Transcript
CneZTx7W93g • Kisah Inspiratif Supriyanto: Mengatasi Tantangan Retinitis Pigmentosa Demi Berdakwah | Sekolah Quran
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0176_CneZTx7W93g.txt
Kind: captions
Language: id
Mari bersihkan hati wajah beraura dengan
Fit skin pada Ramadhan kali ini
ya sama bu dokter itu saya dikasih tahu
Mas ini saya harus terus terang
penyenengan sakitnya itu retinitis
pigmentosa apa itu Bu udah ya Mas nanti
mas yang browsing sendiri tanggal 12
April tahun 2000 jam setengah tiga sore
itu saya tertabrak kereta Mas di situ
kan ada real mas Nah berhenti di situ
fokus saya ke barat nggak tahunya dari
timur itu ada kereta kemudian saya
ketabrak menurut laporan kepolisian itu
saya keseret sampai 6 meter ya Allah
berilah kesempatan saya untuk membuat
Ibu saya tersenyum atau bapak saya
tersenyum saya terus berdoa begitu
enggak sengaja lihat Bapak saya tidur di
Becak itu Mas itu banget sehingga
bagaimana saya harus bisa lebih membantu
orang tua meringankan beban orang tua
gitu
bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh nama saya
Supriyanto saat ini saya beraktivitas
atau mengembangkan dakwah di Islamic
Center kemudian di layismu laisme itu
bergerak di bidang kemanusiaan untuk
membantu mereka-mereka yang membutuhkan
kemudian ada lagi di sekolah Quran
Indonesia adalah sebuah lembaga
pendidikan yang lebih spesifik di Tahsin
dan Tahfidz Alquran tempatnya semua itu
dikompleks Islamic Center di Gambiran
desa cangkol Kecamatan plupuh Kabupaten
Sragen jadi saya itu Putra pertama dari
3 bersaudara Ibu saya hanya lulusan sd
itupun hanya 5 tahun Bapak saya enggak
sekolah bapak saya kerjaannya hanya
huruf Tani Ibu Hanya ibu rumah tangga
tahunya Ya hanya rumah sawah rumah sawah
gitu aja kenapa saya sekarang
berkecimpung di kegiatan sosial
kemanusiaan dan dakwah jadi berawal dari
kehidupan saya yang dulu masa kecil itu
pernah hidup di episode yang paling
bawah sehingga benar-benar merasakan
bagaimana orang miskin itu kayak apa
begitu sehingga saya ingin mendampingi
yang membutuhkan di lazismu ini itu
kemudian untuk yang di kawahnya di
sekolah Qurannya Jadi sejak kecil itu
Ibu saya termasuk kategori ibu yang
didikannya keras kalau soal agama Jadi
kalau waktunya salat ya Ibu pasti nyari
untuk diminta untuk salat waktunya ngaji
ya disuruh untuk ngaji Nah akhirnya dari
situ saya tertanam jiwa-jiwa agama di
situlah Kemudian sejak SMP itu saya
sudah aktivis di dakwah SMP itu saya
sudah menjadi ketua Risma SMA sudah
menjadi ketua Risma tingkat kecamatan
loh itu namanya bakteri Risma
saya sejak kecil itu punya semacam
kelemahan salah satunya di penglihatan
ceritanya waktu masih balita usia 2
tahun itu cerita bapak itu saya jalan
gitu udah nabrak air yang baru saja
direbus gitu masa tabrak sehingga Ini
kaki saya ini melonjak semua ya tapi
orang tua nggak nggak curiga kalau ini
punya kelemahan penglihatan cuma
dianggap biasa ceroboh yang namanya anak
gitu aja terus waktu SD itu saya
merasakan kalau saya duduk di belakang
itu lihat papan tulis sudah enggak
kelihatan Mas Jadi kalau duduk saya di
belakang saya enggak bisa nulis
menginjak SMP itu saya cerita sama orang
tua Bu Ini kok kalau duduk di belakang
wes enggak kelihatan kalau sama orang
tua
diperiksakan yang bawa periksa itu pakde
saya dibawa ke rumah sakit ke dokter
mata dikasih kacamata tapi ukuran berapa
itu waktu dites nggak ada yang cocok Mas
sama sekali nggak ada yang pas sampai
baris bawah itu bisa kebaca itu nggak
ada yang bisa baca ukuran berapapun di
SMP SMA masih seperti itu mas setelah
2013 itu saya merasa kok kemana-mana
nggak ada yang bisa ya Bahkan optik sana
optik sini dokter sana dokter sini sama
aja pakai ukuran kacamata pun nggak
nggak bisa ngatasin masalah gitu masih
sama Akhirnya saya ke enter saya cerita
bahwa pakai kacamata ukuran berapapun
itu enggak pas gitu loh sampai sana
akhirnya lebih dites secara intensif Ya
udah Mas ini nanti kita tes tapi
penilaian harus pulang ada pendampingnya
kemudian saya telepon istri gitu eee Ini
mau tes mata kata dokter harus ada yang
dampingi istri saya nyusu gitu Setelah
selesai tesnya sama bu dokter itu saya
dikasih tahu dokternya kayak gimana gitu
ya mau ngasih tahu kayak enggak tega
gitu kan Rasanya Mas ini saya harus
terus terang penyelewengan sakitnya itu
retinitis pigmental sign Apa itu Bu udah
ya Mas nanti mas yang browsing sendiri
jadi setelah sampai rumah saya browsing
Masya Allah saya kaget betul itu mas
karena Emang Penyakit retinitas
pigmentosa ini kalau saya lihat saya
browsing ini untuk semua penyakit mata
itu yang paling parah adalah retina itu
spek mental kalau menurut ilmu
kedokteran itu adalah penyakit keturunan
matinya foto reseptor dimulai dari
pinggir sampai ke tengah foto reseptor
yang di pinggir itu namanya foto
reseptor batang yang fungsinya untuk
melihat pada waktu malam dan senja
sedangkan foto reseptor yang di tengah
itu namanya foto reseptor kerucut
pigmentosa ini matinya foto reseptor
dari pinggir yang lama-kelamaan akan
sampai ke tengah sampai akhirnya nanti
Blink atau kebutaan itu teori dokternya
seperti itu beberapa indikasi orang
itu satu lapang pandangnya sempit
sehingga ketika jalan itu sering
nabrak-nabrak bahkan orang Melambaikan
tangan itu kemungkinan tidak lihat Mas
kalau nggak fokus jadi kalau saya
melihat di depan kanan kiri saya itu
nggak kelihatan kalau saya melihat kiri
Berarti depan saya nggak kelihatan Jadi
kalau ada orang yang ngajak salaman itu
kadang nggak respon tapi emang nggak
kelihatan dan ini penyakit langka
perbandingannya adalah 1 banding 3000
sampai Rp8.000 jumlah manusia di dunia
dan sampai sekarang belum ada obatnya
Mas ketika tahu saya browsing oh begitu
retina sebelumnya Tossa manusia mungkin
ya sedih mikirkan masa depan dan yang
paling menyedihkan itu sebenarnya
masyarakat keluarga temen sahabat yang
mungkin tidak paham dengan kondisi ini
keluhan temen-temen retisinitis
pagmantosa itu sebenarnya sedih juga
ketika tidak bisa bersosial ke
masyarakat kita takut sebenarnya mungkin
mohon dimaklumi ya ketika ada penderita
raditnya spek mitosa yang mungkin kurang
di sosialnya Karena Mereka takut keluar
malam itu hampir enggak berani Mas
misalkan ya kalau ada orang hajatan kita
mau datang itu aja udah mikir Mas nanti
kita mau lewat mana ya nanti nganggur
orang enggak ya nanti numpahin barang
enggak ya kita maunya juga punya mata
yang normal tapi ya inilah bagian dari
takdir yang harus kita nikmati pemberian
dari Allah
[Musik]
kita Matur sama ibu dan bapak itu nanti
SMA Aku mau ke Solo dia bilang nggak
usah dah cukup sampai SMP itu
saya harus sekolah harus bisa merubah
kehidupan keluarga Akhirnya saya nekat
Pokoknya saya hanya minta uang SPP nanti
untuk biaya hidup saya tak cari sendiri
saya direstui sama Ibu dan Bapak Karena
saya harus tetap sekolah bapak itu
kemudian kerja jadi tukang becak saya
mendaftar pun sudah diantar pakai Becak
itu untuk mendukung kemauan saya Nah
akhirnya saya keterimanya di SD
Muhammadiyah kemudian saya mikir Mas
dulu saya hanya minta biaya spp-nya saja
sedangkan biaya harian uang jajan saya
nggak akan minta itu yang saya mikir
Allah tunjukkan ternyata di situ ketemu
sama teman saya Oh kamu nek pengen
gratis ikut sana Jadi masjid Akhirnya
saya jadi marpot masjid di situ saya
enggak ngeluarin uang untuk kos masaknya
saya itu
deras sama Ibu dari rumah kemudian saya
masak sendiri menjadi Marbot Masjid itu
mulai dari bangun subuh kita
nyiapin untuk salat subuh masa sekolah
kemudian pulang sekolah membantu TPQ
telah itu sholat Maghrib dan habis
maghrib jadi tukang parkir itu mas di
depan masjid itu ada warung yang ramai
alhamdulillahnya dapat tambahan
penghasilan karena saya melihat orang
tua Emang kayak berat gitu ya saya
enggak tega apalagi ketika saya jalan
pulang dari sekolah Mas melihat bapak
itu
tidurnya Mas Jadi saya ketika pulang itu
bapak Mas mangkal di situ saya enggak
sengaja lihat Bapak saya tidur di Becak
itu saya nangis Mas itu saya tersentuh
banget sehingga bagaimana saya harus
bisa lebih membantu orang tua
meringankan beban orang tua gitu maka
kelas 2 saya mencoba untuk membantu
lebih serius lagi dengan jualan kerupuk
jadi mau berangkat sekolah itu saya
harus mampir dulu ke pasar bahwa
dagangan baru nanti ke sekolahan selepas
pulang sekolah malamnya bungkusin Mas
begitu aktivitas saya sampai ke
warung-warung yang di kampung-kampung
itu biar orang tua tidak terlalu
terbebani tapi ya tadi karena
keterbatasannya itu tadi mas pas kelas 3
saya ingat betul itu tanggal 12 April
tahun 2000 jam setengah tiga sore itu
saya tertabrak kereta Mas Jadi ceritanya
saya harus selepas pulang sekolah mau
ambil ketikan di belakang Sriwedari itu
proposal untuk TPQ Karena jalur
santriadi itu satu arah dari arah Barat
di situ kan ada real Mas Rel yang dari
yang spretan wonogiringan itu saya
berhenti di situ fokus saya ke barat
nggak tahunya dari timur itu ada kereta
kemudian saya ketabrak menurut laporan
kepolisian itu saya keseret sampai 6
meter saya enggak sadar diri kemudian
dibawa ke rumah sakit
alhamdulillahnya pas kejadian itu ada
bapak-bapak tukang becak tetangga saya
mereka bagi tugas yang satu
nganter ke rumah sakit yang satu pulang
ngabarin ibu saya ibu saya begitu
dikabarin ya Sob karena dengernya sudah
kecelakaan dengan kereta kaki dua-duanya
saya patah masih yang satu patah tulang
besar dan kecil itu patah yang satunya
daging di mata kaki itu terkelupas
sampai bawah jadi ya enggak bisa
ngapa-ngapain kemudian saya terlentang
selama 3 bulan keperluan apapun harus
dilayani oleh orang tua maka di
saat-saat itu saya berdoa ya Allah
berilah kesempatan saya untuk membuat
Ibu saya tersenyum atau bapak saya
tersenyum saya terus berdoa begitu Jadi
saat ini mungkin direpotkan saya berdoa
waktu itu Ibu saya tersenyum melihat
Saya bangga dengan saya itu
Alhamdulillah setelah 3 bulan kaki saya
belum bisa sempurna
kalian masih harus pakai crack gitu saya
harus kuliah gitu nah Kebetulan ada
temen yang nawarin ngajak kuliah tapi
Kondisi saya nggak punya apa-apa sama
atur lagi sama orang tua Bu saya mau
kuliah saya minta uang spp-nya ajalah
seperti dulu lagi ketika SMA ya di
Iyakan Direstui saya akhirnya daftar
karena nggak punya apa-apa gitu Saya
hanya modal bismillah untuk mencukupi
ini jualan celana dan baju Mas satu
potong saya dapat untung 200 itu ngambil
dari temen jualan-jualan gitu kok
lama-lama juga sepi mas itu pernah
sehari itu enggak laku kamu mau naik bus
enggak punya uang Saya nyoba ke rumah
yang dulu saya SMP ya makanya Pak Muhsin
gitu beliau punya wartel tahun 2000 aku
nyoba bilang gini Pak aku ikut sini
boleh enggak jago wortel nanti aku tidur
di sini akhirnya Boleh Mas di situ di
situ saya dikasih uang satu sama Pak
Muhsin setelah selesai nggak mungkin
saya harus ngerepotin terus sama orang
lain gitu Mas saya putuskan untuk tidak
ikut Pak Muksin lagi akhirnya saya jadi
Marbot lagi yang kedua kalinya Karena
kemauan saya otomatis nggak ada pos
anggaran untuk Marbot Mas saya makannya
itu saya ingat masih ada bapak-bapak
yang sudah sepuh itu naiknya sepeda
ontel kalau maghrib kadang bawa nasi
bungkus Kalau saya melihat habis
bersih-bersih mau atau maghrib itu
melihat bapaknya itu di sepedanya sudah
ada plastik itu pikiran saya wis ayam
Wah Malam ini bisa makannya tapi pernah
suatu ketika Bapak ini enggak datang
beras juga enggak ada waktu itu enggak
punya uang sama sekali kadang ada orang
baik yang ngasih juga enggak ngasih
sempat enggak makan itu mas 2 hari atau
gimana itu enggak makan yang mau makan
dari mana Kita enggak punya uang malam
gitu saya kayak nahan sakit gitu guys
tiba-tiba itu Sayang lihat itu Udah
gelap selang berapa Jam bisa terbangun
lagi rupanya tadi saya itu enggak
Sadarkan sendiri paginya kebetulan temen
saya itu namanya Pak dawem
dapat uang itu nikmatnya luar biasa
banyak bertahan 2 bulan kayaknya
kemudian ngelamar di cahaya abadi
komputer itu perusahaan komputer jual
beli saya masuk di situ besoknya saya
suruh bawa lamaran langsung dites dan
langsung diterima saya ditempatkan di
sekolahan ngajar gitu jadi modelnya
sekolahan itu sewa beli perusahaan
menyiapkan 20 unit Taruhlah plus
pengajarnya karena di tahun itu tahun
2002 orang yang bisa komputer masih
langka Mas waktu itu langsung saya
ngajar di enam sekolahan lintas
Kabupaten Mas juga masih saya nyambi
kekenalan temen namanya Mas Aji itu
punya handycam saya pinjem Mas pinjem
Kebetulan saudara saya nikah saya buat
dokumentasi dari situ ada tetangga ada
saudara yang minta didokumentasikan
pernikahannya gitu kemudian saya ya
terpaksa mau dan semua alat saya pinjam
sampai saya punya alat sendiri punya
kendaraan sendiri
dengan saya merintis usaha yang hanya
dari handycam sampai punya peralatan
lengkap itu hasilnya sudah bisa saya
nikmati bisa membangun rumah tanpa
hutang Alhamdulillah dengan ukuran 11
kali 19 itu mas pertamanya Alhamdulillah
sekarang Itu semua sudah Allah berikan
mimpi kami mengkonversi dari tangisan
kesedihan orang tua menjadi sebuah
senyuman dan sedikit kebahagiaan saya
juga mencoba membuka usaha baru juga Mas
usaha minimarket Mas minimarket Saya
bangun dari uang hutangan hutan-hutang
modal pertama langsung 200 juta untuk
ngisi itu ngisi saja karena bangunan
sudah ada maunya saya instan tapi dengan
hutang Ternyata apa ini berjalan hanya 2
tahun itu pun menurut saya tersehat
karena ternyata retail itu detail banget
item produknya itu ribuan keuntungan
cukup untuk bayar karyawan nah ketika
punya minimarket itu hampir waktunya
sudah terkunci di situ juga nggak
berkembang kadang malah Banyak utangnya
nambah nggak ada keuntungan akhirnya
2017 Desember 2017 saya plus saya tutup
itu Ini ada hikmahnya ternyata riba itu
ya ngeri banget
Alhamdulillah saya bisa berhenti di situ
tak tutup hutangnya selesai Habis itu
kami kirim ini gedung Bangunan udah
bagus nggak dimanfaatkan Akhirnya saya
pakai untuk kantor layesmu di tahun
2020 Jadi sebelum di situ Itu kan
tempatnya sementara kan di rumah Sayang
2012 ya hanya relawan biasa gitu 2016
saya mulai jadi ketua lazismu saya
langsung bikin gerakan yang manfaat
untuk umat salah satunya salah ada
gerakan layanan ambulans gratis untuk
mengantar pasien antar jemput jenazah
juga di plupuh ini Mas hanya orang yang
masih memerlukan bantuan dan uluran
tangan salah satu atau beberapa profil
yang kita layani itu yang sakit bapaknya
sakit gagal ginjal udah nggak kerja
ibunya Hanya ibu rumah tangga kalau mau
periksa masih harus charter mobil
pelupuh Solo itu charterannya 200.000
mereka nggak mampu gitu buat makan aja
nggak ada udah nggak kerja karena sakit
gagal ginjal itu maka dari situlah saya
punya layanan ambulans gratis ini
kemudian kita nambah lagi Mas di 2019
itu karena permintaan banyak kita Open
donasi lagi alhamdulillahnya akhir 2019
di bulan November itu sudah kebeli lagi
satu Armada jadi kita punya dua Armada
gratis untuk layanan umat di kantor lain
semua ini kan operasionalnya sampai jam
Mas kantornya telah jam 4 sampai malam
itu kan nganggur saya juga nggak mau Ini
nggak produktif Saya mikir kita pakai
yang lebih produktif bisa akhirnya saya
membuka Sekolah tahfid Mas hanya
Tetangga Sebelah 10 orang awalnya saya
ajar sendiri saya karena banyak
aktivitas lain saya carikan Ustadz ada
dua Ustadz yang menghandle selama 1
tahun Alhamdulillah berjalan di tahun
2020 di bulan 6 itu saya sudah mulai
untuk membangun yang lantai 2 yang
rencananya untuk sekolah Quran atau
Rumah Qur'an dan itu ya hanya modalnya
bismillah saya enggak Open donasi jadi
saya bangun sendiri punya uang sekitar
40 juta akhirnya jadi Mas 2 bulan tapi
setelah jadi itu saat total habisnya 150
juta tapi alhamdulillah semuanya bisa
tertutup karena udah niat harus punya
sekolah Quran mimpi saya ini
memfasilitasi mereka-mereka yang sekolah
pagi itu di sekolah umum sorenya bisa
kita bimbing di sini untuk jadi Hafiz
Quran tanpa harus mondok yang semula
tadi ayam buka hanya 20 orang di handle
oleh dua Ustadz 2021 bulan Oktober telah
selesai bangun itu saya buka player Mas
sekali buka pendaftarannya ada
150 santri yang mau ikut di situ Padahal
saya hanya punya SDM 2 tapi
alhamdulillahnya banyak ustadz yang
gabung temen-temen yang gabung kemudian
mengembangkan mas Nah mengembangkan di
kelas bunda di kelas Manula di kelas
bapak-bapak eh kemudian kita fasilitasi
di sini dan Masya Allah pendaftarannya
luar biasa animonya tapi kemampuan kita
terbatas jadi sehingga kita Kita
sesuaikan dengan kemampuan ruang dan
kemampuan tenaga jadi dsgi akhirnya ada
kelas anak-anak SD SMP SMA kemudian ada
kelas Bunda yang isinya ibu-ibu kemudian
kelas bapak-bapak baik-baik Kalian
adalah yang belajar Alquran dan
mengajarkannya karena ini adalah yang
terbaik maka saya berharap sekolah Quran
yang saya bangun tidak hanya untuk di
plupuh Sragen tetapi nanti saya
pinginnya ada di seluruh Indonesia itu
ada sekolah Quran kita ATM dari sini
slogan kita kan cerdas kuat Qurani Jadi
selain otak kita membangun kecerdasan
kita juga uap kuat di sini artinya nanti
saya harapannya di sekolah Quran
Indonesia itu ada skill entrepreneurnya
Mas saya pengen melahirkan ulama-ulama
yang kuat secara ekonomi tidak hanya
cerdas pemikirannya tidak hanya pandai
membaca Quran tapi juga dia kuat
ekonominya inilah yang mungkin menjadi
Nilai plus dari sekolah-sekolah yang
lain dan di sekolah Quran Indonesia ini
kita berdiri di atas semua golongan
harapan kita dengan adanya sekolah Quran
Indonesia ini
sebuah ukhuwah visi besarnya seperti itu
kita akan buka Ma'had namanya Ma'had
Quran Indonesia jadi sekelas mahasiswa
Alhamdulillah kita sudah susun kita
sudah siapkan tim pengajarnya kita sudah
siapkan eksekutornya tinggal jalan
harapan kita Mahad Quran Indonesia ini
saya berharap nanti lahir SDM yang
berkualitas yang bisa untuk memanage
sebuah lembaga Maka nanti kalau tadi
Kalau pengembangan kita ke seluruh
Indonesia kita pun menyiapkan sdmnya
melalui pahat Quran Indonesia itu dan
juga kita akan membuka program bimbingan
belajar Quran khusus ibu hamil Apa itu
itu adalah untuk menstimulan menstimulan
generasi Qurani sejak masih janin di
dalam rahim ini seorang ibu nanti kita
ke depan juga akan punya sekolah formal
atau pondok pesantren yang kita padu
dengan sekolah formalnya begitu mulai
dari tingkat PAUD TK SD SMP dan SMA SQ
tetap jalan program formal pun Insya
Allah jalan
[Musik]
nah saya berpikir ternyata masyarakat
itu membutuhkan fasilitas kesehatan yang
memadai maka saya berpikir gimana ya
ketika layusmu programnya itu merambah
ke pelayanan kesehatan dua hari setelah
saya rasa-rasan gitu Ada orang datang
nawarin tanah harganya 750 juta ya nggak
punya uang barusan beli ambulans bangun
SGI yang lantai 2 habis 150 juta tapi
cobalah kita datang gitu ya dateng itu
bahwa uang 5 juta itu pun pinjam betul
tanah mau dijual harga segitu nggak
boleh dinego sama sekali harus 750 juta
tetapi dikasih kelonggaran bayarnya itu
sampai bisa diangsur 2 tahun dari situ
kita Mikir Ya sudahlah coba karena niat
kita untuk umat Insyaallah Allah akan
ikut campur tangan gitu kalau sudah
Allah yang campur tangan selesai itu
akhirnya lah bismillah ee uang 5 juta
kita tinggal
jadi akhirnya kita Open donasi itu Mas
Jadi kita membuat model wakaf per meter
luasnya ini kan
1140 meter kemudian kita bagi aja
harganya 750 juta kita bagi segitu
kemudian kita bulatkan menjadi satu
meternya itu
750.000 nanti mikir kita plus untuk
Opera biaya balik nama dan lain
sebagainya nah Alhamdulillah ya dengan
semangat kita tim layusmu yang tiap hari
itu mas keliling Mas cari donasi itu tak
umumkan di situ untuk lelang amal itu
model wakaf ada yang ngambil 10 ada yang
ngambil 5 gitu akhirnya dalam waktu 3
bulan sudah terbeli ini tanah jadi
launching Open donasinya itu tanggal 9
Agustus tahun 2021 tanggal 20 November
itu sudah kita lunasi di depan notaris
nah sekaligus kita proses balik namanya
awalnya kan prioritas punya klinik dulu
tapi banyak para Ustadz para Kyai
sesepuh kita itu menasehati saya jangan
klinik dulu tapi masjid dulu jadi uang
donasi yang kita kumpulkan untuk wakaf
itu ceritanya Masih ada sisa 100 juta
yang wakaf kita tanya ini sudah penuh
tapi nanti dialihkan untuk pembangunan
Gimana boleh akhirnya karena kita
mengerucut masjid saya nyoba wa sama
teman yang ngurusin bantuan Saudi
singkat ceritanya di acc tapi hanya
diijinkan membangun satu lantai dengan
bantuan per meternya 1.400.000 jadi
total kalau ini 13 * 13 kita dapatnya
hanya 240 juta dari Saudi tapi sayang
ngeyel Enggak ini Masjid Islamic Center
masjid yang nantinya akan saya gunakan
sebagai pusat gerakan dakwah Ustadz
ibadah pusat gerakan sosial kemanusiaan
masa hanya satu lantai kan kurang mau
angkat belajar sudah jamaahnya hampir
400 bahkan lebih kandang kayaknya saya
maksa untuk bisa dua lantai diijinkan
tapi bantuan hanya untuk satu lantai rap
kita itu
1,8 mil zat dapat bantuan 240 bismillah
dan uang 250 juta itu cairnya termin
sampai 7 termin Alhamdulillah langsung
saya tanda tangan MOU dibantu sekian
harus selesai tanggal 30 Agustus
kontraknya per awalnya 5 itu kalau untuk
satu lantai ketika dua lantai menjadi 8
bulan Alhamdulillah Ini dimudahkan sama
Allah ketemu sama pemborong yang
memborong tenaganya saja ee saya enggak
mau material harus diborongkan material
kita kelola sendiri tenaga diborong oke
Banyak ketemu kita kerjakan
Alhamdulillah sebenarnya tanggal 30
Agustus itu udah selesai sesuai
permintaan sama cuma memang belum begitu
sempurna terus kita selesaikan kita
minta waktu biar terlihat sempurna
Alhamdulillah tanggal 30 Oktober itu di
secara Akbar Alhamdulillah yang hadir
lebih dari 2000 hampir 3000 dan akhirnya
dana rap yang 1,8 miliar itu sampai
akhir diresmikan itu habis
2,1 dari kita Emang nggak punya uang
sama sekali ibaratkan gitu modalnya apa
bismillah tapi ya setelah bismillah kok
kita diam enggak itu ya butuh energi
yang besar butuh pemikiran yang fokus
Karena tiap hari kita harus nyiapin
material bayar tukang kita masuk dari
masjid ke masjid dari kelompok pengajian
ke kelompok pengajian saya datang
bersama tim Alhamdulillah didukung
mereka selain doa juga kontribusi harta
Karena yang namanya sedekah itu ya harta
ya tenaga minimal doa saya akan
sampaikan begitu kalau memang
bapak-bapak belum punya kelebihan rezeki
ya Monggo didoakan kami untuk diberikan
kemudahan sama Allah
Assalamualaikum
[Musik]
walaupun ibu itu bukan seorang sarjana
ekonomi hanya lulusan SD yang ditempuh 5
tahun saja tapi soal prinsip ekonomi itu
insya Allah tidak kalah dengan lulusan
sarjana ekonomi dia berpesan ke saya
jadi orang itu yang setiti hati-hati
biar temonjo inspirasi yang kedua adalah
dari sosok bapak saya sendiri jadi bapak
itu walaupun enggak sekolah hanya
seorang petani tetapi pekerja keras
tangguh pantang menyerah semangatnya
luar biasa disaat saya masih kecil Saya
ingat Betul Bapak itu sudah mampu
menyisihkan untuk beli tanah yang
mikirnya tanah itu investasi yang enggak
pernah rugi Bapak saya ibu saya yang
enggak sekolah aja sudah sukses seperti
itu punya investasi saya harus lebih
sukses dalam arti Sisi manfaatnya itu
bagaimana bisa bermanfaat untuk umat
bisa punya amal jariyah ketika kita
sudah tidak ada pahala masih terus
mengalir untuk kita untuk orang tua kita
keterbatasan yang kita miliki jangan
menjadikan kita itu terus menyerah ingat
bahwa Allah itu tidak pernah punya
produk yang gagal ciptaan Allah itu
sempurna di balik itu semua pasti ada
hikmah ada kelebihan yang Allah memang
desain untuk kita kita lemah di
penglihatan kalau kita mau gali potensi
kita pasti ada kelebihan yang lain Terus
semangat Yakinlah bahwa setiap skenario
Allah itu terbaik untuk umatnya
keterbatasan itu tidak menjadi
penghalang untuk kita tetap berkarya
teman-teman yang mungkin punya penyakit
keterbatasan penglihatan seperti saya
Ayo kita tetap semangat jalani nikmati
takdir Allah ini dengan penuh
kebahagiaan Insyaallah dengan
kebahagiaan itu Selesai masalah kita
semua tidak bisa memilih ketika
dilahirkan itu dalam kondisi Kayak apa
kisahnya adalah kita menentukan
bagaimana merancang masa depan yang
lebih baik Terima kasih kami ucapkan
pada semuanya yang telah menyimak kisah
perjalanan saya bisa membersamai
anak-anak di sekolah koran Indonesia
bisa membersamai para Dhuha yang
disantunilah dan jamaah yang ada di
Masjid Islamic Center semoga keberkahan
selalu dilimpahkan kepada kita semuanya
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
[Musik]