Transcript
Wy4YwiBQKhw • Innova Reborn, Jazz dan Pajero Dijual Untuk Kasih Pakan Domba 3 Bulan
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0184_Wy4YwiBQKhw.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
vening ya vening jadi lebih fokusnya
Saya dari awal dulu memang di vening
sebenarnya vetening itu itu kuncinya
kita harus menguasai hulu sampai
hilirnya kalau pincang ya gak maksimal
hulu dalam arti kita benih ya saya
seperti saya bilang tadi 2500 itu tanpa
supplier nanti kalau pas waktu gemuk itu
sudah saya pilah ini masuk pasar lokal
ini masuk pasar untuk daging itu ada
sendiri-sendiri itu sudah saya bilang
itu saya sendiri yang jual untuk pakan
Ya pakannya kita harus harus bisa
mengolah pakan Bagaimana kita bisa
meramu membuat formula pakan yang murah
tapi gak uran kalau kita membuat pakan
harga mahal tapi kualitas bagus ya sudah
biasa tapi bagaimana kita membuat pakan
yang murah tapi kualitasnya tidak kalah
dengan yang mahal atau mungkin kita bisa
lebih bagus hari ini pun saya membuat
pakan itu kos pakan itu masih di Kisaran
3.000 sampai 3.200 per kilo mungkin
kalau di kandangnya teman-teman mungkin
sudah di atas empat semua biasanya per
hari itu maksimal mentok di 1 kilo untuk
domba yang paling bosar tapi kalau domba
yang masih kecil-kecil masih baru masuk
itu paling ya 6 ons 7 ons itu nanti
kalau di pertengahan ya sekitar 8 ons
jarang yang 1 kilo itu biasanya yang
mentoknya di 9 0 9 ons untuk pakan yang
seperti itu asumsi adg-nya ya antara 4
sampai 6 kilo per bulannya per bulannya
4 sampai 6
[Musik]
kiloening di kandang sini itu tidak
melulu 3 bulan atau 4 bulan seperti
kandang-kandang yang lain enggak jadi
kadang 1 bulan sudah dijual kita kan
pemain lapangan di pasar kita beli
sendiri jadi tidak meluru bobotnya
sekian-sekian enggak jadi kalau standar
Oh benih harus bobotnya harus 15 17 13
18 atau berapa enggak kalau sini sini
itu domba mulai bobot 13 10 kilo dibeli
25 27 pun dibeli pokok
murah kalau semua pengambilan dari hari
ini banyak yang ambil dari Jember
Banyuwangi ya kita menghindari Jember
Banyuwangi hari ini saya jujur saya
belanja lokal saya kemarin tuh belanja
2.500 ekor lebih itu cuma dari lokal
sini saja iya harus pintar baca lah di
pasar itu kita juga harus pintar baca
mana yang murah yang itu kita ambil kita
berangkat dari rumah angen-angen Eng
cari yang kisaran harga R jut 200an Lah
ternyata yang jadi r.uta2-an di pasar
mahal ya sudah kita banding cari yang
lain loh kok ternyata yang harga 1600-an
murah ambil aja yang 1600-an tapi kita
harus juga harus membaca itu nanti
dijualnya kapan terus itu kira-kira
harganya pas mahal apa pas murah jadi
kita ketika belanja di pasar itu sudah
baca 2 bulan 3 bulan yang akan datang
itu laku yang mana kita harus sudah baca
[Musik]
itu 2019 itu karena setelah itulah dapat
untung lumayan besar setelah itu saya
langsung buat kandang ee kandang-kandang
yang saya bangun dulu itu saya bongkar
semuanya saya buat saya seragamkan
bangunannya kalau dulu kan enggak enggak
gini waktu itu populasinya
2.00-an setelah itu selesai buat kandang
saya belanja besar-besaran saya masukkan
kandang pikirku nanti nganulah ini
tinggal panennya uang buat kandang Saya
habis sekitar r700 juta itu mungkin ya
wis Paling satu kali panen enggak sampai
wis sudah kembaliilah modalnya modal
untuk buat kandangnya ternyata enggak ya
kita bisa berencana tapi Tuhan kan Yang
menentukannya ya itu 2020 e bulan 2 saya
rugi saya e ngasih jadi domba seharusnya
panen enggak bisa panen harus ditahan di
kandang karena enggak ada enggak ada apa
ya warung enggak boleh buka acara akikoh
enggak boleh dan sebagainya Ya sudah wis
saya ngambil kemungkinan terburuk yang
paling baik tetap harus dikasih makan
yang bagus Meskipun tidak ada kenaikan
meskipun kenaikannya enggak signifikan
lah enggak apa-apa tapi kualitas
dombanya masih stok untuk pakan selama 3
bulan sudah habis uang sudah habis
Akhirnya saya jual mobil pada waktu jual
Innova rebon itu saya jual itu laku r310
juta untuk ngasih makan 1 bulan
habis terus Setelah itu saya jual lagi
ee Jaz saya saya jual R50 juta saya
kasih makan untuk ngasih makan 1 bulan
enggak sampai habis setelah itu terakhir
saya jual Pajero Pak Jero itu laku r20
juta saya kasih makan 1 bulan lebih lah
itu setelah itulah alhamdulillah baru
bisa keluar baru ada ada apa ada bisa
keluar peraturan yang EE warung sate
boleh buka tapi ya dengan syarat gini
gini gini dan itu tapi saya jual itu
bukan kembali modal Bukan tapi min hm
jadi dulu itu beli benihnya harga
Rp1.300 ee pakannya itu per ekor itu
habisnya itu r800.000-an per ekor pada
waktu itu karena saking lamanya lamanya
di kandang 8 bulan lebih lah dijual
akunya cuma 16 17 Ya sudah itu itu dari
itu populasinya turun tapi saya enggak
menyerah ya karena sa ini sudah dunia
saya saya harus tetap belanja domba lagi
akhirnya harganya naik gya naik naik
naik naik naik dari situ bisa nutupi
yang rugi-rugi kemarin bisa yang sampai
jual mobil-mobil dan sebagai itu saya
bukan pamer ya pada waktu sebelum Corona
itu saya punya kendaraan truk dua pickup
itu ada empat kalau enggak lima terus
mobil pribadi itu ada ada empat tapi
sudah yang tiga terjual tinggal tersisa
mobil mobil yang paling Jeleklah
[Musik]
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Eh Nama saya Toro Asal saya
dari Blitar cuma saya menetapnya
sekarang di Pare Kediri saya dulu kan ee
setelah lulus kuliah
2005 akhir 2006 awal itu saya lulus
kuliah dan saya bingung jurusan Syariah
harus jadi naib atau jadi di hakim
pengadilan agama karena saya melamar ee
menjadi naib enggak diterima Hakim juga
enggak diterima saya akhirnya punya
pemikiran gini saya harus wiraswasta dan
pada waktu bingung wiraswasta apa yo Oh
ternak domba aja tapi saya enggak punya
enggak punya modal sama sekali saya itu
pada waktu itu cuma punya uang R juta
dari uang 5 juta itu setelah lulus nikah
tapi belum punya pekerjaan pokoknya
nekad ee nikah dulu baru kerja karena
saya pernah diberi pesan sama di pondok
itu sama Kiai saya Le awakmu Lek Suk
pengin Sugih
rabio akhirnya Ya sudah wis berarti ya
wislah aku tak Rabi Ben Sugih Setelah
itu saya nikah tapi bingung pekerjaan
saya akhirnya mulai itu karena ada Ada
Pak Le dulu itu eh ternak domba seperti
ini itu memang awal-awal generasi awal
pakan pakai Pak kan kering pakai
konsentrat complit Fit Ini kan baru
sekitar 2004 2005 2006 itu mulai mulai
ada ya itu saya ngikut itu saya dengan
ee membeli 12 ekor
r2.500 sat ekor paling 230 sampai 250
wong per kilo itu masih ketemunya Masih
sekitar r9.000-an tahun 2006 saya beli
12 ekor kemudian yang 2 juta itu saya
buat beli Gade sepeda motor dengan harga
Gade 1 rp.uta00 yang R juta itu tak
untuk persiapkan beli pakan sama ini
sama saya buat jual beli domba di pasar
jadi saya memang saya basic dari awal
itu sudah langsung terjun pasar jadi
belanjanya itu biasanya kalau kandang
itu biasanya ada supplier-nya gitu ya
populasi sekitar 2.500 ekor itu tanpa
supplier tanpa ada supplier benih tanpa
ada Jadi saya beli benih sendiri di
pasar nanti saya bawa pulang sebagian
nanti saya masukkan ke kandang nanti
sebagian saya bawa lagi ke pasar jadi
memang Setiap hari saya putar di jual
beli di pasar juga lah dari situlah
setiap bulan setiap Minggu setiap tahun
itu bertambah bertambah bertambah
Alhamdulillah saya dalam 2 tahun itu
bisa membuat rumahlah bisa m
jelek-jelekan wis kecil-kecilan sudah
bisa cuma selama 2 tahun itu saya tidak
hanya ternak saja tapi saya juga jual
jual beli jadi logika saya itu dari uang
R1 juta itu uang R juta itu harus bisa
tetap ada tetapi saya bisa ngasih makan
anak istri sama ngasih makan domba 12
ekor itu tapi alhamdulillah ternyata
tidak hanya itu saya bisa ngasih makan
anak sama istri bisa ngasih makan domba
12 ekor tapi juga masih bisa menyisihkan
uang lah nanti kan otomatis domba itu
setiap 3 bulan kan panen dari domba 12
ekor itu kan sudah makannya sudah ngikut
dari saya setiap Har di pututar lah itu
saya jual Dari hasil penjualan itu saya
belikan semuanya untuk domba dari 12
ekor itu 3 bulan pertama sudah saya
sudah bisa beli 24 ekor dari uang R juta
itu masih bisa untuk ngasih makan domba
24 ekor sama ngasih makan anak istri
tapi dari 24 itu sudah enggak bisa save
sama sekali enggak bisa jadi sudah semua
untuk untuk itu untuk ngasih makan sama
itu semua 3 bulan berikutnya itu sudah
bisa sekitar 50 ekor Jadi dalam 1 tahun
itu populasinya sudah bisa 100 lebih
[Tepuk tangan]
jadi perjalanannya dari 12 ekor menjadi
2500 ekor itu dalam 2 tahun itu saya
sudah ada populasi 200an sekian ekor 250
ekor itu habis karena buat rumah saya
berangkat dari nol lagi berangkat dari
nol tapi kan ee kita sudah sudah punya
pengalaman ya saya sudah pengalaman dari
situ nambah nambah nambah nambah dalam 4
tahun ee 500 ekor tahun
2012-an Kalau enggak salah benih harga
Rp30.000 Itu bisa terjual harga rp.000
hancur saya pada waktu itu punya mobil
dua itu sudah kejual semua ya pada waktu
itu 2012 itu booming-boomingnya
vening jadi setiap orang itu kayak-kayak
vening semua karena stoknya sudah
melimpah harga domba hancur lah pada
waktu itu saya punya inisiatif gini
domba langsung saya saya habiskan tidak
sampai harga rp.000 punya saya harga
r23.000 saya jual saya hitung saya
enggak Rugi R rugi Enggak banyak lah
tipis rugi tipis uang saya tahan Selama
2 bulan saya enggak kerja sama sekali
dalam 2 bulan saya 2 bulan itu lebih
fokus di trading jadi saya cuma beli
domba dari kandang kalau beli domba dari
kandangnya orang-orang saya jual lagi
kan enggak ada ruginya Ya saya beli
murah saya jual murah sudah saya enggak
ada penggemukan Enggak ada vetenya
enggak ada saya trading aja dari setelah
2 bulan itu saya lihat Pop uli kandang
yang ada punyanya e orang-orang yang
berternak itu yang lagi booming itu
sudah menipis tinggal sekitar
sepertigaan lah lah dari situlah saya
beli dari kandang itu saya beli saya
masukkan kandang karena belinya murah
saya pada waktu itu S cuma punya
pemikiran gini ini nanti kalau stoknya
sudah tipis ggak ada stok harga pasti
naik lagi Alhamdulillah setelah habis
stoknya itu sini pas gemuk ya sudah saya
keluarkan jadi saya beli harga murah
saya jualnya pas harga mahal dan setelah
itu saya beli saya buat kandang lagi
saya beli besar-besaran karena apa Saya
pikir gini pasti semua orang Kapok lah
gitu dari situ ya wies ternyata
benar-benar kandang-kandang itu banyak
yang kapok banyak yang gulung tikar saya
beli di pasar itu benih benihnya murah
karena enggak ada yang beli sama sekali
pas jualnya stok kosong jualnya mahal
banget W Alhamdulillah ya itu di 2000
2013 2014 itu Alhamdulillah langsung
bisa beli lagi mobil baru dua terus 2000
terus itu terus meranjak meranjak
meranjak terus sampai sebelum Corona
pokoknya intinya karena ada coronanya
itulah saya jatuh
lagi e saya membaca fenomenanya yang
lagi ngetren yang lagi booming yang EE
jenis domba a b c d e f g h i j itu
sebagainya Nggih itu sebenarnya kalau
menurut saya loh bisa dikatakan
permainan kalau kita membeli domba jenis
a b c d e memang harganya mahal tapi
nanti kalau sudah populasinya sudah
memblutak mau dibawa ke mana kan semua
kan ke daging kalau sudah potong ya
standarnya daging ya mungkin dunia saya
ya dunia saya dunia di fening ya untuk
yang jenis domba yang jenis-jenis a b c
d e FG itu ya kalau kita memang besar
sekalian enggak apa-apa kita bermain di
situ cuma tanggung-tanggung ya Menurut
saya yo enggak kurang prospek lah kurang
prosek Iya memang domba jenis itu memang
pertumbuhannya memang lebih cepat dari
domba lokal tapi kita akan tetap
menghitung karkas kan kalau kita memang
fokusnya di daging dengan pertumbuhan
yang 8 kilo meskipun 8 kilo atau atau 9
kilo dalam 1 bulan itu cuma ketemu uang
berapa Kalau katakan kali rp0.000 8 * 6
itu cuma 500.000 kurang kepotong pakan
Rp100.000 rp00.000 benihnya itu harganya
kan per kilo ratusan ribu Pasar sini itu
yang paling laku ee untuk potong itu
yang paling laku harga sekitar mentok di
rp2.00 sampai r2.a700 lah itu beninnya
ada sudah harga R juta 2 juta sekian Lah
terus kalau mau jual Terus kalau ke
daging ya kalau ke daging mau dijual
harga
Berapa Weh W wed kabeh
ng jadi saya dulu diilink sama Yayasan
itu dari awalnya itu dulu Sebenarnya
saya ee saya itu kan partai tambahan
sebenarnya itu saya dikasih 50 ekor 50
ekor kandang-kandang yang besar itu ada
yang dikasih 1000 ada yang dikasih 500
ada dikasih 800 dari kandang-kandang
yang besar yang
dikasih kontrak
800 ekor 1000 Ekor 500 ekor itu
kandang-kandang itu rata-rata tidak bisa
memenuhi kota semua ketika pada waktu
penimbangan domba yang masuk kan ada
kriterianya ya grdnya bobot sekian
sampai sekian bobot sekian sampai sekian
lah itu paling bisa menyediakan 700
sebenarnya E jumlah kepalanya ada cuma
bobotnya gak target lah dari situ
kurangannya ngebel ngebel ke saya ya
Yayasan ngebel Pak Toro ada bisa
mencarikan domba yang bawa sekian sampai
sekian bisa Pak siap saya sebenarnya
pada waktu itu siapnya itu siap reflek
pokoknya siap Tok Lah wis sebenarnya
belum punya barang belum punya ee Dya
belum ada tapi siap pada Wak itu saya
ambilkan dari dari kandangnya
orang-orang semua dari kandangnya
orang-orang bukan dari kandang saya
karena kandang saya masih kecil pada
waktu itu pagi itu belum saya kirim baru
mau mau cari dombanya ditelepon lagi pak
ada tambah 60 ekor ada ada siap ya sudah
wis sampai siap siap siap itu saya bisa
menyediakan 400 ekor nah dari situ tahun
depan Bukannya saya dikasih kepercayaan
100% bukan saya cuma dikasih 200 ekor
Pak saya minta saya minta pada waktu
Ustaz Saya minta e jangan 200 lah saya
enggak dikasih 400 atau berapa gitu
kandangnya jenengan kapasitasnya masih
kecil nganu enggak berani saya ngasih
banyak Ya sudah Oke saya terima di tahun
kedua itu kandang-kandang semakin
kandang-kandang besar besar yang dapat
kontrak besar dengan yayasan itu ee
semuanya malah enggak ada yang meni
kuota sama sekali minta ke sini saya
bisa menyediakan lebih dari 800 ekor
pada waktu itu sudah tah setahun
Berikutnya saya dikasih langsung 1000
ekor tambah tambah Tambah pada waktu itu
saya pernah dikasih sampai 4.000 ekor
itu pernah tapi kalau sekarang ya di
Kisaran
2.500-an sampai 3.000
[Musik]
ekor
ee untuk untuk masalah penyakit memang
peternakan domba itu penyakitnya selalu
ada yang baring Iya selalu ada kita
memang ada selalu ada tantangan dan
kandang sini ini ya kapasitas 2.500 itu
tanpa dokter hewan jadi memang e ada
anak kandang yang khusus bagian
mengobati sudah saya latih obatnya gini
gini gini dia sudah paham Oh kalau gini
gini gini nanti Bu kalau diobati satu du
hari Enggak enggak sembuh baru lapor ke
saya nanti saya cek gini Oh ya sudah
kasih obat coba ini ini ini ini itu ya
mesti kita punya korban ya kalau punya
korban ya itu dari korban itulah nanti
kalau ee mati kita semu apa kita bedah
kita bedah Oh ternyata ini Oh ya berarti
ini akar masalahnya di sini ya sudah
kasih obat ini mungkin ini nanti kalau
ada yang sakit lagi kas sini Kok belum
sembuh dibedah lagi ya nanti ya situ ya
gitu kita memang harus korban sudah
sakit gini-gini terus apa dijual sakit
terus kita dapat bukan masalah dapat
uangnya ya kita sudah kehilangan uang
gak apa-apa tapi kita kan dapat ilmunya
dari
situ kalau pengolahan komposnya itu
sebenarnya dulu itu awalnya kan belum
saya olah itu saya jual masih bijian
gitu ya saya sebenarnya k itu
terinspirasi dari ini dari langkanya
pupuk karena petani banyak yang langka
pupuk lah kebingungan kalau yang pupuk
ini biasanya dulu kan yang banyak ngolah
cuma diselep gitu aja ya memang bagus
tapi kan untuk tanaman enggak bisa
maksimal karena ee belum diolah kohe
yang di sini ini sudah memang saya olah
saya olah sedemikian rupa saya berusaha
membuat kohe ini kandungan unsur-unsur
haranya yang di dalam itu memenuhi
kebutuhan kebutuhan dari tanaman itu
jadi saya ada dua produk produk satu itu
kohe yang untuk tanaman jangka pendek
sama kohe untuk tanaman jangka panjang
ee nitrogennya sekian fosfornya sekian
itu sudah sudah terukur semua gitu
makanya kalau sudah dikasih itu
Insyaallah tanpa ada pupuk kimia pun
Insyaallah sudah sudah
mampu kalau sebenarnya secara umum itu
domba itu masih prospek karena kebutuhan
domba itu tiada matinya sebenarnya
sebenarnya kebutan domba itu dalam 1
tahun itu enggak enggak begitu enggak
begitu apa ya namanya enggak begitu
besar penyerapannya itu cuma 2 bulan aja
Nah itu ada kaitannya antara Hijriah dan
masehi nah contohnya gini bulan
hijriahnya itu Seandainya bulannya bulan
sebelum Rajab jumadilula Jum Sani ya
Jumadil Awal jumil akhir ya itu kalau
panen pada waktu itu kalau pernah
menemui harga mahal Saya pengin tahu
kapan
tahunnya ya Selama saya mempelajari itu
mesti murah Makanya jenengan kalau ke
sini dalam 1 tahun itu mesti ada 2 bulan
yang enggak ada isinya Oh kosong Iya
jenengan mungkin 2 bulan yang lalu ke
sini atau 3 bulan yang lalu ke sini
enggak ada domba sama sekali oh iya pak
ya satu pun enggak mungkin ada tapi
untuk pengolahan kotoran itu terus
berjalan Jadi aktivitasnya cuma
pengolahan kotoran sama ee produksi
pakan aja paling puncaknya itu kalau
menurut saya Idul Fitri sama Idul Adha
sebenarnya kalau Idul Fitri itu kalau
iduladka penyerapan itu Seandainya 10
Idul Fitri delan hampir ya Pak ya Iya
jadi ee Idul Fitri sama Idul itu
pencerminan cerminan cerminan di anu di
Iya nanti kalau Idul Fitri lemah yakin
saya diidul F juga lemah karena yang
Idul Fitri itu bukan penyerapan bukan
untuk disembelih sebenarnya penyerapan
Idul Fitri itu penyerapan untuk
disediakan untuk Idul Adah e Kuar
sama orang tua sebelum nikah itu sudah
diberi pesan sama Ibu nanti kalau sudah
nikah kerja jangan sekali-kali pinjam
bank ya dari situ saya ada pesan dari
orang tua bagi saya kan pesan orang tua
itu seperti firman Allah lah karena itu
menurut saya Allah yang kelihatan di
dunia ya itu
[Musik]
bagi
teman-teman bagi siapa saja saja yang
mau memulai usaha jangan pernah menyerah
jadi ketika kegagalan pertama kegagalan
kedua kegagalan ketiga dan seterusnya
itu sebenarnya pelajaran tapi dari
kegagalan itulah kita ee mendapatkan
ilmu baru mendapatkan pelajaran baru
saya Toro dari udikafam atau lebih
dikenalnya wangini wedus beralamat di
desa meringin Kecamatan Badas Kabupaten
Kediri asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah
wab sudah
Samsi
[Musik]