Transcript
CneZTx7W93g • Kisah Inspiratif Supriyanto: Mengatasi Tantangan Retinitis Pigmentosa Demi Berdakwah | Sekolah Quran
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0176_CneZTx7W93g.txt
Kind: captions Language: id Mari bersihkan hati wajah beraura dengan Fit skin pada Ramadhan kali ini ya sama bu dokter itu saya dikasih tahu Mas ini saya harus terus terang penyenengan sakitnya itu retinitis pigmentosa apa itu Bu udah ya Mas nanti mas yang browsing sendiri tanggal 12 April tahun 2000 jam setengah tiga sore itu saya tertabrak kereta Mas di situ kan ada real mas Nah berhenti di situ fokus saya ke barat nggak tahunya dari timur itu ada kereta kemudian saya ketabrak menurut laporan kepolisian itu saya keseret sampai 6 meter ya Allah berilah kesempatan saya untuk membuat Ibu saya tersenyum atau bapak saya tersenyum saya terus berdoa begitu enggak sengaja lihat Bapak saya tidur di Becak itu Mas itu banget sehingga bagaimana saya harus bisa lebih membantu orang tua meringankan beban orang tua gitu bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh nama saya Supriyanto saat ini saya beraktivitas atau mengembangkan dakwah di Islamic Center kemudian di layismu laisme itu bergerak di bidang kemanusiaan untuk membantu mereka-mereka yang membutuhkan kemudian ada lagi di sekolah Quran Indonesia adalah sebuah lembaga pendidikan yang lebih spesifik di Tahsin dan Tahfidz Alquran tempatnya semua itu dikompleks Islamic Center di Gambiran desa cangkol Kecamatan plupuh Kabupaten Sragen jadi saya itu Putra pertama dari 3 bersaudara Ibu saya hanya lulusan sd itupun hanya 5 tahun Bapak saya enggak sekolah bapak saya kerjaannya hanya huruf Tani Ibu Hanya ibu rumah tangga tahunya Ya hanya rumah sawah rumah sawah gitu aja kenapa saya sekarang berkecimpung di kegiatan sosial kemanusiaan dan dakwah jadi berawal dari kehidupan saya yang dulu masa kecil itu pernah hidup di episode yang paling bawah sehingga benar-benar merasakan bagaimana orang miskin itu kayak apa begitu sehingga saya ingin mendampingi yang membutuhkan di lazismu ini itu kemudian untuk yang di kawahnya di sekolah Qurannya Jadi sejak kecil itu Ibu saya termasuk kategori ibu yang didikannya keras kalau soal agama Jadi kalau waktunya salat ya Ibu pasti nyari untuk diminta untuk salat waktunya ngaji ya disuruh untuk ngaji Nah akhirnya dari situ saya tertanam jiwa-jiwa agama di situlah Kemudian sejak SMP itu saya sudah aktivis di dakwah SMP itu saya sudah menjadi ketua Risma SMA sudah menjadi ketua Risma tingkat kecamatan loh itu namanya bakteri Risma saya sejak kecil itu punya semacam kelemahan salah satunya di penglihatan ceritanya waktu masih balita usia 2 tahun itu cerita bapak itu saya jalan gitu udah nabrak air yang baru saja direbus gitu masa tabrak sehingga Ini kaki saya ini melonjak semua ya tapi orang tua nggak nggak curiga kalau ini punya kelemahan penglihatan cuma dianggap biasa ceroboh yang namanya anak gitu aja terus waktu SD itu saya merasakan kalau saya duduk di belakang itu lihat papan tulis sudah enggak kelihatan Mas Jadi kalau duduk saya di belakang saya enggak bisa nulis menginjak SMP itu saya cerita sama orang tua Bu Ini kok kalau duduk di belakang wes enggak kelihatan kalau sama orang tua diperiksakan yang bawa periksa itu pakde saya dibawa ke rumah sakit ke dokter mata dikasih kacamata tapi ukuran berapa itu waktu dites nggak ada yang cocok Mas sama sekali nggak ada yang pas sampai baris bawah itu bisa kebaca itu nggak ada yang bisa baca ukuran berapapun di SMP SMA masih seperti itu mas setelah 2013 itu saya merasa kok kemana-mana nggak ada yang bisa ya Bahkan optik sana optik sini dokter sana dokter sini sama aja pakai ukuran kacamata pun nggak nggak bisa ngatasin masalah gitu masih sama Akhirnya saya ke enter saya cerita bahwa pakai kacamata ukuran berapapun itu enggak pas gitu loh sampai sana akhirnya lebih dites secara intensif Ya udah Mas ini nanti kita tes tapi penilaian harus pulang ada pendampingnya kemudian saya telepon istri gitu eee Ini mau tes mata kata dokter harus ada yang dampingi istri saya nyusu gitu Setelah selesai tesnya sama bu dokter itu saya dikasih tahu dokternya kayak gimana gitu ya mau ngasih tahu kayak enggak tega gitu kan Rasanya Mas ini saya harus terus terang penyelewengan sakitnya itu retinitis pigmental sign Apa itu Bu udah ya Mas nanti mas yang browsing sendiri jadi setelah sampai rumah saya browsing Masya Allah saya kaget betul itu mas karena Emang Penyakit retinitas pigmentosa ini kalau saya lihat saya browsing ini untuk semua penyakit mata itu yang paling parah adalah retina itu spek mental kalau menurut ilmu kedokteran itu adalah penyakit keturunan matinya foto reseptor dimulai dari pinggir sampai ke tengah foto reseptor yang di pinggir itu namanya foto reseptor batang yang fungsinya untuk melihat pada waktu malam dan senja sedangkan foto reseptor yang di tengah itu namanya foto reseptor kerucut pigmentosa ini matinya foto reseptor dari pinggir yang lama-kelamaan akan sampai ke tengah sampai akhirnya nanti Blink atau kebutaan itu teori dokternya seperti itu beberapa indikasi orang itu satu lapang pandangnya sempit sehingga ketika jalan itu sering nabrak-nabrak bahkan orang Melambaikan tangan itu kemungkinan tidak lihat Mas kalau nggak fokus jadi kalau saya melihat di depan kanan kiri saya itu nggak kelihatan kalau saya melihat kiri Berarti depan saya nggak kelihatan Jadi kalau ada orang yang ngajak salaman itu kadang nggak respon tapi emang nggak kelihatan dan ini penyakit langka perbandingannya adalah 1 banding 3000 sampai Rp8.000 jumlah manusia di dunia dan sampai sekarang belum ada obatnya Mas ketika tahu saya browsing oh begitu retina sebelumnya Tossa manusia mungkin ya sedih mikirkan masa depan dan yang paling menyedihkan itu sebenarnya masyarakat keluarga temen sahabat yang mungkin tidak paham dengan kondisi ini keluhan temen-temen retisinitis pagmantosa itu sebenarnya sedih juga ketika tidak bisa bersosial ke masyarakat kita takut sebenarnya mungkin mohon dimaklumi ya ketika ada penderita raditnya spek mitosa yang mungkin kurang di sosialnya Karena Mereka takut keluar malam itu hampir enggak berani Mas misalkan ya kalau ada orang hajatan kita mau datang itu aja udah mikir Mas nanti kita mau lewat mana ya nanti nganggur orang enggak ya nanti numpahin barang enggak ya kita maunya juga punya mata yang normal tapi ya inilah bagian dari takdir yang harus kita nikmati pemberian dari Allah [Musik] kita Matur sama ibu dan bapak itu nanti SMA Aku mau ke Solo dia bilang nggak usah dah cukup sampai SMP itu saya harus sekolah harus bisa merubah kehidupan keluarga Akhirnya saya nekat Pokoknya saya hanya minta uang SPP nanti untuk biaya hidup saya tak cari sendiri saya direstui sama Ibu dan Bapak Karena saya harus tetap sekolah bapak itu kemudian kerja jadi tukang becak saya mendaftar pun sudah diantar pakai Becak itu untuk mendukung kemauan saya Nah akhirnya saya keterimanya di SD Muhammadiyah kemudian saya mikir Mas dulu saya hanya minta biaya spp-nya saja sedangkan biaya harian uang jajan saya nggak akan minta itu yang saya mikir Allah tunjukkan ternyata di situ ketemu sama teman saya Oh kamu nek pengen gratis ikut sana Jadi masjid Akhirnya saya jadi marpot masjid di situ saya enggak ngeluarin uang untuk kos masaknya saya itu deras sama Ibu dari rumah kemudian saya masak sendiri menjadi Marbot Masjid itu mulai dari bangun subuh kita nyiapin untuk salat subuh masa sekolah kemudian pulang sekolah membantu TPQ telah itu sholat Maghrib dan habis maghrib jadi tukang parkir itu mas di depan masjid itu ada warung yang ramai alhamdulillahnya dapat tambahan penghasilan karena saya melihat orang tua Emang kayak berat gitu ya saya enggak tega apalagi ketika saya jalan pulang dari sekolah Mas melihat bapak itu tidurnya Mas Jadi saya ketika pulang itu bapak Mas mangkal di situ saya enggak sengaja lihat Bapak saya tidur di Becak itu saya nangis Mas itu saya tersentuh banget sehingga bagaimana saya harus bisa lebih membantu orang tua meringankan beban orang tua gitu maka kelas 2 saya mencoba untuk membantu lebih serius lagi dengan jualan kerupuk jadi mau berangkat sekolah itu saya harus mampir dulu ke pasar bahwa dagangan baru nanti ke sekolahan selepas pulang sekolah malamnya bungkusin Mas begitu aktivitas saya sampai ke warung-warung yang di kampung-kampung itu biar orang tua tidak terlalu terbebani tapi ya tadi karena keterbatasannya itu tadi mas pas kelas 3 saya ingat betul itu tanggal 12 April tahun 2000 jam setengah tiga sore itu saya tertabrak kereta Mas Jadi ceritanya saya harus selepas pulang sekolah mau ambil ketikan di belakang Sriwedari itu proposal untuk TPQ Karena jalur santriadi itu satu arah dari arah Barat di situ kan ada real Mas Rel yang dari yang spretan wonogiringan itu saya berhenti di situ fokus saya ke barat nggak tahunya dari timur itu ada kereta kemudian saya ketabrak menurut laporan kepolisian itu saya keseret sampai 6 meter saya enggak sadar diri kemudian dibawa ke rumah sakit alhamdulillahnya pas kejadian itu ada bapak-bapak tukang becak tetangga saya mereka bagi tugas yang satu nganter ke rumah sakit yang satu pulang ngabarin ibu saya ibu saya begitu dikabarin ya Sob karena dengernya sudah kecelakaan dengan kereta kaki dua-duanya saya patah masih yang satu patah tulang besar dan kecil itu patah yang satunya daging di mata kaki itu terkelupas sampai bawah jadi ya enggak bisa ngapa-ngapain kemudian saya terlentang selama 3 bulan keperluan apapun harus dilayani oleh orang tua maka di saat-saat itu saya berdoa ya Allah berilah kesempatan saya untuk membuat Ibu saya tersenyum atau bapak saya tersenyum saya terus berdoa begitu Jadi saat ini mungkin direpotkan saya berdoa waktu itu Ibu saya tersenyum melihat Saya bangga dengan saya itu Alhamdulillah setelah 3 bulan kaki saya belum bisa sempurna kalian masih harus pakai crack gitu saya harus kuliah gitu nah Kebetulan ada temen yang nawarin ngajak kuliah tapi Kondisi saya nggak punya apa-apa sama atur lagi sama orang tua Bu saya mau kuliah saya minta uang spp-nya ajalah seperti dulu lagi ketika SMA ya di Iyakan Direstui saya akhirnya daftar karena nggak punya apa-apa gitu Saya hanya modal bismillah untuk mencukupi ini jualan celana dan baju Mas satu potong saya dapat untung 200 itu ngambil dari temen jualan-jualan gitu kok lama-lama juga sepi mas itu pernah sehari itu enggak laku kamu mau naik bus enggak punya uang Saya nyoba ke rumah yang dulu saya SMP ya makanya Pak Muhsin gitu beliau punya wartel tahun 2000 aku nyoba bilang gini Pak aku ikut sini boleh enggak jago wortel nanti aku tidur di sini akhirnya Boleh Mas di situ di situ saya dikasih uang satu sama Pak Muhsin setelah selesai nggak mungkin saya harus ngerepotin terus sama orang lain gitu Mas saya putuskan untuk tidak ikut Pak Muksin lagi akhirnya saya jadi Marbot lagi yang kedua kalinya Karena kemauan saya otomatis nggak ada pos anggaran untuk Marbot Mas saya makannya itu saya ingat masih ada bapak-bapak yang sudah sepuh itu naiknya sepeda ontel kalau maghrib kadang bawa nasi bungkus Kalau saya melihat habis bersih-bersih mau atau maghrib itu melihat bapaknya itu di sepedanya sudah ada plastik itu pikiran saya wis ayam Wah Malam ini bisa makannya tapi pernah suatu ketika Bapak ini enggak datang beras juga enggak ada waktu itu enggak punya uang sama sekali kadang ada orang baik yang ngasih juga enggak ngasih sempat enggak makan itu mas 2 hari atau gimana itu enggak makan yang mau makan dari mana Kita enggak punya uang malam gitu saya kayak nahan sakit gitu guys tiba-tiba itu Sayang lihat itu Udah gelap selang berapa Jam bisa terbangun lagi rupanya tadi saya itu enggak Sadarkan sendiri paginya kebetulan temen saya itu namanya Pak dawem dapat uang itu nikmatnya luar biasa banyak bertahan 2 bulan kayaknya kemudian ngelamar di cahaya abadi komputer itu perusahaan komputer jual beli saya masuk di situ besoknya saya suruh bawa lamaran langsung dites dan langsung diterima saya ditempatkan di sekolahan ngajar gitu jadi modelnya sekolahan itu sewa beli perusahaan menyiapkan 20 unit Taruhlah plus pengajarnya karena di tahun itu tahun 2002 orang yang bisa komputer masih langka Mas waktu itu langsung saya ngajar di enam sekolahan lintas Kabupaten Mas juga masih saya nyambi kekenalan temen namanya Mas Aji itu punya handycam saya pinjem Mas pinjem Kebetulan saudara saya nikah saya buat dokumentasi dari situ ada tetangga ada saudara yang minta didokumentasikan pernikahannya gitu kemudian saya ya terpaksa mau dan semua alat saya pinjam sampai saya punya alat sendiri punya kendaraan sendiri dengan saya merintis usaha yang hanya dari handycam sampai punya peralatan lengkap itu hasilnya sudah bisa saya nikmati bisa membangun rumah tanpa hutang Alhamdulillah dengan ukuran 11 kali 19 itu mas pertamanya Alhamdulillah sekarang Itu semua sudah Allah berikan mimpi kami mengkonversi dari tangisan kesedihan orang tua menjadi sebuah senyuman dan sedikit kebahagiaan saya juga mencoba membuka usaha baru juga Mas usaha minimarket Mas minimarket Saya bangun dari uang hutangan hutan-hutang modal pertama langsung 200 juta untuk ngisi itu ngisi saja karena bangunan sudah ada maunya saya instan tapi dengan hutang Ternyata apa ini berjalan hanya 2 tahun itu pun menurut saya tersehat karena ternyata retail itu detail banget item produknya itu ribuan keuntungan cukup untuk bayar karyawan nah ketika punya minimarket itu hampir waktunya sudah terkunci di situ juga nggak berkembang kadang malah Banyak utangnya nambah nggak ada keuntungan akhirnya 2017 Desember 2017 saya plus saya tutup itu Ini ada hikmahnya ternyata riba itu ya ngeri banget Alhamdulillah saya bisa berhenti di situ tak tutup hutangnya selesai Habis itu kami kirim ini gedung Bangunan udah bagus nggak dimanfaatkan Akhirnya saya pakai untuk kantor layesmu di tahun 2020 Jadi sebelum di situ Itu kan tempatnya sementara kan di rumah Sayang 2012 ya hanya relawan biasa gitu 2016 saya mulai jadi ketua lazismu saya langsung bikin gerakan yang manfaat untuk umat salah satunya salah ada gerakan layanan ambulans gratis untuk mengantar pasien antar jemput jenazah juga di plupuh ini Mas hanya orang yang masih memerlukan bantuan dan uluran tangan salah satu atau beberapa profil yang kita layani itu yang sakit bapaknya sakit gagal ginjal udah nggak kerja ibunya Hanya ibu rumah tangga kalau mau periksa masih harus charter mobil pelupuh Solo itu charterannya 200.000 mereka nggak mampu gitu buat makan aja nggak ada udah nggak kerja karena sakit gagal ginjal itu maka dari situlah saya punya layanan ambulans gratis ini kemudian kita nambah lagi Mas di 2019 itu karena permintaan banyak kita Open donasi lagi alhamdulillahnya akhir 2019 di bulan November itu sudah kebeli lagi satu Armada jadi kita punya dua Armada gratis untuk layanan umat di kantor lain semua ini kan operasionalnya sampai jam Mas kantornya telah jam 4 sampai malam itu kan nganggur saya juga nggak mau Ini nggak produktif Saya mikir kita pakai yang lebih produktif bisa akhirnya saya membuka Sekolah tahfid Mas hanya Tetangga Sebelah 10 orang awalnya saya ajar sendiri saya karena banyak aktivitas lain saya carikan Ustadz ada dua Ustadz yang menghandle selama 1 tahun Alhamdulillah berjalan di tahun 2020 di bulan 6 itu saya sudah mulai untuk membangun yang lantai 2 yang rencananya untuk sekolah Quran atau Rumah Qur'an dan itu ya hanya modalnya bismillah saya enggak Open donasi jadi saya bangun sendiri punya uang sekitar 40 juta akhirnya jadi Mas 2 bulan tapi setelah jadi itu saat total habisnya 150 juta tapi alhamdulillah semuanya bisa tertutup karena udah niat harus punya sekolah Quran mimpi saya ini memfasilitasi mereka-mereka yang sekolah pagi itu di sekolah umum sorenya bisa kita bimbing di sini untuk jadi Hafiz Quran tanpa harus mondok yang semula tadi ayam buka hanya 20 orang di handle oleh dua Ustadz 2021 bulan Oktober telah selesai bangun itu saya buka player Mas sekali buka pendaftarannya ada 150 santri yang mau ikut di situ Padahal saya hanya punya SDM 2 tapi alhamdulillahnya banyak ustadz yang gabung temen-temen yang gabung kemudian mengembangkan mas Nah mengembangkan di kelas bunda di kelas Manula di kelas bapak-bapak eh kemudian kita fasilitasi di sini dan Masya Allah pendaftarannya luar biasa animonya tapi kemampuan kita terbatas jadi sehingga kita Kita sesuaikan dengan kemampuan ruang dan kemampuan tenaga jadi dsgi akhirnya ada kelas anak-anak SD SMP SMA kemudian ada kelas Bunda yang isinya ibu-ibu kemudian kelas bapak-bapak baik-baik Kalian adalah yang belajar Alquran dan mengajarkannya karena ini adalah yang terbaik maka saya berharap sekolah Quran yang saya bangun tidak hanya untuk di plupuh Sragen tetapi nanti saya pinginnya ada di seluruh Indonesia itu ada sekolah Quran kita ATM dari sini slogan kita kan cerdas kuat Qurani Jadi selain otak kita membangun kecerdasan kita juga uap kuat di sini artinya nanti saya harapannya di sekolah Quran Indonesia itu ada skill entrepreneurnya Mas saya pengen melahirkan ulama-ulama yang kuat secara ekonomi tidak hanya cerdas pemikirannya tidak hanya pandai membaca Quran tapi juga dia kuat ekonominya inilah yang mungkin menjadi Nilai plus dari sekolah-sekolah yang lain dan di sekolah Quran Indonesia ini kita berdiri di atas semua golongan harapan kita dengan adanya sekolah Quran Indonesia ini sebuah ukhuwah visi besarnya seperti itu kita akan buka Ma'had namanya Ma'had Quran Indonesia jadi sekelas mahasiswa Alhamdulillah kita sudah susun kita sudah siapkan tim pengajarnya kita sudah siapkan eksekutornya tinggal jalan harapan kita Mahad Quran Indonesia ini saya berharap nanti lahir SDM yang berkualitas yang bisa untuk memanage sebuah lembaga Maka nanti kalau tadi Kalau pengembangan kita ke seluruh Indonesia kita pun menyiapkan sdmnya melalui pahat Quran Indonesia itu dan juga kita akan membuka program bimbingan belajar Quran khusus ibu hamil Apa itu itu adalah untuk menstimulan menstimulan generasi Qurani sejak masih janin di dalam rahim ini seorang ibu nanti kita ke depan juga akan punya sekolah formal atau pondok pesantren yang kita padu dengan sekolah formalnya begitu mulai dari tingkat PAUD TK SD SMP dan SMA SQ tetap jalan program formal pun Insya Allah jalan [Musik] nah saya berpikir ternyata masyarakat itu membutuhkan fasilitas kesehatan yang memadai maka saya berpikir gimana ya ketika layusmu programnya itu merambah ke pelayanan kesehatan dua hari setelah saya rasa-rasan gitu Ada orang datang nawarin tanah harganya 750 juta ya nggak punya uang barusan beli ambulans bangun SGI yang lantai 2 habis 150 juta tapi cobalah kita datang gitu ya dateng itu bahwa uang 5 juta itu pun pinjam betul tanah mau dijual harga segitu nggak boleh dinego sama sekali harus 750 juta tetapi dikasih kelonggaran bayarnya itu sampai bisa diangsur 2 tahun dari situ kita Mikir Ya sudahlah coba karena niat kita untuk umat Insyaallah Allah akan ikut campur tangan gitu kalau sudah Allah yang campur tangan selesai itu akhirnya lah bismillah ee uang 5 juta kita tinggal jadi akhirnya kita Open donasi itu Mas Jadi kita membuat model wakaf per meter luasnya ini kan 1140 meter kemudian kita bagi aja harganya 750 juta kita bagi segitu kemudian kita bulatkan menjadi satu meternya itu 750.000 nanti mikir kita plus untuk Opera biaya balik nama dan lain sebagainya nah Alhamdulillah ya dengan semangat kita tim layusmu yang tiap hari itu mas keliling Mas cari donasi itu tak umumkan di situ untuk lelang amal itu model wakaf ada yang ngambil 10 ada yang ngambil 5 gitu akhirnya dalam waktu 3 bulan sudah terbeli ini tanah jadi launching Open donasinya itu tanggal 9 Agustus tahun 2021 tanggal 20 November itu sudah kita lunasi di depan notaris nah sekaligus kita proses balik namanya awalnya kan prioritas punya klinik dulu tapi banyak para Ustadz para Kyai sesepuh kita itu menasehati saya jangan klinik dulu tapi masjid dulu jadi uang donasi yang kita kumpulkan untuk wakaf itu ceritanya Masih ada sisa 100 juta yang wakaf kita tanya ini sudah penuh tapi nanti dialihkan untuk pembangunan Gimana boleh akhirnya karena kita mengerucut masjid saya nyoba wa sama teman yang ngurusin bantuan Saudi singkat ceritanya di acc tapi hanya diijinkan membangun satu lantai dengan bantuan per meternya 1.400.000 jadi total kalau ini 13 * 13 kita dapatnya hanya 240 juta dari Saudi tapi sayang ngeyel Enggak ini Masjid Islamic Center masjid yang nantinya akan saya gunakan sebagai pusat gerakan dakwah Ustadz ibadah pusat gerakan sosial kemanusiaan masa hanya satu lantai kan kurang mau angkat belajar sudah jamaahnya hampir 400 bahkan lebih kandang kayaknya saya maksa untuk bisa dua lantai diijinkan tapi bantuan hanya untuk satu lantai rap kita itu 1,8 mil zat dapat bantuan 240 bismillah dan uang 250 juta itu cairnya termin sampai 7 termin Alhamdulillah langsung saya tanda tangan MOU dibantu sekian harus selesai tanggal 30 Agustus kontraknya per awalnya 5 itu kalau untuk satu lantai ketika dua lantai menjadi 8 bulan Alhamdulillah Ini dimudahkan sama Allah ketemu sama pemborong yang memborong tenaganya saja ee saya enggak mau material harus diborongkan material kita kelola sendiri tenaga diborong oke Banyak ketemu kita kerjakan Alhamdulillah sebenarnya tanggal 30 Agustus itu udah selesai sesuai permintaan sama cuma memang belum begitu sempurna terus kita selesaikan kita minta waktu biar terlihat sempurna Alhamdulillah tanggal 30 Oktober itu di secara Akbar Alhamdulillah yang hadir lebih dari 2000 hampir 3000 dan akhirnya dana rap yang 1,8 miliar itu sampai akhir diresmikan itu habis 2,1 dari kita Emang nggak punya uang sama sekali ibaratkan gitu modalnya apa bismillah tapi ya setelah bismillah kok kita diam enggak itu ya butuh energi yang besar butuh pemikiran yang fokus Karena tiap hari kita harus nyiapin material bayar tukang kita masuk dari masjid ke masjid dari kelompok pengajian ke kelompok pengajian saya datang bersama tim Alhamdulillah didukung mereka selain doa juga kontribusi harta Karena yang namanya sedekah itu ya harta ya tenaga minimal doa saya akan sampaikan begitu kalau memang bapak-bapak belum punya kelebihan rezeki ya Monggo didoakan kami untuk diberikan kemudahan sama Allah Assalamualaikum [Musik] walaupun ibu itu bukan seorang sarjana ekonomi hanya lulusan SD yang ditempuh 5 tahun saja tapi soal prinsip ekonomi itu insya Allah tidak kalah dengan lulusan sarjana ekonomi dia berpesan ke saya jadi orang itu yang setiti hati-hati biar temonjo inspirasi yang kedua adalah dari sosok bapak saya sendiri jadi bapak itu walaupun enggak sekolah hanya seorang petani tetapi pekerja keras tangguh pantang menyerah semangatnya luar biasa disaat saya masih kecil Saya ingat Betul Bapak itu sudah mampu menyisihkan untuk beli tanah yang mikirnya tanah itu investasi yang enggak pernah rugi Bapak saya ibu saya yang enggak sekolah aja sudah sukses seperti itu punya investasi saya harus lebih sukses dalam arti Sisi manfaatnya itu bagaimana bisa bermanfaat untuk umat bisa punya amal jariyah ketika kita sudah tidak ada pahala masih terus mengalir untuk kita untuk orang tua kita keterbatasan yang kita miliki jangan menjadikan kita itu terus menyerah ingat bahwa Allah itu tidak pernah punya produk yang gagal ciptaan Allah itu sempurna di balik itu semua pasti ada hikmah ada kelebihan yang Allah memang desain untuk kita kita lemah di penglihatan kalau kita mau gali potensi kita pasti ada kelebihan yang lain Terus semangat Yakinlah bahwa setiap skenario Allah itu terbaik untuk umatnya keterbatasan itu tidak menjadi penghalang untuk kita tetap berkarya teman-teman yang mungkin punya penyakit keterbatasan penglihatan seperti saya Ayo kita tetap semangat jalani nikmati takdir Allah ini dengan penuh kebahagiaan Insyaallah dengan kebahagiaan itu Selesai masalah kita semua tidak bisa memilih ketika dilahirkan itu dalam kondisi Kayak apa kisahnya adalah kita menentukan bagaimana merancang masa depan yang lebih baik Terima kasih kami ucapkan pada semuanya yang telah menyimak kisah perjalanan saya bisa membersamai anak-anak di sekolah koran Indonesia bisa membersamai para Dhuha yang disantunilah dan jamaah yang ada di Masjid Islamic Center semoga keberkahan selalu dilimpahkan kepada kita semuanya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik]