Anak Nelayan Jadi Tukang Rosok, Modal 2 M Bangun Cafe View Pantai
JCcnPi6WqgQ • 2022-11-02
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
SMP Suroboyo SMA Surabaya
motivasi yang sampai saya ingat sampai
sekarang itu
[Musik]
Nama saya Pradita Aditya Saya asli
Blimbing Paciran Lamongan Jawa Timur
sehari-hari karena Alhamdulillah sudah
ada beberapa usaha yang sudah berjalan
sekarang Lagi fokus untuk scale up di
toko besi dan stainless bisnis itu saya
berawal dari jujur saya di SMP SMP itu
saya mengawali sudah hati ini sudah
harus menghasilkan uang gitu karena
waktu itu bapak saya nelayan Ibu saya
Itu waktu SMP sempat jualan ledre jadi
secara uang saku itu ya Memang agak
kurang juga tapi alhamdulillah saya
syukuri saat itu saat itu saya masih
ingat uang saku itu 60 ribu SMP kemudian
setiap 2000-an itu ada buku yang saya
siapkan buku baru 2000 kemudian saya
buka lagi 2000 saya buka lagi 2000
sampai 30 hari gitu setiap berangkat
sekolah di waktu SMP itu saya kan Lewat
Pasar Kapasan di samping-samping itu ada
celana
baju dijual 15.000 12.000 10.000 saya
terinspirasi saya tanya teman-teman di
desa tuku piro iki beli berapa ini baju
apa celana 3/4 saat itu kan musim
misalnya 3/4 beli waktu itu segini
harganya
Surabaya
saat itu saya sudah Nitip ya teman-teman
saya banyak yang nitip terus eee saya
berikan di Surabaya yang setiap hari
saya Nunggal tadi itu kemudian saya bawa
ke rumah Lamongan dan saya jual ke
teman-teman dapat untung Alhamdulillah
ya itu saya kumpulkan
waktu saya di Surabaya itu satu minggu
sama ibu saya di sana ditemani pas waktu
setelah satu minggu Ibu saya itu bikin
Sepucuk Surat gitu loh intinya itu Fit
Mak us mulai terus
saya nangis karena saya masih SMP kecil
Waduh sendirian kan akhirnya ya kalau
ngaji ya lama Di masjidnya karena supaya
punya teman di sana
SMP sangking kepinginnya supaya bisa
masuk Taman Remaja Surabaya karena dulu
kan kalau kita masuk ke TRS itu
ringingnya bagus itu kan free jadi saya
itu SMP harus pinter gitu jadi Terus
waktu itu terus SMA bisnis yang tadi itu
sudah nggak berlanjut lagi karena memang
terhalang banyak hal tapi perasaan atau
hal ini kadang itu wah Kayaknya udah
lumayan Terus dapat uang lagi nih supaya
buat tambahan-tambahan gitu
[Musik]
karena mungkin saya sering menangkap
peluang-peluang yang ada itu dan sudah
paham bagaimana untuk finishing torchnya
itu artinya setiap ada peluang yang
memang ada dalam otak saya waktu itu
dalam hati saya juga wah ini momentum
kita ambil kita ambil gitu karena sudah
tidak ada lagi kamus itu gagal gitu
optimis pokoknya gas dulu saya pernah
gagal waktu SMA kelas terakhir kelas 3
mau masuk Fakultas Hukum Saya pernah
buka rongsokan bekerja dengan kolega
saya karena di kos-kosan sudah berumur
saya bagian modal modalnya itu dari
orang tua yang betul arisan orang tua
saya kan waktu itu bisa larisan kemudian
sisanya itu dari pinjaman KUD minotani
koperasi saya buka usaha rongsokan itu 1
bulan 2 bulan 3 bulan Alhamdulillah
jalan kurang lebih sekitar satu tahun
setengah sampai 2 tahun berjalan itulah
mulai tidak beres gitu keuangannya
enggak beres semuanya Enggak ini karena
yang mengelola itu teman saya ini tadi
saya juga Paham bagaimana kayak
bikin-bikin keuangan ini itu saya itu
takut gitu loh sama kolega saya ini uang
itu habis kurang lebih sekitar 80 jutaan
ya 70 78 sampai 80 jutaan itu hilang
habis tapi alhamdulillah tetap saya
bersyukur karena dari situ saya akhirnya
tahu besi itu bagaimana stenlis karena
itu kan usaha rongsokan kami menerima
kardus kresek plastik botol pet besi tua
semuanya tentang rongsokan itu kami
terima dari situ kan untuk yang besi ini
harus terkena Oh untuk aluminium kertas
ini ini itu saya tahu Akhirnya saya
mulai pelan-pelan fokus kembalikan
Bagaimana caranya supaya uang yang orang
tua tadi itu bisa kembali gitu saya kan
sempat dimarahin sama bapak kemarin sama
Bapak sama Ibu juga nangis karena uang
itu kan uang yang diterima yang buat
kepengennya saya berhasil gitu ternyata
Allah berkehendak lain kan jadi saya
sampaikan ke orang tua kalau saya pasti
mengembalikan uang itu dan biasanya
minta maaf terus bapak saya bilang fokus
kuliah Akhirnya saya fokus kuliah suatu
ketika saya di mushola Fakultas Hukum di
Universitas Airlangga itu di madingnya
itu ada suatu tulisan tentang
itu Allah itu tidak akan memberikan
musibah atau cobaan itu kepada hambanya
yang enggak mampu gitu ya kemudian saya
baca itu saya coba evaluasi diri saya
sambil Allah itu memberikan cobaan ke
saya mungkin saya sudah mampu gitu saya
positif thinking dan saya saat itu juga
langsung saya sudah belajar besoknya
saya sering ke pasar ketemu sama ini
kesempurna sama itu sampai saya itu bisa
memahami bahasa Madura Sampai engkau
bisa mengucap Madura
bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh ikhwan yang
hafidhokumullah tidak kita bisa
beribadah kepada Allah Subhanahu Wa
Ta'ala kecuali dengan Allah berikanlah
kepada kita kesehatan tentunya kesehatan
itu juga bisa kita peroleh dengan kita
berikhtiar diantaranya dengan kita
mengikuti anjuran Allah Subhanahu Wa
Ta'ala dan anjuran nabi kita Muhammad
Shallallahu Alaihi Wasallam maka kami
mengajak Anda semuanya Mari budayakan
untuk hidup sehat dengan kita
menjalankan perintah Allah dan perintah
nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi
Wasallam dengan memperbanyak
mengkonsumsi madu dan Alhamdulillah kita
menyediakan daripada madu Shaheer yang
juga bisa mencukupi kebutuhan kita untuk
bisa menjalankan perintah Allah
mengamalkan sunnah nabi kita Muhammad
shallallahu alaihi wasallam dan mencari
kehidupan yang sehat Tentunya semua itu
akan bisa kita dapatkan dengan kita
Istiqomah mengkonsumsinya belum konsumsi
madu Ayo konsumsi madu supaya hidup kita
lebih sehat dan kita lebih semangat
dalam beribadah kepada Allah Subhanahu
Wa Ta'ala Semoga Allah mudahkan kita
untuk terus bisa Istiqomah beribadah dan
mengamalkan sunah-sunnah nabi kita
Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
[Musik]
bisa kok jadi sampai saya bisa karena
saya harus mendalami itu supaya tahu
sedalam-dalamnya karena Pasar Loak ini
kan bagi orang luar yang nggak paham itu
kan angker banget gitu tapi bagi orang
yang paham Wah itu permata hitam yang
digosok sedikit aja udah jadi cincong
gitu di Pasar Loak itu saya tahu linknya
saya itu saya mulai pulang saya pulang
kemudian saya sampaikan ke orang tua
bapak itu kan di pipa Bapak jenengan
beli berapa ini gitu iki aku tuku abbasi
Udin loh kok larang Pak ikiten Surabaya
saya coba-coba piye Pak buka usahanya
gini tapi ya Modelnya kan jenengan gitu
tapi Insya Allah pasti pak gitu terus
Wah awakmu sing kuliah nah terus Opo
sing jogone kene gitu Wah saya mulai
mikir Siapa ini yang jahat di sini
akhirnya Alhamdulillah saat itu saya
ditemukan teman kos saya dan dia juga
kelas Madrasah saya waktu itu namanya
Mas Rendy saya mengajak beliau
Akhirnya saya buka toko besi modal 20
juta itu masing-masing
[Musik]
jadi waktu itu hari pertama Sepi hari
kedua sepi bulan berikutnya juga masih
belum menemukan polanya toko itu ramai
akhirnya sambil Mas Rendy itu fokus
untuk jualan sambil promosi-promosi saya
di Surabaya juga tidak tinggal dia Mas
Jadi saya ke toko buku Gramedia Saya
belajar tentang marketing waktu itu beli
bukunya arcang aric Chandra judulnya
kalau enggak salah waktu itu ngapain
nunggu tua kalau muda bisa kaya Wah di
situ kan kisah-kisah inspirasi gitu saya
baca mengenai pelan-pelan Oh kayak gini
terus saya mulai baca buku-buku pada
yang lain Oh dalam marketing itu ada
namanya forbid saat itu kan yang pertama
adalah produk kemudian ada place ketiga
adalah price dan promotion ini saya
aplikasikan terhadap usaha saya yang
baru saya buka itu tapi saya salah Saya
kulaan ini harusnya pakai barang ini
maka saat itu kami juga sudah enggak
punya uang lagi untuk menambah itu suatu
ketika ada teman bapak saya yang nawarin
iki toko sepeda motor wis lunas aku
ditawangi kredit tanpa agunan gitu sama
dia terus atas sama sopo yo atas sama
aku
sing bayar soalnya saya butuh untuk
membeli produk yang memang dibutuhkan
pasar tidak usah banyak yang penting ada
supaya yang lainnya ini bisa mengikuti
gitu loh barangnya yang pernah produk
itu yang kedua adalah price harga Oh
harga kita ini agak lumayan mahal saat
itu akhirnya kita kemudian tempat tempat
itu kurang tertata rapi kotor terus
kurang menarik akhirnya yang kita
lakukan adalah kita cat saat itu kita
chat warna orange supaya tempat ini
ketika orang sepeda motor
jadi dia noleh yang ketiga itu baru
promosi promosi ini karena kita juga
udah limit sudah enggak ada komposisinya
maka yang kita lakukan adalah kita bikin
kaos kaos-kaos tadi itu kita kasihkan ke
tukang becak yang setiap hari keliling
terus ee Saya kasihkan sampai saya
sampaikan Pak nanti kalau ada orang yang
cari besi dari orang Tuban orang palang
atau orang Juwana dari mana Monggo
Mungkin dianteri tempat pulang
semuanya semua pakai kaos kita jadi
orang sudah merpati di belakangnya
tulisannya cari besi murah juta merpati
saja solusi besi pasti sudah merpati
alhamdulillah ada kenaikan signifikan
baru kita udah menemukan emas kita dapat
keuntungan setiap harinya kadang satu
juta satu juta setengah 2 juta gitu kita
simpan terus kita gulung Pokoknya kita
gulung sampai 2 tahun 3 tahun ya
kebetulan kita buka cabang buka cabang
satu terus ada lagi kita buka lagi semua
berjalan
[Musik]
saat itu kan saya sudah mendapatkan
keuntungan yang cukup lumayannya udah
bisa BP laba itu Alhamdulillah kami per
harinya cukup lumayan besar kita gulung
kita pakai untuk kulaan terus Quran
barang-barang bareng karena waktu itu
masih belum menikah juga ya Jadi saya
nggak memikirkan apa-apa yang penting
kita punya produk banyak gitu yang punya
barang banyak itu luar biasa kita
ngumpetnya karena Wah ini kalau
dihitung-hitung kalau satu bulan ini
buat beli mobil ini bisa gitu kan saya
sampaikan ke Mas Rendy juga Jo awak dewe
iki fokus yo yo fokus Pokoke gulung
terus sampai dengan Nanti pada akhirnya
kita ambil gitu jadi gulung terus sampai
kadang-kadang saya ke toko itu badan
saya kok banyak gini saya sudah enggak
punya hutang gitu loh jadi ya
alhamdulillah dari situ baru saya
sampaikan ke Mas Rendy itu Jo awak dewe
iki gak iso lek dodolan ini terus gitu
aku membuka usaha toko Tapi toko Wesi
tapi sing anyar terus Mas Rendy
menyampaikan Bapakku
itu akhirnya saya sama kakaknya Mas
Rendy Saya bangun usaha pertama
Alhamdulillah Jalan Perjalanan Waktu
berjalan waktu kemudian saya masih
kurang srek kalau nggak ngajak Mas Rendy
gitu loh akhirnya loh akhirnya Kami
bertiga kemudian ngempet Pokoknya kita
enggak ambil keuntungan sama sekali
hanya gaji yang kami terima semua
keuntungan kita masukkan terus gulung
terus sampai dengan di 2018 apa 2017 itu
kami baru menikmati itu pun sedikit gaji
yang kita naikkan kita enggak ambil
keuntungan karena kita punya visi yang
sama visi kita adalah supaya kita
merpati ini berkembang dan kita bisa
menjadi perusahaan yang yang besar gitu
sesuai dengan fisik kita adalah menjadi
retail toko besi dan stainless yang
terdepan dengan memberikan solusi yang
solutif bagi pelanggan pelanggan kita
itu saya sama Mas Hendri pernah suatu
ketika itu ambil
dari orang untuk kandang ayam itu berdua
berangkat ke Surabaya untuk ambil siku
saya ambil sama dia ternyata dipanceng
Gresik mobil kami itu nggak bisa
dibelokkan gitu akhirnya mau nggak mau
ya kita kecelakaan saat itu Iya jadi
kita berdua saya berdua sama saya di
truk yang truk engkel yang kita tumpangi
itu masih jadi nyetir saya yang tadi
mungkin terlalu berat muatan di atasnya
kan muatan kita di luar bak akhirnya
Enggak bisa dibelokkan itu bisa jadi
mati kok gitu
kita Alhamdulillah kok gak kecebur ke
jurangnya tapi ketahan pohon jati saat
itu besi yang udah jatuh semua di jurang
mobil juga keadaannya udah guling kami
berdua saya keluar dari mobil Mas Hendri
keluar dulu saya mau keluar saya
keplesnya juga
akhirnya Alhamdulillah berdua saya wah
sampai dengan saya naik ke atas
Alhamdulillah kami berdua tidak catat
sama sekali tidak ada goresan luka
berdarah sama sekali Enggak ini padahal
keadaan mobil itu udah kayak gitu hancur
gitu jadi ya itu yang saya punya prinsip
Wah kita harus bisa dengan perusahaan
ini akhirnya kami fokus kami enggak
mengambil keuntungan Kami punya mimpilah
yang besar terhadap perusahaan ini yang
kita bangun akhirnya Wah ini mulailah
kita memegang uang yang cukup besar
sudah milyar gitu Wah guys kalau kita
udah besar nih bahkan kita harus pahami
bisnis ini harus bagaimana gitu Akhirnya
saya Sepakat saya mbak Reni dan Mas
Rendy kami dapat prediksi ya kayak kita
harus pakai konsultan usaha
[Musik]
karena kita nggak bisa mengatur cash
flow yang segini ini bagaimana ininya
bagaimana itunya kalau misalnya kita
kasih ke orang yang punya ilmu kita
mungkin lebih paham membangun usaha ini
gitu akhirnya kami pakai Pak Iman
Supriyono saat itu sebagai konsultan
perusahaan kami di 2018 kami bikin
perseroan terbatas atau PT PT Duta
merpati Indonesia di mana pemegang
sahamnya ada saya kemudian ada mbak Reni
dan Mas Rendy masalah ini mempercayakan
terutamanya adalah saya alhamdulillah
kami sudah punya beberapa cabang di
kota-kota yang ada di Jawa dan Bali gitu
awalnya ketika sudah merpati ini sudah
cukup lumayan membesar juga seiring
dengan itu saya mulai melirik di bisnis
yang lain saya melihat di Pantura ini
kan kita punya laut tapi belum ada cafe
yang representatif harganya yang warung
kopi tempatnya yang bisa langsung view
laut ada playgroundnya terus saya bisa
membuka tenan-tenan yang gimana
tenan-tenan itu adalah orang-orang
sekitar gitu jadi dari konsep dasar
itulah Akhirnya saya buka Aula jadi Aula
itu kami equity Club funding ya jadi
saya ajak sahabat-sahabat saya yang
memang dia punya kompetensi dia punya
link dan memang baik juga dan paham
integritas saya saya ajak untuk
membangun usaha itu dan alhamdulillah
kami profit mudah bagi saya untuk bisa
mengembangkan Apalagi kita punya value
jadi Aula adalah warung kopi yang punya
value lebih lebihnya itu adalah kita
punya pemandangan yang langsung laut
yang keduanya anak-anak kita bisa main
dengan Happy jadi bapaknya bisa ngopi
Ibunya bisa makan jajan anaknya bisa
main Kompleks Jadi itulah yang kemudian
sampai sekarang menjadi tempat yang
cukup diminati sampai sekarang ramai
Alhamdulillah karena waktu itu
investasinya kurang lebih hampir 2
miliar ini sudah besar 1 tahun lebih ya
kerja saya 2 bulan lagi udah pakai modal
karena kita udah punya formulanya ya
udah menemukan tadi itu kan kami udah
menemukan RPG di besi pengembangan lagi
dengan buka cabang-cabang besi sama
dengan itu Aula ini kami sudah menemukan
juga Bagaimana caranya supaya ramai
terus Oh ternyata orang sekarang itu
pengennya murah murah enak menyenangkan
gitu dan mengenyangkan akhirnya Saya
coba tantangan lainnya yang di mana
tempatnya adalah jauh dari jalan ini kan
tantangan bagi saya jadi saya melihat
ini bisa di duplikasi Aula tapi
tempatnya ini Saya mau mencari istri
saya juga supaya tempat ini bisa ramai
seperti awal juga gitu akhirnya kami
buka sama juga saya ngajak
sahabat-sahabat saya juga tapi buka
namanya Hola Hola tempatnya masuk cukup
besar kurang lebih sekitar 4000 meter
Saya punya keterbatasan saya nggak mampu
untuk membangun konsep yang bagus karena
saya sudah punya sahabat dan Ya bisa
dibilang langganan lah arsitek yang
cukup bagus maka saya serahkan
sebenarnya kepada arsitek tapi saya
cerita kepada arsitek bagaimana tujuan
daripada kafe ini saya ingin tempat ini
menjadi tempat yang konsepnya sama
kolaborasi dengan warga setempat
kemudian tempat ini harus bisa
menyenangkan anak-anaknya juga terus
jajannya juga banyak dan murah akhirnya
teman arsitek ini yang membuat dan
kemudian menyampaikan kepada saya Saya
setuju dengan konsepnya kemudian
langsung kami bangun ini dan
Alhamdulillah sekarang sudah 3 bulan ini
dan cukup ramai cukup ramai ya memang
keberuntungan itu kan ketika persiapan
itu bertemu dengan kesempatan kalau
misalnya ada kesempatan tapi tidak
enggak siap ya kita enggak akan
beruntung maka dari itu Ya kita harus
siap dan ketika ada kesempatan maka kita
udah bisa dapet gitu ya itu lakg itu
rezeki ya kalau memang itu adalah rezeki
yang dari Allah yaitu kita harus yakini
Tapi menurut saya kayak keberuntungan Ya
kita harus siap Kayak misalnya nih kita
mau spmb atau SMPTN ya zaman dulu kita
kita nggak belajar misalnya
beruntung Iya enggak akan bisa masuk
tapi kalau misalnya kita yang siap dan
kita bisa mengerjakan itu ya maka kita
bisa masuk itu enggak ada yang beruntung
tiba-tiba dapat rezeki dan lain ya itu
Qada dulu lah kalau yang itu yang lain
tapi kan yang kita Yakin adalah kita
harus mempersiapkan diri kita
sebaik-baiknya ikhtiar yang terbaik
kalau misalnya ada kesempatan kita bisa
sikat
jadi orang tua saya Itu waktu saya SMP
beliau masih ABK anak buah kapal dulu
itu Ibu saya fokus ibu rumah tangga Tapi
bapak saya juga dari keluarga yang ya
TKI di Singapura di Malaysia balik lagi
Jadi nelayan Tapi bapak saya ini
orangnya sangat optimistis Saya masih
ingat beliau bilang gini Bapak iki
berangkat ke laut iku senjatane kudu
siap kabeh karena kita udah berperang
jadi jangan sampai mesin kita ini kita
enggak punya serep semua harus siap
karena persiapan itu dekat dengan
kemenangan jadi kalau kita nggak siap ya
selamanya nanti baik lagi kita tapi
kalau semua udah siap maka kita akan
bisa mendapatkan ikan itu dengan banyak
dan Bapak saya itu terkenal alongan itu
mendapat rezeki yang cukup lumayanlah
saat itu sahabat saat zamannya dia
karena tadi itu wesney laut itu sampeyan
harus fokus kuliah karena Bapak ini
bantal ombak kemul angin itu itu yang
selalu saya ingat maka dari itu ketika
saya membuka bisnis juga seperti itu
disiapkan matang siapkan tim saya juga
semua harus prepare Baru melakukan itu
baru ini
setelah lulus dari fakultas hukum di
Unair itu saya sempat magang di
konsultan paten di benteng Muliawan BNR
kemudian saya memang sudah punya usaha
tapi saya masih keinginan untuk menjadi
penegak hukum gitu kan karena ilmu yang
sudah saya dapatkan selama kuliah itu
akhirnya saya ikut Radi Alhamdulillah
ujian saya lulus dan saya menjadi lawyer
saya buka lawyer dengan partner saya
Namanya Raden Mas armaya Mangkunegara
saya menjadi lawyer pertama corporate
lawyer sampai dengan saya sempat
beracara di Mahkamah Konstitusi saat itu
kebetulan klien kami Bupati Pati saat
itu kami pelajari mahkamah konstitusi
dengan Gus Maya Setelah itu saya kok
melihat saya nyaman di bisnis gitu
Akhirnya saya memutuskan untuk
berwirausaha gitu Kenapa di kampung
karena saat itu memang usaha yang saya
bangun adalah di kampung saat itu
kemudian di kampung ini adalah kampung
yang konsumtif pendapatan perkapitanya
juga besar saya mulai dari kampung saya
dulu karena saya tahu biasanya saya juga
melihat disana itu temen-temen juga
stuck gitu tidak ada pergerakan yang
cukup signifikan dengan modernisasi
modernisasi itu maka yang kami lakukan
selain kami membangun perusahaan toko
besi yang menurut saya sudah cukup
modern karena kita menggunakan Hoi
screen semua basis sistem kita pakai
Cloud system jadi semua cabang-cabang
kita terintegrasi di satu database
sehingga kita Counternya juga gampang
semua juga efisien terus di desa juga
belum ada tadi itu warung kopi yang
pernah prestatif yang bagus yang peduli
sama keluarga yang bisa membanggakan
Desa itu gitu Jadi saya mulai dari situ
Saya sempat waktu pulang kampung itu ada
salah satu juragannya yang kebetulan
waktu itu membeli besi di tempat kami
itu bilang ke saya seperti ini
SMP Suroboyo SMA Surabaya
mimpi Tapi kan enggak mungkin saya
jelaskan kepada orang itu kan gitu tapi
meneguk Pance
lancar
Ya itu motivasi buat saya motivasi yang
sampai saya ingat sampai sekarang itu ya
hari ini memang enggak tahu tujuannya
tapi hari ini mungkin kolega saya itu
atau orang yang menyampaikan seperti itu
mungkin dia sudah berpikir lain gitu
ilmu-ilmu yang kita dapatkan dari kota
kita sebagai jembatan supaya ilmu
kemudian semuanya itu bisa masuk gitu ya
Intinya kita harus bisa memberikan
kemanfaatan lebih terhadap orang-orang
yang memang di desa itu kan ya seperti
itu kita harus memberikan kemanfaatan
lebih tetap orang-orang yang ada di sana
ya Semua orang ya pastinya pengen hidup
di kota kemudian dia nyaman di sana
semua ada terus kalau misalnya mau
mainan tinggal ke taman kota ke ini itu
Desa Apakah ada kan enggak ada apa yang
kita lakukan ya kita bikin nanti taman
kota supaya mereka ini bisa merasakan
juga gitu hari ini di tempat Kami memang
enggak ada itu tapi saya juga punya
janji tidak seperti saya saya akan
bangun itu nanti Taman Geisha lah ininya
supaya anak-anak kecil ini juga bisa
merasakan bagaimana sih desain taman
yang arsitektur terus bagus kemudian
bisa menyenangkan ini ada juga di desa
tidak hanya di Surabaya atau di Jakarta
gitu Siapa yang pahami Ya kita-kita ini
yang paham orang-orang yang sudah ke
kota udah belajar di kota udah memahami
Udah bagaimana ruang lingkupnya di kota
itu kemudian bisa memberikan kemanfaatan
lebih kemudian bisa memberikan advice
terbaik bagi orang-orang yang ada di
desa itu bagi teman-teman sih menurut
saya Ya jangan malu kita ini kembali ke
kampung karena ya Tujuan kita kan untuk
memberikan kemanfaatan bagi kamu kita
bagi dimana kita lahirkan kita
membayangkan bagaimana ketika kita ini
bisa memberikan kemanfaatan yang lebih
besar terhadap Kampung kita maka akan
ada Legacy ada warisan yang terbaik yang
kita bisa turunkan kepada anak-anak kita
cucu kita ke depan misalnya itu Mbahmu
itu atau Bapakmu dulu itu Ah ini kan
jadi tujuan hidup kita ya itu memberikan
suatu warisan yang terbaik bagi anak dan
istri kita
awalnya itu kan memang Bapak saya kan
seorang nelayan kemudian saya sudah
cukup lumayan punya saving di besi
kemudian saya karena memang saya udah
tahu bagaimana di kaliku nelayan saya
mulai memberanikan diri untuk investasi
di kapal dari satu itu kemudian saya
mulai masuk di dalam dunia itu nelayan
ini kan bukan orang-orang yang secara
bengkel itu bisa diterima karena
pekerjaan yang belum jelas jaminannya
enggak ada juga gitu loh saya masuk di
situ saya fokus di pengembangan
teman-teman nelayan itu terus saya juga
ikut serta lah membangun Bagaimana
caranya supaya teman-teman ini bisa
disentuh sama negara yang paling kita
lakukan karena kita ini kan kalau
teman-teman marjinalkan ya nelayan itu
tapi kalau di Surabaya itu ada restoran
layar itu ikannya juga dari kita juga
jadi tugas saya sekarang sama
teman-teman yang lain juga itu adalah
bagaimana negara itu menyentuh kami
[Musik]
Kemarin kami sudah sempat ketemu dengan
DPRD Lamongan ya saya menyampaikan
nelayan kita ini kan tidak ada penjamin
nyawanya juga tidak ada tapi ada suatu
lembaga yang memang bisa menjamin itu
adalah BPJS ya BPJS Ketenagakerjaan Tapi
lain-lain itu kan tidak semua bisa
membayar itu saya meminta kepada DPR itu
untuk menganggarkan sedikit saja 500
orang lah atau 1000 orang yang setiap
tahunnya itu dibiayai oleh APBD kita
anggap saja itu adalah kepanjangan
tangan negara atau daerah terhadap
pelayan lain sekitarnya supaya ketika
ada kecelakaan di laut itu ada yang
cover supaya ketika ada tenggelam di
laut tiba-tiba kapalnya aja yang ada
orang-orang yang sudah enggak ada itu
bisa tercover anaknya itu bisa sekolah
kemudian bisa dikasih beasiswa jadi
tuntas gitu
kalau pas ada badai-badai itu atau pas
ada angin yang cukup lumayan besar
kembali tugas kita kan seperti itu saya
masuk di trinilayan saya meminta negara
ini untuk hadir di situ memberikan
jaminan kepada kaum-kaum kami
orang-orang nelayan kami ini supaya
disentuh nah Saya rasa dengan APBD kita
di Lamongan yang mencapai 2 triliun
lebih sedikit aja kita congkel dikit
untuk membayar 300 500 orang saya rasa
ini bisa memberikan impact yang cukup
lumayan sistematis lah bagi nilai-nilai
kita Kapan hari yang saat saya ketemu
pak Jokowi itu saya sampaikan kalau di
daerah kami ini ketika ada ombak yang
besar kapal-kapal KB itu sering Crash
dengan kapal yang satunya karena ombak
itu masuk di daerah kita kita belum ada
break water saat itu jadi saya minta ke
Pak Jokowi saat kunjungan kemarin di
2021 itu untuk dikeruk Pelabuhan kami
Kemudian yang kedua adalah dibangunkan
supaya ketika ada angin muson timur atau
angin muson barat kapal-kapal kami yang
bersandar tadi itu bisa aman saat itu
langsung didengar Pak Jokowi saat itu
menyampaikan kepada kami saya akan
bangun ini langsung lekas beliau
langsung telepon Menteri PU kemudian
langsung saat itu dieksekusi dua bulan
kemudian dilelangkan pemenang lelangnya
sudah ada dan dibangun hari ini sudah
90% selesai dengan anggaran
189 miliar Minimal kita bisa bermanfaat
bagi teman-teman nelayan yang ada di
Blimbing brondong ah itu jadi keberadaan
kita ini ketika kita pulang ke desa ya
ya kita memberikan itu pemanfaatan kami
juga lagi berusaha juga untuk membuat
rumah murah untuk nelayan memang itu
susah kalau negara hadir itu susah di
situ cuman kita secara pribadi saya mau
membuat rumah murah untuk nelayan juga
rencananya Insyaallah tahun depan ini
kita sudah jual nanti rumah murahnya
tapi untuk nelayan
[Musik]
Jadi kalau prinsip saya sih sering saya
sampaikan juga kepada teman-teman saya
teman-teman Saya juga saya memegang itu
pokoknya kalau misalnya kita ada kemauan
itu pasti ada jalan jadi jangan sampai
kita ini punya mimpi tapi mimpi kita itu
nggak kita action kan gitu Itu bisa asal
kita ada kemauan itu nanti itu pasti
terbentang jalan itu jadi menurut saya
itu kalau misalnya kita punya mimpi yang
jelas maka raih itu dan Insyaallah Allah
akan mempermudah dan membuka jalan itu
ketika kita serius dan break yang
mungkin
Terima kasih saya pradida Aditya anella
anak nelayan dari belimbing Kecamatan
Paciran Lamongan semoga cerita ini bisa
menginspirasi rekan-rekan atau semua
pendengar yang ada di Indonesia ini
terima kasih wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:32:20 UTC
Categories
Manage