk larutan itu belum ada
akhirnya ini kita sepakat sama istri
kita keluar dari rumah terus saya
ngontrak kebetulan
lama-lama gitu Mas kita juga penghasilan
kan
orang di bawah itu kan minus terus kan
untuk makan aja untuk Udah kayaknya udah
ngoyonya udah minta ampun
saya pas ketika ngontrak itu saya
ngelamar kerja di dealer Suzuki
Nah itu di situ tapi kan kita sales baru
kita kan cuman ngandalin uang apa ya
uang untuk BBM itu
untuk makan setiap hari itu cair 17.000
jadi uang BBM
soalnya kan nggak ada terus nanti uang
bulanan saya gaji 350 basicnya
tanah penjualan itu cuma itu aja tapi
kalau satu bulan minus nggak ada
penjualan uang Bensinnya itu nggak cair
Masa enggak cair itu 17.000 enggak cair
jadi kita kalau minus maksudnya itu
setiap hari kan pasti cair Tapi kalau
nggak ada penjualan yang gaji kita
dipotong untuk
itu memang
nggak tahu ya itu mungkin prosedur dari
dealernya mungkin seperti itu Terus
akhirnya kan Ya itu saya ke rumah
saudara atau
pokoknya Gimana caranya setiap bulan ini
ada pengeluaran apa ada penjualan saya
Walaupun mungkin itulah pokoknya Saya
berusaha biar ada penjualan akhirnya tuh
satu bulan pertama itu
satu unit Nah itu targetnya di dealer
itu satu bulan itu 3 unit baru cair gaji
pokok sama insentif berapa 360.000
intensifnya 17.000 * 30
cair ya Iya
kadang bisa cair kadang bisa nggak
tergantung kita dapatnya itu dari mana
Kalau kan kadang temen kan ada lebih
kita dikasih teman oh ini kamu
itu kan teman tuh kalau teman baik kan
dia udah target saya dapat 5 unit terus
dia dapat lagi 2 unit mungkin saya belum
dapat sama sekali itu satu dikasih saya
terus 2 bulan 3 bulan itu saya bisa cair
setiap bulannya itu 57 unit kadang lebih
dari itu akhirnya kita kan bisa cair
gaji bisa cair Apa itu untungnya kita
kan banyak gajinya kita dapat banyak
terus saya tamak Pak Saya tamaknya dulu
motor saya kan Honda jangan Saya kerja
di Suzuki
motornya harus Suzuki makanya saya ambil
kredit lagi sedangkan Honda tadi pun
juga kredit saya itu saya apa
nambah lagi hutang itu mulai dari situ
lagi jadi kayak apa ya kayak padahal
emang
iya itu masih banyak hutang saya itu
makanya
itu dari temen-temen itu saya di gojlog
terus kamu selalu Suzuki kok motornya
Honda gitu makanya saya juga ya itulah
makan ya
kebetulan kebetulan yang lesingnya itu
saya kenal baik juga akhirnya kan ACC
cair
tapi memang kelihatan kita kan walaupun
sebetulnya kelihatan di luarnya itu kita
kayak punya motor dua kerja di kantor
apa itu tapi kita dalamnya sebetulnya
rapuh Mas nggak ada
apa-apanya kita mau makan aja kadang
bingung mau nyicil hutang juga bingung
makanya itu akhirnya saya keluar dari
dealer itu akhirnya keluar keluar lho
kok keluar Mas kan udah dapat target
lumayan keluarnya dulu saya kenal itu
yang yang di apa yang kita waktu di
YouTube itu saya kena Gus itu
capek saya mah udah capek udah setahun
mondar-mandir kerja di sana-sini
akhirnya nggak punya motor kita kan malu
kita kerja di dealer nggak punya motor
terus sedangkan motor 2 itu cicilan
semua akhirnya kita keluar Saya resign
terus itu berharap Berharap kita kan mau
lunasi hutang itu secara instan gitulah
acara singkat
terus apa kita ikut di situ berharapnya
kita kan
cari solusi ini yang tercepatlah
istilahnya biar lunas semua lah gitu
Emang di situ banyak juga lah orang yang
nggak tahu Mas cocok lah istilahnya di
situ bisa lunas
boleh
itu kalau memang kalau kita ikuti apa
ikuti alurnya di situ itu memang orang
pasti apa ya orang pasti kagum Asal
sama-sama gusnya itu
dia bisa kayak apa mas ya itu banyak
yang misalnya kita kalau orang
yang lagi susah tersedia bisa ngeluarin
uang apa-apa gitu nyulap Itu bisa terus
dia bisa tahu apa kebutuhan kita
Maksudnya kita kita kan nyari Gadis itu
kan datang baru datang terus dengan kita
belum ngomong apa aja dia udah tahu
tujuan kita mungkin tadi kita baru dari
mana itu orang kan pasti berarti Sakti
Akhirnya dia nebak-nebak itu semuanya
hampir hampir 100% itu betul semua
makanya pas ketika itu dia ngomong apa
aja itu kita kan Kayaknya iya bener ya
Oh iya akhirnya kita percaya kita
percaya kita harusnya di situ itu pun
saya ninggalin anak istri di kontrakan
di kontrakan saya di situ saya di situ
terus kadang orang nagih itu kan tahu di
kontrakan itu jadi anak istri saya itu
yang ditagih Saya kan
di padepokan situ nggak ada orang yang
tahu
Saya pulang cuma malam
tengah malam ya nanti habis subuh itu
saya kembali lagi ke situ apa yang saya
lakukan Kok lama sekali di situ ya itu
menghindari dulu Mas
apa gitu kan barangnya kita cepet dapet
solusi
nyata secara instan gitu kan biar cepet
beres semuanya lah biar nanti anak SD
juga enggak ikut ulangan sama saya tapi
ternyata ujung-ujungnya juga enggak ada
apa-apanya Terus maksudnya cocok enggak
ada apa-apa piye enggak ada apa-apanya
maksudnya cuman cuman apa ya Kita
cuman ritual apa gitu dapat nomor tapi
sekali saya nombok itu enggak ada
apa-apanya enggak dapat malah beli nomor
jadi Nomor judi itu
tapi kita nunggunya kan di tempat lain
di situ Cuman khusus ritual itu cari
nomor
dapat bayangan nomor berapa itu terus
tapi sebetulnya itu bukan bukan cara
yang utama di situ emang di situ juga
kayak si Padepokan kayak Pondok gitu
juga ada amal-amaliah yang yang kayak
wiridan itu ada juga tapi yang sebagian
besar kan Kadang orang kalau disuruh
guritan atau apa itu kan malas kan ya
jadi cenderung ke amalannya itu dibuat
itu cari nomornya pun juga juga
istilahnya juga kayak mendukung gitu
nggak apa-apa
ini untuk cari nomor biar nanti dapat
uangnya jangan dimakan ini runtuhnya
hutang itu aja
rotan tapi ternyata enggak
terus saya lama dulu di situ Mas lama
mungkin kalau dihitung lamanya sekitar 1
tahunan Kalau nggak salah
itu prosesnya Taurus Mas saya setiap
setelah Subuh itu saya ke situ nanti
pulangnya tengah malam terus setiap hari
ya setiap hari kayak gitu Mas Mas kayak
gitu bayar enggak sama gusi atau enggak
tapi saya kejar di situ mas Oh kerja
nanti uangnya itu kadang dapat berapa
itu ya itu Nambung nomor apa dulu bisa
juga enggak begitu paham tapi itu ada
satu teman itu yang di situ katanya itu
narik harta karun gitu katanya Ya kan
menarik harta karun gitulah nanti dapat
apa gitu apa kayak emas atau emas atau
mungkin merah delima atau apa itu nanti
bisa dijual atau dicairkan atau apa gitu
itu banyak itu kayak kayak barang
benar-benar itu banyak Mas dapat berlian
apa nanti dijual narik emas harta karun
mana itu itu udah saya lakukan juga
ketarik juga nggak
mau itu saya juga heran kenapa dari
sebagian teman yang di situ daripada
bukan itu ada yang berhasil udah ada
yang berhasil ketarik apa kono tapi saya
juga nggak tahu Mas saya itu mungkin
triknya Dari situ atau mungkin ASI
beneran
istilahnya konsumen yang berobat ke situ
Terus akhirnya dapat obat itu saya juga
nggak tahu belum tahu kebenarannya itu
ada yang dapat memang itu terus apa
sebagian sisa untuknya hutang itu
kemana gitu Pokoknya dia nggak makan
sama sekali oke dari dari uang
nggak boleh emang nggak tampangannya itu
enggak boleh dimakan seperti itu katanya
Terus akhirnya selang di situ udah udah
lama terus istri saya kan Kayaknya udah
gak tahan ya ditinggal terus kayak nggak
kayak nggak punya suami istilahnya Iya
kan dari pagi sampai malam
udah capek udah
udah kayak itulah kemarin yang saya
bilang kayak nggak punya suami
istilahnya Oke akhirnya istri saya udah
kayak capek terus bilang sama saya
mungkin kamu pilih duniamu apa Pilih
saya gitu maksudnya duniamu itu ya
rutinitasmu
akhirnya saya juga mikir terus saya
memilih istri saya
keluar istri penegasan
Akhirnya saya keluar dari situ
saya terakhir itu Udah kayaknya
saya ibaratnya kalau keluar modal apa
kalau istilahnya usaha itu modal keluar
uang paling banyak pas itu apa itu itu
kan kalau dari itu ilmu dari orang
Jember Mas Ilmu dari orang Jember itu
kayak
nya
di tempat satu nampan Itulah satu nampan
itu ada Sajen lengkap itu pokoknya
banyak Ada kopinya ada rokoknya ada
uangnya ada ada kayak
tumpeng gitu kok semakin jauh dari
daerah itu tapi kan saya udah nggak
mikir itu yang penting yang hutang saya
takut
mata saya takut sepatu gila daripada
hantu saya Iya saya takut takut sepatu
gelap sepatu gila
mata akhirnya cara terakhir yang paling
ampuh itu saya pakai itu saja sudah
lengkap akhirnya itu dapat Mas dapat
nomor itu anehnya itu juga kopi sama
rokok itu habis semua habis semua ya HP
semua itu entah siapa yang makan tapi
nggak tahu kita kan namanya gelap enggak
tahu
nah terus itu saya tertidur saya saya
mimpi kayak keingat nomor berapa itu itu
66 nomor dapat 6 nomer nama tempat nomor
itu memang tapi nomornya itu dia keluar
kayak darah menetes gitu terus saya pun
juga penasaran kan saya oke kan ke orang
yang lebih tahu ke orang Jember tadi
bukan bukan beda lagi itu kalau orang
Jember Itu kan cuman dia juga suka ikut
ritual itu bukan dia bukan orang pintar
cuma dia punya ilmunya itu saya sering
dapat terus
tapi ketika saya bilang ke temen saya
dapat nomor ini saya nitip gitu ya
mungkin saya sekali kan dapat duit kan
cuma bisa nambah satu kali besoknya
sudah enggak bisa saya soalnya enggak
ada pendapatan cuma gaji pas-pasan saya
nombok itu satu kali enggak dapat Tapi
besoknya ditembak sama teman saya itu
dapat yang keluar darah tadi bukan yang
itu
sebelumnya ya Yang sebelumnya Yang kalau
yang keluar darah itu terakhir itu Mas
itu terakhir untuk saya tanyakan ke
orang yang yang lebih tahu saya sore kan
istilahnya itu bisa ditebus Mas tapi
tubuh saya itu jago 2 saya pun nggak
paham jago 2 itu apa kan jago 2 itu
mikirnya lah saya beli jago disembelih
mungkin disesalisasikan atau apa gitu
udah dapat itu tapi bukan ternyata
saya punya anak istri di rumah dua orang
dua orang
saya rasakan Mas itu saya mengalami
bukan bukan saya cerita mungkin kadang
orang melihat itu cerita ini
mungkin banyak orang yang yang nggak
nggak apa ya nggak Mbak nggak mengalami
kisah seperti saya saya mengalami
sendiri itu Mas itu itu bener-bener
nyata itu nomor itu Saya melihat dari
darah gitu ya
Terus akhirnya itu kalau kamu berani ya
jago ini kamu korbankan
terus saya mikir jago ini apa ternyata
itu Terus akhirnya dari mulai dari itu
saya sama sekali udah berhenti
nggak mungkin ngorbankan anak istri saya
atau saya nggak mungkin makanya itu saya
Keluar akhirnya murni saya kerja itu
saya udah bertekad walaupun saya gembel
pun saya nggak apa-apa tapi gembelnya
Iya itu akhirnya saya gembel sama anak
istri itu mau ngontrak ke sana kok
tiba-tiba
enggak tahu Mas ya kalau kita posisi
dalam keadaan di bawah itu di kontrakan
itu saya juga difitnah
seperti ini kan saya ngontrak itu
setahun udah saya bayar lunas itupun
lunasnya itu pun saya jual kalungnya
istri saya
oke nggak ada penghasilan itu saya jual
kalung istri saya kita bayar kontrak
telunas satu tahun kan Mas ya satu tahun
dua setengah Kalau nggak salah kemarin
kita ngontak di situ 6 bulan yang punya
rumah ini nggak tahu ya jahil sama kita
Kita kan nggak pernah buang Pampers di
kamar mandinya situ kamar mandi kan jadi
satu sama yang punya rumah walaupun
kontraknya itu beda tapi kamar mandinya
ada di belakang jadi satu sama yang
punya rumah
kita
bab enggak enggak
nyiram pokoknya banyak lah terus saya di
kontrakan itu saya kadang kalau sempat
saya jualan roti juga Mas roti bakar
tapi saya kerja sama Pakle akhirnya
lama-lama itu kan saya juga risih
cucunya yang punya kontrakan ini dia
beli rombong roti bakar juga Oh saya
tanya Loh kok mau jualan di mana gitu
kata belum tahu ini masih masih belajar
katanya gitu
terus kontrakanmu itu di depan terus
selang beberapa hari saya kan nggak
jualan saya ngutang-manting ke sana
itu apa gitu Saya belum keluar ini ya
Belum masih di padat itu itu apa
saya mondar-mandir cari itulah cari
biar dapat yang lebih wangsitnya itu
yang lebih
ternyata
cucunya itu buka roti bakar di sebelah
saya juga
Akhirnya saya tanya
terus saya sama istri itu kan udah udah
bincang-bincang itu kok kayaknya kita
udah nggak aman di sini itu Terus
akhirnya Saya memutuskan untuk untuk
untuk keluar dari kontrakan rencana saya
mau cari kontrakan baru terus saya
bincang-bincang sama yang punya
kontrakan kan saya masih ngontrak kan
masih 6 bulan kan masih setengah tahun
rencana saya mau minta ternyata nggak
dibolehin untuk kamu udah kalau mau
keluar ya udah keluar aja udah nggak
nggak kalau apa uangnya itu udah udah
habis udah nggak bisa diambil tapi
memang saya sudah enggak tahan di situ
memang dibuatnya itu memang betul-betul
Saya enggak tahan lamanya sih di situ
Akhirnya saya keluar Nah akhirnya kita
numpang di rumah saudara hmm numpang di
rumah saudara itu satu bulan kerja
lama-lama saya juga enggak
saudara itu mau berapa bulan pun nggak
apa-apa tapi kitanya nggak enak masa
numpang satu bulan lebih kan nggak enak
kita Numpang Makan di situ Apakah di
situ Terus akhirnya kita kan kita cari
kontrakan yang lain ajalah gitu Tapi
saya di situ juga kerja ke sawah apa
adanya sembarang karir sembarang
Pokoknya yang penting saya kerja
walaupun cukup untuk makan yang penting
saya kerja itu itu terakhir setelah saya
dapat selalu saya dapat nomor yang apa
yang keluar darah itu itu udah terakhir
saya udah nggak dipada bukan saya udah
nggak cari nomor saya udah pokoknya
berhenti total Cari jalan pintas
Akhirnya saya itu keluar dari rumah saya
cari kontrakan yang lain numpang di
rumah saudara sampai di rumah saudara
itu mungkin beberapa tempat saya lupa
pengalaman ngontrak yang di luar daerah
kebetulan yang disambe itu kan masih
masih deket sama rumah kita ya ini agak
jauh ini agak jauh agak jauh terus kita
kan kalau di istilahnya di tempat orang
di luar daerah itu kita juga masih masih
apa ya masih kayak
kayak masih kayak bingung gitu tapi
berhubung kitanya udah Kepaksa nggak ada
tempat yaitu di rumah saudara itu
kayaknya udah kita udah mau udah balik
ke sana sih saudara itu kayaknya udah
habis Saya mikir gimana lagi itu saya
sudah bingung Iya itu Terus akhirnya
satu ada satu momen yang yang bikin saya
masih masih ingat rencana saya mau
nginep di rumah temen sebetulnya bukan
bukan Apa itu temen-temen baik Mas kalau
kita mungkin dulu masih masih belum
posisi di bawah atau mungkin kita belum
bangkrut Apa itu teman itu banyak teman
saudara itu banyaklah yang yang kawan
rapat itu banyak tapi ketika jatuh teman
itu semuanya menghilang
satu teman yang mungkin saya dulu itu
juga
bahasa Jawanya itu nge-plek sama dia
kawan rapat lah istilahnya sahabat
sahabat itu saya mau nginep di situ satu
malam aja kalau boleh itu dia itu
menghindar saya kan pas ketika wa itu
SMS dulu saya sudah di depan rumah dia
anak saya di situ mau pipis bapaknya ada
saya Ketuk apa Ketuk pintunya bapaknya
ada terus numpang pipis aja lah anak
saya udah nggak udah kebelet lah
istilahnya anak saya istri saya ke
belakang ke kamar mandinya teman saya
itu ternyata teman saya itu di belakang
dia HP nang di belakang menghindar sama
saya nah itu eee Udahlah saya berhenti
saya juga malu mungkin mungkin saya juga
intropeksi diri harusnya mungkin
ngerepotin saudara ngerepotin temen itu
akhirnya Saya memutuskan untuk keluar
dari daerah saya agak jauh lah
istilahnya
Terus akhirnya itu di daerah Blitar dulu
saya kerja sebetulnya masih di
tempat saudara tapi saya cari kontrakan
atau kos-kosan yang yang deket rumah
saudara itu tapi saya nggak di rumah
saudara tapi cari kos-kosan itu itu saya
siangnya kerja tapi dapat kos-kosan
dapat kos-kosan tapi kos-kosannya kan Di
situ ada satu sekolahan gitu Mas tempat
kos-kosan banyak anak sekolah terus
kebetulan di Sebelahnya situ ada apa
bahasanya tempat prostitusi ya
banyak itu kan saya di situ kan Iya
mungkin saya juga nggak tahu ya kan saya
tanya kos-kosan itu ya adanya itu
akhirnya Kan istri saya kan juga nggak
nggak apa ya enggak nyaman kan di situ
kalau malam itu banyak orang mabuk orang
kelahi itu di depan kos-kosan kan Ya
gitulah kos-kosan orang kayak gitu
Akhirnya saya pindah lagi
pindah lagi terakhir di rumah saudara
itu saya ikut kerja di situ
ya
di situ ikut nyablon saya Kebetulan saya
punya basic nyablon dulu pernah nyablon
dulu sebelum saya menikah itu
apa ya sudah malu di situ udah lama
kayaknya kita keluar keluar lagi kita
cari apa cari kontrakan lagi yang
mungkin agak jauh itu terakhir saya di
desanya yang itu di situ saya paling
lama setelah itu kan kita kayak itu mas
kita udah udah malu lah di rumah saudara
di rumah itu kita malu akhirnya setiap
apa kita nggak ada kerjaan Kan setiap
pagi itu kita ke makam Bung Karno di
situ
menghindari dari tagihan utang kan kalau
di rumah saudara itu kan kebanyakan
orang kan tahu Hasan di sana akhirnya
dikejar juga iya
kita risih sama sama yang punya rumah
juga risi terus ke makam Bung Karno
nanti pulang malam itu kita kadang
pulang ke rumah ke rumah siapa Ke rumah
mertua nanti memang nggak ngerti ke mana
lagi kadang-kadang di sini malam di mana
Udah udah nggak udah nggak ada tujuan
yang penting kita menghindari dari
tagihan utang itu kita setiap hari
Soalnya kita kan mau di rumah saudara
itu kayaknya udah enggak ada tempat udah
malu akhirnya ke Kita ke makam Bung
Karno terus kadang kita juga masuk masuk
di sana ada mushola kita salat di situ
kadang tiduran di mushola sama istri
yang di sebelahnya itu bukan kalau di
masyarakat enggak enggak boleh untuk
tidur setelah kita sambil ngedem pikir
lah iya solusinya gimana apa gitu Yang
penting kita enggak enggak cari jalan
pintas kita murni kita kerja itu itu aku
ingat kata-katamu Mas Jadi gini hal yang
paling membahagiakan ini adalah bisa
melihat anak istri tidur ya Iya karena
dulu kita kan hampir tiap malam itu
nggak pernah merasakan tidur yang
kebanyakan orang rasakan bisa tidur di
sofa enak mungkin di apa ya di kasur
yang emping
sama sekali nggak pernah pas ketika kita
gembel itu kadang di mushola kadang di
tempat siapa gitu yang asalkan istri
saya sama anak itu bisa berbaring gitu
aja kan kalau orang bahasanya itu kan
istilahnya posisi yang paling rendah itu
saya itu mas
ya itu yang bikin saya jadi semangat
sampai sekarang itu ya itu oke iya itu
yang bikin
protes tapi Saya kan sebagai kepala
rumah tangga saya tetap meyakinkan dia
kita nggak nggak nggak akan nggak akan
terus kayak gini kok kita enggak
selamanya kayak gini kok saya bilang
gitu cuman ada harapan kayak gitu Iya
ada sebetulnya ada harapan saya cuma kan
ketika kita mau ke harapan yang mau kita
tujuh itu pasti ada halangan tapi saya
tetap terus saya nggak mau istilahnya
ketika waktu susah ini kita sama-sama
nanti ketika saya udah berhasil atau apa
kita harus tetap sama-sama
saya bilang ke saya gitu tapi ya cobaan
itu udah bukan satu dua kali tiga kali
10 kali datang Kayaknya udah udah nggak
bisa dihitung
itu pernah cerita juga sempat kehilangan
harapan sempat mabur diri pernah itu pas
ketika istri sama anak saya itu di rumah
saudara
saya kan mau cari kerjaan nggak nggak
dapat-dapat Mas enggak enggak
dapat-dapat itu kan itu kan saya pakai
motor mertua itu dulu terus saya
baratnya saya saya keluar Saya cari
kerja itu sampai
berhari-hari berminggu-minggu itu enggak
dapat sedangkan kita kan banyak tekanan
akhirnya kayak kita udah harapan
Kayaknya udah nggak ada kayaknya terus
saya berpikir Terus apa ya protes sama
sama yang di atas sama Tuhan sama Allah
saya juga mungkin kalau dibilang dari
teman-teman saya yang mungkin ibadahnya
kurang banyak maksiatnya atau mungkin
lebih badannya kurang lah tapi hidupnya
itu enak teman-teman itu yang lebih
mungkin lebih nakal lagi
apa ya istilahnya ibadah saya saya
jadikan taruhan untuk itu dunia saya
bukan maksudnya tapi ketika ada teman
saya yang lebih lebih apa ya nggak
pernah Ibadah apa tapi hidupnya enak
jangan saya sholat setiap hari tapi kok
tetap kayak gini bahkan lebih buruk
Istilahnya ya mungkin itu mungkin dari
pikiran saya yang yang udah gelap mata
terus kayaknya
harapannya sudah sudah enggak ada
terus Saya memutuskan untuk Kayaknya
udah saya pasrah lah kayak depresi lah
kalau bahasanya orang itu saya udah
nggak kuat terus saya mikir apa jalan ke
atasnya untuk bunuh diri aja saya untuk
menyelesaikan
masalah yang serumit ini akhirnya tuh
itu saya Udah kayaknya udah tekad bulat
Saya mau bunuh diri oke di jalan itu
kayaknya udah saya udah siap terus saya
bilang Kalau mungkin
dengan bunuh diri ini saya
berhenti dari masalah yang yang membeli
saya ini mungkin Jalan satunya ini saya
bunuh diri
jalan keluarnya ini saya bunuh diri ini
itu udah saya siap-siap naik motor Aduh
udah kelihatan dari depan tuh kayaknya
udah motor truk itu banyak saya Pejamkan
Mata Ini
kalau siang-siang saya lihat pas Ketika
saya mempercepat itu rame tapi ketika
saya pecah mata itu udah agak lama ya
mungkin berapa menit gitu ya berapa
detik itu Tapi kan kalau sudah motor kan
udah jauh nabrak minta minggir tanah itu
terus saya apa kok belum nabrak saya
buka mata itu sepi enggak ada apa-apa
anaknya gitu awalnya jadi sepi itu saya
juga kadang aneh itu Pak terus kan nggak
jadi bunuh diri ya tapi perbandingan
saya juga Sempet juga waktu itu kayaknya
bunuh diri nggak berhasil kayaknya Saya
mau jual ginjal aja
sebagai jalan keluar juga
saya udah udah tanya itu kebetulan
mantrinya itu masih saudara saya tanya
di situ
katanya ya bisa tapi harus persetujuan
dari keluarga kan tapi saya kan nggak
mungkin izin sama istri nggak mungkin
saudara saya bilang itu sebetulnya bukan
solusi itu membahayakan diri sendiri
sebetulnya kita kan menjual pemberian
dari Tuhan juga tapi sudah datang ke
dokter ya udah itu nggak berhasil pun
saya masih nyoba di rumah sakit Kediri
juga pernah
izin
udah nekat memang saya kayak kebanyakan
utang ini udah kayak gitu ya
eh Memang ginjal laku berapa Mas kalau
dulu kalau istilahnya cocok Mas ya kan
kalau di rumah sakit itu ada prosedurnya
juga selain tanda tangan dari keluarga
nyocokin Apa golongan darah Iya gitu ya
itu kalau yang nanti kan ada prosesnya
kata-kata gitu
kata-katanya
taruh-menawar-menawar juga Oh ada juga
itu pun saya dapat solusi dari teman
juga
teman yang sudah jual ginjalnya Belum
tapi itu temen itu nggak tahu entah tahu
dari mana tapi jual ginjal itu dapat
informasi itu kalau dijual itu 100 juta
lebih itu dapat kadang ada yang satu M
katanya itu memang itu juga tergantung
dari pembelinya juga kemampuan dari yang
beli juga kan nyocokin golongan darah
juga nanti pasnya apa enggak itu kan
memang dari kedokteran apa dari penyakit
kan ada proses dunia seperti itu Terus
akhirnya enggak berhasil terus
apa rumput pun
dirampok itu
harusnya kan kayu atau barang yang keras
ya kalau Tapi kalau orang sudah mau
tenggelam itu wis
rumput pun jadi penolong menurut dia
begitu terus
sempat mau apa bunuh diri juga jadi
nggak berhasil
jual ginjal anak istri seperti itu
lontang-lantung terus pencerahannya itu
kadang-kadang tuh saya pun di sela-sela
di sela-sela Saya keluar cari kerja
mungkin apa gitu kan Kalau dulu kan
Saya sempat sempet ini Mas sempat ke
makam wali di daerah-daerah tempat saya
ini kan ada apa ini memang
menyendiri di situ Mas di situ pas
kebetulan
ada pengajian Ada pengajian itulah
istilahnya Saya dengar itu ya tentang
utang bayar hutang atau apa gitu
akhirnya kan solusinya memang bukan
bukan bukan jalan pintas tapi hutan itu
diselesaikan satu-satu kita nggak bisa
nyelesaiin langsung Nggak bisa
satu-satu gitu itu yang yang kasih tahu
orang yang di makam itu Iya itu paspang
ada pengajian saya juga nggak sengaja
saya akhirnya kok mungkin itulah mungkin
apa Tuhan memberikan
Iya memberikan apa ya ke hati saya biar
biar nggak terfokus sama jalan pintas
itu mungkin ya itu akhirnya saya pikir
Iya juga Terus akhirnya kita kan itu
yang terakhir yang habis itu kita dapat
kontrakan yang di rumah yang
terakhir yang terakhir saya saya gembel
di situ di situ saya ngontrak ikut kerja
mas Eko itu terus orang baik
itu orang baik Ya Termasuk kalau di situ
termasuk yang
orang yang berada lah harus itu sawahnya
itu kalau sekarang mungkin udah hektaran
mungkin itu
orangnya juga istilahnya ikhlas membantu
saya
saya pun mas Eko
mungkin ya itulah yang yaitu terakhir
terakhir saya di situ itu pas istri saya
udah nggak kuat di situ udah merasa apa
ya akhirnya izin ke Singapura itu kerja
di Singapura istri saya itu terakhir
saya di situ iya
Waktu itu saya menikah itu usia 25
berarti di bawah 30 tahun Iya mungkin
mengalami 30 tahun 25 setahun 26 27 28
mungkin
28 lah sekitar itu belum ada 30
sekitar 7 tahun yang lalu ini ya
mungkin 7 tahun yang lalu kalau di rumah
itu ya soalnya istri saya Merantau itu 5
tahun apa pengalaman istri sebelum
menikah itu kan pernah ke Singapura
Jadi mungkin pas Ketika saya di tempat
Mas Eko saya cuma kerja di sawah
sedangkan kalau di sawah kan Kayaknya
diandalkan enggak bisa terus ini saya
izin ke Singapura itu berharap kita kan
sama-sama dari Istri kerja juga
kadang ikut kerja saya kadang titip ke
mertua usia berapa anak saya
waktu itu 2 tahun Kak
masih kecil oh ya satu lagi kayaknya
yang belum diulas tertipu juga kayaknya
tertipu Oleh
pas Ketika saya
kan udah udah lama tuh Saya keluar dari
Mas Eko itu kan itu kan saya pernah
setelah keluar dari Mas Eko itu saya
buka sablonan di rumah tapi saya juga
nyarap kerjanya upil
karena mungkin gak cukup tau mungkin
harus berangkat
dari rumah mertua itu karena kan sepi
masih sepi kita pun juga pengalamanmu
juga
belum bisa Masih makan terus ada job
nyupir kemana gitu Saya juga ikut kadang
itu ya terus kita merasakan kayaknya kan
kalau di material itu kan kayaknya enak
cari cari uang lancar gitu terus saya
kenalan kenalan apa bongkaran pasir itu
Udah kayaknya udah udah nggak bingung
lah kita mau bongkar pasir mau jual
pasir itu udah nggak bingung terus saya
mikir daripada kita ngangsurin punya
orang
lain Akhirnya saya mikir saya izin sama
istri kalau ada modal lebih baik kita
punya sendiri
tapi kan lebih ringan
kalau terbaru itu celana sampai
89 juta per bulan berarti sudah mulai
naik lagi
cuman kalau di rumah orang nagih itu
masih ada tapi cuma kita kan
beranilah menghadapi
apa mentalnya itu udah Udah kayaknya
udah tertata itu akhirnya saya pun juga
ke pucuk teman-teman banyak masih yang
kredit itu kan banyak bukan bukan
truknya sendiri dulu juga kerja tapi
akhirnya bisa kredit itu kan kayaknya
kita kan bongkar pasir itu udah nggak
bingung ngapain kita ngacurin punya Aura
akhirnya Iya ini saya mengiyakan ada
modal terus saya cari cari leasing yang
bisa mengakses saya itu bisa ACC Mas
tapi tetap jaminannya tetap nama orang
tua
tetap orang tua
saya itu kedua kali saya menyusahkan
orang tua orang-orang tua ya tetap mau
ya tetap mau kan kalau ibaratnya orang
tua itu kan mau
jadi kan memang mengupayakan kalau orang
tua itu yang penting anaknya bisa
bangkit anak bisa menjadi lebih baik itu
mungkin itulah perjuangan orang tua
akhirnya kita ACC berjalan 6 bulan
lancar Man 6 bulan itu kita lancar
berarti
Kebetulan saya ikut PT dulu kita udah
nggak mikir udah nggak mikir cari
barangnya nanti bongkarnya di mana itu
nggak Kita udah pokoknya pagi datang
muat bongkar sana tiap hari kayak gitu
itu udah lancar terus ptnya tutup Saya
bingung kan ikut saya ikut tol dulu tol
Nganjuk Mojokerto ketika tahun sudah
selesai kan udah otomatis tutup Oke
kalau kita mau ikut lagi Kita pindah
lagi kebetulan dulu mau pindah itu jauh
saya nggak berani jauh anak kecil
Akhirnya saya keluar terus mikirnya saya
cari galangan lagi cari bongkaran di
luar ya ternyata bongkaran yang saya
dulu bongkar itu udah diisi sama
temen-temen saya
pas itu juga
cari pasir itu udah susah Mas
itu ternyata itu yang titik baliknya
saya berhenti untuk itu semua itu ya
ternyata nggak nggak semudah itu
berharapnya apa dari dari truk ini kita
bisa nyicil hutang mungkin bahkan sampai
melunasi hutang lebih cepat tapi
ternyata kan Nggak nggak itu Terus
akhirnya kan dari pabrik itu tutup terus
kita kan mau apa bongkar pasir itu sulit
Mas akhirnya kan enggak enggak bisa
ngangsur juga terus saya bingung Wah ini
kembali ke titik nol lagi saya enggak
bisa ngangsur apa gitu bingung Terus
akhirnya itu saya Berhentilah kayaknya
ini udah waktu saya berhenti untuk untuk
hutang terus
nyicil hutang apa-apa gitu sedangkan
hutang dulu pun belum belum selesai juga
belum selesai makanya makin lama kok
makin numpuk lagi hutang saya nah terus
Akhirnya saya mikir saya jual ajalah
truknya saya berhenti itu
itu saya jual ke tempat saudara katanya
satu bulan dilunasi sampai 4 bulan nggak
dilunasi kan saya percaya sama saudara
kita percaya sama saudara terus apa di
balik nama itu nggak mau nah satu bulan
nanti saya lunasin tenang aja nggak usah
kuatir gitu saya percaya aja kemarin
saudara kan gitu kan uang-uang DP yang
itu kan udah balik lah untuk saya buat
rumah itu yang rumah kecil itu jadi DP
dari truk itu bangun rumah
tapi nggak nggak full kalau dulu 30
mungkin balik 28 27 gitu kan Nah itu
memang sudah sudah seperti itu harus
seperti itu enggak enggak bisa full
Akhirnya saya proses bangun rumah saya
Berhentilah bekerja di rumah aja lah
udah enggak mau mikirin eh yang terlalu
berat lah istilahnya saya truk itu
ternyata bermasalah lagi bahkan lebih
lebih parah dari seluruh dulu istilahnya
Urusannya udah hukum itu karena yang
tadi dijual itu iya
terus di pelaporannya sana saya
penggelapan soalnya barangnya udah nggak
ada orang sudah nggak ada di kamu jangan
nyicil saya nggak nyicil 4 kali
dari apa dari banknya itu kan langsung
datang ke rumah
kok udah lama nggak nyicil gitu akhirnya
Kan saya udah akhirnya kan sampean
lempar lempar kendaraan kok enggak
bilang sama kantor Sebenarnya saya sudah
lewat salesnya Tapi kan berhubung
saudara itu katanya satu bulan dilunasi
saya percaya ternyata kan nggak dilunasi
nah itu yang awalnya dari pihak bank itu
tahu truknya yang dilempar ke orang lain
terus enggak tanpa sepengetahuan kantor
itu kan jadi saya laparnya kan
penggelapan akhirnya kasus sama pokoknya
itulah
akhirnya berujung pada Polsek Polsek
sampai ke Pare sampai pokoknya itulah
selesainya itu pas itu kita ini Mas itu
apa
saya suruh carikan uang untuk nutup
kasus itu saya di apa di pertemukan sama
itu orang bukan pengacara tapi
eksternal eksternal itu orang itu orang
kepercayaan dari leasing
itu dia bisa mengcover itu makanya saya
mungkin cari duit ini untuk mengcover
itu udah kasus selesai itu
saya
berusahalah untuk nyari uang itu hutang
lagi saya
Ulang lagi ulang lagi sampai terkumpul
17,5 Kalau enggak salah Kemarin mikirnya
saya udah selesai saya kasihkan ke orang
itu eksternal itu terus Sebenarnya saya
juga juga juga udah jaga-jaga Mas Setiap
Setiap kali saya ketemu itu saya rekam
soalnya takut kan dia kan nggak mau
tanda tangan kita nyerahkan uang biar
biar lebih aman kan saya bawa kertas
apa-apa gitu biar kelihatannya enggak
mau kan udah pengalaman dia akhirnya
saya apa selipin selipin HP lah saya
Saya hanya Saya nyalakan saya saya rekam
gitu tapi lama-kelamaan tahu ketahuan
direkam karena lupa saya enggak matiin
lampu
flashnya nyala akhirnya semua dihapus
sama dia oke iya akhirnya setiap
pertemuan sama dia HP selalu diminta wow
itu
akhirnya uang 17 juta lebih itu hilang
sama orangnya akhirnya belum selesai
belum selesai sedangkan kasus terus
berjalan kan terus saya cari bantuan
lain itu udah Kayaknya udah nggak bisa
diandalkan tentusan terus keluar uang
terus uang itu dan kayaknya nggak
berhenti terus-terus
gitu terus kasus nggak selesai katanya
udah selesai kata ini udah ketemu
ternyata enggak akhirnya itu
saudara-saudara sebetulnya ya tapi
mungkin kita anggap saudara lah masih
itu orangnya itu punya pengaruh
besarlah terhadap kayak kayak leasing
kayak preman-preman gitu ya namanya Pak
Basori kebetulan kenal juga sama
ester-nya ini Nah itu kan kalau preman
tuh dia udah udah paling ditakuti sama
preman
Iya preman takut lah sama dia takut sama
dia itupun ketika kita ketemu di satu
tempat yang di tempat itu kayak warung
kopi itu warung kopi yang khusus ngumpul
eksternal sama mungkin leseng-leseng
yang kayak apa ya mungkin
ketika Pak Bos datang itu hormat sama
preman akhirnya kita dibantu Akhirnya
sampai selesai
sampai selesai itu
di daerah Malang di daerah Wagir
ketemunya itu pun udah
itu udah diganti Mbak darmnya itu udah
diganti sama bak kayu itu untuk matebu
gitu ketemunya di situ tapi itu belum
selesai kita harus nebus lagi di sana
soalnya kan digadaikan 35 juta
Cari uang lagi kita harus motor isi saya
jual motor mertua saya jual
kasusnya itu sebaliknya
saya nyembunyiin aja
kan yang terakhir kirim itu untuk truk
gitu kan yang lepas itu udah udah enggak
kirim cuman kirim-kirim untuk untuk
mertua untuk untuk biaya anak itu aja
itu terakhir terus lamanya lama kelamaan
kan
Apa istri saya juga mau pulang kan udah
mau pulang dari Singapura itu kan saya
juga bingung Saya sudah
udah kayak gini istri saya nggak belum
tahu saya kan motor yang dia beli udah
nggak ada motor mertua nggak ada motor
Bapak saya udah nggak ada semuanya udah
nggak ada saya juga bingung
terus saya juga mau mau apa mau cerita
sebenarnya itu juga polisi Kan istri
saya kan masih di Singapura saya nggak
mungkin cerita langsung takutnya Dia sok
atau apa itu mungkin saya takutnya nggak
pulang malahan
jadi keluarga itu juga kebetulan mertua
itu juga orangnya juga Sama saya juga
apa ya
lumayan gantilah bahasa Jawa
Akhirnya sampai istri saya mau pulang
itu
sama sekali sih Saya nggak tahu siapa
istri Ketika saya jujur apa adanya terus
terakhir itu isinya cuman diam saya juga
diam
itu udah udah selesai saya cerita
panjang lebar udah istrinya cuma terdiam
akhirnya istri saya pingsan sebentar
sempat pingsan sebentar terus kita
bangun itu sudah Apa ketika bernafas itu
Udah kayaknya
nggak nggak selancar tadi udah ngosrong
gitu atau akhirnya yaitu isi mungkin
menerima lah kondisi seperti itu
istri bilang apa ya udah nggak apa-apa
mungkin itu mungkin
ya jalan yang terbaiklah untuk kita
untuk ke depannya sama harus lebih baik
itu aja Tapi ngomongnya berat bukan
bukan kita
akhirnya ketika istri saya ngomong
seperti itu kan kita kan jadi apa ya
Jadi untuk apa untuk kebahagiaan kalian
berdua saya akan apapun saya akan
lakukan seperti itu saya udah niat itu
sudah
pulang dari rumah kita merintis usaha
baru terus kita nyoba itu kayak jualan
ikan cupang yang saya bilang kemarin
soalnya ikan cupang ya alhamdulillah itu
lancar pas itu kan punya itu bang kan
cupang itu ramai akhirnya kita dapat
dapat Ya lumayanlah dari penjualan
cupang
lumayan Mas dapat berapa lah kira-kira
jadi kita ibaratnya kita
jual 3000 itu laku
35.000 kita jual 100.000
jadi daripada kita apa percobaan
banyak-banyak harganya yang murah-murah
baik kita pulang sendiri tapi harganya
yang mahal-mahal yang satu ekornya
35.000 kita jual Rp100.000
pun laku oke itu kan di penghobi kita
bukan bukan yang di anu kan di Facebook
kan banyak grup penghobi
itu akhirnya kita dapat eee untung yang
lumayanlah oleh piro cara dari total itu
dapat berapa puluh apa beberapa ratus ya
mungkin ya juta-juta lah enggak sampai
puluhan juta tapi tapi saya puluhan
nggak sampai itu kan enggak enggak lama
enggak lama enggak lama itu nggak lama
cuman mungkin satu periode itu aja
cukup membantu Mas Mas bantu ekonomi
keluarga juga mungkin bisa nyicil utang
juga eee ketika istri saya pulang itu
kan memang sudah enggak
uangnya itu udah Memang udah nggak
di itu Iya Dia siap menerima saya tapi
istilahnya
saya disuruh kerja keras sendiri jadi
uangnya disimpan sendiri sama istri saya
emang biar biar membantu Iya biar apa ya
biar saya bisa menunjukkan bahwa saya
serius nggak nggak kayak dulu lagi gitu
itu intinya seperti itu Akhirnya sampai
sekarang Oke berarti sampai sekarang
berarti polanya seperti itu Jadi dia
yang muter duit Iya terus kan Kebetulan
saudara itu jual tanah kan akhirnya uang
dibelikan tanah yang buat saya kolam
lele ini
Nah itu Alhamdulillah sama-sama dapat
solusinya dari lele
itu juga saya dibantu dari saudara juga
dapat investor dapat investor dari
saudara juga mengamalkan apa sholawat
dan istighfar itu
Setiap hari saya
ada dulu juga Mas satu amalan yang
yang dikasih sama guru saya itu kemarin
ayat 1000 Dinar
itu kan kalau orang kan ngejarnya kan di
jalan keluar yang tidak disangka-sangka
tapi sebenarnya dari ayat Itu yang di
atas itu yang harusnya dikejar Maksudnya
harus dipahami Itu yang di atas Apa itu
itu kan ayatnya mungkin seperti ini
kalau yang di yang di atasnya itu kan
bertakwa dulu baru
mengamalkan itu mungkin yang dikejar
solusi yang apa jalan keluar yang dari
sana itu tapi sebetulnya yang harus
digarisbawahi itu adalah yang
bertakwa dulu baru ada jalan keluar
kalau kita nggak bertakwa mana mungkin
ada jalan keluar tapi mungkin seperti
itu tapi kebagian orang kan nggak cuma
ngamalin aja ngamalin aja nggak nggak
paham ayat itu jadi dia ngajarin yang
belajar yang apa yang Yang duanya
solusinya yang solusi yang tidak
iseng-ingat padahal harusnya dia
bertakwa dulu solusi itu udah Tuhan
sendiri yang ngatur sebetulnya seperti
itu bisa menemukan sebuah pencerahan itu
pastikan
lalu lalang pindah-pindah setelah
mencairkan kayak petang terus gitu saat
Apa itu ketika saya kenal satu Ustaz lah
Oh itu itu mungkin itu titik balik yang
pencerahan semua maksudnya bukan bukan
hanya solusi tapi yang penting mata hati
dulu kita menata hati dulu nanti ada
solusi pasti ada solusi itu terus kita
dikasih Amalan apa amalan itu bukan
sekedar amalan aja tapi di kita artinya
pun harus tahu maknanya yang kita
amalkan itu harus tahu esensinya harus
tahu bagaimana
kita mengamalkan aja tapi kita enggak
tahu maknanya istilahnya kita diberi
satu pisau Ini untuk apa itu enggak
enggak tahu dan kita diberi cuma diberi
saja enggak tahu untuk apa gunanya kan
hmm itu makanya dikasih amalan itu ya
itu
bertakwa dulu baru ada jalan keluar itu
solusinya
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:30:34 UTC
Categories
Manage