Transcript
6mupgISEB0Q • Mahalnya Nilai "TENANG", Seorang Analis Di Singapura Pilih Resign & Ternak Domba Di Desa!
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/PecahTelur/.shards/text-0001.zst#text/0166_6mupgISEB0Q.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
jadi teman yang di Blitar itu ngomong
gitu tapi coba tanya ibu kalau saya
ditanyai pendapat di berita aja nanti
tak kenalin ke temen-temen Blitar kamu
cuma masalah koneksi nanti kamu di
Purwokerto juga bangun lagi dari nol Ini
kan udah jalan mending di sini Tapi ada
syaratnya kamu tanya ibu semua orang
nyuruh di Blitar ibumu suruh ke
Purwokerto berangkat Purwokerto
belum terbiasa dengan online juga udah
akhirnya kita semua pindah si pindah
Blitar untuk merintis peternakan Jadi
kalau misalnya ada Surya dari masa depan
tiba-tiba datang ke saya 5 tahun yang
lalu ngomong suruh kamu 5 tahun lagi
bakal punya ternak ya waktu itu saya
juga nggak bakal percaya akhirnya
jadinya peternakan ini
[Musik]
setelah sayang saya Masa saya jalanin
ini mantra saya itu mungkin cuma dua
sekarang ini mas saya pengen jadi
hambanya yang manja sama hambanya yang
yang serakah
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh perkenalkan nama saya Surya
saya owner dari Garung Farm yang
berlokasi di Dusun combong Kelurahan
Garum Kecamatan Garung kabupaten Blitar
Jawa Timur saya fokus saat ini di bidang
peternakan domba awalnya ternak itu
memang sama almarhum Ayah itu pengen
kembali lagi ke daerah Terus pengen
memelihara karena dulu ayah zaman kecil
itu sempat jadi penggembala domba jadi
yang kepikiran pertama itu almarhumah
yang kepikiran untuk masuk ke agribisnis
khususnya peternakan selain itu saya
tanya Kenapa ya kok domba atau kambing
Ya karena dulu para nabi juga mayoritas
itu atau kalau enggak bahkan semuanya
itu penggembala kambing penggembala
domba Masak sih nabi itu nyontowi yang
jelek kan enggak mungkin jadi Semoga
nanti kita juga selain bisnisnya yang
utama itu kita juga bisa moga-moga dapat
berkahnya karena ngikuti sunnahnya Rasul
jadi ayah itu pengen akhirnya terjun ke
domba dan saya memang senang gitu punya
punya hewan peliharaan itu senang bahkan
dari kecil pengen punya impian dulu
punya kebun binatang sendiri gitu
makanya di sini ya ada ikan Bahkan punya
iguana karena dari kecil dulu juga
senang sama hewan-hewan jadi akhirnya ya
klub Ayah pingin di domba saya juga
senang-senang sama hewan ya akhirnya Ya
sudah bismillah kita mulai ini
peternakan ini baru mulai dari
2020 jadi ini saya termasuk generasi
angkatan Corona angkatan covid Jadi
sebelumnya
2019-2010-2019 itu saya bangkit eh di
Bank BUMN jadi selama 10 tahun itu saya
berkarirnya di bank terus baru 2019 itu
mengajukan resign dan 2020 akhirnya
kembali ke Blitar ini untuk merintis
jadi ya masih relatif baru sih kalau
untuk Rintisan agribisnis ini dan
sebelumnya memang belum ada background
sama sekali sebenarnya untuk Ini zaman
sekarang itu kan tantangannya bukan
mencari informasi tapi justru menyaring
awalnya kita keliling ke peternakan
terus Nonton YouTube yang tentang
membahas peternakan kambing domba Nah
itu gara-gara tapi kebanyakan informasi
malah awalnya jadi berantakan jadi
termasuk awalnya itu hampir tiap hari
itu ada yang mati
ada yang bunting nanti Abortus atau
keguguran terus kalaupun berhasil ee
lahiran indukannya lumpuh jadi di
awal-awal karena kita lebih Ambisi ke
arah nambah ternaknya ternyata ternak
itu yang harus dipikirkan lebih banyak
adalah tentang pakannya rukun berternak
itu kalau yang saya pelajari dari
senior-senior itu ada lima jadi satu itu
pakan dua pakan 3 pakan 4 itu baru
kandang 5 baru ternaknya kalau ternaknya
itu sebenarnya tinggal beli aja ada uang
belanja udah jadi Sedangkan ini perlu
tanamnya kemudian perlu memikirkan
formulanya kandang juga lebih perlu
proses jadi yang harus dipikirkan
pakannya lah dulu langsung ke kandang
dan ternak akhirnya terkait pemeliharaan
nutrisi gizinya kita sama sekali enggak
tahu yang ada yaitu akhirnya banyak
kematian di awal-awal kalau yang awal
kita mulai dulu Alhamdulillah memang
sudah ada lahan Mas Cuma waktu awal
kepikiran resign itu sebenarnya enggak
tahu mau ngapain jadi awalnya dulu
bayangan saya resign itu mau melanjutkan
S2 mau cari beasiswa luar negeri Karena
banyak yang misalnya dari program
pemerintah juga ada garis dua untuk ke
luar negeri dari kerjasama pemerintah
dengan negara lain juga ada waktu itu
saya mau nyoba applynya untuk Australia
jadi karena masih belum tahu mau ngapain
udahlah tak sekolah dulu aja cuma apply
2 kali itu Alhamdulillah nggak keterima
begitu awal resign ya saya udah coba
beberapa bisnis jadi ada snack Jadi
bersempat jualan snack ternyata enggak
jalan jualan madu itu juga sempat itu
juga akhirnya enggak jalan karena saya
basicnya dari keuangan industri keuangan
akhirnya sempat buat konsultan laporan
keuangan untuk UMKM bareng temen yang
sama-sama juga mantan pegawai bank tapi
untuk sekarang Akhirnya saya serahkan
full ke teman saya yang mengerjakan
supaya dia fokus karena sejak pandemi
akhirnya agak kesulitan untuk ketemu
sama calon-calon klien biasanya kan
harus ketemu kemudian demo untuk
aplikasi software akuntansi fungsinya
untuk software pos atau kasirnya sejak
pandemi itu akhirnya karena nggak bisa
ketemu belum terbiasa dengan online juga
udah akhirnya kita semua pindah Blitar
untuk merintis peternakan Jadi kalau
misalnya ada Surya dari masa depan
tiba-tiba datang ke saya 5 tahun yang
lalu ngomong Sur kamu 5 tahun lagi bakal
punya ternak ya waktu itu saya juga
nggak bakal percaya akhirnya jadinya
peternakan Ini masa iya enggak mungkin
lah model kayak gini Enggak punya
pengalaman enggak punya background tapi
masa punya ternak Jadi kalau 5 tahun
lagi 5 tahun lalu itu ya sama sekali
enggak ada pikiran bakalan berternak
kayak sekarang ini
[Musik]
ada beberapa faktor sebenarnya yang jadi
pertimbangan waktu itu Cuma pemicunya
waktu saya penempatan di kantor pusat di
Jakarta sebelum di Jakarta itu di Jogja
selama 2 tahun nah saya memprakarsai
kredit salah satunya waktu awal-awal itu
besarnya 9 m 9 miliar saya prakarsai
saya yang merekomendasikan terus diputus
sama pejabat para komite kredit pemutus
ada di situ dapat saya sudah pindah
Jakarta kredit ini macet yang 9 miliar
di situ Ada dugaan bahwa ini ada mark up
laporan keuangan ada gimana caranya biar
dapat kreditnya akhirnya di audit ada
indikasi kasus semuanya Kami diperiksa
waktu itu jadi diperiksa secara internal
mulai dari marketingnya saya sebagai
analisnya atasan saya yang termasuk
pemutus dan pejabat pemutus lainnya itu
diperiksa secara internal ada sidang
internalnya dan waktu itu diperiksa
sekitar 6 bulan bayangan saya waktu itu
saya ini udah kerja sepenuhnya buat
perusahaan tapi ketika ada yang kayak
gini kok dicurigainya segininya
dikiranya ada mar'a padahal saya nggak
nerima sepeserpun dari nasabah selama 6
bulan itu saya udah kayak stres aja sih
waktu itu karena kalau sampai ada nanti
putusannya itu dianggap merugikan negara
bukan risiko bisnis masuknya pidana
karena tadi itu karena ini saya kerjain
di Bank BUMN punya negara kerugian yang
ditimbulkan berarti merugikan negara
jadi waktu itu saya mikir dipecat aja
alhamdulillah kalau misalnya sampai
dipecat yang penting enggak masuk
penjara karena udah ada contoh-contoh
sebelum-sebelumnya bahwa mereka itu
bukan karena niat salah cuma ada satu
langkah kelewati gitu aja jadi waktu itu
karena dalam rangka menyelamatkan
perusahaan dia panik dia melakukan
sesuatu yang di luar prosedur akhirnya
tapi karena
melewati prosedur itu dia sampai harus
masuk penjara itu saya ingat saya dulu
bahkan menteri bumn-nya waktu itu Pak
Siapa itu sampai ngunjungi beliau ke
penjara karena untuk menunjukkan Simpati
ini karena dia bukan niat tapi memang
ada langkah yang harus harusnya dilewati
Tapi nggak nggak jadi nggak dilewati
sehingga dia jadi salah dia masuk
penjara nah waktu itu yang saya pikirkan
juga ketakutannya itu nanti kalau ini
masuk penjara gimana nanti keluarga
gimana orang tua itu nganggap saya kayak
apa saya sampai nggak sadar pulang ke
rumah itu istri saya yang ngomong malah
istri saya yang ngajuin wes kamu habis
ini keluar loh Selesai kasus kasus ini
diperiksa selesai moga-moga enggak ada
apa-apa kamu resign jadi awalnya istri
yang begitu saya enggak kuat lihat kamu
tiap hari itu cuma ngambil apa jadi cuma
itu terus dan saya nggak sadar itu yang
ngasih tahu istri setelah beberapa
minggu jalan kasus itu diperiksa saya
ternyata kayak gitu tiap pulang ke rumah
istri wis kita keluar nanti aku jualan
makanan jualan donat terserahlah kita
nanti bisa ya udahlah nanti moga-moga
enggak ada apa-apa kita ambil opsi yang
itu Alhamdulillah selama 6 bulan itu
tapi dinyatakan tidak bersalah dia
dianggap ini resiko bisnis
[Musik]
pertama peternak isinya cuma 12 12 ekor
Terus waktu mau Idul Adha sempet belanja
lagi buat persiapan Idul Adha ya
alhamdulillah laku Jadi paling banyak
itu dulu paling banyak seingat saya cuma
70 terus nanti Idul Adha Alhamdulillah
habis Tapi secara keuntungan waktu itu
jualan Idul Adha malah Posisinya itu
rugi Jadi pertama kesalahan pertamanya
pakan itu cuma dua rumput sama kulit
kedelai itu dari segi nutrisi ternyata
meskipun rumput itu bermacam-macam
jenisnya secara nutrisi itu Mirip yang
namanya rumput ya gitu-gitu aja harus
ada dari ramban rasa dan nutrisi variasi
hijauan lainnya supaya melengkapi eee
nutrisinya akhirnya itu tadi banyak yang
mati tiap harinya untuk yang bunting
juga kekurangan nutrisi protein sehingga
susunya juga kurang dalam waktu ketika
kulit kedelai naik kita enggak beli kami
sudah enggak beli lagi karena terlalu
mahal Akhirnya cuma rumput nah itu yang
akhirnya bikin banyak yang mati Ternyata
harus bervariasi ragam hijauannya yang
kedua itu sempat tertipu apa Jadi ada
penjual yang menjanjikan wes beliau dari
saya nanti kalau Idul Adha nggak laku
tak beli lagi Nanti tak kasih untung 100
200 ribu per ekornya jadi jangan kuatir
nanti Silahkan ambil aja pasti nanti tak
beli terus kita karena Pedi Ya udah ini
cocok ini buat belajaran kalau enggak
laku Bisa dibalikin lagi ke penjualnya
karena dia bersedia beli kita berani
langsung beli waktu itu 50-an ekor buat
belajar jualan sendiri sekaligus nanti
ada jaminan bahwa kalau enggak laku
diambil lalu sebagian itu juga ke
Surabaya ada Om yang punya lahan sewa
buat pasar kaget untuk qurban mendekati
hari H kok masih banyak yang enggak laku
ini kita hubungi lah penjualnya Pak
minta tolong ini diambil lagi aja
daripada Nanti kelewat Idul qurbannya
minta tolong diambil nanti sesuai
perjanjian silakan sering dihitung
harganya berapa lah jawabannya dia lah
Mas harganya udah ketinggian Saya nggak
bisa beli lagi padahal itu kami cuma
minta dibeli harga modal lagi minimal
enggak usah dikasih untung lah harga
modal Anggrek aja kita rugi pakan tapi
ternyata sana enggak mau beli lagi beda
sama waktu di awal jadi kayaknya cuma
ngakali saya ini semacam ngerasa
dieksploitasi ke pemulaan saya mau
enggak mau biar biar habis dijual lah
harga rugi Alhamdulillah memang tahun
itu habis eh enggak untung sebenarnya
karena takut lah ini nanti kalau di sini
terlalu lama yang ada malah rugi pakan
udah jual aja yang penting lakunya
berapa itu yang awalnya kesalahan
pertama tentang pakan kedua terlalu
silau sama janji-janji palsu phpnya itu
gara-gara terlalu nafsu untuk dapat
keuntungan cepat gitu Mas awalnya itu
bisa sampai 50 juta kalau yang sampai 70
itu akhirnya kayak dana belajar
jadi waktu itu memang sempat hampir
ditutup sini Mas karena waktu itu kan
sempat masuk ke tanaman hias jadi di
tanaman hias itu karena rugi dan kayak
kita masih nggak tahu nih mau ngapain
karena kok banyak yang mati kalau ini ya
hampir setiap hari itu ada satu jadi
seminggu ya tujuh yang mati jadi waktu
itu karena rasanya udah start ini gimana
ya kalau kalau seperti ini harus nyedot
dana tabungan terus ada kesempatanlah
tanaman hias tanaman hias waktu itu
sempat bumi sempat beralih sebentar ke
tanaman hias ya tanaman hias ini kok
menarik karena harga per daun harganya
udah modelnya berdaun bisa 5 juta sampai
65 juta itu per daun Saya paling mahal
rekor satu port 3 daun itu 150 juta jadi
berdaunnya itu 50 juta kalau level 1
daun ada yang 60 juta ada juga yang 90
juta akhirnya karena waktu itu Bingung
terus rasanya udah keburu masalah
balikin modal Gimana caranya ini biar
enggak enggak turun terus nih tabungan
kalau kayak gini caranya kan bakal terus
berkurang Akhirnya saya beranikan diri
invest ke tanaman hias tanaman hias
bayangannya waktu itu tiap 2 ada 2 bulan
itu kan keluar keluar satu daun satu
daun 50 juta atau anggota Rp10 juta 1
daun itu baru 1 pot nanti punya pot lain
itu juga 10 juta itu 2 tahun 2 bulan
Rp20 juta itu kan udah bagus banget Jadi
sempat tergoda nafsu untuk karena
bingung udah tentang ternak akhirnya
masuk ke situ nah yang di luar perkiraan
saya ee saya dulu juga sebenarnya ada
yang ngasih tahu bahwa ini hati-hati loh
nanti tanaman hias mirip waktu zaman
anthurium ini bisa jadi cuma gorengan
nanti bisa habis itu tren hilang sama
sekali ah enggak ini beda ini karena
trennya dunia Kok saya lihat influencer
luar negeri juga membahas tanaman hias
Saya tolak tuh masukkan orang yang udah
ngasih tahu yang udah pernah ngalami
trend dulu itu saya tolak beneran
ternyata yang saya salah perhitungan
kalau memang segampang itu nambah daun
dalam satu bulan berarti kan hukum
ekonomi supply dan demand itu berjalan
ketika wfh selesai orang sudah mulai
beraktivitas lagi mereka udah nggak
bosen lagi di rumah mereka punya
aktivitas permintaan terhadap tanaman
hias turun drastis tapi ini kan tetap
tumbuh terus jadi yang tadinya 150 juta
saya beli sekarang itu 25 juta ditawarin
pot satu pot Isinya banyak daun enggak
ada yang beli akhirnya waktu itu karena
saya juga bingung mulai saya Cari
inspirasi saya itu jalan naik mobil
bareng temen eh ke Jakarta Jogja
Purwokerto itu buat ketemu teman-teman
yang udah jalankan bisnis buat minta
masukan mereka seperti apa gitu dari
Jakarta udah ngobrol kita Purwokerto Lha
sampai Purwokerto ada teman Dia memang
punya bisnis distributor besar teman
kuliah yang bisnis itu mulai dari
ayahnya dan Kebetulan kami teman kuliah
ayah saya juga kenal dengan ayahnya
teman saya ini jadi udah kenal baik
makanya saya minta masukan gimana sih
sebenarnya ngelola bisnis itu karena
saya dulu pegawai dan keluarga juga dari
birokrat di mana semuanya pegawai
Akhirnya saya tanya yang udah mengalami
bisnis jangka waktu panjang dan udah
terbukti sekarang sudah besar terus
ditanya beliau gimana kondisi bisnismu
sekarang ya masih tetap rugi ada yang
yang jalan sekarang itu rugi mentok itu
bisa bayari pegawai aja udah untung lah
udah jalan berapa tahun 3 tahun terus
ada bisnis lain yang sudah saya tahu
belum belum om belum ada kalau kayak
gitu caranya berarti makan induknya
induknya kamu enggak punya bisnis
berarti ini makan tabungan dong makan
tabungan keluargamu udah gini aja kamu
tutup semuanya di sana Blitar Kamu punya
bisnis apa semuanya tutup kamu pindah
Purwokerto nanti eh saya saya ini ada
ada brand air minum kemasan yang pengen
saya jadi distributornya dan ini saya
butuh orang temanmu ini butuh bantuan
kayak kamu ini nanti ilmunya bisa
dimanfaatkan di sini kamu bisa hidup
layak di sini jadi saya bersyukur punya
punya teman yang udah rasa keluarga
sampai ke orang tuanya itu peduli
sedemikian hingga itu saya sangat
bersyukur dan waktu itu jadi melek iya
ya ini kalau gini terus ya habis Wong
Masih masih disuplai dari tabungan terus
nah sampai Jogja saya ketemu lagi teman
saya ini ditawari ke Purwokerto gimana
Menurut bapak Terus kalau menurut saya
kamu ini cuma kurang koneksi di Blitar
Coba deh jangan ditutup dulu nanti coba
didalami di Blitar itu Kamu nambah
silaturahmi Terus akhirnya pulang ke
Blitar itu ketemu teman lagi juga saya
curhat lagi gimana Mas menurut Mas kalau
saya kayak gini ditutup apa saya mending
ke Purwokerto dapat penghasilan di sana
atau tetap di sini dengan resiko ini
tutup pertama Mirip sama kayak bapak
yang temennya bapak yang di Jogja juga
mending di Blitar tapi coba tanya ibu
jadi teman yang di Blitar itu ngomong
gitu tapi coba tanya ibu kalau saya
ditanyai pendapat di Blitar aja nanti
tak kenalin ke temen-temen Blitar kamu
cuma masalah koneksi nanti kamu di
Purwokerto juga bangun lagi dari nol Ini
kan udah jalan mending di sini Tapi ada
syaratnya kamu tanya ibu semua orang
nyuruh di Blitar ibumu suruh ke
Purwokerto berangkat Purwokerto tapi
kalau ibu mau suruh di sini ya wes
berarti itu jalannya Oh gitu ya Mas lah
pulang itu tanya ibu nah ini ada
ditawari ke Purwokerto dengan omset bisa
sampai 600 juta sebulan tapi nanti di
sini ya ditutup enggak ada yang
mengelola lagi terus Ibu waktu itu udah
kelihatan jelas di raut mukanya bahwa
terus nanti di sini Gimana mas ya
ditutup ya masak ditutup langsung begitu
Itu sudah Ee mengisyaratkan bahwa enggak
setuju jadi langsung karena ingat udah
dapat mindset dari teman bahwa
tergantung Ibu langsung Oh ya Wisma
nggak jadi berarti aku tak di sini mama
minta aku di sini kan Iya kalau bisa ya
jangan ditutup Oke berarti di sini jadi
langsung keputusan di sini meskipun
belum tahu ngapain lagi kan Setelah itu
karena eh tetap belum ketemu jalan ini
tapi minimal kalau Ibu udah merestui di
sini Saya yakin itu yang juga di ridhoi
sama Allah terus saya kabari ya sana
juga alhamdulillah bisa nerima Oh iya ya
wis enggak apa-apa Terserah kalau mau
keputusannya itu akhirnya saya masih
curhat lagi nih karena masih enggak tahu
yang harus dimulai dari mana wong ini
masih tetap enggak ada perubahan Nah itu
saya tanya ke teman lagi saya telepon
saya kondisinya kayak gini gini gini
terus dia itu ngomong saya itu belum
pernah punya bisnis peternakan teman
saya ngomong gitu saya belum pernah
punya bisnis peternakan jadi saya enggak
pernah dalam 100% kondisi kayak kamu
enggak tahu lagi harus gimana untuk
menjalani peternakan ini tapi saya kalau
posisi stuck-nya pernah mentok kayak
kamu ini pernah Nah kamu kan selama ini
udah tanya ke orang-orang banyak nih
udah ketemu jalannya belum nah waktu
saya mentok Coba deh kamu tanyanya ke
Allah
saya nggak tahu lagi ngapain kamu udah
pernah nyoba itu belum Iya Mas saya
belum pernah nyoba itu cobain Saya
pernah posisi mentok kayak kamu saya
ngomong gitu itu mulai terurai iya ya
aku belum pernah itu selalu selama itu
nyari solusinya tanya ke orang tanya ke
orang tanya ke orang tapi untuk tanya ke
Allah itu belum pernah enggak pernah
kepikiran sebelumnya Akhirnya saya coba
waktu pulang sudah saya nyerah Ya Allah
saya enggak tahu lagi mesti ngapain tapi
Ibu Mama itu penginnya ini tetap buka
saya nyerah saya mohon petunjukmu saya
minta tolong eh untuk dibimbing untuk
ditunjukkan jalan yang benar itu gimana
Soalnya di salat juga Minimal 17 kali
kan kita mintanya petunjuk jadi iya ya
Saya belum pernah sama sekali ini minta
petunjuknya Allah Akhirnya saya minta
itu saya niatkan buat berbakti sama
orang tua itu setelah mindsetnya benar
Nah itu Allah mendatang orang datang kan
yang bimbing mentor itu malah datengin
ke sini tanpa Saya nyari lagi itu mulai
ditata dari mindset pegawai di sini jadi
waktu itu saya nanya itu sama kayak di
perusahaan saya dulu awalnya di Sini
pegawai itu bisa ada 7 orang ini
Kerjanya sendiri-sendiri yang domba ya
domba yang
tanaman-tanaman yang di perkebunan
perkebunan jadi jobdesnya
sendiri-sendiri karena dulu waktu saya
di bank Saya paling enggak suka dapat
kerjaan yang di luar Jogja saya tapi
ternyata itu salah kalau masih usaha
Rintisan di mana Kalau Rintisan ya
semuanya bareng bahkan yang punya juga
ikut kerja yang ukurannya juga ikutan
nyari lamban jadi sama eee ada teman ini
di Totok sekarang enggak ada lagi sekat
antara kebun enggak ada sama ternak
enggak ada semuanya saling bantu
Akhirnya ada yang enggak kuat ada yang
enggak mau keluar Jadi penghematannya
Sejak saat itu itu udah bisa menghemat 8
juta sebulan untuk tenaga kerja dan kita
setelah ditata alur kerjanya kamu ngarit
sama ini Kamu ini ini setelah ditata itu
ketika ditanya gimana dengan domba
sekarang 200 tapi pegawainya malah
berkurang gimana nggak Pak malah malah
enteng malah sekarang enak jadi akhirnya
pola kerja Sudah mulai ketemu setelah
pola kerjanya ketemu mulai kita masuk
belajar pakan belajar pakan itu salah
satu gurunya itu ke Pak Ibnu Aqil di
Blitar peternak senior yang sering jadi
referensi peternak-peternak lainnya Saya
sempat ke Wonosobo ke Madiun ke Jogja
semuanya itu nyebut kalau pernah belajar
dari Pak Ibnu Aqil di Blitar nah saya
kok jauh-jauh semua orang ini belajarnya
dari Pak Ibnu Akil Kenapa saya harus
keluar Saya Carilah Tempatnya Pak Ibnu
Aqil itu di mana ketemu tapi sampai
kandang beliau enggak ada Sudah jarang
gitu ke kandang Ya udahlah kayaknya
memang enggak bisa lagi ee ternyata
teman yang di sini kan rumahnya ada yang
dekat Pak Ibnu Aqil itu waktu itu saya
cuma basa-basi Mas kemarin saya lewat
rumahnya situ tapi ketutupan enggak ada
orang Iya mas pas hujan keluar terus mau
ke mana Mas kok sampai sana mau ke
rumahnya pak ke kandangnya Pak Ibnu tapi
saya nggak nggak ketemu dan orangnya
ternyata jarang enggak tahu mau nggak
enak mau tanya rumah juga nggak enak
terus bapak ibu itu om saya Pak Lek saya
kalau nggak pakde Oh bisa mas kalau
misalnya minta tolong ditemukan
boleh-boleh Terus akhirnya dijaturkan
jadwal ketemu Pak Ibnu manggil pak Ibnu
itu ngasih solusi harusnya peternak
kambing domba itu peternak yang paling
untungnya gede karena kambing domba itu
tidak tergantung dengan pakan pabrikan
susah nih orang pabrik untuk masuk ke
peternak ruminansia seperti kambing
domba itu karena pakannya masih perlu
hijauan enggak mungkin semuanya itu
masuk dalam bentuk konsentrat yang udah
ketergantungan itu unggas sama ikan itu
harus pakai konsentrasi sehingga
harganya turun ee komoditasnya turun
pakannya tetap atau naik pasti rugi nah
kambing domba ini kan Kalau di alam liar
kita kembalikan saja mas alam liar alam
liar itu kalau kambing domba makannya
apa sih ya hijauan Pak Iya terserah dia
kan hijauan macam-macam dia makan kan
Iya sama kayak gitu kalau kita taruh
kandang kita cuma bertanggung jawab
variasinya kita macam-macam karena kalau
di alam mereka bisa terserah mereka mau
makan apa Jadi pertama yang harus
dipahami bahwa kambing domba itu hijauan
karena dikandangi berarti kita
bertanggung jawab menyediakan variasinya
Nah biar murah Gimana kalau di Blitar
Alhamdulillah pakan itu melimpah jadi
kayak misalnya eee lahan pertanian Pak
Ibnu akhir itu menyarankan waktu itu
meskipun kering itu enggak masalah jadi
kebun jagung yang habis dipanen atasnya
itu kan pasti kering-kering Nah itu apa
enggak apa-apa Pak itu tetap rumput Mas
jadi warna pigmen daunnya aja yang
hilang hijaunya tapi dari segi nutrisi
gizi itu sama dan justru terkonsentrasi
jadi naik karena kering kadar air turun
konsentrasi nutrisinya jadi naik jadi
itu ya tetap boleh bahkan Saya di sini
caranya adalah saya itu kerjasama sama
petani saya belikan bibit jagungnya
nanti jagungnya Silahkan diambil petani
sayanya dapat bawahnya itu tebon
jagungnya saya akhirnya kelebihan
pertama saya nggak perlu sewa lahan
kedua saya nggak perlu maintenance kayak
kasih pupuk kan Tetap petaninya itu
terus yang saya ambil itu limbahnya
petani jadi kan saling menguntungkan
petani dapat bibit dari saya saya nanti
dapat limbahnya buat saya selain itu
banyak pohon-pohon di sini itu melimpah
hijauan di Blitar itu melimpah Jadi
kalau ada ramban orang motong habis
matras habis perampingan Diminta aja Mas
itu Boleh kok ya akhirnya kita lakuin
naik pick up itu sekarang sop-nya bawa
Arit sama tali jadi nanti di jalan kayak
kemarin baru sekitar Minggu lalu itu di
daerah lampu merah Garum ada orang habis
dari dinas itu sepertinya itu motongin
jadi kontraktor motongi ee pohon-pohon
karena Mulai bahaya kalau musim hujan
seperti ini karena itu baru di
di bawah Akhirnya terus kita minta malah
seneng mereka di malah ke bantu dengan
senang hati mereka iya silakan aja mas
Soalnya kita malah ke bantu
bersih-bersih ini terus ketika minta
yang Kebon jagung kita juga boleh nggak
ini diminta sedikit aja nyempil nanti
ibunya halal Mas kok diminta ini loh ada
200 rusuk atau sekitar
2.800 meter persegi ambil semua Enggak
apa-apa aku malah senang bahkan ternyata
berlimpah banget di sini ibaratnya itu
hampir semua daun lah itu bisa yang
dibahasakan buat guyon itu yang enggak
boleh cuma daun pintu daun telinga yang
lainnya itu sumber pakan yang melimpah
kalau di sini jadi habis itu mulai
ketemu Mas Oh berarti kita bisa ngasih
variatif tanpa harus beli jadi
Alhamdulillah sekarang pakan itu sudah
untuk kesehatan ternaknya sudah ketemu
polanya di mana itu juga lebih ringan
buat pegawai karena enggak harus ngarit
yang di bawah kadang-kadang tinggal
ngangkut aja variatif sudah dapat
sekarang ini fokusnya gimana
optimalisasi jadinya perlu ditambahi apa
sih Kayak misalnya jagung sumber
corbuhidrat ini kami masih terus
ngotak-ngatik sifatnya masih dinamis
pakan ini yang penting kambing domba
ternak udah bisa gemuk udah mau sudah
sehat tingkat kematian jauh menurun
Berarti sekarang kita tinggal bikin
formula pakan apa nih yang untuk
menggemukkan supaya optimal nah ini yang
terus-terusan dicoba jadi disisihkan 10
ekor buat nanti percobaan dikasih pakan
Booster sama 5 ekor Ini dikasih pakan
biasa ditimbang di awal mulai percobaan
ditimbang nanti 2 minggu kemudian kita
timbang lagi hasilnya seperti apa lah
itu cara-cara yang kami coba untuk eee
melihat atau mencari formula pakan yang
ideal tapi harganya jangan sampai mahal
[Musik]
[Tepuk tangan]
secara indukan yang domba itu 120an ekor
pejantannya ada 6 terus ada Kambing
kalau kambing itu yang dulu ada ya udah
itu yang diperbanyak tapi kami tidak
nambah indukan lagi tapi kalau dombanya
karena kapasitas produksinya masih
kurang ternyata permintaannya masih
besar jadi sekarang ini aja belum disapi
Alhamdulillah udah diinden orang Mas
nanti saya minta yang itu ya yang itu
nanti buat saya yang udah dilepas sapi
tapi bobotnya belum optimal juga udah
ada yang pesan berarti masalah
permintaan memang benar-benar masih
terbuka luas yang kurang adalah
produksinya yaitu indukannya yang kurang
karena satu pejantan minimal itu bisa
sama 10 betina di sini ada enam tapi
semakin tua semakin banyak kapasitas
betina yang bisa dikawini oleh pejantan
jadi ada kami pejantan itu yang umurnya
3 tahun ke atas itu ternyata berdasarkan
jurnal yang saya baca bisa sampai 50
betina Padahal di sini yang umurnya 3
tahun ada dua berarti paling enggak Ini
udah 100 sendiri terus yang lainnya ada
20 Karena udah lewat 5 udah lewat 21
bulan dia bisa sampai 20 ekor jadi
120 itu cuma sama 3 pejantan jantan yang
lain yang masih nganggur jadi akhirnya
ini sekarang gimana caranya masih nambah
indukan sekarang fokusnya masih beli
cari indukan betina untuk dikawinkan
nanti targetnya itu penginnya punya 500
indukan kalau di sini Nanti insya Allah
dombanya jenis yang cross XL sama dorper
jadi dipilih jenis itu karena selama ini
sering-sering itu jenis itu yang paling
optimal untuk pedaging jadi anaknya pun
setelah dibandingkan dengan yang lokal
pertumbuhan per hari per kilonya itu
cepat yang prosteksel sama yang dari
dorper ini itu yang dipilih karena kami
kan sebenarnya bukan mau buat kambing
atau domba hias tujuan utamanya adalah
pedaging karena memang yang dibutuhkan
sekarang adalah untuk konsumsi yang
optimal pasarnya yang akhirnya kami
fokus untuk domba pedagi untuk pemula
memang
disarankan breeding karena dari segi
pakan itu hitung-hitungannya tidak
terlalu harus detail sekali kalau untuk
penggemukan itu harus tahu pakan per
kilo per hari konsumsinya itu berapa
jadi sangat detail dan begitu meleset
sedikit bisa-bisa harganya yang naik
atau kalau meleset juga juga nanti
waktunya mundur akhirnya secara
operasional juga lebih mahal untuk
breeding nafasnya juga harus panjang
karena dari mulai kawin sampai siap
dijual itu bisa jadi butuhnya setahun
kawin bunting terus nanti akhirnya perlu
disapih itu bisa setahun untuk baru bisa
dijual jadi nafasnya harus panjang tapi
keuntungannya juga optimal ibaratnya
yang ini kan anak ini dibilang kayak
bonusnya karena diproduksi bukan Kolak
tapi nanti breeding pun otomatis masuk
ke vitamin masuk ke pemungutan karena
cempe yang lepas HP itu kami di sini
jualnya per kilo jadi kan Gimana caranya
ini supaya optimal pakannya sehingga
bobotnya juga cepat lah paling tinggi
nanti itu susu yang Setahu saya jadi
kambing perah itu lebih susah lagi
karena pakannya kambingnya enggak boleh
stres tapi cashflow-nya lebih ada harian
kalau untuk yang perah ya susu karena
bisa Setiap hari dapat cash flow
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
targetnya 2 tahun itu tiga kali
melahirkan kan Kawin itu kurang lebih 2
bulan kemudian nanti bunting itu Anggap
saja 6 bulan jadi 8 bulan lah itu
setelah itu kan lahir Jadi tiap 8 bulan
cuma memang nggak boleh nggak boleh
kelewat nih Nanti anaknya umur satu
setengah bulan itu kita campur lagi
dengan pejantan di sini rata-rata satu
setengah lah memang enggak sampai 2 di
sini rata-ratanya cuma saya malah seneng
kalau cuma satu Mas dulu pernah ada yang
lahir itu langsung lima jadi lemak anak
cuma enggak ada yang bertahan jadi
setelah lahir nanti satu mati hari ini
satu siangnya mati puting susu kan cuma
tetap ada dua jadi pasti nanti ada yang
dikalahin satu sama lain yang gede
biasanya nanti lebih dominan kalau satu
dimonopoli sendiri kan air susu ibunya
jadinya pertumbuhannya lebih cepat
dibandingkan kalau ini nanti lebih dari
satu cuma karena Cross Excel tapi
dengar-dengar kalau prostel
memang rata-rata satu kebanyakan cuma ya
itu kalau lebih dari 2 malah nggak nggak
ideal nanti buat pertumbuhan anaknya
jadi recording itu juga termasuk yang
masih kami benahi sekarang ini cuma
Kenapa kami tidak masih baru sekarang
karena masih banyak dari luar indukannya
kan masih beli dari luar betinanya dari
luar tapi kalau udah nanti jalan dari
hasil sini sendiri anak ini harus tahu
jantannya itu dari mana betinanya dari
mana karena kalau nanti akhirnya dipakai
untuk eee bibit di sini sendiri untuk
akhirnya jadi indukan di sini enggak
boleh sampai kawin sedarah ketemu
ayahnya atau nanti kalau anak mengawini
ibunya sendiri karena ya ujung-ujungnya
kalau kalian darah nanti jadinya cacat
anaknya itu resiko cacatnya tinggi
akhirnya kita kan rugi waktu udah
ngawinkan 2 bulan buntingnya nanti bisa
sampai 6 bulan yang keluar cacat
akhirnya kan malah rugi waktu itunya
jadi pentingnya recording itu yang utama
untuk menghindari resiko perkawinan
sedarah tadi jadi ini tekniknya kami
pakai kalung jadi nanti di kalungi nih
yang sekarang dikalungi yang sedang
didata indukannya betinanya ini di data
nomor semua jadi ada nomor ada huruf
terus jantannya juga ada Nah nanti
anaknya yang lahir itu juga akhirnya
dikalungi ditaruh di saya masih
recordingnya pakai Excel jadi induk
sekian induk ini datang ke kandang Kapan
namanya siapa jadi dikasih nama juga
terus nanti eee ketika punya anak ada
tambahan kolom ini jantannya dari mana
ayahnya mana Ibunya mana kasarannya
seperti itu anaknya ini kalau selama
cempe sampai lepas sapi itu masih
dikontrol bobot jadi buat evaluasi dia
ini nambah bobotnya per bulannya berapa
jadi nanti kurang lebih kayak gitu yang
utama sih Bapak sama ibunya ini siapa
Nah karena ini masih dari luar kami rasa
masih aman karena eh jantannya dari
sendiri tapi betinanya dari luar jadi
masih relatif kemungkinan
ee kawin sedarah itu masih kecil makanya
ini tapi masih masih ditata namanya
masih baru tahap penataan setelah
pakannya dan pakan pakan pakan jadi
pakan itu tiga kali dipikir dulu tapi
ketemu baru kita bisa mikir lainnya
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
ya kalau kandang kami di sini Ada berapa
jenis Jadi yang pertama kandang
terkoleksi kandang terkoleksi ini
sifatnya urine sama kotorannya terpisah
jadi nanti urinnya masuk di bunker
sendiri kotorannya bisa dikumpulin ke
gudang kotoran sendiri lalu Jadi nanti
yang untuk urine itu jadi pupuk organik
cair bisa jadi bahan itu juga kalau
srintilnya ya jadi pupuk kohe itu tadi
Lalu ada juga kandang buat lahiran jadi
kandang lahiran itu setelah melahirkan
itu kita taruh tanah untuk mengurangi
potensi jadi enggak di panggung tapi di
tanah ngelempra bahasanya di sini untuk
mengurangi potensi resiko kejepit atau
nanti keinjak sama indukan lainnya
ketika kaget terus lari mendadak gitu
ketika dikasih makan nanti takutnya
keinjek karena mereka masih belum lancar
jalannya begitu lahir ketika ada di
kandang ee panggung nanti kalau pindah
ke kandang tanah supaya nanti setelah
dia lincah geraknya baru nanti naik lagi
ke kandang panggung terus ada juga
kandang panggungnya tapi nggak dikoleksi
dibiarkan aja jatuh ke tanah urinnya
yang gak dikoleksi tapi kotorannya ini
tetap dipanen nah yang penting kandang
itu tanah jangan pakai pluster karena
saya pernah lihat itu ada yang pluster
kalau plester itu ujung-ujungnya nanti
harus dibersihkan tiap hari sih karena
nanti yang bahaya itu amoniaknya naik
ketika amoniak-naik terhirup lagi sama
domba itu yang rawan eee menimbulkan
masalah seperti penyakit selama itu
tanah maka urinnya nanti akan terserap
oleh tanah enggak masalah kalau kayak
gitu Tapi kalau tadi diplester akhirnya
harus tiap hari bersihkan memang jadi
rapi seolah-olah bersih terus tapi repot
harus konsisten membersihkan kalau
misalnya enggak ada tenaga itu ya sudah
Biarkan Jatuh aja ke tanah amoniaknya
juga turun terserap oleh tanah ada
kandang kawin juga itu di situ satu
jantan bisa banyak betina kandang
bunting ini juga kami sendirikan karena
gizinya juga beda nanti yang untuk
booting itu kalau bontingnya udah
menginjak bunting tua itu proteinnya
dinaikkan
supaya susunya nanti lebih banyak kalau
yang terkoleksi awalnya itu kami juga
terinspirasinya dari Bu Vita di Sinatria
from Jogja itu waktu ke sana Wah
kandangnya emang nggak bau ya ternyata
di situ tuh nggak keganggu masalah bau
gitu Karena tiap hari itu juga harus
dibersihkan cuma bersihinnya nggak susah
Tinggal karena udah masuk pipa tinggal
di sret gitu dikumpulkan masuk ember
kalau urine sudah langsung dibuat turun
otomatis masuk banker terus ketika
membuat kandang yang untuk bunting ada
sama-sama panggung tapi akhirnya kami
Biarkan Jatuh karena terkoleksi pun
punya kelemahan terutama di bidang
maintenance nanti jaring-jaringnya itu
harus berkala kita ganti karena
lama-lama berat kena kotorannya bakal
melengkung harus rutin di maintenance
Ketika nanti enggak ada tukang dapat ya
akhirnya nunggu ya sudah dibiarin rusak
gitu karena akhirnya yang untuk
mengurangi beban itu ya sudah yang ini
tetap panggung tapi enggak usah
terkoneksi biarkan jatuh ke tanah karena
resikonya kalau seandainya ngelempra
ketika misalnya waktu virus PMA kemarin
penyakit mulut dan kuku menyebar itu
alhamdulillah di sini nggak ada yang
kena virus itu nah salah satu
penyebabnya Kenapa banyak sapi yang kena
itu karena mereka kan kandangnya nggak
panggung sehingga kukunya itu jadi
lembab nah kelembaban itu yang disukai
kondisi lembab itu disukai virus bakteri
makanya yang banyak terserang itu sapi
kemarin karena mereka tidak ee panggung
Nah kalau domba kambing ini idealnya
panggung nanti akhirnya semua kotoran
turun sehingga kakinya atau alasnya
cenderung kering enggak lembab itu yang
membuat kambing domba kemarin relatif
tidak terlalu terdampak ketika ada virus
PMK
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
disana penempatan 2 tahun sebelum
akhirnya resign Nah pasti Singapura itu
orang-orangnya itu senang diskusi
tentang agama habis itu dibahas lah
tentang ngomongin tentang riba diantara
diskusi teman sekantor itu dan di situ
saya pertama Nggak terima lah ini saya
niat-niatnya lagi semangat-semangatnya
untuk berkarir dihadapkan sama riba
habis itu Nggak kok ini nggak nggak
ribet bunga bank itu nggak ribet Saya
sempat argumen kayak gitu karena sempat
eee ngobrol sama atasan katanya eh Bank
BUMN ini lebih banyak manfaatnya
daripada muzaratnya jadi kita
mengurangi potensi orang kena lintah
darat jadi menurut saya ini enggak riba
Jadi kalau Bank BUMN itu enggak riba
Kalau swasta riba jadi gitu ya saya Oh
iya kayaknya masuk akal waktu itu
awalnya gitu saya sampaikan argumentasi
itu di teman-teman di Singapura yang
meskipun awalnya saya ada penolakan
karena ini waktunya saya ngejar karir
lah kok dihadapkan sama yang kayak gitu
kan jadi kayak gimana gitu Akhirnya saya
Cari tau aja lah beranikan diri cari
tahu tentang riba itu sebenarnya apa
ternyata bener yang kayak gitu itu
bahkan di fatwa MUI juga udah difakkan
bahwa bunga bank termasuk riba kalau
udah mulai saat itu saya makin gelisah
saya naik pesawat aja nggak berani loh
Nanti kalau tiba-tiba mati dalam kondisi
kayak gini gimana Iya Mas tapi kita juga
Terus harus ngapain dari situ dari
resiko dunia aja saya udah nangkep
memang pekerjaan bank itu ternyata berat
jadi akhirnya saya mikir eh resiko dunia
besar rasio Akhirnya lebih-lebih terus
ngapain Saya perjuangin berarti saya ini
cuma masalah uangnya aja dong yang
motivasi saya satu-satunya di sini
karena tiap ketemu Jumat saya senang
setiap ketemu Minggu saya stress lagi
karena besoknya Senin berarti kan ini
indikator kalau saya enggak suka sama
sama yang saya kerjain dari situ juga
saya belajar bahwa ternyata uang enggak
berbanding lurus sama kebahagiaan atau
ketenangan hati karena waktu di
Singapura itu benefit yang saya terima
bisa sampai 80 juta bulan itu termasuk
apartemen termasuk Belum lagi itu yang
dibayari itu listrik gas air semua
dibayarin sama perusahaan belum termasuk
bonus insentif THR itu di luar itu masih
an karena paketnya ekspatriat karena
saya di sana sebagai tenaga asing
otomatis paket yang ditawarkan juga
sebagai tenaga asing saya ngobrol sama
orang tua Alhamdulillah orang tua juga
enggak ada pertentangan Saya keluar
memang kemenangannya bukan masalah gaji
kita balik seperti dulu apa enggak tapi
kemenangan terbesar yang langsung
dirasakan Senin tidak lagi terasa Senen
malah kalau bisa Senin Terus karena
Senin itu kerja aktif Kalau minggu malah
bingung di rumah akhirnya itu yang buat
saya akhirnya berani berani resign
setelah tahu ee Ayah meninggal 2021 itu
akhirnya Oh hikmahnya ini berarti saya
juga harus ikut berbakti waktunya
berbakti ke Ibu saya jadi akhirnya makin
ke sini makin banyak hikmahnya makin
banyak Om ini berarti Memang udah
petunjuk dari Allah memang Alhamdulillah
saya dimudahkan untuk proses
resignnya itu Alhamdulillah Ayah juga
meninggalnya hari Jumat ya Menurut saya
salah satu indikatornya kan yang saya
tahu meninggal karena wabah Itu juga
salah satu ciri Khusnul Khotimah itu
meninggal karena wabah meninggalnya di
hari yang baik jadi semoga Ayah memang
meninggalnya dalam kondisi Khusnul
Khotimah dan menurut saya kalau bisa itu
kalau boleh milih juga saya ingin suatu
saat itu meninggalnya modelnya gitu
karena relatif mudah gitu posisinya hari
itu langsung sakit terus langsung
meninggal juga dan posisinya hari itu
juga langsung dimakamkan
setelah sayang saya Masa saya jalanin
ini mantra saya itu mungkin cuma dua
sekarang ini mas saya pengen jadi
hambanya yang manja sama hambanya yang
yang serakah hambanya yang manja itu
dulu kan saya sempat Dilema sejauh mana
sih kita harus mengandalkan diri sendiri
sejauh mana kita harus berusaha terus
ternyata waktu saya cepet nyerah kayak
waktu diajari temen saya suruh udah
pernah minta sama Allah nggak saya
nyerah Ya Allah saya enggak tahu lagi
mesti ngapain Lha ketika kita semakin
cepat nyerah ternyata petunjuk itu lebih
cepat datang ternyata Rasul sendiri
rasul itu berlindung dari mengandalkan
diri sendiri bahkan untuk mengedipkan
mata berarti kan Ya sudah memang kita
enggak boleh mengandalkan siapapun
selain Allah bahkan diri sendiri untuk
mengedipkan mata hal yang sepele aja itu
bahkan Rasul berlindung untuk enggak
ngakui bahwa ini kemampuanku jadi
sahabat rasul Kalau sandalnya putus
langsung berdoa ke Allah Ya Allah mohon
ganti gantinya yang lebih baik padahal
itu sandal yang sepele saya ini banget
disuruh manja aja lo susah disuruh
ngandalin cuma Allah nggak ngandelin
diri sendiri ada masalah dikit suruh
minta ke Allah itu loh kok susah jadi
mulai saat itu saya pengen jadi hambanya
yang manja aja lah terus kedua hambanya
yang serakah hambanya yang tamak ini
tamak akan rahmatnya Allah jadi ketika
kita sehat kita berlindung diri minta ke
Allah Ya Allah lindungi kami dari segala
wabah penyakit padahal sehat kita kan
minta lebih sehat lagi berarti kan itu
sebenarnya tamak udah sehat minta
dilindungi dari penyakit berarti sudah
sehat minta sehat lagi itu kan juga
hambanya yang sama cuma
pelajarannya itu Allah akan mengingat
kita di saat susah kalau kita ingat
Allah di saat senang jadi ketika kita
kaya minta lagi itu lebih jarang
daripada orang udah jatuh baru ingat
Allah atau ketika sudah sakit ingat
Allah itu umum dan udah selayaknya kita
minta daripada nggak ingat sama sekali
cuma
levelnya lebih tinggi ketika senang
ingat Allah ketika sehat ingat Allah
jadi itu yang jadi pengingat saya mantra
saya selama ini saya pengen jadi
hambanya yang manja jadi otomatis ketemu
susah dikit saya nyerah susah dikit Saya
minta Allah kasih petunjuk tapi ketika
senang saya minta lagi jadi hamba yang
manja dan hambanya yang sama itu
[Musik]
yang sering saya sampaikan saya untuk
pengingat diri sendiri juga adalah yang
penting tetap termotivasi tapi jangan
terintimidasi karena kalau kita
terintimidasi yang ada seringnya itu
nafsu Wah saya kok nggak orang itu kok
lebih maju ini bisnisnya dari saya
akhirnya rawan kita menghalalkan segala
cara atau kita rawan silau untuk
mengejar menghalalkan segala cara untuk
bisa nyalip itu kalau terintimidasi beda
dengan termotivasi kalau termotivasi Oke
berarti saya harus melakukan yang
terbaik Apa yang bisa saya lakukan
terbaik hari ini jadi yang untuk
pengingat diri saya itu salah satu motor
saya lainnya adalah tetap termotivasi
Tetap berharap bahwa Allah itu
memberikan yang terbaik tapi jangan
mudah terintimidasi dengan hal lainnya
jadi saya kira itu saya itu saja dari
saya terima kasih banyak
wassalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
terima kasih
sahabat
sama-sama mas makasih
Makasih banyak Mas ini berarti langsung