14 Tahun di Tokyo Belajar Masak Hingga Jadi Chef, Buka Patisserie Jepang Di Kota Kecil!
BIxOs_3QTBU • 2023-01-30
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Musik] kalau kemana-mana itu sangunya cengkir kencengnya mikir terus adab itu aja pokoknya jujur karena kejujuran itulah menjadikan kamu nanti kesempatan lebih banyak awal datang itu semuanya tidak tahu ya ini toko apa kok tulisannya Pati Sri itu apa Kok nggak ditulis yang besar Toko Kue apa toko apa gimana toko baut apa gimana Mas kayak gitu di situ mereka dari Jakarta langsung datang ke Kediri diliput hanya untuk makan kue jadi dari Jakarta ke Juanda dari Juanda ke Kediri Pakai taksi jadi makan kue bentar balik lagi ke Jakarta guys [Musik] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam sejahtera saya owner chief dari Pati Sri Ahmad Arif sudagawa Nama saya Ahmad Haris saya usaha di bidang partistri ya kalau di sini kue ya bahasa Jepangnya Pantai Sri lokasi Jalan Yos Sudarso nomor 165b tepatnya di timur kelenteng Kediri kota awalnya saya usaha ini faktor tidak sengajaan Kebetulan saya menikah disponsori oleh mertua saya keluarga istri saya terus saya ke Jepang di Tokyo saya menikah di situ pagi kerja di hotel sorenya Saya bekerja di keluarga istri saya di tempatnya di restoran ya Habis itu karena ada macam-macam kita kasih solusi kalau kamu sewaktu-waktu pulang ke Indonesia Bagaimana kalau kamu belajar usaha kuliner karena kamu kelihatannya kelebihan kamu di situ Akhirnya saya memutuskan untuk sekolah di bidang pastry ya istri saya orang Jepang mertua saya orang Jepang asli Tokyo ya kebetulan aja Waktu itu saya di Bali ketemu saya akhirnya kenal semuanya dan saya kebetulan dipercaya dan akhirnya saya ke sana ya alhamdulillah awal mula di sini enggak bisa bahasa Indonesia juga nggak bisa bahasa Jawa Alhamdulillah Kebetulan anak-anak saya sama ajarin sekolah di Yayasan peninggalan Kakek Nenek saya jadi Bapak saya sekolah di situ jadi mau tidak mau tiap hari pakai bahasa Jawa bahasa Indonesianya tambah akhir-akhir ini kisahnya beristri orang di luar negeri itu enak nggak sih Pak sebenarnya sih namanya keluarga suami istri pasangan itu sama aja tergantung kitanya asalkan saling mengerti meskipun perbedaan negara perbedaan semuanya berbeda tapi kalau ada kemauan Insya Allah pasti bisa Alhamdulillah kita mengasih pengertian sedikit-sedikit kita menerima perbedaan tapi kita cari solusi yang bagus ya pasti ada perselisihan itu pasti satu negara satu keluarga aja pasti ada perselisihan apalagi lain bangsa lain agama semuanya lain itu kita harus belajar dari situ menerima perbedaan jadi dengan menerima perbedaan kita cari solusi yang terbaik Insyaallah nanti ada titik temunya di situ kalau disiplinnya Jepang itu namanya masuknya jam 8 biasanya orang-orang yang Junior itu masuknya itu satu jam sebelumnya itu udah paling lambat pulangnya juga gitu pulangnya itu yang Junior itu paling akhir karena apa Karena dia itu orang-orang Yuniar itu mengejar ilmunya bukan masalah finansialnya tapi ilmunya Biar gimana caranya biar cepat bisa itu karena saya diajari sama senior saya kalau istilahnya kalau sana itu sempay itu sama aja sama guru kita jadi karena saya bisa bekerja karena diajari senior saya jadi kalau seniornya belum pulang enggak berani pulang juniornya itulah kedisiplinan Jepang di mana satu ilmu saja itu sudah sangat dihargai satu kata-kata yang diajari sama seniornya itu sangat-sangat di ajaib karena ada merekalah kita bisa bekerja kayak gitu bos-bos saya dulu yang di sana itu mereka Bos Oke tapi makan bersama rokok bersama dia anak-anak belum datang dia datang duluan kayak di situ jadi menang-menang bos dia datangnya lambat-lambat enggak tambah justru Bos itu dia datangnya awal pulangnya akhir kayak gitu mereka itu sangat share ya karena kejujurannya sabar umpamanya kembalian kurang 5 perak aja itu Udah dikembalikan ada dompet hilang di kereta pun pasti kembali kalau di sana itulah Memang udah menjiwai jadi yang sulit itu bukan karena keterpaksaan tapi karena kesadaran jadi melatih kesadaran itulah yang sulit saya mengajarkan anak-anak di sini itu bukan karena dimarahi kamu kerja sini enggak tapi gimana Mereka itu biar sadar bahwasanya kerja itu bukan karena keterpaksaan para imam kebutuhan kita saya kalau pengen enak ya harus sadar bahwasanya kita enggak usah disuruh pun udah ngerjain nah itu nanti ke depannya jalan buat kita sendiri kayak gitu kalau di sana kan Kalau udah menikah itu udah tergantung anaknya dan bebas tergantung kamu pengen di mana tergantung keluarganya Jadi waktu kebetulan ada keluarga yang sakit istri saya pulang enggak usah pulang wilayah Indonesia dulu di sana aja ngelayanin keluarga tapi Bapak istri saya tambah ngomongnya udah kamu cepet-cepat pulang soalnya Kebetulan saya pas pindahan toko pas repot-repotnya dari Sudirman ke sini Jadi kebetulan nenek dari keluarga istri saya meninggal satu rumah dengan bapak saya mertua saya ya meninggal akhirnya pulang ke sana saya karena pindahan toko istri saya udah kamu ngurusin di Jepang sampai selesai tapi belum selesai udah pulang ke sini karena bapaknya Emang suamimu repot perpindahan ada anak-anak juga Kamu udah pulang aja gitu Jadi intinya mementingkan Kalau udah menikah udah istilahnya udah Merdeka Ya udah kamu urusin keluarga kamu bukan ngurusin bapak kamu gitu keluarga mereka pernah mengunjungi sini pak waktu pembukaan toko disini berkunjung ke sini Terus waktu kita buka di Surabaya berkunjung ke sini itu aslinya bahasa Perancis cuman PT SRI di sini yaitu artinya itu toko kue ya kebetulan Paris Sri yang kita dalami di sini basicnya Prancis tapi rasanya testernya orang Jepang karena Kebetulan saya belajar di Jepang yang disesuaikan dengan lidah orang Jepang terus Kebetulan saya belajarnya di chiefnya orang Perancis Terus ada yang orang Jepang ada orang Korea jadi saya belajar dari sana orang Indonesia Kebetulan saya yang pertama belajar di situ berarti istri sama kue-kue yang lain itu perbedaannya adalah partisi itu biasanya sangat-sangat mendetail ya jadi dari suhu ruangan dari suhu pemasakan jadi kita yang kue-kue paristri yang sekarang itu yang dijual itu adalah teknik memasaknya jadi dari segi teknik meskipun resepnya sama bahannya sama jadinya itu beda Alhamdulillah kami berpengalaman di tempat-tempat lain dari yang kecil sampai yang besar itu kalau masalah resmi itu nggak hanya perbedaannya 11 12 hanya pembedaannya adalah yang kecil umpamanya suhu kalau coklat itu kalau di luarin suhunya antara 16 itu udah mulai lecet jadi harus didinginkan dulu tempering dulu kayak gitu pembedanya di situ teknik memasaknya terus orang suka sweet tapi enggak suka manis karena banyak orang memperhatikan kesehatan Jadi kalau di pantai Sri di Jepang itu seminar mungkin enggak pakai pewarna jadi sebisa mungkin pakai warna natural kalau hijau ya pakai green tea kalau merah ya pakai strawberry Jadi buahnya langsung dipakai bedanya adalah di teknik memasaknya Di mana biasanya di lab dulu jadi memang benar-benar resepnya itu udah benar-benar diteliti Berapa lama enaknya itu berapa jam selama yang paling enak teksturnya gimana kelembutan resfur itu udah mendetail kalau dunia pasti sekarang ini gitu kalau standar Patrio yang bagus itu Ya intinya awalnya adalah dari penampilannya juga ada teksturnya ada terus rasa itu mau dibawa kemana bukan hanya enak aja nggak tapi mau ngedepankan asemnya asinnya atau pahitnya jadi semuanya itu menjadi pembeda bukan hanya enak aja enggak tapi ada Oh ada ininya Oh ada ininya begitu Jadi enggak hanya rasa manis asam manis tapi juga ada teksturnya lagi di tangan lumer itu masih beda lagi nanti di situlah pembedanya cepat berseri awal datang itu semuanya tidak tahu ya ini toko apa kok tulisannya Pati Sri Pati Sri itu apa kok enggak ditulis yang besar Toko Kue apa toko apa gimana toko baut apa gimana Mas kayak gitu awal-awalnya begitu cuman alhamdulillah ada orang-orang Kediri ini enggak tahunya banyak yang udah pernah pergi ke Jepang ke Tokyo khusus untuk wisata Jadi mereka yang tahu mereka itu cari informasi ini jepang-jepang beneran apa Jepang Jepang akhirnya mereka coba-coba kebetulan rasanya cocok Terus akhirnya menyebar dari mulut ke mulut kemudian kebetulan ada orang Jepang di sini yang mengenalkan kue kami di Surabaya dibawa ke Surabaya akhirnya orang-orang Surabaya orang-orang xpatriat Surabaya itu pada ke Kediri dari situ mereka beberapa kali datang ke Kediri Terus akhirnya mereka minta tolong kebanyakan di Surabaya itu ibu-ibu yang punya anak kecil pengin kue tapi enggak bisa ke sini soalnya jauh yang dulu Enggak ada tol kurang lebih perjalanan 4 jam 5 jam akhirnya kami Coba kirim ke Surabaya itu di luar ekspansi saya itu yang mana pemesanannya itu sangat yang kita enggak bisa melayanin jadi akhirnya saya memutuskan sebisa kita kapasitasnya bisa kirim berapa ya udah itu aja kalau melebihi itu kita stop senangnya jadi kita upload dua minggu sebelumnya terus habis itu seminggu sebelumnya itu udah kami tutup orderannya baru seminggu Setelah itu kami kirim ke Surabaya dengan jadwal yang pasti jadi umpamanya kita kirimnya jam 9 itu di tempat a jam 09.00 sampai 30 di tempat b Nanti jam 10.00 sampai jam 10.30 jadi jadwalnya memang benar-benar kita mepet Jadi kalau jamnya enggak tepat waktu kita ngambil ke tempat lain kalau gitu Kayaknya enggak bisa melayanin biar ojol kayak gitu ya alhamdulillah dengan adanya mereka-mereka dari mulut ke mulut akhirnya ada sosial media yang Alhamdulillah kalau di kalangan ekspatriat itu sangat banyak animenya di situ mereka dari Jakarta langsung datang ke Kediri dari situ diliput hanya untuk makan kue jadi dari Jakarta ke Juanda dari Juanda ke Kediri Pakai taksi jadi makan kue bentar balik lagi ke Jakarta kayak gitu bahkan ada yang dari Taiwan kemarin mereka Penasaran ya dengan kok bisa-bisanya bikin pastry gitu yang dimana pastry itu yang sangat mendetail disiplinan waktu timingnya suhu semuanya itu ada di situ yang di mana sangat sulit karena dia penasaran mereka itu ke sini kualitasnya kebetulan Saya pernah bekerja di mana tempat itu adalah istilahnya Pati Sri disitu Saya pernah bekerja dari the best Pati Sri in the world jadi bukannya lokal tapi orang Perancis Cuman buka pertamanya di Tokyo di Hotel New utanya Tokyo ya Kebetulan saya bekerja di belakang layar di ateliernya Jadi kami bekerja di situ yang Alhamdulillah mereka lah yang akhirnya menceritakan dari mulut-mulut yaitu [Musik] ya alhamdulillah dari situ mereka terus berdatangan dari mulut ke mulut dan akhirnya karena mereka penasaran di Jakarta kok gak ada kayak gitu di Surabaya nggak Ini akhirnya kami putuskan 3 bulan sekali kita kirim ke Jakarta kalau dulu pernah sebelum pandemi itu tiap bulan kita ke Jakarta karena kita nggak bisa melayanin yang luar kota akhirnya kami putuskan 3 bulan sekali kalau dulu 1 bulan ke Jakarta satu bulan ke Surabaya satu bulan ke Malang ke Cikarang Tapi karena SDM kita tidak mampu Ini sementara Kita sesuaikan dengan SDM kita jadi kita schedule 3 bulan sekali kita ke Malang 3 bulan sekali kita ke Surabaya 3 bulan sekali ke Cikarang 3 bulan sekali ke Jakarta itu pun menyesuaikan dengan kondisi yang ada di toko sini iya Alhamdulillah dengan adanya mereka-mereka itu orang-orang lokal mulai berdatangan karena orang-orang sini Kebanyakan orang muslim kebetulan Kakek Nenek saya juga berkecimpung di situ kebetulan Ibu saya itu cucu dari Mbah Kyai Ma'ruf Kediri jadi orang-orang Lirboyo orang-orang pondok-pondok Pesantren sini yang saya juga pernah mondok di situ akhirnya mereka tahu bahwasanya saya juga pernah di situ dan saya kebetulan cucunya situ akhirnya mereka mengenalkan Begitu ceritanya jadi akhirnya orang-orang lokal itu ke sini gitu ya alhamdulillah sampai sekarang dipercaya orang-orang kalau ada ulang tahun hajatan itu Alhamdulillah landak ke sini ya alhamdulillah kita customer kita kebanyakan itu di luar bangsa luar etnis ada yang dari Amerika ada orang yang Prancis ada orang Jepang macam-macam agama ada yang Hindu ada yang berbeda bahkan teman saya yang pendeta pun banyak Mbah Yai pun ya alhamdulillah kebenaran yang membahayakan saya juga alhamdulillah datang ke sini berkat-berkat Barokah beliau memang saya mendidiknya sangat susah ya soalnya juga belum mengerti dari apa sih Patih Sri apa sih kue Kok kayak gini kayak gitu ya tapi kita tiap hari sharing pengalaman-pengalaman saya yang saya alami di Jepang dengan sedikit-sedikit ilmu dengan sedikit-sedikit filosofi hidup ya kebanyakan kan kita kalau udah nyaman kita itu enggak mau berpikir bahwasanya sekali waktu kita itu pasti akan jatuh itu pasti ada Jadi kita berpikirnya terus ke depan Insyaallah nanti meskipun kayak Saya ini orang kampung Enggak tahu apa-apa tapi kalau kita mau belajar Insyaallah kita akan terus maju gitu ya kalau masa depan istilahnya kita dilahirkan dari keluarga miskin keluarga saya itu bukan tanggung jawab kita tapi masa depan kita yang akan datang itu Yang menentukan kita makanya kita harus bergerak belajar dari awal umpamanya kita kerja di Palestina ini Ya udah jalanin aja partisi itu dengan sendirinya nanti hanya akan terbuka karena kita bergerak jadi modalnya itu bukan hanya ada uang aja dari skill kita nanti sedikit-sedikit dapat modal dari situ dari kesehatan dari tekun belajar akhirnya dari situlah kita modal dapat yaitu nanti dipercaya Orang akhirnya Alhamdulillah kita bisa berdiri ya Jalannya dari situ Dari awal saya sendiri soalnya mengalami dari keluarga yang sederhana Bapak Ibu saya guru ya jadi kita enggak ada basic dari bisnis ya jadi hanya kita mengalir dijalanin setiap hari kehidupan ini itu aja kalau kita best sellernya itu Japanese roll ya kalau macaroonnya alhamdulillah juga macaroon kami langsung belajar ke masternya makaronnya kami juga best seller japaneserolnya kita mengedepankan ke kelembutan teksturnya kalau di sini japaneserolnya kita membawa dari madunya madu lokal yang memang benar-benar kita bekerja sama-sama petani telurnya juga telur yang benar-benar dari petani lokal [Musik] ya impian saya ya stop-stop saya ini sebisa mungkin nanti bisa mandiri bisa mengangkat kerabatnya saudara-saudaranya dan kita bermimpi insya Allah nanti kalau udah di Indonesia Lain kali kita ganti bermimpi karena kami belajar di the best Pati secara nanti kita menjadi the best partijl dengan halal halal food itu ya impian saya sekarang sih masih berjalan mengalir ya kita tiap hari intropeksi diri tiap hari kita asah kita sharing sama teman-teman yang jadi pastry di Jepang sana ada yang di Korea sana saya tetap terus belajar sama mereka-mereka senior-senior saya ya tetap perkembangannya sekarang gimana Tapi tetap saya ada hubungan dengan mereka-mereka karena senior-senior mereka mengajari saya saya pengennya keahlian saya di bidang Pati Sri di bidang kuliner seenggaknya ilmu saya bisa bermanfaat buat mereka-mereka dan mereka itu bisa nantinya bermanfaat untuk keluarganya untuk tetangganya untuk kemajuan terutama negara Indonesia ini begitu kalau saya sih nggak ada pemikiran anak saya harus seperti saya nggak ada Saya hanya berusaha anak saya punya pemikiran sendiri jadi saya hanya ada jalan yang seperti ini ada jalan dengan cara menjadi usaha Pati Sri mungkin kalau ada yang minat Monggo enggak masalah tapi kalau anak saya maunya di bidang yang lain ya Saya hanya mensupport saya karena memang jalannya masing-masing anak-anak bapak-bapak jadi kita enggak ada pemasangan Jadi udah tergantung anak-anak saya masing-masing keinginannya apa Saya hanya mensupport saja kalau kemana-mana itu sangunya cengkir kencengnya mikir terus adab itu aja pokoknya jujur karena kejujuran itulah menjadikan kamu nanti kesempatan lebih banyak sopan jujur disiplin Insya Allah dengan adanya kejujuran nanti kamu menjadi modal kamu dipercaya orang bisa bekerja sama-sama orang karena kamu jujur di dunia kuliner ya dulu saya kan pagi kerja di hotel sorenya Saya bekerja di Family istri saya lah kebetulan di situ Di Susi situ karena saya apa namanya kalau kamu mau pulang ke Indonesia sebaiknya kamu sekolah bukannya cari uang aja tapi sekolah cari ilmunya dulu nanti enggak Rugi kamu pulang ke Indonesia dari situ kita belajar bahwasanya kalau kamu pengen dihargai orang kamu cari ilmu sebanyak-banyaknya dengan ilmu kamu nanti bisa punya nilai lebih dari ilmu lah kita belajar saya mohon maaf apabila ada kesalahan saya atas nama ownership dari Pati Sri Ahmad tadi sudah gawat Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik]
Resume
Categories