Anak Nelayan Jadi Tukang Rosok, Modal 2 M Bangun Cafe View Pantai
JCcnPi6WqgQ • 2022-11-02
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Musik] SMP Suroboyo SMA Surabaya motivasi yang sampai saya ingat sampai sekarang itu [Musik] Nama saya Pradita Aditya Saya asli Blimbing Paciran Lamongan Jawa Timur sehari-hari karena Alhamdulillah sudah ada beberapa usaha yang sudah berjalan sekarang Lagi fokus untuk scale up di toko besi dan stainless bisnis itu saya berawal dari jujur saya di SMP SMP itu saya mengawali sudah hati ini sudah harus menghasilkan uang gitu karena waktu itu bapak saya nelayan Ibu saya Itu waktu SMP sempat jualan ledre jadi secara uang saku itu ya Memang agak kurang juga tapi alhamdulillah saya syukuri saat itu saat itu saya masih ingat uang saku itu 60 ribu SMP kemudian setiap 2000-an itu ada buku yang saya siapkan buku baru 2000 kemudian saya buka lagi 2000 saya buka lagi 2000 sampai 30 hari gitu setiap berangkat sekolah di waktu SMP itu saya kan Lewat Pasar Kapasan di samping-samping itu ada celana baju dijual 15.000 12.000 10.000 saya terinspirasi saya tanya teman-teman di desa tuku piro iki beli berapa ini baju apa celana 3/4 saat itu kan musim misalnya 3/4 beli waktu itu segini harganya Surabaya saat itu saya sudah Nitip ya teman-teman saya banyak yang nitip terus eee saya berikan di Surabaya yang setiap hari saya Nunggal tadi itu kemudian saya bawa ke rumah Lamongan dan saya jual ke teman-teman dapat untung Alhamdulillah ya itu saya kumpulkan waktu saya di Surabaya itu satu minggu sama ibu saya di sana ditemani pas waktu setelah satu minggu Ibu saya itu bikin Sepucuk Surat gitu loh intinya itu Fit Mak us mulai terus saya nangis karena saya masih SMP kecil Waduh sendirian kan akhirnya ya kalau ngaji ya lama Di masjidnya karena supaya punya teman di sana SMP sangking kepinginnya supaya bisa masuk Taman Remaja Surabaya karena dulu kan kalau kita masuk ke TRS itu ringingnya bagus itu kan free jadi saya itu SMP harus pinter gitu jadi Terus waktu itu terus SMA bisnis yang tadi itu sudah nggak berlanjut lagi karena memang terhalang banyak hal tapi perasaan atau hal ini kadang itu wah Kayaknya udah lumayan Terus dapat uang lagi nih supaya buat tambahan-tambahan gitu [Musik] karena mungkin saya sering menangkap peluang-peluang yang ada itu dan sudah paham bagaimana untuk finishing torchnya itu artinya setiap ada peluang yang memang ada dalam otak saya waktu itu dalam hati saya juga wah ini momentum kita ambil kita ambil gitu karena sudah tidak ada lagi kamus itu gagal gitu optimis pokoknya gas dulu saya pernah gagal waktu SMA kelas terakhir kelas 3 mau masuk Fakultas Hukum Saya pernah buka rongsokan bekerja dengan kolega saya karena di kos-kosan sudah berumur saya bagian modal modalnya itu dari orang tua yang betul arisan orang tua saya kan waktu itu bisa larisan kemudian sisanya itu dari pinjaman KUD minotani koperasi saya buka usaha rongsokan itu 1 bulan 2 bulan 3 bulan Alhamdulillah jalan kurang lebih sekitar satu tahun setengah sampai 2 tahun berjalan itulah mulai tidak beres gitu keuangannya enggak beres semuanya Enggak ini karena yang mengelola itu teman saya ini tadi saya juga Paham bagaimana kayak bikin-bikin keuangan ini itu saya itu takut gitu loh sama kolega saya ini uang itu habis kurang lebih sekitar 80 jutaan ya 70 78 sampai 80 jutaan itu hilang habis tapi alhamdulillah tetap saya bersyukur karena dari situ saya akhirnya tahu besi itu bagaimana stenlis karena itu kan usaha rongsokan kami menerima kardus kresek plastik botol pet besi tua semuanya tentang rongsokan itu kami terima dari situ kan untuk yang besi ini harus terkena Oh untuk aluminium kertas ini ini itu saya tahu Akhirnya saya mulai pelan-pelan fokus kembalikan Bagaimana caranya supaya uang yang orang tua tadi itu bisa kembali gitu saya kan sempat dimarahin sama bapak kemarin sama Bapak sama Ibu juga nangis karena uang itu kan uang yang diterima yang buat kepengennya saya berhasil gitu ternyata Allah berkehendak lain kan jadi saya sampaikan ke orang tua kalau saya pasti mengembalikan uang itu dan biasanya minta maaf terus bapak saya bilang fokus kuliah Akhirnya saya fokus kuliah suatu ketika saya di mushola Fakultas Hukum di Universitas Airlangga itu di madingnya itu ada suatu tulisan tentang itu Allah itu tidak akan memberikan musibah atau cobaan itu kepada hambanya yang enggak mampu gitu ya kemudian saya baca itu saya coba evaluasi diri saya sambil Allah itu memberikan cobaan ke saya mungkin saya sudah mampu gitu saya positif thinking dan saya saat itu juga langsung saya sudah belajar besoknya saya sering ke pasar ketemu sama ini kesempurna sama itu sampai saya itu bisa memahami bahasa Madura Sampai engkau bisa mengucap Madura bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ikhwan yang hafidhokumullah tidak kita bisa beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala kecuali dengan Allah berikanlah kepada kita kesehatan tentunya kesehatan itu juga bisa kita peroleh dengan kita berikhtiar diantaranya dengan kita mengikuti anjuran Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan anjuran nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam maka kami mengajak Anda semuanya Mari budayakan untuk hidup sehat dengan kita menjalankan perintah Allah dan perintah nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dengan memperbanyak mengkonsumsi madu dan Alhamdulillah kita menyediakan daripada madu Shaheer yang juga bisa mencukupi kebutuhan kita untuk bisa menjalankan perintah Allah mengamalkan sunnah nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan mencari kehidupan yang sehat Tentunya semua itu akan bisa kita dapatkan dengan kita Istiqomah mengkonsumsinya belum konsumsi madu Ayo konsumsi madu supaya hidup kita lebih sehat dan kita lebih semangat dalam beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala Semoga Allah mudahkan kita untuk terus bisa Istiqomah beribadah dan mengamalkan sunah-sunnah nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] bisa kok jadi sampai saya bisa karena saya harus mendalami itu supaya tahu sedalam-dalamnya karena Pasar Loak ini kan bagi orang luar yang nggak paham itu kan angker banget gitu tapi bagi orang yang paham Wah itu permata hitam yang digosok sedikit aja udah jadi cincong gitu di Pasar Loak itu saya tahu linknya saya itu saya mulai pulang saya pulang kemudian saya sampaikan ke orang tua bapak itu kan di pipa Bapak jenengan beli berapa ini gitu iki aku tuku abbasi Udin loh kok larang Pak ikiten Surabaya saya coba-coba piye Pak buka usahanya gini tapi ya Modelnya kan jenengan gitu tapi Insya Allah pasti pak gitu terus Wah awakmu sing kuliah nah terus Opo sing jogone kene gitu Wah saya mulai mikir Siapa ini yang jahat di sini akhirnya Alhamdulillah saat itu saya ditemukan teman kos saya dan dia juga kelas Madrasah saya waktu itu namanya Mas Rendy saya mengajak beliau Akhirnya saya buka toko besi modal 20 juta itu masing-masing [Musik] jadi waktu itu hari pertama Sepi hari kedua sepi bulan berikutnya juga masih belum menemukan polanya toko itu ramai akhirnya sambil Mas Rendy itu fokus untuk jualan sambil promosi-promosi saya di Surabaya juga tidak tinggal dia Mas Jadi saya ke toko buku Gramedia Saya belajar tentang marketing waktu itu beli bukunya arcang aric Chandra judulnya kalau enggak salah waktu itu ngapain nunggu tua kalau muda bisa kaya Wah di situ kan kisah-kisah inspirasi gitu saya baca mengenai pelan-pelan Oh kayak gini terus saya mulai baca buku-buku pada yang lain Oh dalam marketing itu ada namanya forbid saat itu kan yang pertama adalah produk kemudian ada place ketiga adalah price dan promotion ini saya aplikasikan terhadap usaha saya yang baru saya buka itu tapi saya salah Saya kulaan ini harusnya pakai barang ini maka saat itu kami juga sudah enggak punya uang lagi untuk menambah itu suatu ketika ada teman bapak saya yang nawarin iki toko sepeda motor wis lunas aku ditawangi kredit tanpa agunan gitu sama dia terus atas sama sopo yo atas sama aku sing bayar soalnya saya butuh untuk membeli produk yang memang dibutuhkan pasar tidak usah banyak yang penting ada supaya yang lainnya ini bisa mengikuti gitu loh barangnya yang pernah produk itu yang kedua adalah price harga Oh harga kita ini agak lumayan mahal saat itu akhirnya kita kemudian tempat tempat itu kurang tertata rapi kotor terus kurang menarik akhirnya yang kita lakukan adalah kita cat saat itu kita chat warna orange supaya tempat ini ketika orang sepeda motor jadi dia noleh yang ketiga itu baru promosi promosi ini karena kita juga udah limit sudah enggak ada komposisinya maka yang kita lakukan adalah kita bikin kaos kaos-kaos tadi itu kita kasihkan ke tukang becak yang setiap hari keliling terus ee Saya kasihkan sampai saya sampaikan Pak nanti kalau ada orang yang cari besi dari orang Tuban orang palang atau orang Juwana dari mana Monggo Mungkin dianteri tempat pulang semuanya semua pakai kaos kita jadi orang sudah merpati di belakangnya tulisannya cari besi murah juta merpati saja solusi besi pasti sudah merpati alhamdulillah ada kenaikan signifikan baru kita udah menemukan emas kita dapat keuntungan setiap harinya kadang satu juta satu juta setengah 2 juta gitu kita simpan terus kita gulung Pokoknya kita gulung sampai 2 tahun 3 tahun ya kebetulan kita buka cabang buka cabang satu terus ada lagi kita buka lagi semua berjalan [Musik] saat itu kan saya sudah mendapatkan keuntungan yang cukup lumayannya udah bisa BP laba itu Alhamdulillah kami per harinya cukup lumayan besar kita gulung kita pakai untuk kulaan terus Quran barang-barang bareng karena waktu itu masih belum menikah juga ya Jadi saya nggak memikirkan apa-apa yang penting kita punya produk banyak gitu yang punya barang banyak itu luar biasa kita ngumpetnya karena Wah ini kalau dihitung-hitung kalau satu bulan ini buat beli mobil ini bisa gitu kan saya sampaikan ke Mas Rendy juga Jo awak dewe iki fokus yo yo fokus Pokoke gulung terus sampai dengan Nanti pada akhirnya kita ambil gitu jadi gulung terus sampai kadang-kadang saya ke toko itu badan saya kok banyak gini saya sudah enggak punya hutang gitu loh jadi ya alhamdulillah dari situ baru saya sampaikan ke Mas Rendy itu Jo awak dewe iki gak iso lek dodolan ini terus gitu aku membuka usaha toko Tapi toko Wesi tapi sing anyar terus Mas Rendy menyampaikan Bapakku itu akhirnya saya sama kakaknya Mas Rendy Saya bangun usaha pertama Alhamdulillah Jalan Perjalanan Waktu berjalan waktu kemudian saya masih kurang srek kalau nggak ngajak Mas Rendy gitu loh akhirnya loh akhirnya Kami bertiga kemudian ngempet Pokoknya kita enggak ambil keuntungan sama sekali hanya gaji yang kami terima semua keuntungan kita masukkan terus gulung terus sampai dengan di 2018 apa 2017 itu kami baru menikmati itu pun sedikit gaji yang kita naikkan kita enggak ambil keuntungan karena kita punya visi yang sama visi kita adalah supaya kita merpati ini berkembang dan kita bisa menjadi perusahaan yang yang besar gitu sesuai dengan fisik kita adalah menjadi retail toko besi dan stainless yang terdepan dengan memberikan solusi yang solutif bagi pelanggan pelanggan kita itu saya sama Mas Hendri pernah suatu ketika itu ambil dari orang untuk kandang ayam itu berdua berangkat ke Surabaya untuk ambil siku saya ambil sama dia ternyata dipanceng Gresik mobil kami itu nggak bisa dibelokkan gitu akhirnya mau nggak mau ya kita kecelakaan saat itu Iya jadi kita berdua saya berdua sama saya di truk yang truk engkel yang kita tumpangi itu masih jadi nyetir saya yang tadi mungkin terlalu berat muatan di atasnya kan muatan kita di luar bak akhirnya Enggak bisa dibelokkan itu bisa jadi mati kok gitu kita Alhamdulillah kok gak kecebur ke jurangnya tapi ketahan pohon jati saat itu besi yang udah jatuh semua di jurang mobil juga keadaannya udah guling kami berdua saya keluar dari mobil Mas Hendri keluar dulu saya mau keluar saya keplesnya juga akhirnya Alhamdulillah berdua saya wah sampai dengan saya naik ke atas Alhamdulillah kami berdua tidak catat sama sekali tidak ada goresan luka berdarah sama sekali Enggak ini padahal keadaan mobil itu udah kayak gitu hancur gitu jadi ya itu yang saya punya prinsip Wah kita harus bisa dengan perusahaan ini akhirnya kami fokus kami enggak mengambil keuntungan Kami punya mimpilah yang besar terhadap perusahaan ini yang kita bangun akhirnya Wah ini mulailah kita memegang uang yang cukup besar sudah milyar gitu Wah guys kalau kita udah besar nih bahkan kita harus pahami bisnis ini harus bagaimana gitu Akhirnya saya Sepakat saya mbak Reni dan Mas Rendy kami dapat prediksi ya kayak kita harus pakai konsultan usaha [Musik] karena kita nggak bisa mengatur cash flow yang segini ini bagaimana ininya bagaimana itunya kalau misalnya kita kasih ke orang yang punya ilmu kita mungkin lebih paham membangun usaha ini gitu akhirnya kami pakai Pak Iman Supriyono saat itu sebagai konsultan perusahaan kami di 2018 kami bikin perseroan terbatas atau PT PT Duta merpati Indonesia di mana pemegang sahamnya ada saya kemudian ada mbak Reni dan Mas Rendy masalah ini mempercayakan terutamanya adalah saya alhamdulillah kami sudah punya beberapa cabang di kota-kota yang ada di Jawa dan Bali gitu awalnya ketika sudah merpati ini sudah cukup lumayan membesar juga seiring dengan itu saya mulai melirik di bisnis yang lain saya melihat di Pantura ini kan kita punya laut tapi belum ada cafe yang representatif harganya yang warung kopi tempatnya yang bisa langsung view laut ada playgroundnya terus saya bisa membuka tenan-tenan yang gimana tenan-tenan itu adalah orang-orang sekitar gitu jadi dari konsep dasar itulah Akhirnya saya buka Aula jadi Aula itu kami equity Club funding ya jadi saya ajak sahabat-sahabat saya yang memang dia punya kompetensi dia punya link dan memang baik juga dan paham integritas saya saya ajak untuk membangun usaha itu dan alhamdulillah kami profit mudah bagi saya untuk bisa mengembangkan Apalagi kita punya value jadi Aula adalah warung kopi yang punya value lebih lebihnya itu adalah kita punya pemandangan yang langsung laut yang keduanya anak-anak kita bisa main dengan Happy jadi bapaknya bisa ngopi Ibunya bisa makan jajan anaknya bisa main Kompleks Jadi itulah yang kemudian sampai sekarang menjadi tempat yang cukup diminati sampai sekarang ramai Alhamdulillah karena waktu itu investasinya kurang lebih hampir 2 miliar ini sudah besar 1 tahun lebih ya kerja saya 2 bulan lagi udah pakai modal karena kita udah punya formulanya ya udah menemukan tadi itu kan kami udah menemukan RPG di besi pengembangan lagi dengan buka cabang-cabang besi sama dengan itu Aula ini kami sudah menemukan juga Bagaimana caranya supaya ramai terus Oh ternyata orang sekarang itu pengennya murah murah enak menyenangkan gitu dan mengenyangkan akhirnya Saya coba tantangan lainnya yang di mana tempatnya adalah jauh dari jalan ini kan tantangan bagi saya jadi saya melihat ini bisa di duplikasi Aula tapi tempatnya ini Saya mau mencari istri saya juga supaya tempat ini bisa ramai seperti awal juga gitu akhirnya kami buka sama juga saya ngajak sahabat-sahabat saya juga tapi buka namanya Hola Hola tempatnya masuk cukup besar kurang lebih sekitar 4000 meter Saya punya keterbatasan saya nggak mampu untuk membangun konsep yang bagus karena saya sudah punya sahabat dan Ya bisa dibilang langganan lah arsitek yang cukup bagus maka saya serahkan sebenarnya kepada arsitek tapi saya cerita kepada arsitek bagaimana tujuan daripada kafe ini saya ingin tempat ini menjadi tempat yang konsepnya sama kolaborasi dengan warga setempat kemudian tempat ini harus bisa menyenangkan anak-anaknya juga terus jajannya juga banyak dan murah akhirnya teman arsitek ini yang membuat dan kemudian menyampaikan kepada saya Saya setuju dengan konsepnya kemudian langsung kami bangun ini dan Alhamdulillah sekarang sudah 3 bulan ini dan cukup ramai cukup ramai ya memang keberuntungan itu kan ketika persiapan itu bertemu dengan kesempatan kalau misalnya ada kesempatan tapi tidak enggak siap ya kita enggak akan beruntung maka dari itu Ya kita harus siap dan ketika ada kesempatan maka kita udah bisa dapet gitu ya itu lakg itu rezeki ya kalau memang itu adalah rezeki yang dari Allah yaitu kita harus yakini Tapi menurut saya kayak keberuntungan Ya kita harus siap Kayak misalnya nih kita mau spmb atau SMPTN ya zaman dulu kita kita nggak belajar misalnya beruntung Iya enggak akan bisa masuk tapi kalau misalnya kita yang siap dan kita bisa mengerjakan itu ya maka kita bisa masuk itu enggak ada yang beruntung tiba-tiba dapat rezeki dan lain ya itu Qada dulu lah kalau yang itu yang lain tapi kan yang kita Yakin adalah kita harus mempersiapkan diri kita sebaik-baiknya ikhtiar yang terbaik kalau misalnya ada kesempatan kita bisa sikat jadi orang tua saya Itu waktu saya SMP beliau masih ABK anak buah kapal dulu itu Ibu saya fokus ibu rumah tangga Tapi bapak saya juga dari keluarga yang ya TKI di Singapura di Malaysia balik lagi Jadi nelayan Tapi bapak saya ini orangnya sangat optimistis Saya masih ingat beliau bilang gini Bapak iki berangkat ke laut iku senjatane kudu siap kabeh karena kita udah berperang jadi jangan sampai mesin kita ini kita enggak punya serep semua harus siap karena persiapan itu dekat dengan kemenangan jadi kalau kita nggak siap ya selamanya nanti baik lagi kita tapi kalau semua udah siap maka kita akan bisa mendapatkan ikan itu dengan banyak dan Bapak saya itu terkenal alongan itu mendapat rezeki yang cukup lumayanlah saat itu sahabat saat zamannya dia karena tadi itu wesney laut itu sampeyan harus fokus kuliah karena Bapak ini bantal ombak kemul angin itu itu yang selalu saya ingat maka dari itu ketika saya membuka bisnis juga seperti itu disiapkan matang siapkan tim saya juga semua harus prepare Baru melakukan itu baru ini setelah lulus dari fakultas hukum di Unair itu saya sempat magang di konsultan paten di benteng Muliawan BNR kemudian saya memang sudah punya usaha tapi saya masih keinginan untuk menjadi penegak hukum gitu kan karena ilmu yang sudah saya dapatkan selama kuliah itu akhirnya saya ikut Radi Alhamdulillah ujian saya lulus dan saya menjadi lawyer saya buka lawyer dengan partner saya Namanya Raden Mas armaya Mangkunegara saya menjadi lawyer pertama corporate lawyer sampai dengan saya sempat beracara di Mahkamah Konstitusi saat itu kebetulan klien kami Bupati Pati saat itu kami pelajari mahkamah konstitusi dengan Gus Maya Setelah itu saya kok melihat saya nyaman di bisnis gitu Akhirnya saya memutuskan untuk berwirausaha gitu Kenapa di kampung karena saat itu memang usaha yang saya bangun adalah di kampung saat itu kemudian di kampung ini adalah kampung yang konsumtif pendapatan perkapitanya juga besar saya mulai dari kampung saya dulu karena saya tahu biasanya saya juga melihat disana itu temen-temen juga stuck gitu tidak ada pergerakan yang cukup signifikan dengan modernisasi modernisasi itu maka yang kami lakukan selain kami membangun perusahaan toko besi yang menurut saya sudah cukup modern karena kita menggunakan Hoi screen semua basis sistem kita pakai Cloud system jadi semua cabang-cabang kita terintegrasi di satu database sehingga kita Counternya juga gampang semua juga efisien terus di desa juga belum ada tadi itu warung kopi yang pernah prestatif yang bagus yang peduli sama keluarga yang bisa membanggakan Desa itu gitu Jadi saya mulai dari situ Saya sempat waktu pulang kampung itu ada salah satu juragannya yang kebetulan waktu itu membeli besi di tempat kami itu bilang ke saya seperti ini SMP Suroboyo SMA Surabaya mimpi Tapi kan enggak mungkin saya jelaskan kepada orang itu kan gitu tapi meneguk Pance lancar Ya itu motivasi buat saya motivasi yang sampai saya ingat sampai sekarang itu ya hari ini memang enggak tahu tujuannya tapi hari ini mungkin kolega saya itu atau orang yang menyampaikan seperti itu mungkin dia sudah berpikir lain gitu ilmu-ilmu yang kita dapatkan dari kota kita sebagai jembatan supaya ilmu kemudian semuanya itu bisa masuk gitu ya Intinya kita harus bisa memberikan kemanfaatan lebih terhadap orang-orang yang memang di desa itu kan ya seperti itu kita harus memberikan kemanfaatan lebih tetap orang-orang yang ada di sana ya Semua orang ya pastinya pengen hidup di kota kemudian dia nyaman di sana semua ada terus kalau misalnya mau mainan tinggal ke taman kota ke ini itu Desa Apakah ada kan enggak ada apa yang kita lakukan ya kita bikin nanti taman kota supaya mereka ini bisa merasakan juga gitu hari ini di tempat Kami memang enggak ada itu tapi saya juga punya janji tidak seperti saya saya akan bangun itu nanti Taman Geisha lah ininya supaya anak-anak kecil ini juga bisa merasakan bagaimana sih desain taman yang arsitektur terus bagus kemudian bisa menyenangkan ini ada juga di desa tidak hanya di Surabaya atau di Jakarta gitu Siapa yang pahami Ya kita-kita ini yang paham orang-orang yang sudah ke kota udah belajar di kota udah memahami Udah bagaimana ruang lingkupnya di kota itu kemudian bisa memberikan kemanfaatan lebih kemudian bisa memberikan advice terbaik bagi orang-orang yang ada di desa itu bagi teman-teman sih menurut saya Ya jangan malu kita ini kembali ke kampung karena ya Tujuan kita kan untuk memberikan kemanfaatan bagi kamu kita bagi dimana kita lahirkan kita membayangkan bagaimana ketika kita ini bisa memberikan kemanfaatan yang lebih besar terhadap Kampung kita maka akan ada Legacy ada warisan yang terbaik yang kita bisa turunkan kepada anak-anak kita cucu kita ke depan misalnya itu Mbahmu itu atau Bapakmu dulu itu Ah ini kan jadi tujuan hidup kita ya itu memberikan suatu warisan yang terbaik bagi anak dan istri kita awalnya itu kan memang Bapak saya kan seorang nelayan kemudian saya sudah cukup lumayan punya saving di besi kemudian saya karena memang saya udah tahu bagaimana di kaliku nelayan saya mulai memberanikan diri untuk investasi di kapal dari satu itu kemudian saya mulai masuk di dalam dunia itu nelayan ini kan bukan orang-orang yang secara bengkel itu bisa diterima karena pekerjaan yang belum jelas jaminannya enggak ada juga gitu loh saya masuk di situ saya fokus di pengembangan teman-teman nelayan itu terus saya juga ikut serta lah membangun Bagaimana caranya supaya teman-teman ini bisa disentuh sama negara yang paling kita lakukan karena kita ini kan kalau teman-teman marjinalkan ya nelayan itu tapi kalau di Surabaya itu ada restoran layar itu ikannya juga dari kita juga jadi tugas saya sekarang sama teman-teman yang lain juga itu adalah bagaimana negara itu menyentuh kami [Musik] Kemarin kami sudah sempat ketemu dengan DPRD Lamongan ya saya menyampaikan nelayan kita ini kan tidak ada penjamin nyawanya juga tidak ada tapi ada suatu lembaga yang memang bisa menjamin itu adalah BPJS ya BPJS Ketenagakerjaan Tapi lain-lain itu kan tidak semua bisa membayar itu saya meminta kepada DPR itu untuk menganggarkan sedikit saja 500 orang lah atau 1000 orang yang setiap tahunnya itu dibiayai oleh APBD kita anggap saja itu adalah kepanjangan tangan negara atau daerah terhadap pelayan lain sekitarnya supaya ketika ada kecelakaan di laut itu ada yang cover supaya ketika ada tenggelam di laut tiba-tiba kapalnya aja yang ada orang-orang yang sudah enggak ada itu bisa tercover anaknya itu bisa sekolah kemudian bisa dikasih beasiswa jadi tuntas gitu kalau pas ada badai-badai itu atau pas ada angin yang cukup lumayan besar kembali tugas kita kan seperti itu saya masuk di trinilayan saya meminta negara ini untuk hadir di situ memberikan jaminan kepada kaum-kaum kami orang-orang nelayan kami ini supaya disentuh nah Saya rasa dengan APBD kita di Lamongan yang mencapai 2 triliun lebih sedikit aja kita congkel dikit untuk membayar 300 500 orang saya rasa ini bisa memberikan impact yang cukup lumayan sistematis lah bagi nilai-nilai kita Kapan hari yang saat saya ketemu pak Jokowi itu saya sampaikan kalau di daerah kami ini ketika ada ombak yang besar kapal-kapal KB itu sering Crash dengan kapal yang satunya karena ombak itu masuk di daerah kita kita belum ada break water saat itu jadi saya minta ke Pak Jokowi saat kunjungan kemarin di 2021 itu untuk dikeruk Pelabuhan kami Kemudian yang kedua adalah dibangunkan supaya ketika ada angin muson timur atau angin muson barat kapal-kapal kami yang bersandar tadi itu bisa aman saat itu langsung didengar Pak Jokowi saat itu menyampaikan kepada kami saya akan bangun ini langsung lekas beliau langsung telepon Menteri PU kemudian langsung saat itu dieksekusi dua bulan kemudian dilelangkan pemenang lelangnya sudah ada dan dibangun hari ini sudah 90% selesai dengan anggaran 189 miliar Minimal kita bisa bermanfaat bagi teman-teman nelayan yang ada di Blimbing brondong ah itu jadi keberadaan kita ini ketika kita pulang ke desa ya ya kita memberikan itu pemanfaatan kami juga lagi berusaha juga untuk membuat rumah murah untuk nelayan memang itu susah kalau negara hadir itu susah di situ cuman kita secara pribadi saya mau membuat rumah murah untuk nelayan juga rencananya Insyaallah tahun depan ini kita sudah jual nanti rumah murahnya tapi untuk nelayan [Musik] Jadi kalau prinsip saya sih sering saya sampaikan juga kepada teman-teman saya teman-teman Saya juga saya memegang itu pokoknya kalau misalnya kita ada kemauan itu pasti ada jalan jadi jangan sampai kita ini punya mimpi tapi mimpi kita itu nggak kita action kan gitu Itu bisa asal kita ada kemauan itu nanti itu pasti terbentang jalan itu jadi menurut saya itu kalau misalnya kita punya mimpi yang jelas maka raih itu dan Insyaallah Allah akan mempermudah dan membuka jalan itu ketika kita serius dan break yang mungkin Terima kasih saya pradida Aditya anella anak nelayan dari belimbing Kecamatan Paciran Lamongan semoga cerita ini bisa menginspirasi rekan-rekan atau semua pendengar yang ada di Indonesia ini terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik]
Resume
Categories