Terjebak Lingkaran Hutang! Gembel Sekeluarga!
G0_2w5Izkng • 2023-05-14
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id tapi ketika jatuh teman itu semuanya menghilang satu teman yang mungkin saya dulu itu juga bahasa Jawanya itu ngeflek sama dia itu saya mau nginep di situ satu malam aja kalau boleh itu dia itu menghindar itu udah saya siap-siap naik motor itu udah kelihatan dari depan itu kayaknya udah motor truk itu banyak bunuh diri enggak berhasil kayaknya Saya mau jual ginjal aja terus itu saya tertidur saya saya mimpi kayak ingat nomor berapa itu itu nama tempat nomor itu memang tapi nomornya itu dia keluar kayak darah itu bisa ditebus Mas tapi tubuh saya itu jago 2 kan Saya punya anak istri di rumah dua orang dua orang [Musik] Assalamualaikum Waalaikumsalam [Tertawa] ini adalah narasumber pecah telur juga ya adalah seorang aslinya peternak ya bukan peternak pembenihan ikan lele cuma yang unik bukan pembelian lele biasa begitu Jadi Cinta kalau teman-teman nyimak beberapa videonema season ini beberapa bulan yang lalu itu anu kisahnya itu dari njenengan bolak-balik ke Kalimantan 7 Kali sering ditipu kan di sana akhirnya pulang pulang pun juga tidak tidak berhenti sampai itu Iya terus pernah gembel juga gembel itu gelandang gelandangnya itu bukan hanya Mas Hasan tapi saya keluarga Aduh ngeri Masyaallah itulah yang kayak asik ini di program podcast kita kali ini namanya [Tertawa] beberapa kali saya tanyakan ke kyai kalau Istilahnya disohihkan ya kalau dari kebanyakan itu dari nama nama Iya kan kalau orang tua itu Ngasih nama kan tujuannya kan untuk terbaik untuk anaknya kan itu katanya namanya itu membawa pengaruh Nama saya dulu kan Fathul Hasan Fathul Hasani Terjemahkan ke dalam bahasa Arabnya itu katanya kosong arti Fathul itu kan kosong terus Hasan disuruh ganti nama katanya suruh ganti nama awalnya awalnya itu udah beberapa kali sobek-sobek terus itu sudah sudah enggak kehitung berapa kalinya katanya nama itu membawa pengaruh yaitu Terus digantilah kalau Fathul ha ini kan kebaikan yang kosong ini kan nggak ada kebaikan sama sekali itu itupun bukan bukan kita istilahnya nanyakan ke dukun atau apa bukan ke ustadz yang lebih tahulah ganti nama udah kita ganti nama tapi nama dktp Tetep nggak kan nggak bisa dirubah kalau di KTP kalau nama istilah nama kelahiran lah neton apa-apa gitu udah diganti karena ganti nama apa Fathul Hasan pembuka kebaikan mulai dari situ Mas dulu awal-awal kita tanyakan itu udah sobek-sobek-sobek Terus itu setelah ganti nama Ya enggak tahu mungkin tak sugesti atau apa juga enggak tahu oke teman-teman nanti anu tak linknya tak kasih deskripsi Kalau yang belum nonton biar tahu juga punya predikat yang luar biasa Mas predikatnya raja hutan dari Kediri [Tertawa] kebiasaan hutang gitu ya Dari dulu kita kan biasa Mas kalau kita mau usaha terus sedangkan modal nggak ada kita pun juga bukan dari keluarga yang berada kan mau modal usaha itu kan kalau kita nggak ngutang kan Kayaknya nggak nggak ketemu nggak banyak modal apa gitu pertama kali saya hutang ke bank itu untuk usaha Mas pertama kali untuk usaha yang puyuh itu terus ya itu basicnya nggak nggak tahu Usaha apa sedangkan hutang itu udah cair Kan kita mau bingung mau usaha apa itu bingung tapi istilah langsung kebetulan temen ada yang usaha puyuh berarti sama hutangnya belum tahu untuk usaha apa belum rencananya Memang kemarin tuh usahanya untuk aksesoris hp pertamanya tapi Entah nggak tahu di tengah jalan itu ganti Iya kita balik arah ganti itu yang soalnya saya pun backgroundnya kalau untuk nyales-nyales itu agak apa ya orang orang bilang saya males males iya terus itu kan ke paksa juga terus udah terlanjur cair terus itulah yang yang untuk usaha ini aja lah ikut teman-teman gitu yang basicnya itu kita nggak tahu akhirnya gagal akhirnya gagal kan itu gagal mulai dari situ udah kebiasaan masuk kebiasaan itu kita kan bulanannya itu kan berjalan terus soalnya kan hasil dari ternak itu kan Nggak nggak bisa diandalkan maksudnya nggak nggak ada kemasukan sama sekali atau mungkin ya gagalnya itu kita hutang lagi yang kedua hutang untuk menutupi ini harapannya nanti yang apa panennya untuk bulan depan ini untuk nutup utang ini ternyata enggak enggak bisa untuk mengcover pakan aja oke untuk kebutuhan Apa itu kita nggak ada kan Nah itu kita hutang lagi hutang Walaupun kecil mungkin ya mungkin mengcover sebagian tapi sebagiannya itu kita ngutang bentar lagi finally punya berapa otak kan berapa titik atau piye awal dulu kita cairnya itu 40 Mas awal yang hutang pertama 40 kan 40 itu kita kan 8 bulan itu kan lancar masa lancar itu cukup untuk ngangsor aja kan setelah 8 bulan itu udah kita udah rasa kayak nggak mampu salesnya bank itu nawarin kita top up lagi soalnya kan 8 bulan kita lancar walaupun lancarnya itu dalam tanda kutip ya itulah yang yang mungkin yang utang kecil-kecil apa itu ya yang orang lain nggak tahu terpaksa lah kita top up rencana top up Itu kan untuk untuk nambah modal usaha jadi cair 60 Kalau enggak salah jadi enggak akeh-akeh banget ya Mas nambah-nambah terus itu yang yang mulai yang mulai nambah-nambah itu dari kita hutang teman hutang saudara hutang hutang mungkin adalah Bang Bang detail per mingguan itu ada terus ya itulah banyak itu terus sampai mentoknya kita sampai nggak bisa ngapa-ngapain sampai yang cerita kita sampai gembel kemana-mana itu itu sampai sekitar 120-an 160-an totalnya 160 baru berapa titiknya banyak udah enggak bisa dihitung Mas Wah guys sampai sampai akhirnya dijuluki Raja hutang itu sampai kayaknya kalau dibukukan satu lembar buku itu kayaknya enggak cukup untuk dari banknya orang tetangga saudara mungkin yang orang yang kita baru kenal saja kita berani karena mungkin apa ya kita punya muka yang Kayaknya melas gitu ya jadi orang tiba malah sama kita jadi kenal gitu Mas hutang duitnya Mas itu kenalnya itu kan kita yo agak-agak lama kita udah kenal baik Misalnya Saya kenal sama Mas seminggu dua mingguan enggak mungkin saya tidak mungkin langsung hutang kan kita udah kenal lama terus kita juga cerita-cerita sharing-sharing itu kok kayaknya nyambung akhirnya kita berani utang utang utang akhirnya keterusan terus ya nasib baiknya itu banyak yang percaya sama saya maksudnya percaya itu ya dengan sukarela dengan ikhlasnya ngasih hutang ke saya itu ya bikinnya saya pasti bisa ngembalikan hutan tapi cuma kan kita nggak tahu ya Mas ya rencana Tuhan itu gimana berjalan selang lama itu ternyata yang saya rencanakan yang saya anu itu gagal semua Mas itu benar-benar gembel ya dulu saya beneran gembel enggak punya rumah Belum kan kita dulu kan waktu awal pernikahan Mas tahun 2011 anak saya lahir 2012 itu udah anak Saya umur satu tahun setengah atau enggak salah itu itu kita udah mulai bangkrut udah habis semua Iya terus kita belajar kita keluar dari rumah lah awalnya dulu ngontrak ngontrak gitu awal-awalnya gitu terus tapi lama-lama kan kita juga nggak akhirnya Saya memutuskan untuk ke Kalimantan itu mas Kalimantan Barat dulu Ketapang di ladang sawit di sana istri di rumah Soalnya anak saya masih kecil kita kan belum punya rumah dulu di awal pernikahan belum punya rumah terus Kalimantan di daerah Ketapang sebulan di sana saya sakit sebulan di sana saya sakit terus saya pulang terus di rumah udah sehat kan apa di banknya itu berjalan terus terus kita kan nyicil sedangkan penghasilan nggak ada terus Saya memutuskan untuk balik lagi Kalimantan ke Kalimantan Timur Samarinda habis itu bolak-balik Kalimantan mungkin sampai saya Apa agak agak kayak kayak trauma gitu kayak trauma waktu lihat bus Harapan Jaya itu saya bolak-balik pasti naikkan bis Harapan Jaya itu sebetulnya ketika naik Harapan Jaya itu saya pun juga berharap harapan saya juga percaya Seperti apa tidak ada harapan tidak ada Jadi saksi-saksi bisunya itu harapan saya itu kalau sampai saya lihat sekarang lewat itu masih terasa begitu itu saksi bisu yang bolak-balik saya Kalimantan paling paling lama itu kalau 7 kali kan berarti kan 14 kali saya naik saya udah memutuskan enggak gagal Kalimantan lagi akhirnya itu kita keluar dari rumah kenapa maksudnya kok kenapa keluar dari rumah soalnya orangnya nagih hutang kan banyak Mas semakin brutal ya semakin brutal Terus yang di bank itu pun juga udah Kayaknya udah berani saja sedangkan saya kan nggak di rumah kan yang di rumah kan Ibu saya atas alamatnya kan Di tempat ibu saya yang Oh Ibu asli ibu asli Oh berarti bukan di tempat mertuamu bukan yang penjaminnya kan orang tua saya penjaminnya dulu orang tua saya soalnya kalau dilihat dari background Usaha apa itu kan saya belum masuk ACC di bank tapi kalau background dari orang tua masuk Oh jadi atas nama ibumu atas nama saya tapi penjamin orang tua memang beberapa bank swasta kan banyak Mas yang yang bisa mengusahakan ACC walaupun tidak cocok tapi mungkin dia juga ada target yang harus itu masuk gitu akhirnya itu kita keluar dari rumah harapannya kita ngontrak lah istilahnya kita menghindar sejenak tapi bukan berarti menghindar kita menghilang atau enggak enggak menaruh tangga memang belum ada belum ada untuk larutan itu belum ada akhirnya ini kita sepakat sama istri kita keluar dari rumah terus saya ngontrak kebetulan lama-lama gitu Mas kita juga penghasilan kan orang di bawah itu kan minus terus kan untuk makan aja untuk Udah kayaknya udah ngoyonya udah minta ampun saya pas ketika ngontrak itu saya ngelamar kerja di dealer Suzuki Nah itu di situ tapi kan kita sales baru kita kan cuman ngandalin uang apa ya uang untuk BBM itu untuk makan setiap hari itu cair 17.000 jadi uang BBM soalnya kan nggak ada terus nanti uang bulanan saya gaji 350 basicnya tanah penjualan itu cuma itu aja tapi kalau satu bulan minus nggak ada penjualan uang Bensinnya itu nggak cair Masa enggak cair itu 17.000 enggak cair jadi kita kalau minus maksudnya itu setiap hari kan pasti cair Tapi kalau nggak ada penjualan yang gaji kita dipotong untuk itu memang nggak tahu ya itu mungkin prosedur dari dealernya mungkin seperti itu Terus akhirnya kan Ya itu saya ke rumah saudara atau pokoknya Gimana caranya setiap bulan ini ada pengeluaran apa ada penjualan saya Walaupun mungkin itulah pokoknya Saya berusaha biar ada penjualan akhirnya tuh satu bulan pertama itu satu unit Nah itu targetnya di dealer itu satu bulan itu 3 unit baru cair gaji pokok sama insentif berapa 360.000 intensifnya 17.000 * 30 cair ya Iya kadang bisa cair kadang bisa nggak tergantung kita dapatnya itu dari mana Kalau kan kadang temen kan ada lebih kita dikasih teman oh ini kamu itu kan teman tuh kalau teman baik kan dia udah target saya dapat 5 unit terus dia dapat lagi 2 unit mungkin saya belum dapat sama sekali itu satu dikasih saya terus 2 bulan 3 bulan itu saya bisa cair setiap bulannya itu 57 unit kadang lebih dari itu akhirnya kita kan bisa cair gaji bisa cair Apa itu untungnya kita kan banyak gajinya kita dapat banyak terus saya tamak Pak Saya tamaknya dulu motor saya kan Honda jangan Saya kerja di Suzuki motornya harus Suzuki makanya saya ambil kredit lagi sedangkan Honda tadi pun juga kredit saya itu saya apa nambah lagi hutang itu mulai dari situ lagi jadi kayak apa ya kayak padahal emang iya itu masih banyak hutang saya itu makanya itu dari temen-temen itu saya di gojlog terus kamu selalu Suzuki kok motornya Honda gitu makanya saya juga ya itulah makan ya kebetulan kebetulan yang lesingnya itu saya kenal baik juga akhirnya kan ACC cair tapi memang kelihatan kita kan walaupun sebetulnya kelihatan di luarnya itu kita kayak punya motor dua kerja di kantor apa itu tapi kita dalamnya sebetulnya rapuh Mas nggak ada apa-apanya kita mau makan aja kadang bingung mau nyicil hutang juga bingung makanya itu akhirnya saya keluar dari dealer itu akhirnya keluar keluar lho kok keluar Mas kan udah dapat target lumayan keluarnya dulu saya kenal itu yang yang di apa yang kita waktu di YouTube itu saya kena Gus itu capek saya mah udah capek udah setahun mondar-mandir kerja di sana-sini akhirnya nggak punya motor kita kan malu kita kerja di dealer nggak punya motor terus sedangkan motor 2 itu cicilan semua akhirnya kita keluar Saya resign terus itu berharap Berharap kita kan mau lunasi hutang itu secara instan gitulah acara singkat terus apa kita ikut di situ berharapnya kita kan cari solusi ini yang tercepatlah istilahnya biar lunas semua lah gitu Emang di situ banyak juga lah orang yang nggak tahu Mas cocok lah istilahnya di situ bisa lunas boleh itu kalau memang kalau kita ikuti apa ikuti alurnya di situ itu memang orang pasti apa ya orang pasti kagum Asal sama-sama gusnya itu dia bisa kayak apa mas ya itu banyak yang misalnya kita kalau orang yang lagi susah tersedia bisa ngeluarin uang apa-apa gitu nyulap Itu bisa terus dia bisa tahu apa kebutuhan kita Maksudnya kita kita kan nyari Gadis itu kan datang baru datang terus dengan kita belum ngomong apa aja dia udah tahu tujuan kita mungkin tadi kita baru dari mana itu orang kan pasti berarti Sakti Akhirnya dia nebak-nebak itu semuanya hampir hampir 100% itu betul semua makanya pas ketika itu dia ngomong apa aja itu kita kan Kayaknya iya bener ya Oh iya akhirnya kita percaya kita percaya kita harusnya di situ itu pun saya ninggalin anak istri di kontrakan di kontrakan saya di situ saya di situ terus kadang orang nagih itu kan tahu di kontrakan itu jadi anak istri saya itu yang ditagih Saya kan di padepokan situ nggak ada orang yang tahu Saya pulang cuma malam tengah malam ya nanti habis subuh itu saya kembali lagi ke situ apa yang saya lakukan Kok lama sekali di situ ya itu menghindari dulu Mas apa gitu kan barangnya kita cepet dapet solusi nyata secara instan gitu kan biar cepet beres semuanya lah biar nanti anak SD juga enggak ikut ulangan sama saya tapi ternyata ujung-ujungnya juga enggak ada apa-apanya Terus maksudnya cocok enggak ada apa-apa piye enggak ada apa-apanya maksudnya cuman cuman apa ya Kita cuman ritual apa gitu dapat nomor tapi sekali saya nombok itu enggak ada apa-apanya enggak dapat malah beli nomor jadi Nomor judi itu tapi kita nunggunya kan di tempat lain di situ Cuman khusus ritual itu cari nomor dapat bayangan nomor berapa itu terus tapi sebetulnya itu bukan bukan cara yang utama di situ emang di situ juga kayak si Padepokan kayak Pondok gitu juga ada amal-amaliah yang yang kayak wiridan itu ada juga tapi yang sebagian besar kan Kadang orang kalau disuruh guritan atau apa itu kan malas kan ya jadi cenderung ke amalannya itu dibuat itu cari nomornya pun juga juga istilahnya juga kayak mendukung gitu nggak apa-apa ini untuk cari nomor biar nanti dapat uangnya jangan dimakan ini runtuhnya hutang itu aja rotan tapi ternyata enggak terus saya lama dulu di situ Mas lama mungkin kalau dihitung lamanya sekitar 1 tahunan Kalau nggak salah itu prosesnya Taurus Mas saya setiap setelah Subuh itu saya ke situ nanti pulangnya tengah malam terus setiap hari ya setiap hari kayak gitu Mas Mas kayak gitu bayar enggak sama gusi atau enggak tapi saya kejar di situ mas Oh kerja nanti uangnya itu kadang dapat berapa itu ya itu Nambung nomor apa dulu bisa juga enggak begitu paham tapi itu ada satu teman itu yang di situ katanya itu narik harta karun gitu katanya Ya kan menarik harta karun gitulah nanti dapat apa gitu apa kayak emas atau emas atau mungkin merah delima atau apa itu nanti bisa dijual atau dicairkan atau apa gitu itu banyak itu kayak kayak barang benar-benar itu banyak Mas dapat berlian apa nanti dijual narik emas harta karun mana itu itu udah saya lakukan juga ketarik juga nggak mau itu saya juga heran kenapa dari sebagian teman yang di situ daripada bukan itu ada yang berhasil udah ada yang berhasil ketarik apa kono tapi saya juga nggak tahu Mas saya itu mungkin triknya Dari situ atau mungkin ASI beneran istilahnya konsumen yang berobat ke situ Terus akhirnya dapat obat itu saya juga nggak tahu belum tahu kebenarannya itu ada yang dapat memang itu terus apa sebagian sisa untuknya hutang itu kemana gitu Pokoknya dia nggak makan sama sekali oke dari dari uang nggak boleh emang nggak tampangannya itu enggak boleh dimakan seperti itu katanya Terus akhirnya selang di situ udah udah lama terus istri saya kan Kayaknya udah gak tahan ya ditinggal terus kayak nggak kayak nggak punya suami istilahnya Iya kan dari pagi sampai malam udah capek udah udah kayak itulah kemarin yang saya bilang kayak nggak punya suami istilahnya Oke akhirnya istri saya udah kayak capek terus bilang sama saya mungkin kamu pilih duniamu apa Pilih saya gitu maksudnya duniamu itu ya rutinitasmu akhirnya saya juga mikir terus saya memilih istri saya keluar istri penegasan Akhirnya saya keluar dari situ saya terakhir itu Udah kayaknya saya ibaratnya kalau keluar modal apa kalau istilahnya usaha itu modal keluar uang paling banyak pas itu apa itu itu kan kalau dari itu ilmu dari orang Jember Mas Ilmu dari orang Jember itu kayak nya di tempat satu nampan Itulah satu nampan itu ada Sajen lengkap itu pokoknya banyak Ada kopinya ada rokoknya ada uangnya ada ada kayak tumpeng gitu kok semakin jauh dari daerah itu tapi kan saya udah nggak mikir itu yang penting yang hutang saya takut mata saya takut sepatu gila daripada hantu saya Iya saya takut takut sepatu gelap sepatu gila mata akhirnya cara terakhir yang paling ampuh itu saya pakai itu saja sudah lengkap akhirnya itu dapat Mas dapat nomor itu anehnya itu juga kopi sama rokok itu habis semua habis semua ya HP semua itu entah siapa yang makan tapi nggak tahu kita kan namanya gelap enggak tahu nah terus itu saya tertidur saya saya mimpi kayak keingat nomor berapa itu itu 66 nomor dapat 6 nomer nama tempat nomor itu memang tapi nomornya itu dia keluar kayak darah menetes gitu terus saya pun juga penasaran kan saya oke kan ke orang yang lebih tahu ke orang Jember tadi bukan bukan beda lagi itu kalau orang Jember Itu kan cuman dia juga suka ikut ritual itu bukan dia bukan orang pintar cuma dia punya ilmunya itu saya sering dapat terus tapi ketika saya bilang ke temen saya dapat nomor ini saya nitip gitu ya mungkin saya sekali kan dapat duit kan cuma bisa nambah satu kali besoknya sudah enggak bisa saya soalnya enggak ada pendapatan cuma gaji pas-pasan saya nombok itu satu kali enggak dapat Tapi besoknya ditembak sama teman saya itu dapat yang keluar darah tadi bukan yang itu sebelumnya ya Yang sebelumnya Yang kalau yang keluar darah itu terakhir itu Mas itu terakhir untuk saya tanyakan ke orang yang yang lebih tahu saya sore kan istilahnya itu bisa ditebus Mas tapi tubuh saya itu jago 2 saya pun nggak paham jago 2 itu apa kan jago 2 itu mikirnya lah saya beli jago disembelih mungkin disesalisasikan atau apa gitu udah dapat itu tapi bukan ternyata saya punya anak istri di rumah dua orang dua orang saya rasakan Mas itu saya mengalami bukan bukan saya cerita mungkin kadang orang melihat itu cerita ini mungkin banyak orang yang yang nggak nggak apa ya nggak Mbak nggak mengalami kisah seperti saya saya mengalami sendiri itu Mas itu itu bener-bener nyata itu nomor itu Saya melihat dari darah gitu ya Terus akhirnya itu kalau kamu berani ya jago ini kamu korbankan terus saya mikir jago ini apa ternyata itu Terus akhirnya dari mulai dari itu saya sama sekali udah berhenti nggak mungkin ngorbankan anak istri saya atau saya nggak mungkin makanya itu saya Keluar akhirnya murni saya kerja itu saya udah bertekad walaupun saya gembel pun saya nggak apa-apa tapi gembelnya Iya itu akhirnya saya gembel sama anak istri itu mau ngontrak ke sana kok tiba-tiba enggak tahu Mas ya kalau kita posisi dalam keadaan di bawah itu di kontrakan itu saya juga difitnah seperti ini kan saya ngontrak itu setahun udah saya bayar lunas itupun lunasnya itu pun saya jual kalungnya istri saya oke nggak ada penghasilan itu saya jual kalung istri saya kita bayar kontrak telunas satu tahun kan Mas ya satu tahun dua setengah Kalau nggak salah kemarin kita ngontak di situ 6 bulan yang punya rumah ini nggak tahu ya jahil sama kita Kita kan nggak pernah buang Pampers di kamar mandinya situ kamar mandi kan jadi satu sama yang punya rumah walaupun kontraknya itu beda tapi kamar mandinya ada di belakang jadi satu sama yang punya rumah kita bab enggak enggak nyiram pokoknya banyak lah terus saya di kontrakan itu saya kadang kalau sempat saya jualan roti juga Mas roti bakar tapi saya kerja sama Pakle akhirnya lama-lama itu kan saya juga risih cucunya yang punya kontrakan ini dia beli rombong roti bakar juga Oh saya tanya Loh kok mau jualan di mana gitu kata belum tahu ini masih masih belajar katanya gitu terus kontrakanmu itu di depan terus selang beberapa hari saya kan nggak jualan saya ngutang-manting ke sana itu apa gitu Saya belum keluar ini ya Belum masih di padat itu itu apa saya mondar-mandir cari itulah cari biar dapat yang lebih wangsitnya itu yang lebih ternyata cucunya itu buka roti bakar di sebelah saya juga Akhirnya saya tanya terus saya sama istri itu kan udah udah bincang-bincang itu kok kayaknya kita udah nggak aman di sini itu Terus akhirnya Saya memutuskan untuk untuk untuk keluar dari kontrakan rencana saya mau cari kontrakan baru terus saya bincang-bincang sama yang punya kontrakan kan saya masih ngontrak kan masih 6 bulan kan masih setengah tahun rencana saya mau minta ternyata nggak dibolehin untuk kamu udah kalau mau keluar ya udah keluar aja udah nggak nggak kalau apa uangnya itu udah udah habis udah nggak bisa diambil tapi memang saya sudah enggak tahan di situ memang dibuatnya itu memang betul-betul Saya enggak tahan lamanya sih di situ Akhirnya saya keluar Nah akhirnya kita numpang di rumah saudara hmm numpang di rumah saudara itu satu bulan kerja lama-lama saya juga enggak saudara itu mau berapa bulan pun nggak apa-apa tapi kitanya nggak enak masa numpang satu bulan lebih kan nggak enak kita Numpang Makan di situ Apakah di situ Terus akhirnya kita kan kita cari kontrakan yang lain ajalah gitu Tapi saya di situ juga kerja ke sawah apa adanya sembarang karir sembarang Pokoknya yang penting saya kerja walaupun cukup untuk makan yang penting saya kerja itu itu terakhir setelah saya dapat selalu saya dapat nomor yang apa yang keluar darah itu itu udah terakhir saya udah nggak dipada bukan saya udah nggak cari nomor saya udah pokoknya berhenti total Cari jalan pintas Akhirnya saya itu keluar dari rumah saya cari kontrakan yang lain numpang di rumah saudara sampai di rumah saudara itu mungkin beberapa tempat saya lupa pengalaman ngontrak yang di luar daerah kebetulan yang disambe itu kan masih masih deket sama rumah kita ya ini agak jauh ini agak jauh agak jauh terus kita kan kalau di istilahnya di tempat orang di luar daerah itu kita juga masih masih apa ya masih kayak kayak masih kayak bingung gitu tapi berhubung kitanya udah Kepaksa nggak ada tempat yaitu di rumah saudara itu kayaknya udah kita udah mau udah balik ke sana sih saudara itu kayaknya udah habis Saya mikir gimana lagi itu saya sudah bingung Iya itu Terus akhirnya satu ada satu momen yang yang bikin saya masih masih ingat rencana saya mau nginep di rumah temen sebetulnya bukan bukan Apa itu temen-temen baik Mas kalau kita mungkin dulu masih masih belum posisi di bawah atau mungkin kita belum bangkrut Apa itu teman itu banyak teman saudara itu banyaklah yang yang kawan rapat itu banyak tapi ketika jatuh teman itu semuanya menghilang satu teman yang mungkin saya dulu itu juga bahasa Jawanya itu nge-plek sama dia kawan rapat lah istilahnya sahabat sahabat itu saya mau nginep di situ satu malam aja kalau boleh itu dia itu menghindar saya kan pas ketika wa itu SMS dulu saya sudah di depan rumah dia anak saya di situ mau pipis bapaknya ada saya Ketuk apa Ketuk pintunya bapaknya ada terus numpang pipis aja lah anak saya udah nggak udah kebelet lah istilahnya anak saya istri saya ke belakang ke kamar mandinya teman saya itu ternyata teman saya itu di belakang dia HP nang di belakang menghindar sama saya nah itu eee Udahlah saya berhenti saya juga malu mungkin mungkin saya juga intropeksi diri harusnya mungkin ngerepotin saudara ngerepotin temen itu akhirnya Saya memutuskan untuk keluar dari daerah saya agak jauh lah istilahnya Terus akhirnya itu di daerah Blitar dulu saya kerja sebetulnya masih di tempat saudara tapi saya cari kontrakan atau kos-kosan yang yang deket rumah saudara itu tapi saya nggak di rumah saudara tapi cari kos-kosan itu itu saya siangnya kerja tapi dapat kos-kosan dapat kos-kosan tapi kos-kosannya kan Di situ ada satu sekolahan gitu Mas tempat kos-kosan banyak anak sekolah terus kebetulan di Sebelahnya situ ada apa bahasanya tempat prostitusi ya banyak itu kan saya di situ kan Iya mungkin saya juga nggak tahu ya kan saya tanya kos-kosan itu ya adanya itu akhirnya Kan istri saya kan juga nggak nggak apa ya enggak nyaman kan di situ kalau malam itu banyak orang mabuk orang kelahi itu di depan kos-kosan kan Ya gitulah kos-kosan orang kayak gitu Akhirnya saya pindah lagi pindah lagi terakhir di rumah saudara itu saya ikut kerja di situ ya di situ ikut nyablon saya Kebetulan saya punya basic nyablon dulu pernah nyablon dulu sebelum saya menikah itu apa ya sudah malu di situ udah lama kayaknya kita keluar keluar lagi kita cari apa cari kontrakan lagi yang mungkin agak jauh itu terakhir saya di desanya yang itu di situ saya paling lama setelah itu kan kita kayak itu mas kita udah udah malu lah di rumah saudara di rumah itu kita malu akhirnya setiap apa kita nggak ada kerjaan Kan setiap pagi itu kita ke makam Bung Karno di situ menghindari dari tagihan utang kan kalau di rumah saudara itu kan kebanyakan orang kan tahu Hasan di sana akhirnya dikejar juga iya kita risih sama sama yang punya rumah juga risi terus ke makam Bung Karno nanti pulang malam itu kita kadang pulang ke rumah ke rumah siapa Ke rumah mertua nanti memang nggak ngerti ke mana lagi kadang-kadang di sini malam di mana Udah udah nggak udah nggak ada tujuan yang penting kita menghindari dari tagihan utang itu kita setiap hari Soalnya kita kan mau di rumah saudara itu kayaknya udah enggak ada tempat udah malu akhirnya ke Kita ke makam Bung Karno terus kadang kita juga masuk masuk di sana ada mushola kita salat di situ kadang tiduran di mushola sama istri yang di sebelahnya itu bukan kalau di masyarakat enggak enggak boleh untuk tidur setelah kita sambil ngedem pikir lah iya solusinya gimana apa gitu Yang penting kita enggak enggak cari jalan pintas kita murni kita kerja itu itu aku ingat kata-katamu Mas Jadi gini hal yang paling membahagiakan ini adalah bisa melihat anak istri tidur ya Iya karena dulu kita kan hampir tiap malam itu nggak pernah merasakan tidur yang kebanyakan orang rasakan bisa tidur di sofa enak mungkin di apa ya di kasur yang emping sama sekali nggak pernah pas ketika kita gembel itu kadang di mushola kadang di tempat siapa gitu yang asalkan istri saya sama anak itu bisa berbaring gitu aja kan kalau orang bahasanya itu kan istilahnya posisi yang paling rendah itu saya itu mas ya itu yang bikin saya jadi semangat sampai sekarang itu ya itu oke iya itu yang bikin protes tapi Saya kan sebagai kepala rumah tangga saya tetap meyakinkan dia kita nggak nggak nggak akan nggak akan terus kayak gini kok kita enggak selamanya kayak gini kok saya bilang gitu cuman ada harapan kayak gitu Iya ada sebetulnya ada harapan saya cuma kan ketika kita mau ke harapan yang mau kita tujuh itu pasti ada halangan tapi saya tetap terus saya nggak mau istilahnya ketika waktu susah ini kita sama-sama nanti ketika saya udah berhasil atau apa kita harus tetap sama-sama saya bilang ke saya gitu tapi ya cobaan itu udah bukan satu dua kali tiga kali 10 kali datang Kayaknya udah udah nggak bisa dihitung itu pernah cerita juga sempat kehilangan harapan sempat mabur diri pernah itu pas ketika istri sama anak saya itu di rumah saudara saya kan mau cari kerjaan nggak nggak dapat-dapat Mas enggak enggak dapat-dapat itu kan itu kan saya pakai motor mertua itu dulu terus saya baratnya saya saya keluar Saya cari kerja itu sampai berhari-hari berminggu-minggu itu enggak dapat sedangkan kita kan banyak tekanan akhirnya kayak kita udah harapan Kayaknya udah nggak ada kayaknya terus saya berpikir Terus apa ya protes sama sama yang di atas sama Tuhan sama Allah saya juga mungkin kalau dibilang dari teman-teman saya yang mungkin ibadahnya kurang banyak maksiatnya atau mungkin lebih badannya kurang lah tapi hidupnya itu enak teman-teman itu yang lebih mungkin lebih nakal lagi apa ya istilahnya ibadah saya saya jadikan taruhan untuk itu dunia saya bukan maksudnya tapi ketika ada teman saya yang lebih lebih apa ya nggak pernah Ibadah apa tapi hidupnya enak jangan saya sholat setiap hari tapi kok tetap kayak gini bahkan lebih buruk Istilahnya ya mungkin itu mungkin dari pikiran saya yang yang udah gelap mata terus kayaknya harapannya sudah sudah enggak ada terus Saya memutuskan untuk Kayaknya udah saya pasrah lah kayak depresi lah kalau bahasanya orang itu saya udah nggak kuat terus saya mikir apa jalan ke atasnya untuk bunuh diri aja saya untuk menyelesaikan masalah yang serumit ini akhirnya tuh itu saya Udah kayaknya udah tekad bulat Saya mau bunuh diri oke di jalan itu kayaknya udah saya udah siap terus saya bilang Kalau mungkin dengan bunuh diri ini saya berhenti dari masalah yang yang membeli saya ini mungkin Jalan satunya ini saya bunuh diri jalan keluarnya ini saya bunuh diri ini itu udah saya siap-siap naik motor Aduh udah kelihatan dari depan tuh kayaknya udah motor truk itu banyak saya Pejamkan Mata Ini kalau siang-siang saya lihat pas Ketika saya mempercepat itu rame tapi ketika saya pecah mata itu udah agak lama ya mungkin berapa menit gitu ya berapa detik itu Tapi kan kalau sudah motor kan udah jauh nabrak minta minggir tanah itu terus saya apa kok belum nabrak saya buka mata itu sepi enggak ada apa-apa anaknya gitu awalnya jadi sepi itu saya juga kadang aneh itu Pak terus kan nggak jadi bunuh diri ya tapi perbandingan saya juga Sempet juga waktu itu kayaknya bunuh diri nggak berhasil kayaknya Saya mau jual ginjal aja sebagai jalan keluar juga saya udah udah tanya itu kebetulan mantrinya itu masih saudara saya tanya di situ katanya ya bisa tapi harus persetujuan dari keluarga kan tapi saya kan nggak mungkin izin sama istri nggak mungkin saudara saya bilang itu sebetulnya bukan solusi itu membahayakan diri sendiri sebetulnya kita kan menjual pemberian dari Tuhan juga tapi sudah datang ke dokter ya udah itu nggak berhasil pun saya masih nyoba di rumah sakit Kediri juga pernah izin udah nekat memang saya kayak kebanyakan utang ini udah kayak gitu ya eh Memang ginjal laku berapa Mas kalau dulu kalau istilahnya cocok Mas ya kan kalau di rumah sakit itu ada prosedurnya juga selain tanda tangan dari keluarga nyocokin Apa golongan darah Iya gitu ya itu kalau yang nanti kan ada prosesnya kata-kata gitu kata-katanya taruh-menawar-menawar juga Oh ada juga itu pun saya dapat solusi dari teman juga teman yang sudah jual ginjalnya Belum tapi itu temen itu nggak tahu entah tahu dari mana tapi jual ginjal itu dapat informasi itu kalau dijual itu 100 juta lebih itu dapat kadang ada yang satu M katanya itu memang itu juga tergantung dari pembelinya juga kemampuan dari yang beli juga kan nyocokin golongan darah juga nanti pasnya apa enggak itu kan memang dari kedokteran apa dari penyakit kan ada proses dunia seperti itu Terus akhirnya enggak berhasil terus apa rumput pun dirampok itu harusnya kan kayu atau barang yang keras ya kalau Tapi kalau orang sudah mau tenggelam itu wis rumput pun jadi penolong menurut dia begitu terus sempat mau apa bunuh diri juga jadi nggak berhasil jual ginjal anak istri seperti itu lontang-lantung terus pencerahannya itu kadang-kadang tuh saya pun di sela-sela di sela-sela Saya keluar cari kerja mungkin apa gitu kan Kalau dulu kan Saya sempat sempet ini Mas sempat ke makam wali di daerah-daerah tempat saya ini kan ada apa ini memang menyendiri di situ Mas di situ pas kebetulan ada pengajian Ada pengajian itulah istilahnya Saya dengar itu ya tentang utang bayar hutang atau apa gitu akhirnya kan solusinya memang bukan bukan bukan jalan pintas tapi hutan itu diselesaikan satu-satu kita nggak bisa nyelesaiin langsung Nggak bisa satu-satu gitu itu yang yang kasih tahu orang yang di makam itu Iya itu paspang ada pengajian saya juga nggak sengaja saya akhirnya kok mungkin itulah mungkin apa Tuhan memberikan Iya memberikan apa ya ke hati saya biar biar nggak terfokus sama jalan pintas itu mungkin ya itu akhirnya saya pikir Iya juga Terus akhirnya kita kan itu yang terakhir yang habis itu kita dapat kontrakan yang di rumah yang terakhir yang terakhir saya saya gembel di situ di situ saya ngontrak ikut kerja mas Eko itu terus orang baik itu orang baik Ya Termasuk kalau di situ termasuk yang orang yang berada lah harus itu sawahnya itu kalau sekarang mungkin udah hektaran mungkin itu orangnya juga istilahnya ikhlas membantu saya saya pun mas Eko mungkin ya itulah yang yaitu terakhir terakhir saya di situ itu pas istri saya udah nggak kuat di situ udah merasa apa ya akhirnya izin ke Singapura itu kerja di Singapura istri saya itu terakhir saya di situ iya Waktu itu saya menikah itu usia 25 berarti di bawah 30 tahun Iya mungkin mengalami 30 tahun 25 setahun 26 27 28 mungkin 28 lah sekitar itu belum ada 30 sekitar 7 tahun yang lalu ini ya mungkin 7 tahun yang lalu kalau di rumah itu ya soalnya istri saya Merantau itu 5 tahun apa pengalaman istri sebelum menikah itu kan pernah ke Singapura Jadi mungkin pas Ketika saya di tempat Mas Eko saya cuma kerja di sawah sedangkan kalau di sawah kan Kayaknya diandalkan enggak bisa terus ini saya izin ke Singapura itu berharap kita kan sama-sama dari Istri kerja juga kadang ikut kerja saya kadang titip ke mertua usia berapa anak saya waktu itu 2 tahun Kak masih kecil oh ya satu lagi kayaknya yang belum diulas tertipu juga kayaknya tertipu Oleh pas Ketika saya kan udah udah lama tuh Saya keluar dari Mas Eko itu kan itu kan saya pernah setelah keluar dari Mas Eko itu saya buka sablonan di rumah tapi saya juga nyarap kerjanya upil karena mungkin gak cukup tau mungkin harus berangkat dari rumah mertua itu karena kan sepi masih sepi kita pun juga pengalamanmu juga belum bisa Masih makan terus ada job nyupir kemana gitu Saya juga ikut kadang itu ya terus kita merasakan kayaknya kan kalau di material itu kan kayaknya enak cari cari uang lancar gitu terus saya kenalan kenalan apa bongkaran pasir itu Udah kayaknya udah udah nggak bingung lah kita mau bongkar pasir mau jual pasir itu udah nggak bingung terus saya mikir daripada kita ngangsurin punya orang lain Akhirnya saya mikir saya izin sama istri kalau ada modal lebih baik kita punya sendiri tapi kan lebih ringan kalau terbaru itu celana sampai 89 juta per bulan berarti sudah mulai naik lagi cuman kalau di rumah orang nagih itu masih ada tapi cuma kita kan beranilah menghadapi apa mentalnya itu udah Udah kayaknya udah tertata itu akhirnya saya pun juga ke pucuk teman-teman banyak masih yang kredit itu kan banyak bukan bukan truknya sendiri dulu juga kerja tapi akhirnya bisa kredit itu kan kayaknya kita kan bongkar pasir itu udah nggak bingung ngapain kita ngacurin punya Aura akhirnya Iya ini saya mengiyakan ada modal terus saya cari cari leasing yang bisa mengakses saya itu bisa ACC Mas tapi tetap jaminannya tetap nama orang tua tetap orang tua saya itu kedua kali saya menyusahkan orang tua orang-orang tua ya tetap mau ya tetap mau kan kalau ibaratnya orang tua itu kan mau jadi kan memang mengupayakan kalau orang tua itu yang penting anaknya bisa bangkit anak bisa menjadi lebih baik itu mungkin itulah perjuangan orang tua akhirnya kita ACC berjalan 6 bulan lancar Man 6 bulan itu kita lancar berarti Kebetulan saya ikut PT dulu kita udah nggak mikir udah nggak mikir cari barangnya nanti bongkarnya di mana itu nggak Kita udah pokoknya pagi datang muat bongkar sana tiap hari kayak gitu itu udah lancar terus ptnya tutup Saya bingung kan ikut saya ikut tol dulu tol Nganjuk Mojokerto ketika tahun sudah selesai kan udah otomatis tutup Oke kalau kita mau ikut lagi Kita pindah lagi kebetulan dulu mau pindah itu jauh saya nggak berani jauh anak kecil Akhirnya saya keluar terus mikirnya saya cari galangan lagi cari bongkaran di luar ya ternyata bongkaran yang saya dulu bongkar itu udah diisi sama temen-temen saya pas itu juga cari pasir itu udah susah Mas itu ternyata itu yang titik baliknya saya berhenti untuk itu semua itu ya ternyata nggak nggak semudah itu berharapnya apa dari dari truk ini kita bisa nyicil hutang mungkin bahkan sampai melunasi hutang lebih cepat tapi ternyata kan Nggak nggak itu Terus akhirnya kan dari pabrik itu tutup terus kita kan mau apa bongkar pasir itu sulit Mas akhirnya kan enggak enggak bisa ngangsur juga terus saya bingung Wah ini kembali ke titik nol lagi saya enggak bisa ngangsur apa gitu bingung Terus akhirnya itu saya Berhentilah kayaknya ini udah waktu saya berhenti untuk untuk hutang terus nyicil hutang apa-apa gitu sedangkan hutang dulu pun belum belum selesai juga belum selesai makanya makin lama kok makin numpuk lagi hutang saya nah terus Akhirnya saya mikir saya jual ajalah truknya saya berhenti itu itu saya jual ke tempat saudara katanya satu bulan dilunasi sampai 4 bulan nggak dilunasi kan saya percaya sama saudara kita percaya sama saudara terus apa di balik nama itu nggak mau nah satu bulan nanti saya lunasin tenang aja nggak usah kuatir gitu saya percaya aja kemarin saudara kan gitu kan uang-uang DP yang itu kan udah balik lah untuk saya buat rumah itu yang rumah kecil itu jadi DP dari truk itu bangun rumah tapi nggak nggak full kalau dulu 30 mungkin balik 28 27 gitu kan Nah itu memang sudah sudah seperti itu harus seperti itu enggak enggak bisa full Akhirnya saya proses bangun rumah saya Berhentilah bekerja di rumah aja lah udah enggak mau mikirin eh yang terlalu berat lah istilahnya saya truk itu ternyata bermasalah lagi bahkan lebih lebih parah dari seluruh dulu istilahnya Urusannya udah hukum itu karena yang tadi dijual itu iya terus di pelaporannya sana saya penggelapan soalnya barangnya udah nggak ada orang sudah nggak ada di kamu jangan nyicil saya nggak nyicil 4 kali dari apa dari banknya itu kan langsung datang ke rumah kok udah lama nggak nyicil gitu akhirnya Kan saya udah akhirnya kan sampean lempar lempar kendaraan kok enggak bilang sama kantor Sebenarnya saya sudah lewat salesnya Tapi kan berhubung saudara itu katanya satu bulan dilunasi saya percaya ternyata kan nggak dilunasi nah itu yang awalnya dari pihak bank itu tahu truknya yang dilempar ke orang lain terus enggak tanpa sepengetahuan kantor itu kan jadi saya laparnya kan penggelapan akhirnya kasus sama pokoknya itulah akhirnya berujung pada Polsek Polsek sampai ke Pare sampai pokoknya itulah selesainya itu pas itu kita ini Mas itu apa saya suruh carikan uang untuk nutup kasus itu saya di apa di pertemukan sama itu orang bukan pengacara tapi eksternal eksternal itu orang itu orang kepercayaan dari leasing itu dia bisa mengcover itu makanya saya mungkin cari duit ini untuk mengcover itu udah kasus selesai itu saya berusahalah untuk nyari uang itu hutang lagi saya Ulang lagi ulang lagi sampai terkumpul 17,5 Kalau enggak salah Kemarin mikirnya saya udah selesai saya kasihkan ke orang itu eksternal itu terus Sebenarnya saya juga juga juga udah jaga-jaga Mas Setiap Setiap kali saya ketemu itu saya rekam soalnya takut kan dia kan nggak mau tanda tangan kita nyerahkan uang biar biar lebih aman kan saya bawa kertas apa-apa gitu biar kelihatannya enggak mau kan udah pengalaman dia akhirnya saya apa selipin selipin HP lah saya Saya hanya Saya nyalakan saya saya rekam gitu tapi lama-kelamaan tahu ketahuan direkam karena lupa saya enggak matiin lampu flashnya nyala akhirnya semua dihapus sama dia oke iya akhirnya setiap pertemuan sama dia HP selalu diminta wow itu akhirnya uang 17 juta lebih itu hilang sama orangnya akhirnya belum selesai belum selesai sedangkan kasus terus berjalan kan terus saya cari bantuan lain itu udah Kayaknya udah nggak bisa diandalkan tentusan terus keluar uang terus uang itu dan kayaknya nggak berhenti terus-terus gitu terus kasus nggak selesai katanya udah selesai kata ini udah ketemu ternyata enggak akhirnya itu saudara-saudara sebetulnya ya tapi mungkin kita anggap saudara lah masih itu orangnya itu punya pengaruh besarlah terhadap kayak kayak leasing kayak preman-preman gitu ya namanya Pak Basori kebetulan kenal juga sama ester-nya ini Nah itu kan kalau preman tuh dia udah udah paling ditakuti sama preman Iya preman takut lah sama dia takut sama dia itupun ketika kita ketemu di satu tempat yang di tempat itu kayak warung kopi itu warung kopi yang khusus ngumpul eksternal sama mungkin leseng-leseng yang kayak apa ya mungkin ketika Pak Bos datang itu hormat sama preman akhirnya kita dibantu Akhirnya sampai selesai sampai selesai itu di daerah Malang di daerah Wagir ketemunya itu pun udah itu udah diganti Mbak darmnya itu udah diganti sama bak kayu itu untuk matebu gitu ketemunya di situ tapi itu belum selesai kita harus nebus lagi di sana soalnya kan digadaikan 35 juta Cari uang lagi kita harus motor isi saya jual motor mertua saya jual kasusnya itu sebaliknya saya nyembunyiin aja kan yang terakhir kirim itu untuk truk gitu kan yang lepas itu udah udah enggak kirim cuman kirim-kirim untuk untuk mertua untuk untuk biaya anak itu aja itu terakhir terus lamanya lama kelamaan kan Apa istri saya juga mau pulang kan udah mau pulang dari Singapura itu kan saya juga bingung Saya sudah udah kayak gini istri saya nggak belum tahu saya kan motor yang dia beli udah nggak ada motor mertua nggak ada motor Bapak saya udah nggak ada semuanya udah nggak ada saya juga bingung terus saya juga mau mau apa mau cerita sebenarnya itu juga polisi Kan istri saya kan masih di Singapura saya nggak mungkin cerita langsung takutnya Dia sok atau apa itu mungkin saya takutnya nggak pulang malahan jadi keluarga itu juga kebetulan mertua itu juga orangnya juga Sama saya juga apa ya lumayan gantilah bahasa Jawa Akhirnya sampai istri saya mau pulang itu sama sekali sih Saya nggak tahu siapa istri Ketika saya jujur apa adanya terus terakhir itu isinya cuman diam saya juga diam itu udah udah selesai saya cerita panjang lebar udah istrinya cuma terdiam akhirnya istri saya pingsan sebentar sempat pingsan sebentar terus kita bangun itu sudah Apa ketika bernafas itu Udah kayaknya nggak nggak selancar tadi udah ngosrong gitu atau akhirnya yaitu isi mungkin menerima lah kondisi seperti itu istri bilang apa ya udah nggak apa-apa mungkin itu mungkin ya jalan yang terbaiklah untuk kita untuk ke depannya sama harus lebih baik itu aja Tapi ngomongnya berat bukan bukan kita akhirnya ketika istri saya ngomong seperti itu kan kita kan jadi apa ya Jadi untuk apa untuk kebahagiaan kalian berdua saya akan apapun saya akan lakukan seperti itu saya udah niat itu sudah pulang dari rumah kita merintis usaha baru terus kita nyoba itu kayak jualan ikan cupang yang saya bilang kemarin soalnya ikan cupang ya alhamdulillah itu lancar pas itu kan punya itu bang kan cupang itu ramai akhirnya kita dapat dapat Ya lumayanlah dari penjualan cupang lumayan Mas dapat berapa lah kira-kira jadi kita ibaratnya kita jual 3000 itu laku 35.000 kita jual 100.000 jadi daripada kita apa percobaan banyak-banyak harganya yang murah-murah baik kita pulang sendiri tapi harganya yang mahal-mahal yang satu ekornya 35.000 kita jual Rp100.000 pun laku oke itu kan di penghobi kita bukan bukan yang di anu kan di Facebook kan banyak grup penghobi itu akhirnya kita dapat eee untung yang lumayanlah oleh piro cara dari total itu dapat berapa puluh apa beberapa ratus ya mungkin ya juta-juta lah enggak sampai puluhan juta tapi tapi saya puluhan nggak sampai itu kan enggak enggak lama enggak lama enggak lama itu nggak lama cuman mungkin satu periode itu aja cukup membantu Mas Mas bantu ekonomi keluarga juga mungkin bisa nyicil utang juga eee ketika istri saya pulang itu kan memang sudah enggak uangnya itu udah Memang udah nggak di itu Iya Dia siap menerima saya tapi istilahnya saya disuruh kerja keras sendiri jadi uangnya disimpan sendiri sama istri saya emang biar biar membantu Iya biar apa ya biar saya bisa menunjukkan bahwa saya serius nggak nggak kayak dulu lagi gitu itu intinya seperti itu Akhirnya sampai sekarang Oke berarti sampai sekarang berarti polanya seperti itu Jadi dia yang muter duit Iya terus kan Kebetulan saudara itu jual tanah kan akhirnya uang dibelikan tanah yang buat saya kolam lele ini Nah itu Alhamdulillah sama-sama dapat solusinya dari lele itu juga saya dibantu dari saudara juga dapat investor dapat investor dari saudara juga mengamalkan apa sholawat dan istighfar itu Setiap hari saya ada dulu juga Mas satu amalan yang yang dikasih sama guru saya itu kemarin ayat 1000 Dinar itu kan kalau orang kan ngejarnya kan di jalan keluar yang tidak disangka-sangka tapi sebenarnya dari ayat Itu yang di atas itu yang harusnya dikejar Maksudnya harus dipahami Itu yang di atas Apa itu itu kan ayatnya mungkin seperti ini kalau yang di yang di atasnya itu kan bertakwa dulu baru mengamalkan itu mungkin yang dikejar solusi yang apa jalan keluar yang dari sana itu tapi sebetulnya yang harus digarisbawahi itu adalah yang bertakwa dulu baru ada jalan keluar kalau kita nggak bertakwa mana mungkin ada jalan keluar tapi mungkin seperti itu tapi kebagian orang kan nggak cuma ngamalin aja ngamalin aja nggak nggak paham ayat itu jadi dia ngajarin yang belajar yang apa yang Yang duanya solusinya yang solusi yang tidak iseng-ingat padahal harusnya dia bertakwa dulu solusi itu udah Tuhan sendiri yang ngatur sebetulnya seperti itu bisa menemukan sebuah pencerahan itu pastikan lalu lalang pindah-pindah setelah mencairkan kayak petang terus gitu saat Apa itu ketika saya kenal satu Ustaz lah Oh itu itu mungkin itu titik balik yang pencerahan semua maksudnya bukan bukan hanya solusi tapi yang penting mata hati dulu kita menata hati dulu nanti ada solusi pasti ada solusi itu terus kita dikasih Amalan apa amalan itu bukan sekedar amalan aja tapi di kita artinya pun harus tahu maknanya yang kita amalkan itu harus tahu esensinya harus tahu bagaimana kita mengamalkan aja tapi kita enggak tahu maknanya istilahnya kita diberi satu pisau Ini untuk apa itu enggak enggak tahu dan kita diberi cuma diberi saja enggak tahu untuk apa gunanya kan hmm itu makanya dikasih amalan itu ya itu bertakwa dulu baru ada jalan keluar itu solusinya
Resume
Categories